PENGAMBILAN DAN AKTIVASI KARTU TANDA MAHASISWA MAHASISWA (KTM-ATM) MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI DAN FKIP TAHUN ANGKATAN 2020

Sehubungan dengan surat yang disampaikan PT Bank Tabungan Negara (BTN) Kantor Cabang Magelang, diinformasikan bahwa Mahasiswa Fakultas Ekonomi serta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) untuk mengambil dan mengaktivasi KTM-ATM, info lengkap KLIK DISINI



PENGUMUMAN HASIL SELEKSI WAWANCARA DAN JADWAL PELAKSANAAN TES PSIKOLOGI CALON TENAGA PENDAMPING PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MAJU SEHAT BAHAGIA KOTA MAGELANG TAHUN 2021

PENGUMUMAN HASIL SELEKSI WAWANCARA DAN JADWAL PELAKSANAAN TES PSIKOLOGI KLIK DISINI



UNTIDAR Gelar Seminar Public Speaking dan Debat Untuk Mahasiswa Bertema “Being a Wonderful and Lovable Speaker is Easy”

Salah satu hal penting yang harus dilakukan guna menghadapi tantangan era industri 4.0 adalah Pembentukan Sumber Daya Manusia yang Berkualitas.  Selain kemampuan akademis, kualitas SDM generasi muda juga perlu didongkrak melalui berbagai soft skills agar mampu membawa bangsa Indonesia menjadi bangsa pemenang di kelak kemudian hari. Salah satu soft skill yang penting adalah public speaking. Kemampuan public speaking yang handal akan membawa generasi muda meraih sukses di masa depan. Untuk itulah Bidang Kemahasiswaan dan Alumni bekerjasama dengan Komunitas Laras Wicara UNTIDAR mengadakan kegiatan Seminar Public Speaking dan Debat Untuk Mahasiswa, Kamis (28/10). Seminar bertema “Being a Wonderful and Lovable Speaker is Easy” diadakan secara hybrid (luring dan daring) diikuti 543 Mahasiswa UNTIDAR. Acara ini menghadirkan 4 orang pemateri, yaitu Hafiz Abdul Rozaq dan Akbar Primasto (Praktisi Public Speaking), Kael Dilon Ezra (Tim Juri KDMI Nasional 2021), dan Muhammad Rafii (Professional Debate Coach)

“Hari ini kegiatan fokus memberikan bekal kepada mahasiswa bagaimana menjadi public speaker dan debater yang handal.  Materi tentang public speaking tentunya sangat tepat dan bermanfaat bagi mahasiswa. Selain menghadirkan praktisi public speaking, kami juga menghadirkan salah seorang Juri Inti Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI) 2021 dan Professional Debate Coach untuk memberikan banyak ilmu tentang debat kepada Mahasiswa UNTIDAR. Diharapkan kedepan mahasiswa UNTIDAR bisa berprestasi di tingkat nasional,” urai Dr. Ericka Darmawan, S.Si., S.Pd., M.Pd, selaku staf ahli Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni sekaligus penanggungjawab kegiatan.

“Saya bersyukur, semakin banyak kegiatan yang dilakukan untuk mengembangkan kemampuan berbicara. Saya pribadi merasa bangga karena mahasiswa yang mengikuti kegiatan seminar kali ini cukup banyak yaitu 543 orang mahasiswa,” ungkap Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNTIDAR, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si. “Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini dilaksanakan bertepatan dengan peringatan hari Sumpah Pemuda. Salah satu butir Sumpah Pemuda adalah tentang bahasa, bagaimana para pemuda pada saat itu berjanji untuk berbahasa yang satu, Bahasa Indonesia. Salah satu perwujudan Sumpah Pemuda pada saat ini tentunya dengan meningkatkan kapabilitas berbicara menggunakan Bahasa Indonesia dengan baik di setiap kesempatan. Kami harapkan banyak mahasiswa jadi pembicara handal dengan nilai jual yang tinggi. Untuk dapat berkomunikasi dengan lancar tentunya dibutuhkan kemampuan menyusun dan mengaplikasikan Bahasa Indonesia dengan baik dan benar. Selain itu juga harus didukung dengan gesture, psikologi yang kuat dan asesoris pendukung lainnya agar dapat memiliki kemampuan berbicara baik secara dialog maupun monolog. Semoga ilmu yang didapat selama seminar ini segera bisa direalisasikan untuk menorehkan prestasi. Tetap semangat belajar dan berkarya untuk UNTIDAR dan untuk bangsa kita,” tambah Prof. Sugiyarto.

