DEKAN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS BRAWIJAYA ISI SHARING SECTION DENGAN MATERI IMPLEMENTASI KURIKULUM BERBASIS OBE

Dekan Fakultas Teknik (FT) Universitas Brawijaya (UB), Prof. Ir. Hadi Suyono, ST., M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. berkunjung ke Fakultas Teknik Universitas Tidar (UNTIDAR). Turut serta dalam rombongan FT UB, Dr. Eng. Ir. Indradi Wijatmiko, ST., M.Eng.(Prac), (Wakil Dekan I), Ir. Ismu Rini Dwi Ari, M.T., Ph.D, (Wakil Dekan II), Dr.Eng. Ir. Herry Santosa, ST., M.T., IPM, (Wakil Dekan III), Endang Susiloningsih, S.Sos., MAB, (Kepala Bagian Tata Usaha), Syaifuddin, SE., M.M., (Kasubbag Akademik, Kemahasiswaan, Alumni, Kerjasama dan Kewirausahaan Mahasiswa), Desi Kurniasari, S.Pd., M.M (Kasubbag Keuangan dan Kepegawaian), Marjuki Prabowo, S.Kom (Kasubbag Umum & Aset), L. Tri Wijaya Nata Kusuma, ST., M.T., Ph.D (Staf Ahli Dekan), dan Mirzah Ardiansyah, SE., M.M (Sekretariat & Protokoler Dekan)

Rombongan FT UB disambut oleh Dekan FT UNTIDAR, Dr. Ir. Sapto Nisworo, M.T., IPU., Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Ibrahim Nawawi, S.T., M.T., Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan, Bagus Fatkhurrozi, S.T., M.T., para pejabat struktural, dosen, serta staf di lingkungan Fakultas Teknik UNTIDAR. Agenda utama kunjungan FT UB kali ini adalah sharing section. Dekan FT UB menyampaikan beberapa hal terkait implementasi kurikulum berbasis OBE diantara : 1) OBE dan Outcome Base Assesment (OBA), 2) Penetapan Program Learning RPS (Rancangan Pembelajaran Semester), dan 3)                                                    Capaian Pembelajaran.

“Kami saat ini telah melakukan penyusunan Program Educational Objectives (PEO), yaitu  pernyataan yang menggambarkan/mengindikasikan pencapaian karir dan profesi yang diharapkan dari lulusan dalam 3 sampai 5 tahun setelah lulus,” jelas Prof. Hadi. “Penyusunan profil lulusan/PEO untuk setiap program yang akan dilaksankan didasarkan pada visi dan misi fakultas. PEO ini dirancang untuk memenuhi persyaratan dan harapan berbagai pemangku kepentingan (stakeholder),” tambahnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa di Fakultas Teknik Universitas Brawijaya, capaian pembelajaran didasarkan pada The WA Graduate Atributes dan IABEE, dengan kriteria :

  • Kemampuan menerapkan pengetahuan matematika, ilmu pengetahuan alam dan atau material, teknologi informasi dan kerakteristik untuk mendapatkan pemahaman menyeluruh tentang prinsip-prinsip keteknikan.
  • Kemampuan mendesain komponen sistem dan atau proses untuk memenuhi kebutuhan yang diharapkan di dalam batasan-batasan realistis, misalnya hukum, ekonomi, lingkungan sosial, kesehatan dan keselamatan, keberlanjutan serta untuk mengenali dan memanfaatkan potensi sumber daya lokal dan nasional dengan wawasan global
  • Kemampuan mendesain dan melaksanakan eksperimen laboratorium dan lapangan serta menganalsis mengartikan data untuk memperkuat penilaian teknik.
  • Kemampuan mengidentifikasi, merumuskan, menganalisis dan menyelesaikan permasalahan teknik.
  • Kemampuan menerapkan metode, ketrampilan dan piranti teknik modern yang diperlukan untuk praktek keteknikan.
  • Kemampuan berkomunikasi secara efektif baik lisan maupun tulisan.
  • Kemampuan merencanakan, menyelesaikan dan mengevaluasi tugas didalam batasan-batasan yang ada.
  • Kemampuan bekerja dalam tim lintas disiplin dan lintas budaya,
  • Kemampuan untuk bertanggung jawab kepada masyarakat dan memenuhi etika profesi dalam menyelesaikan permasalahan teknik
  • Kemampuan memahami kebutuhan akan pembelajaran sepanjang hayat, termasuk akses terhadap pengetahuan terkait isu-isu terkini yang relevan.

“Saya berharap apa yang telah disampaikan oleh Dekan Fakultas Teknik Universitas Brawijawa ini bisa menjadi acuan bagi kita untuk segera melakukan hal yang serupa, dalam rangka menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi tinggi sesuai dengan standar internasional,” ujar Dekan Fakultas Teknik UNTIDAR, Dr. Sapto Nisworo. Kunjungan FT UB ke FT UNTIDAR diakhiri dengan acara ramah tamah dan santap siang bersama.

