Workshop Akses Dan Submit Artikel Database Jurnal Internasional WileyMenuju Peningkatan Kualitas Publikasi Ilmiah Dosen

Magelang — Dalam rangka meningkatkan kapasitas  sumber referensi ilmiah bereputasi, sekaligus mendorong peningkatan publikasi pada jurnal internasional, Perpustakaan Untidar selenggarakan kegiatan workshop bertajuk “Akses dan Submit Artikel Database Jurnal Internasional Wiley”. Diselenggarakan di Gedung Kuliah Umum dr. H.R. Suparsono, Senin (06/10), workshop ini menghadirkan 2 narasumber ternama, yakni Dwi Janto Suandaru, Marketing Manager PT. Jasaraya Tama Jaya Buana dan Dr. Evi Widowati, S.KM., M.Kes, Kepala Pusat Pengembangan Jurnal dan Publikasi LPPM Universitas Negeri Semarang.

Dwi Janto merupakan perwakilan dari Wiley yang  membawakan materi mengenai cara efektif mengakses database jurnal Wiley. Sementara itu, Dr. Evi sebagai akademisi profesional membagikan pengalaman serta strateginya dalam menyusun serta mengirim artikel agar lolos terbit di jurnal-jurnal Wiley.

Sebagai moderator yang memandu diskusi dalam acara ini adalah Dr. Phil. Arif Budy Pratama, MPA., dosen Universitas Tidar dan penulis aktif di berbagai jurnal internasional, salah satunya Wiley.

Kepala Perpustakaan Untidar, Dr. Drs. Hari Wahyono, M.Pd. menyebut workshop ini lengkap karena menghadirkan 2 orang yang sama-sama terhubung dengan Wiley. “Tentunya ini penting juga, khususnya untuk memperluas kemudahan akses dan publikasi di Universitas Tidar ini,” lanjutnya.

Melalui workshop ini juga, diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam mendukung upaya institusi untuk meningkatkan jumlah publikasi ilmiah dosen pada jurnal internasional terindeks, sejalan dengan visi penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi. “Khususnya, apabila ada dosen yang telah aktif menulis di Wiley atau jurnal internasional lainnya,  nantinya para mahasiswa juga akan aktif mencari referensi di jurnal internasional yang telah disediakan oleh UPA Perpustakaan,” imbuh Hari.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dosen dari setiap program studi dengan tujuan memberikan pemahaman praktis mengenai pemanfaatan database jurnal dari penerbit Wiley, serta langkah-langkah strategis dalam proses submission artikel ilmiah ke jurnal-jurnal yang dikelola oleh Wiley. Tak hanya itu, sekelompok mahasiswa Untidar peraih penghargaan duta perpustakaan dan pemustaka teraktif pun turut serta mengikuti workshop ini.

Ibda Fikrina Abda, S.I.P., M.I.Kom., dosen Ilmu Komunikasi yang hadir sebagai peserta mengatakan kegiatan ini sangat bermanfaat bagi dosen yang memang sedang ditugaskan untuk penelitian dan juga bisa terbit artikel di jurnal internasional. “Apalagi pemateri juga memberikan saran, tips supaya artikel penelitian kami bisa tembus di Scopus. Terkait Wiley, kami juga akhirnya mempunyai akses jurnal internasional  yang artinya, baik mahasiswa maupun dosen, bisa memiliki referensi yang bagus, yang baik dan juga terindeks internasional,” ujarnya.

Wiley sendiri merupakan salah satu penerbit akademik terkemuka di dunia yang telah berdiri sejak tahun 1807. Dengan lebih dari 2.000 jurnal ilmiah yang mencakup berbagai disiplin ilmu—mulai dari ilmu kesehatan, sains dan teknologi, hingga ilmu sosial dan humaniora—Wiley menjadi rujukan penting bagi akademisi dan peneliti di seluruh dunia. Selain menyediakan akses ke jurnal-jurnal berkualitas tinggi, Wiley juga dikenal dengan proses editorial yang ketat dan reputasi internasional yang sangat baik.

