PELAKSANAAN TES SKB WAWANCARA DAN MICROTEACHING CPNS PADA TANGGAL 8, 9 DAN 10 DESEMBER 2021

Yth. Para Peserta Tes SKB Wawancara dan Microteaching
Penerimaan CPNS Kemdikbudristek di Lingkungan Universitas Tidar Tahun 2021.

Kami informasikan bahwa jadwal Test SKB Wawancara dan Microteaching pada :

  • Rabu, 8 Desember 2021
  • Kamis, 9 Desember 2021
  • Jumat, 10 Desember 2021

TETAP MENGIKUTI JADWAL SEMULA yang telah disampaikan pada email masing-masing peserta.

Terkait perubahan/pengganti jadwal Test SKB Wawancara dan Microteaching yang seharusnya diadakan pada hari Selasa, 7 Desember 2021 masih menunggu keputusan dari Panitia Pusat Kemdikbudristek.

Mohon untuk selalu memantau perkembangan informasi pada :
1. Email peserta;
2. Website Kemdikbud;
3. Website UNTIDAR – https://untidar.ac.id
4. Media Sosial UNTIDAR

  • Instagram – universitastidar
  • Facebook – Universitas Tidar
  • Twitter – untidar

Informasi dan pertanyaan silahkan email ke humas@untidar.ac.id

Hormat kami,
Tim Helpdesk UNTIDAR

Mahasiswa Baru UNTIDAR Penerima KIP Kuliah Tahun 2021 Ikuti Kegiatan Pembinaan Manajemen Diri Bersama Motivator Ir. Herawati W., M.M

Sebanyak 606 mahasiswa baru Universitas Tidar (UNTIDAR) ditetapkan menjadi menerima KIP Kuliah Tahun 2021. KIP Kuliah merupakan bantuan biaya pendidikan yang diberikan kepada lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat yang berpotensi secara akademik akan tetapi memiliki keterbatasan secara ekonomi. Penerima KIP Kuliah dibebaskan dari biaya kuliah dan biaya hidup selama menempuh studi di perguruan tinggi. Sabtu (4/12), sebanyak 50 mahasiswa baru UNTIDAR penerima KIP Kuliah Tahun 2021 mengikuti kegiatan Pembinaan Manajemen Diri. Karena masih dalam situasi pandemi, hanya 50 dari 606 mahasiswa baru penerima KIP Kuliah yang mengikuti kegiatan secara luring. Sementara 556 sisanya mengikuti kegiatan secara daring melalui live streaming youtube UNTIDAR.

Dalam sambutannya saat membuka acara, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si. menyampaikan agar mahasiswa KIP Kuliah selalu bersemangat untuk berkarya. “Dari kurang lebih 3000 mahasiswa baru, penerima KIP Kuliah adalah sebagian kecil yang beruntung dan terpilih.  Amanah ini harus diemban dengan sebaik-baiknya dengan melahirkan prestasi terbaik bagi UNTIDAR,” jelas Prof. Sugiyarto. “Image penerima KIP Kuliah sebagai mahasiswa kelas bawah harus dihilangkan. Penerima KIP adalah mahasiswa terpilih, untuk itu jangan minder karena selama inipun banyak prestasi yang diraih oleh mahasiswa penerima KIP Kuliah yang tergabung dalam Himadiktar. Banyak pengusaha besar di Jakarta berasal dari Wonogiri dan Blora, yang selama ini dianggap sebagai daerah minus. Namun dengan etos juang yang tinggi mereka bisa menjadi orang-orang hebat. Jikalau memang mahasiswa penerima KIP Kuliah berasal dari keluarga dengan ekonomi pas-pasan, justru hal ini harus menjadi pemicu untuk berprestasi dan meraih sukses,” tambahnya.