Penulis : Humas

PENUH WARNA KENAKAN BAJU DAERAH, DOSEN DAN TENAGA KEPENDIDIKAN UNTIDAR IKUTI UPACARA HARI PENDIDIKAN NASIONAL

Setelah sekian lama tidak melaksanakan kegiatan upacara secara luring, Jumat (13/5) sivitas akademika UNTIDAR mengikuti Upacara Hari Pendidikan Nasional di halaman Gedung H.R. Suparsono. Dikarenakan tanggal 2 Mei 2022 bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri, 1 Syawal 1433 Hijriah, maka sesuai Pedoman Pelaksanaan Hardiknas Tahun 2022, Upacara dilaksanakan di tanggal 13 Mei 2022.

            “Alhamdulillah saya begitu gembira kita hari ini bisa bersama-sama mengikuti Upacara Hardiknas secara luring. Pemandangan juga begitu menyegarkan, karena peserta upacara mengenakan baju daerah dari berbagai provinsi di Indonesia yang beraneka ragam dan penuh warna,” ujar Rektor UNTIDAR, Prof. Dr. Ir. Mukh Arifin, M.Sc.

Selanjutnya Rektor membacakan pidato Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia. “Selama dua tahun terakhir, banyak sekali tantangan yang harus kita hadapi bersama, yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Bahkan kita mungkin tidak pernah membayangkan bahwa kita semua dapat mengatasinya,” ungkap Nadiem Anwar Makarim. “Di tengah hantaman ombak yang sangat besar, kita terus melautkan kapal besar bernama Merdeka Belajar, yang di tahun ketiga ini telah mengarungi pulau-pulau di seluruh Indonesia. Kurikulum Merdeka yang berawal dari upaya untuk membantu para guru dan murid di masa pandemi, terbukti mampu mengurangi dampak hilangnya pembelajaran. Kini Kurikulum Merdeka sudah diterapkan di lebih dari 140.000 satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Itu berarti bahwa ratusan ribu anak Indonesia sudah belajar dengan cara yang jauh lebih menyenangkan dan memerdekakan,” urai Nadiem. Tak lupa Nadiem mengingatkan para penggerak Merdeka Belajar untuk terus bergerak maju. “Meskipun ke depan masih akan ada angin yang kencang dan ombak yang jauh lebih besar, serta rintangan yang jauh lebih tinggi, kita akan terus memegang komando, memimpin pemulihan bersama, bergerak untuk Merdeka Belajar,” pungkasnya.

            Meskipun pandemi sudah terkendali, namun seluruh peserta upacara Hardiknas UNTIDAR tetap mematuhi ketentuan yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), yaitu tatap muka secara terbatas, minimalis dan menerapkan protokol kesehatan.

Penulis : Humas

REKTOR UNTIDAR SERAHKAN SK CPNS KEMENDIKBUDRISTEK T.A. 2021 KEPADA 64 DOSEN DAN TENAGA KEPENDIDIKAN FORMASI UNTIDAR 

Senin (9/5), Sebanyak 64 orang terdiri dari 55 Dosen dan 9 Tenaga Kependidikan secara resmi menerima Surat Keputusan (SK) Pengangkatan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendibudristek) Tahun Anggaran 2021 Formasi UNTIDAR.

            SK CPNS secara simbolis diserahkan oleh Rektor UNTIDAR Prof. Dr. Ir. Mukh. Arifin, M.Sc., didampingi oleh Kepala Biro Umum dan Keuangan, Among Wiwoho, S.E., M.M., kepada 1 orang perwakilan dosen dan 1 orang perwakilan tenaga kependidikan.

            Peserta yang dinyatakan lulus dalam tahap akhir seleksi CPNS Kemendikbudristek Tahun 2021 adalah sebanyak 109 orang (100 dosen dan 9 tenaga kependidikan). Per tanggal 27 April 2022, 64 SK telah diterbitkan, dengan rincian sebagai berikut :

NoFormasiJumlah Formasi
1.Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan12
2.Dosen Fakultas Teknik13
3.Dosen Fakultas Pertanian10
4.Dosen Fakultas Ekonomi  8
5.Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik12
6.Tenaga Kependidikan  9
 Jumlah64

Dosen dan tenaga kependidikan yang telah menerima SK mulai ditugaskan per tanggal 9 Mei 2022.

Penulis : Humas

43 MAHASISWA UNTIDAR LOLOS PROGRAM MAGANG DAN STUDI INDEPENDEN BERSERTIFIKAT (MBKM) KEMENDIBUDRISTEK BATCH 2

Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) saat ini tengah gencar disuarakan oleh Kemendikbudristek untuk dilaksanakan oleh perguruan tinggi guna mendorong mahasiswa dalam mempersiapkan diri untuk memasuki dunia kerja yang tidak hanya membutuhkan satu disiplin ilmu saja. Oleh karena itu, Kemendikbudristek mmfasilitasi dengan menyelenggarakan program-program MBKM diantaranya adalah Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB). Magang Bersertifikat Kampus Merdeka adalah sebuah program magang yang dipercepat dan diakselerasikan dengan pengalaman belajar yang dirancang dengan baik. Adapun Studi Independen Bersertifikat Kampus Merdeka adalah sebuah pembelajaran di kelas yang dirancang dan dibuat khusus berdasarkan tantangan nyata yang dihadapi oleh mitra/industri.