Keunggulan lain dari Wiley terletak pada komitmennya dalam mendukung peneliti global, termasuk dari negara berkembang, untuk dapat berkontribusi dalam publikasi ilmiah bereputasi. Wiley menyediakan berbagai panduan dan dukungan teknis dalam proses submission, serta membuka peluang publikasi terbuka (open access) guna memperluas dampak penelitian. Dengan demikian, memahami cara mengakses dan memanfaatkan platform Wiley menjadi keterampilan penting bagi dosen dan peneliti.

Penulis: Ginanjar Kurniawan

Editor: Yasmin

Tim Dosen Untidar Tingkatkan Kapasitas Mitra Fita Farm Lewat Urban Farming

Tim Dosen Untidar Tingkatkan Kapasitas Mitra Fita Farm Lewat Urban Farming

Tim Dosen Untidar Tingkatkan Kapasitas Mitra Fita Farm Lewat Urban FarmingTim dosen dan mahasiswa Universitas Tidar yang dipimpin oleh Budi Hartono, S.E., M.Sc., berhasil menyelenggarakan serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas mitra binaan Fita Farm. Kegiatan ini berlangsung di Rejowinangun Kota Magelang (19-20/07), dengan fokus utama pada pengembangan Urban Farming yang menggabungkan konsep Circular Economy dan Internet of Things (IoT), serta penguatan kapasitas usaha mikro melalui Integrated Farming dan Ekonomi Sirkular.

Hari pertama dilakukan penelitian dampak aktivitas urban farming yang telah dilaksanakan Fita Farm selama 2-3 tahun terakhir, khususnya dalam aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan. Sesi ini melibatkan sekitar 30 peserta, termasuk pemilik Fita Farm, Yuswinto, dan mitra binaannya. Budi Hartono menjelaskan, sesi ini berfokus pada analisis dampak yang lebih mendalam. “Kami ingin mengukur bagaimana urban farming memberi dampak nyata bagi kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat sekitar serta kontribusinya terhadap kelestarian lingkungan,” jelasnya.

Selama sesi ini, para peserta juga mempelajari penerapan teknologi IoT dalam pertanian perkotaan. Ir. Johan Pamungkas, M.T., S.T., dosen Elektro yang turut berperan mengajarkan aspek teknologi dalam program ini menyebut IoT memungkinkan kita untuk memantau kondisi tanaman serta kebutuhan air dan nutrisi secara real-time. “Selain itu, teknologi ini juga mendukung pengelolaan sampah organik di Fita Farm, yang diolah menjadi pakan untuk ayam dan lele menggunakan maggot, sehingga mengurangi limbah dan meningkatkan hasil pertanian,” imbuhnya.

Hari kedua, fokus beralih pada peningkatan kapasitas para mitra binaan yang berstatus UMKM. Sesi ini memberikan wawasan tentang pengembangan model bisnis berbasis ekonomi sirkular dan peningkatan efisiensi usaha mikro. “Kami mendalami bagaimana Fita Farm bisa memperluas kapasitas usahanya dengan memanfaatkan teknologi dan prinsip-prinsip keberlanjutan,” lanjut Budi Hartono. Peserta juga terlibat dalam sesi perencanaan kelompok yang membahas pengembangan usaha mereka dalam lima tahun mendatang dengan pendekatan yang lebih terintegrasi dan ramah lingkungan.

Di tempat yang sama, Yenny, mahasiswi pendamping yang juga menjadi asisten dosen dalam program ini memberikan testimoni postif mengenai kegiatan ini. “Bergabung dalam kegiatan ini memberi kami wawasan langsung mengenai tantangan dan peluang dalam mengelola urban farming di lapangan. Kami juga belajar bagaimana mengelola sampah organik dengan maggot untuk mendukung pertanian yang lebih ramah lingkungan,” sebutnya. Para mahasiswa juga berperan aktif dalam membantu peserta merancang solusi untuk meningkatkan kapasitas usaha mereka.