Hafiz Abdul Rozaq dan Akbar Primasto yang sudah lama berkecimpung sebagai MC Profesional, Radio Announcer dan Content Creator berbagi banyak materi tentang dunia public speaking. “Semua pekerjaan membutuhkan ketrampilan public speaking. Banyak orang pintar tapi tidak banyak yang bisa memberikan presentasi dengan baik dan bisa mempengaruhi pendengar. Kuasai materi, gunakan bahasa yang mudah dipahami, dan yang terpenting bisa membangun keterlibatan/relasi dengan audiens agar bisa menjadi pembicara yang disukai” tutur Hafiz. Hafiz dan Akbar menyajikan materi secara duet dengan menarik dan segar, membuat seluruh peserta seminar antusias mengikuti materi yang disampaikan.

Kael Dilon Ezra yang memiliki jam terbang tinggi di dunia debat banyak menyampaikan tips dan trik bagaimana menjadi debater yang mumpuni. Kael Dion Ezra menyampaikan materi tentang alur pedebatan, tips agar menang lomba debat, penyebab kekalahan saat lomba debat, dan strategi membangun kasus saat debat. “Penguasaan materi yang kuat, etika berbicara, penguasaan diri, dan adanya parameter yang jelas adalah kemampuan yang harus dimiliki seorang debater. Selain itu saat menyampaikan argument harus spesifik dan jelas. Satu argument harus fokus dan dikupas tuntas,” jelas Kael. “Selain itu seorang debater harus memiliki wawasan dan pengetahuan yang luas. Harus banyak membaca agar banyak ide dan gagasan, karena mosi dari juri bisa tentang apa saja. Segala hal mulai dari masalah politik, ekonomi, hiburan, pertahanan keamanan dan isu apapun di sekitar kita,” tambahnya.

Muhammad Rafii dengan pembawaan yang tegas tapi humoris menekankan perlunya niat yang kuat untuk mempelajari sebuah ketrampilan, termasuk ketrampilan berbicara menggunakan Bahasa Inggris “Jangan takut salah, harus percaya diri dan mau untuk memulai. Yang terpenting adalah mau mempraktekkan,” tegas Rafii. “Perbaiki mindset sebelum mempelajari sesuatu. Sebelum belajar Bahasa Inggris, tanamkan bahwa Bahasa Inggris sangat penting, sehingga tumbuh motivasi yang kuat untuk bisa dan menguasai Bahasa Inggris,” tambahnya.

Penulis : Tri Endah Retno Kusumaningrum

PEMILIHAN PEMUDA PELOPOR KOTA MAGELANG TAHUN 2021

Bidang Kepemudaan pada Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Magelang membuka kembali kesempatan Pendaftaran Pemuda Pelopor Kota Magelang Tahun 2021 KLIK DISINI



Pengumuman Hasil Uji Kompetensi dan Jadwal Seleksi Wawancara CALON TENAGA PENDAMPING PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MAJU SEHAT BAHAGIA KOTA MAGELANG TAHUN 2021

Pengumuman Hasil Uji Kompetensi dan Jadwal Seleksi Wawancara KLIK DISINI



TIDAK HANYA SCAN QR CODE PEDULI LINDUNGI, MAHASISWA UNTIDAR WAJIB TUNJUKAN STATUS SIPADU

Universitas Tidar mulai menjalankan Uji Coba Perkuliahan Tatap Muka (PTM) pada 25 Oktober 2021 lalu. Berbeda dengan perguruan tinggi lainnya, pihak kampus tidak hanya mewajibkan screening aplikasi Peduli Lindungi tetapi mahasiswa juga wajib menunjukan status pada Sistem Pembelajaran Terpadu (SIPADU).

SIPADU adalah sistem pembelajaran yang memuat kegiatan mahasiswa mulai dari awal perkuliahan seperti merencanakan studinya atau KRS, melihat hasil nilai UAS dan IPKnya, jadwal perkuliahan dan dosen serta masih banyak fitur pendukung lainnya. Setiap mahasiswa bisa mengakses sistem ini dengan menginput Nomor Pokok Mahasiswa (NPM) atau email students dengan password masing-masing.

