PENGUMUMAN SELEKSI KOMPETENSI DASAR PENGADAAN CPNS KEMRISTEKDIKTI

Pengumuman Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Pengadaan CPNS di Lingkungan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi :

pengumuman_pelaksanaan_skd

Tata tertib pelaksanaan seleksi kompetensi dasar dengan metode Computer Assisted Test (CAT) BKN :

tata_tertib_peserta_skd

Jadwal dan tempat pelaksanaan seleksi kompetensi dasar :

lampiran_i_-_jadwal_dan_pelaksanaan_skd

Lokasi seleksi kompetensi dasar :

lampiran_ii_-_lokasi_skd

Sesi ujian seleksi kompetensi dasar :

lampiran_iii_-_sesi_ujian_skd

KUNJUNGAN SMK BANDAR SUNGAI BUAYA MALAYSIA KE FKIP UNTIDAR

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tidar menerima kunjungan SMK Bandar Sungai Buaya, Hulu Selangor, Malaysia, Senin (16/10). Dalam kunjungan atau disebut lawatan muhibbah dalam bahasa Malaysia ini, Hajah Nor’aini binti Abdul Muin selaku pengetua atau kepala sekolah SMK Bandar Sungai Buaya beserta belasan guru lainnya berkunjung sekaligus melepas kangen dengan 20 mahasiswa FKIP UNTIDAR yang Juli kemarin melaksanakan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) di Malaysia.

Dekan FKIP, Prof. Dr. Sukarno, M.Si., mengucapkan selamat datang dan merasa senang melihat keakraban antara guru-guru dari Malaysia dengan mahasiswa PPL UNTIDAR. “Selamat datang di kampus kami. Semoga kerjasama terus terjalin dengan baik antara SMK Bandar Sungai Buaya dan kampus UNTIDAR. Setelah Juli kemarin kami titipkan 20 mahasiswa untuk melaksanakan PPL kembali pada November mendatang kami akan mengirimkan 23 mahasiswa dalam kegiatan English for Tourism ke Malaysia,” tuturnya saat memberikan sambutan.

Rombongan Malaysia disambut Tarian Mangestuti pada awal acara. Sambutan tarian tradisional ini diapresiasi oleh Kepala Sekolah SMK Bandar Sungai Buaya sebagai penghargaan kepada budaya yang kini jarang atau sangat minim dikalangan anak muda. “Kami sangat senang disambut dengan baik, orangnya ramah dan sambutan berupa tarian tradisional yang membuat kami sangat diistimewakan disini,” katanya.

Menurut Puan Hajah Nor’aini, anak muda jaman sekarang sangat terpengaruh budaya luar negeri. Mereka pun tak segan meniru bahkan mengikuti setiap trend terbaru negeri tersebut. “Anak saya hampir setiap hari mengikuti trend Korea, saat berkesempatan mengunjungi negara itu dia berkata bahwa orang Korea sangat menjunjung tinggi adat budayanya dan budaya itulah yang kini mendunia,” tambahnya. (DN/HDN)

MILAD KE 37, MAPALA SULFUR BERSIHKAN KALI BENING

Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Sulfur Universitas Tidar menggadakan acara Bakti Sosial (baksos) membersihkan dan menebar 200 benih ikan mas di Sungai Kali Bening, Dusun Dumpoh, Potrobangsan, Minggu (15/10). Kegiatan ini merupakan rangkaian Milad ke 37 Mapala Sulfur.

“Harapannya kegiatan baksos ini meningkatkan kesadaran warga kampus dan sekitarnya agar terus menjaga alam ini meskipun dari hal kecil seperti menanam pohon atau tidak membuang sampah di sungai agar ekosistem tetap terjaga,” kata Zaimuddin, Ketua Panitia Milad.

