Wujudkan Untidar Unggul yang Inovatif dan Berbudaya, Untidar Gelar Pembukaan Dies Natalis Ke-46

Universitas Tidar resmi membuka rangkaian peringatan Dies Natalis ke-46 pada Sabtu, (12/4). Pembukaan Dies Natalis Universitas Tidar tahun ini bertepatan dengan pelaksanaan Wisuda ke-69 Universitas Tidar. Ini merupakan kali pertama dalam sejarah Universitas Tidar, dua momen penting tersebut dilaksanakan dalam satu waktu yang bersamaan.

Pemilihan waktu yang bersamaan ini bukan tanpa alasan. Pembukaan Dies Natalis Universitas Tidar selalu dilaksanakan pada tanggal 1 April, bertepatan dengan hari penegerian Universitas Tidar. Namun, karena tidak ada agenda resmi yang bertepatan dengan tanggal tersebut di tahun ini, maka Wisuda ke-69 yang jatuh pada tanggal 12 April dipilih sebagai momen pembukaan yang paling mendekati dengan agenda pembukaan Dies Natalis Universitas Tidar. Selain melibatkan sivitas akademika, pemilihan waktu ini juga memungkinkan masyarakat umum, dalam hal ini adalah orang tua wisudawan dan wisudawati yang hadir pada pelaksanaan wisuda sekaligus menyaksikan momen pembukaan Dies Natalis Universitas Tidar.

Proses pembukaan berlangsung sederhana tetapi memiliki makna tersendiri. Diawali dengan penampilan Tari Gambyong oleh mahasiswa Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bengkel Seni Universitas Tidar dan dilanjutkan dengan pemukulan gong secara simbolik oleh Rektor Universitas Tidar, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si. sebagai simbol telah resminya dimulai rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-46 Universitas Tidar tahun ini. Tema yang diangkat pada Dies Natalis ke-46 ini yakni “Mewujudkan UNTIDAR Unggul yang Inovatif dan Berbudaya”, dengan penekanan pada nilai budaya sebagai karakter dasar Universitas Tidar.

Hadir dalam kegiatan ini antara lain Rektor Universitas Tidar, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si. dan jajaran pimpinan Universitas Tidar, Ketua dan Anggota Senat Universitas Tidar, wisudawan/wisudawati beserta orang tua, serta tamu undangan lainnya yang berasal dari mitra eksternal Universitas Tidar, yaitu Pemerintah Kota Magelang yang diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Magelang.

Ketua Pelaksana Dies Natalis ke-46,  Tri Agus Gunawan, S.H., M.H., menjelaskan bahwa tahun ini Dies Natalis Universitas Tidar memiliki makna tersendiri, “Dies Natalis tahun ini bertepatan dengan perubahan visi baru Untidar yang terwujud dalam tema besar Dies Natalis tahun ini. Selain itu, kami juga memperkenalkan kegiatan baru dalam rangkaian Dies Natalis tahun ini, yaitu Galakarya yang merupakan ajang penghargaan untuk sivitas akademika dan mitra Universitas Tidar, termasuk di dalamnya terdapat kategori untuk budayawan,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-46 telah dimulai sejak 20 Maret 2025 melalui kegiatan Khatmil Qur’an dan Buka Bersama dan akan berlangsung hingga tanggal 11 Juni 2025 nanti. Beragam agenda akan dilaksanakan di antaranya meliputi Halal Bi Halal, Nitilaku, Mangayubagyo, Sidang Senat Terbuka, Galakarya, Pekan Olahraga, Kompetisi Akademik dan Non-Akademik, Jalan Sehat, serta ditutup dengan Expo Kewirausahaan.

 

Penulis : Margareth

Editor : Hanim Rohnulyanti, S.I.Kom., M.A.

Rektor Universitas Tidar Kukuhkan 468 Mahasiswa dalam Wisuda Universitas Tidar ke-69

Universitas Tidar menyelenggarakan Wisuda Magister, Sarjana dan Ahli Madya Universitas Tidar ke-69 Tahun 2025 pada Sabtu (12/4) di Gedung dr. H. R. Suparsono, Kampus Tuguran, Untidar.

Rektor, Prof. Dr. Sugiarto, M.Si. resmi mengukuhkan 468 wisudawan dimana pada pengukuhan tersebut diberikan apresiasi khusu kepada 10 wisudawan terbaik yang terdiri dari mahasiswa yang berprestasi baik dalam bidang akademik dan nonakademik.

