Universitas Tidar Terima Kunjungan dari Universitas Musi Rawas, Bahas Proses Perubahan Status dari PTS ke PTN

Magelang – Universitas Musi Rawas, Sumatera Selatan, melakukan kunjungan ke Universitas Tidar dalam agenda studi proses perubahan status dari perguruan tinggi swasta ke perguruan tinggi negeri,  di Ruang Rapat Rektorat, Kampus Tuguran, Selasa (25/11).

Kegiatan dihadiri oleh Rektor Universitas Tidar, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si; Rektor Universitas Tidar Tahun 2007-2018, Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd; Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja sama, Drs. Giri Atmoko, M.Si; beserta jajarannya.

Sedangkan dari Universitas Musi Rawas, turut hadir Rektor Universitas Musi Rawas, Prof. Dr. Ir. Eddy Ibrahim, M.S., CP., IPU., ASEAN.Eng., APEC.Eng., ACPE; Wakil Rektor II, Dr. Wartono, S.P., M.Si; Direktur Pascasarjana, Dr. Ir. John Bimasri, M.Si; Asisten Ahli II Kabupaten Musi Rawas/Sekretaris Yayasan, H. Mukhlisin, S.H., M.H; dan Wakil Sekretaris YPPT-BSMR, Rehal Ikmal, S.H., M.Si.

Kegiatan dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pemutaran video profil Untidar dan Universitas Tidar Magelang (UTM), dilanjutkan dengan sambutan Rektor Universitas Tidar, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si., yang menyampaikan puji syukur serta ungkapan hormat kepada para tamu yang hadir.

“Pertama-tama saya ucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak dan Ibu dari Musi Rawas yang telah datang jauh-jauh menuju Magelang.” Ungkapnya

Beliau melanjutkan dengan penjelasan mengenai proses panjang transformasi Untidar dari perguruan tinggi swasta menjadi negeri, sekaligus membagikan pengalaman yang relevan bagi institusi lain yang sedang menempuh proses serupa

“Terkait niat untuk belajar mengenai proses perubahan status dari swasta ke negeri, kami tentu dengan senang hati akan berbagi informasi sesuai yang kami ketahui. Ada beberapa kunci penting yang kami pelajari dari proses itu, yaitu kekompakan tim, kesungguhan dalam berjuang, hubungan baik dengan para pemangku kepentingan, serta ikhtiar yang tidak berhenti,” tuturnya.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Ir. Eddy Ibrahim, M.S., CP., IPU., ASEAN.Eng., APEC.Eng. menyampaikan rasa syukur atas penerimaan yang hangat dari Universitas Tidar. Ia menjelaskan bahwa kunjungan ini menjadi momentum penting bagi Universitas Musi Rawas untuk belajar secara langsung mengenai proses dan tahapan menuju perubahan status dari PTS menjadi PTN. 

“Kami merasa bersyukur bisa hadir dan diterima dengan sangat baik hari ini. Kami ingin banyak belajar tentang apa saja yang harus kami persiapkan, langkah-langkah yang harus dilakukan, serta peran pemerintah daerah dan yayasan dalam proses menuju penegerian. Kami berharap pertemuan ini menjadi awal yang baik bagi kami untuk menimba ilmu, memahami kebutuhan administratif, politis, dan teknis, agar kami dapat mempersiapkan Universitas Musi Rawas dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd., Rektor Universitas Tidar Tahun 2007-2018, menyampaikan apresiasi atas kedatangan rombongan Universitas Musi Rawas. Ia mengenang perjalanan panjang Untidar dari perguruan tinggi swasta hingga akhirnya berhasil dinegerikan, sebuah proses yang membutuhkan ketekunan, kekompakan, dan perjuangan kolektif selama bertahun-tahun. 

“Pengalaman kami saat masih swasta sangat tidak mudah. Jumlah mahasiswa sedikit, kondisi kampus pun penuh keterbatasan. Perjuangan penegerian dimulai sejak 2005, melalui banyak tantangan, hingga akhirnya terwujud berkat kerja keras semua pihak dan dukungan berbagai tokoh,” ujarnya. 

Universitas Tidar berharap kunjungan ini dapat menjadi langkah awal yang kuat dalam membangun kolaborasi berkelanjutan antara kedua perguruan tinggi, dan berharap Universitas Musi Rawas dapat memeroleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai langkah-langkah strategis, kebutuhan administratif, dukungan pemerintah daerah, hingga koordinasi lintas pemangku kepentingan yang diperlukan dalam proses perubahan status dari PTS menjadi PTN.

Penulis: Aghna Nur Shabrina

Editor: Humas Untidar

Puncak Acara KMI Expo XVI 2025 Berlangsung Meriah, Puluhan Inovator Muda Raih Penghargaan Nasional

 

Magelang – Malam Puncak sekaligus Awarding Night KMI Expo XVI 2025 sukses diselenggarakan pada Jumat malam (21/11) di panggung utama, Kawasan Kampus Sidotopo, Universitas Tidar. Ajang penghargaan terbesar bagi wirausaha mahasiswa tingkat nasional ini menobatkan puluhan inovator muda dari berbagai kategori, sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan dampak usaha yang dikembangkan.

Acara puncak dihadiri oleh jajaran pimpinan perguruan tinggi, perwakilan pemerintah daerah, juri nasional, delegasi peserta KMI Expo, dosen, tenaga kependidikan, hingga masyarakat umum. Suasana semakin meriah dengan dukungan tata panggung megah dan penampilan hiburan yang mengisi rangkaian acara, dimulai dengan penampilan oleh Paduan Suara Mahasiswa Grandio Sonora Tidar (PSM GST) membawakan lagu Ahtoi Porosh dan Yamko Rambe Yamko.

Sebelum sesi awarding dimulai, acara diawali dengan laporan dari Ketua Pelaksana KMI Expo XVI 2025, Prof. Dr. Parmin, S.Pd., M.Pd., yang mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya KMI Expo di Untidar, “alhamdulillah kita semua bersyukur kegiatan KMI Expo XVI tahun 2025 di Universitas Tidar berjalan dengan sangat baik, sangat lancar.” Ungkapnya. Ia juga menyampaikan bahwa banyak pengunjung antusias terhadap kegiatan ini. “Hasil catatan dari among tamu penerima tamu, teman-teman Satpol PP menghitung pengunjungnya total 13.000.” Tambahnya.

Dilanjutkan sambutan dari Rektor Universitas Tidar, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si. menyampaikan rasa terima kasihnya terhadap seluruh elemen masyarakat. “Terima kasih atas kehadiran Bapak Ibu sekalian. Ini suatu event yang sungguh menjadi karunia, berkah bagi kami, terutama bagi Untidar karena memang kampus kami membawa misi untuk memajukan bidang kewirausahaan dan kebudayaan.” Jelasnya.

