Untidar Melaksanakan Rapat Kerja PPII: Memperkuat Komitmen Pendidik IPA yang Aktif

Untidar melaksanakan Rapat Kerja Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII) yang dilaksanakan di Ruang Rapat di Gedung Rektorat Kampus Sidotopo pada Jumat (13/2) yang berlangsung meriah dengan dihadiri oleh 22 anggota yang terdiri dari pengurus dan perwakilan dari berbagai daerah. Acara ini diawali dengan bacaan Basmalah sebagai pembuka, dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua PPII, Prof. Dr. Parmin, S.Pd., M.Pd.

Dalam sambutannya, Prof. Parmin menekankan pentingnya kolaborasi antar anggota dan memperkenalkan para anggota dewan pembina, termasuk Prof. Annas dan Prof. Darmin. Dalam forum ini, Ibu Ketua Dewan Pembina juga menyampaikan berbagai program kerja yang akan dijalankan oleh PPII.

“Kami baru saja melaksanakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Makassar, dan alhamdulillah 80% pengurus PPII hadir sebagai bentuk komitmen nyata untuk mendorong kemajuan lembaga. Dalam kesempatan yang sama, kami juga memberikan perhatian kepada PPII di Bali dan Jakarta yang menunjukkan komitmen untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan-kegiatan mendatang.” ungkap Prof. Parmin

Target pengurusan PPII sangat strategis, dengan fokus utama pada Jakarta dan Sumatra Utara. Selama rapat, juga dibahas tentang pemilihan pengurusan kelembagaan yang mencakup penelitian dan pengabdian, serta sharing tentang penyusunan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan publikasi jurnal.

Dalam Rapat Kerja tersebut, beberapa agenda penting dalam program kerja yang disepakati antara lain mencakup Pendidikan dan Pelatihan, finalisasi Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), serta finalisasi Draft Kerjasama untuk peluang pembelajaran luar sekolah (PLS) baru. Selain itu, juga dibahas mengenai usaha dan pendanaan (sponsorship) yang akan mendukung berbagai kegiatan PPII ke depan.

Melalui rapat kerja ini, PPII diharapkan mampu merumuskan langkah-langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan IPA di Indonesia serta memperkuat kolaborasi antar pengurus dan anggota dari berbagai daerah. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga memberikan kesempatan bagi seluruh pengurus PPII untuk merumuskan strategi dalam memperkuat posisi PPII sebagai organisasi yang berkomitmen untuk memajukan pendidikan IPA.

Penulis: Maura Deaazaria Firdanisahara
Editor: Humas Untidar

Rektor Untidar Tekankan Sikap Responsif dalam Pelantikan dan Sumpah/Janji Pejabat

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Universitas Tidar dilaksanakan di Auditorium Lantai 6, Gedung Rektorat Sidotopo, Selasa (10/2).

Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan bahwa penyerahan surat keputusan jabatan merupakan momen penting yang patut disyukuri sebagai bagian dari proses penguatan dan perbaikan kelembagaan Untidar.

“Penyerahan SK jabatan pada pagi hari ini merupakan momen yang sangat bermakna dan menjadi bagian dari proses perbaikan lembaga kita,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Beliau menegaskan bahwa setiap jabatan yang diemban memiliki peran strategis dan diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan institusi melalui sikap yang responsif dan kolaboratif.

“Posisi apa pun yang diterima tentu sangat diharapkan kontribusinya bagi pengembangan Untidar, sehingga seluruh pejabat diharapkan mampu bersikap responsif dan siap berkolaborasi,” tambahnya.

Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan sumber daya manusia dalam mendukung tata kelola universitas yang adaptif, akuntabel, serta responsif terhadap dinamika dan tantangan pendidikan tinggi.

Sebanyak sembilan pejabat dilantik dalam kegiatan tersebut. Dari kelompok tenaga kependidikan jabatan fungsional, Tali Buana Pamungkas Regen, A.Md.Kom., dan Ahmad Khotibul Umam, A.Md., dilantik sebagai Pranata Komputer Terampil.

Pada tingkat lembaga, Ir. Ibrahim Nawawi, S.T., M.T., IPM., serta Dr. Dra. Eny Boedi Orbawati, M.Si., dilantik sebagai Kepala Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran Universitas Tidar.

Dari Fakultas Pertanian, Soraya Kusuma Putri, S.T.P., M.Sc., dilantik sebagai Koordinator Program Studi S1 Teknologi Pangan dan Muhammad Tri Aji, S.Kel., M.P., dilantik sebagai Koordinator Program Studi S1 Akuakultur.

