Untidar Sambut 4.138 Mahasiswa Baru 2025, Perdana Terima Penerima Beasiswa ADik

Universitas Tidar resmi membuka rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) 2025, Senin (4/8) di Gedung Kuliah Umum (GKU) dr. H.R. Suparsono, Kampus Tuguran, Untidar.

Dalam sambutannya, Rektor Untidar, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si., menegaskan pergantian status menjadi mahasiswa bukanlah formalitas belaka. Ada proses yang harus ditempa sehingga mahasiswa dapat terbentuk menjadi pribadi yang mandiri, berintegritas, dan berdaya saing di tengah tantangan zaman.

“Kegiatan PKKMB ini merupakan langkah awal untuk mengenal lebih dekat dunia perguruan tinggi, memahami nilai-nilai luhur yang dijunjung tinggi oleh universitas, serta menyesuaikan diri dengan dinamika kehidupan kampus. Kegiatan ini dirancang tidak hanya untuk memperkenalkan sistem akademik, organisasi kemahasiswaan, maupun fasilitas kampus, tetapi juga untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap almamater dan semangat kolaborasi antar mahasiswa,” tuturnya.

Oleh karna itu, beliau mengatakan PKKMB bukan hanya sekadar pembekalan, namun dapat menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk mengenal lebih jauh dunia perguruan tinggi sehingga mahasiswa dapat lebih adaptif dengan sistem yang terdapat di dalamnya.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerjasama, Prof. Dr. Suyitno, S.T., M.Sc., IPM. menyampaikan laporannya mengenai Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2025 sekaligus menyerahkan secara simbolis mahasiswa baru kepada Rektor Untidar.

Dalam laporannya, Prof. Suyitno memaparkan pada PMB 2025 Untidar menerima sebanyak 4.138 mahasiswa dari 33.684 pendaftar. Dengan demikian, rasio keketatan Untidar saat ini mencapai 1:8. Jumlah mahasiswa baru tersebut diperoleh dari 982 mahasiswa yang diterima melalui jalur SNBP, 1.849 Mahasiswa jalur SNBT, serta 1.307 mahasiswa jalur mandiri. Dari keseluruhan jalur masuk, 33 mahasiswa yang tidak mendaftar ulangkan diri/registrasi.

Beliau juga menambahkan, PMB Untidar kali ini semakin berwarna dengan adanya kehadiran 5 mahasiswa baru asal Papua yang diterima melalui beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik).

“Mahasiswa terjauh yang kami terima saat ini dari Papua, dari Sumatra juga ada. Jadi relatif, hampir semua provinsi itu sudah mulai ada ya,” tuturnya.

Lebih lanjut, beliau mengungkap jika beasiswa ADik ini merupakan bentuk perhatian pemerintah agar seluruh masyarakat di pelosok negeri, khususnya Papua dapat menikmati pendidikan.

“Ya, ini sebuah bentuk perhatian pemerintah yah, agar sampai Papua pun banyak yang menikmati pendidikan ini. Kita kebetulan dapat dua,” ungkapnya.

Dua dari Lima mahasiswa penerima Beasiswa ADik berkesempatan berjumpa langsung dengan Prof. Suyitno yaitu Anderson Rayar dan Elison Gire.

“Pastinya senang ya, bisa diterima di Untidar karena memang ingin belajar dengan baik. Tadinya daftar di 2 Kampus, di Bali dan di sini. Tapi diterimanya di sini. Tetap senang, dua-duanya sama-sama bagus,” tutur Anderson Rayar.

Beasiswa ADik adalah program beasiswa afirmasi pendidikan tinggi yang diselenggarakan oleh pemerintah Indonesia. Program ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi mahasiswa dari daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar), Orang Asli Papua (OAP), anak Tenaga Kerja Indonesia (TKI), dan penyandang disabilitas untuk melanjutkan pendidikan tinggi.

Maba Untidar penerima beasiswa ADik terdiri dari 5 orang yaitu Anderson Rayar (S1 Pendidikan Biologi, FKIP), Elison Gire (S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP) dan Herlin Hembo Gloria (S1 Peternakan, Faperta) yaitu kategori Orang Asli Papua (OAP) serta Zalfa Akhmad Zuhdiansyah (S1 Mekatronika, Fakultas Teknik) dan Ayu Septiana (S1 Manajemen, Fakultas Ekonomi) kategori Anak TKI.

Lebih lanjut, pembukaan rangkaian PKKMB Untidar juga diawali dengan penyematan almamater secara simbolis oleh rektor kepada kedua perwakilan mahasiswa yakni Agung Widyansyah, Prodi Pariwisata, Fakultas Ekonomi dan Kalila Orli, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Adapun pengucapan Janji Mahasiswa dipimpin oleh Ferris Geovanni Wijaya, Prodi Pariwisata, Fakultas Ekonomi.

Penulis : Yasmine

Editor : Humas Untidar

Delapan Tim PPK Ormawa Untidar Jalankan Misi Pemberdayaan di Kabupaten Magelang

Universitas Tidar melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan desa. Kegiatan dimulai dengan penandatanganan kerjasama serta penyambutan tim PPK Ormawa yang lolos pendanaan.