Sesi sambutan ditutup oleh Direktur Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Dr. Beny Bandanadjaja, S.T., M.T., yang menyatakan bahwa KMI Expo ini merupakan ajang untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam berwirausaha, “bentuk kewirausahaan adalah salah satu bentuk pendidikan yang perlu kita kembangkan dan perlu kita jalankan di dalam melaksanakan pendidikan tinggi. Oleh karena itu, tentunya kita perlu mempersiapkan lulusan-lulusan yang siap menjadi para wirausahawan,” tuturnya.

Ia juga mengucapkan apresiasinya terhadap Untidar sebagai tuan rumah,  “tentunya kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pak Rektor Universitas Tidar, Pak Wakil Rektor Universitas Tidar yang telah mempersiapkan acara yang luar biasa yang sangat meriah, 13 ribu itu bukan hal yang mudah,” ungkapnya.

 

Universitas Tidar meraih kemenangan pada 3 kategori lomba pada KMI Expo Tahun ini diantaranya Juara Harapan 2 pada kategori Lomba Stand Up Comedy; Juara 3 pada kategori Makanan dan Minuman (A) Tahapan Awal dengan inovasi “Es Herbalicious Inovasi Kuliner Es Krim Jamu Untuk Menjaga Tradisi Dan Kesehatan”  dan Juara 2 kategori Budidaya Tahapan bertumbuh dengan inovasi “SarwoMendho Circular Economy dalam Peternakan Domba dan Kambing Melalui Pemanfaatan Limbah  Menjadi Pupuk Organik dan Pakan Jangkrik”.

Pengumuman pemenang dilaksanakan secara bertahap berdasarkan kategori lomba. Berikut kategorinya:

Pemenang

Perguruan Tinggi

1. Lomba Stand Up Comedy

Juara 1

Universitas Tadulako

Juara 2

Universitas Yudharta Pasuruan

Juara 3

Universitas Hasanuddin

Juara Harapan 1

Universitas Muhammadiyah Malang

Juara Harapan 2

Universitas Tidar

Juara Harapan 3

Universitas Teuku Umar

2. Lomba Kirab Budaya

Juara 1

Universitas Gadjah Mada

Juara 2

Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta

Juara 3

Universitas Pendidikan Indonesia

Juara Harapan 1

Institut Seni Indonesia Surakarta

Juara Harapan 2

Universitas Jambi

Juara Harapan 3

Universitas Dian Nuswantoro

3. Lomba Stand Terbaik

Juara 1

Universitas Gadjah Mada

Juara 2

Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Juara 3

Universitas Brawijaya

Juara Harapan 1

Universitas Santo Borromeus

Juara Harapan 2

Universitas Negeri Malang

Juara Harapan 3

Universitas Palangka Raya

4. Kategori Bisnis Digital – Tahapan Awal

Juara 1

Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Inovasi : FounderHub Platform Edukasi Bisnis All in One Berbasis Personalized Learning Path

Juara 2

Universitas Dian Nuswantoro

Inovasi : Exantara Platform Digital Ekspor Berbasis SaaS Memberdayakan UMKM untuk Menembus Pasar Global

Juara 3

Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Inovasi : ZappOn SuperApp Layanan Transportasi Listrik Berbasis Mobile Untuk Mendukung Green Lifestyle

Juara Harapan 1

Politeknik Elektronika Negeri Surabaya

Inovasi : HAGE Portal Digital untuk Game Edukasi Kreativitas dan Komunitas Pecinta Game

Juara Harapan 2

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Inovasi : Platform Otomasi Marketing Peningkat Engagement Berbasis Sistem Cerdas

Juara Harapan 3

Universitas Sugeng Hartono

Inovasi : Catetify Aplikasi Mobile Revolusioner untuk Optimalisasi Pencatatan dan Manajemen UMKM Berbasis Artificial Intelligence Menggunakan Metode Optical Character Recognition

5. Kategori Budidaya – Tahapan Awal

Juara 1

Universitas Diponegoro

Inovasi : BiooVermix Pupuk Organik dan Pelet Nutrisi Tinggi Guna Meningkatkan Hasil Panen serta Daya Cerna Pakan Ikan Berbasis Cacing

Juara 2

Universitas Hasanuddin

Inovasi : TANAHMU Inovasi Pupuk Berbasis Limbah Cangkang Tiram Cangkang Telur dan Daun Gamal sebagai Solusi Rehabilitasi Lahan Sub Optimal dalam Upaya Peningkatan Produktivitas Pertanian

Juara 3

Universitas Negeri Yogyakarta

Inovasi : ChickenZ Telur Omega 3 berbasis Smart Farming untuk Kemandirian Pangan dan Regenerasi Peternak Gen Z Masa Depan

Juara Harapan 1

Universitas Negeri Semarang

Inovasi : mart Organic Fertilizer Berbasis Limbah Kotoran Ternak untuk Peningkatan Kualitas dan Nilai Jual Hasil Pertanian dalam Mendukung Ketahanan Pangan

Juara Harapan 2

Universitas Negeri Malang

Inovasi : Rekan Inovasi Suplemen High Protein berbasis Limbah Ikan Rucah dengan Kandungan Triptofan untuk Anti Kanibalisme dan Meningkatkan Hasil Panen Lobster

Juara Harapan 3

Universitas Muhammadiyah Jambi

Inovasi : CocoBaggie Pemanfaatan Limbah Ampas Tebu dan Sabut Kelapa sebagai Media Tanam Inovatif

6. Kategori Industri Kreatif, Seni, dan Budaya – Tahapan Awal

Juara 1

Universitas Tanjungpura

Inovasi : Needstrawble Inovasi Sedotan Edible Pertama dari Singkong dan Bunga Telang

Juara 2

Universitas Pendidikan Indonesia

Inovasi : RAW2WEAR Produk Fashion Berkelanjutan dengan Teknik Upcycle dan Seni pada Tekstil

Juara 3

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Inovasi : Produk Kit Batik Peningkat Kemampuan Motorik dan Kreativitas Berbasis Praktik

Juara Harapan 1

Universitas Pelita Harapan

Inovasi : Versa Memory

Juara Harapan 2

Institut Teknologi Sawit Indonesia

Inovasi : Inovasi pemanfaatan limbah pelepah kelapa sawit menjadi kemasan biodegradable berbasis Plantable Seed Paper

Juara Harapan 3

Universitas PGRI Semarang

Inovasi : Batik Matur

7. Kategori Jasa, Pariwisata, dan Perdagangan – Tahapan Awal

Juara 1

Universitas Pendidikan Indonesia

Inovasi : Titik Santai Eco Cafe Mahasiswa

Juara 2

Universitas Negeri Makassar

Inovasi : Chaospace Jasa Penyediaan Stress Out and Sharing Room untuk Pelajar Mahasiswa dan Pekerja di Mamminasata

