LAZIS JATENG dan UKM IQSAN UNTIDAR Gelar Toko Sedekah di Desa Mangli, Kaliangkrik, Magelang

Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Al-Ihsan Jawa Tengah (Lazis Jateng) berkolaborasi dengan UKM IQSAN (Unit Kegiatan Mahasiswa Ilmu Al qur’an dan Seni Rebana) Universitas Tidar mengadakan acara Toko Sedekah di Desa Mangli, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah pada Jum’at, 22 September 2023.

Toko Sedekah menyediakan 250 paket sembako bersubsidi. Paket terdiri dari beras, gula pasir, minyak, senilai Rp 50.000,00 (lima puluh ribu rupiah). Warga bisa mendapatkannya dengan hanya membayar separuhnya, yaitu Rp25.000,00 (dua puluh lima ribu rupiah). Setiap kartu keluarga mendapatkan satu kupon pembelian paket sembako murah.

Dok : UKM Iqsan

Manajer Lazis Jateng, Cabang Magelang, Fajar Setiawan berharap Program Toko Sedekah dapat bermanfaat dan menjadi sarana edukasi kepada masyarakat untuk senang bersedekah.

“Semoga Toko Sedekah bisa  membantu warga Desa Mangli dan harapannya juga menambah masyarakat yang ingin bersedekah baik bersama Lazis atau cara lainnya. Terima kasih juga kepada UKM Iqsan atas kerjasamanya,” kata Fajar Setiawan.

Dalam acara tersebut Kepala Desa Mangli ikut menyerahkan santunan yatim untuk anak yatim warga desa mangli.

Dok : UKM Iqsan

Selain paket sembako bersubsidi, dalam kegiatan Toko Sedekah ada juga layanan Warung 1000 Berkah. Warga bisa mendapat kudapan (snack) dan makan berat dengan cara mengambil sendiri secukupnya dengan membayar Rp1.000,00 (seribu rupiah) saja. Selain itu juga ada layanan cek kesehatan, potong rambut gratis, pakaian layak pakai, dan ruqyah syar’iyah.

Penulis : Muhammad Kholisudin

Editor : Humas UNTIDAR

Kunjungan ke Malaysia, UNTIDAR Gagas Kolaborasi Strategis

Lima dosen Universitas Tidar melakukan kunjungan strategis ke Universiti Malaya, Universiti Kebangsaan Malaysia,  dan Kedutaan Besar Republik Indonesia Kuala Lumpur Malaysia. Kunjungan tersebut dalam rangka peningkatan kualitas pengajaran melalui patok duga pengelolaan pengajaran ke universitas bereputasi di luar negeri, Senin-Kamis (5-7/9).

Kelima dosen tersebut di antaranya Plt. Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan dan Umum Dr. Astuty, M.Pd., Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Dr. Sri Mulyani, M.Si., Dekan Fakultas Ekonomi Prof. Dr. Hadi Sasana, S.E., M.Si., dan Dosen Teknologi Rekayasa Perancangan Manufaktur Ir. Nurhadi, S.T., M.T., IPM., dan Dosen Peternakan Dody Houston Billhaq, S.Pt., M.Sc.

Foto : Dody Houston Billhaq

Dua universitas yang dikunjungi merupakan universitas kelas dunia. Menurut QS World University Ranking 2024, Universiti Malaya menempati peringkat ke-65 dunia, sementara Universiti Kebangsaan Malaysia menempati peringkat ke-159 dunia. Perwakilan UNTIDAR berkesempatan meninjau langsung kegiatan proses pengajaran, manajemen kelas, fasilitas penunjang pembelajaran, dan laboratorium di kedua universitas tersebut.

“Besar harapan kami bahwa Universitas Tidar dapat terus berkembang dengan standar universitas dunia,” kata Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tidar Dr. Sri Mulyani, M.Si.

Baca juga : Kunjungi Borobudur, Mahasiswa PMM3 Untidar Perdalam Pengetahuan Budaya Nusantara

Dalam kegiatan diskusi bersama Universiti Malaya dan Universiti Kebangsaan Malaya, terdapat pembahasan dukungan implementasi lanjutan program pre-doctoral untuk dosen Universitas Tidar. Program ini bertujuan mendorong percepatan peningkatan kualitas dosen dengan studi lanjut jenjang S3 di universitas bereputasi dunia.

International Office Relation Official Universiti Malaya, Salifah Hasanah Ahmad Bedawi menyatakan bagaimana kewirausahaan juga bisa menjadi bidang kolaborasi antaruniversitas. “Universiti Malaya and Universitas Tidar shared the importance of entrepreneurship amongst the students and graduates so it is definitely one of the areas of collaboration that we can pursue,” katanya.

