Fakultas Teknik UNTIDAR, menggelar Pameran Karya Mahasiswa Fakultas Teknik 2022, Kamis (25/8). Kegiatan diadakan di Auditorium UNTIDAR, Gedung dr. H.R. Suparsono. Tujuan diadakannya kegiatan adalah sebagai upaya sosialisasi dan memperkenalkan karya-karya akademik hasil ide kreatif serta inovatif mahasiswa Fakultas Teknik UNTIDAR. Selain itu diharapkan melalui pameran ini dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan prestasi mahasiswa UNTIDAR.
Merupakan suatu kebanggaan bagi mahasiswa ketika karyanya ditampilkan. Ini tentunya juga memberikan inspirasi kepada mahasiswa lainnya untuk bisa menghasilkan karya, berprestasi dan berinovasi. Total ada sekitar 30 karya yang ditampilkan. Beberapa diantaranya yaitu running text plc, miniatur mesin mobil, robot Elang HMTE, Jembatan Balsa, Jembatan Kayu Meranti, dan Jembatan Baja sebagai permodelan jembatan, mobil listrik Elang UNTIDAR, Becak Motor Hybrid, Drone Spektra, dan lain sebagainya.
00adminhttps://untidar.ac.id/wp-content/uploads/2025/10/LOGO-DIKTISAINTEK-BERDAMPAK-300x104.pngadmin2022-08-31 14:14:072022-08-31 14:14:07FAKULTAS TEKNIK GELAR PAMERAN KARYA MAHASISWA 2022
Unit Kegiatan Mahasiswa Ilmu Al Quran dan Seni Rebana (IQSAN) UNTIDAR menggelar acara Muhadharah, Sabtu (20/8), sebagai ajang dalam mengembangkan, mengajak, serta mengenalkan berbagai macam seni religi. Kegiatan diadakan di Joglo Kandang Lestari, Tempuran, Magelang, dihadiri oleh Pembina UKM IQSAN, Ketua dan Pengurus UKM IQSAN, delegasi Organisasi Mahasiswa (ORMAWA), dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) UNTIDAR, serta masyarakat umum. Dalam sambutannya, ketua panitia Shofiyuddin Ali Ahmad menyampaikan terima kasih kepada panitia, tamu, dan penonton yang telah meramaikan serta menyukseskan acara Muhadharah UKM IQSAN.
Ketua UKM IQSAN, Yusna Hidayat menyampaikan, bahwa Muhadharah adalah ajang pentas seni pengurus dan anggota IQSAN. “Saya berharap juga bisa menjadi ajang silaturrahmi antara UKM IQSAN dengan UKM dan OMAWA, baik tingkat prodi, fakultas maupun universitas di Universitas Tidar. Selain itu juga memperluas tali persaudaraan dengan masyarakat umum, khususnya masyarakat sekitar Joglo Kandang Lestari.
Acara diawali dengan pembukaan oleh MC, sambutan, kemudian arak-arakan oleh pengurus UKM IQSAN, diiringi sholawat Mahalul Qiyam. Pertunjukan pertama adalah drama dari divisi tahfidz, yang bercerita tentang kehidupan di Pesantren Al-IQSAN, diiringi dengan berbagai cerita, lelucon, murojaah, dan suara adzan yang begitu indah. Diselanya ada tartil tilawah dan tari Zapin, yang edukatif sekaligus menghibur. Tarian ini biasa digunakan sebagai media dakwah islamiah melalui syair lagu lagu Zapin yang yang didendangkan.
Penampilan kedua yaitu dari tim rebana, membawakan 2 lagu shalawat yang indah. Penampilan ketiga dari tim kaligrafi yang mempresentasikan dan menjelaskan tentang kaligrafi dan karya-karya mereka yang terlukis indah, ikut mengindahkan tempat pentas kala itu.
Penampilan ketiga dari tim KTIA, yang menampilkan Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an, yang dipresentasikan dengan judul “EPIK: E-modul Pendidikan Islam Kekinian Untuk Membentuk Generasi Muslim Berkualitas di Era Society 5.0”.
Pentas seni juga diwarnai penampilan nasyid dan syarhil Qur’an. Acara ditutup dengan penampilan tim rebana, berpadu dengan alat musik modern, mendendangkan Rindu Muhammadku, Sholawat Mughrom, Hayyul Hadi, dan Sholawat Jibril.
Pemberian pakan yang berkualitas dapat meningkatkan pertumbuhan yang baik bagi usaha penggemukan ternak domba. Biasanya pada hewan ternak domba diberikan pakan hijau-hijauan, dan diberikan tambahan konsentrat. Akan tetapi dalam proses pengolahan rumput pakan ternak menjadi adonan pakan, Kelompok Wanita Tani (KWT) SIDO MAJU, Kecamatan Windusari masih menggunakan cara manual, yaitu rumput dicacah menggunakan sabit atau parang. Pencacahan rumput yang banyak jumlahnya membutuhkan waktu yang lama, juga tenaga yang banyak. Rumput yang sudah dicacah kemudian dicampur dengan pakan tambahan lainnya menggunakan tangan dan peralatan sederhana.