“Kepada seluruh wisudawan dan wisudawati, saya turut mengucapkan selamat atas kelulusan kalian dari universitas tercinta ini. Semua ilmu dan pengalaman yang didapat selama menimba ilmu di sini semoga menjadi bekal berharga dalam mengabdi dan berkarya di masyarakat. Kami percaya, kalian akan menjadi bagian dari solusi atas berbagai tantangan di tengah masyarakat, serta kesuksesan akan senantiasa menyertai setiap jejak langkah hidup kalian. Aamiin, aamiin, aamiin ya Rabbal ‘alamin” ujar Rektor saat menyampaikan sambutannya.

Pada pelaksanaan wisuda ke-69 ini diselenggarakan prosesi Pembukaan Dies Natalis ke-46 Untidar. Dalam kesempatan ini, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Imam Baihaqi, S.Pd., M.Pd. hadir mewakili Walikota Magelang. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada wisudawan Untidar.

“Selamat kepada seluruh wisudawan Untidar hari ini. Wisuda bukanlah akhir dari perjalan, melainkan awal dari tanggung jawab untuk melangkah ke langkah selanjutnya. Universitas Tidar sebagai perguruan tinggi negeri kebanggaan Kota Magelang yang melahirkan insan-insan unggul, dengan begitu kami mengapresiasi seluruh sivitas akademika Untidar atas dedikasinya dalam mencetak generasi muda yang cerdas, berkarakter dan mampu bersaing di dunia nasional maupun internasional,” ucapnya pada sambutan pagi hari itu.

Seperti Wisuda sebelumnya, Rektor memberikan penghargaan khusus untuk 10 wisudawan yaitu 5 Wisudawan Berprestasi Akademik yaitu wisudawan dengan nilai akademik terbaik dimasing-masing Fakultas dan 5 Wisudawan Berprestasi Non Akademik berdasarkan seleksi dari bagian Kemahasiswaan (BAKK) Universitas Tidar.

 “Hendra Lana Saputra, mahasiswa prodi S1 Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik lulus dengan predikat Wisudawan Terbaik Universitas dengan 3,94.” Ujar Rektor.

Wisudawan asal Brebes ini menyelesaikan kuliahnya dalam 3 Tahun 5 Bulan. Dalam sambutannya, Hendra menyampaikan prestasinya ini adalah buah dari perjuangan selama kuliah untuk membahagiakan kedua orang tuanya. Hendra juga menyampaikan bahwasannya dalam mencapai prestasi akademiknya ini tidak lepas dari dukungan orang-orang terdekatnya dan juga usahanya dalam memanajemen waktu dan tekad yang kuat dalam terus belajar serta mencoba hal-hal baru di dunia perkuliahan.

Lahir dari pasangan Bapak Sudi dan Ibu Daminah dari Desa Pagejugan, Brebes, Hendra mengaku berasal bukan dari Keluarga yang berada. Latar belakang pendidikan keluarganya rata-rata hanya sampai jenjang SMP. Putra keenam dari tujuh bersaudara ini merupakan satu-satunya yang mengenyam Pendidikan hingga Sarjana.

Bapak Sudi kesehariannya bekerja sebagai buruh petani bawang merah dan juga bekerja serabutan lainnya untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga. Pernah ditentang untuk melanjutkan Pendidikan di perguruan tinggi, kini Hendra bisa membuktikan bahwa tekad dan usahanya membukakan jalan suksesnya.

“Teman-teman masih teringat jelas bahwa kemarin kita berangkat dari jiwa-jiwa pemimpi sebagai Tidar Muda yang haus mencari inspirasi.  Ribuan kali kita menembus pagi, berlembar-lembar buku dikaji, beragam aksi kita berdiskusi. Namun semangat, loyalitas dan integritas kita tidak pernah mati demi menggapai cita-cita yang sudah menanti, meskipun tidak jarang derai air mata terus mengiringi di setiap langkah yang kita tempuh. Tapi penting diingat bahwa segala bentuk pencapaian dan keberhasilan kita di almamater ini, sedikit banyak menjadi bukti seberapa tangguh kita,” tuturnya saat menjadi perwakilan wisudawan terbaik Untidar periode ke-69.