Foto : Dody Houston Billhaq

Diskusi juga membahas perihal Program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM) dengan Universiti Malaya melalui Long Term Mobility Program. Selain itu, diskusi ini juga membuka kesempatan bagi UNTIDAR untuk bergabung dalam forum ekonomi internasional, yakni Malaysia-Indonesia International Conference on Economics, Management and Accounting (MIICEMA).

Dalam kunjungan ke Universiti Kebangsaan Malaysia, Nur Haiqal Rawlins Una Abdullah selaku Chief Assistant Registrar menyampaikan, “I believe the meeting was fruitful to all the delegates and some form of partnerships/collaboration will materialize soon,” pungkasnya.

Sementara itu, kunjungan ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur juga mendorong inisiatif kerja sama kegiatan kemahasiswaan bersama UNTIDAR. Kegiatan tersebut di antaranya program magang di KBRI Kuala Lumpur dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) internasional di Sekolah Indonesia Malaysia dan Sanggar Belajar Malaysia.

Penulis : Hardina

Editor : Isaka

UNTIDAR Delegasi Summer School di Rusia

Implementasi Kerja Sama Universitas Tidar (UNTIDAR) dengan Tula State University (TSU) yaitu dengan berlangsungnya kegiatan  Summer School of Russian and Russian Culture. Tiga dosen berangkat ke Moscow, Rusia mengikuti kegiatan tersebut pada Senin-Sabtu (11-16/09) diantaranya Dwi Novianto, S.Pd., M.Eng. (Fakultas Teknik); Kenyo Kharisma Kurniasari, S.S., M.I.T.M. (Fakultas Ekonomi) dan  Muh. Azril, S.S.T.Pi., M.Sc. (Fakultas Pertanian). Mereka bertujuan kegiatan ini dapat menjadi bentuk keterbukaan Rusia danuntuk memperkuat kerjasama dengan Indonesia khususnya antar perguruan tinggi.

Foto : Dok. Tula State University

Pada Juli 2022 Tula State University diwakili oleh Vyacheslav A. Arlyapov (Slava) dan Tatiana V. Kozlova (Tanya) telah hadir ke Universitas Tidar untuk melaksanakan tur kampus dan tur laboratorium. Giliran UNTIDAR diundang berkegiatan, dimulai dengan mengikuti kelas Russian language, History and Culture class disana.

Disampaikan oleh Prof. Labadze Olesya Evgenievna selaku Vice-Rector for International and Project Activities bahwa, “Indonesia adalah mitra strategis bagi Rusia dalam Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara, terutama dalam mengembangkan hubungan perdagangan dan budaya. Dan dari sudut pandang ini, delegasi dosen dari Universitas Tidar ke Tula State University diharapkan untuk menjadi implementasi kedua negara dalam mengembangkan kerjasama ilmiah dan pendidikan serta mobilitas akademik antar universitas”, katanya.

Foto : Dok. Tula State University

Delegasi UNTIDAR juga sempat berdiskusi mengenai Kerjasama riset dosen dan kegiatan mahasiswa kedepannya, dilanjutkan mengunjungi fasilitas riset di TSU, mempresentasikan profil Universitas Tidar juga kultur dan budaya Indonesia serta ekskursi ke pusat kota dan museum kota Moscow, Rusia.

Perjalanan tidak hanya berhenti di TSU, kunjungan dilakukan ke Patrice Lumumba Peoples’ Friendship University of Russia (RUDN University). Perwakilan UNTIDAR menjajaki RUDN dalam rangka inisiasi kerja sama. Kedatangan UNTIDAR disambut baik oleh pihak RUDN. Dalam kesempatan itu Prof. Inna Andronova (Dean of the Faculty of Economics of the RUDN University, & Head of Department of International Economic Relations) mengatakan bahwa, “Pihak RUDN senang menerima kunjungan balasan dari Universitas Tidar di Moscow. Kami harap dua universitas dapat berkolaborasi lebih banyak di masa mendatang, terutama dalam bidang penelitian dosen dan kegiatan antar mahasiswa’, tuturnya.

Pihak RUDN laiinya yang hadir dalam pertemuan itu diantaranya Balashova Svetlana (Head of the Department of Economic and Mathematical Modeling); dan Andrey Berezin (Lecturer at Department of Economic and Mathematical Modeling).

Foto : Dok. Tula State University

Kehadiran UNTIDAR ke Rusia juga diketahui oleh Pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia yang bertempat di Moskow, dalam pertemuan singkat itu disampaikan “Semoga hubungan baik yang dijalin oleh Universitas Tidar dengan Tula State University dan RUDN University dapat membuka jalan untuk penelitian bersama dan kerjasama lain dalam berbagai macam bidang keilmuan”, tutur Berlian Helmy, Wakil Duta Besar RI.