Penandatanganan kerjasama dilakukan oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Parmin, S.Pd., M.Pd.  dengan masing-masing Kepala Desa lokasi pelaksanaan PPK Ormawa Untidar, Rabu (23/7) di Gedung Kuliah Umum dr. HR Suparsono.

“Kegiatan hari ini merupakan kelanjutan dari dua minggu lalu ketika Pak Rektor bersama saya menyerahkan lima titik program ini secara resmi kepada Pak Bupati. Kami berbincang selama hampir satu jam, dan beliau sangat mendukung,” ujar Prof. Parmin dalam sambutannya.

Kegiatan ini akan dilaksanakan selama lebih dari satu tahun, dimulai pada Juli 2025 hingga Oktober 2026. Tahun 2025 ini, delapan tim PPK Ormawa UNTIDAR berhasil lolos pendanaan, terdiri atas enam tim yang didanai oleh Direktorat Belmawa Kemendikbud Ristek dan dua tim dengan dukungan dana internal universitas.

Selain menjadi bentuk pengabdian kepada masyarakat, program ini juga diharapkan juga mendapatkan berbagai penghargaan tingkat nasional. Tahun lalu, salah satu desa binaan Untidar, yakni Desa Gandusari, Kecamatan Bandongan, berhasil mendapatkan berbagai penghargaan tingkat nasional, mulai dari tim mahasiswa terbaik hingga Kepala Desa inspiratif.

“Gandusari itu jadi ikon tahun lalu. Tim PPK Ormawanya juara 1 nasional, dosen pendampingnya juara 2, dan Pak Kadesnya juara 3 nasional,” tambahnya.

Beliau berharap, 8 desa yang terlibat tahun ini bisa mengikuti jejak Gandusari, bahkan melampaui capaian yang sudah diraih. Terlebih, tahun ini Kementerian akan memilih 12 Kepala Desa terbaik se-Indonesia dari ratusan yang tergabung dalam program PPK Ormawa.

“Kami tahu Pak Kades-kades ini tidak mengejar penghargaan. Tapi kalau dukungannya total, memfasilitasi adik-adik mahasiswa secara maksimal, peluang itu pasti terbuka,” katanya optimistis.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Kepala Desa Gandusari, Kecamatan Bandongan, Bapak Mustofa Kamal, yang pada tahun 2024 lalu menjadi salah satu pemenang Anugerah Abdidaya, Juara 3 Mitra Paling Partisipatif.

Dalam sesi testimoni, Mustofa membagikan pengalaman positifnya dalam berkolaborasi dengan mahasiswa UNTIDAR serta manfaat nyata yang dirasakan masyarakat dari program pemberdayaan yang dijalankan.

Kepala Desa Gandusari, Pak Mustafa, menyampaikan bahwa sejak hadirnya program PPK Ormawa Pelita, desanya mengalami banyak perubahan positif, khususnya dalam bidang pertanian.

“Alhamdulillah, sejak adanya program PPK Ormawa Pelita di desa kami, Desa Gandusari mengalami banyak perubahan positif. Program ini benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam hal pertanian. Sekarang, tanaman kopi yang dulu baru ditanam, alhamdulillah sudah mulai berbuah. Bahkan produk kopinya sudah bisa dibeli! Ini jadi kebanggaan tersendiri bagi warga Gandusari,” ujarnya.

Ia juga berharap kerjasama antara kampus dan desa seperti ini bisa terus berlanjut.

“Karena saya yakin, kalau desa dan kampus berjalan bersama, desa-desa seperti Gandusari bisa makin mandiri dan sejahtera,” tutupnya.

Untidar berharap, melalui program ini, mahasiswa dapat mengembangkan keterampilan kepemimpinan dan kolaborasi lintas sektor, sekaligus memberikan kontribusi langsung bagi kemajuan desa-desa mitra.

Program PPK Ormawa Universitas Tidar (UNTIDAR) tahun 2024 dilaksanakan di delapan desa di Kabupaten Magelang, meliputi Desa Gondangsari di Kecamatan Pakis, Desa Giripurno di Kecamatan Borobudur, Desa Blondo di Kecamatan Mungkid, serta Desa Karangkajen yang berada di Kecamatan Secang. Selain itu, program ini juga menjangkau Desa Sidorejo di Kecamatan Bandongan, Desa Balesari dan Desa Kembangkuning di Kecamatan Windusari, serta Desa Genikan yang terletak di Kecamatan Ngablak.

Setiap desa menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan pemberdayaan masyarakat oleh mahasiswa Untidar yang tergabung dalam tim PPK Ormawa, dengan fokus pada pengembangan potensi lokal, peningkatan kapasitas warga, serta sinergi dengan program pembangunan desa.

