Puncak Islamic Tidar Fair 2022, Habib Geys Ajak Teladani Nabi Muhammad SAW

Habib Geys bin Abdurrahman Assegaf menyerukan jangan pernah melupakan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari kita semua.

“Orang yang tidak menghargai masa lalu adalah orang-orang yang tidak mempunyai masa depan. UNTIDAR harus menjadi tempat dimana setiap insannya menghargai jati diri dan masa lalu,” jelas Habib Geys pada acara Puncak Tidar Islamic Fair 2022 di Gedung dr. H. Suparsono, Minggu (30/10).

Perlu diketahui, 9 dari 10 hukum perdata Prancis berhutang pada Fiqih Maliqi. Mengapa begitu? Pada masa penjajahan Mesir, Napoleon Bonaparte setiap harinya membunuh 5 ulama Al Azhar yang mempelajari Fiqih Maliqi.

“Kemudian hukum yang ada diinstal tanpa unggah-ungguh dan diadopsi menjadi hukum Prancis tanpa mereka tahu bahwa sesungguhnya semua itu berasal dari syariah Rasul,” tambahnya.

Contoh ajaran Rasul yg diadopsi adalah perihal 2 saksi yang harus dihadirkan dalam suatu pernikahan agar dianggap sah. Klausul 2 saksi tersebut sama persis dengan yang tercantum pada Fiqih Maliqi.

“Contoh lain adalah apabila istri ditinggal 4 tahun maka pengadilan dapat menjatuhkan status cerai dengan suaminya. Jika suaminya tiba-tiba kembali maka dianggap telah bangkit dari kematian tanpa bisa mengakui lagi harta benda yang sudah ada di istrinya terdahulu,” papar Habib Geys.

Hanya Rasullullah SAW satu-satunya makhluk yang tidak rela jika umatnya masuk ke dalam neraka. Padahal setiap hari umatnya menyakiti hatinya dengan melanggar ajaran-ajarannya. Hal yang paling sederhana saja adalah jika kita makan dengan selain tangan kanan atau minum berdiri.

”Satu yang perlu saat ini benar-benar dihindari adalah hoax dan pembunuhan. Telah dijelaskan Rasullullah SAW menjelang hari akhir akan merajalelas fitnah atau saat ini juga bisa dipahami dengan hoax dimana menyebabkan sesama muslim saling membunuh,” pungkasnya.

Mengusung tema membentuk generasi muslim berakhlak Rasullah yang dirindukan bangsa, tujuannya agar kita semua dapat bersama-sama memperbaiki diri kearah yg baik, berhijah dari keburukan dan menyongsong kebaikan. Acara ini juga diisi dengan sholawat bersama dengan Habib Fata Zahir Al-Atthas.

Tidar bersholawat juga disemarakan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Iqsan yang selama ini memang menggeluti rebana dan seni religi di UNTIDAR.

“Mewakili keluarga besar UNTIDAR kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas Habib Geys dan Habib Fata. Dengan niat membangun cinta kepada Rasulullah SAW  kami berharap bisa membaca sholawat bersama dan mendapat tambahan pengetahuan untuk jalan kebaikan dalam beribadah kepada Allah SWT,” tutur Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, UNTIDAR.

Beliau berharap semoga acara ini membawa berkah sebanyak-banyaknya sehingga cahaya kebaikan terpancar dari UNTIDAR.

Humas UNTIDAR

Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si. Terpilih Menjadi Rektor UNTIDAR 2022-2026

Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si. memperoleh suara terbanyak pada tahapan Pemilihan Rektor yang diselenggarakan pada Sidang Tertutup Senat Universitas Tidar, Rabu (2/11) di Ruang Multimedia UNTIDAR.

“Hasil pemungutan suara, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si. sejumlah 21 suara, Prof. Dr. Hadi Sasana, S.E., M.Si. sejumlah 10 suara dan Prof. Sukirno, S.Pd., Msi., Ph.D. sejumlah 0 suara. Hasil ini menjadikan Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si. sebagai Rektor Terpilih,” terang Dr. Dra. Sri Mulyani, M.S.I., Ketua Senat UNTIDAR.

Tahapan Pemilihan Rektor diikuti oleh 20 anggota senat dan 1 perwakilan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

“Totalnya ada 31 suara, tiap anggota senat mempunyai 1 suara sedangkan perwakilan kementerian mendapatkan 11 suara atau senilai 35% dari jumlah keseluruhan senat,” tambahnya.