“Sebenarnya untuk rumput gajahnya ada, hanya saja untuk pencacahan itu lama. Dalam 1 hari kami hanya bisa mencacah sekitar 100 kg rumput, itu saja dilakukan oleh banyak orang dan tidak terus menerus. Biasanya hanya pagi dan sore,” kata Komariyah selaku ketua KWT SIDO MAJU. Ia menambahkan, setiap 100 kg cacahan rumput kemudian dicampur dengan bekatul, ampas tahu, dan konsentrat, lalu ditambah dengan sedikit air. Semua dikerjakan secara manual menggunakan alat seadanya. “Jika membayar orang nanti rugi, karena harga jual hewan ternak dengan harga untuk membayar orang yang memproduksi pakan tidak sebanding,” katanya.
Permasalahan ini yang memicu sekelompok mahasiswa UNTIDAR menciptakan Mesin Pengolah Rumput Pakan Ternak. Mereka adalah Kunti Nafingatul Khusna (S1 Teknik Mesin), Rohim Hidayat (S1 Teknik Mesin), Denni Bagus Jayanto (S1 Teknik Mesin), Nia Nur Faizah (S1 Peternakan), dan Danang Wicaksono (S1 Teknik Elektro), di bawah bimbingan Xander Salahudin S.T., M.Eng.
Kunti Nafingatul Khusna selaku ketua tim mengatakan bahwa inovasi Mesin Pengolah Rumput Pakan Ternak, dengan spinrotatiton centrifugal mixer tube ini hadir sebagai solusi dari permasalahan pencacahan, dan pencampuran rumput pakan ternak yang efektif, efisien, dan multifungsi. “Mesin ini mungkin terlihat sederhana, namun dapat melaksanakan dua fungsi pencacahan dan pencampuran rumput pakan ternak ruminansia dalam sekali proses,” tutur Kunti. “Perajangan rumput secara konvensional membutuhkan waktu yang lama, sesuai dengan cepat lambatnya kinerja tangan. Sedangkan jika menggunakan mesin ini proses perajangan dapat mencapai 360 kg/jam. Hasil rajangan sudah langsung tercampur dengan bahan tambahan sehingga siap untuk langsung diberikan ke ternak. Mesin ini sudah diimplementasikan ke KWT SIDO MAJU dan sedang dalam tahap monitoring,” tambahnya. Ia juga menjelaskan mesin yang dibuatnya bersama tim juga mudah dalam perbaikan dan perawatan, serta ramah lingkungan karena tidak menghasilkan polusi yang dapat merusak keseimbangan ekosistem lingkungan hidup.
Menurut Kunti, dengan mesin ini pengolahan pakan pada ternak ruminansia bisa lebih efektif dan efisien. Hal ini tentu sangat bermanfaat bagi peternak, sebab tidak perlu lagi berlelah-lelah menghabiskan waktu dalam mencacah dan mencampur rumput pakan ternak dengan bahan tambahan lainnya.
Mesin Pengolah Rumput Pakan Ternak Multifungsi dengan spinrotation centrifugal mixer tube karya mahasiswa UNTIDAR, tahun ini berhasil lolos dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), skema Penerapan IPTEK (PI), dengan pendanaan penuh dari Kemendikbudristek tahun 2022. Karya ini diharapkan bisa memotivasi mahasiswa dan akademisi UNTIDAR, untuk terus berinovasi dan menghadirkan temuan di bidang teknologi, yang nantinya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat secara luas. Inovasi Mesin Pengolah Rumput Pakan Ternak Multifungsi dengan spinrotation centrifugal mixer tube juga menginspirasi industri peternakan, karena prospek yang sangat luas, produktif dan sangat kompetitif.
Penulis : Humas
00adminhttps://untidar.ac.id/wp-content/uploads/2025/10/LOGO-DIKTISAINTEK-BERDAMPAK-300x104.pngadmin2022-08-25 09:05:532022-08-25 09:05:53MESIN PENGOLAH RUMPUT MULTIFUNGSI KARYA MAHASISWA UNTIDAR, SOLUSI JITU PERMASALAHAN KELOMPOK WANITA TANI WINDUSARI
Sebunian atau Selai Ubi Ungu Kekinian adalah kreasi makanan yang diproduksi oleh tim mahasiswa wirausaha dari program studi S1 Pendidikan IPA, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tidar (FKIP UNTIDAR). Dina Ragilia Setianingsih, Duta Yanuar Pamungkas, Martina Ishia Aryani, Egita Sefira Br Brahmana, dan Fina Umi Fadilla Armayasari, mencetuskan inovasi selai dari bahan ubi ungu. “Ubi ungu adalah bahan makanan yang mudah didapatkan. Selain itu persaingan perdagangan makanan yang menggunakan bahan dasar ubi ungu sangat minim,” tutur Dina.