 

Penulis: Suryanti

Editor : Humas Untidar

 

Pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) Bagi Calon Mahasiswa Baru Universitas Tidar Jalur KIP K melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) Yang Dinyatakan Tidak Lolos Verifikasi Dan Validasi Kip K Periode I, II, dan III Tahun 2025

Diumumkan kepada seluruh calon mahasiswa baru Universitas Tidar jalur KIP K melalui SNBP dan SNBT yang dinyatakan tidak lolos verifikasi dan validasi KIP K Periode I, II, dan III untuk dapat segera menyelesaikan proses pembayaran UKT. Mekanisme pembayaran UKT tercantum dalam Lampiran surat ini. Calon mahasiswa yang tidak menyelesaikan pembayaran UKT sampai dengan tanggal 23 Juli 2025 pukul 23.59 WIB, dinyatakan gugur sebagai calon mahasiswa Universitas Tidar Tahun Akademik 2025/2026.

Demikian untuk menjadi perhatian.

 

Untidar Tandatangani Kerjasama, Dukung Program Pemerintah Kabupaten Magelang

Universitas Tidar (Untidar) melangsungkan penandatangan Kesepakatan Bersama dan Perjanjian Kerjasama dalam rangka dukung program pemerintah Kabupaten Magelang, terkait program pemberian beasiswa kepada pemuda berprestasi Kabupaten Magelang yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi, Kamis (9/7). Bertempat di Pendopo drh. Soepardi  Kompleks Sekretariat Daerah Kabupaten Magelang, Bupati Magelang dan Rektor Untidar menandatangani Kesepakatan Bersama tentang kerjasama di bidang Pemerintahan, Pembangunan, Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kepada Masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, menyampaikan kerjasama ini menjadi awalan dan landasan dalam merealisasi visi misinya dalam mendorong pemuda Kabupaten Magelang untuk mencapai pendidikan tinggi, yang muaranya sebagai upaya mensejahterakan kehidupan keluarga.

Masih menurutnya, beasiswa akan diberikan kepada pemuda berprestasi yang berdomisili di Kabupaten Magelang dan sudah diterima di Perguruan Tinggi baik negeri maupun swasta. Beasiswa akan diterimakan sejumlah lima juta rupiah pada tiap semester. “Kelak saya menargetkan akan memberi beasiswa kepada 1000 mahasiswa setiap tahunnya.” Imbuhnya.

Grengseng berharap Perguruan Tinggi nantinya menjadi rekan dalam menciptakan sumber daya manusia yang lebih berkualitas, kreatif, inovatif, serta berakhlak mulia dalam memajukan Kabupaten Magelang. “Harapannya pemuda Kabupaten Magelang dapat mencapai pendidikan tinggi dan menjadi promotor peningkatan  Sumber Daya Manusia Kabupaten Magelang,” tutupnya.

Di kesempatan yang sama, Rektor Untidar, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si., menyambut baik program ini. “Selaras dengan apa yang disampaikan pak Bupati,  semakin banyak ragam beasiswa yang diterima, akan menjadi kemudahan peserta didik dalam menuntut ilmu,” ungkapnya.

Sugiyarto juga menyebutkan bahwa ada mekanisme yang akan dipakai agar tidak ada seorang mahasiswa menerima beasiswa double. “Maksudnya, agar pemerataan pembiayaan bisa dirasakan oleh sebanyak-banyaknya mahasiswa, agar tujuan pemerataan pendidikan tinggi dapat segera tercapai.” lanjutnya.

Penandatanganan Kerjasama juga dilakukan oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Untidar, Prof. Dr. Parmin, S.Pd., M.Pd., dengan Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Magelang, Mulyanto, S.H., M.H., tentang Pemberian Beasiswa Bagi Pemuda Berprestasi Di Kabupaten Magelang.

Turut hadir  pula perwakilan Universitas Gajah Mada; Universitas Negeri Yogyakarta; Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta; Universitas Sebelas Maret; Universitas Diponegoro; Universitas Negeri Semarang; Universitas Tidar; Institut Seni Indonesia Yogyakarta; Institut Seni Indonesia Surakarta; UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta; UIN Salatiga; Polbangtan Yoma; STPMD “APMD”; Univeristas Muhammadiyah Magelang; STIEPARI yang pada kesempatan itu juga melakukan penandatangan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Magelang.

One Day Training: Bekal Duta Untidar Menjadi Brand Ambassador Kampus

Sebanyak 30 mahasisiswa mengikuti One Day Training di Kledung Research Park Universitas Tidar, di Temanggung, Selasa (8/7). Mereka terdiri atas 6 orang Duta Universitas 2024, 9 orang Duta Universitas 2025, dan sisanya merupakan Duta dari 5 Fakultas.

Dalam sambutannya, Rektor, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si., memberikan apresiasi kepada Duta Universitas 2024 yang telah menjalankan perannya sebagai brand ambassador Untidar selama 1 tahun kemarin. “Saya memberikan penghargaan setinggi-tingginya (kepada Duta 2024), atas dedikasinya, secara bersama-sama dengan elemen lain, memberikan wajah baru Untidar yang dinamis dan visioner.” Ungkapnya.

