PERNAH DIANGGAP “TERLALU BODOH”, IKRAR BERHASIL RAIH BEASISWA PENUH DI PRINCE OF SONGKLA UNIVERSITY THAILAND

Ikrar Genidal Riadil, alumnus program studi Pendidikan Bahasa Inggris, FKIP UNTIDAR, berhasil meraih beasiswa penuh di Prince of Songkla University Thailand. Jurusan yang diambil adalah Master of Arts (M.A), Faculty of International Studies, Language and Culture, dengan spesifikasi Language and Cultural Management.

Dengan sangat antusias Ikrar berbagi cerita tentang impian yang berhasil ia wujudkan. “Cita-cita atau plan untuk kuliah di luar negeri berawal sejak saya duduk di bangku SMP, karena saya suka menonton film-film manca, dan melihat banyak sekali scene mahasiswa kuliah di universitas luar negeri yang terlihat keren. Saya juga banyak membaca/mengetahui beberapa informasi bahwa banyak tokoh-tokoh besar kuliah di luar negeri. Saya menganggap itu sebuah pencapaian yang luar biasa,” ujarnya.

“Sejak SD saya punya teman dari berbagai negara seperti US, UK, Australia, dll. Dari situ saya mulai belajar berkomunikasi menggunakan Bahasa Inggris. Berteman dengan orang dari berbagai negara membuat saya gigih ingin ke luar negeri. Cita-cita untuk bisa kuliah di luar negeri juga dilatarbelakangi beberapa hal yang terjadi di dalam hidup saya, salah satu nya karena selalu di anggap sebelah mata, dianggap bodoh, dan didiskriminasi,” urai Ikrar.

Ikrar menuturkan bahwa saat sekolah di SD sampai SMA, prestasinya biasa saja.  Ia cenderung pemalu, dan tidak aktif berorganisasi. Tidak hebat dan selalu mendapatkan cibiran negatif orang-orang di sekitar. Ikrar sering merasa minder, insecure, tidak berguna, dan tidak dianggap.  “Saya masih ingat saat SMA, karena kemampuan dalam mata pelajaran matematika yang sangat terbatas, saya pernah dipermalukan di depan kelas karena dianggap “terlalu bodoh”. Masih banyak hal negatif yang saya alami saat SMA, tapi saya terus bersabar dan berusaha, sampai akhirnya Tuhan memberikan satu kesempatan yang luar biasa, yaitu diterima di Universitas Tidar. Di sinilah saya membuka lembaran baru. Universitas inilah yang menuntun saya sampai saya bisa kuliah S-2 di luar negeri,” katanya.

Kelak, setelah lulus S-2 dan mendapatkan gelar Master of Arts (M.A), Ikrar ingin berkarir menjadi pendidik. “Menjadi dosen akan membuat saya selalu bertambah wawasan. Dosen adalah sebuah pilihan profesi yang sangat mulia, dan bisa mendatangkan manfaat bagi banyak orang. Selain itu dengan menjadi dosen koneksi semakin luas, serta berpeluang lebih besar untuk lanjut kuliah doktoral, bahkan lebih berkesempatan mendapatkan beasiswa untuk kuliah di luar negeri lagi. Mendapatkan gelar doktor adalah salah satu tujuan hidup dan cita-cita saya,” ujarnya.

Ikrar menceritakan banyak pengalaman menarik yang didapatkan  selama tinggal di Thailand, salah satunya banyak sekali mempelajari culture dari negara yang berbeda- beda, “Kalau dukanya, jauh dari orang tua, jauh dari teman – teman yang berada di Indonesia, dan sering merindukan masakan Indonesia yang kaya akan cita rasa dan rempah. “Walaupun Thailand adalah negara Asia, tetapi makanannya cukup berbeda dengan Indonesia. Yang biasanya beli tempe bisa di dekat rumah, di Thailand cari tempe agak susah, harus ke supermarket besar dan harganya pun mahal,” ujarnya. Ikrar juga berbagi hal menarik selama tinggal di Thailand, seperti minimnya penggunaan klakson, kekhidmatan warga Thailand saat mendengar lagu kebangsaan, dan penduduk Thailand yang sangat ramah.  “Selama beberapa bulan tinggal di Thailand, tepatnya di Phuket,  jarang sekali ada pengendara yang membunyikan klakson di jalan raya, karena rasa toleransi yang tinggi. Hal yang membuat saya cukup heran, yaitu saat lagu kebangsaan Thailand diperdengarkan, mendadak orang bisa menjadi patung/manekin alias berdiam diri, dan mendengarkannya sampai selesai sebagai bentuk penghormatan. Hal positif lainnya adalah keramahan masyarakat Thailand. Menurut saya studi di Thailand adalah pilihan yang tepat karena sangat Foreigner Friendly,” pungkasnya.

