UPT PKPP UNTIDAR LAKSANAKAN MONITORING PEMBENTUKAN POKDARWIS DESA KWADUNGAN GUNUNG

Sebagai bentuk komitmen dalam melakukan pendampingan pembentukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) desa Kwadungan Gunung, Unit Pelaksana Teknik (UPT) Pengembangan Kewirausahaan dan Pembangunan Pedesaan (PKPP) UNTIDAR melaksanakan kegiatan monitoring, Senin (21/3). Kegiatan dilaksanakan di Aula Kelurahan Kwadungan Gunung.

            Agenda kegiatan diantaranya membahas mengenai AD/ART, brainstorming terkait nama Pokdarwis dan logo yang akan digunakan, dan pemetaan potensi wisata desa Kwadungan Gunung.

Saat membuka acara, sekretaris desa Kwadungan Gunung menyampaikan bahwa saat ini sudah melakukan pembahasan terkait Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). “BUMDes bisa berbadan hukum kedepannya. Diharapkan nanti bisa menjadi sarana meningkatkan pendapatan masyarakat desa,” tuturnya. “Tak lupa kami mengucapkan terima kasih kepada UPT PKPP yang telah berkomitmen untuk melakukan pendampingan. Kami sangat terbuka atas masukan dan saran. Bisa kami sampaikan bahwa saat ini teman – teman PKK setiap bulan sudah rutin mengirimkan hasil home industrinya ke rest area kledung, Jumat bersih juga sudah rutin dilaksanakan. Pengembangan home industri kami juga mohonkan bimbingan dan pendampingannya dari UPT PKPP. Selain itu kelompok tani, kesenian, dll. adalah potensi yang bisa dikembangkan sebagai paket wisata,” tambahnya.

            Dalam sambutannya Kepala UPT PKPP, Dra. Lucia Rita Indrawati, M.Si. menyampaikan bahwa melakukan pendampingan kepada desa Kwadungan Gunung adalah suatu kehormatan. “Setiap ada kesempatan, kami akan menghadirkan pakar yang bisa memberikan pencerahan, berbagi ilmu dan pengalaman dalam rangka mewujudkan desa Kwadungan Gunung sebagai desa wisata rintisan.

            Selama diskusi tim UPT PKPP memberikan banyak masukan diantaranya terkait Surat Keputusan (SK) Pokdarwis, penyusunan dokumen, pembukuan, keuangan dan paket wisata yang akan ditawarkan. Ikhwan Taufik, S.Pd., M.Eng., salah seorang staf ahli UPT PKPP menyampaikan banyak potensi wisata desa Kwadungan Gunung yang bisa dikembangkan. “Banyak gunung yang mengelilingi, basecamp Sedadap, kesenian Jaran Kepang, Kuda Lumping, Topeng Ireng, kuliner cimol goreng khan Kwadungan Gunung, penyak/petos, kopi dan tembakau, semua sangat berpotensi untuk dikembangkan. Semua potensi ini bisa di paket-paket wisatakan. Pokdarwis tugas utamanya bukan sebagai pengelola wisata, tapi menggerakan masyarakat desa bahwa ada potensi wisata yang bisa menguntungkan desa dan masyarakat. Pokdarwis tujuannya mulia, bisa membangkitkan ekonomi masyarakat di sekitar,” urainya.

Kedepan, UPT PKPP akan terus melaksanakan pendampingan dan mengadakan berbagai pelatihan seperti Hospitality, Pengembangan SDM, dan Peningkatan Kapasitas Organisasi, dalam rangka mewujudkan desa Kwadungan Gunung menjadi Desa Wisata yang diperhitungkan.

Florikultura, Banyak Diminati Karena Miliki Nilai Estetika Tinggi

Lahan dan cuaca yang mendukung, membuat Indonesia memiliki potensi dalam mengembangkan tanaman berbunga dan tanaman hias (florikultura).  Kekayaan hayati florikultura di Indonesia memang sangat luar biasa. Dosen Fakultas Pertanian Jurusan Agroteknologi Universitas Tidar (UNTIDAR), Dr. Agus Suprapto, S.P., M.P. menilai, Indonesia berpeluang untuk mengembangkan florikultura menjadi peluang bisnis.

Selain kepentingan bisnis, tanaman hias juga seringkali digunakan di bidang kesehatan. “Bisa untuk menghibur diri alias meredakan stress, istilah kerennya Healing,” kelakar Agus. “Pecinta tanaman hias bisa berlama-lama menghabiskan waktu memelihara atau sekedar melihat tanamannya, dan ini baik untuk meningkatkan imunitas tubuh,” tambahnya.