Juara 3

Universitas Muhammadiyah Surakarta

Inovasi : Sobat Ceria Program Stimulasi Tumbuh Kembang yang Inklusif berbasis Mindfulness dan Family Co Creation

Juara Harapan 1

Universitas Negeri Yogyakarta

Inovasi : MAKE BATIK Sustainable Milineris Batik dari Limbah Kertas Semen

Juara Harapan 2

Universitas Hasyim Asy’ari Tebuireng Jombang

Inovasi : K Box Inovasi Media Pembelajaran STEAM Ramah Lingkungan dengan Jasa Edukasi Hands On dan Terintegrasi Kurikulum Nasional

Juara Harapan 3

Universitas Pendidikan Ganesha

Inovasi : Dewata Dirt Bike

8. Kategori Manufaktur dan Teknologi Terapan – Tahapan Awal

Juara 1

Universitas Sam Ratulangi

Inovasi : Lumans Bliss Teh Calming Mood Warisan Sulawesi Utara

Juara 2

Universitas Palangka Raya c

Inovasi : Inovasi Parfum Roll On EDP Minyak Atsiri Berbasis Kayu Putih Serai Wangi Gaharu dan Bibit Parfum Ekstrak Tumbuhan untuk Efek Aroma Terapi yang Mendukung Kesehatan Pernapasan dan Relaksasi

Juara 3

Universitas Jambi

Inovasi : Ecopil Inovasi Sabun Cuci Piring Ramah Lingkungan Berbasis Limbah Sabut Pinang Lerak Dan Eco Enzyme

Juara Harapan 1

Universitas Ciputra Surabaya

Inovasi : Radja Geni sebagai Inovasi Teknologi Manufaktur Briket Pipih Berkelanjutan dari Limbah Tongkol Jagung dan Sekam Padi untuk Pemberdayaan Petani Lokal

Juara Harapan 2

Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Inovasi : PACE Papuan Essence

Juara Harapan 3

Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Inovasi : Transformasi Limbah Sandblasting Dan  Tempurung Kelapa Menjadi Media  Fungsional Dalam Penangkapan Karbon

9. Kategori Makanan dan Minuman (A) – Tahapan Awal

Juara 1

Universitas Ahmad Dahlan

Inovasi : BEKAMIE Inovasi Mie Instan Sehat Berbahan Dasar Bekatul Padi Sebagai Sumber Serat Dan Free Gluten

Juara 2

Universitas Hasanuddin

Inovasi : BROTEM Alternatif Camilan Sehat Brownies  Berbasis Tempe dan Oat  dengan Pemanis Alami dari Phoenix Dactylifera

Juara 3

Universitas Tidar

Inovasi : Es Herbalicious Inovasi Kuliner Es Krim Jamu Untuk Menjaga Tradisi Dan Kesehatan

Juara Harapan 1

STIKES Pelita Ibu

Inovasi : BonKelor Kendari Inovasi Pangan Lokal Berbasis Cakalang  Katsuwonus pelamis dan Kelor Moringa oleifera untuk Pencegahan Stunting dan Penggerak Ekonomi Pesisir Sulawesi Tenggara

Juara Harapan 2

Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi

Inovasi : Choco Deles Cokelat Premium Berjiwa Budaya

Juara Harapan 3

Universitas Internasional Semen Indonesia

Inovasi : Inovasi Bisnis Makanan DEMEN PASTA Berbahan Dasar Ampas Tahu Berprotein Tinggi Sebagai Bentuk Pemanfaatan Hasil Samping Industri Tahu

10. Kategori Makanan dan Minuman (B) – Tahapan Awal

Juara 1

Universitas Negeri Semarang

Inovasi : Fortizinc Beras Tak Perlu Di Cuci Berzat Gizi Tinggi Untuk Mencegah Stunting

Juara 2

Universitas Mataram

Inovasi : TuChips Transformasi Produk Tradisional Jaje Tujak Guna Memperpanjang Umur Simpan sebagai Oleh Oleh dan Peluang Ekonomi Kreatif Mahasiswa

Juara 3

Universitas La Tansa Mashiro

Inovasi : Kukis Gembili Anti Obesitas  sebagai Pangan Fungsional Inovatif

Juara Harapan 1

Universitas Ngudi Waluyo

Inovasi : MELGALANGA Inovasi Marshmallow Rempah Kombinasi  Campuran Jahe  Kencur dan Madu Sebagai Pelega Tenggorokan

Juara Harapan 2

Universitas Teknokrat Indonesia

Inovasi : Pineboost Minuman Probiotik Ekstrak Kulit Nanas

Juara Harapan 3

Universitas Muhammadiyah Tangerang

Inovasi : Barley Healthy Coffee Inovasi Kopi Rempah Sehat dengan Kemasan Drip Bag Praktis

11. Kategori Bisnis Digital – Tahapan Bertumbuh

Juara 1

Universitas Amikom Yogyakarta

Inovasi : SkillUpKids Startup Edutech AI untuk Memaksimalkan Potensi Anak Indonesia

Juara 2

Universitas Airlangga

Inovasi : Bisnis GC Gamingstore Platform Top Up Game Online Terintegrasi yang Mendukung Para Gamers Untuk Menjadi Pro Player Pada Kejuaraan ESports Tingkat Nasional maupun Internasional

Juara 3

Politeknik Negeri Banyuwangi

Inovasi : DENTAL DIARY Smart Medical Record System Berbasis Natural Language Processing dan WhatsApp Automation Untuk Klinik Gigi Modern

Juara Harapan 1

Universitas Negeri Jakarta

Inovasi : Study Fashion Aplikasi Kursus Rancang Busana Berbasis Virtual Reality Untuk Meningkatkan Kualitas Busana Para Wirausahawan

Juara Harapan 2

Universitas Muria Kudus

Inovasi : NUTRIDEL Nutrisi Delivery Platform Digital Penyedia Makanan Sehat

Juara Harapan 3

Universitas Jenderal Soedirman

Inovasi : Ricocapital Sebagai Inovasi Edukasi Kripto Dalam Mendorong Ekosistem Cryptocurrency Yang Berkelanjutan

12. Kategori Budidaya – Tahapan Bertumbuh

Juara 1

Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Inovasi : VertiCrab Budidaya Pembesaran Kepiting Bakau Berkualitas Guna Meningkatkan Nilai Jual Kepiting Bakau Menggunakan Budidaya Kepiting Vertikal Dilengkapi Teknologi Pengendalian Air

Juara 2

Universitas Tidar

Inovasi : SarwoMendho Circular Economy dalam Peternakan Domba dan Kambing Melalui Pemanfaatan Limbah  Menjadi Pupuk Organik dan Pakan Jangkrik

