WORKSHOP PMB UNTIDAR 2015

Dalam rangka mengingkatkan keterampilan mahasiswa dalam berwirausaha, TIM PMW Universitas Tidar mengadakan Workshop Kewirausahaan yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 11 Juli 2015. Untuk mendapatkan materi dalam workshop tersebut, peserta dapat mengunduhnya di sini https://drive.google.com/file/d/0B_eNz_qj3sDQQmFRN2RjTV9RNnM/view?usp=sharing

BENGKEL SENI GELAR KOMPILASI LAYAR INDIE

Pengen dapet hadiah ? Suka Film? Pengen bikin film?

Ikut aja KOMPILASI LAYAR INDIE UNIVERSITAS TIDAR !

UKM BENGKEL SENI UNIVERSITAS TIDAR membuka kesempatan buat kalian-kalian yang suka bikin film.  Pendaftaran sudah mulai di buka tanggal 4 Mei 2015 sampai 20 Juli 2015 dan pengiriman dimulai tanggal  11 Mei 2015 sampai 2 Agustus 2015.

Buruan daftar secepatnya !  biaya pendaftaran hanya 30 ribu saja. Total hadian 2.000.000 lhoooo?

Kapan lagi kamu bisa dapet hadiah segitu ! buruan daftar ! isi formulir pendaftaran yang bisa di download di facebook dan twitternya aja atau bisa juga di download di ….

Kirim film dalam bentuk 2 keping DVD, synopsis, formulir pendaftaran dan bukti pembayaran.  Pembayaran bisa dilakukan di sekretariat Bengkel Seni Universitas Tidar !

Buruan daftarkan film kamu dan menangkan hadiah jutaan rupiahnya !!

 

MORE INFO

FB       : Kompilasi Layar Indie

Twitter  : @Layar_Indie

CP       : MAHARANI  085643080104

UNTIDAR JUARAI LOMBA PADUAN SUARA TINGKAT RAYON 3

UNTIDAR JUARAI LOMBA PADUAN SUARA TINGKAT RAYON 3 

Tim Paduan Suara Universitas Tidar (Gema Suara Tidar) berhasil menjuarai Lomba Paduan Suara Mahasiswa 2015 yang diadakan oleh Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Tengah. Dari 18 PTN PTS di wilayah Rayon 3 Jawa Tengah yang diundang oleh penyelenggara, Tim Paduan Suara Untidar yang terdiri dari 28 penyanyi, 1 conductor dan 1 pengiring, unggul dalam perolehan score. Lomba Paduan Suara yang diadakan oleh Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Tengah dibagi menjadi 3 rayon. Rayon 1 Semarang dan sekitarnya serta rayon 2 Solo dan sekitarnya berlaga pada tanggal 3 Juni 2015. Sementara Rayon 3 yang meliputi Kedu dan Banyumas berlaga di tanggal 4 Juni 2015. Untidar berhasil menjadi juara 1. Juara 2 direbut oleh Universitas Pekalongan dan Juara 3 Usahid. 

Selanjutnya Juara 1, 2 dan 3 dari masing masing Rayon akan bertanding di babak final yang akan diadakan pada tanggal 9 dan 10 Juni 2015. Tim Paduan Suara Gema Suara Tidar sebagai salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa, selama ini aktif menjadi pengisi acara dalam kegiatan yang dilaksanakan oleh Civitas Akademika Untidar. Selain tampil pada acara resmi seperti Wisuda Sarjana dan Ahli Madya, Tim Paduan Suara GST juga kerap tampil dalam acara-acara non formal seperti pentas seni, konser dan mendukung kegiatan yang dilaksanakan oleh unit kegiatan mahasiswa yang lain. Tim GST juga terbilang cukup aktif mengikuti beberapa perlombaan.