Data menunjukan nilai ekspor tanaman hias di Indonesia mengalami kenaikan signifikan, mencapai 69,7 persen pada periode Januari hingga September 2021 dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Menurut Agus tanaman hias memiliki nilai estetika yang tinggi. Banyak orang menyukai keindahan, ini yang menjadi nilai lebih bagi tanaman hias. Pekarangan, restoran, dan hotel hampir selalu dipercantik oleh tanaman hias. “Tanaman hias bisa merefresh kejenuhan. Bagi yang memiliki uang tidak mempedulikan harga saat sudah menyukai tanaman hias, “tuturnya. Kelebihan lain dari tanaman hias adalah karena tingkat kebersihan dan supplay oksigen yang tinggi. Peluang ekspor tanaman hias juga menjanjikan.

“Jika seseorang bisa merawat dengan betul, keuntungan akan mudah diperoleh.  “Sekarang ini banyak juga yang menggunakan kultur jaringan, sehingga kualitas semakin baik dan semakin meningkatkan nilai bisnis” jelas Agus. Lebih lanjut Agus menyebut berbagai tanaman hias yang banyak diminati pangsa pasar ekspor, yaitu anggrek, anturium, anyelir, gladiol, hingga mawar. Negara tujuan ekspor tanaman hias paling banyak adalah Singapura, Tiongkok, Thailand, Amerika Serikat, Malaysia, Australia, Kanada, Jerman, Inggris, hingga Belanda.

“Sayangnya Indonesia masih tertinggal dengan Malaysia, Vietnam, Singapura, maupun Thailand. Indonesia hanya mampu menyumbangkan satu persen pendapatan dunia dengan ekspor tanaman hias. Di negara-negara subtropis, tanaman hiasnya lebih banyak dan beragam. Untuk menggenjot pendapatan seringkali diadakan pameran tanaman hias untuk mewadahi para pecinta tanaman hias. Tanaman hias akan selalu ada dari waktu ke waktu, sehingga peluang bisnisnya cukup menjanjikan. Terpenting adalah perlu dikembangkannya jiwa kewirausahaan, sehingga bisnis tanaman hias juga terus bergerak maju, seiring semakin tingginya permintaan akan tanaman hias di pasaran.

Editor : Humas UNTIDAR

BIDANG KEMAHASISWAAN DAN ALUMNI UNTIDAR BEKALI MAHASISWA DENGAN GROWTH MINDSET MELALUI SEMINAR KARIR

Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNTIDAR menyelenggarakan Seminar Online “Kehidupan Pasca Kelulusan Mau Jadi Apa”, Sabtu (23/03). Kegiatan ini menghadirkan dua orang pemateri yaitu M. Ikhsan Sahal Guntur, M.Pd. dan Dinda Lestari, CHRP.

Saat membuka acara, Koordinator Pusat Karir UNTIDAR Liana Shinta Dewi, S.S., M.A. menyampaikan seminar online ini merupakan satu dari serangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Pusat Karir UNTIDAR dalam rangka membekali mahasiswa agar memiliki kesiapan saat lulus kuliah nanti. “Tidak hanya berhenti di sini, setelah seminar online Pusat Karir akan mengadakan berbagai kegiatan untuk membekali mahasiswa dengan Growth Mindset agar siap di dunia kerja setelah lulus kuliah,” tuturnya.

Dalam sambutannya Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si menyampaikan agar mahasiswa UNTIDAR memiliki kepercayaan diri yang tinggi. “Meskipun UNTIDAR adalah perguruan tinggi negeri yang kecil jika dibandingkan pendahulunya, akan tetapi kualitas mahasiswa UNTIDAR tidak kalah dengan mahasiswa dari kampus yang lebih tenar.  Sejak menjadi mahasiswa harus memiliki motivasi yang kuat agar sukses di masa datang, yakin saja Allah akan memberi pertolongan. Sejak awal masuk menjadi mahasiswa sudah dipahamkan untuk mencari ilmu yang bermanfaat, membentuk karakter, dan memiliki komitmen untuk berprestasi. Kegiatan seminar ini adalah sebagian kecil dari usaha untuk membangun atmosfir akademik dan atmosfir kinerja karya terbaik UNTIDAR,” urainya.

Materi pembuka disampaikan oleh Koordinator Tracer Study UNTIDAR, Tri Agus Gunawan, S.H., M.H. Ia menekankan pentingnya mengisi data Tracer Study. Data ini nantinya dapat dijadikan rujukan kepada bidang akademik maupun bidang lain yang terkait untuk mengevaluasi berbagai program yang berhubungan dengan peningkatan kualitas lulusan. “Tidak hanya bermanfaat bagi perguruan tinggi, tracer studi tentunya juga bermanfaat bagi lulusan. Alumni yang telah bekerja dapat membantu alumni satu almamater dengan memberikan informasi mengenai lowongan pekerjaan, bisa memperluas jaringan, dan alumni yang tersebar di perusahaan/ industri bisa saling mengenal satu sama lain.