“Jika mahasiswa bersangkutan ada jadwal kuliah, maka pada SIPADU tertera keterangan pada kolom hijau ‘Ada jadwal bimbingan skripsi, thesis atau ujian akhir’ maka diperbolehkan masuk ke dalam kampus. Namun jika status SIPADUnya merah contohnya dengan keterangan ‘mahasiswa dibawah semester 5 tidak mengikuti PTM’ maka tidak diperbolehkan masuk kampus,” jelas Rektor UNTIDAR, Prof. Dr. Mukh Arifin, M.Sc.

Tujuan pemberlakuan ketentuan ini untuk memastikan bahwa mahasiswa yang masuk ke dalam lingkungan kampus adalah mahasiswa yang benar-benar memiliki keperluan tertentu. Sehingga jumlah keluar masuk mahasiswa bisa terkontrol dengan baik serta tidak memicu kerumunan.

“Akhirnya setelah sekian lama, kita dapat kembali melaksanakan kuliah offline. Namun, dengan penyesuaian-penyesuaian seperti cuci tangan, memakai hand sanitizer, memakai masker serta menjaga kerumunan. Kita harus beradaptasi dengan kebiasaan baru ini, siapa tahu situasi membaik dan tahun depan kita sudah bisa memulai PTM sseperti sedia kala,” tambah Rektor.

Uji coba PTM UNTIDAR dilaksanakan dari 25 Oktober 2021 – 24 Desember 2021. Mahasiswa yang diberi kesempatan PTM adalah semester 5 (lima), 7 (tujuh), mahasiswa skripsi atau thesis dan mahasiswa inbound PMM (Pertukaran Mahasiswa Merdeka)  dimana sebelum mengikuti PTM mereka wajib mengisi form yang telah diberikan berisi keterangan sehat, ijin orang tua, surat pernyataan dll.

“Tiga kali pertemuan pertama (pertemuan 10, 11, 12) dilaksanakan pada mahasiswa NPM Gasal selanjutnya tiga kali pertemuan berikutnya (pertemuan 13, 14 dan 15) dilaksanakan mahasiswa NPM Genap. Satu sesi kuliah maksimal 50 menit dan diberi jeda 60 menit untuk sesi berikutnya,” jelas Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. Ir. Noor Farid, M.Si.

Ketentuan pelaksanaan Uji Coba PTM telah dipublikasikan di laman resmi UNTIDAR pada https://untidar.ac.id diharapkan seluruh mahasiswa khususnya mematuhi segala ketentuan yang telah dituliskan dalam Surat Edaran yang berlaku.

“Dosen dan Tendik UNTIDAR telah divaksin. Kami juga telah menghimbau mahasiswa UNTIDAR juga segera divaksin agar dapat terbentuk herd imunity (kekebalan kelompok) sebagai salah satu upaya pencegahan penyebaran Covid 19,” jelasnya.

HABIB SYECH PIMPIN SHALAWAT UNTUK UNIVERSITAS TIDAR

Shalawat menggema di Gedung Kuliah Umum dr. HR. Suparsono Universitas Tidar, Rabu (27/10). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Pendidikan Kesadaran Bela Negara yang memang setiap tahun diselenggarakan oleh Universitas Tidar. Sesuai tema tahun ini yaitu ‘Tidar Bershalawat, Nasionalisme Terawat, Indonesia Bermartabat’, panitia sengaja menghadirkan Habib Syech Bin Abdul Qadir Assegaf, ulama yang populer menggunakan shalawat sebagai media dakwahnya.

Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini lebih utama diperuntukkan untuk mahasiswa baru untuk meningkatkan rasa nasionalisme. “Sebelum pandemi, kegiatan PKBN dilakukan secara praktik semacam diklat, bekerjasama dengan institusi militer. Namun karena pandemi, PKBN diubah formatnya seperti ini,” imbuhnya.

Kegiatan PKBN kali ini dilakukan secara luring dan daring. Di lokasi, hanya diundang beberapa perwakilan mahasiswa dan undangan terbatas sesuai kesepakatan dengan Gugus Covid Kota Magelang. Tampak hadir Walikota Magelang, dr. H. Muhammad Nur Aziz, Sp.PD., perwakilan forkopimda, Rektor, Wakil Rektor, para Dekan, dan perwakilan mahasiswa. Sementara yang lain menyaksikan acara ini secara live streaming melalui kanal youtube, yaitu kanal Universitas Tidar, BEM KM, UKAI Ar-Ribath, UKM IQSAN, dan Ponpes Yajri. Antusias mahasiswa dan masyarakat umum dalam mengikuti kegiatan ini tercermin dari banyaknya viewer yang terpantau dalam catatan panitia.