Juara 3

Universitas Muhammadiyah Bone

Inovasi : Inovasi GroCoco Grow with Coconut Sawdust Substrate

Juara Harapan 1

Universitas Trunojoyo

Inovasi : SEEDMART Bibit dan Tanaman Cabai Urban Farming Solusi Ketahanan Pangan Rumah Tangga

Juara Harapan 2

Universitas Muhammadiyah Malang

Inovasi : Embik Eco Green Farm An Integrated Disability Friendly Business with Impactful Product Innovation

Juara Harapan 3

Universitas Terbuka

Inovasi : Inovasi Kampus Berdampak Dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan Melalui Peternakan Ayam Kampung Yang Terintegrasi Berbasis Komunitas Desa

13. Kategori Industri Kreatif, Seni, dan Budaya – Tahapan Bertumbuh

Juara 1

Universitas Gadjah Mada

Inovasi : CV. Mandira Heritage Group Sebagai Perusahaan Penyedia Inovasi Media Edukasi Warisan Budaya Berbasis Teknologi Digital

Juara 2

Universitas Jambi

Inovasi : Moladambi Eksistensi Budaya melalui Permainan Interaktif Sebagai Pengembangan Industri Kreatif

Juara 3

Universitas Udayana

Inovasi : PRASI Produk Suvenir Khas Bali Berbahan Dasar Daun Lontar

Juara Harapan 1

Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Inovasi : Refashioned Soluvia Ecostra Desain Fashion Kreatif Dengan Dukungan Augmented Reality

Juara Harapan 2

Universitas Riau

Inovasi : Wastra Project Pengembangan Budaya Melayu Melalui Wastra Nusantara Pada Tas Multifungsi Kemeja Dan Rok Tenun Dengan Dukungan Sumber Daya Lokal

Juara Harapan 3

Universitas Siliwangi

Inovasi : Tasik CraftCO Sustainable Fashion Etnis Kolaborasi Mendong dan Batik Khas Tasikmalaya

14. Kategori Jasa, Pariwisata, dan Perdagangan – Tahapan Bertumbuh

Juara 1

Universitas Diponegoro

Inovasi : MAKAIRA Street Coffee yang Berkelana Menebar Kebahagiaan di Setiap Sudut Jalan

Juara 2

Universitas Sam Ratulangi

Inovasi : The Condimentum Candle Gel Lilin Custom Berbahan Rempah Sulut

Juara 3

Universitas Sumatera Utara

Inovasi : Mobilized Fully Automated Photobooth untuk Optimalisasi Engagement dan Branding Industri MICE melalui Dokumentasi Interaktif Berbasis Digital

Juara Harapan 1

Universitas Agung Podomoro

Inovasi : Tiny Financiers Buku Literasi Finansial dan Dongeng Edukatif untuk Cerdas Kelola Uang Sejak Dini

Juara Harapan 2

Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Inovasi : Artamotion Layanan Pelatihan Animasi dan Ilustrasi Digital

Juara Harapan 3

Universitas Lambung Mangkurat

Inovasi : HYPERFIT Jasa Kelas Kebugaran Digital Training Course Consultant Fitness

15. Kategori Manufaktur dan Teknologi Terapan – Tahapan Bertumbuh

Juara 1

Universitas PGRI Semarang

Inovasi : AQUABOAT REBORN

Juara 2

Universitas Musamus Merauke

Inovasi : ECO PAVING BLOCK GENERASI KEDUA

Juara 3

Universitas Negeri Makassar

Inovasi : AUTO CLEAN Solusi Inovatif Untuk Perawatan Kendaraan Secara Mandiri Pada Masyarakat

Juara Harapan 1

Institut Pertanian Bogor

Inovasi : Polytree Rekayasa Produksi Biopolybag Biodegradable sebagai Solusi Pertanian Berkelanjutan

Juara Harapan 2

Universitas Mataram

Inovasi : Radiant Sea Inovasi Body Lotion dari Ekstrak Rumput Laut Padina sp Untuk Menjaga Kulit Tetap Kulit Sehat Lembab  dan Bernutrisi

Juara Harapan 3

Universitas Sebelas Maret

Inovasi : Tani Solution  Produsen Inovasi Semi Mekanisasi Alat Pertanian

16. Kategori Makanan dan Minuman – Tahapan Bertumbuh

Juara 1

Universitas Muhammadiyah Semarang

Inovasi : Valdian Cake Gluten Free dan Low Calory Berbahan Mocaf dan Stevia  Solusi Sehat Pecinta Cake

Juara 2

Universitas Palangka Raya

Inovasi : Brownchips Bawang Dayak Inovasi Olahan Bawang Dayak Eleutherine SP Dengan Kombinasi Tepung Ubi Manggala Khas Kalimantan Tengah

Juara 3

Institut Informatika Dan Bisnis Darmajaya

Inovasi : Inslove

Juara Harapan 1

Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI

Inovasi : Bun And Bean Varian Inovatif Dengan Ecofactpack Penuh Fakta Dan Cinta Bumi

Juara Harapan 2

Sekolah Tinggi Teknologi Terpadu Nurul Fikri

Inovasi : Inovasi Camilan Makaroni Macwish Dengan Cita Rasa Nusantara Untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Juara Harapan 3

Institut Teknologi Kalimantan

Inovasi : SANDAY

 

Perayaan kemenangan ditutupan dengan penampilan tamu spesial oleh OM Janema sebagai penutup acara KMI Expo XVI yang berlokasi di Kampus Sidotopo Untidar, Magelang.

Penulis: Aghna Nur Shabrina
Editor: Hardina Suryanti

Untidar Gelar Soft Opening Meriah, KMI Expo XVI 2025 Resmi Dimulai

Magelang – Universitas Tidar (Untidar) secara resmi membuka gelaran KMI Expo XVI 2025 melalui prosesi soft opening dan pemotongan pita yang dipimpin langsung oleh Rektor Untidar, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si., pada Rabu (19/11) di Kawasan Kampus Sidotopo. Pembukaan ini menjadi penanda dimulainya rangkaian pameran kewirausahaan mahasiswa terbesar di Indonesia tersebut.

Prosesi berlangsung meriah dan disaksikan oleh peserta KMI Expo dari berbagai perguruan tinggi, termasuk Tim Belmawa sejumlah 15 orang, juri sejumlah 32 orang, panitia, serta masyarakat umum. 

Turut hadir juga Wali Kota Magelang, H. Damar Prasetyono yang memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan nasional ini serta mendorong sinergi pengembangan wirausaha muda di Kota Magelang.

Prof. Dr. Parmin, S.Pd., M.Pd., Ketua Panitia KMI Expo, menegaskan bahwa KMI Expo 2025 tidak hanya menjadi ajang nasional bagi mahasiswa, tetapi juga ruang kolaborasi besar antara kampus dan masyarakat Magelang. “Makanya event KMI ini event kita bersama, kolaborasi masyarakat, pemerintah, dan warga Kota Magelang,” ujarnya. 