Pemateri pertama Dinda Lestari CHRP, adalah seorang sertified human resouces professional, yang biasa berinteraksi dengan fresh graduade saat melamar pekerjaan. Dinda memberikan kiat mengenai apa saja yang harus disiapkan saat melamar kerja. “Proses job application, mempersiapkan CV, mengupdate LinkedIn dan mempersiapkan interview session, adalah hal –hal penting yang harus disiapkan,” katanya. Dinda juga berbagi info mengenai apa saja yang wajib ada di Curriculum Vitae seperti nama lengkap, alamat email, nomor handphone, pengalaman organisasi selama kuliah, pengalaman magang jika ada dan sertifikasi yang pernah diambil. “Terkait interview, mahasiswa baiknya menggunakan star method. Diawali dengan menceritakan situasi tentang hal yang relevan dengan pertanyaan yang diutarakan, kemudian menceritakan tentang tugas dan  tanggung jawab dalam hal tersebut, lalu aksi apa yang dilakukan, dan apa hasilnya. Hal yang terkonsep seperti ini disukai pewawancara,” urainya.

Pemateri kedua adalah Muhammad Ikhsan Sahal Guntur, M.Pd. Ia adalah penerima Beasiswa LPDP UGM Program PB dan TPA Bapenas di tahun 2017. Mukhamad Ikhsan selama ini juga banyak membimbing mahasiswa agar bisa lolos beasiswa baik dalam maupun luar negeri. Muhammad Iksan memberikan banyak informasi terkait Beasiswa LPDP. Ia menguraikan  tentang jenis-jenis beasiswa LPDP, syarat mendapatkan beasiswa, tata cara pendaftaran dan proses seleksi. “Untuk tahun 2022 ini masih ada gelombang 2 yang bisa diikuti jika berminat. “Masih ada waktu sekitar 3 bulan untuk mempersiapkan diri. “Tips dari saya jika memang ingin mendapatkan beasiswa diantaranya perbanyak sedekah dan ibadah, luruskan niat, persiapkan Toefl dan TPA jauh-jauh hari dan berkontribusilah,” pungkasnya.

KEMENTERIAN KOMINFO LIBATKAN UNTIDAR DALAM PROGRAM KEWIRAUSAHAAN DIGITAL UNTUK DESA WISATA.

Wakil Rektor Bidang Akademik UNTIDAR, Dr. Ir. Noor Farid, M.Si. menghadiri acara Focus Group Discussion (FGD) Program Kewirausahaan Digital untuk Desa Wisata, yang diadakan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Perangkat dan Penyelenggaraan Pos dan Informatika (SDPPPI) Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Litbang SDM) Kementerian Kominfo, Rabu (16/3). Kegiatan dilaksanakan di Balkondes Karangrejo Kecamatan Borobudur Kabupaten Magelang. FGD bertujuan untuk mendapatkan masukan, tanggapan dan mendengarkan saran dari stakeholder Desa Wisata.

            Pada kesempatan ini, Yudistiro Bayu Aji, Sst.Par, M.Par. selaku Analis Adyatama Kepariwisataan Ahli Muda Direktorat Standardisasi Kompetensi Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan (D2- Kemenparekraf) mengutip pernyataan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, menyampaikan bahwa Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) saat ini fokus menggenjot pergerakan wisatawan domestik untuk menghidupkan kembali pariwisata di tanah air. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mengembangkan Desa Wisata, karena Desa Wisata memiliki konsep wisata alam dan budaya yang diminati di masa pandemi.

            Sasaran dari Program Kewirausahaan Digital di wilayah Kabupaten Magelang adalah Desa Wisata di kawasan Borobudur yaitu Desa Wisata TukSongo, Desa Wisata Karangrejo, Desa Wisata Borobudur, Desa Wisata Karang Anyar, dan Desa Wisata Candirejo. Program akan dilaksanakan selama 2 bulan, secara online, offline, maupun hybrid. Materi utama yang akan diajarkan adalah mengenai “SMART Village” yaitu standarisasi pengelolaan desa wisata secara modern, kolaboratif dan terintegrasi.

            Wakil Rektor Bidang Akademik UNTIDAR, Dr. Ir. Noor Farid, M.Si. turut memberikan saran dan masukan terkait kurikulum pelatihan. Ia juga menyampaikan UNTIDAR siap mendukung dengan melibatkan mahasiswa, yaitu melakukan pendampingan kepada peserta Program Kewirausahaan Digital.      

Penulis : Humas

DOSEN UNTIDAR LUNCURKAN TIGA BUKU BAHAN TEKNIK UNTUK REKAYASAWAN

Dosen Universitas Tidar (UNTIDAR), Dr. Suyitno, S.T., M.Sc. IPM. meluncurkan tiga buku referensi yang berguna bagi para rekayasawan, mahasiswa dan masyarakat umum. Buku referensi terdiri dari tiga topik yaitu buku tentang logam ferro, buku tentang logam  bukan ferro dan buku mengenail polimer, keramik, kayu dan komposit.