Hal senada diungkapkan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. Parmin, S.Pd., M.Pd., selaku bagian yang mengelola kedutaan. Parmin memberikan wejangan kepada peserta untuk bersikap professional dan bertanggung jawab. “Amanat ini harus dijalankan dengan baik. Kalian adalah sedikit dari belasan ribu mahasiswa Untidar yang terpilih. Kalian akan menjadi representasi Kampus di mana pun berada.” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Parmin menyerahkan piagam penghargaan kepada para Duta Universitas 2024. Ia juga menyerahkan SK dan memasangkan selempang kepada Duta Universitas 2025 sebagai bekal untuk menjalankan tugas setahun ke depan. “Bagi Duta Fakultas, Surat Keputusan (SK) nanti akan diserahkan kepada Dekan masing-masing,” jelasnya.  

Pembekalan materi One Day Training disampaikan oleh 2 orang narasumber yang kompeten di bidangnya masing-masing. Narasumber 1 dari bidang Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemerintah Kabupaten Temanggung, Slamet Budi Waluyo, memberikan materi seputar keprotokolan dan public speaking. Sementara narasumber 2, Ratih, Branch Manager Larissa Aestetic Center Magelang, memberikan pelatihan tata rias, perawatan wajah, dan tubuh.

Ketua Tim Kerja Bidang Humas yang sekaligus sebagai Pembina Duta Untidar, Danu Wiratmoko menjelaskan, proses rekrutmen Duta sudah dimulai sejak bulan Juni lalu. Dimulai dengan pengumuman rekrutmen, seleksi administrasi, seleksi wawancara, dan pengumuman hasil seleksi. “One Day Training ini adalah tahap yang penting untuk bekal dasar Duta dalam menjalankan tugasnya.” Paparnya.

Tahun sebelumnya, One Day Training hanya diikuti oleh Duta tingkat Universitas. Di tahun ini, dicoba formula baru untuk melibatkan Duta Fakultas. “Sebab memang sepertinya diperlukan kualitas pelayanan yang sama baik di tingkat fakultas maupun tingkat universitas. Tahun lalu, Duta Kampus merangkap Duta Fakultas. Tahun ini, Duta Fakultas ada sendiri. Hal ini dimaksudkan agar kegiatan di tingkat Fakultas juga dapat melibatkan Duta yang ada.” pungkasnya.

Penulis : Danu Wiratmoko

Gebyar Kemahasiswaan Untidar 2025, Meriahkan Dies Natalis dengan Semangat Kompetisi dan Kebersamaan

Universitas Tidar (Untidar) sukses menyelenggarakan kegiatan Gebyar Kemahasiswaan 2025 sebagai bagian dari rangkaian perayaan Dies Natalis ke-46 Untidar, Selasa (6/5). Acara ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai universitas dengan menampilkan semangat kompetisi dan kreativitasnya melalui Lomba Paduan Suara, Gobak Sodor, dan Esai Ilmiah.

Kegiatan diawali dengan pertandingan Gobak Sodor yang diikuti oleh sebanyak 4 finalis dari Universitas Ngudi Waluyo, Universitas Wahid Hasyim, Universitas Ahmad Dahlan (UAD), serta Universitas Tidar. Faiz Listyanda selaku PIC lomba Gobak Sodor menjelaskan kegiatan perlombaan ini dilaksanakan sebagai bentuk perwujudan dari visi misi Untidar, yakni ‘Unggul Berbudaya’. Untuk itu, gelaran lomba Gobak Sodor ini bertujuan melestarikan budaya Indonesia melalui permainan tradisional yang ada di Indonesia. 

“Harapannya dengan diadakannya perlombaan ini dapat menjadi ajang untuk melestarikan kebudayaan Indonesia. Permainan tradisional Gobak Sodor sesuai dengan visi Untidar yang mengedepankan wirausaha dan kebudayaan,” ujar Faiz. 

Untidar juga mengadakan perlombaan esai dengan mengusung tema ‘Kesehatan Mental’. Lomba ini diikuti 203 peserta dari berbagai universitas di Indonesia, mulai pulau Sumatra hingga Papua.  PIC Lomba esai, Suamanda Ika Novitasari S.Kom., M.Kom. mengatakan, tema kesehatan mental diangkat karena ada banyak fenomena kasus kesehatan mental yang terjadi pada mahasiswa saat ini. 

“Harapannya dengan tema ini, mahasiswa-mahasiswa yang mengikuti perlombaan esai ini dapat memiliki pandangan yang lebih luas mengenai kesehatan mental baik bagi dirinya maupun orang lain,” pungkasnya. 

Suamanda menambahkan, dari para peserta yang sudah menjadi finalis pada dasarnya memiliki esai yang menarik dengan presentasi yang relevan dan dapat mengatasi permasalahan kesehatan mental saat ini.