Dr. Lukman, S.T., M.Hum., Direktur Kelembagaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Kemendikbudristek hadir sebagai Kuasa Mendikbudristek.

“Hari ini kita akan memulai sejarah baru bagi UNTIDAR yaitu menentukan Rektor untuk memimpin UNTIDAR periode 2022-2026. Tidak lupa, kami mengucapkan terima kasih kepada Prof. Dr. Ir. Mukh Arifin, M.Sc. yang telah mengawal UNTIDAR selama 4 tahun ini,” tuturnya.

Proses pemilihan rektor dimulai dengan Pembukaan oleh Ketua Senat, Sambutan perwakilan Kemendikbudristek, pembacaan Tata Tertib oleh sekretaris senat, pemungutan suara dan penandatanganan berita acara.

“Hasil pemungutan suara yang tercantum pada berita acara hari ini selanjutkan akan diproses sebagai bahan pertimbangan dalam penetapan dan pengangkatan Rektor Universitas Tidar Periode Tahun 2022-2026,” jelas Ketua Panitia Pemilihan Rektor UNTIDAR 2022-2026, Drs. Sujatmiko, M.P.A.

Tahapan Pemilihan Rektor UNTIDAR telah dimulai pada 17 Juni 2022 dimulai dari tahapan penjaringan, penyaringan, pemilihan dan dilanjutkan penetapan dan pelantikan rektor pada Desember 2022 mendatang.

Humas UNTIDAR

Dosen UNTIDAR Inovasikan Teknologi Akuaponik Model Kincir Sebagai Alternatif Budidaya Tanaman Sayuran

Menaman tanaman sayuran secara hidroponik bukanlah hal yang baru, akan  tetapi menanam sayuran yang dipadukan dengan perikanan dan dirancang seperti kincir angin belum banyak dilakukan oleh masyarakat. Ide ini awalnya tercetus dari salah satu tim dosen peneliti, kemudian direalisasikan dalam bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk inovasi “Teknologi Akuaponik Model Kincir sebagai Alternatif Budidaya Tanaman Sayuran”, yang dilakukan di Dusun Sabrang, Desa Gunungpring, Kecamatan Muntilan.

Pengabdian diketuai oleh Dr. Tri Suwarni W., S.Si., M.Si., dan beranggotakan Eka Nur Jannah, S.P., M.Sc, Siti Nurul Iftitah, S.P., M.P., Risky Via Yuliantari, M.Eng., Fuad Hilmy, S.T., M.T., mahasiswa jurusan Teknik Mesin yaitu Rizky Joko Setiawan dan Choirul Fatikhin sebagai teknisi mekanik, dan mahasiswa Teknik Elektro, yaitu Muhammad Riko Setyawan dan Muhamad Khoirul Sholeh sebagai teknisi elektrik.  Teknisi mekanik bertugas mendesain dan membuat rangka kincir akuaponik. Sedangkan teknisi elektrik bertugas merencanakan dan memasang intalasi listrik.

“Respon masyarakat, khususnya ibu-ibu kelompok wanita tani (KWT) dusun Sabrang sangat antusias saat dilakukan penyuluhan terkait akuaponik sistem kincir. Mereka banyak berharap dengan adanya inovasi tersebut bisa menambah pengetahuan, keterampilan, dan meningkatkan produksi dari KWT dusun Sabrang,” tutur Ketua Tim Pengabdian,  Dr. Tri Suwarni W., S.Si., M.Si.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa proses pembuatan membutuhkan waktu dan ketelitian yang cermat karena bangun kincir harus disesuaikan dengan lebar dan kedalaman kolam ikan. Kolam ikan yang digunakan yaitu kolam ikan nila, bisa juga diisi jenis ikan lain seperti lele. Sedangkan tanaman yang ditanam yaitu jenis sayuran berumur genjah, misalnya pakcoy, sawi caisim, selada hijau, dan selada merah.

Akuaponik sistem kincir merupakan alternatif yang tepat untuk mengoptimalkan hasil, yaitu ikan dan tanaman sayuran. Keuntungan menggunakan akuaponik sistem kincir ini bisa mendapatkan hasil panen ikan dan tanaman sayuran dalam waktu yang relatif bersamaan, artinya pemanfaatan air tidak hanya sebagai habitat ikan saja, melainkan bisa menjadi nutrisi untuk pertumbuhan tanaman sayuran yang sedang dibudidayakan.