Di Tahun 2014 Tim Paduan Suara GST mengikuti Lomba Vokal Group Tingkat Jawa Tengah yang diadakan oleh Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Tengah dan berhasil meraih peringkat ke-4.Tim Paduan Suara GST juga pernah meraih perak di Lomba Paduan Suara yang diadakan oleh Universitas Semarang (USM). Di ajang ini Tim Paduan Suara GST berlaga bersama dengan Tim Paduan Suara dari UNY Yogyakarta, UPN Yogyakarta, STT PLN Jakarta, Unesa Surabaya, Unibraw Ma­lang, Unisba Bandung, IKIP PGRI Madiun, ISI Surakarta, UMS Solo, UMK Kudus, Undip Semarang, UKSW Salatiga, Uni­ka Soegijapranata, Unsoed Purwokerto, STIE BPD Semarang, Unimus, Stimart AMNI Semarang, Polines, Unnes, Stikes Tlogorejo, dan Akbid Pantiwilasa.

HMJ BAHASA INDONESIA HELAT GELAR SASTRA DI HALAMAN PARKIR UNTIDAR

Selasa 26 Mei 2015 Himpunan Mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Untidar mengadakan Gelar Sastra. Acara ini diadakan dalam rangka memperingati Hari Sastra yang jatuh pada 27 April lalu. Hari Sastra diperingati bertepatan dengan hari meninggalnya sastrawan Indonesia Chairil Anwar. Ia adalah pembaru dalam sastra Indonesia khususnya di bidang puisi. Chairil adalah seorang pelopor dalam sastra Angkatan 45, di samping pernah dituduh sebagai plagiator. Penyair yang dijuluki "binatang jalang" ini meninggalkan kesan yang amat mendalam bagi bangsa Indonesia sampai kini. 

Sajak-sajak Chairil dipelajari dari jenjang pendidikan tingkat SD sampai Perguruan Tinggi dan dijadikan objek analisis untuk menyelesaikan pendidikan S1 bahkan ada yang S2 dan S3. Pribadi Chairil sangat unik, berpenampilan nyentrik dan ide-ide puisinya sangat komplet. Mulai dari puisi realisme, individualis, religius sampai romantisme. Puisi-puisi Chairil tidak pernah kering dan selalu menarik untuk dikaji dari perspektif apapun. 

Gelar Sastra diadakan di halaman parkir Universitas Tidar, diikuti oleh Dosen, Mahasiswa dan Karyawan Untidar. Acara dibuka dengan Sambutan Rektor Untidar, dilanjutkan dengan penampilan puisi, musikalisasi puisi, dan drama oleh perwakilan dari semester 2, 4 dan 6 Prodi Bahasa dan sastra Indonesia. Para Dosen juga tak kalah membacakan puisi di hadapan ratusan penonton. Dani Setyawan Ketua Panitia Kegiatan ini mengatakan kegiatan seperti ini perlu dilaksanakan agar Sastra senantiasa mengakar di sanubari mahasiswa PBSI.  Dalam suasana mendung dengan sedikit rintik hujan acara berlangsung selama kurang lebih 2 jam berakhir pukul 17.00 WIB 

MAHASISWA FAPERTA UNTIDAR KULIAH LAPANGAN KE BALAI BESAR PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN TANAMAN OBAT DAN OBAT TRADISIONAL, BADAN LITBANG KESEHATAN, KEMENTERIAN KESEHATAN RI

Salah satu rencana pengembangan Untidar sebagai perguruan tinggi negeri adalah membuka Fakultas Kedokteran berbasis herbal. Wilayah Magelang dan sekitarnya dilimpahi aneka bahan baku jamu yang dapat digunakan untuk menjaga kesehatan manusia. Lebih-lebih jika bahan baku jamu diproduksi secara organik, tak hanya dikonsumsi saat sakit tetapi juga dikonsumsi secara rutin dan dapat digunakan untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan mencegah penyakit. Konsumen jamu terus meningkat, sehingga kebutuhan bahan baku jamu di pasar juga meningkat.