Penulis : Humas

Menyikapi Kenaikan Harga BBM, Universitas Tidar Meluncurkan Inovasi Sepeda Kampus

Dosen Universitas Tidar (UNTIDAR), Prof. Dr. Suyitno, M.Sc melakukan inovasi berupa sepeda. Hasil inovasi ini telah dipatenkan dengan judul Rangka Sepeda Terdiri dari Tiga Komponen (No. IDP000044262). Inovasi ini dikembangkannya bersama C-MAXI dan Unit Pelayanan Teknis Logam (UPT) kota Yogyakarta, dan diproduksi oleh C-MAXI (www.alloycasted.com) Yogyakarta.

Prof. Suyitno, yang juga menjabat Wakil Rektor Bidang Akademik ini menjelaskan, Sepeda ini telah terpilih sebagai paten terbaik UGM tahun 2017. “Selain itu juga terpilih sebagai salah satu dari 104 Inovasi Indonesia paling prospektif tahun 2012 oleh Business Innovation Centre (BIC) Kementrian Riset dan Teknologi. Kompetisi itu sendiri diikuti sebanyak 2.519 karya inovasi dari berbagai bidang,” ungkapnya.

Rangka sepeda inovasi ini tersusun atas tiga komponen yaitu rangka depan, rangka samping kanan, dan rangka samping kiri. Ketiga komponen tersebut disusun dan disambung dengan menggunakan baut. Ketiga komponen tersebut bisa dibuat dari pipa yang disambung dengan las atau diproduksi dengan proses pengecoran logam.

Menurut Prof. Suyitno, pembuatan rangka sepeda dari pipa memerlukan bahan baku dan teknologi pengelasan. Sementara dengan teknologi proses cor akan mengurangi ketergantungan pada pipa dan pengelasan. “Proses produksinya pun lebih sederhana sehingga memberikan peluang kepada industri kecil untuk bisa memproduksi,” imbuhnya.

Inovasi sepeda ini diluncurkan di kampus Tuguran, UNTIDAR. Rektor, Prof. Dr. Mukh Arifin, M.Sc. meresmikan penggunaan sepeda kampus dengan ujicoba pemakaian di dalam kampus, didampingi 3 orang wakil rektor.

Rektor mendukung penuh penggunaan sepeda di lingkungan kampus dan kota Magelang. Menurut Rektor, kampus perlu melakukan inovasi dalam mendukung pengurangan emisi dan kemacetan di jalan raya. Apalagi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi pada bulan September 2022 juga perlu disikapi dengan pengurangan pemakaian kendaraan yang menggunakan bahan bakar fosil. “Saya memang selalu mendorong karya sivitas akademika UNTIDAR bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk menyelesaikan berbagai permasalahan di kampus dan masyarakat,” jelasnya.

UNTIDAR berkomitmen untuk mengembangkan kegiatan-kegiatan yang berujung pada Inovasi. Inovasi ini merupakan implementasi dari program unggulannya dalam entrepreneurship.  UNTIDAR secara konsisten berupaya mewujudkan kampus yang ramah kepada inovasi dengan fasilitas penelitian, pengembangan dan juga pelatihan. Fasilitas penelitian berupa laboratorium dibuat dan dilengkapi dengan peralatan-peralatan untuk menghasilkan inovasi. Pelatihan-pelatihan pendukung inovasi juga dikembangkan, seperti pelatihan creativity, innovation, entrepreneurship dan leadership.

Editor : Tim Humas UNTIDAR

Bakal Calon Rektor UNTIDAR Paparkan Visi Misi di Hadapan Sivitas Akademika.

Perwakilan dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan, serta rekan media UNTIDAR, menghadiri Sidang Terbuka Senat Universitas Tidar, dalam acara Penyampaian Visi, Misi, dan Program Kerja Bakal Calon Rektor Universitas Tidar Periode 2022-2026, di Auditorium UNTIDAR, Gedung H.R. Suparsono, Selasa (11/10)

Penyampaian Visi, Misi, dan Program Kerja Bakal Calon Rektor merupakan salah satu kegiatan dari tahapan Pengangkatan Rektor, yaitu tahapan Penyaringan Calon Rektor. Adapun tahapan Pengangkatan Rektor terdiri dari 4 tahapan, yaitu : Penyaringan Bakal Calon Rektor; Penyaringan Calon Rektor; Pemilihan Calon Rektor, serta Penetapan dan Pelantikan Rektor.