Air kolam mengandung kotoran ikan yang bisa menjadi nutrisi untuk pertumbuhan tanaman. Selain alatnya yang dapat bertahan lama (bisa dipakai bertahun-tahun sampai belasan tahun) karena terbuat dari besi, sistem akuaponik kincir bisa menghemat air, menghemat lahan, serta memberikan sirkulasi pada air dalam kolam dan tanaman. Selain itu, Akuaponik kincir dapat menambah nilai estetika dan kreativitas dibidang pertanian.

Penulis : Eka Nur Jannah

Editor : Risky Via Yuliantari

PUSAT KARIR UNTIDAR GELAR JOB FAIR DAN PAMERAN UMKM 2022

Pusat Karir UNTIDAR adalah unit kerja yang berfokus pada penyediaan pelatihan, pembekalan dan penyediaan fasilitas dalam mempermudah mahasiswa/lulusan UNTIDAR dalam mencari atau menciptakan peluang kerja. Pusat Karir diharapkan dapat menjadi jembatan atau perantara bagi mahasiswa sebagai calon pencari kerja dengan perusahaan atau pihak luar yang sedang mencari karyawan.

Senin (24/10), Pusat Karir UNTIDAR menggelar kegiatan Job Fair dan Pameran UMKM 2022. Kegiatan dilaksanakan di Gedung dr. H. Suparsono UNTIDAR, Gedung dr. H.R. Suparsono. Kegiatan yang sempat tertunda karena pandemi Covid-19 ini diikuti 11 perusahan yaitu FIF Group, Tembus Jaya, CV. Lidah Buaya, Bank Raya, Grand Artos Mall, Grand Artos Hotel, PT Sumberdaya Dian Mandiri, Phillip Sekuritas Indonesia, PT Armada Hada Graha, PT Micro Madani Institusi (PNM Mekar), dan GRAB. Job Fair kali ini juga dimeriahkan pameran Usaha Mikro, Kecil dan Menengah.

Dalam laporannya, Ketua Pelaksana yang juga Koordinator Pusat Karir UNTIDAR, Liana Shinta Dewi, S.S., M.A. menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan agar kampus bisa semakin dekat dengan dunia industri. “Karena baru kali pertama diadakan, tentu tak lepas dari kekurangan. Kedepan Job Fair akan diadakan secara rutin, insyaallah dengan kemasan yang jauh lebih baik,” tuturnya.

Job Fair dan Pameran UMKM 2022 dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si. “Salah satu target yang ingin dicapai oleh perguruan tinggi adalah bisa menghasilkan output terbaik yang bisa bermanfaat bagi masyarakat secara luas. Melalui Job Fair bisa terlihat apakah lulusan UNTIDAR sudah seperti yang diharapkan. “Kita rencanakan Job Fair tidak hanya 1 kali dalam setahun, kalau bisa satu tahun 3 kali kita adakan,” kata Prof. Sugiyarto.

“Dunia terus berubah, sehingga perguruan tinggi juga harus berbenah, demikian juga Pusat Karir harus semakin establish. Program kerja yang dilakukan tidak hanya mempersiapkan calon wisudawan saat mau diwisuda, melainkan harus dimulai sejak penerimaan mahasiswa baru. Mahasiswa harus sejak awal dibentuk karakter kemandiriannya, dibina sesuai kompetensinya, baik hardskill maupun softskill. Sesuai perkembangan zaman, kemampuan digitalisasi juga harus dikembangkan,” tambahnya. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni berpesan agar Pusat Karir harus optimal sejak awal, sudah tahu bagaimana mengarahkan mahasiswa, agar produk lulusan UNTIDAR benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Ia juga mengingatkan pentingnya perkuliahan melibatkan pihak industri. Praktisi mengajar harus digalakkan, demikian juga program magang, agar sejak awal mahasiswa memiliki gambaran yang jelas mengenai dunia kerja.

Selain dimeriahkan dengan Pameran UMKM, Job Fair juga diisi dengan kegiatan talkshow  dengan tema “Lulus Kuliah Mau Jadi Apa?”, menghadirkan pemateri Wahyu Wiji Nugroho, M.A. dan Benny P. Odidobi.