KMI Expo XVI hari pertama menghadirkan beragam kegiatan mulai dari pameran Expo Kewirausahaan, EKKN, pameran UMKM, hingga Gelar Karya Kampus Berdampak,yang menyajikan hasil inovasi produk, dan karya kreatif mahasiswa dari seluruh Indonesia. Kegiatan ini juga melibatkan penilaian stand oleh tim Belmawa Kemendiktisaintek. 

Pada sesi pagi, acara diawali dengan lomba mewarnai tingkat TK se-Kota Magelang, lomba menggambar tingkat SD se-Kota Magelang, serta penampilan seni dari Magelang Pantomime.

Selain pameran, hari pertama juga dimeriahkan dengan Festival Band Pelajar SMA/SMK se-Kedu Raya, Sarasehan pendamping dan pengelola KMI Expo 2025, serta kompetisi Stand Up Comedy antar peserta KMI.

Pada sesi Festival Band, SMS#5 dari SMA Negeri 2 Kebumen, berhasil meraih juara pertama Festival Band Pelajar. Vokalis band, Albertus Kia Bolen, mengungkapkan rasa harunya saat diumumkan sebagai pemenang. “Saya terharu karena tadi ada sedikit miss, jadi gak expect bisa juara satu. Untuk kesannya, keren banget, panggungnya bagus.” Ungkapnya.

Antusiasme juga datang dari pengunjung umum. Nisa Azzahra, salah satu penonton hari pertama, memberikan kesan positifnya. “Buat hari pertama ini seru banget, banyak banget stand-stand dari kampus seluruh Indonesia, dan bagus-bagus semua.”

Sebagai penutup rangkaian kegiatan hari pertama, panggung utama KMI Expo XVI 2025 akan dihibur oleh penampilan spesial dari Lapiezt Legiet yang akan menutup malam dengan suguhan musik energik sebagai bentuk apresiasi bagi seluruh peserta dan pengunjung.

Melalui penyelenggaraan KMI Expo XVI 2025, Universitas Tidar berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang bertumbuh bagi para mahasiswa wirausaha untuk saling belajar, berjejaring, dan memperkuat ekosistem kewirausahaan nasional, terutama di wilayah Magelang dan Kedu Raya.

Penulis: Aghna Nur Shabrina

Editor: Humas Untidar

Untidar Gelar Penutupan dan Purna Wiyata Pawiyatan Dhasar Panatacara dan Pamedhar Sabda Bregada I Tahun 2025

 

Magelang — Universitas Tidar (Untidar) bekerjasama dengan DPD Permadani Kota Magelang menggelar Penutupan Pelatihan Pranatacara MC Bahasa Jawa dengan melaksanakan Purna Wiyata Pawiyatan Dhasar Pranatacara Tuwin Pamedhar Sabda Bregada I, yang dilaksanakan di Aula Cendekia, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang, Senin (10/11) .

Turut hadir Rektor Untidar, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si serta beberapa Dekan dan sivitas akademika Untidar mengikuti jalannya rangkaian wisuda “Kursus Dasar Pawiyatan”.

Kegiatan pelatihan ini telah berlangsung selama sepuluh kali pertemuan terhitung sejak tanggal 22 Agustus sampai dengan tanggal 7 November 2025. Bersamaan dengan pelatihan tersebut, sebanyak 50 mahasiswa Untidar berhasil diberikan pendampingan secara rutin. Pelatihan pranatacara dirancang khusus guna membekali mahasiswa untuk menjadi pewara adat yang cakap dan terampil serta fokus pada penguasaan Bahasa Jawa halus dengan fasih sekaligus menanamkan pemahaman mendalam tentang struktur dan pakem acara adat Jawa yang benar.

“Melalui pelatihan ini Mahasiswa Untidar turut melestarikan Budaya Jawa terutama dalam mengasah kemampuan pranatacara pada diri mahasiswa serta menumbuhkan kembali kebanggaan generasi muda dalam budaya daerah sehingga mampu meneruskan perjuangan pelaksanaan Budaya Jawa dan Nusantara supaya tidak tertinggal dan tergerus arus globalisasi” ungkap Rektor Untidar, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si.

Beliau berharap agar para mahasiswa yang nantinya akan diwisuda mampu memiliki pendirian masing-masing dalam menempatkan diri, bersikap dan merangkai kata agar mampu merepresentasikan kehalusan serta kebijaksanaan adat Jawa dengan memahami filosofi di balik setiap adat, karakter, dan kepribadian Budaya Jawa.

Kegiatan Penutupan Pranatacara dilanjutkan dengan pemberian sertifikat kepada para mahasiswa sebagai pertanda gelar kelulusan dalam menyelesaikan pelatihan pranatacara oleh Rektor Untidar, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si dibersamai oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Nur Wiyono, S.Pd, M.Pd., DPD Permadani, Bapa Susilo Anggoro, Guru Pranatacara, Ir. H. Wiyoto.

 

Penulis: Maura Deaazaria Firdanisahara
Editor: Danu Wiratmoko

Belmawa Kemendiktisaintek Jelajah 3 Desa Mitra PPK Ormawa Untidar

Magelang – Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, bersama Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemendiktisaintek melakukan visitasi terhadap pelaksanaan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Universitas Tidar  di Ruang Rapat Rektorat Kampus Tuguran, dan di tiga desa mitra PPK Ormawa, Sabtu (1/11).

Sebelum tim reviewer melakukan kunjungan lapangan ke tiga lokasi mitra desa PPK Ormawa Untidar, dilakukan pemaparan hasil pelaksanaan program di Ruang Rapat Rektorat. Visitasi ini dihadiri oleh dua reviewer Belmawa, Ery Hidayat, S.T., M.T. dan Intishar, S.T., serta didampingi oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. Parmin, S.Pd., M.Pd., Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama, serta staf kemahasiswaan Untidar.

Dalam sambutannya, Prof. Parmin menegaskan posisi Untidar sebagai kampus yang berkomitmen terhadap pemberdayaan mahasiswa dan masyarakat. “Kampus ini punya keyword atau kata kunci, kalau dalam visi, Untidar adalah kampus kewirausahaan dan kampus kebudayaan. Sedangkan tagline bidang kemahasiswaan adalah Untidar Kampus Ormawa Pemberdaya. Jadi memang PPK Ormawa di Untidar ini sudah langganan hasilnya maksimal, banyak yang meraih penghargaan,” ujarnya.

