JUMLAH WISUDAWAN TERBANYAK, WISUDA UNTIDAR KE-65 DIGELAR 2 HARI

Universitas Tidar kembali menyelenggarakan Wisuda Sarjana dan Diploma pada Sabtu dan Minggu (25-26/11) di Gedung dr. H. R Suparsono, Kampus Tuguran Universitas Tidar. Berbeda dengan pelaksanaan wisuda sebelumnya, wisuda ketiga di Tahun 2023 ini diselenggarakan 2 hari berturut-turut.

Pada Wisuda ke-65, UNTIDAR meluluskan 905 wisudawan. Jumlah ini merupakan jumlah wisudawan terbanyak. Demi tertib dan lancarnya acara, Panitia memutuskan menyelenggarakan kegiatan wisuda dalam 2 hari.

Rektor UNTIDAR memberikan sambutan pada Wisuda ke-65 Tahun 2023. Foto : Dok. Humas

“Pelaksanaan wisuda kali ini sangat istimewa, wisuda dibagi dalam 2 sesi. Jumlahnya meningkat tajam yaitu 905 personil,” jelas Rektor UNTIDAR, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si saat menyampaikan sambutan,Sabtu (25/11).

Sesi 1 dilaksanakan Sabtu, 25 November 2023 untuk pewisudaan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan Fakultas Ekonomi (FE) dengan total 474 wisudawan. Sedangkan Sesi 2 dilaksanakan Minggu, 26 November 2023 untuk pewisudaan Fakultas Pertanian, Fakultas Teknik dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) dengan total 431 wisudawan.

Pada wisuda kali ini, sebanyak 33,7% atau sejumlah 305 wisudawan lulus dengan Predikat Pujian atau Cumlaude. Dari total905 wisudawan, 254 wisudawan merupakan wisudawan berprestasi, baik prestasi di tingkat Nasional hingga tingkat Internasional.

“Beri aku 1000 orang tua niscaya aku cabut semeru sampai ke akarnya, beri aku 10 pemuda akan ku goncang dunia. Berikut adalah kalimat legenda dari Presiden Soekarno, dari sinilah pada hari ini kami memilih 10 wisudawan berprestasi yang mendapatkan penghargaan dan tabungan dari BankMitra UNTIDAR,” kata Rektor.

Pada wisuda kali ini, perdana Rektor UNTIDAR memberikan penghargaan khusus bagi 20 wisudawan berprestasi, diantaranya 12 wisudawan berprestasi di bidang akademik dan 8 wisudawan berprestasi di bidang non akademik. Penghargaan diberikan masing-masing 10 wisudawan pada setiap sesi.

Bank Mitra yang berkesempatan memberikan tabungan untuk wisudawan berprestasi adalah BPD Jateng, BRI dan BTN kantor wilayah Magelang. Penghargaan ini diharapkan dapat membakar motivasi untuk terus berprestasi.

Wisudawan terbaik tingkat Universitas yaitu terdiri dari 2 wisudawan dari Program Sarjana (S1) dan 2 wisudawan dari Program Diploma (D3). Berikut rinciannya :

Wisudawan terbaik tingkat Universitas S1 :

  1. Detta Ramadhania Putrie dari Program Studi S1 Pendidikan Matematika dengan IPK 3,92;
  2. Bunga Rifka Bintara dari Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris dengan IPK 3,92.

Wisudawan terbaik tingkat Universitas D3 :

  1. Yulliana dari Program Studi D3 Akuntansi dengan IPK 3.89;
  2. Tesalonika Mutiara Indah dari Program Studi D3 Akuntansi dengan IPK 3.83.

Ayah di-PHK, Detta Bertekad Lulus Kuliah Cepat

Detta Ramadhania Putrie mahasiswi Prodi Pendidikan Matematika, FKIP UNTIDAR mendapatkan gelar Wisudawan Terbaik. Lulus dengan IPK 3,92 dan  berhasil menyelesaikan studi dalam 3 tahun 10 bulan 3 hari.

Putri dari Bapak Nana Suryana dan Ibu Sri Lestariningsih ini sempat pesimis bisa melanjutkan kuliahnya di UNTIDAR setelah ayahnya diberhentikan dari pekerjaanya pada masa Pandemi Covid yang lalu lalu memutuskan untuk mulai berwirausaha.

