10 Proposal Mahasiswa Untidar Lolos PKM 2015

Tahun ini 10 Proposal yang diajukan oleh Mahasiswa Untidar berhasil lolos Program Kreativitas Mahasiswa. 10 Proposal tersebut adalah :

 

1. Bbm Murah : Beternak Bebek Mudah Dengan Modifikasi Ransum Dari Limbah

Ketua : Ahmadi, Kategori PKM Kewirausahaan

2. Saatnya Si Manis Menjadi Ber "Uang"

Ketua : Cita Puspitaning, Kategori PKM Kewirausahaan

3. Berternak Lovebird Lutino Mata Merah

Ketua : Kuhno Rudianto, Kategori PKM Kewirausahaan

4. Budidaya Bibit Durian Petruk Tanaman Asli Indonesia Dengan Multi Kaki (Satu Tanaman Empat Batang Bawah)

Ketua : Muhammad Iqbal Febriavaldy, Kategori PKM Kewirausahaan

5. Pemanfatan Limbah Pasar Tradisional Untuk Budidaya Pembesaran Ikan Lele Dumbo Untuk Meningkatkan Ekonomi Mahasiswa Dan Menjaga Kelestarian Lingkungan

Ketua : Muhammad Nur Khabib, Kategori PKM Kewirausahaan

6. Tabulampot 3 In 1 (Satu Tanaman Tiga Varietas Berbeda)

Ketua : Wibowo, Kategori PKM Kewirausahaan

7. “Kuburan Pak Kas” (Tungku Peleburan Kampas Bekas) Sebagai Solusi Aplikatif Untuk Mengurangi Dan Meningkatkan Nilai Ekonomi Limbah Kampas Bekas

Ketua : Afi Sodik, Kategori PKM Penerapan Teknologi

8. “One Engine Four Function” Untuk Sentra Kerajinan Sangkar Burung

Ketua : Danang Henri Wibowo, Kategori PKM Penerapan Teknologi

9. Si Catulit "Mesin Pemecah Batu Penghasil Split" Portable Stone Crusher Dengan Metode Gearbox Yang Hemat Energi

Ketua : Eko Sulisyanto, Kategori PKM Penerapan Teknologi

10. “Petualang Rimba” Pemotong Rumput Ramah Lingkungan, Aplikatif Dan Tanpa Bahan Bakar

Ketua : Umar Najib, Kategori PKM Penerapan Teknologi

 

Selamat dan sukses, dan terus berkarya !

Mahasiswa Untidar Gali Ilmu Melalui Kopi Tidar

             Selama kuliah, mahasiswa diharapkan bisa mengembangkan potensi yang ada dalam diri sebaik-baiknya. Selain berkutat dengan kegiatan akademis, perlu juga aktif dalam kegiatan kemahasiswaan dalam rangka mengembangkan softskill yang dimiliki. Pengembangan softskill bisa didapatkan salah satunya melalui Unit Kegiatan Mahasiswa. Di Universitas Tidar saat ini ada sekitar 12 Unit Kegiatan Mahasiswa yaitu Resimen Mahasiswa, Mahasiswa Pecinta Alam, Bengkel Seni, Lembaga Pers Mahasiswa, Pramuka, Unit Kegiatan Agama Islam, Unit Kegiatan Mahasiswa Kristiani, UKM Olahraga, Paduan Suara, Pencak Silat, Taekwondo dan Radio Untidar. Mahasiswa bisa memilih UKM sesuai dengan minat dan bakat yang dimiliki. 
              Meskipun sudah banyak UKM yang ada, masih banyak ketrampilan yang perlu digali. Berangkat dari pemikiran ini, muncullah ide untuk mendirikan Komunitas Kopi Tidar. Adalah Anendya Enggar Pradipta, mahasiswa Teknik Mesin Universitas Tidar Semester 1 yang menggagas Kopi Tidar bersama dengan teman teman satu kelompok yang saat itu bersama-sama mengikuti kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan yang diadakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Untidar. 
                Kopi Tidar adalah singkatan dari Komunitas Penggali Ilmu Tidar. Meskipun Penggeraknya adalah mahasiswa Untidar namun tiap kali mengadakan acara, bisa diikuti oleh mahasiswa dari luar kampus Untidar. Sejak 2 Desember 2014, Kopi Tidar rutin mengadakan pertemuan mingguan. Acara biasanya diadakan setiap hari Rabu, membahas tema tertentu dan menghadirkan pemateri yang kompeten di bidangnya. Sampai saat ini sudah 5 kali pertemuan diadakan. Acara selalu dikemas santai tapi serius. Yang dibahas beragam seperti materi Tentang Public Speaking, Orasi, Pidato, Presentasi dll. Arfi salah seorang aktivis Kopi Tidar mengatakan kegiatan yang selama ini telah dilaksanakan membuatnya tahu banyak hal baru. Materi yang didapat selama pertemuan biasanya memang belum terlalu mendalam. Namun paling tidak cukup memberi gambaran mengenai suatu bidang atau ilmu yang bisa digali lebih dalam lagi sesuai dengan minat masing-masing peserta. Banyak mahasiswa Untidar yang antusias untuk mengikuti kegiatan ini. Kedepan Enggar yang saat ini menjadi Ketua Kopi Tidar berharap semakin banyak mahasiswa yang mau mengikuti pertemuan yang diadakan, sehingga semakin terbuka wawasannya untuk mengembangkan softskill yang dimiliki yang tentunya akan sangat bermanfaat saat lulus kuliah nanti.  