Pada akhir sambutannya, Hendra memberikan pesan kepada seluruh wisudawan.

“Buktikan pada dunia, bahwa dari UNTIDAR kampus kita ini, akan muncul orang-orang yang tidak kalah hebat dari mereka di luar sana. Bukan terlahir dari kalangan konglomerat jadi harus memiliki tekad kuat untuk menjadi manusia hebat dan bermartabat yang tidak gila hormat,” tutupnya. 

Penulis : Margareth

Editor : Humas Untidar

Nilai Tukar Rupiah Melemah, Prof. Izza Mafruhah Paparkan Solusi untuk Menghadapinya

Lemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dan kebijakan tarif impor sebesar 32% yang diberlakukan oleh Amerika Serikat telah mempengaruhi sektor perekonomian Indonesia. Dalam wawancara dengan Prof. Dr. Izza Mafruhah, S.E., M.Si., Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Tidar, beliau mengungkapkan beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasi situasi ini  guna menjaga stabilitas perekonomian di Indonesia dalam jangka waktu panjang.

 

Menurut Prof. Izza, solusi utama yang dapat dilakukan adalah dengan meningkatkan ketahanan pangan, yaitu pada sektor pertanian, di Indonesia. “Indonesia memiliki potensi luar biasa di sektor pertanian dengan tanah yang subur, wilayah yang luas dan iklim yang mendukung. Dengan memperkuat ketahanan pangan akan mengurangi ketergantungan pada impor sehingga memperkuat ekonomi domestik. Dengan begitu devisa negara akan semakin meningkat,” ujar beliau. Prof. Izza menambahkan bahwa ketahanan pangan yang baik juga dapat memberikan dampak positif yang luas terhadap berbagai sektor lainnya. Selain itu, Prof. Izza juga menekankan pentingnya meningkatkan sektor UMKM sebagai salah satu sektor utama perekonomian Indonesia.

 

“Sektor UMKM juga memiliki peran yang penting, terutama dalam meningkatkan produksi dalam negeri sehingga akhirnya mengurangi ketergantungan pada produk luar negeri. Peningkatan sektor UMKM ini memang membutuhkan waktu untuk berkembang, tetapi potensi jangka panjangnya sangat besar bagi perekonomian,” tambahnya.

 

Tidak kalah penting, Prof. Izza juga mengajak untuk membangun pemerintahan yang bersih dan transparan. “Pemerintahan yang bersih dapat menciptakan iklim yang lebih kondusif bagi investasi dan dunia usaha. Meskipun ini bukan proses yang cepat, menciptakan pemerintahan yang bebas dari korupsi adalah kunci untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang stabil dan berkelanjutan,” urainya.

 

Prof. Izza juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam hal pembangunan sektor ekonomi. “Meningkatkan kualitas pendidikan adalah langkah utama untuk menciptakan tenaga kerja yang terampil dan siap bersaing di pasar global. Peningkatan sumber daya manusia (SDM) akan menjadi kunci dalam menghadapi tantangan ekonomi di masa depan,” ungkapnya.

 

Dengan keempat tersebut, Prof. Izza yakin Indonesia dapat menghadapi tantangan pelemahan nilai tukar rupiah dan kebijakan tarif impor tinggi, sambil memperkuat stabilitas perekonomiaan untuk pertumbuhan yang lebih stabil dan berkelanjutan.

 

Penulis : Ruth Erica Margaret

Editor : Humas Untidar 

 

 

Syukuri 46 Tahun Perjalanan, Untidar Gelar Khotmil Qur’an

Panitia Dies Natalis Universitas Tidar ke-46 selenggarakan Khotmil Qur’an dan Buka Bersama di Gedung Kuliah Umum Dr. H.R. Suparsono, Kamis (20/3). Digelarnya acara ini sebagai tanda dimulainya rangkaian kegiatan Dies Natalis sekaligus mengharapkan berkah di bulan suci Ramadhan.