Ia lebih lanjut menjelaskan bahan dasar dari selai ubi ungu sangat mudah didapatkan di pasar-pasar tradisional maupun modern. Ubi ungu juga memiliki cita rasa yang khas. Ubi ungu sendiri juga memiliki manfaat dalam bidang kesehatan seperti mencegah penyakit jantung dan kanker, serta mengurangi risiko terjadinya peradangan. Ubi ungu juga dipercaya dapat menjaga kesehatan mata. “Beberapa orang enggan menkonsumsi umbi-umbian salah satunya ubi ungu, maka dibuatlah dalam bentuk selai agar mudah dikonsumsi. Selain itu kandungan ubi ungu yang tinggi serat cocok dipadukan dengan roti, yang nantinya dapat digunakan sebagai sarapan pagi. Sebunian juga dapat membantu meningkatkan nafsu makan anak-anak yang susah mengkonsumsi umbi-umbian,” kata Dina. Ia menambahkan ubi ungu memiliki kandungan gizi yang sangat kompleks. Dengan mengonsumsi ubi ungu dapat membantu kebutuhan akan nutrisi. Kelebihan lain dari ubi jalar ungu adalah tidak mudah diubah menjadi gula, sehingga cocok bagi penderita diabetes.
Sebunian adalah salah satu dari 6 proposal mahasiswa wirausaha UNTIDAR yang lolos untuk mendapatkan pendanaan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha dari Kemdikbudristek (P2MW). Melalui P2MW, mahasiswa didorong untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi dalam berwirausaha. Sebunian yang diproduksi oleh Dina dkk. Memiliki kelebihan dibanding produk selai yang beredar di pasaran karena tanpa pengawet, harga ekonomis, kemasan inovatif, serta menggunakan bahan baku yang berkualitas dan higienis.
Agar dikenal oleh konsumen, Dina dkk. gencar melakukan promosi dari mulut ke mulut, melalui media massa seperti brosur, juga melalui media sosial yaitu Whatsapp dan Instagram.
Penulis : Humas
00adminhttps://untidar.ac.id/wp-content/uploads/2025/10/LOGO-DIKTISAINTEK-BERDAMPAK-300x104.pngadmin2022-08-24 14:28:512022-08-24 14:28:51MAHASISWA UNTIDAR KREASIKAN UBI UNGU MENJADI SELAI SEHAT KEKINIAN
Berangkat dari kepedulian untuk meminimalisir permasalahan sampah, Andini Kharisma Devi (S1 Pendidikan Matematika) bersama 3 orang anggota tim yaitu :Meylani Agustin (S1 Pendidikan Matematika), Viena Trisnanti Atmaja (S1 Pendidikan Matematika), dan Jayanti Tri Ananda (S1 Pendidikan Matematika), memiliki ide untuk memanfaatkan sampah plastik menjadi produk atau kerajinan yang bermanfaat dan memiliki nilai guna. “Produk yang kami gagas bernama Kumico (Kursi Mini Ecobrick). Produk kami ini memanfaatkan sampah plastik menjadi kursi,” ungkap Andini.
Andini menjelaskan bahwa Ecobrick adalah metode yang digunakan untuk meminimalisir sampah plastik dengan media botol plastik yang diisi penuh dengan sampah anorganik (misalnya sampah plastik bekas makanan ringan, bungkus detergen, dll). Botol plastik diisi sampai penuh, sehingga botol tersebut menjadi keras dan padat. “Jadi Kumico (Kursi Mini Ecobrick) adalah produk yang memanfaatkan sampah plastik untuk dibentuk menjadi kursi yang modern dan elegan. Desain kursi bisa sesuai dengan selera atau keinginan pelanggan. Adapun jenis kursi Kumico yang dihasilkan terdiri dari sofa, kursi belajar dan kursi makan,” tambahnya.
Keunikan dari Kumico adalah desain kursi yang bisa disesuaikan dengan selera pelanggan. Tidak hanya bentuk bulat saja, tetapi juga bisa berbentuk love, persegi, persegi panjang atau bentuk lainnya. “Keunggulan dari produk kami adalah penggunaan sistem order design by custom, yang memudahkan pemesanan yang disesuaikan dengan design yang diminati oleh pembeli. Bisa juga order menggunakan foto dari pelanggan. Produk yang kami buat ini pun bisa cepat jadi sesuai dengan keinginan, dan pembeli bisa request warna apa yang diinginkan. Jenis kursi yang kami jual ada ukuran kecil, sedang, besar, dan sangat besar. Bahan yang digunakan bahan rayon, dan kulit. Untuk pengiriman, kami menyediakan jasa COD untuk wilayah Magelang, sementara untuk daerah luar Magelang bisa menggunakan ekspedisi,” urai Andini.