Fakultas Pertanian menangkap peluang tersebut untuk mengembangkan komoditas jamu lokal yang bahan bakunya banyak diserap pasar, sehingga penting bagi dosen dan mahasiswa  melakukan  kunjungan ke Balai Besar Pengembangan dan Penelitian Tanaman Obat Tradisional Badan Litbang Kesehatan Kementerian Kesehatan RI di Tawangmangu dalam rangka untuk mengetahui produksi jamu mulai dari hulu sampai ke hilir. Dengan harapan Dosen dan mahasiswa peserta fieldtrip akan mendapatkan informasi tentang pengelolaan tanaman bahan baku obat, sehingga dapat mengembangkannya di Untidar baik sebagai pengembangan materi kuliah maupun praktikum, termasuk penelitan dan pengabdian kepada masyarakat. Di samping itu kegiatan ini dapat ikut mendukung rencana pengembangan Untidar.

14 mahasiswa semester 6 dan 10 orang dosen Fakultas Pertanian , Kamis dan Jumat 7 dan 8 Mei 2016 berkunjung ke BALAI BESAR PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN TANAMAN OBAT DAN OBAT TRADISIONAL, BADAN LITBANG KESEHATAN,  KEMENTERIAN KESEHATAN RI. Kegiatan bertujuan untuk menambah wawasan dosen dan mahasiswa tentang tanaman obat dan obat tradisional  dari  hulu sampai hilir, memotivasi dosen dan mahasiswa berwirausaha di sektor tanaman obat, menambah informasi tentang dunia kerja di sektor  pertanian, dan mengembangkan  10 macam  bibit tanaman obat potensi  Magelang di  Untidar sebagai embrio wirausaha bibit tanaman obat. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan Dosen dapat mengembangkan materi kuliah , praktikum, penelitian dan Pengabdian kepada  Masyarakat  dalam mendukung pengembangan tanaman obat dan menerapkannya di wilayah Magelang.

Sementara Mahasiswa mampu mengembangkan  pembibitan tanaman obat  di lingkungan fakultas sebagai embrio wirausaha bibit tanaman obat

Hari pertama dosen dan mahasiswa mengikuti berbagai kegiatan mulai dari sosialisasi, penjelasan tentang budidaya tanaman obat, peninjauan langsung ke kebun tanaman obat, lalu melakukan diskusi mengenai pemantapan pengembangan tanaman obat di lingkungan Untidar. Di hari kedua dosen dan mahasiswa melakukan peninjauan pengelolaan pasca panen bahan baku obat, peninjauan pembuatan obat tradisional dan peninjauan outlet penjualan obat. 

MELALUI “ENGLISH FOR TOURISM” MAHASISWA PRODI BAHASA INGGRIS UNTIDAR BERINTERAKSI LANGSUNG DENGAN WISATAWAN MANCANEGARA

Mahasiswa Semester 6 Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Tidar mengikuti mata kuliah English For Tourism in Practise, yang mengharuskan mereka untuk terjun langsung ke lapangan. Selama satu semester, sekitar 60 mahasiswa yang dibagi menjadi 12 kelompok ditempatkan di beberapa Homestay dan objek wisata di sekitar candi Borobudur yaitu di Omah Garengpoeng, Efata Homestay, Supoyo Gerabah and Keramik, Rajasa Homestay, Lotus 1, dan Lotus 2.

English For Tourism adalah mata kuliah yang bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan Bahasa Inggris terutama yang berhubungan dengan kepariwisataan . English for Tourism atau EFT adalah mata kuliah pilihan sebanyak 6 SKS yang dibagi menjadi EFT 1, EFT 2, dan EFT in Practise. Melalui EFT in Practise mahasiswa kesempatan untuk langsung berinteraksi dengan wisatawan mancanegara yang sedang berkunjung ke Indonesia. Kali ini mereka bisa berinteraksi dengan wisman yang sedang menikmati liburan di wilayah Borobudur dan sekitarnya. Mahasiswa  tidak hanya bertugas menjadi guide namun juga belajar mengenai "hospitality management", yaitu bagaimana melayani tamu mulai dari reservasi, menyediakan makanan, dan pelayanan kerapian dan kebersihan kamar. 

