Rektor UNTIDAR Lantik Dekan FT, Faperta dan FKIP Masa Jabatan 2023-2027

Rektor Universitas Tidar, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si. melantik Dekan Fakultas Teknik (FT), Dekan Fakultas Pertanian (Faperta) dan Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) masa jabatan 2023-2027 di Gedung dr. H. Suparsono, Kampus Tuguran, Sabtu (1/4).

Pimpinan yang dilantik adalah Dr. Ahmad Muhlisin, M.Pd. sebagai Dekan FKIP menggantikan Prof. Dr. Sukarno, M.Si.; Dr. Ir. Joko Sutrisno, M.P. sebagai Dekan Faperta menggantikan Ir. Usman Siswanto, M.Sc., Ph.D.; dan Dr. Ir. Gito Sugiyanto, S.T., M.T., IPM., ASEAN. Eng. Sebagai Dekan FT menggantikan Dr. Ir. Sapto Nisworo, M.T., IPU., ASEAN. Eng.

“Pertama-tama saya mengucapkan terima kasih kepada Prof. Karno, Bapak Sapto, dan Bapak Usman. Bapak-Bapak Dekan yang telah menyelesaikan tugasnya secara khusnul khotimah. Melaksanakan tugasnya dengan sebaik-baiknya untuk UNTIDAR. Semoga amal baiknya, ilmunya, dapat menjadi amal jariyah bagi dirinya dan keluarganya,” ucap Rektor dalam sambutannya.

Rektor juga berpesan kepada Dekan yang baru saja dilantik untuk mengemban tugas dan amanat dengan sebaik-baiknya dengan ridho Allah SWT. UNTIDAR adalah tempat untuk berjuang maka hendaknya berjuang dengan khidmad terlebih kita sedang mempersiapkan diri bertranformasi dari Perguruan Tinggi Satker menjadi Badan Layanan Umum (BLU).

“Terlebih di tahun ini Universitas Tidar akan bertranformasi dari Perguruan Tinggi Satuan Kerja (Satker) menjadi Perguruan Tinggi Badan Layanan Umum (BLU). Prodi-prodi baru dibuka dan jumlah mahasiswa yang semakin bertambah. Tanggung jawab ini tidak bisa dilemparkan kepada pihak-pihak tertentu saja. Tentunya menjadi tanggung jawab kita bersama untuk kemajuan UNTIDAR,” Pungkas Rektor.

Walikota Magelang : Butuh Sinergi antara Pemkot dan UNTIDAR untuk Pengembangan Kota Magelang

Walikota Magelang, dr. H. Muchamad Nur Aziz,Sp.PD-KGH melakukan kunjungan ke Universitas Tidar, Rabu (29/03) dan diterima langsung oleh Rektor, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si. di Rektorat UNTIDAR.

Pada kunjungan ini, Walikota Magelang atau sering disapa Dokter Aziz mengutarakan bahwa perkembangan Kota Magelang tidak bisa dipisahkan dengan keberadaan UNTIDAR.

“Pengembangan Kota Magelang perlu dukung keilmuan. Pelaksanakan program-program OPD bisa melibatkan UNTIDAR, baik dosen atau mahasiswanya,” ujar Dokter Aziz.

Beliau berharap segera bisa bertemu dalam forum khusus yang membahas kerjasama UNTIDAR dan Pemerintahan Kota Magelang.

Visi UNTIDAR yaitu unggul dalam kewirausahaan sejalan dengan salah satu 9 program unggulan Walikota Magelang yaitu Magelang Keren (Kelurahan Entrepreneurship Centre).

“Selain wirausaha, kita bisa bersama  meningkatkan potensi lain seperti Wisata, Seni Budaya dan Kesehatan. Kota Magelang berpotensi berkembang lebih baik dengan 3 potensi tersebut,” tambahnya.

Walikota juga berencana memberikan beasiswa warga Kota Magelang yang melanjutkan pendidikan di UNTIDAR. Rencana ini segera akan dikoordinasikan dengan unit terkait.

Rektor menyampaikan terkait peningkatan pesat jumlah mahasiswa UNTIDAR dari tahun ke tahun serta kehadiran Kampus Sidotopo yang juga perlu menjadi perhatian pada saat ini.

“Tahun ini direncanakan mahasiswa UNTIDAR bertambah sekitar 3.000 mahasiswa lewat Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2023 dan saat ini UNTIDAR terdiri dari 2 kampus yaitu Kampus Tuguran dan Sidotopo. Kesiapan warga setempat perlu dipersiapkan dengan baik misalnya terkait kost dan juga sarana penunjang lain seperti warung makan, laundry, dll,” ujar Prof Sugoyarto, M.Si., Rektor UNTIDAR.

Peningkatan ekonomi warga sekitar tentunya berpotensi meningkat dengan munculnya peluang usaha untuk mencukupi kebutuhan mahasiswa UNTIDAR. Namun baiknya ada pembekalan terlebih dahulu seperti konsep warung makan yang “proper” itu seperti apa secara segi kebersihan, lokasi dan tentunya harga.

Rektor UNTIDAR yang juga didampingi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. Parmin, S.Pd., M.Pd. menyambut baik kunjungan walikota dan rencana kerjasama dengan UNTIDAR.

“Dalam waktu dekat bidang kemahasiswaan UNTIDAR akan mengadakan EXPO WIRAUSAHA tingkat nasional. Event ini kami harapkan bisa menggandeng Pemkot juga dalam pelaksanaannya dan berlanjut ke program-program lain yang bermanfaat bagi kedua belah pihak,” ujuarnya.

Walikota siap memberikan support untuk program Mahasiswa UNTIDAR Berani Berwirausaha. Komitmennya ini diperkuat dengan akan disediakannya galeri/ruang pamer untuk mahasiswa wirausaha di Kota Magelang.

Kuliah Umum Anti Radikalisme, Brigjen Pol. R. Achmad Nurwakhid Tekankan Radikalisme Tidak Terkait Agama Manapun

Universitas Tidar (UNTIDAR) bersama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) menggelar Kuliah Umum Pendidikan Anti Radikalisme, Selasa (14/03). Kuliah umum diikuti oleh para mahasiswa UNTIDAR dan siswa SMA/SMK di Magelang di Gedung Kuliah Umum dr. H. R. Suparsono UNTIDAR.

Direktur Deradikalisme BNPT RI, Brigjen Pol. R. Achmad Nurwakhid, S.E., M.M. hadir secara langsung menjadi pembicara utama.

Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa radikalisme tidak terkait dengan agama manapun. Radikalisme menurutnya meliputi ideologi-ideologi yang mengancam Pancasila dan mampu mengancam stabilitas dan konsensus negara. Radikalisme justru berhubungan dengan pemahaman dan cara beragama yang menyimpang yang menyalahi ajaran agama itu sendiri.

“Kasus yang terjadi sering kali terjadi adalah membela agama. Agama itu ada untuk diamalkan. Praktik beragamapun tidak akan bisa utuh dan khusyuk jika negara tidak aman dan damai,” paparnya.