“Bahan untuk aplikasi bidang teknik merupakan bahan yang banyak dipakai dalam kehidupan manusia. Kita hidup di dunia yang sangat membutuhkan bahan   terutama untuk kebutuhan produk yang membutuhkan sifat mekanis yang tinggi. Semua bahan itu adalah materi yang menjadikan ide dan gagasan manusia menjadi terwujud dan memiliki kemanfaatan,” jelas Dr. Suyitno.

“Manusia memiliki kemampuan untuk merancang dan membuat sesuatu dari logam dan bukan logam sejak jaman prasejarah. Terbukti banyak ditemukan benda-benda peninggalan masa lalu yang terbuat dari logam dan bukan logam. Benda peninggalan tersebut bisa berupa benda-benda pelengkap maupun fungsional. Perhiasan, patung, dan ornamen dari logam peninggalan masa lalu merupakan sebagian dari benda-benda pelengkap hasil rancangan dan pembuatan masa-masa lampau. Beberapa dari peninggalan ini memiliki fungsi yang penting bagi kehidupan manusia, seperti senjata, alat masak, kincir air dan sebagainya,” tambahnya.

Lebih lanjut Dr. Suyitno menguraikan, di jaman modern sangat jelas pentingnya bahan sebagai alat-alat bantu yang memudahkan kehidupan manusia, seperti alat transportasi, konstruksi sipil, alat-alat produksi hingga kebutuhan sehari-hari. Tentunya selain produk-produk fungsioal juga dibuat produk yang menonjolkan estetika seperti patung, perhiasan, alat musik dan monumen. Setiap bahan memiliki beragam sifat fisis, sifat mekanis, dan juga tampilan. Konsumen sekarang mengharapkan tampilan serta fungsi dalam segala hal yang mereka beli. Kemajuan rekayasa bahan memungkinkan kemajuan dalam desain industri, seperti yang mereka lakukan untuk desain teknis. Perkembangan baru dalam rekayasa bahan adalah sumber inspirasi bagi rekayasawan dalam mengembangkan produk-produk rekayasa. Dalam bidang rekayasa, ketersediaan data bahan yang lengkap akan memudahkan dan mempercepat proses rekayasa. Kemudahan ini akan diperoleh dengan kehadiran data-data bahan pada buku ini.

Buku-buku karya Dr. Suyitno, S.T., M.Sc. IPM. ini bisa menjadi referensi bagi pelajar, mahasiswa, rekayasawan, produsen, konsumen dan masyarakat umum yang membutuhkan pengetahuan dan data tentang bahan. Bagi mahasiswa teknik, tujuannya adalah untuk memperkenalkan peran logam dalam desain industri, menggunakan bahasa dan konsep yang sudah mereka kenal; untuk siswa desain industri, tujuannya adalah untuk mengembangkan pemahaman materi yang berguna untuk praktik desain produk. Untuk rekayasawan, tujuannya adalah untuk menyajikan sumber referensi yang ringkas untuk bahan dan karakteristiknya. Bagi produsen, konsumen dan masyarakat umum, buku ini menjadi referensi dalam dunia perdagangan.

Dr. Ir. Suyitno, S.T., M.Sc., IPM. Memperoleh gelar Sarjana Teknik bidang ilmu Teknik Mesin di Universitas Gadjah Mada, gelar Master of Science bidang Materials Science and Engineering dan Doctor bidang Metallurgy di Delft University of Technology, Belanda. Setelah memperoleh gelar Doctor, ia menjadi peneliti pada Netherlands Institute for Metals  Research (NIMR). Sejak Juli 1995 sampai April 2021 menjadi dosen Departemen Teknik Mesin dan Industri (DTMI), Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada. Ia kini menjadi dosen di jurusan Teknik Mesin Universitas Tidar.

Sampai tahun 2021, Dr. Ir. Suyitno, S.T., M.Sc., IPM telah mempublikasikan 101 karya ilmiah terindeks scopus yang disitasi lebih dari 1359 dari 1035 dokumen. Penulis telah mendapatkan 4 paten granted dan 12 paten terdaftar. Penghargaan yang pernah diperoleh adalah Publikasi Jurnal Internasional terbaik Dies Natalis UGM 2009, Proposal Inovatif Potensial Paten terbaik UGM 2009, Publikasi Jurnal Internasional terbaik Dies Natalis UGM 2011, Publikasi Jurnal Internasional terbaik Dies Natalis UGM 2013, masuk dalam 104 Indonesia Innovation, Inovasi paling prospektif Kemristek 2012, 105 Indonesia Innovation, Inovasi paling prospektif Kemristek 2014, penerima hadiah Paten terbaik UGM 2017, pengabdian kepada masyarakat berbasis diseminasi produk teknologi kepada masyarakat terbaik UGM 2017. Penulis merupakan pendiri dan kepala (pertama) Pusat Unggulan Ipteks Perguruan Tinggi (PUI-PT) Center for Innovation of Medical Equipment and Devices (CIMEDs). Sampai hari ini masih tercatat sebagai Editor in Chief Journal of Mechanical Design and Testing, juga Editor in Chief Journal of Materials Processing and Characterization.