Kegiatan Pembinaan Manajemen Diri menghadirkan pembicara Ir. Herawati W., M.M dari Citra Emas School of  Management and Public Relations Training Consultant. Di awal paparannya Ir. Herawati memberikan wawasan mengenai Society/Masyarakat 5.0, yaitu konsep masyarakat yang berpusat pada manusia (human-centered) dan berbasis teknologi (technology based). Melalui Masyarakat 5.0, kecerdasan buatan (artificial intelligence) akan mentransformasi big data yang dikumpulkan melalui internet pada segala bidang kehidupan (the Internet of Things).  Penggunaan berbagai teknologi baru seperti Internet of Thing (IoT), Artificial Intelligence (AI), dan Big Data yang diintegrasikan kepada masyarakat dimaksudkan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan dalam cakupan negara maupun dalam tingkat global. “Anak muda sekarang harus menguasai IT agar tidak ndeso. Selain itu anak muda harus memaksimalkan potensinya seperti cipta (akal, imajinasi), rasa (emosi, nurani), karsa (motivasi, semangat), dan karya (prestasi, kreasi), agar bisa menjadi manusia yang memiliki kemampuan untuk mengubah kondisi,” jelasnya. Dengan pembawaan yang tegas Ir. Herawati memotivasi mahasiswa baru UNTIDAR penerima KIP Kuliah untuk menjadi anak muda yang tangguh dan memiliki mental yang kuat. “Ada banyak cara agar bisa selalu termotivasi. Bertemanlah dengan teman yang semangat, dan cari buku yang bisa membangkitkan semangat. Jalani setiap saat dalam hidup kita dengan perasaan, pikiran dan sikap yang positif,” urainya. Ir. Herawati juga menekankan pentingnya mahasiswa untuk selalu berpegang teguh pada 5 Nilai yaitu Nilai Kebajikan, Nilai Kebaikan, Nilai Keindahan, Nilai Kebenaran dan Nilai Kesopanan untuk meraih sukses di masa depan.

Pada sesi penutup, Koordinator Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNTIDAR, David Budi Hartono, S.E., M.M., memberikan banyak informasi tentang hak dan kewajiban mahasiswa baru UNTIDAR penerima KIP Kuliah tahun 2021. “Selalu bersemangat dan fokus belajar, gunakan sebaik-baiknya fasilitas KIP Kuliah yang telah diperoleh untuk menyelesaikan studi tepat waktu. Sukses untuk semua,” pungkasnya.

Penulis : Humas/TERK

PENUNDAAN TES SKB WAWANCARA DAN MICROTEACHING

Yth. Para Peserta Tes SKB Wawancara dan Microteaching
Penerimaan CPNS Kemdikbudristek di Lingkungan Universitas Tidar Tahun 2021.

Terdapat kendala teknis dari pusat terkait sistem wawancara dan microteaching.
Maka itu, kami informasikan bahwa Tes SKB Wawancara dan Microteaching yan sudah
dijadwalkan hari Selasa, 7 Desember 2021

==== DITUNDA ====

Perubahan jadwal lebih lanjut akan kami diinformasikan kemudian.

Mohon untuk selalu memantau perkembangan informasi pada :
1. Email peserta;
2. Website Kemdikbud;
3. Website UNTIDAR – https://untidar.ac.id
4. Media Sosial UNTIDAR
Instagram – universitastidar –
Facebook – Universitas Tidar –
Twitter – untidar –

Informasi dan pertanyaan silahkan email ke humas@untidar.ac.id

Hormat kami,
Tim Helpdesk UNTIDAR

PENGUMUMAN TENTANG DAFTAR PESERTA, WAKTU, DAN TEMPAT PELAKSANAAN SELEKSI KOMPETENSI BIDANG (SKB) WAWANCARA DAN TES PRAKTIK MENGAJAR (MICRO TEACHING) PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL (CPNS) KEMDIKBUDRISTEK TAHUN 2021 DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS TIDAR

Pengumuman tentang Daftar Peserta, Waktu dan Tempat Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Wawancara dan Tes Praktik Mengajar (Micro Teaching) Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kemdikbudristek Tahun 2021 di Lingkungan Universitas Tidar.

Detail daftar Peserta, Waktu dan Tempat Pelaksanaan SKB Wawancara dan Tes Praktik Mengajar (Micro Teaching) akan diinformasikan ke email dan nomor Whatsapp masing-masing peserta oleh Tim Helpdesk UNTIDAR.

Email akan dikirimkan melalui http://humas@untidar.ac.id dan WA melalui nomor WA Helpdesk UNTIDAR 00000000000000 . Cek bagian SPAM pada email dan pastikan nomor WA anda aktif.

Jika peserta tidak mendapatkan informasi dari kedua media maksimal pada Senin, 6 Desember 2021 maksimal pukul 16.00 Wib silahkan hubungi segera email dan nomor WA Helpdesk untuk konfirmasi.