Pewisudaan Wisudawan Terbaik, Detta Rahmadhani Putrie. Foto : Dok.Humas

“Yah gimana ini bayarnya? Kan takutnya enggak bisa lanjut kuliah. Awalnya mikir kayak gitu. Tapi, kata Bapak, ‘Udah, enggak apa-apa, kuliah aja. Insya Allah rezeki mah ada,’ gitu. Nah, makanya semenjak itu saya langsung bertekad harus selesai kuliah cepat. Bapak sudah berjuang, nyari uang buat bayar UKT,” tutur Detta.

Detta pun juga mencoba berbagai cara untuk membantu perekonomian keluarga dengan magang di Humas UNTIDAR, menjadi asisten dosen mata kuliah algoritma dan pemrograman; layout editor jurnal Math Locus, serta menjadi asisten penelitian dosen.

Hasil tidak akan mengingkari usaha, Detta menerapkan manajemen waktu untuk membagi aktifitas untuk belajar dan kegiatan lainnya.

”Membiasakan diri membuat daftar kegiatan yang harus selesai setiap harinya. Menyusun kegiatan berdasarkan prioritas, termasuk beristirahat. Kadang jenuh namun bagaimanapun harus semangat dan konsisten, dan alhamdulillah hasilnya bias menjadi Wisudawan Terbaik,” pungkas Detta.

Penulis : Isaka

Editor : Humas UNTIDAR

Meuforia Tech Expo Tampilkan Inovasi Teknologi Masa Depan Karya Mahasiswa Teknik Mesin UNTIDAR

Memperingati hari ulang tahun ke-11, Himpunan Mahasiswa Mesin Fakultas Teknik Universitas Tidar menggelar Meuforia Tech Expo di Gedung Kuliah Umum dr. H. R. Suparsono, Rabu (15/11). Bertema “Future Technological Innovation”, pameran teknologi ini menampilkan karya-karya mahasiswa Teknik Mesin UNTIDAR.

“Tema future technological innovation terasa pas, terlebih pandemi beberapa waktu lalu seolah memaksa penduduk dunia untuk berinovasi agar mencukupi kebutuhan di tengah keterbatasan pandemi. Acara ini tak hanya menjadi ajang pameran karya teknologi buatan mahasiswa UNTIDAR, tetapi juga sebagai sarana pengenalan perkembangan teknologi baik kepada mahasiswa maupun masyarakat luas,” tutur Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, Ainur Rojik, S.Pd. mewakili Plt. Gubernur Jawa Tengah.

Foto : Haikal UNTIDAR

Ainur Rojik, S.Pd. menuturkan, hasil karya teknik diharapkan mampu berkontribusi menjawab kebutuhan masyarakat. Di sisi lain, perguruan tinggi juga perlu mendukung keahlian para mahasiswa untuk meningkatkan daya saing bangsa.

Beberapa karya menarik yang ditampilkan dalam acara ini di antaranya alat pendeteksi kekeruhan air, sistem irigasi IoT dengan parameter kelembapan tanah, hingga polisi tidur penghasil energi listrik berbasis piezoelektrik. Nantinya karya-karya ini akan dinilai oleh para pengunjung pameran untuk ditentukan juaranya.

“Teknologi memberikan berbagai kemudahan bagi manusia. Teknologi mampu mempermudah proses, mempersingkat waktu, hingga mengurangi biaya untuk menyelesaikan pekerjaan. Saya menyambut baik dan mengapresiasi. Saya berharap masyarakat, pelajar, dan mahasiswa yang berkunjung lebih mengetahui teknologi-teknologi baru,” kata Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Kota Magelang Muchammad Abdul Azis, S.H. mewakili Walikota Magelang.

Muchammad Abdul Aziz, S.H. juga mengharapkan kegiatan ini menjadi acuan mahasiswa agar lebih kreatif mengembangkan teknologi. Terlebih, kegiatan ini menandai Fakultas Teknik UNTIDAR sebagai penyelenggara pendidikan yang semakin berkembang seiring bertambahnya program studi.