Dalam kesempatan ini UNTIDAR memiliki harapan meningkatkan capaian indikator kinerja utama dengan kerjasama dan kolaborasi dengan berbagai universitas di dunia. Salah satunya dengan berkegiatan dengan universitas luar negeri yang masuk kedalam kategori QS100 by subject. Ini juga disampaikan oleh Kenyo Kharisma Kurniasari, S.S., M.I.T.M. yang menjadi salah satu delegasi ke rusia. “Tujuan utama dari kunjungan kami sebagai dosen untuk berkegiatan di Tula State University, Tula, dan RUDN University, Moscow, adalah untuk mempererat hubungan Universitas Tidar dengan kedua universitas di Rusia tersebut pada bidang pendidikan, ilmu pengetahuan, dan budaya. Hal ini dilaksanakan sebagai upaya dalam menjalankan komitmen Universitas kami untuk meningkatkan kualitas pendidikan bertaraf internasional”’ ucapnya.

Penulis : Hardina Suryani

Editor : Humas UNTIDAR

FKIP UNTIDAR Gelar Orientasi Mahasiswa PPG Dalam Jabatan Tahun 2023

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tidar melaksanakan orientasi mahasiswa kepada 60 mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Kategori 1 Tahun 2023 secara online, Senin (18/9).

“Terima kasih atas kepercayaannya untuk memilih UNTIDAR, walau baru pertama kali dalam penyelenggaraannya kami mohon keseriusan kepada kedua belah pihak baik dari mahasiswa maupun pengajar agar kegiatan ini membuahkan hasil yang baik,”kata Rektor dalam sambutannya.

Foto : Tim PPG FKIP

Rektor menekankan kesempatan ini harus dimanfaatkan mahasiswa PPG yang juga berprofesi sebagai Guru sebagai ajang belajar, karena belajar itu seumur hidup.

“Tujuannya tidak sekedar sertifikat pendidik namun juga kemampuan guru professional yang bisa mendidik anak-anak bangsa dengan kualitas yang baik,” ujarnya.

Dekan FKIP, Dr. Ahmad Muhlisin, M.Pd. mengingatkan pentingnya penyesuaian dengan metode pembelajaran dan komunikasi khususnya dengan Tim PPG FKIP UNTIDAR.

“Pelaksanaan PPG Daljab di UNTIDAR akan dilaksanakan secara daring. Ada 2 hal penting yang perlu dicermati yaitu Learning Management System (LMS) dan perkuliahan melalui aplikasi zoom meeting,” jelasnya.

Foto : Tim PPG FKIP

Whatsapp grup yang telah disediakan diharapkan dapat menjadi media komunikasi jika dalam pelaksanaanya nanti terdapat kendala. Semua kebutuhan perkuliahan terkait jadwal, materi tugas, nilai dll akan diunggah di LMS.

Mahasiswa PPG Daljab Kategori 1 Tahun 2023 di FKIP UNTIDAR terdiri dari 30 mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan 30 mahasiswa program studi Pendidikan IPA.

Masa orientasi dan perkuliahan dimulai 18 September – 28 November 2023. Sedangkan untuk Uji Kompetensi Mahasiswa PPG (UKMPPG) dijadwalkan 30 November – 10 Desember 2023.

Baca Juga : Rangkul 200 Mitra Dudi

Dalam situs resmi PPG Kemdikbud dijelaskan bahwa Program PPG Daljab merupakan program pendidikan untuk mempersiapkan lulusan S-1 Kependidikan dan S-1/D-IV Non Kependidikan yang memiliki bakat dan minat menjadi guru agar menguasai kompetensi guru secara utuh sesuai dengan Standar Pendidikan Guru.

Program sertifikasi guru saat ini terbagi menjadi 2 yaitu PPG Daljab dan PPG Prajabatan. PPG Daljab diperuntukkan bagi guru-guru dalam jabatan yang diangkat sampai dengan tahun 2015 dengan syarat-syarat yang berlaku. Pembiayaan PPG Daljab dibiayai oleh Pemerintah.

Penulis dan Editor : Humas UNTIDAR

Kunjungi Borobudur, Mahasiswa PMM3 Untidar Perdalam Pengetahuan Budaya Nusantara

Mahasiswa Inbound Pertukaran Mahasiswa Merdeka Tahun 2023 (PMM3) Universitas Tidar mengunjungi Candi Borobudur, Minggu (16/9). Kegiatan ini merupakan bagian dari Modul Nusantara PMM di UNTIDAR.