Pengumuman Jadwal SKB Wawancara



110. UNIVERSITAS TIDAR



Sumber Info : cpns.kemdikbud.go.id

Rektor UNTIDAR Sambut Mahasiswa Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka

Rektor Universitas Tidar (UNTIDAR) Prof. Dr. Ir. Mukh. Arifin, M.Sc. menyambut kedatangan 36 mahasiswa peserta Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) dari 12 perguruan tinggi, Selasa (30/11).

Turut menyambut Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. Ir. Noor Farid, M.Si., Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan dan Kerjasama, Drs. Giri Atmoko, M.Si., dan Koordinator Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, David Budhi Hartono, S.E., M.M.

“Mahasiswa yang mengikuti program Pertukaran Mahasiswa Merdeka berjumlah 59 orang. Akan tetapi yang mengikuti program secara luring sebanyak 36 mahasiswa, dengan rincian: Institut Teknologi Kalimantan sejumlah 1 orang, Universitas Cokroaminoto Palopo sejumlah 4 orang, Universitas Hasanuddin sejumlah 1 orang, Universitas Kristen Indonesia Paulus sejumlah 4 orang,  Universitas Muhammadiyah Kendari sejumlah 10 orang, Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang sejumlah 4 orang, Universitas Negeri Makassar sejumlah 3 orang, Universitas Borneo Tarakan sejumlah 3 orang, Universitas Negeri Manado sejumlah 1 orang, Universitas Pattimura sejumlah 2 orang, Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong sejumlah 1 orang dan Universitas Muhammadiyah Palangka Raya sejumlah 2 orang,” urai Ikhwan Taufik, S.Pd. M.Eng., selaku Koordinator Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM).

“Mahasiswa peserta PMM mengambil 10 sks, 2 sks untuk Modul Nusantara dan 8 sks untuk mengambil mata kuliah sesuai jurusan masing-masing. Kegiatan Modul Nusantara terbagi 4 jenis, dengan 3 dosen sebagai pengampu. Kegiatannya meliputi kebhinekaan, salah satunya pengenalan budaya Borobudur, kegiatan refleksi, kegiatan inspirasi dengan mengundang praktisi atau inspirator dalam berbagai bidang, kegiatan kontribusi sosial, dan kegiatan bantuan,” tambahnya.

Dalam sambutannya Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. Ir. Noor Farid, M.Si. mengingatkan agar peserta PMM tak hanya menimba ilmu, namun juga perlu untuk membangun jejaring. “Silahkan menjalin pertemanan dengan mahasiswa UNTIDAR agar terjalin komunikasi yang baik, sehingga bisa saling bersinergi untuk memberikan sumbangsih bagi bangsa dan negara Indonesia,” katanya.

Rektor UNTIDAR Prof. Dr. Ir. Mukh. Arifin menyampaikan agar peserta PMM memanfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya untuk memperkaya wawasan dan memperkuat penalaran. Disamping itu melalui PMM diharapkan mahasiswa bisa mengenal berbagai kebudayaan dan bersemangat membangun persahabatan nusantara sebagai bekal memasuki dunia “orang dewasa”, dimana setiap orang harus memiliki sikap saling menghargai satu sama lain.

Selama mengikuti Pertukaran Mahasiswa Merdeka, peserta mendapatkan fasilitas transportasi, dan uang kuliah serta biaya hidup. Adapun pelaksanaanya didukung oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Melalui program Pertukaran Mahasiswa Merdeka, mahasiswa memiliki kesempatan untuk meningkatkan knowledge, skill, dan attitude karena akan bergaul dengan berbagai pengalaman serta budaya baru, sebagai bekal dalam menghadapi persaingan global untuk menjadi bangsa yang maju bersama bangsa maju lainnya.

LOMBA INOVASI MAHASISWA TINGKAT NASIONAL 2021 SUKSES DIGELAR

Bertempat di Gedung Kuliah Umum Dr. HR. Suparsono Universitas Tidar, Rabu (24/11), Lomba Inovasi Mahasiswa Tingkat Nasional Tahun 2021 berjalan sukses. Lomba dengan tema ‘Terobosan Teknologi untuk Indonesia Menuju Era Society 5.0’ ini digelar secara hybrid dan dibuka secara resmi oleh rektor Universitas Tidar, Prof. Dr. Ir. Mukh Arifin, M.Si. Hadir dalam acara tersebut antara lain Gubernur Akademi Militer, Gubernur AKMIL, Mayor Jenderal TNI Candra Wijaya, Kepala BALITBANG Kota Magelang, Drs. Arif Barata Sakti, M.T., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNTIDAR, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Sc., Dekan FKIP UNTIDAR, Prof. Dr. Sukarno, M.Si., dan Dekan Fakultas Ekonomi, Prof. Dr. Hadi Sasana, S.E. Finalis yang mengikuti seleksi secara offline di lokasi adalah tim dari AKMIL dan UNTIDAR, selebihnya dilakukan secara daring.