Lebih lanjut Andini menjelaskan, untuk strategi pemasaran memakai strategi marketing mix, yaitu menerapkan teknik word of mouth, menggunakan media sosial Instagram, dan akun Shopee. “Kami optimis usaha ini dapat berkembang dan bisa mencapai keberhasilan. Insyaallah usaha akan maju terus dan berkembang karena dikerjakan oleh SDM yang kompeten. Selain itu produk yang kami jual juga sangat unik dari segi bentuk, hiasan, warna dan motifnya. Karena kami lolos Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Direktorat Belmawa Ditjen Diktiristek, kami memiliki dukungan dana untuk mengembangkan usaha. Kami yakin pasar akan menerima dengan baik produk kami,” pungkas Andini.
Penulis : Humas
00adminhttps://untidar.ac.id/wp-content/uploads/2025/10/LOGO-DIKTISAINTEK-BERDAMPAK-300x104.pngadmin2022-08-24 09:52:272022-08-24 09:52:27KUMICO (KURSI MINI ECOBRICK) KARYA MAHASISWA UNTIDAR, SOLUSI MEMINIMALISIR PERMASALAHAN SAMPAH ANORGANIK
LPPM-PMP Universitas Tidar berkolaborasi dengan Akademi Militer Magelang mengadakan Workshop dan Sertifikasi Audit Mutu Internal (AMI), Kamis s.d. Sabtu (18-20/8/2022). Kegiatan diadakan secara luring di Gedung Kuliah Umum dr. H.R. Suparsono Universitas Tidar. Acara pembukaan Workshop dan Sertifikasi AMI dihadiri oleh Gubernur Akmil beserta jajarannya, Rektor UNTIDAR beserta jajarannya, para Dekan, pimpinan dan staf LPPM-PMP UNTIDAR, pimpinan dan staf LPM Akmil, serta para peserta workshop yang terdiri dari ketua jurusan, koordinator prodi dan perwakilan Gugus Penjaminan Mutu fakultas di lingkungan UNTIDAR, serta para koordinator prodi dan dosen Akmil.
Dalam sambutannya saat membuka acara, Rektor UNTIDAR, Prof. Dr. Ir. Mukh Arifin, M.Sc. menjelaskan pentingnya Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) bagi Universitas. “Di era akuntabilitas ini, setiap lembaga akan diukur dan dipertanyakan kinerjanya. Hal-hal yang rutin yang dirasa sudah baik, kalau tidak dilakukan monitoring dan audit, maka kualitasnya akan menurun. Oleh karena itu penting adanya sistem penjaminan mutu internal,” jelasnya. “Semoga kegiatan workshop dan sertifikasi AMI ini semakin mempererat kerjasama antara UNTIDAR dan Akmil, serta memberikan manfaat yang besar bagi kedua belah pihak,” imbuhnya.
Lebih lanjut Prof. Arifin menyampaikan bahwa SPMI (Sistem Penjaminan Mutu Internal) dioperasikan untuk menjaga apa yang dikerjakan sesuai dengan standar nasional pendidikan tinggi. Di UNTIDAR, SPMI dikerjakan oleh unit khusus, yaitu LPPM-PMP, gugus penjaminan mutu, dan diselenggarakan sesuai dengan penetapan, penerapan, evaluasi dan pengendalian.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Akademi Militer, Mayjen TNI Legowo W.R. Jatmiko, S.I.P, M.M. menyampaikan, bahwa di Akmil, sistem penjaminan mutu disebut sebagai sistem pengawasan internal, yang dilaksanakan oleh LPM (Lembaga Penjaminan Mutu). “Semoga apa yang didiskusikan pada saat workshop memberikan banyak insight untuk semakin menyempurnakan sistem yang sudah ada,” ujarnya.
Di Acara Pembukaan Workshop dan Sertifikasi AMI, narasumber dari IPB University, yaitu Dr. Wonny Ahmad Ridwan, M.M., memaparkan tentang Kebijakan Nasional Sistem Mutu Perguruan Tinggi. Ia menjelaskan bahwa sistem penjaminan mutu dapat disesuaikan dengan ciri khas masing-masing perguruan tinggi. Meski demikian, setiap perguruan tinggi seharusnya mengusahakan agar akreditasi institusi maupun akreditasi program studi, mendapatkan nilai di atas rata-rata. “Jangan hanya berupaya agar sesuai dengan standar nasional pendidikan tinggi. Ciri khas masing-masing perguruan tinggi bisa menjadi nilai tambah, agar peringkat akreditasi tidak hanya Baik, tetapi Baik Sekali atau Unggul,” jelas Dr. Wonny.