“Kunjungan ini bertujuan memperluas wawasan mahasiswa, khususnya tentang budaya dan sejarah Indonesia khususnya yang ada di Magelang,” jelas Tholibah Mujtahidah, S.Pi., M.P., Pendamping PMM UNTIDAR.

Selain memperoleh wawasan yang mendalam tentang keragaman budaya Indonesia dan pentingnya menjaga warisan budaya bangsa. Mereka juga memiliki kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan pengunjung yang lain, menjalani budaya tradisional, serta mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang hubungan antara budaya.

Sejumlah 31 Mahasiswa PMM yang mengikuti tur tersebut didampingi oleh Dua dosen Modul Nusantara yaitu Ibu Tholibah Mujtahidah, S.Pi., M.P. dan Ibu Ayunda Putri Nilasari, S.Pd., M.Si. Tur ini memungkinkan mahasiswa untuk menggali lebih dalam mengenai makna, sejarah, dan arsitektur megah Candi Borobudur.

Kunjungan ini menjadi salah satu momen berharga dalam perkembangan akademis mahasiswa PMM dan menjadi bagian penting dari program Modul Nusantara.

“Semangat dan semakin tingginya rasa cinta mereka terhadap budaya Nusantara diharapkan akan membantu menciptakan pemimpin masa depan yang berkomitmen untuk melestarikan dan mempromosikan kekayaan budaya bangsa,” tambahnya.

Selain Candi Borobudur, mahasiswa PMM juga berkesempatan mengunjungi berbagai tempat menarik di sekitarnya, seperti Museum Candi Borobudur, Pasar UMKM, dan Bukit Rhema.

Kunjungan ke tiga tempat ini bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan mendalam ke budaya dan sejarah Indonesia yang kaya. Mahasiswa PMM membawa pulang tidak hanya pengetahuan baru, tetapi juga pengalaman berharga yang akan membentuk pandangan mereka tentang peran penting pelestarian budaya dalam manajemen masa depan.

Foto : Tim PMM UNTIDAR

Uut Ravita Sihombing, mahasiswa PMM dari Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal Kisaran, Sumatera Utara mengungkapkan kunjungan ke daerah Borobudur ini menambah pengalamannya tentang budaya Indonesia.

“Kegiatan ini benar-benar memperkaya pemahaman saya tentang warisan budaya Indonesia. Saya merasa terinspirasi oleh keindahan dan sejarah yang terkandung dalam Candi Borobudur, dan ini membuat saya semakin bertekad untuk turut serta dalam menjaga dan mempromosikan kekayaan budaya kita,” tuturnya.

Secara terpisah, Ikhwan Taufik, S.Pd., M.Eng., Dosen Teknik Mesin sekaligus PIC Program PMM3 UNTIDAR menyampaikan terdapat beberapa kegiatan kunjungan ke lokasi cagar budaya, wisata dan tempat bersejarah lain di wilayah Magelang dan sekitarnya.

“Semoga seluruh mahasiswa Inbound PMM3 Untidar akan bisa lebih memaknai kunjungan demi kunjungan di setiap kegiatan Modul Nusantara yang telah dipersiapkan. Memaknai kunjungan tersebut tentunya bukan sekedar berkunjung dan berwisata budaya saja, akan tetapi lebih dari itu,” jelasnya.

Beliau juga berharap, mahasiswa akan betah dan krasan hidup di Magelang selama 5 bulan kedepan.

Penulis: Uut Ravita Sihombing
Mahasiswa Inbound PMM3 Untidar
dari Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal,
Sumatera Utara

Editor : Humas UNTIDAR

Tim PKM-K UNTIDAR Ciptakan Tote Bag “Towards” Promosikan Desa Wisata Di Kabupaten Magelang

Tim Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) UNTIDAR memproduksi tas jinjing atau tote bag sebagai media promosi Desa Wisata di Kabupaten Magelang.

Mengusung judul PKM-K TOWARDS: Usaha Tote Bag sebagai media untuk mengenalkan potensi desa wisata guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi kreatif melalui teknologi QR Code. Inovasi ini diharapkan tidak hanya mempromosikan Desa Wisata dengan gambar yang ada di Tote Bag namun juga mengarahkan masyarakat mengunjungi laman TOWARDS yang berisi berbagai informasi mengenai Desa Wisata di Kabupaten Magelang.

“Potensi desa wisata di Kabupaten Magelang banyak yang belum dikenal oleh masyarakat luas, maka kami berinisiatif menciptakan Tote Bag yang dilengkapi dengan QR-Code laman yang menyajikan informasi desa wisata dalam dua bahasa yakni bahasa indonesia dan bahasa inggris,” jelas Laely Nafila, Ketua Tim PKM-K Towards, saat ditemui Senin (28/8).

