PELAKSANAAN SKB CPNS UNTIDAR BERJALAN LANCAR

Panitia Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Universitas Tidar mulai menyelenggarakan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), Selasa (13/12). Pelaksanaan SKB CPNS UNTIDAR dilaksanakan Kamis-Sabtu, 13-15 Desember 2018. Total Peserta yang hadir untuk mengikuti SKB hari pertama ini sejumlah 163 orang.

“Pelaksanaan secara umum berjalan lancar.  Peserta SKB yang tidak hadir pada hari pertama maka sudah tidak dapat mengikuti tahap selanjutnya pada hari kedua dan ketiga atau dianggap gugur,” jelas Kepala Biro Umum dan Keuangan (BUK) Among Wiwoho, S.E., M.M.

Sebanyak 3 peserta tidak hadir pada pelaksanaan SKB hari pertama yaitu test kemampuan keahlian (kemampuan bidang) dinyatakan gugur. Peserta yang tidak hadir pada hari pertama tidak dapat melanjutkan tahapan test pada hari kedua yaitu wawancara dan hari ketiga yaitu microteaching atau praktek mengajar.

Sedangkan khusus untuk test kesehatan dilaksanakan secara mandiri oleh para peserta pada Rumah Sakit Pemerintah atau Puskesmas setempat dan dikumpulkan paling lambat pada Sabtu, 15 desember 2018 pada Panitia Seleksi CPNS UNTIDAR.

Berdasarkan pengumuman hasil lolos Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang dikeluarkan oleh Kemenristekdikti pada Sabtu, 8 Desember 2018 lewat laman https://cpns.ristekdikti.go.id/, total pelamar ke UNTIDAR yang lolos sebanyak 190 peserta. Terdiri dari 166 peserta formasi dosen dan 24 peserta formasi tendik. Sedangkan total pelamar CPNS ke UNTIDAR tahun 2018 ini sebanyak 1008 orang.

Pelaksanaan SKB hari pertama formasi dosen dilaksanakan di kampus UNTIDAR sedangkan untuk formasi tendik dilaksanakan di UPT BKN Semarang.

“Pelaksanaan lokasi ujian berbeda dikarenakan BKN belum mempunyai bank soal bagi beberapa formasi yang ada di UNTIDAR dan juga beberapa PTN lain di Indonesia. Pelaksanaan SKB formasi dosen di UNTIDAR menggunakan sistem LJK berbeda dengan formasi tendik sudah menggunakan fasilitas CAT BKN,” tambah Among.

Pelaksanaan test keahlian (kemampuan bidang) terdiri dari 100 soal yang harus dikerjaan selama 90 menit dimulai dari pukul 09.00 – 10. 30 Wib. Peserta diwajibkan mengenakan atasan warna putih dan bawahan celana/rok bewarna hitam serta hadir di tempat ujian selambat-lambatya 60 menit sebelum ujian berlangsung.

SKB adalah tahap kedua dan terakhir rangkaian seleksi CPNS. Bagi peserta yang dinyatakan lolos SKB sudah dipastikan akan ditetapkan sebagai CPNS.

Pelaksanaan SKB hari kedua dan ketiga formasi dosen dan tendik dilaksanakan di Kampus UNTIDAR sesuai dengan jadwal dan ketentuan yang telah diumumkan via laman www.untidar.ac.id. (DN/HDN)

PENGUMUMAN PENETAPAN BIDIKMISI KUOTA TAMBAHAN TAHAP 2, BIDIKMISI ALOKASI KHUSUS DAN BEASISWA PPA ALOKASI KHUSUS TAHAP 2

SK KUOTA TAMBAHAN BIDIKMISI TAHAP 2 TAHUN 2018



SK BM ALOKASI KHUSUS 2018



SK PPA ALOKASI KHUSUS TAHAP 2 2018



PENYAMPAIAN VISI, MISI, DAN PROGRAM KERJA BAKAL CALON REKTOR UNIVERSITAS TIDAR PERIODE 2018-2022

Memperhatikan Pengumuman No: 034/Pan-Pilrek/KP/2018 perihal Penetapan Jadwal Pemilihan Ulang Rektor Universitas Tidar Periode 2018-2022 dipaparkan bahwa tahapan pemilihan rektor UNTIDAR dilaksanakan dalam 4 tahapan yaitu Tahap Penjaringan, Tahap Penyaringan, Tahap Pemilihan dan Tahap Penetapan dan Pelantikan Rektor.
Senat Universitas Tidar melaksanakan Rapat Senat Terbuka, Penyampaian Visi, Misi dan Program Kerja Bakal Calon Rektor Universitas Tidar Periode 2018-2022 pada Kamis, 6 Desember 2018 di Auditorium UNTIDAR. Kegiatan ini merupakan bagian dari Tahap Penyaringan.