Bangsa Indonesia sebagai pemilik suku bangsa, bahasa daerah, dan pulau terbanyak di dunia tentu memiliki risiko tinggi. Terlebih, Indonesia memiliki enam kepercayaan dengan beragam aliran kepercayaan adat.

“Maka, kita harus berpedoman pada moderasi beragama. Pertama, komitmen kebangsaan. Apa itu komitmen kebangsaan? Berpedoman pada Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Undang-undang  1945. Kedua, toleransi. Jangan merasa paling agamis. Hormati sesama. Ketiga, mengakomodasi kebudayaan dan kearifan lokal. Terakhir, anti kekerasan,” jelasnya.

Dalam kesempatan ini, beliau menyampaikan hal-hal yang bisa dilakukan pemuda dan masyarakat dalam menangkal radikalisme contohnya lebih selektif dalam mengikuti akun-akun di media sosial.

“Segera unfollow saja akun yang sudah menjurus radikal, seperti akun-akun yang terlalu fanatik pada agama tertentu, menyebar hoaks dan konten yang memecah belah persatuan dan toleransi,” pungkasnya.

Rektor UNTIDAR Prof. Sugiyarto, M.Si. dalam sambutannya menekankan pentingnya memahami bahaya radikalisme demi membangun jiwa nasionalisme pemuda. Terlebih, Magelang memiliki catatan sejarah yang luar biasa.

 “Kita harus memberikan catatan terbaik. Teruskan perkembangan peradaban ini sesuai zamannya. Kalau dulu pada zaman Mataram Kuno ada Borobudur sebagai simbol kejayaan, apa yang kita tanam sekarang? Sebagai generasi sekarang, apa yang bisa kita berikan untuk generasi yang akan datang?” kata Prof. Sugiyarto, M.Si.

Pertanyaan tersebut menjadi pemantik bagi para peserta kuliah umum. Prof. Sugiyarto, M.Si mengharapkan ke depan, UNTIDAR tidak hanya mengadakan kuliah umum, tetapi juga kegiatan nyata untuk memupuk nasionalisme.

Humas UNTIDAR

Fakultas Teknik UNTIDAR dan ORARI Jateng Jalin Kerjasama Kembangkan Amatir Radio

Fakultas Teknik Universitas Tidar dan Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Daerah Jawa Tengah menandatangani Perjanjian Kerjasama (PKS) dalam rangka pengembangan amatir radio.

PKS ditandatangani oleh Dekan Fakultas Teknik UNTIDAR, Dr. Ir. Sapto Nisworo, M.T., IPU, ASEAN.Eng. dan Ketua ORARI Jateng, Ir. Drs. JB. Praharto, M.Eng. Implementasi kerjasama ini diharapkan dapat menghasilkan ide, produk maupun peningkatan SDM dalam pengelolaan amatir radio di era digital seperti saat ini.

“Mahasiswa UNTIDAR khususnya Teknik Elektro kami ajak untuk mengenal amatir radio baik secara instrumen maupun manfaatnya,” ujar Dekan Fakultas Teknik, UNTIDAR, Rabu (8/2) dalam sambutannya.

Harapannya, mahasiswa mulai terbuka pemikirannya sehingga mulai muncul ide-ide untuk mengembangkan amatir radio agar lebih baik ke depannya.

“Komunikasi dengan amatir radio memiliki manfaat yang banyak salah satunya adalah memberikan informasi saat bencana alam. Di saat sinyal provider mati atau hilang, komunikasi dengan radio amatir masih berfungsi dengan baik,” tambahnya.

Segera setelah penandatangan ini, Fakultas Teknik khususnya Prodi Teknik Elektro, baik dosen maupun mahasiswa akan memulai topik penelitian mengenai amatir radio. Pengembangan dan penelitian dalam pengembangan komunikasi khususnya amatir radio diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, juga diselenggarakan Kuliah Praktisi Industri “Set Up Emergency Komunikasi Data dengan Radio Over Internet Protocol (ROIP) dan Software Defined Radio (SDR)”. Set Up Emergency berbasis radio bermanfaat untuk mengomunikasikan data digital dan audio dalam keadaan darurat.

Ketua ORARI Jateng, Ir. Drs. JB. Praharto, M.Eng. mengharapkan agar Kuliah Praktisi Industri dapat menjadi inspirasi untuk memecahkan masalah alam yang terjadi melalui pendekatan ilmiah bidang teknologi komunikasi.

“Harapannya, (kita) saling mengisi. UNTIDAR melakukan pendekatan ilmiah tentang amatir radio. Hasilnya, mahasiswa semakin berkualitas. Bisa membaca situasi-situasi sosial dan emergency di sekitarnya,” tuturnya.

Dengan adanya penandatanganan kerja sama ini, Fakultas Teknik UNTIDAR dapat semakin menggali kompetensi yang dibutuhkan di masa depan sekaligus menghubungkannya dengan industri.

BP3 Kemendikbudristek Tegaskan Siswa Lolos SNBP Tidak Diperkenankan Mengikuti UTBK-SNBT 2023

Guru Bimbingan Konseling (BK) SMA sederajat di wilayah eks Karesidenan Kedu, Kabupaten Semarang, Kabupaten Boyolali dan Kota Salatiga menghadiri Acara Sosialisasi dan Promosi Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) Tahun 2023 yang diadakan oleh Universitas Tidar, di GKU dr. H.R. Suparsono, Selasa (7/2).

Hadir sebagai pemateri dalam kegiatan ini, Wakil Rektor Bidang Akademik UNTIDAR, Prof. Dr. Suyitno, M.Sc. dan Wakil Sekretaris Eksekutif Bidang Help Desk, Call Centre, dan Front Desk SNPMB 2023, Badrus Zaman, S.Kom., M.Cs.

“Tahun ini UNTIDAR menerima 3450 mahasiswa untuk jenjang sarjana dan 270 mahasiswa untuk jenjang diploma,” jelas Prof. Suyitno. Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa dengan dibukanya 5 program studi baru, kini UNTIDAR memiliki total 25 program studi, terdiri dari 1 prodi S2, 22 prodi S1, 1 prodi D4 dan 1 prodi D3.

“Biaya kuliah dan biaya hidup di Magelang itu sangat terjangkau, selain itu lokasi kampus strategis dan sangat kondusif. Kedepan kita akan terus tingkatkan pembelajaran di UNTIDAR, mahasiswa juga akan dibekali dengan kemampuan bahasa asing dan penguasaan teknologi informasi, sehingga saat lulus memiliki daya tarik dan daya saing di dunia kerja,” imbuhnya.

Di hadapan guru BK yang hadir, Prof. Suyitno menginformasikan bahwa seperti halnya tahun lalu, di tahun 2023 selain menerima mahasiswa dari jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT), UNTIDAR juga mengadakan Seleksi Mandiri, meliputi Seleksi Mandiri Jalur Prestasi (SMJP), Seleksi Mandiri Jalur Kerjasama (SMJK) dan Seleksi Mandiri Ujian Tulis (SMUT).