Rektor, Sugiyarto, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih pada panitia serta rasa syukurnya atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Acara Dies Natalis diadakan setiap tahun ditujukan untuk memahami jati diri kampus kita , bagaimana Untidar dan akan dibawa kemana kedepannya. Adanya kegiatan khotmil qur’an menandakan suatu keberkahan dan membentuk suatu tradisi baru melalui tabarrukan al-quran. Salah satu ilmu al-quran, yaitu ilmu tajwid memberikan kita pelajaran dimana satu huruf tidak akan bunyi dengan benar jika tidak melihat huruf berikutnya. Sama halnya dengan Untidar, kita tidak akan bisa menjalankan dan melangkah dengan baik tanpa melihat bagaimana sejarah atau masa lalu Untidar yang bisa kita gunakan sebagai tolak ukur dalam meraih mimpi masa depan,” ungkapnya.

Beliau juga berharap, kedepan Untidar menjadi kampus perguruan tinggi yang unggul melalui kolaborasi serta jiwa kebersamaan tanpa membedakan satu sama lain.

Penanggung jawab acara, Nur Rofiq, menjelaskan bahwa kegiatan hari ini merupakan pra-acara dari rangkaian kegiatan Dies Natalis Untidar ke-46 yang mana pembukaan secara resmi akan dilakukan pada saat prosesi wisuda periode April 2025.

“Seperti sebelumnya di Untidar untuk khataman mengikuti angka usia universitas, dan alhamdulillah pada tahun ini sudah mencapai lebih dari 46 khataman tepatnya sekitar 70 kali khataman Al Quran. Kegiatan ini melibatkan sekitar 1900 sivitas akademika meliputi dosen, mahasiswa maupun tendik,” jelas.

Dalam kesempatan ini turut hadir K.H Abdurrosyid Ahmad, pengasuh Pondok Pesantren Selamat Kota Magelang yang memberikan tausiah tentang pentingnya membaca Al Quran. Kegiatan ini juga dibuka oleh tim hadroh UKM Iqsan serta lantunan ayat suci Al Quran oleh Claudia In’am Haya Alimah serta pembaca sari Tilawah oleh Rahma Mahsa Arista dari UKM UKAI Ar Ribath.

 

Penulis: Dewi Puji Lestari

Editor : Humas Untidar

 

Jamin Kesiapan Infrastruktur dan Fasilitas untuk 10.000 Peserta UTBK, Untidar Lakukan Uji Coba UTBK 2025

Universitas Tidar telah melaksanakan Uji Coba UTBK pada Kamis (20/03) dengan tujuan memastikan kesiapan infrastruktur, perangkat, dan jaringan yang akan digunakan untuk pelaksanaan UTBK-SNBT, 23 April-3 Mei 2025 mendatang. Uji coba ini dilaksanakan di kampus Untidar dan di dua sekolah mitra, yaitu SMA Negeri 4 dan SMA Negeri 5 Kota Magelang. Kesiapan Uji Coba Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) ini diwujudkan melalui beberapa hal, yaitu di antaranya: 

  1. Kesiapan infrastruktur dalam hal lokasi dan tempat yang merata, yakni terdiri dari 24 lab komputer yang tersebar di Universitas Tidar (Kampus Tuguran dan Sidotopo) dan lab komputer miitra yang telah bekerja sama dengan Universitas Tidar (SMAN 4 Kota Magelang dan SMAN 5 Kota Magelang) 
  2. Tersedianya perangkat komputer yang memadai dan akan digunakan untuk pelaksanaan UTBK, yaitu terdiri dari 556 unit komputer 
  3. Kapasitas maksimal peserta UTBK di Pusat UTBK Universitas dapat mengakomodasi hingga 10.000 peserta 
  4. Komitmen Universitas Tidar dalam memastikan segala perangkat yang akan digunakan untuk pelaksanaan UTBK-SNBT telah melewati prosedur pengecekan dan uji coba perangkat sehingga dapat meminimalisir terjadinya kesalahan ketika pelaksanaan Ujian.

Secara keseluruhan, kegiatan uji coba ini menjadi bentuk nyata kesiapan yang matang dari Universitas Tidar untuk menjadi pusat UTBK dengan fasilitas yang memadai dan sistem yang baik. 

Penulis : Ruth Erica Margaret

Perkuat Silaturahmi, Rektor Untidar Gelar Buka Bersama

Rektor Universitas Tidar (Untidar), Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si., menggelar acara buka bersama di Rumah Dinas Rektor di Jl. P. Kemerdekaan RT. 001 RW. 007, Sanden, Kota Magelang, Jawa Tengah pada Selasa (18/3). 

Kegiatan ini diikuti kurang lebih 50 peserta yang terdiri dari Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Kepala LPPM, Kepala LPMPP, Kepala Biro, Dekan Fakultas, pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) tingkat universitas dan fakultas, Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).