Laman TOWARDS menyajikan 8 informasi Desa Wisata meliputi Desa Wisata Borodubur, Desa Bahasa Borobudur, Desa Wisata Candirejo, Desa Wisata Nepal Van Java, Desa Wisata Ngawen, Desa Wisata Sukomakmur dan Desa Wisata Nageretno.

“Detail produk terdiri dari Tote Bag yang berdesain gambar desa wisata, stiker dan gantungan kunci yang berisi QR-Code yang terintegrasi dengan link website khusus buatan Tim PKM-K,” tambah Laely Nafila.

Bersama 4 anggota timnya Rahayu Triningsih, Sri Romadhoni, Cahyaning Asri Arumsari dan M. Asfa Sakiful Khakim, Laely memulai projek ini pada Juni 2023. Tote Bag dijual  online dan offline dengan harga Rp 45.000 di e-comerce seperti Shopee, Tokopedia, dan juga event tertentu.

Foto : Tim PKMK Towards

Laman TOWARDS saat ini telah terdaftar dalam Hak kekayaan intelektual (HKI) dan informasi Desa Wisata yang ditampilkan juga akan bertambah, sehingga dapat membantu seluruh Desa Wisata yang ada di Kabupaten Magelang.

Didampingi oleh dosen pembimbing, Karunia Galih Permadani, M.Sc., inovasi baru dari produk TOWARDS ini diharapkan mampu menjadi media pengenalan potensi desa wisata di Kabupaten magelang.

“Integrasi dengan teknologi melalui QR-Code yang dipindai dan terhubung dengan website kami ini sebagai upaya agar masyarakat luas dapat mengetahui adanya berbagai potensi desa wisata di kabupaten Magelang yang dapat dikunjungi sehingga dapat meningkatkan ekonomi kreatif. Informasi lebih lanjut terkait produk ini dapat mengunjungi akun instagram resmi Towards, yakni @towards.pkm23,” pungkas Karunia.

Penulis : Tim PKM-K TOWARDS

Editor : Humas UNTIDAR

Permendikbudristek Nomor 53 Tahun 2023, Perguruan Tinggi Fleksibel Kembangkan Standar Kompetensi Lulusan

Jakarta – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi telah meluncurkan Merdeka Belajar Episode ke-26 yang bertajuk Transformasi Standar Nasional dan Akreditasi Pendidikan Tinggi. Kebijakan yang tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) Nomor 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi ini mengubah standar nasional pendidikan tinggi dan sistem akreditasi pendidikan tinggi secara fundamental.

Standar nasional pendidikan tinggi kini tidak lagi bersifat preskriptif dan rinci. Perguruan tinggi diberi keleluasaan untuk melakukan diferensiasi misi dan berinovasi dalam meningkatkan mutu tridarma perguruan tinggi. Selain itu, sistem akreditasi pendidikan tinggi kini dibuat lebih sederhana, serta mengurangi beban administrasi dan beban finansial perguruan tinggi.

Pelaksana tugas Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Nizam menyampaikan Permendikbudristek Nomor 53 Tahun 2023 merupakan kerangka (framework) untuk pengembangan standar di perguruan tinggi.

“Dengan fleksibilitas dan otonomi yang luas sehingga perguruan tinggi bisa mengembangkan standar sesuai kebutuhan kompetensi lulusan. Oleh karena itu, tidak harus sesuai dengan acuan awal tetapi hanya mengacu ke framework-nya,” tutur Nizam pada Sosialisasi Permendikbudristek Nomor 53 Tahun 2023 tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi yang digelar secara daring, Rabu (6/9).

Baca Juga :  Dirjen Diktiristek Pantau Pelaksanaan UTBK di Universitas Indonesia dan Universitas Negeri Jakarta

Lebih lanjut Nizam menyampaikan terkait penjaminan mutu perguruan tinggi baik secara internal maupun eksternal menjadi hal yang penting dalam transformasi kebijakan ini. Penjaminan mutu internal diharapkan dapat berjalan optimal dengan memanfaatkan ruang yang diberikan. Demikian pula, penjaminan mutu eksternal yang dapat dilakukan melalui Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) sesuai amanah Undang-undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, atau melalui Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) jika program studi belum ada lembaga akreditasi mandirinya.

“Harapannya Permendikbudristek Nomor 53 Tahun 2023 ini bisa segera diimplementasikan dan ada kesamaan persepsi saat melaksanakan program ini,” pungkas Nizam.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Tjitjik Srie Tjahjandarie turut menyampaikan kunci atau esensi dari Permendikburistek ini adalah memberikan fleksibilitas kepada perguruan tinggi untuk menyesuaikan sistem penjaminan mutu sesuai dengan kebutuhan yang ada di perguruan tinggi.