Wakil Sekretaris Eksekutif Bidang Help Desk, Call Centre, dan Front Desk SNPMB 2023, Badrus Zaman, S.Kom., M.Cs. mengingatkan agar sekolah segera menyelesaikan pengisian PDSS. “Sampai hari ini sekitar 70 persen sekolah belum menyelesaikan proses pengisian. Mohon segera diselesaikan untuk meminimalisir terjadinya gangguan sistem. Selain itu mohon berhati-hati agar tidak terjadi kesalahan pengisian karena bisa merugikan siswa,” tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa tahun ini ada perubahan sistem pada Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang saat ini disebut dengan Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT). Perubahan besar yang terjadi yakni ditiadakannya Tes Kemampuan Akademik (TPA).  Digantikan Tes Potensi Skolastik, Penalaran Matematika, Literasi Bahasa Indonesia dan Literasi Bahasa Inggris.

Badrus Zaman menghimbau kepada para guru BK agar selalu memantau informasi dari media resmi BP3. “Silahkan selalu ikuti informasi yang valid dari web https://snpmb.bppp.kemdikbud.go.id/, dan media sosial yang tertaut dengan web tersebut karena banyak medsos cloning yang informasinya kurang dapat dipertanggungjawabkan” tegasnya.

Ia juga menegaskan beberapa hal yang perlu menjadi perhatian, diantaranya siswa yang telah dinyatakan lolos SNBP tahun ini, serta SNMPTN tahun 2022 dan 2021,  tidak bisa mengikuti UTBK SNBT. Sistem secara otomatis akan menolak. “Jadi pastikan prodi yang dipilih di SNBP betul-betul prodi yang diinginkan,” katanya.

Perbedaan lainnya adalah pemilihan jurusan atau prodi pada SNBP atau SNBT. Jika sebelumnya siswa akan diarahkan memilih prodi sesuai dengan jurusan SMA-nya, tahun ini siswa bebas memilih jurusan atau prodi sesuai dengan minat dan bakatnya.

“Siswa bebas memilih prodi secara Merdeka Bertanggung Jawab. Siswa dari IPS boleh memilih Kedokteran, diterima atau tidaknya semua bergantung hasil seleksi,” tambahnya.

Siswa lintas jurusan harus mempertimbangkan kemampuan adaptasi dalam menempuh mata kuliah yang akan dijalaninya.

“Apakah siswa IPS tadi kira-kira mampu mengikuti mata kuliah seperti anatomi, ilmu bedah, kardiovaskuler dll semua dikembalikan ke masing-masing pribadi dalam mengukur kemampuannya,” jelasnya.

Seusai pemaparan materi mengenai SNBP dan SNBT, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Pertanyaan yang muncul diantaranya mengenai kuota KIP-K, sejauh mana mapel pendukung dan bakat minat berperan dalam penerimaan jalur SNBP, dan bagaimana UNTIDAR memfasilitasi siswa disabilitas dalam SNPMB tahun ini.

Wisuda Pascasarjana, Sarjana dan Ahli Madya UNTIDAR ke-62 Tahun 2022

Pelaksanaan Wisuda UNTIDAR ke-62 dilaksanakan secara luring di Gedung Kuliah Umum dr. H. Suparsono, Kampus Tuguran UNTIDAR pada Sabtu, 26 November 2022.

Pada prosesi ini, UNTIDAR akan meluluskan 542 wisudawan dimana 182 wisudawan mendapatkan predikat Cumlaude atau “Dengan Pujian”.

Pewisudaan terdiri dari 4 wisudawan dari Jenjang Pascasarjana (S2), 487 wisudawan dari Jenjang Sarjana (S1) dan 51 wisudawan dari jenjang Diploma (D3).

Berikut Rincian Data Wisudawan :

FakultasProgram StudiJumlah
Fakultas EkonomiD3 Akuntansi45
 S1 Manajemen37
 S1 Akuntansi42
 S1 Ekonomi Pembangunan38
Fakultas PertanianS1 Peternakan14
 S1 Akuakultur12
 S1 Agroteknologi36
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikS1 Hukum21
 S1 Ilmu Administrasi Negara44
 S1 Ilmu Komunikasi7
Fakultas Keguruan dan Ilmu PendidikanS2 Pendidikan Bahasa Indonesia4
 S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia48
 S1 Pendidikan Bahasa Inggris27
 S1 Pendidikan Biologi28
 S1 Pendidikan IPA27
 S1 Pendidikan Matematika12
Fakultas TeknikD3 Teknik Mesin6
 S1 Teknik Elektro22
 S1 Teknik Mesin31
 S1 Teknik Sipil41
Total542

Pada sambutannya, Rektor UNTIDAR memberikan selamat kepada seluruh wisudawan terutama para orang tua yang berhasil mendampingi putra-putrinya meraih gelar magister, sarjana dan ahli madya pada Wisuda UNTIDAR ke-62 Tahun 2022 ini.

“Keberhasilan para wisudawan tidak lepas dari dukungan, doa dan keprihatinan dari orang tua dan keluarga para mahasiswa dalam menjalani proses pembelajaran dengan baik,” kata Prof. Dr. Mukh. Arifin, M.Sc.

Pembelajaran yang selama ini diperoleh terutama pembelajaran online yang melibatkan teknologi mendekatkan mahasiswa dengan dunia digital yang saat ini berkembang dengan pesat. Para wisudawan harus siap dengan kenyataan bahwa saat terjun ke masyarakat sekarang ini tidak bisa lepas dari teknologi.

Pembelajaran mulai melibatkan dosen atau narasumber dari berbagai daerah bahkan luar negeri.

Kita harus mampu menghargai dan menyesuaikan diri terutama dalam hal komunikasi.

“Silahkan bergaul seluas-luasnya dengan masyarakat baik dari dalam dan luar negeri namun perlu tetap dicermati bagaimana harus bertindak secara cermat dan benar untuk meraih kesuksesan di masa yang akan dating,” ujarnya.

Wisudawan Terbaik

Linda Timorita Hamzah, mahasiswi S1 Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) menjadi wisudawan terbaik pada Wisuda Pascasarjana, Sarjana dan Ahli Madya, Universitas Tidar ke-62 Tahun 2022.

Mahasiswi kelahiran Cilacap, 31 Agustus 2000 ini mendapatkan IPK 3,93 dengan waktu kelulusan 3 tahun 9 bulan 29 hari.

“UNTIDAR merupakan rumah kedua bagi kami, rumah teduh yang memberikan ladang inspirasi dan inovasi rumah yang menjadi tanda kebijakan kami dalam meraih mimpi dan juga rumah yang menjadikan siapa kami hari ini,” ucap Linda dalam sambutannya.

Berangkat dari berbagai perbedaan dari berbagai keadaan dan dari berbagai kekuatan niat tujuan melalui keinginan yang besar usaha dan kesabaran, kegagalan hanyalah rintangan kecil dari sebuah perjuangan setiap wisudawan yang hadir pada hari ini.

“Namun ketekunan kerja keras dan doa adalah kunci dari sebuah keberhasilan. Terima kasih penuh cinta juga untuk teman-teman sahabat dan orang-orang yang telah hadir memberikan warna dalam kehidupan kami dukungan kesabaran dan doa,” pungkas Linda.