Lomba ketiga, yaitu Paduan Suara, turut memeriahkan Gebyar Kemahasiswaan 2025. Lomba ini diikuti oleh 5 tim paduan suara  terbaik yang lolos babak final. Mereka adalah Gisma Choir UPGRIS, PSM Grandio Sonora Tidar, PSM Talenta Universitas Slamet Riyadi, Nokus Choir STIKES Yogyakarta,  dan Synthon Choir Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Yayasan Farmasi Semarang. Para peserta dinilai berdasarkan aspek vokal, harmonisasi dan ekspresi oleh dewan juri yang kompeten di bidang musik.

Dalam kesempatan ini, Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerjasama, Drs. Giri Atmoko, M.Si., menyampaikan apresiasinya pada para peserta dan harapan kompetisi di tahun mendatang.

“Saya mengapresiasi para peserta lomba dari  berbagai universitas, dan berharap kedepannya kegiatan ini tetap berlanjut dan semakin luas dalam menjaring peserta,” jelasnya.

Salah satu juri dari Lomba Paduan Suara Mahasiswa (LPSM), Septian memberikan tanggapannya terkait kegiatan hari ini yang menurutnya cukup antusias.

“Acara perlombaan hari ini sudah sangat antusias dan menjadi awal yang baik bagi acara kompetisi yang baru pertama kali diselenggarakan. Saya rasa sudah cukup untuk menjadi modal yang baik, dan kedepannya saya berharap Untidar dapat terus menyelenggarakan kompetisi ini, melihat antusias anak-anak yang semangat mulai dari persiapan dan penampilan mereka,” ungkapnya.

Berikut adalah daftar pemenang dalam kegiatan Gebyar Kemahasiswaan Untidar 2025.

 

Kategori Lomba

Pemenang

Kejuaraan Invitasi Nasional Gobak Sodor

  1. Universitas Wahid Hasyim
  2. Universitas Ngudi Waluyo
  3. Universitas Tidar
  4. Universitas Ahmad Dahlan

Lomba Esai Tingkat Nasional

  1. Rohmat Joan Prataman (Universitas Negeri Yogyakarta)
  2. Atsir Al Atsari (Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  3. Amelia Rahma (Universitas Lambung Mangkurat)
  4. Karina Indah Khumaerah (Institut Pertanian Bogor)
  5. Nafisa Aliya Irfani (Universitas Tidar)

Lomba Paduan Suara Mahasiswa (LPSM)

  1. PSM Talenta Universitas Slamet Riyadi
  2. PSM Grandio Sonora Tidar 
  3. Gisma Choir Universitas PGRI Semarang
  4. Nokus Choir STIKES Yogyakarta
  5. Synthon Choir Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Yayasan Farmasi Semarang 

Kegiatan ini menjadi bukti semangat kolaboratif dan kompetitif mahasiswa dari berbagai daerah, sekaligus memperkuat komitmen Untidar dalam mengembangkan potensi mahasiswa melalui kegiatan edukatif dan berbudaya.

 

Penulis : Ruth Erica Margareth, Dewi Puji Lestari

Untidar Sukses Selenggarakan Grand Final National Tidar Debating Competition (NTDC) Tahun 2025.

Universitas Tidar menyelenggarakan Grand Final National Tidar Debating Competition (NTDC) 2025, Selasa (11/3).

NTDC merupakan sebuah ajang debat tingkat nasional yang menghadirkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia diantaranya Universitas Ciputra, Universitas Pendidikan Indonesia, UIN Sunan Kalijaga, Universitas Kristen Petra, Universitas Presiden, serta Universitas Tidar.

Kompetisi yang berlangsung di Gedung Kuliah Umum (GKU) dr.H.R. Suparsono ini mengusung tema “Supersemar dan Tantangan Demokrasi di Era Digital” yang membahas relevansi sejarah dalam dinamika demokrasi di masa kini.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. Parmin, S.Pd., M.Pd. menegaskan komitmen Untidar dalam mendukung kegiatan akademik berbasis kompetisi.

“Ini adalah kompetisi debat tingkat nasional pertama yang diselenggarakan di Untidar. Kami berharap acara ini dapat menjadi agenda rutin dan terus berkembang. Untidar juga akan meningkatkan kualitas kelompok debat mahasiswa dan menyelenggarakan berbagai kompetisi lainnya, khususnya di bidang kebudayaan dan kewirausahaan tingkat nasional sebagai perwujudan dari visi misi kampus ini,” ujar Prof. Parmin.

Hasil akhir dari kompetisi NTDC kategori debat bahasa Inggris, Juara 1 dan Juara 2 oleh Tim Perdaddy dan Tim Rica-Rica dari Universitas Presiden, Juara 3 diraih oleh Tim UKP Steffi Audie dari Universitas Kristen Petra, dan Juara 4 oleh Tim Clovers dari Untidar.

Selanjutnya, kategori debat bahasa Indonesia diraih oleh Juara 1 oleh Tim Mau Main dari Universitas Ciputra, Juara 2 oleh Tim Kaldecocak dari UIN Yogyakarta, Juara 3 oleh Tim Rawrawr dari Universitas Pendidikan Indonesia, dan Juara 4 oleh Tim #Sukinanda dari Untidar.