Sementara itu, dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Muhammad Radian Nur Alamsyah, S.Pd., M.Pd., dilantik sebagai Kepala Laboratorium Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, serta Delfiyan Widiyanto, S.Pd., M.Pd., sebagai Koordinator Program Studi S1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.

Selain itu, Dr. Phil. Arif Budy Pratama, MPA., dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, turut dilantik sebagai Koordinator Program Studi S2 Administrasi Publik.

Melalui pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan ini, Untidar menegaskan komitmennya untuk terus membangun aparatur yang profesional, berintegritas, dan responsif guna mendukung pencapaian visi secara berkelanjutan.

Penulis : Gita

Editor : Humas Untidar

Dedikatif dalam Berorganisasi, Pengurus dan Pembina Ormawa Untidar 2026 Resmi Dilantik

Universitas Tidar melaksanakan Pelantikan Pengurus dan Pembina Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Tahun 2026, Selasa (2/6) di Auditorium Lantai 6 Rektorat, Kampus Sidotopo.

Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan universitas beserta jajarannya, serta perwakilan mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), dan Ormawa fakultas.

Prosesi pelantikan diawali doa bersama yang dipimpin oleh Mohammad ‘Ulyan, M.Pd. kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Ketua dan Pembina Ormawa, serta pembacaan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Rektor Universitas Tidar, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si.

Dalam sambutannya, Prof. Sugiyarto menyampaikan rasa syukur serta harapan bagi para mahasiswa yang dilantik agar dapat menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab.

“Pertama-tama saya mengucap alhamdulillah, acara hari ini mudah-mudahan memberikan kesan terbaik bagi teman-teman mahasiswa yang dilantik hari ini sebagai pengurus Ormawa Universitas Tidar,” Ungkapnya.

Prof. Sugiyarto juga memberikan apresiasi kepada mahasiswa yang telah berani mengambil peran sebagai aktivis organisasi.

“Saya ucapkan apresiasi selamat, karena andalah orang yang berani memilih. Tidak banyak di antara mahasiswa yang berani memilih sebagai seorang aktivis. Teman-teman yang dilantik hari ini adalah orang-orang pilihan,” tambahnya.

Lebih lanjut, beliau mengingatkan pentingnya memiliki visi besar, semangat kolaborasi, serta tetap menjunjung nilai budaya dan etika.

“Bercermin yang ada di dada kita, belajarlah untuk membuat visi dan mimpi setinggi-tingginya, seperti arah burung elang yang mengarah ke kanan. Saling melengkapi sehingga mencapai satu tujuan. Dan jangan lupa dari logo kita ada gunung biru, jangan lupa dengan budaya kita, etika, karena kita bangsa yang berbudaya,” pungkas Rektor.

Setelah prosesi pelantikan, acara dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan Kirab Budaya KMI Expo oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. Parmin, S.Pd., M.Pd., kepada perwakilan mahasiswa yang memperoleh juara, sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mahasiswa dalam kegiatan nasional.

Rangkaian kegiatan kemudian diteruskan dengan Sosialisasi dan Linimasa Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan Untidar 2026 yang disampaikan oleh Karunia Galih Permadani, S.Pd., M.Sc.. Dalam sesi tersebut, mahasiswa mendapatkan pemaparan mengenai gambaran umum program PPK Ormawa serta persiapan penyusunan sub proposal.

Melalui pelantikan ini, Untidar berharap para pengurus Ormawa dapat menjadi motor penggerak kegiatan kemahasiswaan yang aktif, kreatif, dan berdaya saing, sejalan dengan semangat TIDAR Value dalam membangun mahasiswa yang adaptif dan kontributif bagi kampus maupun masyarakat.

Penulis : Aghna

Editor : Humas Untidar

Kolaborasi Penelitian Internasional, Untidar Kembangkan Jejaring Riset Asia Tenggara

Tim Peneliti Universitas Tidar yang terdiri dari Dr. Rochmat Aldy Purnomo, S.E., M.Si.  dan Dr. Siti Arifah, S.E., M.Si. berkolaborasi dengan peneliti dari Prince of Songkla University, Universiti Malaya, dan Universitas Diponegoro dalam riset dengan tema “Finance & Digital Technology for Sustainable Business in Indonesia, Malaysia and Thailand”.