Wiji adalah adalah dosen yang aktif mengajar Bahasa Indonesia, dan mengelola bisnis sepatu dengan merek Warrior Pro dan Flymax. Selama kurang lebih 1 jam, Wahyu berbagai ilmu dan pengalaman bagaimana memanfaatkan peluang yang ada di sekitar agar bisa survive. Ia juga menekankan pentingnya networking demi keberhasilan karir di masa depan.

“Selain CV yang diperlukan oleh seorang fresh graduate yaitu jaringan, attitude yang baik, kemampuan komunikasi dan skill baik hard skill maupun soft skill,” jelasnya.

Pembicara kedua adalah Benny P. Odidobi Founder Trancesition Indonesia. Beliau membahas mengenai pengembangan soft skill dan public speaking untuk pekerja baru.

Penulis/Editor : Humas UNTIDAR

RINTIS KERJASAMA MBKM , SENAT UNTIDAR KUNJUNGI UNIMED

Rektor UNTIDAR beserta para anggota senat, melaksanakan anjangsana ke Universitas Negeri Medan (UNIMED), Jumat (14/10). Kunjungan diterima oleh  Rektor UNIMED beserta jajarannya, dan Ketua Senat UNIMED beserta jajarannya. Kunjungan Kerja Senat UNTIDAR untuk bersemuka dengan Senat UNIMED, selain dalam rangka menjalin silaturahmi, juga bermaksud untuk membahas dinamika organisasi senat dan kerjasama pelaksanaan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). 

“Kami berkunjung ke UNIMED dalam rangka menimba ilmu. Semoga kunjungan ke UNIMED akan memberikan warna dan wacana baru bagi kami. Karena berasal dari Jawa, kami begitu lekat dengan budaya sungkan, ewuh pakewuh dan tidak terang-terangan. Di UNIMED bisa jadi berbeda. Kami harap ada hal baik yang bisa kami serap dari kunjungan kali ini.  Tak lupa kami sampaikan terimakasih atas sambutannya, “ tutur Rektor UNTIDAR, Prof. Dr. Ir. Mukh. Arifin, M.Sc. “Saat ini UNTIDAR sedang mengajukan BLU. Semoga dari kunjungan singkat ini, ada banyak ilmu yang didapatkan,” tambahnya. Rektor juga menyampaikan, UNTIDAR membuka kesempatan bagi mahasiswa UNIMED untuk mengambil mata kuliah di UNTIDAR, demikian juga sebaliknya, mahasiswa UNTIDAR   bisa belajar ke UNIMED.

Rektor UNIMED, Dr. Syamsul Gultom, SKM., M.Kes. dalam sambutannya menyampaikan jika UNIMED sudah menjadi PTN BLU sejak tahun 2018, dan saat ini sedang mengusulkan untuk menjadi PTN Badan Hukum. “Sejatinya perubahan status perguruan tinggi diharapkan mampu membuat perguruan tinggi terus mengembangkan diri dan semakin bekualitas,” jelasnya. “Namun berdasarkan fakta yang ada, Indonesia menempati posisi ke 87 dari 131 negara dalam Global Innovation Index (GII) 2021. Oleh karena itu yang terpenting dari perubahan status PT adalah perubahan paradigma dan inovasi. Perguruan Tinggi harus bermanfaat bagi masyarakat. Kalau negeri ini tidak maju, berarti ada yang salah dengan ruang perkuliahan,” urainya.

Wakil Rektor Bidang Akademik UNIMED, Dr. Restu, M.S. memberikan informasi bahwa terkait MBKM, UNIMED memberikan penekanan pada pelaksanaan Kampus Mengajar, sesuai dengan background UNIMED yaitu keguruan. Terkait program pertukaran mahasiswa, di tahun 2022 ini UNIMED menerima 293 mahasiswa inbound dari 103 PT mitra. “Semoga tahun depan mahasiswa UNTIDAR termasuk di dalamnya,” katanya.

Selain berkunjung ke UNIMED, dalam lawatan kali ini, senat UNTIDAR juga menyambangi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Utara, untuk mendapatkan berbagai referensi terkait pembukaan program studi Pariwisata di kampus Universitas Tidar.

Penulis : Humas

BPPW Jateng Serah Terima Penggunaan Sementara Gedung Kuliah Kampus Sidotopo UNTIDAR

Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jawa Tengah, Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melakukan serah terima penggunaan sementara Gedung Kuliah Terpadu dan Gedung Kuliah Fisipol, Kampus Sidotopo, Universitas Tidar.