Bank Tabungan Negara (BTN) memberikan penghargaan khusus kepada para wisudawan terbaik dari Jenjang Sarjana dan Diploma. Berikut daftar nama Wisudawan Terbaik :

NONAMAIPKPROGRAM STUDIKETERANGAN
1Yosia Deshinta Nugraheny3.67D3 akuntansiTerbaik 1 Jenjang Diploma
Lucy Laksita3.66D3 akuntansiTerbaik 2 Jenjang Diploma
2Linda Timorita Hamzah3.93S1 Pendidikan BiologiTerbaik 1 Jenjang Sarjana
Ditaul Safitri3.92S1 Pendidikan MatematikaTerbaik 2 Jenjang Sarjana

Alumni Sukses

Pada kesempatan ini hadir alumni sukses dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol), Siti Maunah, S.Sos. atau akrab dipanggil Una.

Alumni program studi S1 Ilmu Administrasi Negara ini membagikan kisahnya dalam membangun karir dalam bidang wirausaha sebagai reseller online shop berbagai jenis pakaian wanita, tas, sepatu, kosmetik, barang unik, peralatan rumah yang saat ini sudah berkembang menjadi 2 cabang di Borobudur dan Bandongan dengan nama took “Una Olshop”.

Sebagai penerima beasiswa Bidikmisi, Una mendapatkan tunjangan hidup Rp 500.000 dimana jumlah ini tentunya belum mencukupi kebutuhan sehari-hari terlebih untuk biaya tugas seperti print out makalah dan lain-lain.  

“Saya berinisiatif untuk menjalankan usaha saya sebagai reseller online shop dengan modal seadanya dan alhamdulillah berkembang sampai sekarang menjadi supplier ratusan reseller dengan dua cabang offline Store,” kata mahasiswa S2 pascasarjana universitas Gadjah Mada jurusan magister Administrasi Publik.

Tak hanya fokus pada pengembangan wirausahanya, Una juga berhasil membuktikan pada orang-orang sekitarnya bahwa dia mampu melanjutkan pendidikannya ke tingkat S2 dengan beasiswa LPDP dimana biaya kuliah dan tunjangan selama menempuh S2nya dibiayai 100% oleh pemerintah.

Finalis Wirausaha Muda Berprestasi tingkat Nasional Tahun 2020 ini mengaku mendapatkan banyak ilmu tentang wirausaha baik secara teori dalam perkuliahan maupun dalam program-program wirausaha dari kampus UNTIDAR.

“Saya bukan mahasiswa yang cerdas ataupun pintar, saya ini mahasiswa yang biasa yang giat berusaha meraih sukses. Saya dilahirkan dari keluarga kurang mampu, namun ini bukan saya jadikan kelemahan namun kekuatan untuk bagaimana saya bisa menaikkan derajat orang tua saya,” pungkas Una.

Mahasiswa Fakultas Teknik Unjuk Karya di Ajang MEUFORIA TECH EXPO 2022

Himpunan Mahasiswa Mesin Fakultas Teknik Universitas Tidar (HMM FT-UNTIDAR) menyelenggarakan MEUFORIA TECH EXPO 2022, Kamis (17/11), di GKU dr. H.R. Suparsono.

Kegiatan ini merupakan ajang unjuk karya teknologi mahasiswa Fakultas Teknik UNTIDAR dari semua jurusan, yaitu Teknik Mesin, Teknik Sipil dan Teknik Elektro.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, bisa menghasilkan generasi muda yang produktif dan inovatif. Utamanya mahasiswa UNTIDAR tergerak untuk menciptakan alat-alat inovatif yang mempermudah aktivitas manusia,” ujar M. Nanda Safitra, Ketua Himpunan Mahasiswa Mesin Fakultas Teknik.

“Melalui pameran teknologi yang kami adakan ini, semoga bisa mengedukasi para mahasiswa dan masyarakat umum, bahwa saat ini teknologi sudah berkembang sangat pesat. Semoga juga dapat memacu semangat generasi muda untuk adaptif, mengikuti perkembangan zaman dan mau kreatif menciptakan teknologi-teknologi baru” tambahnya.

Dalam sambutannya Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNTIDAR, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si. menyampaikan apresiasi kepada HMM FT atas terlaksananya MEUFORIA TECH EXPO 2022.

“Saya merasa senang dan bahagia karena HMM FT mengadakan pameran teknologi, yang terkemas dengan begitu baik. Sudah seharusnya sebagai akademisi bisa menunjukkan produk sains dan teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” ucapnya.

Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan, Hamzah Kholifi, S.Sos., M.Si. yang hadir mewakili Walikota Magelang, menyampaikan apresiasi dan dukungannya pada penyelenggaraan MEUFORIA TECH EXPO 2022.

“Semoga acara ini bisa menginspirasi dan memotivasi semua yang hadir dan berkunjung agar lebih melek sains dan teknologi, dan adaptif dengan perubahan yang ada di sekelilingnya,” tandasnya.

Pada kegiatan ini turut hadir Kolonel Cpl Erwin Hasugian, Sip dari Akademi Militer, Puji Lestari dari Bappeda Kab.Magelang dan Didin Saepudin dari Balitbang Kota Magelang.

Angga Herlambang selaku ketua pelaksana kegiatan menyampaikan target pengunjung adalah 300 orang, namun ternyata animo pengunjung melebihi ekspektasi.

“Sampai jam 2 siang, sudah lebih dari 500 orang yang hadir, rupanya banyak yang tertarik dengan karya-karya sains dan teknologi yang dipamerkan di MEUFORIA TECH EXPO 2022,” katanya.

Harapannya kegiatan ini mampu memperkenalkan teknologi terkini yang bisa membantu masyarakat pada kegiatan sehari-hari bahkan dapat melakukan pekerjaan menjadi lebih efektif dan efisien.

MEUFORIA TECH EXPO 2022 diikuti oleh kurang lebih 70 karya mahasiswa Fakultas Teknik, meliputi hasil karya dari mata kuliah Mekatronika, karya Tugas Akhir mahasiswa Fakultas Teknik, karya inovasi mahasiswa Fakultas Teknik, karya peraih hibah Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan peraih hibah Program Mahasiswa Wirausaha (PMW).

Berbagai karya yang ditampilkan diantaranya Lampu Tidur Pintar, Alat Vaksinasi Semi Otomatis Pada Ayam, Triple Way Bluetooth Soundbar, Hiasan Dinding Dari Limbah Kayu Palet, Alat Penyangga/Paddock Sepeda Motor, Ferritic Stainless Stell Bracket, Smart Feeding System Berbasis Smartphone, Alat Pengaduk Nira Menggunakan Motor Listrik, Modifikasi Kipas Angin Sederhana Tanpa Baling-Baling, Tong Pengering Sampah Dengan Spinner Sederhana Manual, Mini Conveyor, Alat Pengering Tangan Otomatis Sensor Infrared Obstacle, Alat Pelipat Baju Otomatis, Light Tracking for Solar Panel, Smart Vacuum Cleaner Robot, Robot Obstacle, Ventilator Portable, dsb.