Kunjungan lapangan diawali di Desa Sidorejo, Kecamatan Bandongan, yang merupakan lokasi kegiatan PPK Ormawa oleh Himpunan Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (HIMA PBSI). Program bertema ‘Optimalisasi Rumah Sampah Digital sebagai Upaya Berkelanjutan Ekologi melalui RESIK (Recycling Edukasi Sampah Inovatif dan Kreatif)’ ini mengajak masyarakat untuk mengelola sampah secara lebih kreatif dan efisien melalui pendekatan digital. 

Kunjungan dilanjutkan ke Desa Balesari, Kecamatan Windusari, tempat pelaksanaan Himpunan Mahasiswa Ekonomi Pembangunan (HIMEPA) dengan tema ‘Optimalisasi Komoditas Kopi Desa Balesari melalui Pendekatan Agroindustri dan Smart Society untuk Meningkatkan Profitabilitas Guna Menuju Desa Usaha Berkelanjutan.’ Melalui program ini, mahasiswa berupaya membantu petani kopi lokal untuk meningkatkan nilai tambah produk, mulai dari pelatihan pengolahan hingga pemasaran digital.

Lokasi terakhir yang dikunjungi adalah Desa Karangkajen, Kecamatan Secang, tempat Himpunan Mahasiswa Pendidikan Biologi (HIMAPBIO) mengembangkan inovasi pertanian melalui program ‘SIPAMA (Sistem Pengendali Hama) berbasis Teknologi Smartfarming dan Energi Surya Terbarukan dalam Meningkatkan Produktivitas Pertanian.’ Program ini membantu petani meningkatkan hasil panen dengan efisien sekaligus ramah lingkungan.

Salah satu penerima manfaat, Siswanto, Kepala Desa Balesari, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaannya dinilai berdampak positif bagi masyarakat. “PPK Ormawa ini tentunya sangat membantu kami ya, dan sangat berguna. Lalu tentunya banyak hal positifnya. Rakyat semakin melek teknologi dan bermindset industri, bukan lagi tani tradisional,” sebutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ery Hidayat, S.T., M.T., selaku reviewer juga menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan PPK Ormawa Untidar yang dinilai solid dan berdampak nyata. “PPK Ormawa di Untidar sudah berjalan sangat baik. Dukungan pimpinan kampus, dosen pembimbing, dan mahasiswa terlihat kompak. Ini bisa menjadi contoh ideal bagaimana kampus dan desa bisa tumbuh bersama,” ungkapnya.

Melalui kegiatan visitasi ini, Universitas Tidar menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran mahasiswa dalam pengabdian kepada masyarakat serta memperluas jejaring kolaborasi dengan desa mitra.

Penulis: Aghna Nur Shabrina

Editor: Danu Wiratmoko

Dukung Ketahanan Pangan, Dosen Untidar Terapkan Kincir Air Modern di Desa Bondowoso

Magelang – Universitas Tidar (Untidar) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Penerapan Kincir Air Modern untuk Efisiensi Energi Kelompok Tani di Desa Bondowoso” dan dilaksanakan pada (26/10) di Layar Sasiro, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang.

Kegiatan ini dipimpin oleh Ir. Arrizka Yanuar Adipradana, S.T., M.Eng., selaku Ketua Tim Pengusul Pengabdian Masyarakat sekaligus dosen Fakultas Teknik Untidar. Tim pelaksana terdiri dari dosen Fakultas Teknik dan mahasiswa MBKM, antara lain Raka Mahendra Sulistiyo S.T., M.Sc., D Jayus Nor Salim M.Kom., Sekar Kinasih, dan Isnaeni Bagaskoro.

Menurut Yanuar, kegiatan ini telah dimulai sejak beberapa bulan sebelumnya melalui proses perancangan dan pembuatan kincir air modern sebagai teknologi tepat guna. “Kami memfabrikasi kincir air modern, melakukan uji coba di lapangan, dan kini memberikan penyuluhan serta diskusi dengan kelompok tani mengenai penerapannya untuk mendukung ketahanan pangan,” jelasnya.

Sebanyak 20 anggota kelompok tani dari Desa Bondowoso mengikuti kegiatan ini. Selama kegiatan berlangsung, terdapat tiga sesi pemaparan materi seputar penerapan kincir air modern, digital marketing hasil pertanian, hingga perawatan kincir air modern.

Kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, program ini mendukung implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) Desa dan sejalan dengan program nasional Asta Cita Presiden RI, terutama dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia dan ketahanan pangan nasional.

“Harapannya, transfer teknologi tepat guna ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh kelompok tani agar produktivitas pertanian meningkat, terutama saat musim kemarau,” ungkap Yanuar.

Ketua Kelompok Tani Bondowoso, Agus Sunaryo, menyampaikan kesannya setelah mengikuti kegiatan tersebut. “Kegiatannya sangat membantu, bisa menambah pengetahuan tentang kincir air dan digital marketing. Jadi kami jadi lebih paham bagaimana teknologi ini bisa diterapkan di pertanian,” ungkapnya.

Ia juga berharap perguruan tinggi dapat terus hadir di tengah masyarakat. “Kami sebagai petani rata-rata sudah berusia di atas 40 tahun, jadi kami berharap pihak perguruan tinggi lebih proaktif lagi dalam mendampingi kami,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Universitas Tidar berharap dapat terus berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat melalui inovasi teknologi dan penerapan hasil penelitian, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal maupun nasional.

Penulis: Aghna Nur Shabrina

Pelatihan Public Speaking Bagi Para Petugas Protokol Universitas Tidar

Magelang, 23 Oktober 2025 — Protokol Universitas Tidar (UNTIDAR) menggelar kegiatan Pelatihan Public Speaking bagi para petugas protokol dengan tema “Etika dan Cara Berkomunikasi dalam Penyambutan dan Pendampingan Tamu Pimpinan”, bertempat di GKU dr.H.R Suparsono. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas dan profesionalisme petugas protokol di lingkungan UNTIDAR.

Pelatihan ini diikuti oleh sekitar 50 Petugas Protokol dari berbagai unit kerja di UNTIDAR dan 10 orang Duta Untidar yang selama ini berperan penting dalam mendukung kelancaran kegiatan resmi UNTIDAR khususnya yang melibatkan pimpinan dan tamu kehormatan. Acara tersebut sebelumnya dilaksanakan secara online pada tanggal 7 sampai 9 Oktober 2025 dan hari ini 23 Oktober dilaksanakan secara offline.

Acara dibuka dengan laporan kegiatan yang disampaikan oleh Yogi Prayogo, S.H., M.H. selaku Ketua Tim Kerja Bidang Hukum, Reformasi Birokrasi, dan Protokol. Dalam laporannya disampaikan bahwa tujuan pelaksanaan Pelatihan Public Speaking ini adalah untuk menambah value atau nilai tambah kita dalam berkomunikasi yang baik dan efektif serta memberikan servis yang baik untuk menyambut tamu tamu pimpinan. Kemampuan berbicara di depan umum dan memahami etika komunikasi merupakan keterampilan yang wajib dimiliki oleh petugas protokol.