“Kegiatan ini tidak hanya memperkuat jejaring akademik lintas negara, tetapi juga membuka ruang bagi Untidar untuk berkontribusi langsung dalam pengembangan model bisnis berkelanjutan berbasis literasi keuangan dan teknologi digital yang relevan bagi komunitas perdesaan di Asia Tenggara,” ujar Dr. Siti Arifah saat ditemui, Senin (2/2).

Pada kesempatan ini, kedua Dosen dari Fakultas Ekonomi ini menghadiri undangan resmi dari Prince of Songkla University (PSU), Thailand dalam rangka pengambilan data lapangan, pelaksanaan workshop, serta penulisan artikel ilmiah bersama sebagai tindak lanjut kerjasama penelitian internasional periode 2025–2026. Kegiatan ini didanai oleh Prince of Songkla University dan menjadi bagian dari komitmen masing-masing institusi dalam memperkuat jejaring riset di Asia Tenggara.

“Rangkaian kegiatan berlangsung pada 25–28 Januari 2026 di Faculty of Commerce and Management, Prince of Songkla University (Kampus Trang). Agenda meliputi kunjungan lapangan (site visit) di Krabi, diskusi riset tematik tentang dampak literasi keuangan dan inovasi inklusif terhadap orientasi kewirausahaan digital di komunitas perdesaan, serta workshop kewirausahaan digital yang berfokus pada penguatan ekosistem usaha dan peningkatan kinerja bisnis,” jelas Dr. Rochmat Aldy Purnomo.

Kolaborasi ini menargetkan luaran berupa publikasi pada jurnal bereputasi serta pengembangan model ekosistem inovasi inklusif dan kewirausahaan digital dalam mendorong kinerja bisnis berkelanjutan, khususnya di komunitas dan wilayah perdesaan yang dapat diimplementasikan secara berkelanjutan.

Melalui pendekatan lintas negara, riset ini diharapkan menghasilkan model dan rekomendasi kebijakan berbasis bukti yang relevan bagi Indonesia, Malaysia, dan Thailand.

Partisipasi aktif Untidar dalam kegiatan ini menegaskan komitmennya untuk memperluas jejaring internasional, meningkatkan kualitas riset, serta mendorong kontribusi nyata akademisi dalam pengembangan bisnis berkelanjutan berbasis teknologi digital. Hasil kolaborasi diharapkan tidak hanya memperkaya khasanah akademik, tetapi juga memberikan dampak praktis bagi pelaku usaha dan pembuat kebijakan di tingkat lokal hingga regional.

Penulis : Maura Deaazaria Firdanisahara

Editor : Humas Untidar

Rektor Untidar Lepas 102 Mahasiswa Program Mahasiswa Berdampak Pemulihan Bencana Sumatera

Rektor Universitas Tidar, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si. resmi melepas keberangkatan 102 mahasiswa, 6 dosen dan 2 pendamping dalam Program Mahasiswa Berdampak : Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemulihan Dampak Bencana di Sumatera, Sabtu (31/01) di Lapangan Rektorat Sidotopo.

“Teman-teman mahasiswa akan menjadi duta Untidar di tanah minang, saya doakan awal akhir selamat berkah manfaat. Jaga kebersamaan, semagat, jangan lupa selalu Bahagia. Kondisi sesulit apapun kita harus saling membantu dan membahagiakan,“ ujar Rektor.

Beliau paham kegiatan ini tidak mudah dan penuh perjuangan namun percaya bahwa mahasiswa Untidar adalah orang hebat yang akan memberikan yang terbaik bagi institusi dan negara.

“Dimanapun kita berada mari menjadi orang yang penuh berkah dan manfaat,” tambahnya.

Pemerintah melalui Kemendiktisaintek Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat mengadakan Program Mahasiswa Berdampak: Pemberdayaan Masyarakat untuk Pemulihan Pascabencana di Sumatra Tahun Anggaran 2026.

Program ini merupakan upaya mendukung pemulihan pascabencana di wilayah Sumatra di penghujung tahun 2025 serta mendorong peran aktif mahasiswa dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa diposisikan sebagai aktor kunci dalam menjawab tantangan pemulihan pascabencana yang bersifat kompleks dan berkepanjangan.

“Alhamdulilah Untidar lolos 2 Proposal Program Mahasiswa Berdampak. Dua kelompok terdiri dari 102 mahasiswa dari 4 fakultas yang akan ditempatkan di provinsi Sumatera Barat yaitu Kabupaten Agam dan Kabupaten Pesisir Selatan,” jelas Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat,  Dr. Dra. Eny Boedi Orbawati, M.Si.