Dalam sambutannya, Rektor Untidar, Prof. Dr. Ir. Mukh Arifin, M.Sc. kembali menegaskan pentingnya kegiatan PKBN bagi mahasiswa baru. “PKBN dihadirkan sebagai ruang introspeksi, membiasakan kembali, memunculkan nilai-nilai nasionalisme pada mahasiswa baru untuk menjadi bekal perjalanannya menjadi warga negara Indonesia yang baik,” lanjutnya.

Dalam kesempatan ini, KH M. Yusuf Chudlori atau yang lebih dikenal dengan Gus Yusuf, memberikan tauziah yang menyinggung tentang nikmatnya hidup di Indonesia. Maka, dia mengajak hadirin dan mahasiswa untuk mensyukuri nikmat kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. “Di negara lain, mereka mendengarkan khutbah Jum’at sambil was-was akan ada bom meledak di dekatnya. Sedang di Indonesia, jamaah bisa tenang, bahkan ada yang sampai ketiduran. Itu bukti bahwa Indonesia sangking amannya,” kelakarnya.

Di puncak acara, sebelum memulai shalawat, Habib Syech mengajak masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan, jangan mudah terhasut oleh hoax dan fitnah. “Saat ini banyak yang kelihatannya baik, religius, tapi sebenarnya menebarkan kebencian. Mari kita waspada dan tetap menjaga situasi secara kondusif,” pungkasnya.

Penulis : Humas UNTIDAR

TANDA TANGANI KERJASAMA DENGAN UNTIDAR, BAWASLU OPTIMIS MAHASISWA MAMPU PERKUAT PENGAWASAN PARTISIPATIF

Universitas Tidar menandatangani Nota Kesepakatan atau MoU (Memorandum of Understanding) dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Tengah, Selasa (26/10) di Gedung dr. H. Suparsono.

“Bawaslu perlu menggandeng institusi pendidikan seperti UNTIDAR untuk memberikan pendidikan kepada masyarakat luas khususnya terkait pengawasan partisipatif. Masyarakat perlu terlibat aktif dalam mengawal pemilu,” tutur Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, M. Fajar Subhi A.K. Arif, S.H., M.H.

Bawaslu mempunyai banyak kegiatan yang bertujuan sebagai media transfer ilmu terkait dunia politik, pemilu serta pengawasan partisipatif.

“Mahasiswa perlu tahu bahkan paham salah satunya tentang kode etik Pemilu. Meraka nantinya yang akan berperan dalam memajukan kehidupan bangsa negaranya di kemudian hari. Jika dasarnya sudah paham maka kedepannya bisa membantu dalam pengawas pesta demokrasi di Indonesia agar berjalan luber jurdil,” tambahnya.

Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. Ir. Noor Farid, M.Si, menyambut baik kerjasama ini. Tidak hanya dalam perluasan distribusi ilmu terkait pemilu, namun juga membuka peluang mahasiswa untuk magang di Bawaslu.

“Dalam mendukung Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) mahasiswa diberikan kesempatan untuk berkativitas diluar kampus seperti magang di perusahaan dan instansi kemudian dikonversi menjadi SKS kuliah. Bawaslu bisa menjadi salah satu pilihannya,” terangnya.

Beliau juga menekankan Kerjasama ini jangan berhenti hanya pada sebuah kertas saja namun segera mungkin diimplementasikan pada kegiatan yang memberi menfaat bagi Bawaslu atau UNTIDAR.

Selain penandatangan MoU, pada acara ini Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) UNTIDAR juga melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) atau MoA (Memorandum of Agreement) dengan Bawaslu Kota Magelang.

“Banyak kegiatan yang sebenarnya sudah kami laksanakan dengan menggandeng seperti webinar dan beberapa kegiatan dengan BEM KM atau Menwa UNTIDAR. MoA dengan FISIP kami harap juga dapat memunculkan kegiatan-kegiatan lain yang bermanfaat,” kata Ketua Bawaslu Kota Magelang, Endang Sri Rahayu A., S.E.