Tjitjik menegaskan, “Fleksibilitas ini bukan untuk menurunkan standar. Justru bisa lebih mengukur standar agar lebih sesuai dengan bidang keilmuan yang ada di perguruan tinggi. Tidak bisa lagi perguruan tinggi fit to all karena setiap perguruan tinggi punya keunggulan dan karakteristik yang beda-beda.”

Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Sri Suning Kusumawardani menambahkan bahwa perguruan tinggi berperan sangat penting dalam merealisasikan peraturan baru ini. Untuk itu, setelah peraturan menteri ini disahkan, perguruan tinggi diharapkan segera menindaklanjutinya dengan masa penyesuaian selama dua tahun.

“Kami tidak menerbitkan petunjuk teknis atau petunjuk pelaksanaan, karena kemerdekaan sudah diberikan. Jadi, secara otonomi perguruan tinggi perlu menjabarkan standar nasional pendidikan tinggi di tingkat operasional sesuai dengan tingkat mutu dan keleluasaan substansi masing-masing,” jelas Suning.
(YH/DZI/FH/DH/NH/SH/MSF)

Humas Ditjen Diktiristek
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

Laman : www.diktiristek.kemdikbud.go.id
FB Fanpage : @ditjen.dikti
Instagram : @ditjen.dikti
Twitter : @ditjendikti
Youtube : Ditjen Diktiristek
E-Magz Google Play : Satu Dikti
Tiktok : Ditjen Dikti

#

#

#

BAZNAZ JATENG Serahkan Beasiswa ke 55 Mahasiswa UNTIDAR

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Tengah menyerahkan beasiswa kepada 55 mahasiswa Universitas Tidar, Kamis (14/9) di Gedung dr. H. R. Suparsono.

“UNTIDAR adalah salah satu dari 14 Perguruan Tinggi di Jawa Tengah sebagai lokasi penyaluran beasiswa. Sudah lebih dari 5000 mahasiswa memanfaatkan beasiswa ini untuk pembiayaan kuliahnya,” tutur KH Ahmad Darodji, Ketua Baznas Jateng.

Foto : Haikal UNTIDAR TV

Dalam sambutannya, beliau menjelaskan bahwa beasiswa yang mahasiswa terima hari ini sumbernya juga berasal dari Bapak Ibu pegawai di UNTIDAR. Baznaz hanya membantu mengelolanya dan mendistribusikannya ke mahasiswa yang membutuhkan.

“Ada program pendampingan khusus untuk mahasiswa penerima beasiswa di UNTIDAR. Pendampingan meliputi pengembangan karakter dengan adab kesantunan serta sukses studi atau bisa menyelesaikan studi tepat waktu dengan baik dan membanggakan,” terang Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. Parmin, S.Pd., M.Pd.

Prof. Parmin menekankan penerima beasiswa Baznaz tidak terlena dan memanfaatkan beasiswa dengan sebaik-baiknya.

Tahun 2023, data peminat ke UNTIDAR tercatat mencapai 22ribu dan yang diterima hanya 3600-an saja. Tidak hanya dari Jawa Tengah, mahasiswa luar Jawa Tengah bahkan Pulau Jawa pun mulai melanjutkan studinya disini. Kondisi ini menunjukkan bahwa profil UNTIDAR sudah mulai naik di skala nasional.

“Bantuan dana pendidikan pun mulai berdatangan salah satunya Baznaz ini. Semoga beasiswa ini terus berlanjut untuk kemajuan pendidikan khususnya bagi mahasiswa asli Jawa Tengah, Insya Allah akan kami jaga dan rawat amanat ini,” tambahnya.

Foto : Haikal UNTIDAR TV

Penyerahan beasiswa Baznaz kali ini terdiri dari penerima tahun 2021 yaitu 15 orang dengan masing-masing menerima 3,5 juta per tahunnya. Sedangkan penerima tahun 2023 yaitu 40 orang menerima 3,5 juta per semesternya.

“Alhamdulillah, beasiswa ini bisa membantu meringankan beban ekonomi orang tua untuk membayar UKT dan juga untuk membeli buku,” pungkas Linda Wahyuningsih, mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggrus, FKIP, salah satu penerima beasiswa Baznaz Tahun 2023.

Penulis dan Editor : Humas UNTIDAR

Seleksi MTQMN Universitas Gali Talenta Qurani Mahasiswa ke Ajang Nasional

Seleksi Musabaqah Tilawatil Qur’an Mahasiswa Nasional (MTQMN) tingkat Universitas Tidar kembali digelar Minggu (10/9) di Gedung Fakultas Pertanian, Kampus Sidotopo. Acara ini“ mengangkat tema Aktualisasi Nilai-Nilai Qur’ani dalam Mencetak Talenta Emas Indonesia” dan diikuti sekitar seratus mahasiswa. Nantinya, para juara akan mewakili UNTIDAR pada ajang MTQMN tingkat nasional.