“Penyampaian Visi, Misi dan Program Kerja Bakal Calon Rektor, merupakan kegiatan yang sangat penting, untuk mendapatkan gambaran secara langsung terkait kapasitas dan kualitas masing-masing Bakal Calon Rektor, untuk mengembangkan Universitas Tidar,” jelas Ketua Senat UNTIDAR, Dr. Dra. Sri Mulyani, M.Si. dalam sambutannya.

Para Bakal Calon Rektor Periode tahun 2022-2026 yaitu : Prof. Dr. Hadi Sasana, S.E., M.Si., Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si., dan Prof. Sukirno, S.Pd., M.Si., Ph.D. berkesempatan untuk memaparkan visi misinya di hadapan sivitas akademika UNTIDAR.

Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si. menyampaikan visinya untuk mewujudkan good university governance dengan menerapkan Q-STARR dan kepemimpinan kolegial dalam membangun universitas unggul berbasis kewirausahaan dan kearifan local, untuk mewujudkan otonomi perguruan tinggi. Q-STAR adalah bagaimana UNTIDAR harus meningkatkan kualitas di berbagai aspek (Quality), sinergi dari berbagai bidang yang ada di tubuh perguruan tinggi (SYNERGY), menerapkan strategi transformasi (TRANSFORMATION), percepatan UNTIDAR untuk tumbuh dan berkembang menjadi Perguruan Tinggi unggulan (ACCELERATION), perlunya peta yang relevan dalam rangka memperkuat jejaring akademis untuk akselerasi UNTIDAR dan stakeholder (RELEVANCE), dan peningkatan akreditasi program studi menuju unggul (REPUTATION).

Prof. Sukirno, S.Pd., M.Si., Ph.D, merancang program strategis untuk merealisasikan visi, misi, tujuan, dan sasaran UNTIDAR, yang diklasifikasikan ke dalam berbagai langkah akselerasi, yaitu Akselerasi Peningkatan Rangking UNTIDAR, Akselerasi Kinerja Bidang Akademik, Akselerasi Kinerja Penelitian, Pengabdian, dan Publikasi, Akselerasi Kinerja Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Akselerasi Pengembangan Kualitas SDM, Akselerasi Peningkatan Sarpras dan Pendanaan, Akselerasi Kerjasama Internasional, Kepemimpinan dan Layanan Prima, serta Akselerasi Konversi ke PTN BLU.

Prof. Dr. Hadi Sasana, S.E., M.Si. yang tampil terakhir menyampaikan kebijakan strategis yang akan diselaraskan dengan visi misi dan Renstra UNTIDAR, yaitu : Mewujudkan Pendidikan Tinggi Berstandar Nasional, Penguatan Produktivitas dan Relevansi Bidang Riset dan Pengabdian, Peningkatan Sarana Prasarana Pendukung Kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi, Mewujudkan Tata Kelola Pendidikan Tinggi yang Baik, Transparan dan Akuntabel, serta Meningkatkan Kelembagaan dan Sinergi dengan Pemerintah, Dunia Usaha, Industri dan Stakeholder.

Tahapan setelah Bakal Calon Rektor memaparkan visi misi dan program kerja, adalah Pemilihan Calon Rektor, serta Penetapan dan Pelantikan Rektor.

“Siapapun yang akan terpilih nantinya, merupakan teman dan sahabat kita. Karena Rektor adalah tugas tambahan, setelah tidak menjadi Rektor tentunya akan menjadi dosen biasa kembali. Untuk itulah marilah kita kedepankan rasa kekeluargaan, persahabatan dan saling asih asih dan asuh,” harap Ketua Senat, Dr. Dra. Sri Mulyani, M.Si.

Penulis : Humas

INISIASI PRODI PARIWISATA, FAKULTAS EKONOMI UNTIDAR SELENGGARAKAN DISKUSI KELOMPOK TERPUMPUN BERSAMA DINPARPORA, DAN PENGELOLA DESA WISATA DI KABUPATEN MAGELANG

Magelang- Fakultas Ekonomi Universitas Tidar mengadakan Diskusi Kelompok Terpumpun, untuk mengkaji potensi dan dampak ekonomi desa wisata di Kabupaten Magelang, Selasa (11/10). Selain untuk tujuan penelitian, forum diskusi bersama Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga, serta Pengelola Desa Wisata di Kabupaten Magelang ini dilaksanakan sebagai langkah awal untuk mengenalkan pada masyarakat sekitar, bahwa Fakultas Ekonomi Universitas Tidar tengah menginisiasi pendirian Program Studi S1 Pariwisata.