Penandatanganan dokumen serah terima dilakukan oleh Cakra Nagara, S.T., M.T., ME, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jawa Tengah dengan Prof. Dr. Ir. Mukh Arifin, M.Sc., Rektor UNTIDAR. Prosesi ini dilaksanakan di Ruang Rapat, Gedung Fisipol, Kampus Sidotopo UNTIDAR, Rabu (19/10).

Kegiatan ini melibatkan pimpinan dan staf UNTIDAR, BPPW Jateng, Kejaksaan Tinggi Jateng, PT. Sinar Cerah Sempurna dan PT. Riau Multi Cipta Dimensi.

“Hari ini kita melakukan serah terima penggunaan sementara 2 gedung di Kampus Sidotopo kepada UNTIDAR dengan nilai kegiatan sekitar 65 miliar. Selanjutnya, selama proses administrasi penyerahan akhir atau Final Hand Over (FHO), ada jaminan selama 6 bulan pendampingan dari kami sampai benar-benar gedung ini fungsional,” papar Kepalai Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jawa Tengah, Bapak Cakra Nagara, S.T, M.T, M.E.

Selama proses pembangunan, PUPR juga melibatkan Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah untuk mendampingi dan membuktikan bahwa tidak ada pembangunan fiktif dan hasilnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat seperti contohnya pembangunan UNTIDAR yang langsung digunakan oleh Sivitas Akademikanya.

“Ada hikmahnya gedung ini selesai tepat saat musim hujan dimulai, jadi segera jika ada kebocoran dan lainnya bisa ditangani dalam waktu 6 bulan ini,” tambahnya.

Rektor UNTIDAR menyampaikan terima kasih atas semua pihak yang memfasilitasi pembangunan dua gedung kuliah ini.

“Sesuai dengan janji kami, gedung ini dinanti-nantikan oleh Sivitas Akademika UNTIDAR. Target kami, semester gasal tahun ini sudah bisa dipakai dan tepat pembangunannya selesai menjelang kegiatan perkuliahan dimulai,” Prof. Dr. Ir. Mukh Arifin, M.Sc.

Pada September 2022 pihak UNTIDAR mengajukan pemanfaatan terlebih dahulu dan disetujui. Sebelumnya agar gedung segera digunakan, pihak UNTIDAR dari jauh hari telah mempersiapkan furniture dan keperluan lain untuk mendukung kegiatan perkuliahan.

“Kami juga telah mengajukan tanggal peresmian kepada Menteri sekitar akhir November mendatang. Semoga bisa direalisakan sesuai rencana dan harapannya gedung ini membawa manfaat dan berkah bagi kita semua,” pungkasnya.

Pada kesempatan ini, turut memberikan sambutan Sambutan Kasi Pengamanan Pembangunan Strategis pada Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Bapak Yusup Hadiyanto, S.H., M.H.

“Kami mengapresiasi kepada pelaksana pembangunan yang bisa menyelesaikan pembangunan tepat waktu dan langsung dapat dimanfaatkan oleh pengguna yaitu UNTIDAR. Namun sampai nanti FHO, mohon diperhatikan beberapa rambu-rambu seperti pemanfaatan gedung, jika ada tambahan atau kekurangan kita juga saling mengingatkan dan khususnya masalah administrasi segera di proses sesuai ketentuan,” jelasnya.

Baliau mengingatkan bahwa gedung kuliah ini merupakan salah satu Barang Milik Negara (BMN) diharapkan segera diproses administrasinya dan segera dicatat lalu diserah terimakan oleh PUPR kepada UNTIDAR.

“Pemanfaatan APBD harus tercatat sesuai peraturan, terlabih gedung kuliah ini merupakan pembangunan strategis jangka panjang jadi selain penggunaannya, administrasinya pun harus baik,” tambahnya.

Pembangunan Gedung Kuliah Terpadu dan Gedung Kuliah Fisipol dimulai pada 19 November 2021 dilaksanakan oleh PT. Sinar Cerah Sempurna sebagai Kontraktor Pelaksana.

Total luas lahan yang dikerjakan adalah 7.503 m2 dengan rincian luas lahan Gedung Kuliah Fisipol 3.369 m2 dan Gedung Kuliah Terpadu 4.134 m2.