Tentang Meuforia

Mechanical Engineering Euforia adalah rangkaian acara dalam memperingati hari ulang tahun Himpunan Mahasiswa Mesin (HMM) Fakultas Teknik, UNTIDAR. Kegiatan ini terdiri dari kegiatan sosial, ilmu pengetahuan dan teknologi, olah raga dan pertunjukan seni. Kegiatan Meuforian sudah mulai diselenggarakan secara rutin dari 2016 silam.

Mengusung tema “Futuristic” penyelenggaraan Meuforia Tahun 2022 ini dikemas secara modern dengan mengedepankan berbagai kegiatan yang bisa meningkatkan kesadaran dan pentingnya peran generai muda untuk membentuk masa depan Indonesia menjadi lebih baik.

Penulis/Editor :

Humas UNTIDAR

Lomba Inovasi Nasional Tahun 2022, USU Sabet Juara 1

Universitas Tidar, Akademi Militer serta Pemerintah Kota Magelang kembali menyelenggarakan Lomba Inovasi Nasional Tahun 2022.

Tahapan presentasi dan pengumuman juara dilaksanakan secara luring di Gedung dr. H. Suparsono, Kampus Tuguran, UNTIDAR dan disiarkan secara langsung melalui kanal Youtube Universitas Tidar.

Mengusung tema “Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat” kegiatan ini bertujuan menjaring ide kreatif dan inovatif serta kontribusi kritis terhadap persoalan bangsa dalam hasil karya yang orisinil oleh mahasiswa. Budaya kompetisi tercipta jiwa sportivitas dan rasa percaya diri mahasiswa dalam berkompetisi. Selain itu juga merupakan ajang share knowledge antar mahasiswa dan antar perguruan tinggi di Indonesia. Memadukan sudut pandang dan/atau konteks teknis, fungsional, bisnis, sosial budaya, estetika, dan menghasilkan nilai tambah dari produk dan/atau proses produksi bagi kesejahteraan masyarakat melalui Inovasi. Berdasarkan hal tersebut di atas, maka akan dilaksanakan Kompetisi Inovasi dengan dasar pelaksanaan Undang- Undang Nomor 11 Tahun 2019 tentang Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.

 “Total jumlah peserta Lomba Inovasi Nasional Tahun 2022 sebanyak 49 peserta. Setelah melewati beberapa tahapan seleksi, hari ini tekah hadir 5 besar finalis untuk mempresentasikan hasil karyanya secara langsung di depan para juri,” kata Prof. Dr. Sugiyarto, M.Sc., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, UNTIDAR.

Kelima besar finalis berasal dari Universitas Sumatera Utara (USU), Poltekad Kodiklatat, Universitas Lampung, Universitas Tidar, dan Akademi Militer. Masing-masing peserta diberikan kesempatan untuk mempresentasikan hasil karyanya dilanjutkan dengan tanya jawab dengan juri selama 20 menit.

Mengusung judul Sistem Pengukuran Pelebaran Rongga Dada untuk Menentukan Tingkat Keparahan Penyakit Paru Obstruktif Kronis, Tim dari USU berhasil meraih penilaian tertinggi sebanyak 664,75 dan menjadi Juara 1 dalam Lomba Inovasi Nasional Tahun 2022 ini.

“Sistem ini memiliki keunggulan yaitu tidak ada kontak langsung antara alat ukur dan pasien, pemeriksaan yang cepat, efisien, aman, dan nyaman. Selain itu, pemeriksaan yang dilakukan tidak membutuhkan biaya yang mahal,” jelas Ero Anderson Hutagaol, Ketua Tim USU.

Ero bersama 4 anggota timnya yaitu Rahmat Ramadhan Atrima, M. Alfariq Zachry, Ganang Lesmana dan Bayu Harly Putra meyakini sistem pengukuran menggunakan pelebaran rongga dada dalam menentukan tingkat keparahan merupakan inovasi baru dalam bidang kesehatan. Sistem pengukuran ini dapat diaplikasikan pada lembaga kesehatan dan menjadi alternatif pemeriksaan.

“Tidak ada efek samping terhadap tubuh pasien, seperti pusing, lemas, gemetar, maupun kerusakan biologis yang ditimbulkan oleh penggunaan spirometer dan CT scan maka alat ini kami jamin aman,” tambahnya.

Pemeriksaan yang dilakukan terbilang cepat, dengan waktu lima menit, pasien dapat mengetahui tingkat keparahan penyakitnya. Selain itu, pengoperasian alat ini sangat mudah, cukup dengan mengendalikan joystick maka pipa penghubung dapat bergerak naik turun sesuai keinginan penguji. Alat ukur juga dilengkapi dengan laser untuk memastikan posisi pipa penghubung telah setentang dengan titik interkostal keenam dari tubuh pasien.

Penilaian Lomba Inovasi Nasional Tahun 2022 ini dilakukan oleh 4 juri yaitu Dr. rer. Nat. (Doctor rerum naturalium) Andri Frediansyah, S.Si., M.Sc. dari Pusat Riset Teknologi dan Proses Pangan, Badan Riset dan Inovasi Nasional; Letkol CPL Budi Harijanto, S.T., M.T merupakan Dosen Muda Gol. V Niksinhan Kordos, AKMIL; Xander Salahudin, S.T., M.Eng., Dosen S1 Teknik Mesin, Fakultas Teknik UNTIDAR dan Didin Saepudin, M.T., Kasubid Penelitian dan Pengkajian Ekonomi dan Prasarana Wilayah Balitbang, Kota Magelang.

Berikut daftar kejuaran pada Lomba Inovasi Nasional Tahun 2022 :

Juara Ke-ScoreAsal Perguruan TinggiJudul karya
1664, 75Universitas Sumatera UtaraSISTEM PENGUKURAN PELEBARAN RONGGA DADA UNTUK MENENTUKAN TINGKAT KEPARAHAN PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIS
2626, 5Poltekad DiklatadDESAIN SMART COOLING BOX SYSTEMS UNTUK PERSEDIAAN LOGISTIK DAN OBAT-OBATAN PRAJURIT TNI AD BERBASIS FINGERPRINT MONITORING TRACKING SYSTEMS AND PHOTOVOLTAIC
3625, 3Akademi MiliterPEMANFAATAN KANDUNGAN BETHACYANINS YANG DIGUNAKAN SEBAGAI SINTESIS BAHAN SANDWICH DENGAN BAHAN DASAR HYLOCEREUS POLYRHIZUS UNTUK KAIN ANTI KANKER: STUDI KASUS IN VIVO
Harapan 1615, 45Universitas TidarPEMANFAATAN INOVASI SAMBUNGAN SINGLE LAP JOINT MENGGUNAKAN RESIN EPOXY DAN LATEKS POHON KARET PADA KOMPONEN ELEKTRONIK DENGAN DASHBOARD KOMPOSIT MOBIL LISTRIK
Harapan 2606, 7Universitas LampungSistem Integrasi Autonomus UAV dan Perangkat Pengukur Gelombang Laut Sebagai Sistem Peringatan dan Pemantauan Dini Daerah Terdampak Tsunami Gunung Anak Krakatau

UNTIDAR Gelar Galadarma 2022, Ajang Penghargaan Insan UNTIDAR Berprestasi

Universitas Tidar (UNTIDAR) kembali menggelar Galadarma 2022, ajang pemberian penghargaan bagi insan UNTIDAR berprestasi, Sabtu (12/11), bertempat di GKU dr. H.R. Suparsono.