Acara dipandu oleh Dosen Fakultas Ekonomi sekaligus anggota penyusun program Studi Pariwisata Fakultas Ekonomi, Jalu Aji Prakoso, S.E., M.Ec.Dev., dan dibuka oleh Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Magelang, S. Achmad Husein, S.E., M.M. Turut hadir pada acara tersebut, Staff Dinparpora Kab. Magelang, Ketua Forkom Desa Wisata Jawa Tengah, Tatak Sariawan, dan 18 Pengelola Desa Wisata Kabupaten Magelang.

Pada forum tersebut, Kepala Dinparpora menyambut hangat rencana pembukaan Prodi Pariwisata di lingkungan Universitas Tidar, dengan harapan terjalin kolaborasi antara Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga, Universitas Tidar dan Pengelola Desa Wisata sebagai pentahelix pemangku kepentingan kepariwisataan di Kabupaten Magelang.

“Kolaborasi ini bertujuan agar kegiatan wisata di sekitar desa dilakukan tidak hanya untuk memberikan keuntungan bagi segelintir pihak, namun dapat meningkatkan kesejahteraan warga desa secara berkelanjutan,” jelas Jalu Aji Prakoso, S.E., M.Ec.Dev. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kolaborasi antara dunia akademik dan praktisi desa wisata saat ini dapat dilaksanakan melalui kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa dapat melakukan kegiatan Magang di Desa Wisata selama satu semester penuh dengan konversi hingga 20 SKS. Terlebih lagi nantinya, program studi Pariwisata Universitas Tidar akan berfokus pada kajian pada destinasi wisata mikro dan desa wisata.

Untuk diketahui, Fakultas Ekonomi Universitas Tidar saat ini sedang mengajukan ijin pembukaan program studi Pariwisata sebagai program studi baru di Universitas Tidar. Bersama beberapa usulan program studi baru lain, program studi Pariwisata merupakan salah satu program studi yang diusulkan ke Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. Saat ini usulan program studi telah diterima dan direkomendasikan oleh Setdirjen Ristekdikti dan BANPT, sehingga tinggal menunggu surat keputusan pendirian terbit oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi.

Penulis : Kenyo Kharisma K & Kurnia Fahmy I 

PEKAN DEPAN, TIGA BAKAL CALON REKTOR UNTIDAR PAPARKAN VISI DAN MISI

Panitia Pemilihan Rektor Universitas Tidar Periode 2022-2024 mengumumkan agenda Penyampaian Visi, Misi dan Program Kerja Bakal Calon Rektor akan diselenggarakan pada Selasa, 11 Oktober 2022 secara luring di Gedung dr. H. Suparsono.

“Setelah melakukan perpanjangan pendaftaran Calon Rektor UNTIDAR sebanyak 2 kali dan melakukan konsultasi dengan pihak kementerian. Akhirnya kami diijinkan melanjutkan ke tahapan pemaparan visi misi dan program kerja dengan jumlah 3 bakal calon rektor,” jelas Ketua Panitia Pemilihan Rektor UNTIDAR Periode 2022-2024, Drs. Sudjatmiko, M.P.A.

Secara normatif idelanya jumlah minimal bakal calon adalah 4 orang. Namun setelah perpanjangan pendaftaran sampai 2 kali jumlah bakal calon yang memenuhi syarat belum bertambah. Panitia kemudian melakukan konsultasi dengan pihak Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi yang dilanjutkan dengan Rapat Senat dengan keputusan diijinkan untuk melanjutkan tahapan penjaringan Rektor UNTIDAR ke tahapan selanjutnya.

“Tiga bakal calon Rektor UNTIDAR adalah Prof. Dr. Hadi Sasana, S.E., M.Si., Prof. Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si., dan Prof. Sukirno, S.Pd., M.Si., Ph.D.,” tambahnya.

Prof. Dr. Hadi Sasana, S.E., M.Si. merupakan Guru Besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Diponegoro yang saat ini menjalankan tugas menjadi Dekan Fakultas Ekonomi UNTIDAR.

Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si. merupakan Guru Besar Fakultas MIPA, Universitas Sebelas Maret saat ini menjalankan tugas sebagai Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNTIDAR.

Prof. Sukirno, S.Pd., M.Si., Ph.D. merupakan Guru Besar Fakultas Ekonomi, Universitas Yogyakarta.

Bakal Calon Rektor akan memaparkan Visi Misi dan Program Kerja di hadapan Sivitas Akademika dan perwakilan dari Kemendikbukristek.

“Dalam satu hari kami akan melaksanakan 2 tahapan, pagi untuk Sidang Senat Terbuka pemaparan visi misi dilanjutkan siangnya Sidang Senat Tertutup untuk penilaian dan penetapan Calon Rektor. Semoga semua berjalan lancar,” pungkasnya.