Faperta Adakan Sarasehan di Auditorium Untidar

       Sabtu, 24 Januari 2015, Dosen, Karyawan dan Mahasiswa Fakultas Pertanian Program Studi Agroteknologi berkumpul di auditorium Universitas Tidar mengikuti acara Sarasehan Faperta. Dalam suasana santai baik dosen, karyawan maupun mahasiswa secara bergantian tanya jawab mengenai berbagai persoalan, mulai dari kegiatan akademis/perkuliahan, kegiatan ekstrakurikuler, field trip dsb. Dekan Fakultas Pertanian Ir. Hadi Riyanto, M.Sc memberikan banyak penjelasan mengenai kegiatan kurikuler. "Mahasiswa Faperta di semester 2 nanti harus lebih giat kuliah, karena sarana dan prasarana sudah mendukung. Saat ini di semua ruang kelas sudah dilengkapi dengan LCD proyektor sehingga kegiatan kuliah tatap muka bisa lebih efektif", ungkap Hadi."Kuliahlah tepat waktu dan lulus dengan nilai yang memuaskan", tambahnya.  Selain penjelasan dari Dekan Faperta, dalam kesempatan ini Wakil Rektor I Untidar Prof. Ir. Ali Munawar, M.Sc yang baru saja dilantik berkenalan lebih dekat dengan sivitas akademika Faperta. Prof. Ali yang memiliki latar belakang pendidikan Ilmu Tanah, akan mengajar beberapa mata kuliah di Fakultas Pertanian. 
          Dalam forum ini juga dilaksanakan Pelantikan Ketua dan Fungsionaris BEM Faperta. Ketua BEM Hony Kharisma mengatakan bahwa salah satu komitmen BEM Faperta kedepan adalah melakukan pendampingan semua Proposal PKM, PMW dan PHBD yang diajukan mahasiswa Fakultas Pertanian. Tahun ini BEM Perta meraih prestasi yang membanggakan karena 5 dari 10 poposal PKM Untidar yang lolos adalah proposal yang diajukan BEM Faperta. Hony berharap kedepan semakin banyak proposal PKM yang lolos dan mengharumkan nama Untidar. 

UNTIDAR Serahkan Beasiswa Bidik Misi kepada 100 Mahasiswa Semester 1

Sebanyak 100 orang mahasiswa semester 1 Universitas Tidar, menerima beasiswa bidik misi. Penerima Bidik Misi berhak untuk mendapatkan biaya kuliah sebesar 2,4 juta per semester dan biaya hidup 3,6 Juta per semester. Biaya hidup sebesar 3,6 juta tidak diterimakan secara langsung melainkan dalam bentuk tabungan. Secara simbolis, dalam acara kali ini, tabungan diserahkan langsung oleh Kepala BRI Cabang Magelang kepada 2 perwakilan mahasiswa penerima Bidik Misi.