Lilia Indriani M.Pd., dosen pengampu mata kuliah English for Tourism mengatakan dengan berinteraksi langsung dengan tourist, mahasiswa akan mendapatkan banyak pengalaman yang tidak mereka dapatkan pada perkuliahan tatap muka. Selama 5 bulan, mahasiswa diwajibkan untuk minimal 2 hari tiap minggunya yaitu pada saat akhir pekan, bisa menemani para tourist yang menginap di homestay dan tourist yang berkunjung ke objek wisata yang telah ditunjuk menjadi mitra. Bertemu dan melayani tourist dari berbagai negara akan memberikan pengalaman lintas budaya yang semakin meningkatkan kemampuan English for Tourism mahasiswa. Setiap minggu mahasiswa wajib untuk mencatat aktivitas mereka di Buku Progress Report. Dengan begitu akan senantiasa terpantau proses belajarnya. Lilia juga menggunakan fasilitas Facebook Group sehingga mahasiswa semester 6 yang berjumlah 60 orang, masing-masing bisa saling berinteraksi dan melaporkan aktivitas selama melayani tourist. Nita salah seorang mahasiswa yang mengambil mata kuliah ini mengatakan sangat terkesan dan exited karena banyak pengalaman yang didapatkan selama mendampingi para tourist yang menginap di homestay dan mendampingi mereka selama berwisata. Selain melatih ketrampilan berbahasa Inggris, juga bermanfaat menambah koneksi dan pertemanan dengan orang asing. 

MAHASISWA TEKNIK ELEKTRO TEBAR BENIH IKAN DI SUNGAI PROGO

60 mahasiswa semester 2, 4 dan 6 prodi Teknik Elektro Untidar didampingi 6 dosen pembimbing melaksanakan tebar benih 60 ribu benih ikan di jembatan Progo Ngembik Magelang. 30 ribu benih diberikan oleh Dinas Peternakan dan Perikanan Kota dan Kab Magelang. 3 ribu benih dari Pemkot magelang. Sisanya iuran swadaya mahasiswa dan dosen Prodi Teknik Elektro.

Benih yg ditebar adalah benih nila dan melem. Melem adalah ikan endemik sungai progo. Kaprodi Teknik Elektro Ir. Sapto Nisworo, M.T. mengatakan ini merupakan bentuk kepedulian sivitas akademika teknik elektro akan pelestarian lingkungan, utamanya habitat sungai. Diharapkan masyarakat bisa menikmati dengan memancing atau menjaring ikan di  Sungai Progo. Kegiatan akan dirutinkan jelang wisuda. 2 kali dalam 1 tahun, setiap bulan april dan oktober. Selain tebar benih mahasiswa juga memasang spanduk himbauan agar masyarakat tidak mencari ikan dengan cara cara yang merusak lingkungan seperti penyetruman.

MAHASISWA TEKNIK MESIN UNTIDAR KKL KE PT DIRGANTARA INDONESIA

Mahasiswa sebagai Agent of Change memiliki peran untuk melakukan perubahan-perubahan untuk mencapai kemajuan baik dalam bidang politik, ekonomi, sosial, budaya dan bidang-bidang lainnya. Mahasiswa diharapkan memiliki kemampuan nyata yang dapat diterapkan dalam pembangunan. Hanya belajar di bangku kuliah tidaklah cukup untuk membekali mahasiswa agar memiliki kemampuan yang memadai. Perlu adanya praktek secara nyata sebagai pengalaman aplikatif. Salah satu upaya untuk membangun kemampuan praktik dan memperkenalkan mahasiswa pada dunia kerja secara nyata dengan terjun langsung ke tempat kerja, adalah melalui kurikulum Kuliah Kerja Lapangan (KKL). 