Diskusi lanjutan diadakan di TPS3R Tuksongo, Kecamatan Borobudur, Sabtu (23/08). Diskusi ini mengundang berbagai pihak, termasuk pengelola TPS3R dan mitra Fita Farm, yang membahas strategi pengembangan urban farming serta penguatan UMKM di wilayah perkotaan. “Kami berharap masukan dari diskusi ini bisa menjadi dasar untuk kebijakan yang mendukung keberlanjutan dan pengembangan ekonomi sirkular,” ungkap Yuswinto.

Dengan program ini, Universitas Tidar berkomitmen untuk terus mendukung pemberdayaan masyarakat, terutama mitra binaan Fita Farm, dalam mengembangkan potensi urban farming yang berkelanjutan. “Sinergi antara dunia akademik dan komunitas ini akan menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat perekonomian lokal,” tutup Budi Hartono.

Penulis: Budi Hartono

Editor: Danu Wiratmoko

Dokumentasi Bersama Peserta Bank Jateng Volleyball 2025

Sportivitas dan Semangat Olahraga, Untidar Resmi Buka Bank Jateng Volleyball 2025

Dokumentasi Bersama Peserta Bank Jateng Volleyball 2025
Magelang – Universitas Tidar (Untidar) memprakarsai kegiatan turnamen bola voli antar BEM Perguruan Tinggi se-Kedu Raya. Pembukaan event ini digelar pada Sabtu (13/9) di Gor Samapta Kota Magelang. Upacara pembukaan dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Untidar, Pimpinan Bank Jateng Koordinator Magelang, Ketua KONI kota Magelang, Ketua PBVSI kota Magelang, Kepala BAKK Untidar, dan segenap
official dari Perguruan Tinggi yang berlaga.

Turnamen ini diikuti oleh 13 tim dari Perguruan Tinggi se-Kedu Raya dan berlangsung selama dua hari, pada tanggal 13-14 September 2025. Kegiatan ini terselenggara melalui kerja sama antara Untidar dengan Bank Jateng Cabang Koordinator Magelang sebagai bentuk sinergi antara perguruan tinggi dengan mitra eksternal.

Prof. Dr. Parmin, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa kompetisi ini bukan sekadar ajang olahraga, melainkan sarana mempererat hubungan antar mahasiswa. “Untidar mempioniri kompetisi ini yang agendanya untuk mahasiswa, khususnya pengurus BEM. Tujuannya agar ada silaturahmi yang lebih kuat antar mahasiswa PT se-Kedu Raya, menyalurkan energi di lapangan, berprestasi, serta menjunjung sportivitas.” Jelasnya.

Dukungan juga disampaikan oleh pemimpin Bank Jateng Cabang Koordinator Magelang, Tri Nugroho, yang menilai kegiatan ini sebagai bentuk sinergi positif. “Kami dari Bank Jateng memberikan support karena Bank Jateng sudah bekerjasama secara institusi, sudah cukup lama sehingga apapun yang menjadi kegiatan Untidar, nanti sebagai pionir barangkali perguruan tinggi se wilayah Kedu Raya ini bisa membangun sinergi positif perguruan tinggi yang lain,” ungkapnya.

Salah satu peserta, Bagus Priyanto, merasa senang dan mengungkapkan rasa terima kasih serta apresiasi kepada Untidar sebagai tuan rumah. “Senang sekali, terutama saya berterima kasih kepada Universitas Tidar karena menyelenggarakan turnamen bola voli, sehingga kami bisa ikut berpartisipasi, karena biasanya voli sudah jarang di jaman sekarang.” Pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, Universitas Tidar berharap Bank Jateng Volleyball 2025 dapat menjadi agenda tahunan yang tidak hanya menumbuhkan semangat sportivitas, tetapi juga memperkuat jejaring antar mahasiswa dan perguruan tinggi se-Kedu Raya, sekaligus membangun citra positif generasi muda yang kompetitif dan berdaya saing.