            Selain Penyerahan Dana Bidik Misi, Rektor juga menyerahkan seragam kepada 3 Unit Kegiatan Mahasiswa di Lingkungan Universitas Tidar yaitu UKM Menwa, UKM Pramuka  dan UKM Paduan Suara. Dalam sambutannya Rektor Untidar Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd. menyampaikan agar penerima bidik misi lebih giat belajar dibandingkan yang tidak menerima bidik misi. Harus mampu menunjukkan kalau unggul secara akademik. Salah satu persyaratan bidik misi adalah memiliki kemampuan akademik yang baik. Jika selama masa studi prestasi akademik menurun, dana bidik misi bisa dihentikan. “Paling tidak IPK minimal 3.5 “ tandas Rektor. “Mahasiswa sebaiknya juga menyeimbangkan kegiatan kurikuler, kokulikuler dan ekstrakurikuler sehingga memiliki kompetensi yang memadai saat lulus nanti”. Sementara itu Wakil Rektor III, Dr. Bambang Kuntjoro, M.Si menyampaikan perlunya mahasiswa penerima bidik misi untuk selalu disiplin waktu, karena itu merupakan salah satu kunci sukses. “Manfaatkan waktu sebaik-baiknya agar bisa lulus tepat waktu”.

            Acara berlangsung selama kurang lebih 2 jam, di Auditorium Untidar. Dihadiri oleh Rektor, Wakil Rektor, Dekan, Semua Penerima Bidik Misi, dan fungsionaris UKM di lingkungan Universitas Tidar. 

Wakil Rektor III Lantik Ketua BEM dan BLM Universitas Tidar

            Bertempat di Ruang Multimedia Universitas Tidar, Selasa 6 Januari 2015, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Bambang Kuntjoro, M.Si. melantik Ketua BEM, Wakil Ketua BEM dan Ketua BLM Untidar Periode 2015 – 2016. Aris Priyatmoko dilantik menjadi Ketua Badan Legislatif Mahasiswa, Chaerul Iman dilantik sebagai Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa, dan Listyono Wardoyo sebagai Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa.

            Acara ini dihadiri oleh perwakilan Unit Kegiatan Mahasiswa, perwakilan BEM Fakultas, perwakilan Himpunan Mahasiswa Jurusan serta perwakilan partai-partai yang turut serta dalam Pemilu Raya Universitas beberapa waktu yang lalu.

            Wakil Rektor III dalam sambutannya mengatakan “Semoga ke depan Ketua dan Wakil Ketua BEM, serta Ketua BLM yang baru saja dilantik bisa membawa perubahan yang positif. Kegiatan Kemahasiswaan di Untidar lebih maju sehingga tidak jauh tertinggal dengan PTN yang lain”. Perlu komitmen yang tinggi untuk terus aktif dalam berkegiatan, sehingga mahasiswa bisa unggul di segala lini. Unggul secara akademis maupun non akademis “.

Untidar Adakan Refleksi Akhir Tahun 2014

         Di akhir tahun 2014, Untidar adakan acara Refleksi Akhir Tahun. Acara ini dihadiri oleh seluruh sivitas akademika Untidar mulai dari Rektor, Wakil Rektor, Dekan, Kaprodi, Dosen, Karyawan dan Mahasiswa. Acara Refleksi akhir tahun merupakan acara sarasehan yang sudah menjadi tradisi setiap tahun. Dalam acara ini semua yang hadir bebas untuk berpendapat dan memberikan sumbang saran bagi kemajuan Untidar. Acara yang berlangsung santai dan penuh kekeluargaan ini dimulai pukul 10.00 WIB.

        Diawali dengan sambutan Rektor dan perkenalan Para Wakil Rektor yang baru saja dilantik. Rektor dalam kesempatan ini kembali mengajak seluruh dosen dan karyawan untuk terus bersemangat meningkatkan kinerja, agar akselerasi yang sedang dilaksanakan cepat mencapai sasaran. Sementara itu dosen maupun karyawan aktif bertanya mengenai banyak hal. Secara bergantian Wakil Rektor I, II dan III memberikan jawaban. Acara berlangsung selama kurang lebih 2.5 jam, berakhir pada pukul 13.00 WIB. Diakhiri dengan acara ramah tamah dan santap siang bersama. 