Ada 10 karya yang masuk babak final yang diseleksi di hari itu setelah menyisihkan 14 karya lainnya. Menurut Ketua Penyelenggara, Tri Puji Rahayu, S.Pt., M.P., kegiatan ini diikuti oleh beberapa kampus dari perguruan tinggi dan akademi di Inodnesia. “Selain UNTIDAR dan AKMIL, ikut pula mengirimkan karyanya dari UNAIR, Universitas Negeri Gorontalo, Akademi Angkatan Darat, dan STMIK Widya Pratama Pekalongan.” ungkapnya.

“Kegiatan tahunan ini adalah kali kedua diselenggarakan, hasil kerjasama antara UNTIDAR, AKMIL, BALITBANG Kota Magelang, dan PT. ASTRA. Kegiatan ini telah melalui beberapa tahap mulai pendaftaran, unggah dokumen, penilaian juri, dan pengumuman finalis, hingga presentasi dan pengumuman pemenang.” imbuhnya.

Dalam sambutannya, Mukh Arifin menyebutkan bahwa inovasi merupakan pangkal produktivitas suatu bangsa. Bangsa yang maju ditandai dengan banyaknya inovasi yang ditemukan, teknologi, dan produk yang dihasilkan. Negara maju tidak tergantung sepenuhnya dengan bangsa lain. “Lomba inovasi sangat strategis, apalagi diselenggarakan di tengah pandemi corona. Lomba seperti ini merupakan bukti bahwa mahasiswa senantiasa ikut memikirkan kemajuan bangsa. Mereka tetap produktif dalam mengisi masa mudanya,” sebutnya.

Sejalan dengan Rektor UNTIDAR, Gubernur AKMIL menegaskan bahwa teknologi adalah senjata utama untuk dapat berkompetisi di dunia internasional yang tanpa batas saat ini. “Kami mendorong agar para taruna lebih terbuka dan berinovasi, bahkan jika harus berbeda pendapat dalam hal ini. Di dunia militer, belum ada budaya menyampaikan pendapat yang berbeda,” akunya.

Sementara itu, Kepala BALITBANG Kota Magelang mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan terjemahan teknis inovasi yang dilakukan oleh stakeholder yakni pemerintah, mahasiswa, dan dunia usaha. Perubahan IPTEK yang cepat dan kompleks menuntut persiapan matang untuk menghadapi perubahan dunia serba cepat. Society 5.0 diperkenalkan oleh pemerintah Jepang akibat disrupsi revolusi industry 4.0. Dunia pendidikan berperan penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. “Balitbang memiliki tanggung jawab mengawal inovasi daerah untuk kepentingan bersama. Hal ini merupakan komitmen Walikota Magelang dalam hal inovasi.” pungkasnya.

Dari hasil presentasi finalis, dewan juri memutuskan pemenang Lomba Inovasi kali ini dengan urutan sebagai berikut:

Juara 1 AKMIL (Analisis Perancangan Pompa Hidrolik Elektrik pada Meriam 57 MM S-60 untuk meningkatkan Efisiensi Kinerja pada Saat Perubahan Sikap), ketua tim: Enmorey Bungaran Sihotang

Juara 2 AKMIL (Rancang Bangun Public Addres Berbasis Frekuensi VHF di Akademi Militer), ketua tim:  M.Irfan

Juara 3 POLTEKAD (Rancang Bangun Radio Hybrid Cigra berbasis WEBRTC dengan Sistem Monitoring Latitude dan Longitude Personel guna mendukung Tugas TNI), ketua tim: Choirul Rio Prabowo

Juara Harapan I POLTEKAD (Rancang Bangun Smart Shooter pada Robot Tempur N2mr3 dengan Senjata SS2 Berbasis IoT), ketyua tim:  Nadhif MH

Juara Harapan II UNTIDAR (Penanda Waktu Sholat Digital dan Penghilang Sinyal Berbasis Mikrokontroler dan IoT), ketua tim:  Hamid Afandi

Penulis : Mahdalina

Editor : Danu Wiratmoko

Dosen FKIP Untidar Raih Hibah Program Kemitraan Dosen (LPTK) Dengan Guru di Sekolah