Foto : Haikal UNTIDAR TV

Wakil Dekan Fakultas Teknik Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Dr. Sigit iswahyudi M.T. menuturkan, UNTIDAR menerapkan metode Q-STARR, yakni quality, synergy, acceleration, relevancydan reputation untuk peningkatan UNTIDAR di segala aspek.

“Kami dalam melaksanakan pendidikan memiliki tujuan yang dipandu dalam Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, terutama terkait kualitas lulusan. Lulusan diharapkan menjadi profesional, wirausaha, atau melanjutkan ke tingkat S2. Lulusan berkualitas perlu usaha yang dilakukan, salah satunya mengusahakan karakter TIDAR (Tangguh, Integratif, Dedikatif, Aktif, dan Responsif) dalam diri mahasiswa,” tutur Dr. Sigit iswahyudi M.T.

Penulis : Isaka

Editor : Humas UNTIDAR

UNTIDAR Ikut Andil dalam Monitoring dan Evaluasi Seleksi CASN 2023

Universitas Tidar ikut andil dalam pelaksanaan Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2023 di Universitas Negeri Semarang Digital Center, Jumat (10/11). Seleksi CASN terdiri dari dua seleksi, yakni Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Seleksi Kompetensi (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang dilaksanakan Jumat-Selasa, 10-14 November 2023.

Foto : Yoni Mahang ULT

“Jadi sebetulnya ini seleksi nasional. Dari keseluruhan perguruan tinggi khususnya Jawa Tengah ini memang semuanya dikonsentrasikan ke UNNES. Ini dasarnya keputusan dari kementerian sendiri jadi melihat lokasi apa namanya jumlah pendaftar kemudian formasi yang ada itu oleh pusat dan tentukan bahwa pusat lokasi ujian itu di pusatkan di UNNES,” jelas Kepala Biro Perencanaan, Keuangan, dan Umum (BPKU) UNTIDAR Among Wiwoho, S.E., M.M. yang turut serta mendampingi kegiatan ini.

UNNES akan menjadi tempat seleksi bagi seluruh formasi seleksi dosen, tenaga kependidikan, dan tenaga kesehatan untuk seluruh perguruan tinggi negeri di Jawa Tengah dan LLDikti Wilayah VI. Pada kesempatan ini, sejumlah tenaga kependidikan UNTIDAR membantu teknis pelaksanaan tes dan kesekretariatan.

Foto : Yoni Mahang ULT

“Kalau dari kelancaran tentu kita terkoneksi dengan pusat ujian di UNNES. Jadi kemarin sudah beberapa kali rapat kombinasi, intinya untuk membagi tugas buat teman-teman kita apa yang bisa dibantu dari masing-masing PTN di Jawa Tengah, khususnya untuk UNTIDAR. Misalnya mereka minta SDM sekian orang dengan tugas masing-masing untuk membantu kelancaran,” tambah Among Wiwoho, S.E., M.M.

SKD CPNS dan SK PPPK tahun 2023 dilaksanakan berbasis computer assisted test (CAT). Pelaksanaan hari pertama berjalan lancar sejak penerimaan peserta, meskipun ada kendala seperti server yang down dari pusat yang segera dapat teratasi.

“Hari pertama, memang ada kendala-kendala seperti down-nya server dari PKN, bukan dari sini (UNNES). Setiap kendala tentunya akan dicarikan solusi. Sejauh ini yang penting adalah menjalankan prosedur sesuai,” pungkas Among Wiwoho, S.E., M.M.

Penulis : Isaka

Editor : Humas UNTIDAR

 

Silvi Fatika meraih Juara Pertama Lomba Esai Nasional Pameran Arsip UGM 2023

Silvi Fatika Wulandari mahasiswi Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Tidar meraih Juara 1 dalam Lomba Esai Nasional yang diselenggarakan oleh Kertas UGM dalam rangka Pameran Arsip dengan tema “Archiving the Pandemic Covid-19: Sejarah, Perjuangan, dan Harapan”.

Kreativitas Mahasiswa Kearsipan Universitas Gadjah Mada (Kertas UGM) merupakan forum mahasiswa kearsipan yang menyelenggarakan event tahunan Pameran Kearsipan yang terdiri dari berbagai kegiatan yaitu Lomba Esai, Lomba Infografis dan Lomba Video Pendek.