Saat ini, MSIB telah memasuki Batch yang ke- 2 dimana Kemendikbudristek menggandeng 571 mitra yang lolos kualifikasi sebagai tempat magang dan studi independen mahasiswa. Melalui program MSIB mahasiswa mahasiswa diberikan kesempatan mendapat pengalaman kerja di dunia industri atau dunia profesi secara aktual selama 1-2 semester. Dengan pembelajaran langsung di tempat kerja mitra MSIB, mahasiswa akan dibekali hard skill dan soft skill agar mahasiswa semakin siap untuk memasuki dunia kerja.

Pada program MSIB Batch 2 ini, terdapat total kuota 30.823 yang disediakan oleh mitra untuk mahasiswa yang terdiri dari 10.259 kuota untuk magang dan 20.564 kuota untuk studi independen. Sedangkan jumlah total pelamar pada program MSIB sebanyak 100.116 mahasiswa baik untuk magang maupun studi independent yang berasal dari 1.159 Perguruan Tinggi se-Indonesia. Sesuai dengan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 54/E/Kpt/2022 Tentang Mahasiswa Peserta Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat Angkatan II, terdapat setidaknya 43 mahasiswa yang telah lolos seleksi MSIB dari Universitas Tidar dengan rincian sebagai berikut.

No Nama Program Studi Program Mitra
1 Sobri Khausan Al Muis Teknik Elektro Magang Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
2 Ayssa Katrina Nainggolan Teknik Elektro Magang PT Indonesia Power
3 Dedy Hermawan Teknik Mesin Magang PT INKA (Persero)
4 Yusuf Kafi Teknik Mesin Magang PT INKA (Persero)
5 Exnacius Putra Feriantoro Teknik Mesin Magang PT Petrokimia Gresik
6 Ihsan Hadi Nugroho Teknik Mesin Magang PT Suri Tani Pemuka
7 Febby Amanda Putri Teknik Mesin Magang Yayasan Hasnur Centre
8 Ika Cutnyadin Teknik Sipil Magang PT Gama Inovasi Berdikari
9 Muhammad Arif Kurniawan Ekonomi Pembangunan Magang PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
10 Fajar Hening Prishatmoko Ilmu Komunikasi Magang PT Widya Inovasi Indonesia
11 Gilang Suryo Pratomo Ilmu Administrasi Negara Magang Kementerian Perdagangan
12 Mohammad Syech Hasan A Ilmu Administrasi Negara Magang Kementerian Perdagangan
13 Sapta Agus Hendriawan Ilmu Administrasi Negara Magang Kementerian Perdagangan
14 Muhammad Ma’Ruf Nur Rifai Teknik Elektro Studi Independen Kementerian Komunikasi dan Informatika
15 Yoga Bayu Setiawan Teknik Elektro Studi Independen Kementerian Komunikasi dan Informatika
16 Ilyas Satriya Kusuma Teknik Elektro Studi Independen PT Lentera Bangsa Benderang
17 Muhamad Adi Wijaya Teknik Elektro Studi Independen PT Lentera Bangsa Benderang
18 Piyadhammo Jansen Conggono Teknik Elektro Studi Independen PT Lentera Bangsa Benderang
19 Ahnaf Zainul Muttaqin Teknik Elektro Studi Independen PT Orbit Ventura Indonesia
20 Diky Yusuf Kurniawan Teknik Elektro Studi Independen PT Orbit Ventura Indonesia
21 Muhammad Farhan Mahfuzh Teknik Elektro Studi Independen PT Orbit Ventura Indonesia
22 Rahmat Aldino Teknik Elektro Studi Independen PT Orbit Ventura Indonesia
23 Pradita Eka Cahya Fajarianto Teknik Elektro Studi Independen PT Orbit Ventura Indonesia
24 Wahyu Ramadani Teknik Elektro Studi Independen PT Orbit Ventura Indonesia
25 Wildan Rizky Pamungkas Teknik Elektro Studi Independen PT Orbit Ventura Indonesia
26 Nurkhanifah Teknik Elektro Studi Independen PT MariBelajar Indonesia Cerdas
27 Muhammad Nur Fauzi Teknik Elektro Studi Independen PT Presentologics
28 Siti Fatimatuzzahro Teknik Elektro Studi Independen PT Presentologics
29 Andrea Satria Nagari Teknik Elektro Studi Independen PT Presentologics
30 Syahril Maula Yahya Teknik Mesin Studi Independen PT Orbit Ventura Indonesia
31 Vena Klarisa Irawati Ekonomi Pembangunan Studi Independen PT Ruang Raya Indonesia
32 Putri Setyawati Wahyuningrum Ekonomi Pembangunan Studi Independen PT Ruang Raya Indonesia
33 Erika Ekonomi Pembangunan Studi Independen PT Zona Edukasi Nusantara
34 Mandu Chaironi Ekonomi Pembangunan Studi Independen PT MariBelajar Indonesia Cerdas
35 Meliya Putri Asdiyana Ekonomi Pembangunan Studi Independen PT MariBelajar Indonesia Cerdas
36 Aza Amalia Ekonomi Pembangunan Studi Independen PT Zona Edukasi Nusantara
37 Roviko Erni Anisaputri Akuntansi Studi Independen PT Ruang Raya Indonesia
38 Rumaisha Nur Azizah Manajemen Studi Independen PT Zona Edukasi Nusantara
39 Luh Aryani Pendidikan Bahasa Inggris Studi Independen PT Mitra Edukasi Pratama
40 Muhamad Laudy Armanda Pendidikan Bahasa Inggris Studi Independen PT Presentologics
41 Paramita Dewi Fortuna Pendidikan Bahasa Inggris Studi Independen PT Zona Edukasi Nusantara
42 Zahro Ulfah Auliya Pendidikan Matematika Studi Independen PT Zona Edukasi Nusantara
43 Artika Simanjuntak Ilmu Administrasi Negara Studi Independen PT Ruang Raya Indonesia