Selama 3 hari mengikuti Workshop dan Sertifikasi AMI, para peserta diwajibkan mengikuti pretest, mengikuti seluruh rangkaian acara dari tanggal 18-20 Agustus 2022, dan lulus post test, agar bisa tersertifikasi sebagai Auditor Mutu Internal di instansi masing-masing.
00adminhttps://untidar.ac.id/wp-content/uploads/2025/10/LOGO-DIKTISAINTEK-BERDAMPAK-300x104.pngadmin2022-08-24 09:12:592022-08-24 09:12:59LPPM-PMP UNTIDAR DAN LPM AKADEMI MILITER MAGELANG ADAKAN WORKSHOP DAN SERTIFIKASI AMI
Sebagai langkah akselerasi, kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilakukan oleh dosen, SDGs Desa Center UNTIDAR, selenggarakan lokakarya pendataan, pemanfaatan, serta penerapan teknologi dalam pengabdian kepada masyarakat pada tanggal 18—19 Agustus 2022. Acara tersebut bertempat di Fakultas Teknik Gedung 3 Lantai 3.
Acara hari pertama dihadiri oleh dua narasumber, yaitu Prof. Dr. Suyitno, S.T., M.Sc., IPM. (Wakil Rektor Bidang I UNTIDAR), dan Taufik Kurrohman, S.E., MSA., Ak., CA., PhD. (SDGs Center Universitas Negeri Jember/UNEJ), serta para ketua kelompok bidang keahlian (KBK) di lingkungan UNTIDAR. Kedua narasumber memaparkan materi tentang penerapan teknologi tepat guna di bidang sains dan sosial humaniora. Dalam kesempatan itu, Prof. Dr. Suyitno, S.T., M.Sc., IPM. menekankan pentingnya integrasi pengabdian kepada masyarakat dengan penelitian yang dilakukan oleh para dosen, sesuai dengan bidang keahliannya masing-masing.
Sehubungan dengan hal itu, pemateri kedua, Taufik Kurrohman, PhD. menyampaikan tentang impelementasi dan praktik baik pengabdian kepada masyarakat bidang sosial humaniora, penerapan teknologi tepat guna, yang telah dilaksanakan di Universitas Negeri Jember. Dalam pelaksanaan pengabdiannya diharapkan dosen UNTIDAR bisa bersinergi lintas bidang keilmuan (sains dan soshum) sehingga dampak yang diberikan akan lebih baik.
Selanjutnya, acara hari kedua diisi oleh dua narasumber dari Badan Pengembangan dan Informasi Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia, yaitu Dr. Ivanovic Agusta (Kepala BPI Kemendes PDTT) dan Alfandi Pramandaru, S.T., M.Si. (Analis Kebijakan Ahli Muda). Acara hari kedua dihadiri oleh kepala-kepala desa binaan UNTIDAR.
Pada sesi pertama, Dr. Ivanovic Agusta menyampaikan informasi tentang dana desa, SDGs desa yang mengarah pada 18 tujuan, serta penerjemahan SGDs Desa ke dalam konteks lokal. Pada sesi kedua, Alfandi Pramandaru, S.T., M.Si. menyampaikan tahapan pendataan SDGs yang melibatkan Pokja Relawan, Pemda Kabupaten/Kota, Pemda Provinsi, Kemendesa PDTT. Kemudian, sesi tersebut dilanjutkan dengan sesi pendampingan pengisian data SDGs Desa.
Koordinator PKM LPPM-PMP Dr. Ericka Darmawan, M.Pd menyampaikan kegiatan ini adalah kelanjutan dari Kerjasama UNTIDAR dengan Kemendes PDTT pasca kehadiran Menteri Desa PDTT meresmikan SDGs Center UNTIDAR pada bulan Juli silam. Pada kesempatan ini juga diberikan sertifikat kepada 15 desa binaan UNTIDAR. Ketua LPPM-PMP Dr. Eny Boedi Orbwati, M.Si. menyampaikan pengkajian desa binaan ini dilakukan cukup lama. Intervensi yang dilakukan untuk memberdayakan desa sekitar 2 tahun dengan membuat program-program pemicu terlebih dahulu, yang ditindaklanjuti dengan finalisasi data mulai medio Februari 2022.