Adanya kegiatan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi antara pimpinan Untidar dengan pengurus Ormawa Untidar. Inti kegiatan ini adalah sarasehan, yaitu penyampaian aspirasi dari masing-masing pengurus Ormawa fakultas ataupun universitas. 

Rektor Untidar menyampaikan adanya forum ini menjadi bukti bahwa tidak ada pembeda antara dosen dengan mahasiswa. Beliau berharap kedepannya Untidar menjadi lebih baik lagi dan berharap semakin banyak guru besar.

“Kita sama-sama bertujuan untuk menjadikan Untidar menjadi lebih baik dengan niat mengabdi dan menerapkan sistem yang relevan dalam mendukung Untidar menjadi kampus yang unggul dan mumpuni,” ungkapnya

Senada dengan hal tersebut, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. Parmin, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kunci dari segala diskusi dan pemecah suatu problematika adalah komunikasi sehingga dengan adanya kegiatan ini menjadi media yang efektif dalam memperkuat silaturahmi dan kolaborasi mahasiswa bersama pimpinan.

“Inti dari kegiatan ini adalah silaturahmi sekaligus sarasehan untuk menyimak bersama arahan dari rektor serta menampung segala aspirasi mahasiswa sebagai arah menuju Untidar yang semakin baik,” ujarnya.

 

Penulis: Dewi Puji Lestari

Editor: Ruth Erica Margaret 

Selamat! 1.027 Calon Mahasiswa Lolos Seleksi SNBP 2025 di Untidar, Segera Lakukan Registrasi

Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2025 resmi mengumumkan hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) Tahun 2025 pada hari Selasa (18/03) pukul 15.00 WIB.

Pengumuman dapat diakses melalui laman https://pengumumansnbp.snpmb.id dimana peserta SNBP diharuskan memasukkan Nomor Pendaftaran SNBP 2025 dan Tanggal Lahir Peserta sesuai dengan data diri yang telah teregistrasi pada sistem SNPMB untuk melihat hasil lolos atau tidak lolos SNBP.

“Selamat bagi 1.027 peserta SNBP yang telah lolos seleksi ke Universitas Tidar. Dimohon segera mengecek alur registrasi di laman resmi Untidar. Tahapan registrasi dimulai 19 Maret 2025,” ujar Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerjasama, Suyitno.

Registrasi adalah tahapan penting selanjutnya setelah peserta SNBP dinyatakan lolos seleksi. Calon mahasiswa yang tidak registrasi sampai dengan batas waktu yang telah ditentukan atau ditemukan dokumen tidak sesuai dengan data maka dapat dinyatakan tidak diterima sebagai calon mahasiswa Untidar Tahun Akademik 2025/2026. 

“Ada 2 Prodi dengan peminat terbanyak yaitu S1 Manajemen dan S1 Ilmu Komunikasi, kedua prodi ini memiliki jumlah peminat yang sama yaitu sebanyak 742 peminat. Namun untuk jumlah yang diterima di S1 Manajemen sebanyak 40 orang dan S1 Ilmu Komunikasi sebanyak 75 orang, “ jelas Kurnia Fahmy Ilmawan, Koordinator Pelaksana SNBP Untidar 2025.

Rasio pendaftar dan total yang diterima di Untidar yaitu 1 : 10,44 dengan rincian total pendaftar Untidar: 8.443 orang dan yang diterima 1.027 orang.

Sebaran daerah peserta SNBP yang lolos ke Untidar Tahun 2025 tersebar dari 15 provinsi di Indonesia. Jawa Tengah masih menjadi provinsi paling dominan dengan jumlah lolos sebanyak 877 peserta atau sekitar 85% diikuti provinsi lain yaitu Jawa Barat (73), DKI Jakarta (23), Yogyakarta (18), Sumatera Utara (13), Banten (11), Lampung (3), Sumatera Barat (2), Jambi (1), Jawa Timur (1), Kalimantan Selatan (1), Kepulauan Riau (1), Nusa Tenggara Barat (1), Nusa Tenggara Timur (1) dan Sumatera Selatan (1).

Dari 1.027 peserta lolos SNBP, 532 diantaranya adalah peserta KIP Kuliah. Terkait berapa nantinya yang akan ditetapkan sebagai penerima KIP Kuliah di Untidar masih menunggu kebijakan kuota yang nantinya diberikan dari Pengelola KIP Kuliah Pusat.