Jumlah ini meningkat dibandingkan dengan jumlah mahasiswa Universitas Tidar yang diterima program MSIB batch 1 lalu yaitu 17 mahasiswa. Dengan adanya peningkatan mahasiswa yang mengikuti program ini, diharapkan kedepan semakin banyak lulusan dari Universitas Tidar yang siap dan mudah dalam menjalani karir di dunia kerja. ربح المال من لعب الالعاب

Salinan SK Mahasiswa: https://bit.ly/3MapPJI

Penulis: Ketua Gugus MBKM UNTIDAR

HALAL BIHALAL KELUARGA BESAR UNTIDAR SEBAGAI AJANG PENGUATAN KARAKTER DAN SPIRIT SILATURAHMI                  

Mengawali minggu pertama masuk kerja setelah libur Idul Fitri 1443 H, pegawai UNTIDAR mengikuti kegiatan Penguatan Karakter dan Spirit Silaturahmi, Selasa (10/5), di Gedung H.R. Suparsono. Dalam sambutannya Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Dr. Jaka Isgiyarta, M.Si., C.A., Akt. menyampaikan, selain sebagai sarana mempererat tali silaturahmi, kegiatan ini juga momentum yang tepat untuk kembali meningkatkan produktivitas dalam bekerja, serta membangun budaya kerja yang efektif dan efisien. “Saya mengajak seluruh pegawai UNTIDAR untuk mengoptimalkan waktu, bekerja secara terjadwal dan terukur, sehingga target yang telah dicanangkan bisa terealisasi sesuai rencana,” katanya. “Semakin hari pekerjaan yang dihadapi semakin kompleks, sehingga perlu bagi kita untuk selalu berkoordinasi di setiap kesempatan, dan meningkatkan kemampuan komunikasi yang efektif,” tambahnya.

            Pada kesempatan yang sama Rektor UNTIDAR, Prof. Dr. Ir. Mukh Arifin, M.Sc. mengingatkan kembali pentingnya penguatan karakter agar semakin baik dalam berkinerja. “Kita bekerja di dunia pendidikan tinggi dimana tugas pokok dan fungsinya adalah mendidik mahasiswa. Kalau salah mendidik, bisa menghasilkan lulusan yang membahayakan kehidupan berbangsa dan bernegara. Jika mahasiswa terbiasa berbuat curang, kelak kemudian hari saat terjun ke masyarakat juga akan melakukan hal serupa. Tugas kita untuk mendidik dengan sebaik-baiknya, untuk menghasilkan generasi penerus yang berkarakter positif dan handal,” urai Rektor. 

            Pimpinan Pondok Pesantren API Al Huda, Kyai Haji Usman Ali yang hadir sebagai pemateri mengingatkan kembali tentang keselarasan Hablum Minallah dan Hablum Minannas. “Meskipun seseorang ibadahnya rajin, akan tetapi urusan dengan sesama manusia banyak konflik, maka belum dikatakan ia orang yang beruntung. Demikian juga sebaliknya, orang yang suka tolong menolong, baik kerjasamanya dengan orang lain, namun lalai dalam ibadah, sholat sesekali, puasa juga hanya di awal dan akhir Ramadhan, sama saja tetap minus di hadapan Allah SWT,” jelasnya. Kyai Haji Usman Ali juga menyampaikan keutamaan bersilaturahmi, yang memiliki 3 manfaat yang luar biasa yaitu: akan dipanjangkan umurnya, akan dimudahkan dalam mencari rejeki, dan ketika meninggal insyaallah husnul khotimah.

            “Hidup hanya sesaat, untuk itu hidup harus bermanfaat. Sebagai pendidik ada amanah untuk mencerdaskan anak bangsa. Mengkader manusia dengan karakter yang baik, soleh dan solehah,” tandasnya. “Seperti yang disampaikan oleh Imam Ghozali, jika kita ingin memiliki anak-anak yang baik, maka kebaikan harus kita lakukan dari diri kita terlebih dahulu. Akan sulit memiliki anak yang baik jika kita belum menjadi baik. Dan ada hal yang perlu kita ingat, saat mengajarkan sesuatu hendaknya kita lakukan dengan keikhlasan. Kedekatan hati juga harus dibangun dengan senantiasa mendoakan anak-anak kita,” ujarnya. Di akhir sesi Kyai Haji Usman Ali menegaskan agar jangan menjadi orang bodoh yang selalu hadir dengan masalah, lebih baik menjadi orang cerdas yang selalu hadir dengan solusi.