Tahap Penjaringan telah dimulai dari Bulan Oktober 2018 mulai dari pembentukan panitia, pengumuman, seleksi administrasi hingga penetapan bakal calon rektor oleh senat. Selanjutnya proses Pemilihan Rektor UNTIDAR dilanjutkan ke Tahap Penyaringan yang terdiri dari sosialisasi bakal calon rektor, penyampaian visi misi, penetapan dan penilaian 3 calon rektor dan penetapan calon rektor oleh senat.
Bakal Calon Rektor UNTIDAR terdiri dari 4 kandidat yang berasal dari dalam dan luar kampus. Kandidat tersebut adalah Dr. Samodra Wibawa, M.Sc. (UNTIDAR), Prof. Erry Purnomo, Ph.D (UNTIDAR), Prof. Dr. Ir. Mukh Arifin, M.Sc. (UNDIP) dan Prof. Dr. Sukarno, M.Si (UNTIDAR).


Rapat Senat Terbuka, Penyampaian Visi, Misi dan Program Kerja Bakal Calon Rektor Universitas Tidar Periode 2018-2022 dihadiri oleh anggota senat, jajaran pimpinan universitas dan fakultas, dosen, tenaga kependidikan serta perwakilan mahasiswa UNTIDAR. Turut hadir pula, Sekretaris Inspektorat Jenderal, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Dr. Yusrial Bachtiar, Ak., MM., CA.
Beliau menekankan pentingnya kejelian Senat UNTIDAR dalam menelaah berkas serta penyampaian para Bakal Calon Rektor dalam acara Rapat Senat Terbuka ini.
“Setelah penyampaian visi misi keempat Bakal Calon Rektor ini akan dipilih 3 Calon Rektor pada siang nanti. Kepada seluruh senat saya mohon pilihlah sesuai hati nurani dari penilaian berkas dan presentasi hari ini,” jelas Dr. Yusrial Bachtiar, Ak., MM., CA.
Menurut beliau, hasil 3 besar Calon Rektor hari ini dan Rektor UNTIDAR pada akhir proses nanti merupakan yang hasil yang terbaik terbaik serta berharap pelaksanaannya akan berjalan lancar sampai pelantikan nanti.


Pelaksanaan Penyampaian Visi, Misi dan Program Kerja Bakal Calon Rektor dipandu oleh Drs. Budiono, M.Pd., Dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) selaku moderator.
Para bakal calon rektor mengambil nomor urut sesaat sebelum menyampaikan presentasinya. Masing-masing kandidat diberi kesempatan menyampaikan visi, misi dan program kerjanya selama 20 menit.
Setelah Penyampaian Visi, Misi dan Program Kerja selanjutnya Senat UNTIDAR melaksanakan Rapat Senat Tertutup Penilaian dan Penetapan Calon Rektor UNTIDAR. Hasil penetapan iniah yang akan dilaporkan kepada Menteri dan selanjutkan untuk diproses ke tahap selanjutnya yaitu Pemilihan Calon Rektor UNTIAR oleh senat bersama Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

BUDAYAKAN KONSUMSI PRODUK LOKAL, DUKUNG KETAHANAN PANGAN NASIONAL

Indonesia merupakan negara terbesar no. 3 di Dunia dengan keanekaragaman hayati (biodiversity) ang terdiri dari 100 jenis sumber karbohidrat, 100 jenis kacang-kacangan, 250 jenis sayuran dan 450 jenis buah-buahan.

Keanekaragaman hayati inilah merupakan potensi sumber daya pangan Indonesia yang perlu kita dukung menuju ketahanan pangan nasional berbasis sumberdaya lokal.