Tahun 2025 ini, Untidar merilis data 20 besar Sekolah yang diterima. Dari data tersebut 5 sekolah dengan urutan teratas yaitu SMA Negeri 5 Magelang, SMA Negeri 1 Dukun, SMA Negeri 2 Magelang, SMA Negeri 1 Sidareja Cilacap dan SMA Negeri 3 Magelang.

Penulis dan Editor : Humas Untidar

Rektor Untidar Bersama Dekan Fakultas Hadiri Panel Diskusi Rektor dan Pimpinan Perguruan Tinggi di Istana Kepresidenan

Rektor Universitas Tidar (Untidar) Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si bersama Dekan Fakultas Teknik, Prof. Dr. Ir. Gito Sugiyanto, S.T., M.T., IPM., ASEAN. Eng., Dekan Fakultas Pertanian, Prof. Ir. Sutrisno Hadi Purnomo, S.Pt., M.Si., Ph.D., dan Dekan Fakultas Ekonomi, Prof. Dr. Izza Mafruhah, S.E., M.Si., hadiri undangan Presiden RI Prabowo Subianto dalam kegiatan Silaturahmi dan Panel Diskusi Presiden dengan Rektor serta Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta di Istana Kepresidenan, Jakarta pada Kamis (13/3). 

Kegiatan yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo ini diadakan untuk membangun kolaborasi sekaligus berdiskusi seputar dunia pendidikan tinggi di Indonesia dan tantangan global.

“Saya mengundang saudara-saudara disini untuk memaparkan terkait apa yang sudah kita kerjakan, dan apa yang akan kita kerjakan kedepannya, dan membahas tentang keadaan yang berlaku di bangsa kita maupun pada tingkat global,” ucap Presiden.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Prof. Brian Yuliarto, Ph.D., mengungkapkan bahwa adanya pertemuan ini untuk membahas potensi besar Indonesia sebagai negara maju memerlukan dukungan perguruan tinggi melalui penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. 

Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan industri terutama melalui riset dan inovasi.

“Tonggak penting dalam upaya membangun dan menjadikan perguruan tinggi sebagai pusat riset inovasi dan mencetak sumber daya manusia unggul menjadikan jalan utama dalam membangun kemandirian industri nasional serta membawa Indonesia sejajar dengan negara maju serta mampu keluar dari jebakan pendapatan menengah,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, Rektor Untidar menyampaikan bahwa adanya kegiatan ini menjadi bukti sinergi antara pemerintah dengan perguruan tinggi dalam membangun dan mendukung riset, inovasi maupun SDM yang mumpuni.

“Sesuai dengan program Asta Cita yang menjadi fokus Presiden untuk mendorong hilirisasi sektor sains dan teknologi, terutama dalam pengolahan sumber daya mineral seperti nikel dan kekayaan tambang lainnya untuk mengurangi ketergantungan pada ekspor bahan mentah dengan meningkatkan nilai tambah melalui pemrosesan dalam negeri. Keterlibatan perguruan tinggi dalam program ini adalah mendukung transfer pengetahuan dan pengembangan SDM yang kompeten di bidang sains dan teknologi,” jelasnya saat ditemui Selasa (18/3).

 

Penulis : Dewi Puji Lestari

Editor : Ruth Erica Margareth

Peserta Lulus Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) Tahun 2025 dan Alur Registrasi Calon Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2025/2026 Universitas Tidar

Sesuai dengan tahapan pengumuman hasil Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) Tahun 2025, peserta dapat melihat hasil seleksi pada tanggal 18 Maret 2025 mulai pukul 15.00 WIB.  Pengumuman SNBP Tahun 2025 dapat diakses melalui laman utama pada https://pengumuman-snbp-snpmb.bppp.kemdikbud.go.id atau mirror link pada Lampiran I.  Peserta login dengan nomor pendaftaran dan tanggal lahir.

Calon mahasiswa yang dinyatakan lulus dan diterima sebagai calon mahasiswa baru Universitas Tidar dapat melakukan registrasi sesuai dengan tahapan dan prosedur administrasi sebagaimana Lampiran II surat ini.  Pimpinan dan seluruh sivitas akademika Universitas Tidar mengucapkan selamat atas keberhasilan Saudara.