Galadarma tahun ini mengangkat tema “Darpa Bhayanaka,” yang artinya kebanggaan yang luar biasa, merepresentasikan Galadarma sebagai bentuk apreasiasi atas pencapaian yang luar biasa dari dosen, tendik dan mahasiswa UNTIDAR di tahun 2022 ini.

“Selamat kepada para penerima penghargaan. Semoga bisa semakin memotivasi untuk berkinerja lebih baik, dan memacu untuk terus berprestasi,” kata Rektor UNTIDAR Prof. Dr. Ir. Mukh Arifin, M.Sc., dalam sambutannya. Lebih lanjut ia mengingatkan, bahwa di era revolusi industri 4.0, kolaborasi adalah hal penting yang harus senantiasa dilakukan, dan generasi muda harus selalu kreatif serta inovatif, serta pandai membaca peluang.

Larsita, S.E., M.Sc., yang hadir mewakili Walikota Magelang, menyampaikan apresiasi atas prakarsa UNTIDAR menyelenggarakan Galadarma. “Pencapaian UNTIDAR tentu menjadi kebanggaan Pemerintah dan seluruh masyarakat Kota Magelang. “Saya yakin UNTIDAR akan terus meneguhkan komitmen untuk menjadi universitas unggulan yang berdaya saing global,” imbuhnya.

Penghargaan diberikan kepada Dosen Berprestasi (Acariya Dipta Nugraha), Tendik Berprestasi dan Favorit (Widyarastra Nugraha), Organisasi Mahasiswa Berprestasi (Baraya Abhipraya Nugraha), Mahasiswa Berprestasi (Garjita Adhibrata Nugraha), Duta Askara Berprestasi, Duta Askara Lingkungan Hidup, Duta Hafidz Qur’an, dan Duta Askara Kewirausahaan.

Di tahun 2022 ini, sebanyak 177 mahasiswa menerima penghargaan Garjita Adhibrata Nugraha, terdiri dari 125 mahasiswa yang berprestasi pada kompetisi tingkat nasional/internasional yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) dan 52 mahasiswa yang berprestasi pada kompetisi tingkat nasional/internasional yang diselenggarakan oleh lembaga selain Puspresnas. Galadarma 2022 turut dimeriahkan penampilan tari dari UKM Bengkel Seni UNTIDAR, Medley dari UKM Paduan Suara Grandio Sonora Tidar, Koreo Jingle Galadarma, Chaintone Band, Paranada Band, Berkah Dalem dan Solo Performe dari Ginanjar Pramuditya, S.Pd. selaku perwakilan Tendik UNTIDAR.

Berikut daftar penerima penghargaan pada Galadarma 2022 :

Prof. Rokhmin Dahuri : Indonesia Bisa Menjadi Penghasil Dan Pengekspor Pangan Utama Dunia Secara Berkelanjutan

Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, MS optimis Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di Bumi yang memiliki tanah subur memiliki tinggi potensi untuk menghasilkan komoditas pangan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan Nasional bahkan bisa diekspor ke negara lain secara berkelanjutan.

“Untuk mewujudkannya perlunya menyusun strategi dan aturan-aturan khusus perihal pangan untuk kemajuan dan kemakmuran bangsa,” tutur Ketua Umum Masyarakat Akuakultur Indonesia pada International Conference on Agricultural, Nutraceutical and Food Science (ICANFS) 2022, Rabu (09/11).

Menteri Kelautan dan Perikanan Kabinet Gotong Royong Tahun 2001-2004 ini memaparkan beberapa permasalahan dan tantangan bidang pangan Indonesia.

“Kesejahteraan petani, nelayan dan produsen komoditas pangan di Indonesia masih kurang atau tergolong miskin,” tambahnya.

Sebagian besar unit usaha di bidang pertanian, perikanan budidaya, perikanan tangkap, peternakan, dan sektor penghasil pangan lainnya adalah skala kecil dan tradisional yang tidak menerapkan: (1) skala ekonomi, (2) Sistem Manajemen Rantai Pasokan Terpadu), ( 3) teknologi mutakhir (misalnya Industri 4.0), dan (4) prinsip pembangunan berkelanjutan Akibatnya: produktivitas rendah, kurang efisien, kurang kompetitif, dan kurang berkelanjutan.

Kenyataan saat ini bermunculan “Mafia Impor Pangan (Konspirasi)” yang telah kecanduan dengan keuntungan tinggi melalui impor pangan, terlepas dari produksi nasional lebih tinggi dari kebutuhan nasional.

“Dan tentunya kebijakan ekonomi-politik seperti moneter, fiskal, ekspor – impor, dan iklim investasi yang tidak kondusif turut menyumbang permasalahan bidang pangan saat ini,” tutupnya.

Wakil Rektor Bidang Akademik, Universitas Tidar, Prof. Dr. Suyitno, S.T., M.Sc., IPM memberikan apresiasi yang luar biasa kepada Fakultas Pertanian atas terselenggaranya ICANFS 2022 ini.

“Ada dua manfaat yang ingin saya sampaikan dari penyelenggaraan ICANFS ini, yang pertama peserta seminar ini dapat belajar dan meningkatkan kemampuan bahasanya terutama Bahasa Inggris dan yang kedua, seminar ini diharapkan dapat menjadi salah satu pemecah masalah di bidang pangan dan kesehatan Indonesia saat ini,” tuturnya.

ICANFS 2022 merupakan seminar internasional pertama dari Fakultas Pertanian, UNTIDAR yang membahas tentang nutrisi dan pengolahan pangan. Seminar ini dilaksanakan dalam 2 hari yaitu 9-10 November 2022 secara hybrid yaitu luring di Gedung dr. H Suparsono, UNTIDAR dan daring melalui Zoom Meeting dan Youtube Channel Universitas Tidar.

ICANFS melibatkan 6 narasumber dari dalam dan luar negeri yaitu Prof. Stephen E. Gerau, Ph.D. dari SUNY, Buffalo State, United State of America; Prof. Iin Handayani, Ph.D dari Murray State University, United State of America; Puji Lestari, M.Si., Ph.D, Kepala Organisasi Riset Pertanian dan Pangan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN); Prof. Herry Utomo, Ph.D dari Lousiana State University, United State of America; Prof. Dr. Anang M. Legowo, M.Sc. dari Asosiasi Pakar Teknologi Pangan Indonesia dan Arif Reza, Ph.D dari University of Idaho, Twin Fall Research and Education Center, United State of America.