Ketua Bawaslu Kota Magelang sekaligus memberikan buku, bulletin dan referensi sebagai simbolis launching “Pojok Baca Bawaslu” kepada Kepala UPT Perpustakaan, Dr. Lilis Hartati. Kedepannya Sivitas akademika bisa mengakses referensi atau buku terkait pemilu dan tema lain yang terkait di perpustakaan UNTIDAR.

Penulis : Humas UNTIDAR

UNTIDAR Raih Predikat “Informatif” Dalam Ajang Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2021

Universitas Tidar (UNTIDAR) berhasil menerima penghargaan sebagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dengan predikat Informatif dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2021 oleh Komisi Informasi Pusat (KIP) yang diumumkan secara daring, dengan dihadiri Wakil Presiden (Wapres) RI Prof. Dr. (HC) KH. Ma’ruf Amin, Selasa (26/10) siang.

“Saya menyampa       ikan apresiasi dan selamat kepada seluruh Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PID) UNTIDAR atas diraihnya predikat Informatif. Ini menunjukkan upaya yang optimal dalam mewujudkan berbagai inovasi yang berkaitan dengan keterbukaan informasi publik,” ucap Rektor UNTIDAR, Prof. Dr. Ir. Mukh Arifin, M.Sc., seusai menerima penghargaan secara virtual.

“Perolehan ini tentu sangat membanggakan bagi UNTIDAR. Pasalnya, di tahun 2020 UNTIDAR hanya menduduki predikat Cukup Informatif. Tahun ini UNTIDAR berhasil menduduki predikat Informatif atau naik dua tingkat sekaligus dengan langsung meloncati predikat Menuju Informatif,” tambahnya.

UNTIDAR terus mengembangkan berbagai inovasi dalam upaya mencapai standar pelayanan informasi publik yang ideal, diantaranya pembuatan sub website data.untidar.ac.id yang menjadi jendela daftar informasi publik yang bisa diakses oleh siapa saja. UNTIDAR juga memanfaatkan media sosial Instagram PPID untuk diseminasi informasi, dan penggunaan sistem barcoding sebagai representasi efektifitas dan efisiensi bagi masyarakat. Sistem ini memungkinkan meringkas alamat link yang terlalu panjang, agar langsung masuk ke alamat yang dituju hanya melalui pindai kode QR. Di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, PPID Untidar meminimalisir permohonan informasi secara tatap muka. Aplikasi whatsapp dan email menjadi pilihan sebagai media tanya jawab antara pemohon informasi dengan petugas. Setiap whatsapp dan email yang masuk, akan dijawab tak lebih dari 1 x 24 jam oleh petugas. Kesemua inovasi tersebut bermanfaat bagi publik, diantaranya komprehensifitas akses informasi bagi masyarakat, efisiensi pemohon informasi karena pemohon informasi bisa mengakses dimanapun dan kapanpun, mengurangi tatap muka secara langsung dalam upaya pencegahan Covid 19, interaktif, dan menjamin publik memperoleh jawaban secara cepat.

Menurut Ketua Komisi Informasi (KI) Pusat, Gede Narayana, penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik diberikan oleh KI Pusat setiap tahun kepada Badan Publik yang menerapkan dan menjalankan Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP), berdasarkan monitoring dan evaluasi (monev) yang dilakukan oleh KI Pusat. Tahun 2021 KIP melakukan monev kepada 337 Badan Publik. Hasilnya, 83 Badan Publik berpredikat Informatif, 63 Badan Publik berpredikat Menuju Informatif, 54 Badan Publik berpredikat cukup Informatif, 37 Badan Publik berpredikat Kurang Informatif dan 100 Badan Publik berpredikat Tidak Informatif. Untuk Kategori Perguruan Tinggi, 24 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) berpredikat Tidak Informatif, 12 PTN berpredikat Kurang Informatif, 13 PTN berpredikat Cukup Informatif, 15 PTN berpredikat Menuju Informatif, dan 21 PTN berpredikat Informatif.

“Penganugerahan ini bukanlah suatu ajang yang dimaknai sebagai kontestasi antar Badan Publik, tetapi harus kita maknai sebagai tolak ukur impelementasi keterbukaan informasi publik di tanah air yang kata kuncinya ada pada kualifikasi, bukan peringkat dan nilai suatu Badan Publik,” urai Gede Narayana dalam laporannya.