Penulis: Aghna

Editor: Humas Untidar

Wujudkan Tri Dharma, Dosen Untidar Bersama Disporapar Kota Magelang Gelar Pelatihan Bos Muda

Wujudkan Tri Dharma, Dosen Untidar Bersama Disporapar Kota Magelang Gelar Pelatihan Bos Muda

 

Wujudkan Tri Dharma, Dosen Untidar Bersama Disporapar Kota Magelang Gelar Pelatihan Bos Muda

 

Magelang – Dosen Universitas Tidar menunjukkan peran aktifnya dalam mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kolaborasi dengan Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Magelang, dalam Pelatihan Bos Muda Batch II yang digelar pada Selasa (26/8) di Mangkujo (Magelang Kuda & Joglo), Bandongan.

 

Kegiatan ini melibatkan 35 peserta dengan rentang umur 16 sampai dengan 29 tahun. Kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan, dilanjutkan materi kewirausahaan, pendampingan penyusunan ide bisnis, serta praktik menyusun Business Model Canvas (BMC).

 

Dosen S1 Agribisnis sekaligus Ketua Panitia, Adhi Surya Perdana, S.P., M.Sc., menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. “Sebagai dosen, kami memiliki rutinitas Tri Dharma. Kegiatan ini menjadi wujud pengabdian dengan bersinergi bersama Disporapar dan terjun langsung mendampingi pemuda Kota Magelang,” ungkapnya.

 

Sebagai trainer, Budi Hartono, S.E., M.Sc., dosen Prodi S1 Manajemen menekankan pentingnya proses dalam membangun usaha. “Membuat bisnis tidak hanya membuat bisnis langsung, tapi setidaknya mereka melakukan survei dulu, observasi, membuat ide yang berbeda, menganalisis, barulah akhirnya mendirikan bisnis tersebut,” jelasnya.

 

Dari pihak Disporapar, Yulis Hindarwati, S.Sos., menegaskan bahwa pendampingan dosen Untidar memberi nilai lebih. “Sinergi ini mendorong pemuda tidak hanya mencari kerja, tapi juga mampu menciptakan lapangan kerja,” katanya.

 

Dwi, salah satu peserta, turut menyampaikan kesan dan harapan yang positif terhadap kegiatan ini. “Kesannya seru, dan harapannya semoga tetap konsisten dan acaranya makin seru-seru.” Ungkap Dwi.

 

Melalui kegiatan ini, Untidar berharap kontribusi dosen dalam program-program serupa dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak pemuda Magelang yang tumbuh menjadi wirausahawan muda kreatif dan berdaya saing.

 

Penulis : Aghna Nur Sabrina

38 Anggota DWP Untidar Resmi Dilantik: Siap Jalankan Program Pendidikan, Ekonomi, dan Sosial Budaya

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Tidar resmi dilantik oleh Ketua DWP Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui zoom meeting, bertempat di Gedung Kuliah Umum (GKU) dr. H.R. Suparsono, Kampus Tuguran, Rabu (20/08). Pelantikan ini menjadi momen penting karena untuk pertama kalinya DWP Untidar memiliki kepengurusan resmi di tingkat universitas dengan masa bakti 2024–2029.

Sebanyak 38 pengurus DWP Untidar mengikuti prosesi pelantikan bersama DWP dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Prosesi ini sekaligus menandai legalitas dan pengakuan resmi atas keberadaan organisasi tersebut di lingkungan Untidar.

Ketua DWP Untidar, Ibu Sri Tuwasti, menyampaikan bahwa pelantikan ini menjadi momen awal bagi pengurus untuk lebih terarah dalam menjalankan program.

“Dengan adanya pengukuhan ini, kepengurusan DWP Untidar telah sah dan resmi. Kami siap melaksanakan berbagai program yang sudah direncanakan bersama, meliputi bidang pendidikan, ekonomi, dan sosial budaya,” ungkapnya.

Program DWP Untidar nantinya mencakup kegiatan di bidang pendidikan seperti bantuan untuk putra-putri yatim/piatu pegawai Untidar serta seminar parenting. Di bidang ekonomi, DWP berencana mengadakan bazar bulanan dengan produk dari anggota. Sementara bidang sosial budaya diisi dengan kegiatan santunan anak yatim, nasi Jumat berkah di Masjid Kampus Sidotopo dan Tuguran, serta kegiatan seni seperti hadroh, paduan suara, dan karawitan.