Penulis : Humas

UNTIDAR MENJADI TUAN RUMAH RAPAT KERJA BPSMI PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2022

Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) Provinsi Jawa Tengah mengadakan kegiatan Rapat Kerja, Minggu  (13/3). Tahun ini kegiatan dilaksanakan di Gedung H.R. Suparsono Universitas Tidar (UNTIDAR). BPSMI merupakan organisasi pembinaan dan pengembangan kesenian di jenjang pendidikan tinggi yang berwenang serta bertanggung jawab membina, mengelola, mengembangkan, mengkoordinasikan seluruh pelaksanaan kegiatan kesenian mahasiswa di Indonesia. BPSMI Jawa Tengah menaungi 3 Rayon. Rayon 1 terdiri dari 107 Perguruan Tinggi, Rayon 2 terdiri dari 71 Perguruan Tinggi, dan Rayon 3 terdiri dari 98 Perguruan Tinggi. Karena masih dalam situasi pandemi, tidak semua delegasi mengikuti kegiatan secara luring. Sebagian delegasi mengikuti kegiatan Rapat Kerja secara daring melalui aplikasi zoom meeting.

 “Selamat datang di Kota Magelang. Kota yang letaknya berada di bagian tengah Provinsi Jawa Tengah, sehingga mudah dijangkau dari segala penjuru,” kata Rektor saat memberikan sambutan. “Saya juga mengucapkan selamat kepada Bapak Ibu yang nanti akan dikukuhkan sebagai pengurus BPSMI periode 2021-2024, semoga mampu menjalankan amanah sehingga harapan yang telah diberikan nantinya bisa ditunaikan dengan sebaik-baiknya tanpa hambatan yang berarti, dan hasilnya bisa dirasakan oleh stakeholders,” tambahnya.

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI Provinsi Jawa Tengah, Bimo Widyo Handoko, S.H., M.H. dalam sambutannya menyampaikan bahwa tantangan perguruan tinggi saat ini adalah menghasilkan lulusan yang benar-benar kompeten. “Adalah tugas kita bersama untuk menyiapkan mahasiswa agar tidak galau dengan masa depannya. Mereka harus menguasai hard skill dan juga soft skill. Hard skill yaitu penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi bisa didapatkan melalui kegiatan akademik, sedangkan softskill bisa dikembangkan melalui berbagai kegiatan kemahasiswaan. Saat ini pekerja yang diharapkan tentunya yang kreatif, inovatif memiliki critical thinking dan kemampuan problem solver,” tuturnya.

“Perguruan Tinggi dituntut untuk menciptakan/menginovasi kurikulum dalam rangka mengimplementasikan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Tantangan bagi kita semua untuk memenuhi 8 Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi yaitu lulusan mendapatkan pekerjaan yang layak, mahasiswa mendapatkan pengalaman di luar kampus, dosen berkegiatan di luar kampus, praktisi mengajar di dalam kampus, pemanfaatan hasil kerja dosen, program studi bekerjasama dengan mitra kelas dunia, kelas yang kolaboratif dan partisipatif, dan program studi berstandar internasional,” urainya.

Senada dengan yang telah disampaikan oleh Kepala LLDIKTI Wilayah VI Provinsi Jawa Tengah, Ketua Forum Kemahasiswaan (Formawa) Perguruan Tinggi Jawa Tengah, Dr Kurni Ingsih, M.M., menyampaikan program MBKM harus dijalankan karena memang demikian yang diinstruksikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim. Hal itu juga sudah sejalan dengan IKU Perguruan Tinggi dalam rangka meningkatkan kompetensi lulusan.

Rapat Kerja BPSMI turut dihadiri secara daring oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, Dr. Nikmah Nurbaity, S.Pd., M.Pd., B.I. “Mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kepribadiannya, sehingga memiliki konsistensi dalam pemeliharaan dan pengembangan kebudayaan.Tidak hanya menguasai bidang keilmuan tapi juga aktif dalam bidang seni. Saya mengajak semua elemen masyarakat senantiasa saiyeg saeka praya nyengkuyung kemajuan kebudayaan Indonesia,” tegasnya.