Foto : Dok. Silvi

Dalam lomba kali ini, Silvi Fatika Wulandari mengambil tema “Perjuangan dan Ketahanan Masyarakat” dengan judul esai “Filantropi Pertanian: Benteng Pertahanan Perekonomian Petani Tradisional di Kabupaten Cilacap.” Judul ini berkaitan dengan bagaimana strategi para petani di Kabupaten Cilacap dalam menyikapi Pandemi Covid-19.

Kesulitan ekonomi yang dihadapi masyarakat pedesaan akibat pandemic Covid-19 menjadi waktu yang tepat untuk mengatakan bahwa tradisi yang baik dari praktik-praktik filantropi perlu untuk dilestarikan.

Praktik filantropi pertanian yang ada di Kabupaten Cilacap seperti bawon, ngasak, dan singgang terbukti mampu menjadi benteng pertahanan warga dari ancaman krisis ekonomi akibat terpaan badai pandemi Covid-19.

“Pemilik sawah dan warga sekitarnya sama-sama mampu bertahan di tengah kontraksi ekonomi nasional Indonesia. Semangat gotong-royong dan saling berbagi menjadi kekuatan dahsyat pertahanan ekonomi kelurga tani di Kabupaten Cilacap pada masa pandemi Covid-19,” terang Silvi.

Perjuangan dan harapan dalam praktik-praktik filantropi pertanian terbukti mampu mengatasi kelangkaan pangan dan kesulitan ekonomi pada keluarga petani. Sejarah tentang perjuangan dan harapan para petani Kabupaten Cilacap layak untuk diarsipkan menjadi sebuah referensi survival yang sangat bernilai bagi bangsa Indonesia.

Penulis : Silvi Fatika Wulandari

Editor : Humas UNTIDAR

Mahasiswa UNTIDAR Gagas Ide Batako dari Limbah Perca

Tiga mahasiswa Universitas Tidar membuat konsep produk batako dengan campuran limbah kain perca dalam lomba karya tulis ilmiah Scientific Festival 2023. Pada ajang yang digelar Himpunan Mahasiswa Pendidikan IPA UNTIDAR tersebut, Muhamad Maulana Yusup (Teknik Mesin 2022), Fitria Noviastuti (Teknik Sipil 2022), dan Nisa Ulinnawa (Pendidikan Biologi 2022) berhasil meraih juara kedua.

Konsep produk batako yang dikreasikan tim tersebut bertajuk “Repawa (Recycling Patchwork Waste): Inovasi Batako Dengan Campuran Limbah Kain Perca Sebagai Solusi Dalam Mewujudkan Sustainability”. Konsep ini sejalan dengan tema lomba, yaitu “mewujudkan generasi muda yang intelektual, kreatif, dan bertalenta.”

Menurut Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), pada tahun 2022, limbah kain menyumbang sekitar 500 ribu ton dari total sampah di Indonesia.

“Bahan yang digunakan pada batako Repawa menggunakan limbah kain perca dari segala jenis kain, sehingga dapat meminimalisir pencemaran yang dihasilkan oleh limbah kain perca,” jelas Maulana selaku ketua tim.

Industri fast fashion menjadi penyumbang 10% total emisi karbon di dunia. Emisi ini bahkan diperkirakan meningkat hingga 50% pada tahun 2030 jika masalah tak segera diatasi. Sehingga, inovasi ini adalah langkah tepat dan berdampak pada lingkungan.

“Selain itu, batako Repawa telah diuji melalui software simulasi, sehingga dapat dianalisis mengenai bagian yang terkena kuat tekan, perubahan panjang, dan displacement (perpindahan) pada Repawa,” pungkas Maulana.

 

Penulis : Muhamad Maulana Yusup

Editor : Isaka, Humas UNTIDAR

 

 

PPK Ormawa UKM Pelita Lestarikan Budaya Melalui Sanggar Reswara Budhoyo

Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Unit Kegiatan Mahasiswa Penalaran Ilmiah dan Kreativitas Mahasiswa (UKM Pelita) Universitas Tidar meresmikan  Sanggar Reswara Budhoyo di Desa Kenalan, Borobudur, Kamis (26/10). Sanggar Reswara Budhoyo adalah hasil inisiatif PPK Ormawa UKM Pelita untuk melestarikan seni karawitan, angklung, dan batik.