Dua Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tidar (UNTIDAR) yaitu Rangga Asmara, S.Pd., M.Pd. (Program Studi S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia), dan Dr. Ericka Darmawan, S.Si., S.Pd., M.Pd. (Program Studi S1 Pendidikan Biologi) berhasil meraih hibah Kemitraan Dosen Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) Dengan Guru di Sekolah. Program ini merupakan upaya dari Direktorat Sumber Daya, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi untuk memberi kesempatan kepada para Dosen LPTK untuk melakukan kemitraan dengan sekolah sebagai pengguna lulusan, menemukan model/pola pembelajaran inovatif, meningkatkan penelitian dan publikasi serta meningkatkan partisipasi dosen dan mahasiswa LPTK dalam mengembangkan pembelajaran. Diharapkan para Dosen LPTK yang terpilih dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kompetensinya, yang bermanfaat untuk pengembangan institusi asalnya serta pengembangan sistem pembelajaran dan pendidikan.

Kerja sama antara LPTK dan sekolah akan sangat menguntungkan kedua belah pihak. Para dosen dari LPTK akan mendapatkan keuntungan dengan melihat dan mengalami langsung apa yang telah terjadi dan yang sedang terjadi di dunia pendidikan tingkat sekolah. Dosen akan lebih memahami apa yang dibutuhkan para lulusan untuk bisa menjadi guru yang profesional dan memikirkan materi yang harus diberikan kepada mahasiswa ketika mengajar. Di lain pihak, diyakini guru akan mendapatkan keuntungan jika berkolaborasi dengan dosen. Guru akan dapat meningkatkan kompetensi terutama kompetensi profesional dan pedagogik yang sangat penting dalam meningkatkan mutu pendidikan di sekolah. Kolaborasi dosen dan guru akan dapat mengembangkan pembelajaran yang lebih bermakna dalam meningkatkan Higher Order Thinking Skill (HOTS) dan keterampilan 4Cs siswa yakni kemampuan: 1) berkomunikasi (communication), 2) berkolaborasi (collaboration), 3) berpikir kritis dan pemecahan masalah (critical thinking and problem solving), dan 4) kreativitas dan inovasi (creativity and innovation). Oleh sebab itu, program Kemitraan Dosen LPTK dengan Guru di Sekolah yang digagas Direktorat Sumberdaya, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi sangat penting artinya untuk peningkatan mutu pendidikan di sekolah dan di perguruan tinggi.

Program Kemitraan Dosen LPTK Dengan Guru di sekolah berdurasi selama 6 bulan. Persiapan selama 1 bulan, pelaksanaan selama 4 bulan, pelaporan dan diseminasi selama 1 bulan. Rangga Asmara, S.Pd., M.Pd. akan melaksanakan program ini di Kota Magelang, sedangkan Dr. Ericka Darmawan, S.Si., S.Pd., M.Pd. akan melaksanakannya di Kabupaten Temanggung. Program diawali dengan pembekalan konsep pendidikan abad 21, dilanjutkan pedagogis modern dan learning community (In Class Training-1), implementasi program kemitraan dosen LPTK dan sekolah tahap-1 (On the Job Training-1), survey baseline kondisi pembelajaran di sekolah (analisis permasalahan pembelajaran), bersama guru menentukan research lesson perbaikan pembelajaran di sekolah yang dapat diadopsi dan diadaptasi untuk perbaikan perkuliahan, pengembangan rancangan pembelajaran inovatif dosen bersama guru dan mahasiswa dalam kerangka riset pembelajaran, implementasi rancangan pembelajaran dalam kelas, observasi dan pengambilan data, refleksi dan redesign rancangan pembelajaran, pembuatan dokumentasi dan publikasi pengembangan pembelajaran, pendampingan dan monitoring kegiatan kemitraan di sekolah dan diseminasi untuk mempresentasikan draft artikel ilmiah dalam seminar hasil program kemitraan dosen LPTK dan sekolah.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi pedagogis dosen LPTK, menemukan model/pola pembelajaran inovatif dari kerja kolaborasi dosen-guru dalam mengembangkan pembelajaran, meningkatkan penelitian dan publikasi dosen LPTK dan guru di sekolah dalam konteks pengembangan pendidikan dan pembelajaran, dan meningkatkan partisipasi dosen dan mahasiswa LPTK dalam mengembangkan pembelajaran di sekolah melalui riset kolaborasi dengan guru.