Kuliah Kerja Lapangan (KKL) merupakan mata kuliah yang wajib diikuti oleh mahasiswa untuk menyelesaikan pendidikan pada jenjang strata 1. Dengan kegiatan ini mahasiswa diharapkan akan memiliki kemampuan dan ketrampilan yang dibutuhkan dalam proses pembangunan bangsa Indonesia. Dengan KKL diharapkan mahasiswa dapat meningkatkan pengetahuan praktis dalam disiplin ilmu yang dipelajari sehingga dapat lebih memahami serta mengaplikasikan antara teori dan praktek. KKL juga bermanfaat untuk menambah pengetahuan, pengalaman, dan wawasan mahasiswa tentang perkembangan iptek. KKL memberikan bekal nyata kepada mahasiswa agar lebih menghayati berbagai permasalahan yang sangat kompleks yang dihadapi masyarakat dan belajar menanggulanginya secara pragmatis dan interdisipliner. 

Tahun ini mahasiswa Teknik Mesin Untidar melaksanakan KKL ke PT Dirgantara Indonesia. 40 orang mahasiswa teknik mesin didampingi oleh 4 orang dosen pembimbing mengunjungan PT Dirgantara Indonesia yang berlokasi di Bandung Jawa Barat. Rombongan disambut oleh Humas PT Dirgantara. Selama disana rombongan mendapatkan banyak informasi mengenai PT Dirgantara Indonesia dan mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi area produksi. PT Dirgantara Indonesia saat ini telah menjadi perusahaan kelas dunia dalam industri dirgantara yang mampu bersaing di pasar global terutama dalam hal rekayasa, rancang bangun, manufaktur, produksi dan pemeliharaan untuk kepentingan komersil maupun militer. 

ENGLISH DEBATE SOCIETY UNTIDAR MENJADI SPARRING PARTNER TIM DEBAT TARUNA AKADEMI MILITER

EDS atau English Debating Society adalah komunitas yang digagas oleh beberapa mahasiswa Program Studi Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tidar (FKIP UNTIDAR). Cikal Bakal EDS adalah English Club di bawah naungan Himpunan Mahasiswa Jurusan FKIP Bahasa Inggris/ESA (English Student Association). Gagasan untuk membentuk EDS bertujuan agar semakin banyak mahasiswa yang memiliki kemampuan Debat dengan menggunakan Bahasa Inggris yang merupakan bahasa internasional. Saat ini anggota EDS adalah mahasiswa FKIP Bahasa Inggris, namun kedepan EDS diharapkan bisa menjadi wadah bagi mahasiswa dari semua program studi di Untidar yang ingin mengembangkan kemampuan Bahasa Inggrisnya. Ardhiyan yang merupakan Ketua EDS saat ini mengungkapkan mahasiswa sangat perlu membekali diri dengan kemampuan debat karena kemahiran berargumentasi akan meningkatkan kemampuan mahasiswa untuk membuat keputusan berdasarkan analisis yang logis dan faktual. 