Rapat Kerja BPSMI diawali dengan Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus BPSMI Provinsi Jawa Tengah Masa Bakti 2021-2024 oleh Ketua BPSMI Pusat, Prof. Dr. Ir. Ahmad Yunus, M.Si. Agenda Rapat Kerja BPSMI selain membahas program kerja kedepan juga membahas kesiapan dalam pelaksanaan Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) tahun 2022.

Penulis : Humas

Exactly where Do Solo Asian Females Hang Out?

If you want to look for single Asian girls, one of the best locations to start your search is on line. You can find a variety of Asian females in online dating forums. These kinds of women usually are smart and educated, and plenty of of them are interested in advance the career and knowledge. Some of them head to universities and study anything coming from engineering to social sciences. These kinds of women typically be open and friendly, which make all of them wonderful spots to begin with conversations.

For the more casual solution to single Asian women, make an effort attending a karaoke bar. These kinds of karaoke pubs are very well-known in Asian countries, and they’re great places to fulfill Asian lonely women. Whilst karaoke will not be conducive to serious dating, it’s suitable for casual goes, and you’ll under no circumstances know who have likely to meet.

Good place to satisfy single Oriental women certainly is the Eastern country. The diversity of girls here causes it to become a great place https://madamenoire.com/573232/why-is-unconditional-love-so-hard-to-find/ to satisfy a partner. Asian women are generally smart, and they’ll produce a great spouse and partner. Deborah Meadows is actually a writer, investigator, and editor. She’s also a instructor for the purpose of AsianDate.

Other areas to meet sole Cookware women incorporate bookstores and university libraries. The Oriental grocery store and Chinatown are also well-liked http://hoppmanncreative.com/so-why-am-i-receiving-spam-e-mails-from-online-dating-sites/ spots to meet Hard anodized cookware singles. These are generally great places to meet Cookware singles in your area or state, they usually can create you to potential matches. You can also make an effort searching online just for single Cookware women in Asia.

In the event you’re looking for a single Asian female, it’s important to learn as much as possible about the culture and traditions of these countries. You can also find one Asian girls at parties, through friends, and by traveling to Parts of asia. In these countries, you can easily find the right Asian sweetheart to date.

Social media is another great spot to meet new people. There are tons of Facebook pages and groups devoted to choosing and interacting with Asian girls. Be careful when ever contacting unique profiles, though. You could be meeting a bad person or possibly a fake a person. If you don’t have friends in the location, online dating sites could be a great place in order to meet a single Oriental lady.

Over the internet dating is also effortless because it will not require preparation. In contrast to traditional dating, online dating services is versatile and easy to combine with your alternative activities. You can surf profiles while you’re watching https://prettybride.org/guide/beautiful-korean-mail-order-brides/ TELEVISION. Another benefit of online dating is usually which you can send electronic mails, winks, and even instant messages.

Absolutely adore Spells

Before casting a take pleasure in spell, you need to prepare yourself mentally. honey jar love spell Make sure you be in an effective mood and clear your brain of any kind of negativity. Also, do research on the supplies you need and where you will accomplish the spell. Make sure to choose a great altar setting up where you will look relaxed and focused. It is essential to visualize his passion you want to reveal.

Love means have a whole lot of benefits intended for both parties. They will rekindle the passion within your relationship and make the both of you more linked. They can as well eliminate negative powers and make you for a re-union. Performing a absolutely adore spell could also help you draw in new people into your life.

Love spells are available in many different varieties and explanations. They could be drawn from old traditions out of all over the world. While some of them appeal to specified types of casters, other folks may be away of your comfort zone. In any case, remember that the throwing procedure is done considering the heart and soul. If the magic you solid speaks on your soul, therefore it’s probably be successful.

Love spells can be players during the shaving moon, although make sure to check the lunar pattern before throwing. You need to be prepared to rekindle the passion in your relationship and be ready to reunite. The benefits should certainly appear in a few days. Be sure to have all your supplies ready. A few of the supplies you will need include: an image of your ex girlfriend, a dog pen, a pen, and a spoon filled up with honey.

The love means can be players for both romantic and platonic romances. Although many people feel that love means are only effective just for romantic connections, they can also be used to make your employees and members of your family more nice. So when you are in absolutely adore with someone and wish to make them feel the same way about you, a take pleasure in spell may be just what you will need.

A few love means are simple and straightforward to execute, while others need a thorough habit and aries dates your mind. To generate a love spell, take a seat in a relaxing position and concentrate on the breathing as you visualize the other person. A vivid visualization will make the results better. In addition , love means are best solid during the full celestial satellite.

Take pleasure in spells will bring a new absolutely adore into your life. That may even bring back a past companion. Love means are a strong habit that can break the cycle of unhealthy relationships. When performed correctly, these spells can help you get love again within a short period of energy. They also increase the interest in a marriage.

Just before casting a appreciate spell, spend a bit of time and learn about the different components and schools of magic. The coffee quality and effectiveness of the spell depends upon what numerous experience as well as the area of target on the spellcaster. Also, the length of the spell depends on the spell’s parts. fortune teller online A lot of last for any day, while others can last for years or years.