“Setelah seleksi internal ini, kandidat yang menjadi juara 1 akan berlaga ke MTQMN tingkat nasional yang akan diselenggarakan di Universitas Brawijaya Malang pada bulan November mendatang,” kata Koordinator MTQMN tingkat UNTIDAR, Mohammad ‘Ulyan, M.Pd.

Foto : Haikal UNTIDAR TV

Ketua panitia Kegiatan MTQMN tingkat UNTIDAR, Erdian Rizki Agung Nugroho menyebutkan, “Untuk kali ini, kita ada 10 perlombaan, yaitu Musabaqah Tartil Qur’an, Musabaqah Hifdzil Qur’an, Musabaqah Khattil Qur’an, Musabaqah Fahmil Qur’an, Musabaqah Syarhill Qur’an, Musabaqah Pembacaan Kitab Maulid Nabi Muhammad SAW, Musabaqah Karya Tulis Ilmiah Kandungan Al-Qur’an, Musabaqah Desain Aplikasi Komputer Al-Qur’an, Musabaqah Tilawatil Qur’an, Musabaqah Debat Ilmiah Kandungan Al-Qur’an (Bahasa Arab),” jelasnya.

Foto : Haikal UNTIDAR TV

Erdian menambahkan, mahasiswa yang lolos seleksi akan mendapatkan pelatihan khusus untuk mempersiapkan diri menghadapi MTQMN tingkat nasional. “Sebelum mereka lomba di tingkat nasional, akan ada pembekalan terlebih dahulu. Jadi ada pembekalan dari kampus. Setelah kira-kiranya ada dua atau tiga kali persiapan, nanti di akhir baru mengikuti lomba,” pungkasnya.

Penulis : Haikal, Arinda Hikma Wati

Editor : Isaka

 

DAFTAR JUARA
No Kategori Lomba Juara Nama
1 Musabaqah Tartil Qur’an
Putra 1 Izzudin Abdul Faroj
2 Muhammad Emerald Syach Pahlevi
3 Ahmad Rifai
Putri 1 Hadiyatul Milah
2 Zanuba Azizah Rahmawati
3 Dewi Maryam
2 Musabaqah Hifdzil Qur’an 1 Fadhila Syahida Wibowo
2 Fadilah Surya Dewi
3 Qonita Nabila Putri
3 Musabaqah Khattil Qur’an
Dekorasi Putra 1 Sigit Supriono
Dekorasi Putri 1 Setya Agustina
2 Sikni Aini Widadti
3 Jamilatun Khumairoh
Kontemporer Putra 1 Muhamad Rizki Cipta Maulana
Kontemporer Putri 1 Latifatuzzahro
2 Nurul Aulia Firmadhani
3 Devi Cahya Ningrum
4 Musabaqah Fahmil Qur’an 1 Muhammad Nur Rohman
Fathi Syamil Izzudin
Fikri Dani Setiyawan
2 Keysa Neva Nabiha
Nikmatur Rohmah
Eni Octavia Ariyana
3 Afrokha Salsabila
Amalia Amini
Siti Khodijah
5 Musabaqah Syarhill Qur’an 1 Atharazka
2 Laskar An-Nuur
6 Musabaqah Pembacaan Kitab Maulid Nabi Muhammad SAW 1 Adila Kautsar Malik
Ahmad Faza Muttaqin
Zuhdi Baghiz Zain Nafi’
Ardo Arul Hermawan
Muhamad Saiful Bakhri
2 Siti Latifah
Kurnia Fauziyah
Ofi Laili Nur Shochifah
Siti Rohayah
Laonul Laelin Nadifah
3 Juara 3 Selli Dwi Parwati
Nabila Ardania
Diyana Nur Anisa
Indah Nawang Sari
7 Musabaqah Karya Tulis Ilmiah Kandungan Al-Qur’an
Tim Ibnu Al-Jurum 1 Mufadlotul Izzah
Tim Bravo 2 M Najih Jazuli
Tim Al Fath 3 Hafizh Ihsan Raihanudin
8 Musabaqah Desain Aplikasi Komputer Al-Qur’an
QORI 1 Ningrum Aslikhatul Khirom
Narisya Diar Permana
Atsalisa Khoerunnisa
ABEESATYA 2 Abdan Syakuro
Nur Eka Bagus Kurniawan
ABLA 3 Fakhira Kamila Ainurrafik
Dinda Fatin Nabila
Wafauzia Nur Fatimah
9 Musabaqah Tilawatil Qur’an
Putra 1 Ahmad Khoirurrozikin
Putri 1 Yu’iinu Fauqottoqoti
Irka Lestari
Intan Nur’aini
10 Musabaqah Debat Ilmiah Kandungan Al-Qur’an (Bahasa Arab)
Putri 1 Annisa Zahra Qonita