Peresmian sanggar ditandai dengan pemukulan gong oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang, Slamet Ahmad Husein, S.E. M.M. mewakili Bupati Magelang. Ia mengapreasiasi dedikasi UNTIDAR, Desa Kenalan, dan para seniman dalam memperjuangkan keberlanjutan budaya dan seni.

Foto : Tim PPK Ormawa UKM Pelita

“Terima kasih kepada para seniman dan budayawan yang senantiasa mendukung pengembangan seni budaya di Kabupaten Magelang. Semoga upaya dan semangat nguri-uri kabudayan senantiasa tersemat dalam diri kita semua. Olah budaya yang dilaksanakan dengan berdirinya Sanggar Reswara Budhoyo menjadi salah satu kontribusi kepada pemerintah dalam upaya pemberdayaan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sesuai perkembangan zaman,” kata Slamet Ahmad Husein, S.E. M.M.

Resmi berdiri, Slamet Ahmad Husein, S.E. M.M. menyerahkan piagam peresmian sanggar kepada Ketua Sanggar Reswara Budhoyo, Henricus Suroto. Menurutnya, peresmian sanggar ini adalah momen bersejarah yang menandai kemajuan pelestarian dan pengembangan kesenian di Kabupaten Magelang.

“Semoga Sanggar Reswara Budhoyo ini, dapat menjadi tempat inspirasi bagi para seniman untuk mengeksplorasi dan memperkaya seni tradisi, serta menjadi tujuan bagi para penikmat seni untuk menikmati keindahan budaya,” tambahnya.

Acara dilanjutkan dengan peninjauan lokasi sanggar serta pertunjukan angklung dan karawitan. Pada kesempatan ini, Rektor UNTIDAR Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si. bersama Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. Parmin, S.Pd., M.Pd., ikut memainkan gamelan didampingi oleh Kepala Desa Kenalan, Agus Waluyo, S.Pd.I.

Permainan Karawitan bersama pimpinan UNTIDAR Foto : Tim PPK Ormawa UKM Pelita

Dosen pendamping PPK Ormawa UKM Pelita, Tri Puji Rahayu, S.Pt., M.P. memastikan keberlanjutan program ini. Apalagi, Desa Kenalan memiliki banyak potensi seni dan budaya yang bisa dikembangkan.

“Program yang sudah berjalan di Desa Kenalan akan tetap berlanjut. UKM Pelita akan terus melakukan monitoring berkaitan dengan program seni budaya di Desa Kenalan. Selain itu, UKM Pelita juga menjadikan Desa Kenalan sebagai desa binaan selama tiga tahun ke depan,” pungkasnya.

Penulis : Nafisa Khoiriah

Editor : Isaka, Humas UNTIDAR

Calon Wisudawan UNTIDAR Ikuti Workshop Kembangkan CV dan Kemampuan Interview

Calon wisudawan ke-65 Universitas Tidar mengikuti workshop penulisan curriculum vitae dan interview kerja, Selasa (7/11) di Gedung dr. H. R. Suparsono. Workshop ini menghadirkan konsultan public relations dan marketing, Dr. Ayu Helena Cornelia, B.A., M.Si. selaku narasumber.

Kepala Unit Penunjang Akademik Pengembangan Karier dan Kewirausahaan (UPA PKK) Dr. Lucia Rita Indrawari, M.Si. menyampaikan, kegiatan ini merupakan program kerja UPA PKK yang berguna meningkatkan kemampuan dan daya saing lulusan UNTIDAR.

“Penulisan CV dan interview merupakan hal penting, silakan tanya sebanyak-banyaknya kepada narasumber. Bagaimana caranya membuat CV yang baik, serta bagaimana wawancara di tempat kalian akan mendapat pekerjaaan. Seandainya pun menjadi seorang wirausaha, tentunya Anda harus menjadi performer yang baik di bidang usaha,” kata Dr. Lucia Rita Indrawari, M.Si.