            Kegiatan Penguatan Karakter dan Spirit Silaturahmi Pegawai di Lingkungan Universitas Tidar diselenggarakan secara luring dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang disyaratkan.

PEMBANGUNAN LABORATORIUM TERPADU UNTIDAR, REKTOR : TINGKATKAN FASILITAS PEMBELAJARAN DAN RISET

Universitas Tidar terus berupaya melakukan peningkatan terutama dalam melengkapi fasilitas untuk mendukung kegiatan pembelajaran dan riset. Upaya tersebut diwujudkan salah satunya dengan pembangunan Gedung Laboratorium Terpadu.

Pembangunan ini menggunakan skema pendanaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dengan total pembiayaan sebesar Rp 32.622.375.000

“Pembangunan Laboratorium Terpadu ini merupakan salah satu proyek pembangunan kampus UNTIDAR di wilayah Sidotopo ini. Sebelumnya telah dimulai proyek pembangunan Gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) dan Gedung Fakultas Pertanian,” tutur Rektor saat menyampaikan sambutannya, Kamis (28/04).

Gedung Laboratorium Terpadu diperuntukkan untuk mendukung kegiatan pembelajaran Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan Faperta UNTIDAR. Pembelajaran diperuntukkan untuk program studi (prodi) Pendidikan IPA dan Pendidikan Biologi pada FKIP serta prodi Agroteknologi, Akuakultur dan Peternakan untuk Faperta.

Gedung ini akan dilengkapi 12 laboratorium pembelajaran dan riset yaitu Lab. Pengolahan Daging dan Ikan, Lab. Pengolahan Coffee dan Cocoa, Lab. Genetika dan Reproduksi Ternak, Lab. Pengolahan Susu, Lab. Pakan dan Nutrisi Hewan, Lab. Pemijahan dan Bioteknologi Tanaman, Lab. Kimia, Lab. Agronomi dan Fisiologi, Lab. Fisika dan Matematika, Lab. Biologi dan Ekologi, Lab. Mikrobiologi, dan Lab. Fisika dan Matematika.

Laboratorium riset diperuntukkan untuk pengembangan produk-produk pertanian dan peternakan khas Magelang seperti kopi, susu dan ketela.

“Seperti yang kita tahu, tempat ngopi sekarang banyak bermunculan khususnya di Magelang. Harapannya lab pengolahan kopi nantinya bisa menghasilkan kopi dengan standar internasional. Sehingga para pengusaha bisa membeli kopi dari hasil pengolahan UNTIDAR,” jelasnya.

Pengolahan hasil peternakan yaitu susu akan diambil dari daerah Ngablak, Kabupaten Magelang. Magelang kedepannya bisa menjadi snetra penghasil keju, susu pasteurisasi dan yogurt bahkan produk lain hasil olahan susu.

“Magelang juga terkenal akan gethuknya, mari bersama mengembangkan riset terkait pengolahan gethuk dengan menggunakan peralatan modern sehingga produk gethuk dapat lebih berkembang dan memperluas pemasaranya,” pungkas rektor UNTIDAR.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan sekaligus Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Dr. Jaka Isgiyarta, S.E., M.M., CA., Akt. memaparkan pembangunan ini dikerjakan di tanah seluas kurang lebih 4000 m2.

“Laboratorium terpadu akan dibangun 5 lantai dan dilengakapi basement untuk parkir motor dan beberapa fasilitas pendukung seperti kantin, dll.,” paparnya.

Tahap perencanaan pembangunan Laboratorium Terpadu Kampus Sidotopo dilaksanakan oleh PT. Arupadatu Kreasi Tama. Konsultan Manajemen Kontruksi oleh PT. Pola Dwipa.

Pengerjaan pembangunan akan dilaksanakan oleh PT. Satriamas Karyatama dan diperkirakan akan selesai pada akhir November 2022. Kebutuhan untuk melengkapi gedung laboratorium terpadu ini akan dilanjutkan pada tahun 2023.

“Hadirnya kampus UNTIDAR khususnya Gedung Laboratorium Terpadu ini dapat memutar roda perekonomian masyarakat di sekitar ini. Jika sudah difungsikan nantinya ada sekitar 3000an mahasiswa yg akan beraktifitas dari pagi sampai malam. Tentunya mereka butuh makan dan tempat tinggal. Hendaknya yang menyediakan masyarakat asli dari sekitar sini, yaitu masyarakat Sidotopo,” tambahnya.

Acara peletakan batu pertama Gedung Laboratorium Terpadu ini selain dihadiri jajaran pimpinan UNTIDAR dan pihak kontraktor turut hadir Kapolres Kota Magelang, AKBP Yolanda E Sebayang.

