Belmawa Kemendiktisaintek Jelajah 3 Desa Mitra PPK Ormawa Untidar

Magelang – Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, bersama Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemendiktisaintek melakukan visitasi terhadap pelaksanaan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Universitas Tidar  di Ruang Rapat Rektorat Kampus Tuguran, dan di tiga desa mitra PPK Ormawa, Sabtu (1/11).

Sebelum tim reviewer melakukan kunjungan lapangan ke tiga lokasi mitra desa PPK Ormawa Untidar, dilakukan pemaparan hasil pelaksanaan program di Ruang Rapat Rektorat. Visitasi ini dihadiri oleh dua reviewer Belmawa, Ery Hidayat, S.T., M.T. dan Intishar, S.T., serta didampingi oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. Parmin, S.Pd., M.Pd., Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama, serta staf kemahasiswaan Untidar.

Dalam sambutannya, Prof. Parmin menegaskan posisi Untidar sebagai kampus yang berkomitmen terhadap pemberdayaan mahasiswa dan masyarakat. “Kampus ini punya keyword atau kata kunci, kalau dalam visi, Untidar adalah kampus kewirausahaan dan kampus kebudayaan. Sedangkan tagline bidang kemahasiswaan adalah Untidar Kampus Ormawa Pemberdaya. Jadi memang PPK Ormawa di Untidar ini sudah langganan hasilnya maksimal, banyak yang meraih penghargaan,” ujarnya.

Kunjungan lapangan diawali di Desa Sidorejo, Kecamatan Bandongan, yang merupakan lokasi kegiatan PPK Ormawa oleh Himpunan Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (HIMA PBSI). Program bertema ‘Optimalisasi Rumah Sampah Digital sebagai Upaya Berkelanjutan Ekologi melalui RESIK (Recycling Edukasi Sampah Inovatif dan Kreatif)’ ini mengajak masyarakat untuk mengelola sampah secara lebih kreatif dan efisien melalui pendekatan digital. 

Kunjungan dilanjutkan ke Desa Balesari, Kecamatan Windusari, tempat pelaksanaan Himpunan Mahasiswa Ekonomi Pembangunan (HIMEPA) dengan tema ‘Optimalisasi Komoditas Kopi Desa Balesari melalui Pendekatan Agroindustri dan Smart Society untuk Meningkatkan Profitabilitas Guna Menuju Desa Usaha Berkelanjutan.’ Melalui program ini, mahasiswa berupaya membantu petani kopi lokal untuk meningkatkan nilai tambah produk, mulai dari pelatihan pengolahan hingga pemasaran digital.

Lokasi terakhir yang dikunjungi adalah Desa Karangkajen, Kecamatan Secang, tempat Himpunan Mahasiswa Pendidikan Biologi (HIMAPBIO) mengembangkan inovasi pertanian melalui program ‘SIPAMA (Sistem Pengendali Hama) berbasis Teknologi Smartfarming dan Energi Surya Terbarukan dalam Meningkatkan Produktivitas Pertanian.’ Program ini membantu petani meningkatkan hasil panen dengan efisien sekaligus ramah lingkungan.

Salah satu penerima manfaat, Siswanto, Kepala Desa Balesari, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaannya dinilai berdampak positif bagi masyarakat. “PPK Ormawa ini tentunya sangat membantu kami ya, dan sangat berguna. Lalu tentunya banyak hal positifnya. Rakyat semakin melek teknologi dan bermindset industri, bukan lagi tani tradisional,” sebutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ery Hidayat, S.T., M.T., selaku reviewer juga menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan PPK Ormawa Untidar yang dinilai solid dan berdampak nyata. “PPK Ormawa di Untidar sudah berjalan sangat baik. Dukungan pimpinan kampus, dosen pembimbing, dan mahasiswa terlihat kompak. Ini bisa menjadi contoh ideal bagaimana kampus dan desa bisa tumbuh bersama,” ungkapnya.

Melalui kegiatan visitasi ini, Universitas Tidar menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran mahasiswa dalam pengabdian kepada masyarakat serta memperluas jejaring kolaborasi dengan desa mitra.

Penulis: Aghna Nur Shabrina

Editor: Danu Wiratmoko