Kegiatan yang akan dilaksanakan di Kabupaten Agam yaitu teknologi tepat guna berupa Pembangkit Listrik Tenaga Surya, penjernihan air, pengolahan ikan, dan limbah minyak jelantah. Sedangkan di Kabupaten Pesisir Selatan akan melaksanakan program integrasi ketahanan pangan melalui instalasi smart farming.

Tim Kabupaten Agam terdiri dari 3 dosen yaitu Ir. Raka Mahendra Sulistiyo, S.T., M.Sc. (Dosen S1 Teknik Elektro, Ir. Sigit Joko Purnomo, S.T., M.T. (Dosen D4 TRPM) dan Soraya Kusuma Putri, S.T.P., M.Sc. (Dosen S1 Teknologi Pangan) serta 52 mahasiswa. Lokasi tujuan Nagari Sungai Batang, Kec. Tanjung Raya, Kab. Agam, Prov. Sumatera Barat.

Tim Kabupaten Pesisir Selatan terdiri dari 3 dosen yaitu Dr. Ir. Sigit Iswahyudi, S.T., M.T. (Dosen S1 Teknik Mesin), Ir. Andriyatna Agung Kurniawan, S.T., MEng. (Dosen S1 Teknik Mekatronika) dan Arrizka Yanuar Adipradana, MEng. (Dosen S1 Teknik Sipil). Lokasi tujuan Lokasi Limau Gadang Pancung Taba, Kec. Ampek Nagari Bayu, Kab. Pesisir Selatan, Prov. Sumatera Utara.

Rombongan dari Untidar berangkat menggunakan Bus dan diperkirakan akan sampai di lokasi masing-maisng pada Minggu sore/malam 1 Februari 2026. Kegiatan masing-masing tim akan segera dilaksanakan pada Senin, 2 Februari 2026 sampai 28 Februari 2026.

Sebelumnya pada Jumat, 30 Januari 2026 mahasiswa diberikan pembekalan mengenal kebiasaan hidup orang Sumatera Barat dari Rektor UIN Imam Bonjol Padang secara daring. Mahasiswa diharapkan menjunjung adat istiadat agar kegiatan berjalan sesuai dengan yang direncanakan. Kendala di lapangan mohon disampaikan ke dosen pembimbing. Indikasi sekecil apapun mohon dosen pembimbing segera menindaklanjuti.

 

Penulis : Riza Ayu Kristiani (LPPM)

Editor : Humas Untidar

 

Untidar Gelar Media Gathering, Gandeng Media Bangun Kepercayaan Publik

Universitas Tidar menggelar kegiatan Media Gathering bertajuk “Kolaborasi yang Bertumbuh, Kepercayaan yang Menguat”, Kamis (29/1) di Ruang Auditorium lantai 6, Gedung Rektorat Sidotopo.

“Reputasi perguruan tinggi tidak mungkin tumbuh tanpa publikasi yang baik. Prestasi, keunggulan, bahkan kekurangan institusi perlu diidentifikasi dan disampaikan secara proporsional. Di sinilah kami sangat membutuhkan peran media,” jelas Rektor, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si.

Menurutnya, selama ini sumber daya alam dan sumber daya manusia sering menjadi fokus utama, namun sumber daya informasi kerap belum mendapat perhatian yang memadai, padahal justru menjadi kunci dalam membangun kepercayaan publik.

“Kebijakan dan tindakan sangat ditentukan oleh bagaimana informasi dikelola dan dikomunikasikan. Perang informasi hari ini menjadi faktor penting yang menentukan reputasi dan arah perubahan sebuah institusi,” ungkapnya.

Ia menyampaikan bahwa Untidar tengah memperkuat manajemen dan pengembangan sumber daya informasi melalui kolaborasi lintas unit, termasuk kerja sama yang lebih intensif dengan media.

Lebih lanjut, Rektor menjelaskan bahwa pengembangan Untidar dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu penguatan bidang akademik dan percepatan melalui bidang kemahasiswaan.

Prof. Dr. Parmin, S.Pd., M.Pd., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan alumni pada kesempatan ini menyampaikan capain prestasi mahasiswa dan institusi sepanjang tahun 2025.

“Jumlah mahasiswa Untidar yang memperoleh beasiswa jumlah semakin meningkat. Tahun 2025 jumlah penerima beasiswa sebanyak 4.602 naik dari tahun sebelumnya yaitu 3.602 mahasiswa,” jelasnya.