Rektor Universitas Tidar,Prof. Dr. Sugiyarto,M.Si. dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini, Rektor berharap melalui pelatihan ini tidak hanya mempelajari komunikasi tapi juga perangkat pendukung dan struktur cara berkomunikasi.  ‘Kami yakin Untidar semakin besar maka tuntutan semakin komplek maka dari itu petugas  Protokol kita harus memperkuat dan menyempurnakan SOP yang benar dan komunikasi yg baik harapan besar kegiatan ini terlaksana semoga protokol Untidar semakin berkembang dan manfaat”

Materi pelatihan disampaikan oleh Coach Riko Abu AlFatih, sebagai Founder & CEO Kamilatih. Dalam pelatihan diajarkan berbagai teknik berbicara di depan publik, bahasa tubuh yang tepat, serta strategi membangun kesan pertama yang positif saat menyambut tamu resmi.

Selain teori, peserta juga mendapatkan kesempatan untuk melakukan simulasi penyambutan tamu pimpinan dan praktik public speaking dalam berbagai situasi formal. Melalui kegiatan ini, peserta dapat langsung mempraktikkan keterampilan komunikasi efektif dan mendapatkan umpan balik langsung dari narasumber.

Pelatihan ini diharapkan mampu menumbuhkan sikap profesional, sopan santun, dan ketepatan dalam berkomunikasi, sehingga petugas protokol Untidar semakin siap menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan berintegritas tinggi. Pelatihan Public Speaking dan Etika Komunikasi ini menjadi bagian dari komitmen Untidar untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam bidang keprotokolan.

Penulis : Farhan Shulton Yaulhaq

 

Ratusan Siswa SMA dari Yogyakarta geruduk Universitas Tidar, Ada Apa?

Magelang – Universitas Tidar (Untidar) digeruduk 252 siswa SMA Negeri 2 Banguntapan Bantul dan 59 siswa SMA SahabatQu, Sleman pada Rabu (9/10) di Gedung Kuliah Umum (GKU) dr. H.R. Suparsono, Kampus Tuguran. Bukan untuk tawuran, ternyata mereka melakukan kunjungan studi untuk mengenal dunia kampus lebih jauh. 

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan lebih dekat lingkungan akademik dan fasilitas yang dimiliki Untidar kepada para siswa, sekaligus memberikan gambaran nyata mengenai kehidupan perkuliahan di perguruan tinggi negeri yang berlokasi di Magelang tersebut.

Kepala Bagian Akademik Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerjasama Universitas Tidar, Wahyu Andriyanto, S.A.P., menyampaikan bahwa kunjungan edukatif ini merupakan salah satu bentuk komitmen Untidar dalam memperluas akses informasi pendidikan tinggi.

“Harapannya, para siswa dapat mengenal lebih jauh seperti apa Universitas Tidar itu, mulai dari fasilitas, prestasi mahasiswa, hingga akreditasi program studi. Kami ingin mereka mendapatkan gambaran utuh agar bisa menjadikan Untidar sebagai pilihan kuliah di masa depan,” jelasnya.

Beliau menambahkan, kegiatan semacam ini juga menjadi media bagi siswa untuk melihat langsung suasana akademik kampus dan memahami potensi Magelang sebagai kota pendidikan dan wisata. “Biasanya, rombongan siswa juga melanjutkan kunjungan ke destinasi wisata edukatif seperti Ketep, Borobudur, atau Museum BPK RI,” imbuhnya.

Salah satu peserta, Levy, dari SMA Negeri 2 Banguntapan, mengungkapkan kesan positifnya terhadap kegiatan ini. “Aulanya keren banget, luas, dingin, dan nyaman. Kegiatannya juga menarik, karena dari awal sampai akhir dijelasin semua tentang kampus, jadi kita gak perlu tanya-tanya lagi,” ujarnya dengan antusias.

Melalui kegiatan kunjungan edukatif ini, Universitas Tidar berharap dapat membuka wawasan para siswa SMA tentang dunia perkuliahan sekaligus menumbuhkan motivasi untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, khususnya di Universitas Tidar.

Penulis: Aghna Nur Shabrina

Editor: Danu Wiratmoko

Untidar Raih Pendanaan Erasmus+, Perkuat Kolaborasi Internasional Lewat Program FIND4S

Magelang –  Universitas Tidar (Untidar) memperluas kiprahnya di kancah internasional melalui program Food Innovation and Education for Sustainable Society (FIND4S, baca: Find Force) yang dihelat Senin (6/10), di Ruang Multimedia, Kampus Tuguran. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari konsorsium internasional yang didanai oleh Erasmus+ Uni Eropa dan melibatkan tujuh universitas di Indonesia serta empat mitra dari Eropa.

FIND4S berfokus pada pengembangan dan peningkatan kurikulum studi Teknologi Pangan agar lebih adaptif terhadap tantangan global, terutama dalam bidang inovasi pangan berkelanjutan. Dalam kesempatan ini hadir perwakilan dari universitas luar negeri di Eropa, yakni Prof. Jan Van Impe, Monika Polanska, Ph.D., dan Satyajeet Bhonsale, Ph.D. (KU Leuven, Belgia), Prof. Jean Titze (Anhalt University of Applied Science, Jerman), Prof. Rui Morais dan Prof. Alcina Morais (Catholic University of Portugal), serta Dr. Rajat Nag (University College Dublin, Irlandia).

Dosen Program Studi Teknologi Pangan Universitas Tidar sekaligus Kepala Laboratorium Gizi, Teknologi Pangan dan Farmasi, Muhammad Iqbal Fanani Gunawan, S.T.P., M.Si. menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara universitas-universitas di Indonesia dengan mitra Eropa dalam rangka penguatan kurikulum.

“FIND4S ini merupakan kegiatan konsorsium yang kami ajukan bersama Undip sebagai koordinator Indonesia ke Erasmus+. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas kurikulum teknologi pangan di Indonesia melalui kolaborasi dengan universitas-universitas Eropa,” jelasnya.

Iqbal menambahkan bahwa program FIND4S akan berjalan hingga tahun 2027 dan menjadi tonggak penting bagi Untidar karena ini merupakan kali pertama Untidar mendapatkan pendanaan dari Erasmus+. Selain sesi diskusi kurikulum, kegiatan di Untidar juga diisi dengan pemaparan kuliah umum dari perwakilan universitas Eropa yang hadir.

“Saya harapkan FIND4S ini bisa memberikan manfaat dan dampak yang baik bagi program Teknologi Pangan. Semoga dosen-dosen Universitas Tidar semakin semangat mencari pendanaan dan memperluas kerjasama, agar bisa memiliki lebih banyak jejaring dengan universitas luar negeri. Sebenarnya, peluang program kolaborasi dan pendanaan internasional itu banyak sekali, tinggal bagaimana kita aktif menjangkau dan memanfaatkannya.” Pungkasnya.