Fakultas Teknik UNTIDAR Gelar SENASTER Dorong Teknologi Potensial untuk Kemajuan Industri Kreatif Indonesia

Fakultas Teknik UNTIDAR menggelar Seminar Nasional Riset Teknologi Terapan (SENASTER) ke-6, Rabu (13/09). SENASTER merupakan seminar nasional dengan menghadirkan narasumber akademisi dan praktisi di bidang Teknik Mesin dan Teknik Industri.

Koordinator pelaksana SENASTER, Damar Wicaksono, M.Eng, dalam sambutannya mengatakan bahwa dengan tema ‘Teknologi Potensial untuk Perkembangan Industri Kreatif Menuju Indonesia Maju’ bertujuan memberikan gambaran komprehensif tentang teknologi yang berpotensi mendongkrak industri kreatif Indonesia.

“Seminar ini diharapkan memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Mari bersama-sama kita beri solusi yang inovatif dan kreatif untuk merespons kebutuhan masyarakat dan menyelesaikan masalah yang ada. Perkembangan teknologi 4.0 berkembang begitu cepat. Semoga menjadi wadah bagi kita sebagai sarana penggali pengetahuan dan terobosan baru,” tuturnya.

Ketua Jurusan Teknik Mesin dan Industri UNTIDAR Trisma Jaya Saputra, S.T., M.T. menyampaikan pentingnya kegiatan ini sebagai inspirasi keilmuan para mahasiswa. “Terima kasih untuk mahasiswa untidar yang ikut di ruangan ini untuk menimba pengalaman dan ilmu. Ini salah satu tempat untuk menggali informasi keilmuan yang mungkin nanti bisa menjadi bekal adik-adik semua. Terlebih, para narasumber yang telah mumpuni di bidangnya, satu merupakan akademisi, satu merupakan praktisi,” katanya.

Foto : Haikal, UNTIDAR TV

Narasumber pertama seminar ini adalah Dr. Eng. Ir. Herianto, S.T., M.Eng., IPU., ASEAN Eng. dari Departemen Teknik Mesin dan Industri Universitas Gadjah Mada. Ia membahas mengenai bagaimana perkembangan teknologi begitu pesat dan memerlukan pembelajaran yang berkelanjutan.

“Ke depan apa yang diperlukan? Anda perlu tahu. Meskipun Anda belajar teknik mesin, jangan sampai Anda nggak tahu tentang elektro. Dan sebaliknya. Meskipun Anda belajar teknik elektro, jangan sampai Anda nggak tahu tentang teknik mesin. Karena ke depan borderless, tidak ada batas,” jelasnya. Ia lalu melanjutkan mengenai perkembangan teknik percetakan yang telah berkembang hingga percetakan tiga dimensi.

Narasumber kedua, Nova Suparmanto, S.Pd., M.Sc., CEO Astoetik Indonesia, berbicara tentang pentingnya inovasi akar rumput yang dapat diterapkan oleh masyarakat umum, terutama di sektor industri kecil dan menengah. Ia berbagi pengalaman pribadi saat membantu pengrajin batik tulis dengan mengembangkan kompor listrik, yang ternyata menjadi solusi yang efisien dalam proses pembuatan batik.

Foto : Haikal, UNTIDAR TV

“Batik adalah salah satu sektor industri kreatif yang nilainya luar biasa. Termasuk UNESCO World Heritage. Jadi kami melakukan kunjungan UMKM bermacam-macam. Ternyata, masalahnya pengrajin batik masih menggunakan minyak tanah untuk memanaskan lilin yang digunakan untuk membatik. Kami menemukan bahwa solusi dari hal itu yang lebih mudah adalah kompor listrik,” katanya.

Setelah paparan narasumber utama, seminar dilanjutkan dengan paparan enam artikel ilmiah terbaik yang telah diseleksi oleh reviewer. Harapannya, seminar ini akan memberikan kontribusi berarti dalam mendorong kemajuan industri kreatif Indonesia dengan teknologi terapan.

Seminar ini diperuntukkan untuk mahasiswa Fakultas Teknik program studi Teknik Mesin, Teknik Industri, D4 Teknologi Rekayasa Perancangan Manufajtur, Teknik Elektro, Teknologi Informasi, dan Teknik Mekatronika.

Penulis : Isaka

Editor : Humas UNTIDAR