Foto : Haikal UNTIDAR TV

Ketua panitia workshop, Ikhwan Taufik, S.T., M.Eng. menyebutkan, antusiasme para peserta dalam mengikuti acara ini cukup besar. Setidaknya 500  calon wisudawan mengikuti workshop. Ini merupakan bentuk pembelajaran yang baik sebagai langkah awal calon wisudawan untuk mempersiapkan dunia kerja.

“Pada prinsipnya, meskipun kalian sudah dinyatakan lulus dari Universitas Tidar, bukan berarti kalian harus berhenti belajar. Prinsipnya adalah lifelong education, lifelong learning (pembelajaran seumur hidup). Sejak kecil, kita telah belajar. Oleh karena itu, belajar harus menjadi prinsip hidup. Kesempatan belajar yang akan diberikan kepada calon wisudawan ini silakan manfaatkan dengan sebaik-baiknya,” jelas Ikhwan Taufik, S.T., M.Eng..

Dr. Ayu Helena Cornelia, B.A. dalam sesi workshop menyampaikan, pengalaman selama berkuliah harus bisa menjadi poin kompetensi lulusan. Pengalaman tersebut bisa didapatkan dari berorganisasi, magang, maupun proyek.

“Pengalaman bekerja selama berkuliah adalah pengalaman yang bagus. Bahkan semakin profesional semakin bagus. Jadi tetaplah fokus pada kompetensi. Yang akan ditanya adalah pendidikan terakhir, pengalaman organisasi, keahlian. Apa pun itu keahlian penting. Bahasa, komputer, foto, desain, dan lain-lain. Nggak usah mirip dengan orang lain. Fokus pada diri sendiri. apa yang ingin kalian tingkatkan terus pelajari,” jelasnya.

Menurutnya, keahlian seseorang perlu ditunjukkan, misalnya melalui media sosial. Selain itu, hal yang tak kalah penting adalah kecerdasan emosi dan kemampuan beradaptasi di lingkungan yang baru.

Foto : Haikal UNTIDAR TV

“Yang namanya kerja pasti ada birokrasi, di manapun. Jadi memang harus bisa menyesuaikan. Kalian harus dapat diandalkan dan memiliki pola pikir yang bertumbuh. Selalu bersyukur, menghargai diri sendiri. Tentu, setiap orang punya kecerdasan emosi masing-masing. Harus kuat jadi orang. Harus bisa bersaing,” tambahnya.

Wisuda bukanlah akhir, tapi justru awal dari perjalanan karier yang sebenarnya. Bagi Dr. Ayu, lulusan tidak boleh bangga sampai di tingkat ini saja, tetapi mesti mau belajar dan memiliki ruang untuk bertumbuh. Sesi seminar ini kemudian dilanjutkan dengan mockup interview, di mana beberapa peserta dapat mencoba wawancara kerja dan mendapat masukan secara langsung.

Penulis : Isaka

Editor : Humas UNTIDAR

Belmawa Kemendibudristek Lakukan Kunjungan dan Monitoring Lima Desa PPK Ormawa UNTIDAR

Direktorat Belmawa Kemendibudristek melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Universitas Tidar, Selasa-Rabu (31/10-1/11 2023).

Tim visitasi PPK Ormawa UNTIDAR yaitu Prof. Uyu Wahyudin, M.Pd., Guru Besar Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)  dan Dhaniek Wardhanie R., S.S., Sub. Koordinator Organisasi Kemahasiswaan Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemendikbud mengunjungi 5 desa bimbingan PPK Ormawa di wilayah Kabupaten Magelang.

Foto : Haikal UNTIDAR TV

Desa yang dikunjungi di antaranya Desa Ngepanrejo binaan Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (HMIK), Desa Tempurejo binaan Himpunan Mahasiswa Pendidikan Biologi (HIMAPBIO), Desa Pogalan binaan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (BEM FISIPOL), Desa Sukomulyo binaan UKM KSR-PMI dan Desa Sumberarum binaan UKM IQSAN.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. Parmin, M.Pd. menyampaikan UNTIDAR mulai “membumikan” PPK Ormawa sebagai program unggulan kemahasiswaan. Pasalnya, tahun ini, UNTIDAR berhasil meloloskan 12 subproposal PPK Ormawa untuk didanai Belmawa. Capaian tersebut bahkan meraih peringkat kedua terbanyak nasional.