Desa-desa tersebut adalah Desa Kalirejo (Kecamatan Salaman), Desa Kembangkuning (Kecamatan Windusari), Desa Trasan (Kecamatan Bandongan), Desa Sumberarum (Kecamatan Tempuran), Desa Pogalan (Kecamatan Pakis), Desa Sukosari (Kecamatan Bandongan), Desa Balesari (Kecamatan Windusari), Desa Gunungpring (Kecamatan Muntilan), Desa Ngargogondo (Kecamatan Borobudur), dan Desa Polengan (Kecamatan Srumbung). Di kawasan Kota Magelang sendiri ada Kelurahan Potrobangsan (Kec. Magelang Utara), Kelurahan Kedungsari, (Kec. Magelang Utara), Kota Magelang, Kelurahan Rejowinangun Utara, (Kec. Magelang Tengah) dan Kelurahan Jurangombo Selatan (Kec. Magelang Selatan). 1 desa di Kabupaten Temanggung yakni Kwadungan Gunung, (Kecamatan Kledung).
Secara terpisah Iwan, kepala desa Kembang Kuning Kabupaten Magelang menyampaikan terimakasih kepada SDGs Desa UNTIDAR karena bisa menjembatani kendala lapangan yang selama ini terjadi selama pendataan. Dengan hadir pengembang aplikasi yakni dari BPI Kemendesa PDTT, para kepala desa bisa secara langsung berkonsultasi dan memberikan masukan kendala pemenuhan update data untuk SDGs Desa yang telah menjadi program nasional. Senada dengan hal tersebut kepala desa Polengan, kecamatan Srumbung menyambut baik inisiasi desa binaan ini dan berharap UNTIDAR bisa membantu desa untuk mengembangkan potensi yang ada.
Penulis : Humas
00adminhttps://untidar.ac.id/wp-content/uploads/2025/10/LOGO-DIKTISAINTEK-BERDAMPAK-300x104.pngadmin2022-08-23 14:46:542022-08-23 14:46:54SDGS DESA CENTER UNTIDAR BERDAYAKAN DOSEN MENGABDI DUKUNG PROGRAM NASIONAL
Vena Klarisa Irawati adalah salah satu dari 33 mahasiswa UNTIDAR yang lolos seleksi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) pada program Studi Independen Batch 2. Studi Independen Bersertifikat memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar dan mengembangkan diri melalui aktivitas di luar kelas perkuliahan, namun tetap diakui sebagai bagian dari perkuliahan. Program ini diperuntukkan bagi mahasiswa yang memiliki keinginan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan di dunia industri.
Vena Klarisa berbagi pengalaman mengikuti Studi Independen Bersertifikat di PT Ruang Raya Indonesia atau yang sering disebut dengan Ruangguru, sebagai peserta dalam program Data, Business Analytics & Operations Bootcamp. Ruangguru membuka peluang bagi mahasiswa seluruh Indonesia yang memiliki ketertarikan pada bidang big data untuk bergabung dalam program studi independen. Program ini berlangsung selama lima bulan terhitung sejak 14 Februari 2022 sampai dengan 14 Juli 2022 secara daring dengan sistem pembelajaran, yaitu pemberian materi ajar melalui LMS, live class, praktik mandiri (hands on), work assignment, hingga final project guna mengasah kemampuan peserta.
“Menjadi salah satu bagian dalam program studi independen Ruangguru memberikan pengalaman dan manfaat yang luar biasa bagi saya. Saya menjadi paham bagaimana proses menentukan strategi bisnis perusahaan hingga rekomendasi-rekomendasi strategi apa saja yang sebaiknya ditawarkan dari setiap penelitian yang dilakukan,” ungkap Vena.
“Ruangguru memberikan materi yang sangat bermanfaat bagi saya khususnya, mulai dari introduction to data analytics for business, Python, SQL, dan Tableau sebagai alat analisis dan visualisasi data. Tidak hanya itu saja, Ruangguru memberikan pembelajaran tambahan untuk meningkatkan kemampuan peserta di bidang data analyst dengan memberikan materi mengenai digital product analytics dan communication and management,” tambahnya.
Vena menjelaskan penyampaian materi diberikan oleh instruktur-instruktur yang memang berkompeten pada bidangnya, sehingga materi yang disampaikan mudah dipahami dan apa yang menjadi pertanyaan peserta mampu terjawab saat itu juga. “Terlebih lagi bagi saya yang memiliki latar belakang jurusan yang berbeda dengan bidang ini, sehingga perlu belajar mulai dari nol,” katanya.
Vena menuturkan Ruangguru juga menyediakan sesi pendampingan bagi masing-masing house. Mentor dalam house tersebut menjadi wali kelas yang membimbing selama program berlangsung. Sesi mentoring dilakukan setiap dua minggu sekali dan satu minggu sekali ketika peserta sudah mulai mengerjakan final project.
“Final project untuk Data, Business Amalytics & Operations Bootcamp difokuskan agar peserta mampu membuat project planning hingga eksekusi dari project yang bertujuan untuk mengakuisisi target market yang dituju dalam sebuah produk sehingga berdampak pada peningkatan penjualan (lead generation intiatives). Output dari final project yang saya lakukan berupa data dashboard dan data analisis tentang penjualan suatu perusahaan dengan menggunakan beberapa tools yang telah diajarkan semasa program. Banyaknya manfaat yang saya dapatkan membuat saya berharap program ini dapat terus ada setiap tahunnya agar para mahasiswa lain mendapatkan pengalaman baru di luar universitas, ” urai Vena.