Ibu Sri Tuwasti menegaskan pentingnya sinergi seluruh pengurus dalam menjalankan program.

“Saya sangat berharap kita semua dapat menjalin kerjasama, saling mendukung, dan melaksanakan program yang telah direncanakan bersama agar DWP Untidar benar-benar mampu memberikan manfaat nyata. Tidak hanya bagi anggota dan keluarganya, tetapi juga bagi masyarakat sekitar serta mendukung tujuan pembangunan bangsa menuju kesejahteraan dan pendidikan yang berkeadilan,” tutupnya.

Penulis : Aghna Nur Shabrina

Sambut Sukacita dan Damai Natal, Keluarga UKMK Universitas Tidar Sampaikan Kasih dan Harapan Melalui Perayaan Natal 2024

Natal adalah momen penuh sukacita, damai, dan pengharapan yang dirayakan umat Kristiani setiap tahunnya untuk memperingati kelahiran Tuhan Yesus Kristus. Mengusung tema “Hope, Peace, & Joy in Our God”, Keluarga Unit Kegiatan Mahasiswa Kristiani (UKMK) Universitas Tidar mengadakan Perayaan Natal 2024 pada Sabtu (7/12) di Gedung Kuliah Umum (GKU) dr. H. R. Suparsono Universitas Tidar. Perayaan dimulai dengan ibadah yang dipimpin oleh Pendeta Andreas Kurniawan, yang menyampaikan khotbah dari Roma 15:13. Dalam khotbahnya, Pendeta Andreas menekankan bahwa pengharapan sejati ada di dalam Tuhan Yesus Kristus yang mengalahkan kematian dan membawa sukacita serta kehidupan yang penuh rasa syukur.

Penyalaan lilin simbolis juga dilakukan oleh perwakilan mahasiswa dan pembina, melambangkan harapan, damai, dan kasih yang memancar di hati setiap umat Kristiani. Acara ini turut dimeriahkan oleh berbagai penampilan mahasiswa UKMK, seperti nyanyian, tarian, dan permainan interaktif yang melibatkan seluruh peserta. Dua pembawa acara yang penuh semangat memandu jalannya kegiatan, menciptakan suasana hangat dan menyenangkan di tengah-tengah keluarga besar UKMK. Dalam sambutannya, Wahyu Andriyanto, S.A., Kepala Bagian Akademik Universitas Tidar yang mewakili Rektor Universitas Tidar, menyampaikan pentingnya menjadikan perayaan ini sebagai momen untuk menciptakan suasana sukacita dan damai di lingkungan akademik. “Perbedaan bukanlah hambatan, tetapi kekayaan yang harus kita syukuri. Melalui Natal ini, mari kita menjadi teladan bagi civitas akademika Universitas Tidar,” ujarnya.

Ketua Pelaksana, Remundaria Sinaga, mengungkapkan harapannya agar perayaan Natal ini menjadi pengingat bagi mahasiswa untuk tetap menaruh harapan, damai, dan cinta kasih kepada Tuhan di tengah kesibukan sebagai mahasiswa. Sementara itu, Ketua UKMK, Presidentael, menambahkan bahwa Natal adalah waktu untuk merayakan ulang tahun Tuhan Yesus sekaligus momen untuk memperbaharui semangat dan harapan baru. Sebagai penutup, Indira Indira Swasti Gama Bhakti, S.H., M.H., yang merupakan pembina UKMK, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh panitia dan peserta yang telah berkontribusi dalam menciptakan perayaan yang penuh makna ini. “Melalui acara ini, kita semua diingatkan untuk terus memancarkan kasih dan sukacita di tengah kita semua,” tuturnya.

Perayaan Natal 2024 Universitas Tidar tidak hanya menjadi ajang perayaan keagamaan, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan dan memperkuat nilai-nilai cinta kasih di antara sesama. Natal kali ini menjadi pengingat bahwa di dalam Tuhan, selalu ada harapan, damai, dan sukacita yang abadi.