Foto : Haikal UNTIDAR TV

“Inovasi UNTIDAR untuk PPK Ormawa berkualitas dapat terwujud karena semua pihak turun. Kami gregetnya luar biasa. Bahkan, kami menerbitkan peraturan rektor baru tentang penyetaraan prestasi mahasiswa.  Hasilnya 12 tim berhasil lolos pendanaan karena kita memang punya strategi jitu,” tutur Prof. Dr. Parmin, M.Pd.

Prof. Uyu Wahyudin, M.Pd., tim visitasi Belmawa usai mengunjungi desa menuturkan, PPK Ormawa UNTIDAR memerlukan keberlanjutan program dan pengembangan kemitraan.

“Perlu pengembangan produk-produk yang dihasilkan oleh desa. Selain itu juga perlu kemitraan yang menggandeng dinas-dinas terkait, pihak swasta yang memang kaitannya dengan hasil binaan yang prospektif. Itu harus dikolaborasikan sehingga potensi unggulan lokal ini semakin berkembang,” katanya.

Prof. Uyu Wahyudin, M.Pd. mencontohkan binaan UKM KSR-PMI yang mendirikan sekolah perempuan Desa Sukomulyo. Sekolah perempuan ini memberikan beragam pelatihan mengenai pengolahan hasil unggulan lokal, manajemen keluarga, pertanian, pemasaran, hingga pengembangan potensi wisata.

“Seperti slondok hasil olahan lokal ini bagus, ada juga hidroponik. Sayuran hasil hidroponik ini bisa ke rumah-rumah makan. Semua itu dari kemasan, kualitas, alat-alat, dan pemasarannya harus berkembang sehingga ada konektivitas dan kemitraan yang berkelanjutan,” tambahnya.

Foto : Haikal UNTIDAR TV

Dhaniek Wardhanie R., S.S. selaku tim visitasi Belmawa menyampaikan, PPK Ormawa UNTIDAR tahun ini variatif dan menarik. “Para mahasiswa sungguh-sungguh dan serius. Itu yang saya apresiasi. Juga bimbingan dan kolaborasi ormawa berperan penting di sini. Ormawanya ikut turun membantu tim pelaksana PPK dan bekerja sama membantu masyarakat,” katanya.

Menurutnya, perguruan tinggi perlu memfasilitasi kerja sama dengan pemerintah daerah agar saling membantu masyarakat untuk memberdayakan diri bersama. Terkait kerja sama, sebelumnya UNTIDAR telah menandatangani nota kesepahaman dengan Kabupaten Magelang dan perjanjian kerja sama dengan 11 desa di Kabupaten Magelang mengenai PPK Ormawa pada 11 Juli lalu.

Penulis : Isaka

Editor : Humas UNTIDAR

 

UNTIDAR Ikut Andil Dalam SMANLA CAMPUS EXPO 2023

Melalui Bidang HUMAS, Universitas Tidar ikut andil dalam pelaksanaan Pameran Pendidikan yang digelar oleh SMA Negeri 5 Semarang, dengan tajuk SMANLA CAMPUS EXPO 2023. Acara diselenggarakan di lingkungan sekolah tersebut, Rabu (1/11). Selain dikunjungi siswa SMA 5, tampak pula siswa sekolah lain ikut hadir dan mengunjungi stand yang tersedia.

Ketua Tim Bidang Kerja Kehumasan UNTIDAR, Danu Wiratmoko, menjelaskan keikutsertaan UNTIDAR ini sebagai ajang promosi dan sosialisasi UNTIDAR untuk siswa SMA di kota Semarang.

Foto : Yoni Magang ULT

“Kami menemukan fakta bahwa ternyata lebih dari 90% siswa belum mengenal UNTIDAR. Ini peluang efektif untuk memperkenalkan UNTIDAR sebagai Perguruan Tinggi Negeri yang bisa menjadi alternatif pilihan mereka melanjutkan studinya, selain PTN yang sudah lebih lama established semacam UNDIP atau UNNES,” tuturnya.