Dengan semangat kompetitif dan intelektual yang tinggi, Grand Final NTDC 2025 diharapkan tidak hanya menghasilkan pemenang, tetapi juga melahirkan generasi muda yang kritis, berintegritas, dan mampu berkontribusi dalam membangun demokrasi di era digital.

Penulis: Ruth Erica Margaret

Editor: Dewi Puji Lestari

 

 

Untidar Bersama Polres Magelang Kota Perkuat Sinergi dalam Pendidikan dan Mitigasi Sosial

Universitas Tidar menerima kunjungan dari Kapolres Magelang Kota di Ruang Rapat Rektorat, Rabu (5/3) sore. Kunjungan ini merupakan agenda silaturahmi kedua antara Polres Magelang Kota dan Untidar dengan tujuan untuk memperkuat sinergi dalam berbagai aspek, terutama pendidikan dan mitigasi sosial.

Kapolres Magelang Kota, AKBP Anita Indah Setyaningrum, S.I.K., M.H, menyampaikan harapannya agar kedepan Polres dan Untidar bisa berkolaborasi dalam kegiatan mahasiswa yang bermanfaat.

“Kami mendukung sepenuhnya Untidar dalam menciptakan berbagai kegiatan positif mahasiswa, baik dalam bidang akademik maupun non-akademik. Harapannya mahasiswa dapat menyalurkan segala aspirasi dengan cara positif dan lebih produktif,” ungkapnya.

Kapolres Kota Magelang beserta Tim dan Jajaran pimpinan Universitas Tidar saat kegiatan diskusi.

Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si., mengungkapkan terima kasih atas kunjungan Tim Kapolres Magelang ke Untidar.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Polres Magelang ke Untidar. Harapan kami kedepannya Kapolres terus membersamai Untidar dan adanya silaturahmi ini dapat membuka peluang kerja sama yang lebih baik antara Polres dan Untidar dalam pengembangan pendidikan,” ujar Rektor.

Pertumbuhan Untidar yang signifikan membutuhkan sinergi dari berbagai pihak, termasuk Polres untuk mendukung lingkungan akademik yang kondusif dan progresif.

Senada dengan hal tersebut, Prof. Dr. Parmin, S.Pd., M.Pd., selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni menekankan pentingnya mitigasi sosial yang melibatkan berbagai perguruan tinggi terutama di wilayah Kedu Raya.

“Mitigasi harus dilakukan secara sinergis. Untidar bersama Polres Magelang Kota dapat menjadi inisiator forum yang melibatkan perguruan tinggi se-Kedu Raya untuk membahas strategi mitigasi yang lebih terstruktur,” tuturnya.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni dan Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama menanggapi diskusi terkait mitigasi perguruan tinggi se-Kedu Raya.

Sebagai langkah konkret, Untidar bersama Polres Magelang Kota berencana untuk menginisiasi forum bersama dengan perguruan tinggi se-Kedu Raya dengan tujuan memperkuat kerja sama dalam berbagai aspek termasuk mitigasi sosial, keamanan kampus, serta pengembangan kegiatan akademik dan non-akademik yang mendukung pertumbuhan mahasiswa.

Adanya silaturahmi ini menjadi bukti nyata sinergi antara instansi pendidikan dan kepolisian dapat menciptakan lingkungan yang baik bagi mahasiswa maupun masyarakat.

Foto Bersama Tim Polres Kota Magelang dan Pimpinan Untidar.

 

Penulis: Dewi Puji Lestari

Editor : Humas Untidar

Menuju Prestasi Nasional, Untidar Adakan Seleksi Internal Olimpiade Nasional Matematika dan IPA Tingkat Perguruan Tinggi Tahun 2025

Universitas Tidar melaksanakan Seleksi Internal Olimpiade Nasional Matematika dan IPA (ONMIPA-PT) Tingkat Perguruan Tinggi Tahun 2025 pada Rabu (26/2) di Gedung Kuliah Umum (GKU) dr. H.R. Suparsono. Sejumlah 60 mahasiswa mengikuti seleksi ini sebagai bagian dari upaya Untidar dalam menjaring perwakilan terbaik yang akan berkompetisi dalam berbagai bidang sains. Bidang-bidang yang diujikan dalam seleksi olimpiade nasional ini mencakup bidang Biologi, Fisika, dan Kimia serta Matematika dan dilaksanakan selama kurang lebih 120 secata luring dengan metode pengerjaan soal di kertas sesuai dengan bidang keahlian masing-masing mahasiswa. Dari hasil seleksi ini akan menghasilkan 5 mahasiswa terbaik di tingkat Universitas dari masing-masing bidang yang diujikan.

Dalam sambutannya, Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (BAKK) Universitas Tidar, Drs. Giri Atmoko, M.Si., mengapresiasi partisipasi mahasiswa dalam seleksi yang dilaksanakan pada hari ini. “Selamat kepada mahasiswa yang telah menjadi utusan dalam seleksi nasional ini. Kegiatan ini diharapkan dapat memunculkan bibit-bibit yang dapat mewakili di tingkat wilayah maupun nasional dari perwakilan Universitas Tidar melalui penguatan materi dan mental kepada mahasiswa yang terpilih nantinya,” ujarnya.