 

Penulis : Ruth Erica Margaret

Antusias, Siswa Siswi SMA/SMK/MA Donorojo Jepara Kunjungi Stand UNTIDAR di Ajang Smansado Campus Expo IKABA 2022

Sebagai upaya untuk mengenalkan program studi dan berbagai keunggulan yang dimiliki, UNTIDAR mengikuti kegiatan Smansado Campus Expo IKABA 2022. Kegiatan ini digagas oleh Alumni SMA Negeri 1 Donorojo Jepara dengan melibatkan 44 perguruan tinggi negeri maupun swasta di Jawa Tengah dan DIY, dengan tujuan untuk memberikan informasi lengkap terkait jalur masuk perguruan tinggi, pilihan program studi, biaya pendidikan, beasiswa, tempat tinggal  dan lain sebagainya.

            Saat ini masa penerimaan mahasiswa baru telah dimulai. Diawali dengan Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), dilanjutkan dengan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Perguruan tinggi baik negeri maupun swasta tentunya juga membuka jalur seleksi mandiri bagi calon mahasiswa. Untuk itulah perlu dilakukan sosialisasi, agar bisa membantu calon mahasiswa menentukan pilihan tempat kuliah sesuai dengan minat dan kemampuan sosial ekonomi.

            Ribuan siswa/i kelas 12 terlihat begitu antusias untuk mendapatkan informasi terkait Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) tahun 2022, tak terkecuali informasi PMB UNTIDAR. Seperti halnya tahun lalu, tahun ini UNTIDAR membuka 4 jalur seleksi yaitu Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), Seleksi Mandiri Jalur Prestasi (SMJP) dan Seleksi Mandiri Ujian Tulis (SMUT). Daya tampung keseluruhan adalah 3275 mahasiswa. Pengunjung Smansado Campus Expo IKABA 2022 bisa mendapatkan informasi lengkap mengenai UNTIDAR yang dikemas dalam bentuk booklet. Selain booklet, pengunjung campus expo yang mengunjungi stand UNTIDAR juga berkesempatan mendapatkan berbagai menchandise menarik seperti kipas, tumbler dan jam dinding.

Kholisotun Nikmah, salah satu pengunjung campus expo menyatakan begitu senang bisa mendapatkan informasi lengkap seputar PMB UNTIDAR. “Campus Expo ini sangat membantu saya mendapatkan informasi yang saya butuhkan. Kebetulan saya memang sangat berminat untuk melanjutkan studi ke UNTIDAR,” katanya.

UNTIDAR terus berupaya untuk memberikan berbagai informasi terkait program akademik dan sistem penerimaan mahasiswa baru yang bisa menjangkau semua kalangan. Selain melalui campus expo dan sosialisasi ke sekolah,  informasi tentang UNTIDAR juga bisa diakses melalui website https://untidar.ac.id, https://um.untidar.ac.id, dan berbagai platform media sosial yaitu instagram universitastidar, fanspage Universitas Tidar dan twitter untidar.

Penulis : Humas

Mahasiswa Pendidikan Biologi FKIP UNTIDAR Kembangkan Ekowisata di Sekitar Candi Selogriyo

Candi Selogriyo terletak di Dusun Campurejo, Desa Kembangkuning, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang. Candi ini memiliki keunikan, yaitu terletak di kaki Bukit Giyanti dan Bukit Condong, dengan pemandangan yang sangat indah. View paling ikonik adalah adanya terasering seperti di Ubud Bali. Hal ini menjadi kelebihan dari Candi Selogriyo.

Sudah banyak terobosan dilakukan di sekitar kawasan Candi Selogriyo untuk mengembangkan wisata candi ini. Namun dalam pelaksanaan secara keseluruhan belum berjalan sempurna. Di kawasan luar candi yaitu di sekitaran jalan menuju candi masih banyak hal yang perlu diperbaiki, seperti banyak ditemukan kayu dan sampah organik yang berserakan. Hal ini tentu akan mengurangi keindahan candi. Permasalahan lain adalah sarana dan prasarana ke candi yang kurang memadai dan akses menuju candi yang belum terkondisi.