Peletakan Batu Pertama dilakukan oleh Rektor UNTIDAR, Prof. Dr. Ir. Mukh. Arifin, M.Sc., didampingi oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pembangunan UNTIDAR didampingi Direktur Utama PT. Satriamas Karyatama, Harry Nuryanto, S.E., M.M. dan perwakilan dari PT. Pola Dwipa, Kapolres Kota Magelang, serta perwakilan dari Tim Teknis UNTIDAR.

UNTIDAR serius berkomitmen melaksanakan amanat yang telah diberikan oleh Kemendikbudristek untuk menyelesaikan kegiatan SBSN ini dengan baik tepat pada waktunya, sesuai kaidah aturan yang berlaku serta memberikan manfaat yang besar dalam melahirkan penerus-penerus bangsa yang berkualitas.

Penulis / Editor : Humas UNTIDAR

MINIMALISIR KENDALA, PUSAT UTBK UNTIDAR GELAR UJI COBA PERANGKAT DAN SISTEM

Universitas Tidar kembali ditunjuk sebagai lokasi penyelenggaraan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK SBMPTN) Tahun 2022. Persiapan penyelenggaraan seleksi berskala nasional ini salah satunya adalah uji coba sistem serentak.

“Kesiapan perangkat berupa komputer serta jaringan masing-masing lokasi penyelenggaraan UTBK-SBMPTN perlu dicek dan disiapkan agar tidak ada kendala saat ujian berlangsung nantinya,” jelas Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. Ir. Noor Farid, M.Si., Kamis (28/04).

Pusat UTBK UNTIDAR selain menyelenggarakan UTBK di kampus utama juga menggandeng 7 mitra sekolah yaitu SMA N 2 Kota Magelang, SMA N 4 Kota Magelang, SMA N 5 Kota Magelang, SMK N 1 Kota Magelang, SMK N 2 Kota Magelang, SMA N 1 Kota Mungkid dan SMK Ma’arif Kota Mungkid.

“Uji coba ini dilakukan tidak hanya di lokasi Pusat UTBK UNTIDAR namun serentak seluruh Indonesia pada Rabu dan Kamis ini,” tambahnya.

Selain uji coba perangkat dan jaringan ada rangkaian kegiatan simulasi UTBK lain yang dilaksanakan seperti membuka segel ujian, uji coba pelaksanaan ujian (peserta ujian adalah teknisi ruang dan atau pengawas, dan soal ujian adalah soal dummy), pengawas mengirimkan Berita Acara Pelaksanaan Ujian (BAPU) per ruangan di aplikasi pengawas, download BAPU, upload hasil ujian ke Dashboard UTBK, download Berita Acara Hasil Ujian di dashboard, dan menghapus data ujian (peserta dan paket ujian).

Secara keseluruhan uji coba di Pusat UTBK UNTIDAR berjalan lancer hanya ada beberapa kendala minor seperti kabel mati dan memerlukan perbaikan dan setting-an komputer belum sesuai.

Pelaksanaan UTBK-SBMPTN Tahun 2022 ini akan diselenggarakan dalam 2 gelombang yaitu gelombang 1 pada 17-23 Mei 2022 dan Gelombang 2 pada 28 Mei s.d. 3 Juni 2022.

Adapun jumlah pendaftar yang akan mengikuti ujian di Pusat UTBK UNTIDAR sebanyak 8402 orang. Keterisian kursi untuk kategori soshum dan saintek total 8088 orang, dan keterisian kursi kategori campuran sebanyak 314 orang.

Penulis / Editor : Humas UNTIDAR

GAGAS “REMEMBER ME”: REVITALISASI GERAK MEDIA SOSIAL SEBAGAI ALTERANATIF REDUKSI ANXIETY DENGAN TIME MANAGEMENT ALA ROSULULLAH SAW, DIVISI KTIA UKM IQSAN UNTIDAR RAIH JUARA 2 ARTIKEL ISLAMI  GEBYAR RAMADHAN UNIVERSITAS DIPONEGORO

Divisi Karya Tulis Ilmiah Al Qur’an (KTIA) UKM IQSAN UNTIDAR yang diwakili oleh Meili Ekawati, berhasil meraih juara 2 dalam lomba Artikel Islami Gebyar Ramadhan Universitas Diponegoro. Artikel yang digagas oleh Meili berjudul “Remember Me”: Revitalisasi Gerak Media Sosial sebagai Alteranatif Reduksi Anxiety dengan Time Management Ala Rosulullah SAW.

            Meili menyampaikan, mengutip dari WHO, kesejahteraan individu sangat mempengaruhi seseorang untuk mewujudkan potensi yang ada pada dirinya (Chelsea, 2021). Artinya manusia harus mengatasi tekanan yang terdapat dalam kehidupan supaya menjadi normal dimana kondisi pikiran yang tenang dapat membuat seseorang lebih produktif dan bermanfaat bagi sekitarnya. Oleh karena itu, kecemasan perlu direduksi supaya kesehatan mental lebih terjaga dan dapat menjadi pribadi yang produktif dan bermanfaat. “Al-Qur’an sebagai obat telah menjelaskan cara dalam menangani kecemasan. Q.S ArRa’D (13):28 menyatakan dengan mengingat Allah, hati dapat menjadi tenteram. Oleh karena itu, dzikir dapat menjadi alternatif dalam mengurangi kecemasan supaya seseorang dapat fokus untuk meningkatkan kualitas diri,” jelas Meili. “Sayangnya, kesibukan dan kewajiban yang dimiliki manusia seringkali membuat lalai untuk berdzikir dan akhirnya terjebak dalam kecemasan dan beban kehidupan. Oleh karena itu, Time Management ala Rosulullah SAW sangat perlu ditiru supaya kontinuitas dzikir juga dapat terjaga,” tambahnya.