Wapres K.H. Ma’ruf Amin dalam sambutannya menyampaikan Penganugerahan ini merupakan kesempatan yang sangat baik bagi Badan Publik untuk terus mengakselerasi upaya-upaya terbaik mengenai keterbukaan informasi melalui berbagi inovasi yang tiada henti. “Pengelolaan Keterbukaan Informasi ini dilakukan dalam rangka mendorong partisipasi masyarakat dalam mewujudkan tata kelola pemerintah yang baik dan transparan. Hasil penilaian juga sebagai sarana instropeksi semua badan publik untuk menjaga dan meningkatkan kinerja pelayanan publik dan produktivitasnya, meskipun di tengah masa pandemi Covid-19,” jelasnya.

Penulis : Tri Endah Kusumaningrum, S.Sos., M.I.Kom.

PERCEPAT PENYERAPAN TENAGA KERJA, UNTIDAR DAN PT CHEMCO GELAR REKRUITMEN UNTUK ALUMNI

Universitas Tidar menjalin kerjasama dengan PT Chemco Harapan Nusantara menyelenggarakan rekruitmen tenaga kerja untuk lulusan program studi Teknik Elektro dan Teknik Mesin untuk jenjang pendidikan Diploma dan Sarjana, Minggu (24/10) di Gedung 3, Fakultas Teknik.

“UNTIDAR telah menjalin kerjasama dengan beberapa perusahaan salah satunya PT Chemco ini. Kerjasama ini selanjutnya ditindaklanjuti untuk rekruitmen pegawai lulusan dari Fakultas Teknik. Tujuannya agar alumni Fakultas Teknik dapat segera mendapat kesempatan untuk bekerja,” tutur Ibrahim Nawawi, S.T., M.T., IPM, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Fakultas Teknik.

PT Chemco Harapan Nusantara sebuah perusahaan manufacture yang berdiri sejak tahun 1984 dengan bidang usaha Brake System, Alumunium Casting Parts dan Alumunium Casting Wheels yang berlokasi di Mitra Karawang Industrial Estate, Jl. Mitra Karawang Block II Kav. E7-12 Karawang, Jawa Barat.

“Rekruitmen pertama kali ini dikhususkan untuk lulusan prodi Teknik Elektro dan Teknik mesin. Kedepannya mungkin juga akan merambah lulusan Teknik Sipil,” tambahnya.

Proses rekruitmen kali ini melibatkan 34 peserta. Proses rekruitmen dilakukan dalam 1 hari terdiri dari tes kemampuan dasar dan wawancara.

“UNTIDAR memiliki potensi yang baik. Para peserta rekruitmen melampaui batas ekspektasi saya. Maka itu kedepannya kegiatan ini kemungkinan besar akan diselenggarakan kembali dengan peserta yang lebih banyak lagi,” jelas Wilis Jaya Saputra, Staff HRD & GA PT Chemco.

Menurutnya, tidak hanya peserta yang memiliki kualifikasi yang perlu diperhitungkan, UNTIDAR juga memfasilitasi proses rekruitmen ini dengan baik.

“Terima kasih kepada UNTIDAR khususnya Fakultas Teknik yang telah memberikan kami fasilitas menyelenggarakan rekruitmen ini,” pungkasnya.

Peserta rekruitmen wajib mengikuti tata tertib yaitu wajib datang 1 jam sebelum pelaksanaan tes, wajib untuk melakukan proses ANTIGEN yang telah disediakan oleh panitia yang berada di Fakultas Teknik, UNTIDAR dengan biaya sendiri, selama pelaksanaan tes, dimohon tetap menjaga PROKES dan membawa dokumen : – Surat lamaran, CV,Fotocopy Ijasah dan Transkrip Nilai, Fotocopy Sertifikat Vaksin COVID19 (1 & 2) atau kartu Vaksinasi, fotocopy SKCK (masih berlaku), Fotocopy E-KTP.

“Acara ini sangat membantu alumni seperti kami dalam proses pencarian pekerjaan. Rekuitmen dilakukan 1 hari dan dilaksanakan di kampus. Jadi lebih efisien dan efektif, kami yang berdomisili di Magelang jadi tidak perlu sampai keluar kota untuk mengikuti seleksi ini,” kata Budi Adi Wibowo, lulusan Teknik Mesin Tahun 2019.

Penulis : Humas UNTIDAR