UNTIDAR bersama 18 perguruan tinggi lain, baik negeri maupun swasta, membuka stand di lapangan SMA Negeri 5 Semarang, dengan menghadirkan keunggulan masing-masing. “Muatan Kewirausahaan yang dikedepankan UNTIDAR cukup menarik minat siswa. Memang ada kecenderungan minat anak jaman sekarang untuk memiliki bisnis sendiri,” imbuh Danu.

Foto : Yoni Magang ULT

Saat UNTIDAR diberi kesempatan menyampaikan presentasi di 3 kelas, antusias siswa sangat besar. Mereka baru tahu jika di Magelang ada Universitas Negeri yang memiliki segudang prestasi dan benefit yang layak dilirik.

“Magelang memiliki atmosfer positif sebagai tempat menimba ilmu. Kotanya tidak begitu ramai, relatif serba murah, fasilitasnya lengkap, dan angka kriminalitasnya rendah,” tambah Ginanjar Pramuditya, staff HUMAS UNTIDAR yang ikut dalam rombongan.

Sepanjang perhelatan, stand UNTIDAR pun banyak diserbu pengunjung. Pertanyaan mereka cukup beragam. Mulai jalur PMB, prodi apa saja yang tersedia, hingga kegiatan-kegiatan kemahasiswaan yang ada.

Penulis dna Editor : Humas UNTIDAR

195 Atlet Jateng Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Krida Satria UNTIDAR 2023

Universitas Tidar menggelar kejuaraan pencak silat Krida Satria UNTIDAR di Gedung Olahraga (Gor) Samapta, Sabtu-Minggu (28-29/10/2023). Kejuaraan tingkat provinsi Jawa Tengah ini diikuti oleh 195 atlet remaja dan mahasiswa pada untuk memperebutkan piala Rektor UNTIDAR.

Rektor UNTIDAR, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si. dalam sambutannya memberikan semangat untuk para atlet.

“Selamat datang kepada para tamu undangan, para atlet kejuaraan pencak silat, mahasiswa penerima beasiswa pemerintah Kota Magelang, dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Magelang. Acara ini merupakan komitmen UNTIDAR dalam pengembangan olahraga di lingkungan kampus. Dukungan dan semangat kami sampaikan bagi peserta untuk meraih kesuksesan dalam bidang olahraga dan pengembangan diri,” tuturnya.

Foto : Haikal UNTIDAR TV

Kegiatan diawali dengan prosesi pemukulan gong sebagai tanda dibukanya acara. Acara dilanjutkan dengan penandatanganan perjanjian kerjasama antara UNTIDAR dengan KONI Kota Magelang. Selain itu, pada kesempatan ini Sekretaris Daerah Kota Magelang Hamzah Kholifi S.Sos., M,si. secara simbolis menyerahkan beasiswa mahasiswa berprestasi pemerintah Kota Magelang kepada mahasiswa UNTIDAR.

Dengan adanya penandatanganan perjanjian kerja sama, Ketua KONI Kota Magelang Ali Sobri Sungkar berharap, KONI dapat menjadi mitra strategis UNTIDAR untuk memajukan olahraga khususnya untuk mahasiswa. Tak hanya sebagai ajang prestasi, acara ini diharapkan dapat memupuk kebersamaan dan memberikan inspirasi bagi semua yang terlibat.

Foto : Haikal UNTIDAR TV

“Kerja sama yang baik antara kampus dan KONI sangat vital dalam menciptakan lingkungan olahraga yang sehat dan berkualitas. Semoga kerja sama dengan KONI dapat terus ditingkatkan demi memberikan manfaat yang maksimal, terutama dalam mengembangkan olahraga di lingkungan universitas,” kata Ali Sobri Sungkar.

Kejuaraan pencak silat terdiri dari dua kategori, yakni kategori seni dan kategori laga. Setiap kategori terbagi menjadi kelompok remaja dan mahasiswa/dewasa. Kontingen TS PIMDA 07 Magelang meraih juara umum dengan perolehan 7 emas, 5 perak, dan 2 perunggu. Sementara itu, juara favorit diraih atlet remaja kontingen PSHT Jambewangi dan atlet dewasa kontingen TS PIMDA 07 Magelang.

Informasi Daftar Juara silahkan KLIK DISINI

Penulis : Hasna Anisah Putri N.

Editor : Isaka, Humas UNTIDAR