Membuka kegiatan ini, Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan dan Kerjasama (BAKPK), Drs. Giri Atmoko, M.Si. menuturkan bahwa setiap Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) hendaknya meningkatkan kegiatan positif yang bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya. “Kami mendukung kegiatan setiap UKM tentunya yang bersifat positif dan berguna bagi sesama. Selain itu, untuk mendukung kelancaran kegiatan hendaknya perlu diperhatikan alur atau proses perijinan serta pertanggungjawaban kegiatannya juga,” ungkapnya.

Setelah memberikan sambutan, Kabiro BAKPK beserta pendamping Mapala Sulfur, Retno Dewi Pramodia Ahsani, S.IP., M.PA., menanam bibit Adansonia Digitata atau biasa disebut Pohon Botol setinggi 30 cm di komplek taman Gedung Fakultas Teknik. Penanaman ini merupakan simbolisasi kepedulian Mapala Sulfur kepada lingkungan.

“Pohon botol tumbuhnya tidak terlalu memakan tempat dan cocok ditanam ditengah kampus. Kalo sudah tumbuh besar nantinya akan dijadikan tanaman simbolis Mapala Sulfur dan kedepannya bisa kami budidayakan juga dengan stek tanaman,” jelas Pertiwi Juli Astuti, Koordinator Sie Acara Milad Mapala.

Kegiatan baksos dibagi menjadi 2 yaitu baksos internal dan baksos eksternal. Baksos internal meliputi penanaman pohon di dalam kampus yang dilanjutkan pembersihan Sungai Kali bening dan penebaran benih ikan. Sedangkan baksos eksternal dilaksanakan di Dusun Deles, Citrosono, Grabag, Kabupaten Magelang.

Baksos eksternal dilaksanakan 1 hari sebelumnya, Sabtu (14/10) dimana Mapala Sulfur menanam 200 bibit pohon botol di wilayah pasca bencana Dusun Nipis. Bibit pohon yang ditanam meliputi jabon, mahoni, eukaliptus dan asam jawa. (Mapala Sulfur/DN)

PASCA WISUDA, 8 LULUSAN UNTIDAR DIBIDIK ARMADA GROUP

Universitas Tidar menandatangani Memorandum Of Understanding (MoU) atau perjanjian kerjasama dengan PT. Mekar Armada Jaya (New Armada), Sabtu (14/10). Penandatangan kerjasama ini dilangsungkan pada sesi akhir Wisuda Periode Oktober 2017 lalu.

“Ke depannya, lulusan UNTIDAR mendapatkan prioritas utama untuk dapat bekerja di PT. New Armada maupun unit usaha lain dibawah naungannya. UNTIDAR berharap tidak hanya mampu membekali ilmu tapi mengantarkan para lulusannya ke dunia kerja,” kata Rektor UNTIDAR, Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd.

Maksud dan tujuan MoU ini adalah kerjasama dalam pemanfaatan potensi yang dimiliki oleh pihak UNTIDAR atau PT. New Armada untuk menunjang kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat, sesuai dengan tugas, fungsi dan wewenang masing-masing pihak dan kelancaran tugas masing-masing pihak.

Penandatangan kedua belah pihak diwakili oleh Harris Imam Suntoko selaku Direktur Human Capital (HC) & Generai Affair (GA) dari PT. New Armada dan Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd selaku Rektor Universitas Tidar.

“Hari ini Senin (14/10) dan Kamis mendatang 8 lulusan UNTIDAR yang telah kami seleksi sebelumnya menjalani psikotest, semoga hasilnya memuaskan dan langsung bisa bekerja” kata Harris.

Dari 8 lulusan yang mendapat undangan untuk proses psikotest ada terdapat nama Siti Marfuah, mahasiswi lulusan terbaik dengan IPK 3,87 dari Prodi D3 Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Lukman Nurul Hakim mahasiswa lulusan terbaik kedua dengan IPK 3,81 dari Prodi D3 Teknik Mesin, Fakultas Teknik.