Saat ini EDS rutin mengadakan pertemuan 1 minggu sekali untuk berlatih debat. Jumlah anggota aktif ada 15 anak mulai dari semester 2, 4 dan 6. Ke depan kami akan open recruitmen bagi anggota baru agar EDS semakin eksis dan berkembang. Anggota EDS seringkali didaulat menjadi juri berbagai lomba debat. Beberapa waktu yang lalu menjadi juri di ajang Lomba Debat tingkat SMK se-Kota Magelang, dan juri Lomba Debat tingkat SMA se-Kabupaten Temanggung. Dalam waktu dekat Perwakilan EDS akan menjadi juri dalam Lomba Debat tingkat SMA/SMK di bawah LPNU Temanggung. Tak hanya menjadi juri lomba debat, EDS juga menjadi sparring partner bagi Tim Debat Taruna Akmil. Setiap hari Jumat EDS dan Tim Debat Taruna Akmil berlatih untuk mengembangkan kemampuan debat masing-masing tim. Latihan dilaksanakan secara bergantian di kampus Untidar dan dikampus Akmil. Tim Debat Taruna Akmil dalam waktu dekat akan berlaga di  Pekan Intergrasi Kejuangan Antar Taruna (Piktar). Piktar merupakan ajang untuk memacu prestasi para Taruna di bidang olahraga umum dan olahraga militer, termasuk juga bidang akademik. Sebagai pemanasan, tim debat akademi militer berlatih bersama tim EDS Untidar. Bagi EDS adanya sparring partner juga akan semakin meningkatkan semangat untuk menajamkan kemampuan agar semakin mumpuni ketika berlaga di Lomba Debat Antar Perguruan Tinggi seperti ajang NUDC dan NEED

UKAI AR_RIBATH ADAKAN SEKOLAH TELADAN

Sekolah Teladan merupakan kegiatan tahunan yang rutin diadakan oleh UKAI Ar-Ribath Universitas Tidar. Kenapa dinamai Sekolah Teladan ? Sekolah Teladan muncul karena kebutuhan untuk mematangkan sisi rukhiyah anggota baru UKAI. Juga sebagai jawaban untuk menempa diri menuju seorang muslim dan muslimah yang sesuai dengan nilai nilai Islam Yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Selain itu juga bertujuan untuk mempersiapkan anggota baru UKAI untuk memegang kepengurusan nantinya. Kegiatan dilaksanakan secara kontinyu selama e kali pertemuan, setiap Ahad/Minggu, dimulai pada Hari Minggu 1 Maret 2015. Acara dimulai sejak pukul 08.00 dan berakhir pukul 12.00. Dalam satu tahun, Sekolah Teladan diadakan dalam 2 periode. 

Kegiatan diadakan di area kampus Universitas Tidar, yaitu di ruang-ruang kelas dan di Masjid Mambaul Ulum Untidar. Sekolah Teladan kali ini diikuti oleh 50 orang anggota baru UKAI. Kegiatan yang dilakukan adalah belajar materi mengenai Keislaman, Belajar Baca AlQuran dengan benar, diselingi dengan outbond, juga diadakan ujian untuk mengukur sejauh mana peserta memahami materi yang disampaikan. Pemateri Utama Sekolah Teladan Periode I 2014 adalah Ito Gunawan, alumnus yang dulu saat menjadi mahasiswa aktif menjadi Pengurus UKAI. Materi meliputi : 
1. Generasi Teladan
2. Kesempurnaan Islam
3. Islam is my way
4. Berdakwah Itu Asyik
5. Memperbarui niat
6. Lebih mudah jika jamaah
7. Dari mata turun ke hati
8. Enterpreneur Profetik

 

Bayu Setiaji, Ketua UKAI mengatakan, tahun ini anggota baru UKAI jauh lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya. Ini merupakan angin segar untuk semakin mengembangkan berbagai kegiatan. Selain Sekolah Teladan, UKAI Ar Ribath aktif mengadakan berbagai kegiatan seperti UKAI Mengajar, Dauroh Mar'atus Sholihah, Latihan Kader dan Kepemimpinan Islam, Mabit Peringatan Isra Mi'Raj, Festival Ramadhan, Rihlah, dan berencana untuk mengadakan Outbond Rohis se-Magelang. Di lingkungan internal kampus, UKAI AR-Ribath rutin mengadakan Mentoring Anggota untuk mengkaji ayat-ayat Al Quran, mengadakan Sholat Dzuhur dan Asar Berjamaah lengkap dengan kultumnya yang bisa diikuti semua sivitas akademika kampus Untidar, dsb.