            Di masa sekarang ini media sosial telah menjadi bagian tak terlepaskan dari setiap orang. “Kondisi ini harus dimanfaatkan dengan baik sebagai sarana edukasi dan juga media dakwah supaya tidak menjadikan mudharat atau bahaya. Oleh karena itu, arah gerak media sosial perlu direncanakan dengan baik,” ujar Meili. Gagasan yang dicetuskan oleh Meili adalah “Remember Me”, yaitu pemanfaatan media sosial sebagai pengingat viewers untuk melaksanakan dzikir harian. Postingan diatur dengan Time Management ala Rosulullah SAW, mencakup beberapa aspek yaitu: pengingat dzikir, amalan harian, motivasi untuk mengeksplorasi diri sesuai passion, serta layanan konsultasi masalah yang dihadapi.

Lebih lanjut Meili menguraikan dalam memanfaatkan media sosial sebagai alat reduksi anxiety, “Remember Me” sudah seharusnya digaungkan dalam membangun, mempengaruhi, memotivasi dan menghimbau masyarakat untuk mengingat Allah SWT sebagai langkah awal mem-follow up diri. Adapun langkah yang harus dilakukan dalam merealisasi “Remember Me”: yaitu :

1. Pembuatan konten dengan memperhatikan aspek pengingat dzikir, amalan harian, motivasi untuk mengeksplorasi diri sesuai passion.

2. Spam di setiap platform digital, promosi “Remember Me” di berbagai media sosial yang dapat meningkatkan motivasi dan semangat dalam meningkatkan kualitas diri.

3. Manajemen posting media sosial yang dibuat secara rutin setiap hari dan estetik sehingga dapat mentransfer semangat. Selain itu, pelayanan konsultasi masalah perlu diatur dengan baik supaya tujuan yang diharapkan dapat tercapai.

Penulis : Humas

MELALUI KEGIATAN INKUBATOR BISNIS TAHAP 2, UPT PKPP LATIH MAHASISWA DAN PELAKU UMKM URUS IZIN PIRT

Sesuai tugas dan tanggungjawab untuk mendampingi mahasiswa dan pelaku usaha di sekitar kampus UNTIDAR untuk mengembangkan usahanya, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengembangan Kewirausahaan dan Pembangunan Pedesaan (PKPP) rutin mengadakan kegiatan Inkubator Bisnis dengan mengusung berbagai tema kewirausahaan. Jumat, 22 April 2022, UPT PKPP kembali mengadakan kegiatan Inkubator Bisnis, kali ini berupa Pelatihan Pengurusan Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT). Kegiatan dilaksanakan di Gedung H.R. Suparsono, dengan menghadirkan dua orang pembicara yaitu Hardi Prasetio Wibowo, AMK (Pemegang Kegiatan PIRT, DFI dan Penyuluh Keamanan Pangan) serta Syaifullah, S.Sos., M.Si (Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Magelang). Inkubator Bisnis Tahap 2 diikuti oleh 85 orang mahasiswa dan pelaku usaha di sekitar kampus UNTIDAR.

            Dalam sambutannya saat membuka acara, Kepala UPT PKPP, Dra. Lucia Rita Indrawati, M.Si. menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah program tahunan UPT PKPP untuk membantu mendampingi mahasiswa wirausaha  dan Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang baru akan memulai usaha dan yang sudah berjalan usahanya. Kegiatan ini juga memberikan fasilitasi dalam pengembangan usaha UMKM yang mewakili beberapa klaster di Kota maupun Kabupaten Magelang. “Hari ini kami berupaya untuk membantu mahasiswa serta pelaku UMKM sekitar UNTIDAR dalam pengajuan SPP-IRT, dengan menghadirkan narasumber dari Dinkes dan Disperindag Kota Magelang,” tutur Lucia. “UPT PKPP saat ini menjadi tumpuan menuju visi misi UNTIDAR yaitu Universitas Yang Unggul Dalam Bidang Kewirausahaan, Berbasis Sumber Daya dan Kearifan Lokal” tambahnya.

            Di masa pandemi, UMKM menjadi andalan bagi sebagian masyarakat. “Orang yang di-PHK biasanya larinya ke UMKM. Juga didukung dengan PP no 7 tahun 2021, tentang kemudahan perlindungan dan pemberdayaan koperasi dan UMKM.” ujar Syaifullah, S.Sos., M.Si. “Disperindag itu bukan segala galanya. Usaha jalan dulu saja, semaksimal mungkin sampai bisa dipasarkan kemana mana. Ijin penting, tetapi jauh lebih penting niat untuk mengembangkan usaha. Jadi terkait perizinan saat ini sudah dimudahkan. Tinggal buka Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik atau Online Single Submission (OSS),” tambahnya. Syaifullah juga memberikan penjelasan mengenai persyaratan pengajuan SPP-IRT, beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum mengajukan SPP-IRT, termasuk panduan pengajuan SPP-IRT melalui Online Single Submission Risk Based Approach (OSS RBA).