Kegiatan seleksi ini juga menjadi bagian dari strategi Untidar dalam meningkatkan prestasi akademik mahasiswa dan memperkuat kegiatan di bidang kemahasiswaan. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan mahasiswa Universitas Tidar semakin siap bersaing dan meraih prestasi di tingkat nasional.

Salah satu peserta seleksi olimpiade nasional, Dini Indriani, yang berasal dari Fakultas Pertanian, tepatnya dari program studi Agroteknologi menyampaikan perasaan bahagia dan leganya pasca pelaksanaan tes hari ini. Dini berharap dengan adanya program seleksi ini dapat menjadi wadah bagi dirinya dalam mengembangkan ilmu kompetensi yang berkaitan ilmu-ilmu Biologi, sebagai bidang yang diujikan pada tes hari ini.

“Harapan saya, saya dapat berpartisipasi sebagai salah satu mahasiswa yang berkompetisi dalam Olimpiade Nasional IPA dan Matematika di tingkat wilayah maupun nasional,” ujarnya pasca kegiatan seleksi hari ini.

Seleksi ini diharapkan dapat menghasilkan mahasiswa unggulan yang nantinya akan mewakili Universitas Tidar dalam Olimpiade Matematika dan IPA di tingkat wilayah dan berkesempatan berkompetisi hingga di tingkat nasional.


Penulis : Ruth Erica Margaret
Editor : Humas Untidar

Foto bersama Rektor beserta Ketua dan Pembina BEM KM, DPM KM dan UKM Kewirausahaan Untidar Periode 2025. Foto : Irfan Magang Humas.

Pelantikan Ormawa Untidar 2025 : Harus Berdampak Positif Bagi Sivitas Akademika

Rektor, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si., melantik pengurus dan pembina Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Universitas Tidar Tahun 2025 di Gedung Kuliah Umum (GKU) dr. H.R. Suparsono, Jumat (7/2).

“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus dan pembina Ormawa serta UKM Untidar yang baru saja dilantik. Harapannya, pelantikan ini dapat membawa kemajuan bagi organisasi dan memberikan dampak positif bagi seluruh civitas akademika Untidar,” ujar Prof. Sugiyarto.

Lebih lanjut, Rektor menekankan pentingnya meningkatkan prestasi bagi mahasiswa aktif maupun alumni Untidar.

“Prestasi bukan hanya soal nilai akademik, melainkan  juga kemampuan berorganisasi dan berinovasi yang dapat memajukan Untidar di tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.

Dalam sambutannya Rektor juga berpesan bahwa integritas merupakan nilai yang harus dijunjung tinggi dalam setiap organisasi. Integritas adalah kunci untuk menjaga kepercayaan, baik dalam ranah internal maupun eksternal organisasi. Tanpa integritas, sebuah organisasi tidak akan bisa berkembang dengan baik. Selain itu, pentingnya kolaborasi dan inovasi dalam menjalankan setiap kegiatan organisasi mahasiswa.

Penandatangan dokumen pelantikan oleh Achmad Rizky Airlangga, Ketua BEM KM Untidar di hadapan Rektor dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni. Foto : Pramuja Magang Humas.

“Saya ingin agar seluruh pengurus Ormawa dan UKM dapat bekerja sama dan berinovasi, terutama dalam menciptakan program-program yang bermanfaat bagi mahasiswa dan masyarakat luas,” pungkasnya.

Dalam kesempatan ini, Rektor juga menyampaikan adanya inisiasi baru di Untidar yang mengedepankan aspek kewirausahaan dan kebudayaan sebagai visi utama. Dengan terbitnya Renstra 2025-2029, selain kewirausahaan, Untidar kini juga mengedepankan kebudayaan sebagai visi utama dalam pengembangan pendidikan. Beliau berharap pengurus Ormawa dan UKM dapat berkolaborasi untuk mewujudkan visi ini.

Bertajuk “Pelantikan Kemahasiswaan Untidar dan Pembekalan Organisasi” ini acara ini terdiri dari 2 kegiatan yaitu Pelantikan dan Pembekalan Organisasi Tahun 2025. Hadir dalam acara ini perwakilan 18 UKM dan 2 Ormawa tingkat Universitas yaitu Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM KM) dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM KM).

Rektor memandu pengucapan Sumpah Jabatan Ketua dan Pembina Ormawa Untidar Periode 2025. Foto : Irfan Magang Humas.

Prosesi pelantikan Ketua dan Pembina Ormawa diwaliki oleh Ketua BEM KM, Achmad Rizky Airlangga; Pembina BEM KM, Rheza Ari Wibowo, S.Si., M.Eng; Ketua DPM KM, Muhammad Rifky Adi Prayitno; Pembina DPM KM, Alifia Revan Prananda, M.Eng.; Ketua UKM Kewirausahaan, Aldy Satriana Hidayat; Pembina UKM Kewirausahaan, Tholibah Mujtahidah, S.Pi., M.P.