Berikut Tahapan Pemilihan Rektor UNTIDAR Periode 2022-2026

NO.KEGIATANWAKTU PELAKSANAAN
1TAHAP PENJARINGAN 
 a.Pembentukan PanitiaJumat, 3 Juni 2022
 b.Pengumuman PenjaringanJumat, 17 Juni 2022
 c.Pendaftaran bakal calonSenin, 27 Juni 2022 s/d Jumat, 15 Juli 2022
 d.Perpanjangan pendaftaran bakal calonSenin, 25 Juli 2022 s/d Selasa, 2 Agustus 2022
 e.*)Perpanjangan ke-2 pendaftaran bakal calonKamis, 18 Agustus 2022 s/d Jumat, 26 Agustus 2022
 f.Seleksi administrasiRabu, 31 Agustus 2022
 g.Penyerahan hasil seleksi administrasi kepada SenatKamis, 1 September 2022
 h.Penetapan bakal calon oleh SenatRabu, 31 Agustus 2022
 i.Pengumuman bakal calon oleh SenatJumat, 2 September 2022
2TAHAP PENYARINGAN 
 a.Penyerahan Visi, Misi, dan Program Kerja bakal calon ke panitiaSelasa, 4 Oktober 2022
 b.Penyampaian Visi, Misi, dan Program Kerja calon Rektor dalam rapat Senat Terbuka dihadiri oleh Pejabat Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan TeknologiSelasa, 11 Oktober 2022 (Pkl 08.00 – 12.00 WIB)
 c.Penilaian dan penetapan calon Rektor oleh Senat dalam rapat Senat tertutup dihadiri oleh Pejabat Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan TeknologiSelasa, 11 Oktober 2022 (Pkl 13.00 – 16.00 WIB)
 d.Senat menyampaikan nama calon Rektor kepada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan TeknologiSenin, 12 Oktober 2022
3TAHAP PEMILIHAN 
 a.Sosialisasi bakal calon RektorKamis, 13 Oktober 2022 s/d Senin,17 Oktober 2022
 b.Pemilihan calon Rektor dalam Rapat Senat Tertutup oleh Senat bersama Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan TeknologiRabu, 19 Oktober 2022
 c.Pengiriman hasil pemilihan calon RektorJumat, 21 Oktober 2022
4PENETAPAN DAN PELANTIKAN REKTOR 
  Penetapan dan Pelantikan Rektor terpilih oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan TeknologiN/A

Prodi Peternakan Faperta UNTIDAR Undang U.S. Soybean Export Council Berikan Kuliah Mahasiswa Tingkat Akhir

Rabu-Kamis (14-15/9), prodi Peternakan Faperta UNTIDAR melaksanakan kegiatan kuliah umum di Gedung Kuliah Bersama Kampus UNTIDAR Sidotopo.  Kegiatan kali ini menghadirkan pemateri dari U.S. Soybean Export Council (USSEC) dan PT. Sidoagung Farm. 

U.S. Soybean Export Council (USSEC) merupakan kemitraan yang mewadahi para produsen kedelai AS, pengolah, pengirim komoditas, pedagang, agribisnis sekutu, dan organisasi pertanian yang bekerja untuk membangun preferensi kedelai AS di seluruh dunia.  Sedangkan PT Sidoagung Farm adalah perusahaan pakan ternak terkemuka, yang saat ini juga memproduksi bibit anak ayam berkualitas, ayam siap potong dan ayam potong.

Ketua Jurusan Teknologi Peternakan dan Perikanan Faperta, Annisa Novita Sari, S.Pi., M.Si. menyampaikan, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa tingkat akhir prodi peternakan terjun ke dunia kerja selepas lulus kuliah nanti.

Country Director Indonesia USSEC, Edy Wiyono, S.E., MSE., dalam sambutannya mengatakan,  60 persen kedelai yang dihasilkan oleh USSEC diekspor ke berbagai negara termasuk juga Indonesia. Dunia ekspor impor ini tentu menjadi peluang karir bagi lulusan prodi peternakan.

Selama 2 hari mengikuti kuliah umum, mahasiswa tingkat akhir prodi peternakan banyak mendapatkan pengkayaan materi dari narasumber. Ir. Suyatmin, Marketing Manajer PT Sidoagung Farm, memberikan materi terkait keahlian yang perlu dikembangkan untuk siap bekerja di Industri Peternakan. Di sesi selanjutnya, Yahya Munirudin S.Pt., MP, IPM., (Technical Consultant Animal Protein USSEC) menyampaikan materi diantaranya mengenai bahan pakan ternak yang banyak ragamnya, pemberian feed additive, dan basic formulasi pakan yang perlu diperhatikan. Yahya Munirudin juga memberikan penjelasan terkait status Indonesia dalam dunia ekspor impor yang belum bebas dari Flu Burung. Flu Burung masih terus ada, berkembang, dan bermutasi. 