Calon mahasiswa yang tidak registrasi sampai dengan batas waktu yang telah ditentukan/dokumen tidak sesuai dengan data, dinyatakan TIDAK DITERIMA sebagai calon mahasiswa Universitas Tidar Tahun Akademik 2025/2026. Informasi proses registrasi jalur SNBP 2025 dapat diakses silahkan KLIK DISINI

Demikian untuk menjadi perhatian.

 

Jalin Kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Untidar Berharap Dapat Berkontribusi dalam Keberlanjutan Pembangunan Daerah

Universitas Tidar menjadi salah satu dari 44 Perguruan Tinggi yang hadir dalam Seremoni penandatanganan Kesepakatan Bersama dan Perjanjian Kerjasama antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan Perguruan Tinggi di Jawa Tengah, yang berlangsung di Grhadika Bhakti Praja, kompleks kantor Gubernur Jateng, Semarang, Senin sore (17/03).

Hadir dalam acara tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi didampingi Wakil Gubernur Taj Yasin, Sekda Sumarno, dan beberapa pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Jawa Tengah. Sebanyak 33 Rektor dari Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta hadir dan ikut ambil bagian dalam penandatanganan Kesepakatan Bersama tersebut.

Dalam kesempatan itu Rektor Untidar, Sugiyarto, mewakili Untidar menandatangani Kesepakatan Bersama. Sementara Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerjasama, Suyitno, menandatangani Perjanjian Kerjasama.

Dalam sambutannya, Kepala Biro Pemerintahan, Otonomi, dan Kerja Sama Setda Provinsi Jawa Tengah, Muhamad Masrofi mengatakan, penandatanganan kerja sama antara pemprov dengan 44 PT, bertujuan untuk menyinergikan peran dan fungsi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah maupun perguruan tinggi, dalam kerangka kerja sama yang saling menguntungkan bagi peningkatan pembangunan pendidikan, penelitian, dan pengabdian untuk mendukung pembangunan daerah.

“Tujuan diselenggarakannya penandatangangan kerja sama ini adalah untuk mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan perguruan tinggi, dalam rangka pelaksanaan sinergi Tri Dharma Perguruan Tinggi, sebagai bagian mendukung pembangunan daerah,” jelas Masrofi.

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi berharap, kerja sama tidak sebatas perjanjian atau MoU, tapi akademisi dapat segera mengimplementasikannya dalam kegiatan sebagai wujud partisipasi dalam pembangunan Jateng, agar lebih maju dan berkelanjutan.

“Kalau selama ini kita hanya mengandalkan integrasi pemerintah pusat, daerah, dan kolaborasi dengan pemerintah kabupaten/kota sampai tingkat desa, tapi di sini ada irisan pemerintah yang kita ikut disertakan, di antaranya para akademisi yang selalu mengawal kami selama lima tahun atau seterusnya,” kata Luthfi.

Ahmad Luthfi menambahkan, pihaknya memiliki beberapa program yang akan dikawal oleh rektor, dan sivitas akademika di seluruh Jateng, yaitu bentuk kerja sama tematik yang dilaksanakan dalam rangka mengawal pembangunan wilayah Jateng, mulai desa, potensi desa, UMKM, desalinasi tentang air, dan lainnya.

Di kesempatan yang sama, Ketua Tim Kerjasama Untidar, Laila Alfrizanna menjelaskan bahwa Untidar berkeinginan ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah. “Tentu SDM yang ada, seperti dosen dan mahasiswa dapat bergerak bersama. Contohnya bisa melalui pengabdian masyarakat, KKN Tematik dan sebagainya.”

Ia menambahkan, dari 29 item kerjasama yang ditawarkan oleh Pemprov Jateng, Untidar mengambil 22 item. Beberapa kerjasama itu di antaranya adalah Pendampingan Usaha Mikro Kecil Menengah, Pendampingan Desa Wisata, Pengembangan Kecamatan Berdaya (Pemberdayaan Ekonomi dan perlindungan hak bagi perempuan, disabilitas, dan pemuda), Penguatan wawasan kebangsaan dan Pendidikan Moderasi Beragama, Pendampingan Pengelolaan Sampah berbasis masyarakat dan Pengembangan Tempat Pembuangan Sampah Regional, dan sebagainya.

Penulis dan Editor : Humas Untidar