“Saya sudah berusaha maksimal saat mengerjakan test tadi. Optimis dan selalu berdoa diberikan jalan terbaik. Orang tua pun kemarin sangat senang ketika mendapat kabar ini, di hari yang sama pewisudaan mendapat undangan test psikotes di New Armada, sangat bersyukur,” tutur Lukman saat diwawancara pasca menjalani proses psikotest.

Alief Rizka H., Kepala Unit Recruitment & People Development, PT. New Armada Magelang berharap kerjasama ini dapat meningkatkan sinergi antara dunia pendidikan dan industri. “Kerjasama dapat dikembangkan dalam riset produk (product engineering), perbaikan proses produksi (production improvement), peningkatan kompetensi manpower (scaling up competency) dan hal-hal lain untuk kemajuan pendidikan dan industry Indonesia,” tuturnya. (DN/HDN)

SITI MARFUAH ANAK TUKANG SATE PERAIH IPK TERTINGGI WISUDA UNTIDAR PERIODE OKTOBER 2017

Meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi pada saat wisuda mungkin tidak pernah terlintas sedikitpun di benak Siti Marfuah. Untuk dapat melanjutkan pendidikan sampai ke jenjang perguruan tinggi saja, Siti perlu berjuang selama 5 tahun setelah kelulusan SMAnya.

Siti merupakan wisudawan program studi (prodi) Akuntansi program diploma, Fakultas Ekonomi yang berhasil meraih IPK 3,87 yang merupakan IPK tertinggi pada wisuda Universitas Tidar periode Oktober 2017, Sabtu (14/10).

“Kumpulin biaya dulu dengan kerja apa adanya. Mulai dari nge-les-in anak SD, SMP sampai SMA. Bantuin bikin kue tetangga, jualan buku, jemput anak les atau jasa beliin barang,” ungkap Siti.

Siti menjelaskan penghasilannya pun tidak menentu mulai dibayar Rp 2000 setiap satu kali datang untuk 1 kali pertemuan les atau Rp 5000 tiap 3 kali pertemuan. “Dulu 1 bulan hanya dapat 100 ribu saja tapi sekarang Alhamdulillah, berkat orang tua murid mempromosikan les dengan Siti ke orang tua lain jadinya pendapatan sudah lumayan ya cukup untuk biaya kuliah bahkan bantu berbenah rumah sedikit demi sedikit,” tambahnya.

Siti tinggal di Jalan Buton Cemara RT 03 / RW 04, Kedungsari, Magelang bersama Bapak Muh Jalaludin dan Ibu Satuna serta 4 saudaranya. Orang tuanya bekerja sehari-hari sebagai penjual sate. “Saya sehari-hari jualan sate keliling, kalo Ibu jualan sate di pasar payaman. Penghasilan ya pas-pasan untuk biaya 5 orang anak. Tetapi, Siti dari SD sudah mulai cari biaya sendiri buat sekolah. Bisa sekolah tanpa merepotkan Bapak Ibu saja sudah Alhamdulillah apalagi Siti jadi lulusan terbaik,” ujar Bapak Muh Jalaludin.

Dalam kesehariannya, walaupun sudah cukup sibuk dengan kuliah atau kerja, Siti masih bisa mengantar dan menjemput Ibunya yang setiap pagi harus menjajakan jualannya. “Siti tidak pernah meminta malah Ibu yang diberi. Semoga Siti bisa cepet dapat kerja tetap setelah lulus,” katanya.

Kelahiran Sampang, 21 Juni 1991 ini dikenal sebagai pribadi yang pintar, ulet dan percaya diri di kalangan teman kuliahnya. Peraih juara 3 Lomba Debat Bahasa Inggris tingkat universitas ini mengaku tidak pernah malu dengan keadaannya. “Tidak malu, jalani aja, lulus kuliah trus dapat kerja tetap, fokus,” ujar Siti.