“Mari kita dukung ketahanan pangan berbasis lokal menuju daya saing bangsa dimulai dari diri kita sendiri. Konsumsi bahan makanan lokal seperti umbi-umbian, kacang-kacangan, dll,” tutur Dr. Benny Rachman, APU, Kepala Pusat Ketersediaan dan Kerawanan Pangan pada Badan Ketahanan Pangan, Kementerian Pertanian.

Dalam Seminar Nasional Merapi Integrated Sustainable Agriculture yang diselenggarakan oleh Fakultas Pertanian, Universitas Tidar pada Kamis (20/11) ini, Dr. Benny selaku perwakilan dari Kepala Badan Ketahanan Pangan, Kementerian Pertanian ini menekankan perlunya dukungan berbagai pihak untuk mewujudkan industri pangan berbasis lokal.

“Pemerintah daerah dituntut mempromosikan pangan lokal, kantor-kantor dinas supaya mengurangi kegiatan koordinasi tetapi dialihkan menjadi kegiatan promosi-promosi pangan lokal, dan harus konsisten dengan tujuan bangsa yaitu menjadi lumbung pangan dunia,” tambahnya.

Guru besar Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) Purwokerto, Prof. Ir. Totok Agung DH, MP, Ph.D juga menuturkan bahaya kebiasaan makan mie instan terutama bagi para mahasiswa. Mie instan terbuat dari gandum dimana Indonesia saat ini masih menjadi negara pengimpor gandum.

“Mari kita kurangi konsumsi gandum karena Indonesia masih mengimpor dari luar negeri. Mahasiswa banyak yang sering makan mie instan. Kita musti kembali ke singkong, jagung, kedelai, dll,” jelasnya.

Selain itu, Prof. Totok juga mengajak para dosen dan mahasiswa bersama-sama dengan pemerintah setempat untuk membantu mensejahterakan para petani Indonesia.

Seminar nasional dengan ruang lingkup pertanian yang pertama kali diadakan setelah Universitas Tidar mendapatkan status perguruan tinggi negeri ini diikuti 150 peserta dan 19 pemakalah. Mengangkat tema “Mengembangkan Pangan Berbasis Sumberdaya Lokal Menuju Daya Saing Bangsa” kedepannya seminar ini akan dijadikan rutinitas setiap tahunnya yang diselenggarakan di bulan November dengan output berupa paper yang akan diterbitkan di jurnal maupun prosiding.

Pada kesempatan ini pula, Fakultas Pertanian, UNTIDAR menjalin kerjasama dengan PT Keju Indrakila, Boyolali. PT Keju indrakila merupakan perusahaan lokal asli Boyolali yg memproduksi olahan susu dengan produk utama keju yg merupakan salah satu perusahaan yg mendukung bahan lokal.

“Kerja sama perguruan tinggi dengan stakeholder khususnya industri bertujuan agar lebih dekat dan mengerti kebutuhan industri sehingga dapat mempersiapkan lulusan mahasiswa khususnya Prodi Peternakan, Fakultas Pertanian yg siap untuk bekerja dengan industri dan atau mengembangkan wirausaha,” kata Widitya Tri Nugraha, M.Sc., Dosen Prodi Peternakan, Fakultas Pertanian, UNTIDAR.

Dengan penandatangan kerjasama ini diharapkan dapat memberikan wawasan kepada mahasiswa tentang industri peternakan, mampu berkontrobusi dalan pengembangan produk olahan hasil peternakan serta kedepannya dapat bekerja sama dengan industri-industri lain khususnya di bidang peternakan.

20 MAHASISWA UNTIDAR TERIMA BEASISWA INDONESIA CERDAS BRI TAHUN 2018

Dalam rangka meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia di Indonesia, Bank Rakyat Indonesia (BRI) memberikan beasiswa kepada 20 mahasiswa Universitas Tidar, Kamis (29/11). Mahasiswa yang memperoleh beasiswa merupakan mahasiswa berprestasi yang telah melalui proses seleksi.

“Melalui kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) BRI menyalurkan beasiswa kepada rekan-rekan mahasiswa terutama di perguruan tinggi negeri, kami harap beasiswa ini dapat membantu kelancaran kegiatan kuliah mereka,” tutur Ukon Hendartono, Wakil Pemimpin Wilayah Kantor Wilayah BRI Yogyakarta.