Rangkuman Materi Seminar ICANFS (Hari 1)

International Conference on Agricultural, Nutraceutical, and Food Science (ICANFS) pada hari ini tanggal 9 November 2022 di Gedung dr. H.R. Suparsono Universitas Tidar diawali dengan dengan registrasi dan pembukaan kemudian dilanjutkan dengan menyayikan lagu Indonesia Raya. Setelah itu, dilanjutkan dengan sambutan oleh Prof. Dr. Suyitno, S.T., M.Sc., IPM dan Ir. Usman Siswanto, M.Sc., Ph.D. Selanjutnya diisi dengan penampilan dari Untidar Dance Team. Keynote Speaker disampaikan oleh Prof. Dr. Ir. Rokhimin Dakuri, M.S selaku President of Indonesia Aquaculture Society. Plenary Speaker I disampaikan oleh Prof. Dr. Ir. Anang M. Legowo, M.Sc., Plenary Speaker II disampaikan oleh Puji Lestari, S.P., M.Si., Ph.D, dan Plenary Speaker III disampaikan oleh Arif Reza, Ph.D.

  1. Prof. DR. IR. ROKHIMIN DAKURI, M.S (PRESIDENT OF INDONESIA AQUCULTURE SOCIETY)

“MAKING INDONESIA AS A WORLD’S MAJOR FOOD PRODUCER AND EXPORTER ON A SUSTAINABLE BASIS”

Pangan pada hakekatnya adalah yang paling penting di antara lima kebutuhan dasar manusia (pangan, sandang, papan, kesehatan, dan pendidikan). Sederhananya, karena asupan makanan bagi manusia menentukan kesehatan, kecerdasan, dan kualitasnya, Meskipun secara global total produksi komoditas pangan primer (misalnya gandum, beras, jagung, kedelai, ubi kayu, daging, dan ikan) sejauh ini lebih besar dari total kebutuhan dunia; tetapi banyak negara berkembang (miskin dan menengah ke bawah) menghadapi kekurangan pangan, yang pada gilirannya membuat warganya mengalami masalah terkait kelaparan, kekurangan gizi, kesehatan dan kecerdasan.

Selanjutnya, Perubahan Iklim Global; polusi dan hilangnya keanekaragaman hayati; pandemi covid-19; Perang Rusia vs Ukraina; dan meningkatnya ketegangan geopolitik, terutama antara AS vs China, telah membawa tidak hanya krisis kesehatan dan keuangan (ekonomi) global, tetapi juga krisis pangan dan energi global akibat penurunan produksi pangan, terutama di Rusia dan Ukraina (sekitar 30% dari produksi sereal dunia; 25% dari produksi minyak dan gas dunia), dan gangguan rantai pasokan global. Sekitar 20 negara (misalnya Rusia, Turki, Iran, India, Argentina, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Australia) telah membatasi atau menghentikan ekspor pangan mereka untuk mengamankan ketahanan pangan mereka sendiri.

Sejalan dengan jumlah populasi manusia yang terus meningkat, permintaan global akan komoditas dan produk pangan juga akan berlipat ganda di masa depan. Suatu negara dengan jumlah penduduk lebih dari 100 juta jiwa, sulit atau tidak mungkin menjadi negara yang maju dan sejahtera, jika kebutuhan pangannya bergantung pada impor.

Sebagai negara kepulauan terbesar di Bumi dan tanah yang subur, Indonesia memiliki potensi yang tinggi untuk menghasilkan komoditas pangan yang cukup tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan nasionalnya, tetapi juga memberi makan dunia secara berkelanjutan.

Permasalahan Dan Tantangan Bidang Pangan Di Indonesia :

  • Mayoritas petani, nelayan, dan produsen komoditas pangan lainnya masih miskin.
  • Sebagian besar unit usaha di bidang pertanian, perikanan budidaya, perikanan tangkap, peternakan, dan sektor penghasil pangan lainnya adalah skala kecil dan tradisional yang tidak menerapkan: (1) skala ekonomi, (2) Sistem Manajemen Rantai Pasokan Terpadu), ( 3) teknologi mutakhir (misalnya Industri 4.0), dan (4) prinsip pembangunan berkelanjutan Akibatnya: produktivitas rendah, kurang efisien, kurang kompetitif, dan kurang berkelanjutan.
  • Sebagian besar Perusahaan Besar Pangan (Badan Usaha Milik Negara, Badan Usaha Milik Negara, dan Perusahaan Multinasional) yang menguntungkan, kompetitif, dan berkelanjutan.
  • Hasil pangan dinikmati oleh pengolah dan pedagang; bukan oleh petani, nelayan, dan produsen komoditas pangan lainnya (on-farm).
  • Minimnya industri pengolahan dan pengemasan, sebagian besar komoditas pangan dijual (dipasarkan) dalam bentuk bahan baku baik untuk pasar domestik maupun pasar global (ekspor) Akibatnya: tidak ada nilai tambah, daya tahan lebih rendah, semakin sulit didapat. diangkut (didistribusikan), dan tidak ada atau kurang multiplier effect.
  • Luas lahan pertanian, khususnya di Pulau Jawa, semakin berkurang akibat alih fungsi menjadi perumahan (pemukiman), kawasan industri, pusat kota, infrastruktur, dan penggunaan lahan lainnya Akibatnya: land to man ratio menurun, dan volume produksi tertentu komoditas menurun.
  • Petani mikro dan kecil, nelayan, dan produsen komoditas pangan lainnya tidak atau kurang memiliki akses terhadap sarana produksi yang cukup, bermutu, dan relatif lebih murah seperti: benih, pupuk, larva, pakan, serta mesin dan peralatan (ALSINTAN).
  • Kekurangan dan kenaikan harga benih, larva, dan pakan berkualitas. Padahal, lebih dari 60% dari total biaya produksi pertanian, budidaya, peternakan, dan bisnis on-farm lainnya adalah untuk benih, larva, dan/atau pakan Akibatnya: biaya produksi lebih tinggi, dan komoditas pangan kita lebih sedikit kompetitif dibandingkan negara penghasil pangan lainnya.
  • Tidak adanya jaminan pasar untuk komoditas pangan yang dihasilkan oleh petani skala mikro dan kecil, nelayan, dan produsen komoditas pangan lainnya Akibatnya: harga komoditas pangan sangat fluktuatif, petani dan nelayan mendapatkan harga yang lebih rendah.
  • Kurangnya infrastruktur, logistik, dan konektivitas.
  • “Mafia Impor Pangan (Konspirasi)” yang telah kecanduan dengan keuntungan tinggi melalui impor pangan, terlepas dari produksi nasional lebih tinggi dari kebutuhan nasional.
  • Suku bunga pinjaman Bank sangat tinggi dan persyaratan pinjaman lebih rumit untuk investasi dan bisnis di sektor makanan di Indonesia dibandingkan dengan negara lain.
  • Kualitas sumber daya manusia (petani, nelayan, dan produsen komoditas pangan lainnya) perlu ditingkatkan.
  • Kebijakan ekonomi-politik (misalnya moneter, fiskal, ekspor – impor, dan iklim investasi) tidak kondusif.