Siti saat ini sedang mengambil kursus Bahasa Jepang selagi menunggu mendapat panggilan dari lamaran pekerjaan yang dia kirimkan. Menjadi wanita karir merupakan target jangka pendeknya kedepannya dia ingin mendirikan usaha sendiri dan membangun sebuah perpustakaan dimana semua orang biasa membaca gratis. (DN/HDN)

WISUDA PERIODE OKTOBER, REKTOR HIMBAU LULUSAN UNTIDAR MAMPU CIPTAKAN LAPANGAN PEKERJAAN

Universitas Tidar melepas 220 wisudawan program sarjana dan diploma pada Wisuda Periode Oktober 2017, Sabtu (14/10). Pada wisuda ke-7 UNTIDAR pasca menyandang status sebagai perguruan tinggi negeri ini 139 wisudawan program sarjana (S1) dan 81 wisudawan program diploma (D3).

Wisudawan program sarjana meliputi 27 wisudawan prodi Ekonomi Pembangunan, 14 wisudawan prodi Ilmu Administrasi Negara, 20 wisudawan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 36 wisudawan prodi Pendidikan Bahasa Inggris, 5 wisudawan prodi Agroteknologi, 14 wisudawan prodi Teknik Elektro, 14 wisudawan prodi Teknik Mesin dan 9 wisudawan Teknik Sipil. Sedangkan wisudawan program diploma terdiri dari 66 wisudawan prodi Akuntansi dan 15 wisudawan prodi Teknik Mesin/Diploma.

Rektor Universitas Tidar, Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd. menuturkan bahwa para wisudawan telah berdiri di tahap peningkatan potensi pada proses penyelenggaraan pendidikan. “Penyelenggaraan pendidikan di UNTIDAR mencakupi : intrakulikuler, kokurikuler dan ekstrakulikuler. Pendidikan ini dilakukan mahasiswa dengan berbagai kegiatan belajar untuk meningkatkan potensi kognisi, potensi afeksi dan potensi psikomotor. Peningkatan potensi yang tinggi pada hari ini saudara sekalian Sabtu 14 Oktober 2017 diwisuda,” ujarnya.

Rektor juga berharap kepada para wisudawan untuk tidak hanya terpaku menjadi seorang pencari kerja atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) tetapi bisa menjadi pelaku usaha atau wirausahawan. “Lulusan UNTIDAR diharapkan berperan dalam kehidupan, mampu berkompetisi dalam memasuki wilayah kerja serta mampu menciptakan lapangan kerja,” tambahnya.

Tak hanya itu, Rektor tidak lupa memberikan ucapan selamat kepada seluruh para wisudawan serta terima kasih kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan anaknya di kampus UNTIDAR.

Penghargaan Wisudawan Terbaik

Total wisudawan dengan predikat pujian/cumlaude pada wisuda kali ini adalah 33 wisudawan. Peraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi adalah Siti Marfuah dengan IPK 3,87 dari program studi (prodi) Akuntansi program diploma (D3), Fakultas Ekonomi. Peringkat kedua, Lukman Nurul Hakim dengan IPK 3,81 dari prodi D3 Teknik, Fakultas Teknik. Peringkat ketiga, Chusnul Amaliah dengan IPK 3,69 dari prodi S1 Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan peringkat keempat adalah Vicky Setya Hermawan IPK 3,61 dari prodi S1 Teknik Elektro, Fakultas Teknik.

Wisudawan dengan pujian mendapatkan penghargaan dari universitas sekaligus Bank Jateng dan Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Kota Magelang. Selain itu, terbaik tingkat universitas baik program diploma maupun sarjana peringkat pertama dan kedua mendapatkan penghargaan dari Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Universitas Tidar juga memberikan penghargaan kepada 11 wisudawan wirausahaan yang telah mulai merintis usaha ketika dibangku kuliah. Penghargaan ini merupakan salah satu apresiasi universitas kepada mahasiswa yang berani memulai usahanya serta dapat menjadi bekal untuk memajukan usahanya di kemudian hari.