Lebih lanjut ia menjelaskan mengenai proses pemeliharaan hewan ternak yang harus dilakukan, salah satunya pelaksanaan vaksinasi. Vaksinasi bisa melalui vaksin tetes mata, intra nasal, sub cutan, intra muscular, dan wing web. Ia menyampaikan dalam proses pelaksanaan vaksin yang perlu diperhatikan antara lain: memastikan ternak sehat sebelum vaksin; pemberian vitamin anti stress sebelum dan sesudah vaksin; metode dan dosis vaksin yang benar; memperhatikan suhu vaksin dan pengamatan reaksi setelah vaksin. Berbagai hal yang disampaikan diharapkan bisa memberikan wawasan dan pengetahuan baru bagi mahasiswa prodi peternakan.

Kegiatan kuliah umum ditutup oleh Ketua Pelaksana, Danes Suhendra, S.Pt., M.Si. Ia menyampaikan ucapan terimakasih kepada para narasumber, yang telah memberikan banyak materi pencerahan bagi para mahasiswa tingkat akhir prodi peternakan Faperta. “Semoga kerjasama dengan USSEC tidak hanya sebatas kuliah umum, namun terus berlanjut dan memberi manfaat yang besar bagi kedua belah pihak,” ujarnya.

Penulis : Humas

FAKULTAS TEKNIK UNTIDAR GELAR TIDAR ENGINEERING AND SCIENCE OLYMPICS (TESO) 2022

Dalam rangka mencetak generasi yang sportif, terampil dan kompetitif, prodi S1 Teknik Mesin dan D4 Manufaktur, Fakultas Teknik UNTIDAR, mengadakan Tidar Engineering And Science Olympics (TESO) 2022, yaitu lomba desain dan pengelasan tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Kegiatan diadakan pada Jumat, 23 September 2022.

Para peserta lomba desain disyaratkan untuk mengikuti ujian tertulis dan ujian praktik. Pada saat ujian tertulis peserta diwajibkan membuat gambar sketsa komponen permesinan (bobot 20%). Adapun ujian praktik yang harus dilakukan adalah menggambar komponen permesinan menggunakan Auto CAD (Computer Aided Desain), dengan bobot penilaian 80%.

Pada kategori lomba pengelasan, ujian tertulis yang harus dilalui adalah mengerjakan soal terkait dasar – dasar pengelasan, standarisasi pengelasan, dan K3 pengelasan ( bobot 20 % ). Setelahnya para peserta mengikuti ujian praktik, yaitu melakukan pengelasan pada plat baja T joint menggunakan las busur listrik/  Shield Metal Arc Welding (SMAW) (bobot 80 %)

Setelah melalui proses penilaian, para dewan juri lomba pengelasan yaitu : Kapten Cpl Sukahar, S.T., M.T.  (Dosen Prodi Teknik  Mesin Pertahanan, Kordos  Akademi Militer), Katri Suryono S.T. (Asosiasi Pengelasan Indonesia (API-IWS)), dan Ahyo Saidejuna (CV. Laksana), menetapkan para pemenang sbb :

1. Muhamad Rifqi Hisanul’ula (SMK N 1 Magelang)

2. Fahresa Ridho Dwi Kurniawan (SMK N 1 Magelang)

3. Kembang Sulistiyono (SMK N 1 Magelang)

Para juri lomba desain yaitu : Kapten Chb Muchammad Hifni, S.T., M.Sc.  (Dosen Gol Prodi Teknik   Elektronika  Pertahanan, Kordos  Akademi Militer), Andjar Prasetyo SE., M.Si. (BAPPEDA Kota Magelang). Dan Nanda Ferdyansah, S.T. ( Beaux Button Indonesia)

Menetapkan para juara sbb :

1. Much Tri Gunawan Wibisono W. (SMKN 1 Magelang)

2. Alif Dio Bintang Nugroho  (SMKN 1 Magelang)

3. Muhammad Luqman Ibnu Hibban (SMKN 1 Magelang)

Penulis : Humas

MAHASISWA UNTIDAR BORONG GELAR JUARA DI AJANG  MUSABAQAH TILAWATIL QURAN MAHASISWA NASIONAL FKIP SE-INDONESIA

Musabaqah Tilawatil Quran Mahasiswa Nasional Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (MTQ MN FKIP) se-Indonesia, tahun ini digelar di kampus Universitas Jambi. MTQ MN FKIP se-Indonesia tahun 2022 mengangkat tema ‘Urgensi Nilai-Nilai Qurani dalam Mewujudkan Generasi Muda Rabbani, Mewujudkan FKIP yang World Class Faculty’.