Penulis : Humas/TERK

PENERIMA KARTU INDONESIA PINTAR KULIAH (KIP KULIAH) JALUR USULAN MASYARAKAT KUOTA TAMBAHAN MAHASISWA BARU UNIVERSITAS TIDAR T.A. 2021/2022

Disampaikan surat keputusan rektor dan pengumuman penerima KIP susulan jalur usulan masyarakat, sebagai berikut :

PENGUMUMAN KIP KULIAH JALUR USULAN MASYARAKAT KUOTA TAMBAHAN MAHASISWA BARU



 

SK PENERIMA KIP KULIAH JALUR USULAN MASYARAKAT

BATAS AKHIR PENDAFTARAN WISUDA PASCASARJANA, SARJANA DAN AHLI MADYA KE 59 UNIVERSITAS TIDARTAHUN 2021

Batas akhir pendaftaran wisuda Pascasarjana, Sarjana dan Ahli Madya ke-59 Universitas Tidar Tahun 2021 KLIK DISINI



80 Orang PPPK Tenaga Kependidikan Universitas Tidar dan UPN Veteran Yogyakarta Ikuti Diklat Pengembangan Kompetensi di LPMP DIY

Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Pegawai Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengadakan kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pengembangan Kompetensi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tenaga Kependidikan Angkatan 3 dan 4 tahun 2021. Pelatihan diadakan secara luring selama 7 hari mulai tanggal 21 November s.d. 27 November 2021 di lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Peserta Pelatihan berjumlah 80 orang. 22 orang dari Universitas Tidar (UNTIDAR) dan 58 orang dari Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta.

“Bapak Ibu memiliki peran penting sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), yaitu sebagai pelaksana kebijakan publik, sebagai pelayan publik, dan sebagai perekat pemersatu bangsa. Peran strategis ini tentu harus didukung kompetensi yang mumpuni, yang dapat dicapai salah satunya melalui pelaksanaan pelatihan ini,” ujar Kepala LPMP DIY, Minhajul Ngabidin, S.Pd, M.Si. dalam sambutannya pada acara Pembukaan Diklat PPPK, Senin (22/11).  “Selamat menjalani diklat. Selain sebagai ajang refreshment, semoga bisa memberikan pencerahan terkait tugas dan fungsi ASN,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Kapusdiklat) Pegawai Kemendikbudristek, Amurwani Dwi Lestariningsih, S.Sos., M.Hum. menyampaikan  orientasi ini diperlukan dan sangat penting terkait dengan penyamaan persepsi, visi dan misi agar tidak salah langkah. PPPK sebagai bagian dari ASN harus mengetahui aturan, norma dan etika yang harus dipatuhi. “ASN harus memiliki keahlian dan keterampilan abad 21. Memiliki softskill memecahkan masalah, kreatifitas dalam berpikir, kemampuan beradaptasi dalam memberikan percepatan layanan, kemampuan berkolaborasi, dan harus pandai bekerjasama dalam tim. ASN harus bisa saling memberikan kekuatan, motivasi dan dukungan. Yang jelas harus menyiapkan diri untuk menguasai teknologi informasi dan komunikasi agar bisa mengikuti tantangan era global,” jelas Amurwani. “Dalam rangka mewujudkan perannya sebagai pelayan masyarakat, aparatur sipil negara diharapkan dapat melaksanakan tugasnya melalui pelayanan birokrasi yang profesional. Pemerintah melalui UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara telah bertekad untuk mengelola Aparatur Sipil Negara menjadi semakin profesional. Undang-undang ini menjadi dasar dalam manajemen Aparatur Sipil Negara yang bertujuan untuk membangun ASN yang memiliki integritas, profesional dan netral bebas dari intervensi politik, juga bebas dari praktik KKN, serta mampu menyelenggarakan pelayanan publik yang berkualitas bagi masyarakat,” tambahnya.

Selama diklat, PPPK Tendik UNTIDAR dan UPN Veteran Yogyakarta menerima materi tentang Kebijakan Pengembangan Kompetensi ASN, Program Prioritas Kemendikbudristek, SDM Unggul, Probis dan Ortala, ANEKA, Kode Etik dan Kode Perilaku, Etika Birokrasi Pemerintah, Pola Pikir ASN, Manajemen ASN, Pelayanan Publik, dan Whole of Government.  Pembelajaran dilaksanakan secara tatap muka dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang diisyaratkan.