Peningkatan Kualitas UNTIDAR

Jumlah wisudawan UNTIDAR tiap periode terus mengalami peningkatan. Wisuda periode April 2017 lalu hanya meluluskan 106 wisudawan sedangkan pada periode Oktober ini meningkat 114 wisuda menjadi 220 wisudawan.

Peningkatan ini berbanding lurus dengan jumlah mahasiswa UNTIDAR yang terus bertambah tiap tahunnya. Menurut data Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UNTIDAR tahun 2017, total pendaftar 11.142 orang dan hanya 14%nya saja yaitu sejumhlah 1590 orang yang akhirnya diterima dan melanjutkan studinya di kampus ini.

Pada tahun 2017 ini, jumlah program studi juga meningkat dari 10 prodi menjadi 17 prodi. Rincian prodi tersebut adalah 14 prodi sarjana (Ekonomi Pembangunan, Akuntansi, Manajemen, Agroteknologi, Peternakan, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan IPA, Teknik Mesin, Teknik Sipil, Teknik Elektro, Administrasi Negara, Hukum dan Ilmu Komunikasi), 2 prodi diploma (Akuntansi dan Teknik Mesin) serta 1 prodi magister yaitu Pendidikan Bahasa Indonesia.

Berbagai peningkatan ini merupakan bukti keseriusan UNTIDAR berproses menjadi perguruan tinggi negeri yang patut dipertimbangkan untuk melanjutkan studi. Berbagai aspek terus ditingkatkan mengacu pada visi universitas tidar yaitu universitas berbasis riset dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan kewirausahaan. (DN/HDN)

PEMBEKALAN WIRAUSAHA, PAHAMI LITERATUR UNTUK USAHA YANG SUKSES

Menjelang penyelenggaraan wisuda, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kewirausahaan dan Pembangunan Perdesaan Universitas Tidar menyelenggarakan acara orientasi kewirausahaan bagi 220 calon wisudawan-wisudawati periode Oktober 2017, Kamis (12/10).

drh. Berlianagara Arrestiarsi Husodo, pemilik PT. Jogja Farm menuturkan bahwa pemahaman literature itu penting bagi keberhasilan sebuah usaha. “Yang terpenting dalam memulai usaha adalah memiliki sumber informasi utama atau literatur yang sesuai dan mendukung usaha yang kita tekuni. Baik dari buku, artikel, website dan media lainnya,” katanya.

Jogja Farm adalah perusahaan yang bergelut di bidang agribisnis, peternakan dan kesehatan hewan yang berada di Yogyakarta. Fokus utamanya adalah pengembangan ternak ayam kampung serta menyediakan bibit ayam kampung/doc ayam kampung asli dan super, Ayam Kampung Arab petelur, Telur tetas ayam kampung asli Grade A, Telur Tetas ayam kampung super, Ayam Kampung Konsumsi ukuran 0,8-1kg., DOD itik,DOQ puyuh dan semua produk BURAS.

Kepala UPT KWU, Drs. Sri Bondan, M.Si. dalam sambutannya menuturkan agar calon wisudawan tergerak berwirausaha dan dapat  bermitra bagi kampus. Selain itu untuk melanjutkan kehidupan setelah lulus tidak hanya terpaku pada ijazah yang didapatkan namun juga dapat dengan berwirausaha dan melihat dunia secara luas.

“Meraih cita-cita tidak melulu terpaku dari ijazah. Namun ijazah adalah bukti dari ketrampilan atau ilmu yang kita tekuni. Cobalah melihat kesempatan secara luas, berwirausaha misalnya,” katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa berwirausaha merupakan belajar tanpa mengundang narasumber berpengalaman untuk memberikan materi karena dapat langsung namun belajar mandiri dengan situasi dan kondisi langsung. “Diawali dengan minat dahulu, cobalah untuk berwirausaha tanpa menunggu lowongan dan dapat memulai usaha dirumah sendiri,” tambahnya.