REKTOR LANTIK PEMBINA DAN KETUA ORGANISASI MAHASISWA UNIVERSITAS TIDAR PERIODE TAHUN 2022

Rektor Universitas Tidar, Prof. Dr. Ir. Mukh. Arifin, M.Sc. melantik 16 Pembina dan 16 Ketua Organisasi Mahasiswa di Lingkungan Universitas Tidar. Kegiatan dilaksanakan di Gedung H.R. Suparsono dengan protokol kesehatan yang ketat. Dalam sambutannya Rektor menyampaikan selamat kepada Pembina dan Ketua Organisasi Mahasiswa Periode Tahun 2022 yang dilantik. “Selamat menjalankan tugas, saya berharap antara mahasiswa dan Dosen Pembina dalam menjalankan kegiatan di tahun 2022 dapat saling bekerjasama. Pembina memberikan suri tauladan, contoh, arahan, dan bimbingan. Bagaimanapun mahasiswa butuh bimbingan dari Dosen Pembina yang jauh telah memiliki pengalaman. Kerjasama yang baik antara mahasiswa dan Dosen Pembina sungguh sangat diharapkan, sehingga kegiatan kemahasiswaan berjalan baik dari tahun ke tahun dan selalu mengalami peningkatan,” kata Prof. Arifin.

            “Tahun 2022 ini pandemi belum berakhir, karena itu kegiatan kemahasiswaan diharapkan menyesuaikan diri. Setiap kegiatan yang dilaksanakan selalu dikoordinasikan dengan baik sehingga tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan, sehingga citra dan reputasi UNTIDAR tetap baik di masyarakat,” imbuhnya.

            Lebih lanjut Rektor menyampaikan anggaran di bidang kemahasiswaan tidak jauh berbeda dengan tahun 2020 dan tahun 2021. Organisasi Mahasiswa diharapkan bisa memanfaatkan anggaran secara efisien dan dapat dipertanggungjawabkan.

“UNTIDAR saat ini sedang mengembangkan kawasan kampus, diantaranya kampus Bandongan. Di situ juga akan dibangun greenhouse dan peternakan ayam. Selain untuk praktikum program studi (prodi) agroteknologi dan prodi peternakan, juga bisa untuk praktek kewirausahaan mahasiswa dari semua prodi. Tahun ini UNTIDAR juga membangun kampus Sidotopo, semoga 2 gedung bisa segera dimanfaatkan. Akhir tahun diharapkan laboratorium terpadu selesai, semoga mahasiswa mulai merancang kegiatan kemahasiswaan yang tidak hanya fokus di kampus tuguran,” urai Prof. Arifin.

            Pada kesempatan yang sama Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si. menyampaikan bahwa tuntutan akademik dan kemahasiswaan harus balance dan harus saling bersinergi. Demikian juga dengan kemampuan manajerial yang tidak diajarkan di kelas, menuntut mahasiswa harus aktif terlibat dalam kegiatan kemahasiswaan

            “Target bidang Kemahasiswaan tahun ini adalah merintis berbagai komunitas sebagai embrio Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang baru. Pemikiran mahasiswa begitu beragam, inginnya prestasi juga beragam, maka wadahnya juga harus beragam,” ujar Prof. Sugiyarto. “Di Bidang Kemahasiswaan dan Alumni ada 3 pilar :

  1. Membentuk jati diri atau pembangunan karakter terbaik untuk UNTIDAR
  2. Membina prestasi
  3. Meningkatkan kepedulian kepada masyarakat  dan pembinaan Alumni

Tugas kita bersama untuk mewujudkannya,” tegas Prof. Sugiyarto.

Pembina Organisasi Mahasiswa yang dilantik adalah sebagai berikut :

Pembina DPM KM :

  • Delfiyan Widiyanto, S.Pd., M.Pd.
  • Muhammad Ardhi Razaq Abqa, S.H., M.H.

Pembina BEM KM :

  • Dr. Ericka Darmawan, S.Si., S.Pd., M.Pd.
  • Sri Hastuti, S.T., M.T.

UKM Pers Mahasiswa

  • Liana Shinta Dewi, S.S., M.A.
  • R.R. Yunita Puspandari, S.H., M.H.

UKM Radio

  • Prinisia Nurul Ikasari, S.I.Kom., M.I.Kom.
  • Zuida Ratih Hendrastuti, M.Pd.

UKM Penalaran Ilmiah dan Kreativitas Mahasiswa

  • Tri Puji Rahayu, S.Pt., M.P.
  • Budi Rahardjo, M.M.

UKM Bengkel Seni

  • Muhammad Triaji, M.P.