Untidar Lantik Wakil Rektor

Senin 29 Desember 2014, Untidar laksanakan pelantikan Wakil Rektor I Bidang Akademik, Wakill Rektor II Bidang Umum dan Keuangan, dan Wakil Rektor III Bagian Kemahasiswaan dan Alumni. Acara berlangsung di auditorium Universitas Tidar dimulai pukul 09.00

            Dalam acara ini dilantik Prof. Ir. Ali Munawar Ph.D, sebagai Wakil Rektor I, Drs. Hery Suroso, ST., MT., sebagai Wakil Rektor II, dan Dr. Bambang Kuncoro M.Si, sebagai Wakil Rektor III. Ketiga pejabat baru tersebut akan melaksanakan tugas untuk periode 2014/2018.  Rektor Untidar Prof. Dr. Cahyo Yusuf M.Pd mengatakan wakil rektor adalah SDM yang terpilih yang akan memadukan pengalamannya untuk kemajuan Untidar. “Latar Belakang para Wakil Rektor sudah tidak diragukan lagi. Siap dipadukan untuk kemajuan Untidar ke depan. 

            Cahyo berharap dengan adanya Wakil Rektor yang baru, pelayanan Untidar dalam dunia pendidikan akan semakin meningkat. Terlebih lagi Untidar saat ini dalam masa transisi dari PTS menjadi PTN. “Untidar akan meningkatkan akselerasi agar cepat mengikuti PTN lain yang sudah establish, menjadi PTN yang unggul di kancah nasional maupun global. 

Pengumuman Pelaksanaan Tes Kompetensi Bidang (TKB) CPNS Universitas TIdar Tahun 2014

Berdasarkan Surat dari Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan   Nomor :  171935/A4/KP/2014 tanggal 12 Desember 2014 tentang Hasil Seleksi Administrasi Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2014, kepada seluruh pelamar yang Memenuhi Persyaratan Administrasi diwajibkan mengikuti Tes Kemampuan Bidang dengan tahapan tes sebagai berikut;

1. Psikotest;

2. Microteaching (khusus formasi dosen);

3. Tes Teori sesuai jabatan (khusus formasi tenaga kependidikan);

4. Wawancara.

Selama TKB dilaksanakan peserta harus membawa;

  1. Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku;
  2. Sertifikat Profesi/Keahlian yang mendukung jabatan yang dipilih (khusus formasi tenaga kependidikan).

Tes Kompetensi Bidang akan dilaksanakan mulai tanggal 16 s/d 18 Desember 2014 (jadwal terlampir).

Jadwal TKB Formasi Dosen & Formasi Tenaga Kependidikan

MAHASISWA FAKULTAS PERTANIAN ADAKAN FIELDTRIP KE PTPN IX DAN CIMORY ON THE VALLEY

Rabu, 3 Desember 2014, sebanyak 87 orang mahasiswa Fakultas Pertanian Untidar, didampingi oleh Dosen Pembimbing melaksanakan kegiatan FieldTrip ke PT Perkebunan Nusantara IX, dan Cimory On The Valley, Restaurant & Milk Factory.

Rombongan berangkat dari kampus Untidar pukul 07.30 WIB. Tempat yang pertama dituju adalah PT Perkebunan Nusantara IX (Persero).  PT Perkebunan Nusantara IX (Persero) saat ini memiliki 2 Divisi. Pertama, Divisi Tanaman Tahunan yang membudidayakan dan menghasilkan produk- produk dari tanaman karet, kopi, kakao, dan teh. Kedua, Divisi Tanaman Semusim (Pabrik Gula) yang menghasilkan produk-produk dari tanaman tebu. Produk-produk PT Perkebunan Nusantara IX (Persero) dipasarkan di pasar domestik maupun pasar luar negeri sebagian besar dalam bentuk bulk. PT Perkebunan Nusantara IX (Persero) juga memproduksi dan memasarkan produk-produk hilir berupa teh kemasan, teh celup, serta gula pasir dan kopi bubuk dalam kemasan.

Dalam acara FieldTrip kali ini, Dosen dan Mahasiswa Faperta mengunjungi Pabrik Pengolahan Kopi milik PT Perkebunan Nusantara IX Banaran. Selama di sana dijelaskan mengenai proses pengolahan Kopi, baik melalui Wet Process maupun Dry Process. Juga diperlihatkan alat yang digunakan dalam proses pengolahan kopi, baik yang dijalankan oleh mesin maupun yang ditangani oleh manusia. Rombongan juga meninjau tempat penyimpanan kopi setelah panen.