Tujuan kegiatan ini untuk memberikan pembekalan kewirausahawan kepada calon wisudawan-wisudawati yang selama ini hanya mendapat materi dalam mata kuliah dengan mendengar dan berbagi ilmu langsung dari pelaku usaha yang telah sukses. Pembekalan ini diharapkan dapat menjadi bekal wisudawan-wisudawati tidak hanya dapat mencari pekerjaan dalam perusahaan tetapi dapat membuka lapangan pekerjaan sendiri dengan wirausaha.

“Tranformasi pengetahuan anda, lulusan UNTIDAR tidak boleh menjadi pengganggur intelektual, maka itu ada mata kuliah kewirausahaan, mahasiswa dapat mengetahui dasar-dasar cara berwirausaha,” jelas Rektor, Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd.

Dihadapan calon wisudawan beliau menuturkan agar dapat berani mencoba dalam wirausaha. “Yang belum mencoba wirausaha, tumbuhkanlah jiwa wirausaha dengan dimulai menganalisis kondisi pasar apa yang perlu dimunculkan dan yang sudah lanjutkan usaha kalian dan kembangkanlah,” tambahnya. (HDN/DN)

PERPUSTAKAAN UNTIDAR PERSIAPKAN DIRI JADI PERPUSTAKAAN DIGITAL

Perpustakaan Universitas Tidar mengadakan Workshop dan Seminar dengan tema Sistem Penelusuran Informasi Perpustakaan dan Akses e-journal serta e-book, Rabu (11/10). Kegiatan yang berlangsung di Auditorium UNTIDAR kali ini digelar untuk memantapkan penggunaan e-book serta e-journal bagi mahasiwa dan dosen.

Penggunaan kedua sistem terus mengalami kenaikan dari awal peluncurannya. Capaian peningkatannya terhitung per bulan Januari 2016 sampai April 2017 yaitu pengakses e-book IG Publishing pada tahun 2016 sebanyak 53 orang meningkat menjadi 93 orang per hari di tahun 2017. Untuk e-journal Proquest diakses oleh 250 pengakses ditahun 2016  dengan diunduh sebanyak 35 kali per harinya, naik 2 kali lipat menjadi 541 pengakses tiap harinya dan diunduh sebanyak 126 kali per harinya.Peningkatan akses e-journal dan e-book ini menjadi indikator bahwa perpustakaan UNTIDAR hendaknya mulai berbenah dan mempersiapkan diri bertransformasi menjadi perpustakaan digital.

Hendro Wicaksono, SS., M.Hum selaku pembicara memberikan dorongan kepada sivitas akademika agar turut aktif memanfaatkan perpustakaan semaksimal mungkin. Memasuki era digital, perpustakaan digital juga mendukung kemajuan universitas itu sendiri. “Perpustakaan digital maksudnya menerapkan teknologi semaksimal mungkin dalam pelayanan perpustakaan,” jelasnya.

Ia menjelaskan untuk menuju perpustakaan digital bukan hanya didasarkan kemudahan dengan sumber digital yang dibutuhkan oleh pengguna, tetapi juga tempat yang nyaman dan buku yang dibutuhkan dapat dijangkau sehingga dapat mengajak lebih banyak pengunjung untuk memilih perpustakaan sebagai sumber informasi. Pustakawan juga berperan penting dalam peningaktan mutu perpustakaan, karena pustawakan dapat menjadi pemandu bagi pengguna perpustakaan.

“Pustakawan harusnya dapat menyediakan literatur, memandu pengguna sampai mendistribusikannya kepada pengguna bagaimana menggunakan perpustakaan secara langsung maupun secara online,” katanya.