UKM Paduan Suara

  • Agnira Rekha, M.Pd.
  • Ari Nurul Fatimah, M.Acc.

UKM Ilmu Al’Quran dan Seni Rebana

  • Muhammad Daniel Fahmi Rizal, M.Hum.

UKM Olahraga dan Bela Diri

  • Boris Ramadhika, M.Pd.
  • Mashud Syahroni, S.Pd., M.Pd.

UKM Mapala Sulfur

  • Fuad Hilmy, S.T., M.T., IPP.
  • Jihad Lukis Panjawa, M.E.

UKM Agama Islam

  • Nur Rofiq, S.Pd.I., M.Pd.I., M.H.
  • Ir. Hadi Rianto, M.Sc.

UKM Kristiani

  • Indira Swasti Gama Bhakti, S.H., M.H.
  • Theresia Pinaka Ratna Ning Hapsari, S.S., M.Pd.

UKM Koperasi Mahasiswa

  • Muhammad Radian Nur Alamsyah, M.Pd.
  • Nuwun Priyono, S.E., M.Ak., Akt., CA.

UKM Resimen Mahasiswa

  • Yasnanto, S.I.P., M.Pd.
  • Rani Pajrin, S.H., M.H.

UKM Pramuka

  • Tri Agus Gunawan, S.H., M.H.
  • Anis Rakhmawati, S.T., M.T.

UKM Korps PMI

  • Andriyatna Agung Kurniawan, S.T., M.Eng., IPM
  • Mikael Sihite, S.Pt., M.Si.

Ketua Ormawa Yang Dilantik :

Ketua DPM KM:Nanda Rizqi Ramadhani Santoso Putri
Presiden Mahasiswa BEM KM:Teddy Firmansyah
  Ketua UKM: 
UKM Pers Mahasiswa:Muhamad Khusni Mubarok
UKM Radio:Dimas Hadi Prayugi
UKM Penalaran Ilmiah Dan Kreatifitas Mahasiswa:Syaiful khusnul
UKM Bengkel Seni:Sulthan Gibran Junaedy
UKM Paduan Suara:Nadia Amalia Fildzah
UKM Ilmu Al-Quran dan Seni Rebana:Yusna Hidayat
UKM Olahraga dan Bela Diri:Muhammad Syaiful Bahri
UKM Mapala Sulfur:Edho Soekarno Putra
UKM Agama Islam:Teguh Rahayu Widodo
UKM Kristiani:Lia Isabela
UKM Koperasi Mahasiswa:Ariska Maulita
UKM Resimen Mahasiswa:Evi Yustikasari
UKM Pramuka:MurdhaniWidyasmor
UKM Korps PMI:Tamara Amalia Putri

Penulis : Humas

WEBINAR GENBI UNTIDAR : CONTENT WRITING BUKAN SEKEDAR KONTEN BIASA

Saat ini, konten digital merupakan bagian penting dalam strategi pemasaran digital tujuannya untuk mengedukasi, memberi informasi dan menghibur pembaca. Namun seringkali kita masih kesulitan untuk membuat konten digital berupa artikel atau social media post yang baik dan benar.

GenBI Komsat Universitas Tidar menyelenggarakan acara Webinar Content Writing dengan tema “Boost Your Personal Branding: How To Become A Great Creative Content Writer On Social Media?” Minggu,(06/03) secara online menggunakan plattform zoom meeting.

Content writing bukan sekedar konten biasa, namun bagaimana kita bisa mengedukasi, memberi informasi dan menghibur pembaca dari tulisan yang kita buat” ujar Imam Suyanto, Pranata Hubungan Masyarakat Kementerian Perdagangan RI.

Webinar ini diikuti 200 peserta baik dari kalangan mahasiswa dan umum. Pada era new normal content writing menjadi bagian penting utamanya dalam pemasaran digital maupun branding terutama di website satau media sosial.

Penerapan content writing memberikan beberapa manfaat seperti membuat sebuah produk dan jasa lebih dikenal sebab pemaparan yang dilakukan secara menarik dan efektif. Hal ini sangat penting untuk perkembangan, peningkatan, serta citra perusahaan produk atau jasa tersebut.

Ketua GenBI Komsat UNTIDAR, Eka Widyawati memberikan kesan “pemateri yang luar biasa memberikan insighfull dan manfaat bagi audiens maupun panitia serta mencapai harapan kita dalam menyelenggarakan webinar ini”.

Isaka Natasya selaku ketua panitia webinar acara ini sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya “Acara hari ini penuh inspirasi dari pemateri, khususnya tentang content writing. Nggak cuma mendapat penjelasan secara umum, namun dapat gambaran gimana cara mengetahui niche, mengatasi writer’s block, meriset bahan, dan banyak lainnya. Sangat membantu penulis pemula untuk lebih percaya diri”.

Penulis: Natasya

Editor : Humas UNTIDAR