Gedung Kuliah Terpadu yang saat ini difungsikan sebagai gedung perkuliahan Fakultas Pertanian terdiri dari 6 lantai yaitu 1 lantai basement dan 5 laintai untuk perkuliahan dan perkantoran. Sedangkan untuk Gedung Kuliah Fisipol terdiri dari 5 lantai yaitu 1 lantai basement dan 4 laintai untuk perkuliahan dan perkantoran.

Penuli/Editor : Humas UNTIDAR

Tingkatkan life skill Pekerja Bangunan, Dosen dan Mahasiswa Teknik Sipil UNTIDAR Gelar Pelatihan Pembuatan Meubel dan Interior di Desa Sumberarum.

Dosen dan Mahasiswa Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Tidar mengadakan Pelatihan Peningkatan Life Skill bagi pekerja bangunan melalui Pelatihan di Desa Sumberarum, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang.

Pelatihan yang diselenggarakan adalah pembuatan meubel dan interior dikarenakan banyak warga Desa Sumberarum yang berprofesi sebagai tukang atau kuli bangunan. Pelatihan ini dilaksanakan pada April – Oktober 2022.

Profesi tukang atau kuli bangunan pendapatannya kurang stabil. Proyek pembangunan pun terkadang baru dimulai pertengahan hingga akhir tahun.

“Jika warga memiliki kemampuan membuat meubel dan interior harapannya pada bulan-bulan disaat tidak ada pekerjaan proyek mereka tetap bisa mendapatkan penghasilan atau bahkan bisa menjadi rintisan usaha baru,” jelas Ali Murtopo, M.Eng.

Salah satu skill yang diajarkan adalah finishing High Presure Laminate (HPL) yaitu pelapis pada furnitur, seperti permukaan meja, kabinet, kitchen set, atau furnitur rumah lainnya.

“Hasil dari pelatihan kami aplikasikan menjadi backdrop pada Balai Desa Sumberarum. Jadi peserta pelatihan tidak hanya menerima materi namun juga melihat hasilnya secara langsung,” tambahnya.

Pengaplikasian backdrop kali ini adalah untuk front office Desa Sumberarum. Kondisi sebelum dan sesudah adanya backdrop pastinya berbeda. Warga atau tamu yang datang akan langsung disambut dengan tulisan “Pemerintah Desa Sumberarum, Kecamatan Tempuran”. Desk pelayanan pun ditata sedemikan rupa sehingga akan memudahkan pelayanan.

“Tentunya jika ruangan rapi dan nyaman pastinya tamu atau warga yang berkunjung juga ikut merasa nyaman. Disinilah kita bisa mengambil kesimpulan penataan interior dalam ruang bisa meningkatkan performa kerja dan kenyamanan seseorang,” pungkasnya.

Sekretaris Desa Sumberarum, Fathur Rohman menyambut baik program pengabdian masyarakat ini.

“Terima kasih telah berkenan melakukan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Sumberarum. Kami dan warga mendapatkan tambahan ilmu yang bermanfaat dan harapannya dapat dilanjutkan program lain kedepannya,” tuturnya.

Tim Pengabdian Teknik Sipil terdiri dari 5 orang yaitu Dedy Firmansyah, M.T., , Herlita Prawenti, S.T., M.T., Achmad Rafi’ud Darajat, S.Pd., M.Eng., Ali Murtopo, M.Eng., dan Ria Miftakhul Jannah, S.T., M.T.

Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa Prodi Teknik Sipil agar kedepannya mereka juga menggelar acara serupa yang bisa membagi ilmu yang mereka dapatkan saat kuliah kepada masyarakat sekitar.

Penulis : Anggita Kurnia Rahma/Prodi Teknik Sipil, Fakultas Teknik

Editor : Humas UNTIDAR

UPAYA MENINGKATKAN SINERGISITAS, UNTIDAR JALIN KERJASAMA DENGAN POLRES MAGELANG KOTA

“Selama ini di lapangan, sebenarnya antara UNTIDAR dan Polres Magelang Kota sudah banyak hal yang dikerjasamakan, misal seperti vaksinasi COVID-19, dan sebagainya,” demikian Rektor Universitas Tidar, Prof. Dr. Ir. Mukh Arifin mengawali sambutan. Ia berharap penandatanganan kerjasama ini dapat memperkaya bidang kerjasamanya dan meningkatkan sinergisitas antara UNTIDAR dengan Polres Magelang Kota, untuk kepentingan kedua pihak dan masyarakat. “Penting bagi kita jika keberadaannya bermanfaat bagi lingkungan. Ini sesuai semangat Tri Dharma Perguruan Tinggi,” imbuhnya.