Banyaknya masalah yang belum teratasi dikarenakan faktor pendanaan dan masyarakat yang belum sadar serta belum mampu mengelola potensi desa dengan baik. Padahal di desa Campurejo terdapat beberapa usaha yang bisa dikembangkan yaitu keset dari kain perca, kopi khas Dusun Campurejo, dan kerajinan anyaman besek. Berdasarkan latar belakang inilah Dian Pangestuti bersama dengan tim yang kesemuanya adalah mahasiswa program studi Pendidikan Biologi yaitu Yuni Anisa Widiyanti, Tri Wahyuningsih, Meyta Adi Triyani, Yuda Fahrurozi, Aulia Salsabilla, Dewi Febriyana, Akhmat Sofiyan, Erik Setiawan dan Ivana Riqoh Aprilia berinisiatif untuk mengembangkan sebuah konsep wisata yang mampu meningkatkan jumlah pengunjung Candi Selogriyo sekaligus memberikan alternatif peningkatan ekonomi masyarakat sekitar.

Jika melihat dari potensi-potensi yang ada di Desa Kembangkuning maka pengembangan ekowisata sangat cocok untuk dilakukan. “Sasaran program adalah mereka yang  tidak memiliki pekerjaan tetap atau pengangguran, namun dapat berkontribusi dan berkomitmen dalam kegiatan pemberdayaan dari awal hingga akhir program. Diperlukan juga tokoh masyarakat yang bertugas menjadi pengurus, misalnya pemuda karang taruna atau aparat desa untuk  membantu kelancaran pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat ini. Masyarakat disini harus berperan aktif karena hal ini akan membantu pengembangan baik untuk masyarakatnya dan juga untuk desanya, terutama untuk wisata Candi Selogriyo yang bisa semakin dikenal”, jelas Dian.

“Tahap awal adalah perencanaan program, meliputi persiapan alat dan bahan, pembentukan pengurus/kelompok, proses perizinan, dan sosialisasi program kepada masyarakat. Keberlanjutan program akan terlaksana dengan adanya pembentukan satgas atau karang taruna yang sinergis. Setelah persiapan kami mengadakan sosialisasi dengan menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Peserta dalam sosialisasi merupakan masyarakat sasaran yang sudah ditentukan sesuai dengan kriteria dan tokoh-tokoh masyarakat di Dusun Campurejo. Tahap selanjutnya adalah pembinaan dan pelatihan dengan menggunakan metode pendampingan, bekerja sama dengan  pihak terkait. Pelaksanaan program yaitu dengan pengembangan ekowisata yang terdiri atas penambahan rice field tourism, spot selfie, UMKM-Corner dan pementasan kesenian Jathilan. Program ini dilakukan untuk menarik minat pengunjung Candi Selogriyo. Tak lupa kami melakukan kegiatan pemasaran dengan cara promosi melalui sosial media serta menyebarkan brosur di jalan-jalan atau di tempat umum. Dengan promosi ini maka orang-

orang mengetahui bahwa di candi terdapat spot selfie yang indah. Promosi melalui media sosial diharapkan mampu menarik banyak pengunjung terutama kamu millenial. Luaran yang ingin kami capai adalah Candi Selogriyo berkembang menjadi ekowisata, ekonomi warga Dusun Campurejo bisa meningkat dan terjalinnya kemitraan antara desa dan UNTIDAR”, urai Dian.

“Kami senang karena proposal kami lolos seleksi Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa sehingga mendapatkan pendanaan dari Kemendikbudristek. Kami jadi bersemangat turut andil dalam upaya pemberdayaan masyarakat di Dusun Campurejo, Desa Kembangkuning Windusari Magelang”, pungkas Dian.