 “Pelaksanaan MTQ bukan hanya seremonial dan mencari gelar juara, tetapi bagaimana kita mencintai nilai-nilai Quran,” tegas Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Universitas Jambi, Dr. Ir. Teja Kaswari, M.Sc., saat membuka acara

MTQ TN FKIP se-Indonesia tahun 2022 diikuti oleh 158 peserta dari perguruan tinggi negeri dan swasta di seluruh Indonesia. Dalam kegiatan ini ada 10 cabang lomba yang dilombakan, yaitu: MTQ, MFQ, MSQ, Tartil, KTI Kandungan Al-Quran, Hifdzil Quran, Khotil Quran Dekorasi, Maulid Berjanji, Debat Ilmiah Bahasa Arab, dan Debat Ilmiah Bahasa Inggris.

Merupakan sebuah kebahagiaan dan kebanggaan, karena delegasi UNTIDAR berhasil memborong gelar juara. Para Jawara yaitu :

Juara III Musabaqoh Tilawatil Quran

  • Setya Agustina (Prodi Pendidikan Biologi)

Juara II Karya Tulis Ilmiah Al Quran

  • Nidham Khaerizakia (Prodi Pendidikan IPA)

Juara 1 English Debate

  • Dita Ariyantika Ramadhani (Prodi Pendidikan Bahasa Inggris)
  • Inas Kamila (Prodi Pendidikan Bahasa Inggris)
  • Suci Safitri (Prodi Pendidikan Bahasa Inggris)

Juara III Musabaqoh Maulud Barzanji

  • Diana Dwi Cahyani (Prodi Pendidikan Matematika)
  • Rofiqotul Fitria (Prodi Pendidikan Matematika)
  • Siti Nur Rhodiyah (Prodi Pendidikan Matematika)
  • Ofi Laili Nur S. (Prodi Pendidikan Matematika)
  • Siti Latifah (Prodi Pendidikan Biologi)

RIFQI FITRIANA, MAHASISWA PBSI FKIP UNTIDAR, JUARA 1 LOMBA CIPTA CERPEN PEKSIMIDA 2022

Sabtu, 17 September 2022, merupakan hari yang sangat dinantikan, pasalnya pada hari itu diumumkan para juara tangkai lomba Cipta Cerpen, Pekan Seni Mahasiswa Daerah (PEKSIMIDA) 2022. Lomba Cipta Cerpen berlangsung selama dua hari, Jumat-Sabtu (16-17/9), di Universitas Slamet Riyadi Surakarta. Bertindak sebagai dewan juri : Tafsir Hudha, S.Sn., M.Sn. (Sekjen BPSMI dan dosen Institut Seni Indonesia Surakarta), Raudal Banua (sastrawan),  dan Asa Jatmiko (sastrawan).

Para juara lomba Cipta Cerpen Peksimida 2022, yaitu : Juara 1, Rifqi Fitriana dari Universitas Tidar; Juara 2, Rifqi Haikal dari Institut Seni Indonesia Surakarta; Juara 3, Hani Greiskavia dari Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo; Juara Harapan 1, Kharisma Putriana dari Universitas Pekalongan; Juara Harapan 2, Lilis Sri Wintasya dari Universitas Slamet Riyadi Surakarta; dan Juara Harapan 3, Iqbal Nur H. dari Universitas Negeri Semarang.

Rifqi Fitriana, juara 1 dalam tangkai lomba Cipta Cerpen Peksimida 2022, adalah mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNTIDAR. “Perasaan saya tentu saja senang, haru, dan bangga. Sebenarnya saya tidak menyangka bisa meraih pencapaian ini. Saya merasa sangat bersyukur, mendapat banyak dukungan dan doa dari berbagai pihak, sehingga dapat menghantarkan saya menjuarai lomba Cipta Cerpen,” tuturnya di sela kegiatan.

Imam Baihaqi, M.A., selaku Sekretaris Jurusan Bahasa dan Seni, sekaligus Dosen Pendamping serta PIC PEKSIMIDA tangkai lomba Cipta Cerpen menyampaikan rasa bahagianya. “Alhamdulillah Rifqi Fitriana bisa meraih prestasi yang sangat membanggakan, yaitu meraih Juara 1 di PEKSIMIDA ini. Semoga juga bisa  menjadi juara di ajang PEKSIMINAS. “Tak lupa terimakasih saya sampaikan kepada Ibu Wicahyanti Rejeki, M.Pd., yang telah bersama-sama melatih dan mendampingi Rifqi Fitriana selama ini, sehingga bisa menjadi yang terbaik di lomba Cipta Cerpen PEKSIMIDA 2022,” tuturnya

Dr. Farikah, M.Pd. Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FKIP turut menyampaikan rasa bangganya.  “Saya merasa bahagia dan bangga, karena ada mahasiswa PBSI FKIP, yang berhasil menjadi yang terunggul di ajang PEKSIMIDA, yang merupakan ajang bergengsi di bawah Balai Pengembangan Talenta Indonesia, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, bekerjasama dengan Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI). Semoga bisa menginspirasi mahasiswa lain untuk dapat berprestasi,” pungkasnya.