Hal itu disampaikan Rektor UNTIDAR dalam seremoni penandatanganan Nota Kesepahaman (MOU) dan Perjanjian Kerjasama (PKS) antara kedua pihak yang diinisiasi oleh Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA), Jumat (7/10/2022) dan berlangsung di ruang rapat Rektorat, lantai 3. Dalam kesempatan ini ditandatangani 4 naskah kerjasama, yaitu MOU dan PKS antara UNTIDAR dengan Polres Magelang Kota, dan MOU dan PKS antara UNIMMA dengan Polres Magelang Kota.

Acara itu selain dihadiri rektor kedua perguruan tinggi dan Kapolres Magelang Kota, juga dihadiri Wakapolresta, Kabag Ops Polres Magelang Kota, Dekan FISIPOL UNTIDAR, Dekan Fakultas Hukum UNIMMA, Kepala BAKPK UNTIDAR, jajaran kepala kepolisian Sektor di wilayah Resor Magelang Kota, dan beberapa tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Rektor UNIMMA, Dr. Lilik Andriani, M.Si., menyampaikan bahwa amanah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, terkait MBKM harus diimplementasikan secara nyata. “Maka melalui kerjasama ini, setidaknya dapat menjembatani pelaksanaan MBKM tersebut. Beban 20 SKS di luar mata kuliah harus dicapai semua mahasiswa.” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Polres Magelang Kota, AKBP Yolanda Evalyn Sebayang, S.I.K., M.M., menyebutkan bahwa kerjasama ini juga bisa meningkatkan kualitas SDM di institusinya. Dengan kehadiran mahasiswa magang akan melatih responsibility polisi dalam memberikan bimbingan. “Kami juga berharap ada penelitian dari UNTIDAR dan UNIMMA terkait kepuasan masyarakat terhadap pelayanan POLRI. Ini penting bagi Kami dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Apalagi saat ini POLRI sedang banyak disorot terkait kasus-kasus, baik perorangan maupun peristiwa yang ada.”

Untuk diketahui, UNTIDAR dan UNIMMA sudah melakukan penandatanganan MOU pada tahun 2020 yang lalu bersama 8 Perguruan Tinggi di selingkar Magelang dan Akademi Militer, sehingga di kesempatan ini belum diperlukan pembaruan kesepakatan.

Penulis : Humas

LAKSANAKAN PENANDATANGANAN NOTA KESEPAHAMAN, BANK BTN CABANG MAGELANG DAN UNTIDAR SEPAKAT PERLUAS KERJASAMA

Bertempat di Balkondes Karanganyar, Borobudur, Kabupaten Magelang, Universitas Tidar dan PT Bank Tabungan Negara Cabang Magelang melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerjasama tentang Pelayanan Perbankan Untuk Rekening Penerimaan UNTIDAR. Hadir dalam acara ini kedua pucuk pimpinan, yaitu Rektor UNTIDAR dan Kepala Bank BTN Cabang Magelang, serta jajaran pimpinan kedua pihak.

Dalam sambutannya, Kepala Bank BTN Cabang Magelang, Biyas Priwastuti menyampaikan, ke depan, Bank BTN ingin semakin memperluas cakupan kerjasama dengan UNTIDAR. “Selain memberikan layanan kredit pemilikan rumah yang merupakan bisnis utama Bank BTN, kami juga memberikan pelayanan kredit renovasi rumah, kredit pembangunan rumah, serta kredit dengan jaminan SK untuk pembelian kendaraan bermotor dan melanjutkan pendidikan. Kami berharap dengan kerjasama ini, keterlibatan kami dalam memberikan pelayanan di UNTIDAR bisa lebih baik dan lebih luas,” jelasnya.

Biyas menambahkan, Bank BTN saat ini juga memiliki layanan kredit bagi UMKM binaan UNTIDAR. Selain itu Bank BTN telah menginisiasi pendidikan mini MBA selama dua bulan, bagi mahasiswa fresh graduate yang ingin mengembangkan usaha developer. “Saat ini pendidikan terbatas di Bandung dan Jakarta. Jika memungkinkan akan dibuka kelas di Yogyakarta. Bagi mahasiswa UNTIDAR yang berminat bisa mengikuti kelas ini,” sambungnya.