Kegiatan ini dihadiri oleh Purwandono, Pemimpin Cabang BRI Kantor Cabang Magelang beserta jajarannya, para Dekan, Kabiro, dan kabag Akademik dan Kemahasiswaan UNTIDAR.

Kegiatan penyaluran beasiswa untuk mahasiswa telah dilaksanakan rutin oleh BRI tiap tahunnya. Beasiswa yang diberikan sebesar Rp 5 juta kepada 20-40 orang mahasiswa terpilih pada tiap perguruan tinggi.

“Total beasiswa yang diberikan kepada mahasiswa UNTIDAR Tahun 2018 ini sejumlah Rp 100 juta. Dibagikan kepada 20 mahasiswa yang telah lolos seleksi dan masing-masing memperoleh Rp 5 juta,” tambahnya.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Bambang Kuncoro, M.Si. mengucapkan terima kasih atas bantuan beasiswa BRI kepada para mahasiswa UNTIDAR.

“Setelah mendapat tambahan kuota Bidikmisi sebanyak 69 orang, Beasiswa PPA Alokasi Khusus sebanyak 5 orang dan Beasiswa PPA Tambahan sebanyak 50 orang ternyata UNTIDAR masih mendapatkan tambahn Beasiswa dari BRI sebanyak 20 org,” ujar Bambang.

Dari 126 orang mahasiswa yang mengumpulkan berkas ke Biro Akademik, Perencanaan dan Kerjasama (BAKPK) diseleksi berdasarkan nilai Indek Prestasi Mahasiswa (IPK), prestasi yang dibuktikan dengan piagam dan atau dari keluarga kurang mampu. Maka akhirnya diperoleh 20 besar mahasiswa yang memenuhi kriteria tersebut.

“Terima kasih kepada BRI atas beasiswa ini. Tentunya beasiswa ini akan saya gunakan untuk membayar UKT semester mendatang dan sebagian saya sisihkan untuk rekan-rekan Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Grandio Sonora Tidar,” jelas Chaierul Anas, mahasiswa Fakultas Teknik, prodi Teknik Elektro, salah satu penerima beasiswa Indonesia Cerdas BRI Tahun 2018.

Anas, merupakan salah satu mahasiswa berprestasi UNTIDAR yang telah memperoleh 5 piagam penghargaan paduan suara. Sebagian beasiswanya akan disumbangkan untuk rekan-rekan PSM Grandio Sonora Tidar yang sedang mengumpulkan dana untuk kejuaran Paduan Suara di Hongkong pada tahun 2019 mendatang. (DN/HDN)

PENGUMUMAN PENAMBAHAN PESERTA LULUS SELEKSI ADMINISTRASI PENGADAAN CPNS KEMENRISTEKDIKTI TAHUN 2018

Pengumuman Penambahan Peserta Lulus Seleksi Administrasi CPNS Kemenristekdikti Tahun 2018



Lampiran 1



Lampiran 2



PENGUMUMAN PENETAPAN BIDIKMISI KUOTA TAMBAHAN, BEASISWA PPA ALOKASI KHUSUS DAN KUOTA TAMBAHAN TAHUN 2018/2019

SK Bidikmisi kuota tambahan 2018



PPA KUOTA TAMBAHAN 2018



PPA ALOKASI KHUSUS 2018



PENGUMUMAN PENETAPAN BEASISWA INDONESIA CERDAS BRI TAHUN 2018

PENETAPAN BEASISWA INDONESIA CERDAS BRI TAHUN 2018

  • Kepada mahasiswa yang telah ditetapkan sebagai penerima beasiswa BRI diharapkan HADIR pada acara serah terima Besasiswa BRI pada Kamis, 29 November 2018 pukul 10.00 Wib di Ruang Rapat Rektorat. Pakaian : Bebas, Rapi, Sopan, bersepatu dengan Jas Alamamater.
  • Mahasiswa Penerima Beasiswa BRI Wajib mengirimkan FC atau scan KTP ke email humas@untidar.ac.id atau langsung ke kantor BAKPK selambat-lambatnya Selasa, 28 November 2018 pukul 16.00 WIB.