            Pemateri kedua Hardi Prasetio Wibowo, AMK menyampaikan tentang regulasi perizinan kedepan yang akan sangat ketat, karena akan bersaing dengan usaha dari luar negeri yang masuk ke dalam negeri. “Produk kita saat ini kalah dengan produk UMKM luar negeri, karenanya para pelaku usaha lokal harus banyak berbenah,” tegasnya. “Produk harus berkualitas dan terjamin, memenuhi ketentuan label yang benar, ada komposisi dari bahan yang terbanyak sampai yang terkecil, dan komposisi jangan sampai berbohong karena bisa diajukan pidana. Ketentuan label yang benar yaitu memuat keterangan produk, ada tagline atau slogan, ada kode perizinan PIRT, mencantumkan merek dagang/ branding, memuat tanggal kadaluarsa, netto berat bersih, tempat produksi, dan komposisi bahan baku.” urainya.

Melalui kegiatan Inkubator Bisnis Tahap 2 ini diharapkan mahasiswa dan pelaku UMKM memiliki pengetahuan yang cukup terkait pengajuan SPP-IRT. Selama kegiatan peserta juga diberikan kesempatan untuk melakukan praktik pengisian online dalam ajuan SPP-IRT.

Penulis : Humas

MAHASISWA UNTIDAR RAIH PERUNGGU KATEGORI INTELLIGENCE AGROTECHNOLOGY RESEARCH PAPER DI AJANG INTERNATIONAL RESEARCH INNOVATION FOR AGRITECH DEVELOPMENT 2022

Tim Basudewa yang diketuai oleh Ade Krisna Setiawan (Program Studi S1 Teknik Elektro) dan beranggotakan Ahmad Rivaldi Sultan Alfah Rezi (Program Studi S1 Teknik Mesin) dan Eka Widyawati (Program Studi S1 Ilmu Komunikasi) dengan arahan dan bimbingan dari Ibu Ir. Deria Pravitasari, S.T., M.Eng., IPM selaku Dosen Pendamping, berhasil membawa pulang medali perunggu untuk kategori Intelligence Agrotechnology Research Paper. Tim Basudewa melakukan penelitian mengenai pengaruh pancaran gelombang elektromagnetik dari radiasi sinar gamma co-60 yang diintegrasikan pada mesin screw conveyor, untuk mereduksi perkembangan dan laju infeksi patogen penyebab penyakit pascapanen pada komoditas hortikultura. Research Paper iniikut serta dalam kejuaraan International Research Innovation for Agritech Development 2022 yang diselenggarakan oleh Faculty of Agricultural Technology Brawijaya University bekerjasama dengan Agritech Research and Study Club (ARSC) dan Agritechno Business Centre (ABC).

Penelitian ini dilatarbelakangi dari permasalahan Pandemi Covid-19 yang menyebabkan kerugian hampir di semua sektor kehidupan. Sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang terdampak dari adanya pandemi covid-19 ini. Produksi sayur, buah maupun bahan pokok yang melimpah pada masa pandemi menimbulkan berbagai masalah baru, terutama dalam proses pendistribusian hasil panen yang terhambat karena adanya pembatasan sosial yang diterapkan pemerintah, sehingga berdampak pada penumpukan hasil komoditi hortikultura yang kemudian menyebabkan kerugian dipihak petani karena banyaknya hasil panen. “Terdapat beberapa alternatif untuk mengurangi kerugian yang dialami petani saat pandemi ini berlangsung, salah satunya dengan mengawetkan hasil panen menggunakan bantuan teknologi sinar gamma. Hasilnya sinar gamma akan dipancarkan sepanjang track conveyor berjalan, sehingga bahan makanan tersebut dapat teriradiasi secara maksimal,” jelas Ade Krisna. Lebih lanjut Ade menguraikan Penyinaran dengan sinar Radioisotop CO-60 atau yang lebih dikenal dengan istilah sinar gamma, terhadap bahan makanan hasil panen dalam mesin pengawet ini akan membunuh mikroba pembusuk makanan, sehingga proses ini diharapkan dapat menghambat proses pembusukan dan menambah masa simpan bahan makanan

International Research Innovation for Agritech Development 2022 merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Agritech Researh and Entrepreneurship Innovation (AGREETION) 2022 yang terbagi kedalam 3 kategori lomba, yaitu Business Model Canvas, Research Paper dan Scientific Poster. Kompetisi tahun ini mengusung Tema “Accelerating the Innovation of Agro-Industry Technology and Business’ dengan Sub-Tema : Food and Health Security, Environment Innovation, Intelligence Agrotechnology, and Sustainable Agroindustry yang telah sukses terselenggara dari tanggal 1 Februari – 27 Maret 2022 dan diikuti oleh 40 Participant University dari dalam dan luar negeri dengan total 181 manuscript submission.

Penulis : Humas