Menurutnya perlu untuk membangun repositori institusi yang nantinya dapat digunakan untuk akreditasi. “Repositori Institusi merupakan tempat penyimpanan dan penyebarluasan  informasi atau materi yang diterbitkan oleh institusi induknya,” tambahnya.

Selain menjadi pembicara, kali ini beliau juga membantu untuk mensinkronkan data perpustakaan dengan server universitas. Sinkronisasi ini memudahkan mahasiswa dalam mengakses E-book dan E-journal yang selama ini mengalami kendala dalam kecepatan akses. (HDN/DN)

PROF. GAUTAM KUMAR : INDONESIA-INDIA, WE ARE BROTHERS

Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bahasa, Universitas Tidar menggandeng dosen sekaligus praktisi Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing (BIPA) dari Universitas Jawaharlal Nehru, New Delhi, India, Prof. Dr. Gautam Kumar Jha, Ph.D dalam acara Academic Sharing Pengajaran BIPA, Senin (10/10).

“Bahasa Indonesia beliau cukup lancar, saya cukup terkejut. Pastinya menjadi praktisi BIPA di India bukanlah hal yang mudah maka itu dalam acara ini tentunya kita dapat belajar serta berbagi ilmu tentang bagaimana pengajaran BIPA di luar negeri terutama India,” kata Rektor.

 

Prof. Gautam Kumar Jha, Ph.D mulai menekuni sejarah, budaya serta bahasa Indonesia pada tahun 2003. Sampai saat ini, dari 27 jurnal internasional yang beliau terbitkan hampir setengahnya membahas tentang Indonesia. Beliau juga mempelajari Bahasa Indonesia serta mengajarkannya di India. “Indonesia-India seperti saudara kandung, we are like brother, like siblings. Dari jaman dahulu, mulai dari jaman epos Ramayana Mahabarata, jaman perdagangan kuno, hingga saat ini kita menjalin hubungan yang baik,” jelasnya.

Beberapa bahasa Indonesia serapan dari bahasa India seperti acar, candu, jaya, raja, dan lainnya merupakan salah satu bukti eratnya hubungan India dan Indonesia. “Nama bapak Rektor ‘Cahyo’ dalam bahasa India merupakan past tense dari cahya. Dalam bahasa India, cahyo berarti sunset atau matahari tenggelam,” jelas Prof. Gautam.

Kedekatan sejarah, budaya dan bahasa membuat orang Indonesia akan selalu disambut dengan tangan terbuka di India. “Memang baru 1 atau 2 universitas yang membuka program Bahasa Indonesia. Tetapi tidak berarti tidak akan berkembang nantinya,” tambahnya.

Dr. Farikah, M.Pd., selaku Kepala UPT Bahasa menuturkan tujuan Academic Sharing kali ini adalah meningkatkan pemahaman pengajaran BIPA di tingkat internasional bagi dosen maupun mahasiswa, baik dari prodi bahasa atau diluar bahasa. “Kedepannya UPT Bahasa akan merintis program-program pengajaran BIPA di UNTIDAR dan kesempatan bertemu dan sharing ilmu dengan Prof. Gautam tentunya menjadi awalan kerjasama juga UNTIDAR khususnya UPT Bahasa dengan Universitas Jawaharlal Nehru, New Delhi, India,” pungkasnya. (DN)

HASIL SELEKSI ADMINISTRASI CPNS UNIVERSITAS TIDAR

Pengumuman Penundaan Jadwal Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Seleksi Pengadaan CPNS di Lingkungan Kementrerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi :

Pengumuman Perubahan Jadwal Seleksi CPNS Kemristekdikti (1)

 

Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Seleksi Pengadaan CPNS di Lingkungan Kementrerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Tahun Anggaran 2017 :

pengumuman_seleksi_administrasi

 

Daftar Hasil Seleksi Administrasi Seleksi Pengadaan CPNS di Lingkungan Kementrerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Tahun Anggaran 2017 Unit Kerja UNIVERSITAS TIDAR :

universitas_tidar_ttd