Penulis : Humas
00adminhttps://untidar.ac.id/wp-content/uploads/2025/10/LOGO-DIKTISAINTEK-BERDAMPAK-300x104.pngadmin2022-08-22 16:25:002022-08-22 16:25:00PENGALAMAN BERHARGA MENGIKUTI STUDI INDEPENDEN BERSERTIFIKAT DI RUANGGURU
Universitas Tidar (UNTIDAR) bersama Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) menggelar Kuliah Umum Politik Luar Negeri Republik Indonesia bertema “ Indonesia dan Dinamika Dunia”, Jumat (19/8). Acara berlangsung di Gedung Kuliah Umum dr. H.R. Suparsono UNTIDAR, dihadiri oleh Walikota Magelang, Rektor UNTIDAR, Wakil Rektor, Dekan, dan perwakilan dosen. Kuliah Umum juga diikuti oleh 3000 mahasiswa baru UNTIDAR dan 100 taruna Akademi Militer Magelang.
Acara diawali dengan sambutan dari Menteri Luar Negeri, H. E. Retno Marsudi yang membahas tentang peran Indonesia di mata dunia. Ia menyampaikan bahwa peringatan HUT RI Ke-77 menjadi refleksi seluruh komponen dan bangsa untuk selalu memperteguh komitmen sebagai bangsa Indonesia. Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo mengatakan bahwa Indonesia saat ini berada di puncak kepemimpinan global. Pada tahun ini, Indonesia terpilih menjadi Presiden G20, dan pada November 2022, Indonesia akan menjadi Ketua ASEAN. “Karena posisi Indonesia pada saat inilah kita harus menjadi negara yang satu, makmur, dan mampu untuk terus berkontribusi dalam perdamaian dunia,” ucap H. E. Retno Marsudi. “Adanya campur tangan masyarakat, mempertebal tekad dan komitmen untuk memberikan yang terbaik bagi Tanah Air,” tambahnya mengakhiri sambutannya.
Prof. Dr. Ir. Mukh Arifin, M.Sc., Rektor UNTIDAR menyampaikan dalam sambutannya tentang pengaruh generasi muda saat ini terhadap kemajuan negara di masa yang akan datang. “Kegiatan kuliah umum yang diselenggarakan ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang bagaimana posisi dan peran Indonesia di kancah dunia,” jelasnya.
Materi kuliah umum disampaikan oleh H. E. Ibnu Wahyutomo, selaku Inspektur Jenderal Luar Negeri. Beliau menjelaskan, bahwa di tangan pemuda, negara ini akan maju. Penerus bangsa memiliki pera penting untuk memajukan Indonesia. Tantangan yang di hadapi dunia saat ini sangat besar, dengan adanya pandemi dan perang antar negara yang menyebabkan krisis pangan, energi dan keuangan.
“Dalam berbagai krisis yang ada, adanya politik bebas aktif menjadi satu-satunya kiblat untuk mengutamakan kepentingan nasional Indonesia. Di tengah dinamika dunia inilah, kita harus menjadi bagian dalam solusi permasalahan dunia,” ujar beliau.
H. E. Ibnu Wahyutomo menjelaskan, Indonesia memiliki berbagai diplomasi untuk mengatasi beragam situasi di Indonesia. Yang pertama, adalah diplomasi dan Polugri Indonesia yang berkontribusi dalam mengatasi masalah kesehatan. Menghadapi pandemi yang menyerang hampir seluruh masyarakat Indonesia, mesin diplomasi Indonesia ini terus bergerak untuk memfasilitasi dan memberantas virus COVID-19. Diplomasi vaksin berhasil mengamankan puluhan juta warga negara dari bahaya virus ini. Kemudian disaat yang sama, Kementerian Luar Negeri terus menyediakan akses persediaan alat kesehatan, seperti APD, tabung oksigen, dan lain-lain, serta vaksin yang diberikan pada masyarakat Indonesia secara gratis. Diplomasi Kesehatan Indonesia meningkatkan industri kesehatan di Indonesia.
Kedua, adalah diplomasi perdamaian membantu kontribusi kemanusiaan pada negara-negara terdampak perang di Ukraina, Myanmar, dan Afghanistan. Indonesia melakukan kunjungan langsung untuk mengirimkan pesan perdamaian, dan menjadi kunjungan negara berkembang di Asia pertama di dunia.