Melalui kolaborasi ini, Universitas Tidar berharap dapat memperkuat jejaring internasional, meningkatkan kapasitas dosen dan mahasiswa, serta memperluas peluang kerja sama global di bidang pendidikan dan penelitian, khususnya dalam pengembangan inovasi pangan berkelanjutan.

Penulis: Aghna 

Editor: Danu 

Universitas Tidar Anugerahkan Penghargaan Pemustaka Teraktif,Apresiasi dan Dorong Semangat Literasi

Magelang – Perpustakaan Universitas Tidar anugerahkan penghargaan kepada 39 pemustaka terpilih yang secara aktif berkunjung dan meminjam buku, baik secara fisik maupun daring melalui iUntidar. Penganugerahan penghargaan tersebut dilaksanakan berdampingan dengan Workshop Akses Jurnal Internasional Wiley di Gedung Kuliah Umum dr. H.R. Suparsono, Kampus Tuguran, Senin (06/10).

Apresiasi tersebut merupakan langkah strategis Perpustakaan Untidar dalam mendorong ekosistem pembelajaran yang berkelanjutan, terlebih dii tengah transformasi perpustakaan sebagai pusat pembelajaran, literasi, dan informasi. “Partisipasi aktif pemustaka menjadi tolak ukur keberhasilan layanan perpustakaan,” sebut Ginanjar Kurniawan, salah  satu pustakawan Perpustakaan Untidar. Ginanjar menambahkan pemustaka yang aktif memanfaatkan fasilitas perpustakaan tidak hanya menunjukkan minat dan semangat belajar yang tinggi, tetapi juga turut mendukung budaya akademik yang berorientasi pada literasi informasi.

Penghargaan Pemustakan Teraktif ini sekaligus menjadi  wujud nyata dari komitmen UPA Perpustakaan Untidar. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya tahun ini sebagai tahun kedua penganugerahan penghargaan  Pemustaka Teraktif. 

Penghargaan ini terbagi dalam tiga kategori, yaitu: mahasiswa, tenaga kependidikan, dan tenaga pendidik. Tahun 2025 ini tterdiri dari 24 mahasiswa, 4 tenaga kependidikan, dan 11 tenaga pendidik.

Berikut daftar penerima penghargaan :

Pemustaka Teraktif Universitas Tidar

  1. Kategori Mahasiswa
  2. Anisa Zulfatul Janah, prodi S1 Agroteknologi
  3. Aulia Salwa Azizah, prodi S1 Teknik Elektro
  4. Ananda Putri Haryanti, prodi S1 Ilmu Administrasi Negara
  5. Niken Puji Rahayu, prodi S1 Akuntansi
  6. Muhammad Bagus Septiawiguna, prodi S1 Agroteknologi
  7. Erie Anggita, prodi S1 Peternakan
  8. Alia Nurul Hidayah, prodi S1 Pendidikan Matematika
  9. Farida Melladewi, prodi S1 Agribisnis
  10. Nasatifah, prodi S1 Agribisnis
  11. Aura Zulia Dwi Rahmawati, prodi S1 Ekonomi Pembangunan
  12. Netti Christina Pardosi, prodi S1 Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia
  13. Vely Kamahayani, prodi S1 Akuntansi
  14. Auliyana Chusna Afida, prodi S1 Ekonomi Pembangunan
  15. Nurul Tri Inayah, prodi S1 Manajemen
  16. Afifah Hanifah, prodi S1 Manajemen
  17. Nur Fitrianingsih, prodi S1 Agroteknologi
  18. Norifah Fuji Lestari, prodi S1 Ilmu Komunikasi
  19. Nurul Atiqa, prodi S1 Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia
  20. Arengga Melati Swandari, prodi S1 Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia
  21. Syabrina Eka Nur Oktafiani, prodi S1 Agribisnis
  22. Nastiti Lestari, prodi S1 Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia
  23. Aditya Arif Pratama, prodi S1 Hukum
  24. Muhamad Arya Brahma Putra, prodi S1 Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia
  25. Dias Lucky Ardiansyah, prodi S1 Teknik Sipil    

Kategori Tenaga Kependidikan

  1. Pipi Garnita, Subbagian Tata Usaha dan Barang Milik Negara, Bagian Umum, BPKU
  2. Agustinus Ambang Purnomo, Bagian Akademik, BAKK
  3. Sarwindyah Dwi Purningsih, Subbagian Tata Usaha dan Barang Milik Negara, Bagian Umum, BPKU
  4. Ayu Nur Annisa Ramadhani, Fakultas Pertanian                                             

Kategori Dosen

  1. Risky Via Yuliantari, dosen S1 Teknik Elektro
  2. Rahayu Wulan, dosen S1 Teknologi Pangan
  3. Sri Wulandari, dosen S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
  4. Agung Purnomo, dosen S1 Teknik Mesin
  5. Fauziah Eka Permadani, dosen S1 Ekonomi Pembangunan
  6. Lina Samhina, dosen S1 Agribisnis
  7. Ratna Suminar, dosen S1 Agroteknologi
  8. Bina Arumbinang Wajdi, dosen S1 Teknik Sipil
  9. Aditya Kumala Dewi, dosen S1 Ekonomi Pembangunan
  10. Ibda Fikrina Abda, dosen S1 Ilmu Komunikasi
  11. Sri Mulyani, dosen S1 Ilmu Administrasi Negara                    

Masing-masing penerima penghargaan mendapatkan lima bentuk apresiasi, yaitu: Plakat ucapan terima kasih, Sertifikat yang memuat data statistik aktivitas pemustaka, Kaos dengan pesan motivasi untuk membudayakan berpikir, Botol tumbler bertuliskan quote kekinian, dan selempang. Berkesempatan dalam acara tersebut, Kepala Perpustakaan Untidar, Dr. Drs. Hari Wahyono, M.Pd.  menyematkan selempang pemustaka teraktif secara langsung.  Penyematan selempang tersebut sekaligus menjadi simbol dukungan dari Perpustakaan Untidar untuk terus berliterasi dan menginspirasi.

Sementara itu, rekor pemustaka teraktif tercatat pada pemustaka yang membaca selama 18,6 jam melalui aplikasi iUntidar, dengan total 166 ebook terbaca, termasuk 23 ebook yang dipinjam. Sementara itu, pemustaka dengan rekor peminjaman terbanyak berhasil meminjam hingga 83 eksemplar buku, serta melakukan 188 kali kunjungan fisik ke gedung perpustakaan selama periode penilaian.

Penulis: Ginanjar Kurniawan

Editor: Yasmin