2. Prof. Dr. Ir. Anang M. Legowo, M.Sc. (Indonesian Technology Expert Association)

“NUTRACEUTICAL AND FUNCTIONAL FOODS BASED ON LOCAL RESOURCES”

Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam termasuk kaya akan sumber pangan, namun dalam pengelolaannya belum dilakukan dengan optimal. Seiring dengan kemajuan zaman, ilmu pengetahuan dan teknologi, serta informasi di seluruh dunia, tingkat pengetahuan dan kepedulian konsumen terhadap jenis makanan yang akan dikonsumsi semakin meningkat. Saat ini,telah terdapat banyak produk makanan yang menunjang Kesehatan manusia berdasarkan fungsi makanan. Produk yang dikembangkan berdasarkan tiga fungsi makanan dikenal sebagai makanan fungsional. Tiga fungsi tersebut adalah fungsi utama, fungsi sekunder, dan fungsi tersier. Produk yang dikembangkan dengan mengacu kefungsi ketiga disebut sebagai “nutraceutical”. Nutraceuticals dapat berupa makanan yang kaya akan nutrisi, atau komponen makanan tertentu yang dapat berfungsi sebagai obat atau untuk kesehatan.Tampilannya bisa berupa makanan, atau terutama bukan makanan seperti pil, tablet, kapsul, bubuk. Tanaman obat asli Indonesia secara tradisional, Obat herbal Indonesia paling banyak digunakan sebagai jamu (suplemen dan obat herbal Indonesia), bahan tanaman yang baru disiapkan, biasanya dalam bentuk ekstrak air.

Makanan fungsional adalah makanan dan bahan makanan yang dapat memberikan manfaat kesehatan tambahan selain fungsi gizi dasar makanan bagi masyarakat. Jenis makanan fungsional berdasarkan sumber makanan yaitu Pangan fungsional nabati (kedelai,umbi-umbian, beras merah, tomat, bawang putih,banyak jenis buah-buahan, teh), pangan fungsional hewani (ikan, daging, dan susu serta hasil olahannya). Berdasarkan metode pemrosesan yaitu pangan fungsional alami tanpa pengolahan (buah dan sayur segar), pangan fungsional yang diproses secara tradisional (tempe,dadih, yogurt yang diperkaya, beras merah, susu, teh), pangan fungsional modern (produk pangan yang ditujukan khusus untuk penderita diabetes, dll). Umbi sebagai Makanan Fungsional, Indonesia memiliki banyak jenis umbi-umbian antara lain singkong, ubi jalar, talas, dan porang. Ubi jalar dan beberapa umbi-umbian kaya serat, karoten, dan antosianin. Nutraceuticals memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan pribadi dan masyarakat. Indonesia kaya akan sumber daya lokal untuk nutraceuticals yang perlu dikembangkan saat ini dan di masa yang akan datang.

3. Puji Lestari, S.P.,M.Si.,Ph.D (HEAD OF AGRICULTURAL AND FOOD RESEARCH ORGANIZATION (BRIN), INDONESIA)

Strategi riset pertanian dalam mendukung keamanan pangan berkelanjutan dan peningkatan daya saing dapat dilakukan dengan cara : meninggkatkan kapasitas produksi yang mana didukung dengan pengelolaan sumberdaya lahan berbasis ekosistem untuk mengurangi dampak negative terhadap lingkungan, selanjutnya manajemen dan pengendalian stunting, meningkatkan efisiensi dan daya saing , stabilisasi harga makanan dan yang terakhir meningkatkan nilai tambah dan volume ekspor. Keanekaragaman hayati dengan keamanan pangan mempunyai hubungan karena peran perbaikan tanaman dibuktikan dengan keragaman genetik alami telah diseksploitasi dalam spesies tanaman untuk memenuhi kebutuhan subsisten, mengaktifkan adaptasi terhdap stress lingkungan dibuktikan dengan Keragaman genetik tanaman memungkinkan tanaman dan hewan untuk beradaptasi dengan hama dan penyakit baru, perubahan lingkungan dan iklim, sumber gen untuk citra yang diinginkan yang dibuktikan dengan Gen untuk sifat-sifat yang diinginkan tertanam dalam keanekaragaman hayati, sumber obat yang di buktikan dengan Industri farmasi didasarkan pada sumber daya hayati ini dan pengetahuan lokal yang terkait. Bab selanjutnya yaitu potensi sumber daya genetik lokal dimana setiap daerah mempunyai makanan yang disukai sesuai dengan potensi dan kearifan lokal. Hal tersebut di bantu oleh kontribusi pembiakan tanaman di keanekaragaman makanan. Dan bab yang terkahir meliputi program riset di brin untuk mendukung keamana pangan, program tersebut diantaranya kemasan makanan olahan dilakukan dengan cara pengawetan kemasan steril, komersial dengan teknologi baru, dapat dimakan atau degradable kemasan. Kemudian program yang selanjutnya revitalisasi ketahan pangan sampai penaganan stunting, riset dan inovasi halal dengan cara pergantian produk deteksi halal dan ekspolorasi sumber daya laut untuk pangan.

4. Arif Reza, PhD (UNIVERSITY OF IDAHO, TWIN FALLS RESEARCH AND EDUCATION CENTER, UNITED STATES OF AMERICA)

“ELECTROCHEMICAL TREATMENT OF LIVESTOCK WASTE STREAMS”

Peningkatan permintaan produk peternakan di seluruh dunia. Peningkatan pesat dalam populasi global dikaitkan dengan peningkatan kebutuhan makanan untuk daging dan produk susu. Tingginya konsentrasi polutan dalam aliran limbah ternak. Beberapa biologis, fisik, dan kimia teknologi telah dikembangkan dan diuji untuk menghilangkan polutan dari remediasi air limbah ternak berkekuatan tinggi. Pencernaan anaerobic adalah teknologi pengolahan air limbah biologis ternak yang umum dipraktekkan di seluruh dunia.Pencernaan anaerobik memiliki keuntungan menghasilkan energi hijau berupa biogas,nutrisi tidak dapat dihilangkan secara efektifdan membutuhkan perpanjangan waktu retensi dan ruang besar. Perlakuan elektrokimia dari aliran limbah telah dipraktekkan sejak sebelum abad terakhir.

Teknologi yang digunakan dalam mengolah aliran limbah ternak. Elektrokoagulasi. Generasi in situ koagulan dengan kapasitas penyerapan tinggi terjadi melalui pelarutan bahan anoda logam korban. Koagulan yang dihasilkan kemudian menjebak atau membuat ikatan dengan polutan sebelum dihilangkan baik melalui flotasi atau sedimentasi. Elektrodisinfeksi. Polutan organik dari aliran limbah yang sulit diolah menggunakan metode biologi dan kimia konvensional dapat dengan mudah dihilangkan.Umumnya diklasifikasikan sebagai oksidasi anodik langsung dan oksidasi anodik tidak langsung

Pengolahan elektrokimia aliran limbah ternak adalah pendekatan perbaikan yang menjanjikan untuk memecahkan beberapa masalah lingkungan yang dihadapi oleh industri peternakan. Teknologi perawatan elektrokimia bersifat bersih dan fleksibel. Berbagai polutan dari aliran limbah ternak dapat dihilangkan secara efektif melalui pengolahan elektrokimia.Menunjukkan efisiensi penghilangan polutan yang lebih tinggi dalam waktu singkat. Desain reaktor dan parameter operasional mengatur efektivitas proses pengolahan.

Penulis :

Wulan Fitria Utami, Nisrina Kamilah, Safira Arumsari

Editor :
Humas UNTIDAR