Rektor UNTIDAR, Prof. Dr. Ir. Mukh. Arifin, M.Sc. berharap, kerjasama yang telah lama terjalin antara UNTIDAR dengan Bank BTN bisa semakin baik dan berkembang luas. “Harapan saya tak hanya pendidikan untuk calon developer, namun kedepan Bank BTN juga akan mengadakan pelatihan untuk calon peternak ayam dan pelatihan calon petani anggrek, karena bidang pertanian dan peternakan tak lekang oleh waktu,” ujarnya. Ia menyebutkan, Magelang adalah daerah pariwisata yang berkembang. Perlu adanya dukungan pada sektor pertanian yang menyokong pariwisata.

Arifin menyampaikan bahwa UNTIDAR akan terus berkomitmen untuk setia dengan Bank BTN. “Selama 4 tahun bekerjasama memang ada plus minusnya, namun saya yakin ke depan akan terus ada perbaikan ke arah yang lebih baik. UNTIDAR dan Bank BTN saling membutuhkan, kerjasama yang terjalin pasti akan membawa manfaat yang positif bagi kedua belah pihak,” pungkasnya.

Penulis : Humas

SERAHKAN 9 JUDUL BUKU KE PERPUS KOTA MAGELANG, UNTIDAR BUKTIKAN PEDULI LITERASI

Bertempat di Gedung Perpustakaan Daerah Kota Magelang, Rabu (12/10/2022), dilaksanakan seremoni penyerahan 9 judul buku karya sivitas Universitas Tidar (UNTIDAR). Acara diserahkan langsung oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNTIDAR, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si., dan diterima oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Magelang, Drs. Arif Barata Sakti, M.T.

Sugiyarto menjelaskan, kesembilan buku ini ditulis sebagai upaya menjabarkan tahap dan langkah pelaksanaan kegiatan, utamanya yang berhubungan dengan kemahasiswaan di lingkungan UNTIDAR, agar bisa dijadikan pedoman efisiensi penyelenggaraan kegiatan selanjutnya. “Khusus buku Golden Eagle #1, berisi motivasi dan inspirasi dari para alumni sukses. Sepertinya buku ini yang lebih bisa dinikmati oleh khalayak umum.” jelasnya. “Golden Eagle #2 juga sedang dalam pengerjaan. Semoga kelak juga bisa diserahkan ke perpusda ini.” imbuhnya.

Buku-buku yang diserahkan ditulis oleh Dosen selain tujuan utamanya untuk menggiatkan aktivitas literasi di kampus, juga dapat menambah angka kredit yang bersangkutan. “Buku ini sudah ber-ISBN, sudah tercatat di katalog Perpusnas,” sebutnya.

Arif Barata di kesempatan itu mengucapkan terima kasih dan apresiasi tinggi untuk UNTIDAR karena telah memberi bukti nyata sumbangsihnya terhadap kemajuan literasi kota Magelang. “Buku-buku ini akan sangat bermanfaat untuk masyarakat, sesuai tugas Tri Dharma Perguruan Tinggi, salah satunya yaitu pengabdian untuk masyarakat.” ungkapnya. Ia juga berharap akan banyak kerjasama lain dengan UNTIDAR ke depannya. “Keterlibatan kaum cendekia dan akademisi dalam membangun kota lewat literasi kami nantikan.”

Hal senada juga disampaikan oleh Pustakawan Muda sekaligus Sub Koordinator PLPBP, Leny Adriana Mesah, S.STP., M.M., yang menyebutkan, buku seputar manajemen event banyak diminati oleh pelanggan perpustakaan. “Utamanya anak-anak sekolah dan mahasiswa. Mereka ceruk yang cukup banyak mengakses buku-buku jenis ini.”

Selama ini, buku yang diterbitkan oleh UNTIDAR baru dinikmati oleh sivitas dan belum tersebar secara umum. Langkah penyerahan buku kepada Perpusda Kota Magelang ini akan menjadi titik awal partisipasi UNTIDAR dalam kemajuan literasi kota, dan akan dikembangkan pula ke daerah-daerah lain.

Penulis : Humas