Perwakilan menandatangani dokumen pelantikan di hadapan Rektor serta disaksikan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni. Selanjutnya, seluruh Ketua dan Pembina Ormawa Periode Tahun 2025 mengucapkan sumpah jabatan bersama-sama.

Dengan dilaksanakannya kegiatan pelantikan ini, diharapkan nantinya pengurus baru Ormawa dan UKM dapat menjadikan integritas, kompetensi, prestasi, dan kolaborasi sebagai kunci kesuksesan dalam menjalankan organisasi dan mewujudkan visi misi Untidar di masa yang akan datang.

Penulis : Margareth

Editor : Humas Untidar

 

Daftar Ketua dan Pembina UKM dan Ormawa Universitas Tidar Tahun 2025

No. Nama Keterangan
1 Alifia Revan Prananda, M.Eng Pembina DPM KM
2 Karunia Galih Permadani, S.Pd., M.Sc. Pembina DPM KM
3 Rheza Ari Wibowo, S.Si., M.Eng Pembina BEM KM
4 Novitasari, S.Pd., M.Pd Pembina BEM KM
5 Muhammad Daniel Fahmi Rizal, M.Hum.  Pembina UKM Pers Mahasiswa
6 Shobrina Silmi Qori Tartila, M.Si. Pembina UKM Radio
7 Tri Puji Rahayu, S.Pt., M.P.  Pembina UKM Penalaran Ilmiah dan Kreativitas Mahasiswa
8 Olivia Wardhani, S.T., M.Eng Pembina UKM Bengkel Seni
9 Hanim Rohnulyanti, S.I.Kom., M.A. Pembina UKM Paduan Suara
10 Mohammad ‘Ulyan, S.Pd.I., M.Pd. Pembina UKM Ilmu Al-Qur’an dan Seni Rebana
11 Yesi Franita, S.Si., M.Sc. Pembina UKM Ilmu Al-Qur’an dan Seni Rebana
12 Suamanda Ika Novichasari, S.Kom., M.Kom Pembina UKM Mapala Sulfur
13 Nur Rofiq, S.Pd.I., M.Pd.I., M.H.  Pembina UKM Agama Islam
14 Mira Dian Naufalina, S.Gz., M.Gizi Pembina UKM Agama Islam
15 Indira Swasti Gama Bhakti, S.H., M.H.  Pembina UKM Kristiani
16 Mashud Syahroni, S.Pd., M.Pd.  Pembina UKM Koperasi Mahasiswa
17 Tholibah Mujtahidah, S.Pi., M.P. Pembina UKM Kewirausahaan
18 Widyanti Octoriani, S.Pi., M.Si. Pembina UKM Kewirausahaan
19 Dr. Farikah, M.Pd Pembina UKM Kesejahteraan Mahasiswa
20 Siti Afidatul Khotijah, M.Ak. Pembina UKM Kesejahteraan Mahasiswa
21 Ir. Fuad Hilmy, S.T., M.T., IPP.  Pembina UKM Resimen Mahasiswa
22 Noor Sahid Kusuma Hadi Manggolo, M.A. TESL Pembina UKM Pramuka
23 Ni’matu Sholikhah, S.Pd., M.Pd. Pembina UKM Pramuka
24 Ir. Andriyatna Agung Kurniawan, S.T., M.Eng.  Pembina UKM Korps PMI
25 Restu Rakhmawati, S.Kom., M.Kom Pembina UKM Korps PMI
26 R. Faiz Listyanda, S.T., M.Eng Pembina UKM Olahraga dan Bela Diri
27 Muhammad Rifky Adi Prayitno Ketua DPM KM
28 Achmad Rizky Airlangga Ketua BEM KM
29 Fadillah Rizky Rahmawan Ketua UKM Pers Mahasiswa
30 Yukivy Yasmien Rindika  Ketua UKM Radio
31 Zanuba Azizah Rahmawati Ketua UKM Penalaran Ilmiah dan Kreativitas Mahasiswa
32 Sapta Mutiara Ketua UKM Bengkel Seni
33 Haiva Nur Aziza Ketua UKM Paduan Suara
34 Aditya Indra Kusuma Ketua UKM Ilmu Al-Qur’an dan Seni Rebana
35 Hanan Adamas Ar Rasyid Ketua UKM Mapala Sulfur
36 Aswin Prasetyo Nugroho Ketua UKM Agama Islam
37 Hiskia Marceliko Ketua UKM Kristiani
38 Aditya Dafainzaghi Ketua UKM Koperasi Mahasiswa
39 Aldy Satriana Hidayat Ketua UKM Kewirausahaan
40 Brahmadha Alif Fayza Ramadhani Ketua UKM Kesejahteraan Mahasiswa
41 Siti Mutoharoh Ketua UKM Resimen Mahasiswa
42 Widodo  Ketua UKM Pramuka
43 Nureza Laily Osa Ketua UKM Korps PMI
44 Tri Mayasari Ketua UKM Olahraga dan Bela Diri