Penulis : Tri Endah Retno Kusumaningrum

TIGA TENDIK UNTIDAR IKUTI DIKLAT TEKNIS PENGELOLAAN ARSIP DINAMIS

3 orang tenaga kependidikan di lingkungan Universitas Tidar yaitu Bambang Triono, Misbahudin, dan Widayanto Eko Nugroho, S.E., M.M.  mengikuti Diklat Teknis Pengelolaan Arsip Dinamis yang diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Kearsipan Arsip Nasional Republik Indonesia, tanggal 23-26 Maret 2021.

Diklat yang dibuka oleh Plt. Kepala ANRI, M.Taufik ini, dilakukan dengan metode distance learning dan diikuti oleh 31 orang peserta dari berbagai instansi. Turut hadir dan memberikan laporan penyelenggaraan diklat, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kearsipan, Desi Pratiwi.

Diklat ini bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan bagi peserta dalam mengelola arsip dinamis, yaitu arsip yang digunakan secara langsung dalam kegiatan pencipta arsip dan disimpan selama jangka waktu tertentu. Ruang lingkup materi diklat meliputi kegiatan penciptaan arsip, penggunaan, dan pemeliharaan. Setelah mengikuti diklat ini, peserta diklat diharapkan mampu memahami konsep dan ruang lingkup serta menerapkan pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan arsip dinamis sesuai kaidah dan prinsip-prinsip kearsipan di masing-masing instansi.

3 orang peserta dari UNTIDAR ini, diproyeksikan menjadi calon tenaga PPPK. Bambang Triono menjadi Arsiparis Terampil, Misbahudin menjadi Arsiparis Terampil, dan Widayanto Eko Nugroho, S.E., M.M. menjadi  Analis SDMA Ahli Pertama. (TIM HUMAS)

Tim Humas UNTIDAR

INAUGURASI UNTIDAR 2020 “GALADARMA”

TEMA INAUGURASI 2020

Halo Tidar Muda
Inaugurasi merupakan puncak acara dari rangkaian PKKMB yang wajib diikuti oleh mahasiswa baru di tingkat Universitas Tidar. Inaugurasi tahun 2020 mengangkat tema “GALADARMA” yang berarti Perayaan Tidar Muda. Gala sendiri memiliki arti “Perayaan”, dan Darma merupakan akronim dari kata “Tidar Muda”. Sedangkan tagline dari acara ini adalah “Celebration Through The Distance” atau perayaan dari kejauhan.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Inaugurasi tahun ini akan diselenggarakan dengan konsep yang baru dan menarik.

KEPANITIAAN

TATA TERTIB

TATA TERTIB INAUGURASI 2020

?????

TUGAS

Halo Tidar Muda!
Salam Galadharma!

Untuk meramaikan dan memeriahkan Inaugurasi Untidar 2020, diberitahukan kepada Mahasiswa Baru Untidar 2020 untuk membuat video dengan tema “One Day One Milk”. Adapun ketentuan pembuatan video dapat di akses pada link https://s.id/KetentuanSTHChallenge

Tiap satu video yang dibuat akan membantu untuk kegiatan sosial bagi anak-anak panti asuhan/yayasan dan masyarakat pengungsian.
Daaan, biar kalian makin semangat bikin videonya, ada reward menarik juga lho untuk kategori video terbaik dan terkreatif.

Jangan lupa dimasa pandemi seperti ini kita harus tetap menjaga kesehatan tubuh kita dengan mengkonsumsi makanan dan minuman bergizi salah satunya mengkonsumsi susu #FrisianFlag☺️
Tetap semangat dan selalu jaga kesehatan yaa!

Catatan: Setelah kalian mengupload video di feed instagram masing-masing diharap mengisi form pada link https://bit.ly/PengumpulanPenugasanVideoSusuFrisianFlag sebagai bukti pengumpulan.

RUNDOWN ACARA

RUNDOWN INAUGURASI 2020

?????

PENGISI ACARA – OPEN TALENT

NUSANTARA BERBICARA

 

Nah, buat kalian yang masih penasaran acaranya, yokk follow up informasi selanjutnya melalui
Instagram : @inaugurasi_untidar
Narahubung
082242079262 (Siti Utari)
#InaugurasiUntidar2020
#Galadarma