Penulis : Humas

GANDENG KOMINFO DAN GOOGLE INDONESIA, UNTIDAR GELAR SEMINAR KEWIRAUSAHAAN BAGI 3000 MAHASISWA BARU 

Sebagai bentuk komitmen untuk mencetak lulusan yang tak hanya siap bekerja, namun juga siap berwirausaha, Universitas Tidar (UNTIDAR) menggandeng Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kominfo RI) serta Google Indonesia, menggelar Seminar Kewirausahaan bertajuk “Generasi Milenial Unggul Kewirausahaan”, Sabtu-Minggu (17-18/9), di Auditorium UNTIDAR, Gedung dr. H.R. Suparsono.

Seminar Kewirausahaan “Generasi Milenial Unggul Kewirausahaan” merupakan salah satu rangkaian kegiatan Tidar Character Building bagi seluruh mahasiswa baru Angkatan 2022. Seminar ini terselenggara atas kerja sama antara Universitas Tidar dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Program Digital Entrepreneurship Academy) dan Google Indonesia (program Grow with Google). Seminar terbagi menjadi 4 sesi (Sabtu 2 sesi, Minggu 2 sesi). Setiap sesi diikuti sekitar 750 peserta (mahasiswa baru).

Acara pembukaan Seminar Kewirausahaan dihadiri oleh Prof. Dr. Sugiarto, M.Si. (Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan dan Alumni), Riza Azmi (Kepala Sub Kelompok Kerja Digital Entrepreneurship Academy, Kominfo), Dr. Said Mirza Pahlevi (Plt. Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya, Perangkat dan Penyelenggaraan Pos dan Informatika), Lucia Rita Indrawati, SE, M.Si (Kepala Unit Pelayanan Teknis Pengembangan Kewirausahaan dan Pembangunan Pedesaan UNTIDAR ), serta Drs. Giri Atmoko, M.Si. (Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan dan Kerjasama UNTIDAR)

“Kita melihat pertumbuhan penduduk Indonesia sangat tinggi. Kita juga melihat perkembangan teknologi sangat luar biasa. Jika kita santai-santai saja tidak mau belajar menyesuaikan diri, kita akan menjadi sampah masyarakat. Maka selagi menjadi masyarakat akademik yang diberikan banyak kesempatan untuk belajar dan berkembang, maka ikuti kegiatan ini dengan sempurna dan sampai tuntas,” kata Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof, Dr Sugiarto, M.Si. dalam sambutannya. Tak lupa ia mengingatkan agar mahasiswa membekali diri dengan sikap tangguh dan mandiri, sejalan dengan jati diri TIDAR (Tangguh, Integratif, Dedikatif, Aktif, dan Responsif)

Dr. Said Mirza Pahlevi (Plt. Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya, Perangkat dan Penyelenggaraan Pos dan Informatika) menyampaikan, bahwa kewirausahaan digital muncul akibat proses peralihan ke era digital yang tidak bisa dihindari. Pandemi Covid-19 yang terjadi pada tahun 2020 juga semakin mempercepat proses digitalisasi tersebut. Kemudahan dalam melakukan proses transaksi secara daring membuat wirausaha digital semakin diminati oleh masyarakat maupun UMKM, dan hal ini harus diiringi dengan pembekalan keterampilan yang matang bagi para pelaku usaha. “ Bersama Google selaku mitra pelatihan hari ini, kami bertekad untuk membekali para peserta dengan berbagai materi, diantaranya bagaimana merencanakan bisnis secara online, dan bagaimana membangun bisnis online. Tidak hanya itu, peserta juga akan dibekali dengan praktik bagaimana memaksimalkan bisnis online melalui pengelolaan profil bisnis. Melalui Pelatihan ini kami berharap dapat memberikan wawasan bagi pewirausaha muda digital,” tuturnya.

Seminar Kewirausahaan “Generasi Milenial Unggul Kewirausahaan”, menghadirkan dua orang pemateri yaitu Arief Budi Muttaqein dengan materi berjudul “Plan Your Online Business Strategy”, dan Desty Dwiyanasari dengan materi “Build Your Online Shop.”

Penulis : Humas