H.E. Ibnu Wahyutomo menguraikan diplomasi-diplomasi Indonesia berperan penting dalam mendorong perekonomian dunia. Indonesia yang saat ini menjalankan kepemimpinannya di G20, memiliki prioritas utama dalam ranah kesehatan yang akan memulihkan perekonomian di Indonesia. Saat ini, roda yang terus menggerakkan Indonesia untuk meningkatkan dan menstabilkan perekonomian negara adalah UMKM. Transformasi digital menjadi bagian untuk memperkuat perekonomian negara dalam sektor UMKM.
“Diplomasi indonesia kedepannya terus beradaptasi, agile dan relevan. Semoga setiap insan penerus generasi bangsan bisa menjadi agen perubahan untuk indoneisa yang lebih baik,” pungkas beliau.
Penulis : Humas
00adminhttps://untidar.ac.id/wp-content/uploads/2025/10/LOGO-DIKTISAINTEK-BERDAMPAK-300x104.pngadmin2022-08-19 16:07:402022-08-19 16:07:40UNTIDAR GELAR KULIAH UMUM BERTEMA “INDONESIA DAN DINAMIKA DUNIA”
Fuad Hilmy, S.T., M.T. dan Ikhwan Taufik, S.Pd., M.Eng., dua Dosen dari Jurusan Teknik Mesin Universitas Tidar melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Kalirejo, Salaman, Magelang, Senin (15/8). Kegiatan pengabdian yang dilaksanakan di serambi Masjid Sabilul Muttaqin berjudul “Pelatihan Implementasi Internet of Things (IoT) dalam Perancangan Jam Digital Berbasis Mikrokontroler”.
Peserta pelatihan adalah para pemuda-pemudi setempat beserta jajaran IPNU dan IPPNU Desa Kalirejo. Setelah dibuka dengan kegiatan pra acara yaitu sambutan dari Kepala Desa Kalirejo, kegiatan yang dilaksanakan di Dukuh Gumuk ini dimulai dengan pelatihan dasar-dasar perancangan jam digital berbasis mikrokontroller. Para peserta dikenalkan dengan mikrokontroller, beberapa komponen elektronika yang akan digunakan untuk pelatihan, dan tidak lupa dikenalkan tentang Internet of Things (IoT). Luaran pelatihan kali ini berupa jam digital berbasis mikrokontroller yang di dalamnya terdapat implementasi teknologi Internet of Things (IoT). “Harapannya setelah mengikuti pelatihan, para peserta mengetahui tentang dasar pembuatan dan algoritma jam digital yang biasa terdapat di masjid-masjid,” ujar Ikhwan Taufik. Hal ini diharapkan dapat mendukung tema pengabdian yang selama ini diusung yaitu, ‘Santri Berdikari, Mandiri Teknologi’.”
Kegiatan diakhiri dengan pemberian kenang-kenangan berupa jam digital berbasis mikrokontroller yangg sudah dipersiapkan sebelumnya oleh mahasiswa Jurusan Teknik Mesin Universitas Tidar.“Kenang-kenangan berupa jam digital berbasis mikrokontroller ini diharapkan dapat dipajang di Masjid Sabilul Muttaqin dan bisa bermanfaat untuk para jama’ah dalam mengingat waktu sholat,” ujar Ikhwan Taufik dalam sambutannya. Hal tersebut pun disambut baik dan gembira oleh Kepala Desa, para warga yang hadir, dan para peserta pelatihan.
Agus Prasetya selaku Kepala Desa Kalirejo mengucapkan terima kasih kepada dosen teknik mesin UNTIDAR yang telah melaksanakan pengabdian di Desa Kalirejo. “Terima kasih telah memberikan pelatihan kepada para pemuda desa, terima kasih juga pemberian jam digitalnya. Kebetulan, Masjid Sabilul Muttaqin belum punya jam digital seperti ini,” katanya. Kepala Desa berpesan agar pelatihan diikuti dengan seksama, agar jika suatu saat jam tersebut rusak, para peserta bisa berdiskusi dengan mahasiswa dan diharapkan bisa memperbaikinya sendiri. “Syukur-syukur, setelah pelatihan, para peserta bisa membuat jam yang serupa untuk dipasang di masjid-masjid di Desa Kalirejo,” tambahnya. Tidak ketinggalan, Choirul Anam mewakili peserta pelatihan berterima kasih atas kegiatan pengabdian ini. Ia berharap, ilmu yang telah diberikan akan bisa dikembangkan seperti yang dipesankan oleh Kepala Desa Kalirejo.
Penulis : Humas
00adminhttps://untidar.ac.id/wp-content/uploads/2025/10/LOGO-DIKTISAINTEK-BERDAMPAK-300x104.pngadmin2022-08-19 15:56:482022-08-19 15:56:48DOSEN TEKNIK MESIN UNTIDAR IMPLEMENTASIKAN INTERNET OF THINGS (IOT) DALAM PERANCANGAN JAM DIGITAL MASJID DESA KALIREJO