Setelah kunjungan ke Pabrik Pengolahan Kopi, Rombongan mengunjungi Kebun Getas milik PTPN IX. Di sana melakukan peninjauan ke tempat pembibitan, penyambungan, belajar juga mengenai  proses pemotongan. Selanjutnya menuju ke lahan karet yang mau disadap termasuk belajar bagaimana teknik penyadapan. Dari pabrik pengolahan karet, rombongan bertolak menuju ke Cimory On The Valley, Restaurant & Milk Factory. Di sana diperlihatkan bermacam jenis sapi, juga belajar cara memerah sapi secara manual. Rombongan juga mengunjungi pabrik pengolahan susu sapi untuk diolah menjadi berbagai Dairy Product seperti yoghurt, keju, dsb.

Budi Sambodo salah seorang peserta acara FieldTrip ini mengatakan sangat terkesan dengan kunjungan ke PTPN IX dan Ke Cimory On The Valley, Restaurant & Milk Factory. Hal yang mengesankan saat mengunjungi PTPN IX adalah ketika tahu bahwa proses pengolahan Lateks ternyata sangat bergantung pada air.  Sementara itu hal yang paling membuatnya berkesan ketika mengunjungi Cimory On The Valley, Restaurant & Milk Factory adalah Zero Wish Concept, yaitu kebijakan yang selama ini menjadi komitmen Cimory untuk mengoptimalkan setiap langkah pengolahan agar berdaya guna. Sapi-sapi dirawat sebaik-baiknya agar bisa menghasilkan susu segar, sehingga menghasilkan dairy product yang juga  berkualitas. Kotoran sapi bisa dimanfaatkan untuk menyuburkan berbagai tanaman baik sayur atau buah, yang hasilnya bisa digunakan di restorant yang dikelola. Komitmen yang ramah lingkungan dan patut diapresiasi. 

GELAR WORKSHOP FAK. EKONOMI HADIRKAN PAKAR ILMU EKONOMI PEMBANGUNAN

Magelang, Kamis 4 Desember 2014 Fakulatas Ekonomi Untidar mengelar Workshop Peninjauan Kurikulum Program Studi di Fakultas Ekonomi. Hadir sebagai narasumber kegiatan tersebut adalah Guru Besar Fakultas Ekonomi UNDIP Prof. Dr. Purbayu, M.S. , Dosen Fakultas Ekonomi Unsoed Dr. Abdul Aziz Ahmad, SE. Msc. dan Dosen Fakultas Ekonomi Untidar Drs. Sri Bondan, Msi. Kegiatan ini berlangsung selama 1 hari di Gedung Multi Media Untidar dan diikuti oleh 70 peserta dari kalangan dosen dan mahasiswa. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan mutu pendidikan di Fakultas Ekonomi dan menemukan formula yang tepat agar dapat mencetak lulusan yang unggul dan berdaya saing tinggi dengan menerapkan kurikulum yang benar.

Dalam paparannya Prof. Dr. Purbayu, M.S. mengatakan “Fakultas Ekonomi harus mampu menerapkan kurikulum yang tepat dan dapat mencetak lulusan yang mampu mengerjakan tugas dengan tanggung jawab penuh dan menjunjung etika keilmuan”. Sedangkan Drs. Sri Bondan, Msi. mengajak mahasiswa untuk merubah mindset dari mencari pekerjaan menjadi menciptakan pekerjaan. Disampaikan pula contoh-contoh fakta mengapa peluang berwirausaha harus dimanfaatkan, seperti satu lowongan kerja diperebutkan 200 pencari kerja dan jumlah enterpreneur di Indonesia yang masih sedikit. Alexa salah satu mahasiswa Fak. Ekonomi mengatakan sangat senang mengikuti workshop ini karena mendapatkan pencerahan, didorong, diberikan semangat dan diberikan bekal untuk mampu memiliki kemampuan, mengidentifikasi, menganalisis permasalahan ekonomi dan pembangunan dengan menerapkan teori ekonomi yang relevan.