Jenis beasiswa terbanyak adalah PIP Pendidikan tinggi dan puluhan instansi maupun Pemerintah Kota/Kabupaten launnya.

Awal tahun 2026 ini, Dua tim atau proposal dari Untidar berhasil lolos Pendanaan Kampus Berdampak dan perolehan pendanaan ini merupakan jumlah terbanyak di Pulau Jawa.

Setiap kelompok memperoleh pendanaan sebesar Rp114 juta, dengan komposisi 50 mahasiswa dan 3 dosen per kelompok. Capaian ini dinilai sebagai bentuk kepercayaan pemerintah terhadap kapasitas Untidar dalam mengelola program kolaboratif yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Ini bukan hanya capaian institusi, tetapi juga peluang besar bagi mahasiswa dan dosen Untidar untuk terlibat langsung dalam program-program yang memberi dampak nyata. Kepercayaan ini harus kita jawab dengan kinerja dan hasil yang baik,” jelas Prof. Parmin.

Pada kesempatan ini, Ir. Andriyatna Agung Kurniawan, S.T., MEng. dan Ir. Raka Mahendra Sulistiyo, S.T., M.Sc., dosen pendamping masing-masing kelompok menjelaskan program yang akan dilaksanakan pada Program Mahasiswa Berdampak ini.

Kedua tim dari Untidar akan melaksanakan kegiatan di Kabupaten Agam yaitu teknologi tepat guna berupa Pembangkit Listrik Tenaga Surya, penjernihan air, pengolahan ikan, dan limbah minyak jelantah. Sedangkan di Kabupaten Pesisir Selatan akan melaksanakan program integrasi ketahanan pangan melalui instalasi smart farming.

Pada akhir acara, Rekan Media diajak mengunjungi rooftop Gedung Rektorat Sidotopo untuk melihat pemandangan 7 gunung yang mengitari Kota Magelang.

Penulis : Suryanti

Editor : Humas Untidar

Tim Omah Student Creativity (OSC), Untidar Optimis Cetak PKM Berkualitas, Inovatid dan Berdaya Saing Nasional.

Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Tidar membentuk dan melantik Tim Omah Student Creativity (OSC), Rabu (28/1).

Pembentukan Komunitas Omah Student Creativity (OSC) merupakan langkah strategis Untidar sebagai tim pendukung dalam pengembangan, pendampingan, serta peningkatan kualitas proposal Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM). Tim ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak pembinaan PKM yang terstruktur dan berkelanjutan di lingkungan universitas.

“Tim OSC diharapkan menjadi ruang kolaborasi dan pembinaan yang mampu mendorong mahasiswa Untidar untuk lebih siap berkompetisi dalam PKM Tahun 2026, baik dari sisi ide, substansi, maupun strategi pendampingan,” ujar Prof. Parmin.

Beliau menegaskan pentingnya peran Tim OSC dalam mendampingi mahasiswa agar mampu menghasilkan proposal PKM yang berkualitas, inovatif, dan berdaya saing nasional.

Setelah pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi materi dan diskusi mengenai manajemen serta strategi pendampingan PKM yang disampaikan oleh Ketua PKM Center Universitas Gadjah Mada (UGM). Sesi ini memberikan wawasan komprehensif terkait pengelolaan pendampingan PKM yang efektif, berbasis pengalaman dan praktik terbaik dalam pembinaan mahasiswa.

Kegiatan berlanjut dengan pembekalan teknis Tim OSC yang disampaikan oleh Tim PKM Untidar. Pembekalan ini difokuskan pada teknis pelaksanaan pendampingan, peran masing-masing anggota tim, serta mekanisme koordinasi dalam mendukung mahasiswa penyusun proposal PKM.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan dan pengelola kemahasiswaan Untidar di antaranya Wakil Rektor III, Kepala dan Kabag Akademik BAKK, Staf Ahli WR III, Ketua Tim Kemahasiswaan, Tim PKM Untidar, serta perwakilan mahasiswa dari berbagai program studi yang tergabung dalam Tim OSC.

Dengan terselenggaranya Pelantikan dan Pembekalan Tim Omah Student Creativity ini, Untidar menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem kreativitas dan prestasi mahasiswa, khususnya dalam menghadapi ajang Program Kreativitas Mahasiswa Tahun 2026.

Penulis: Maura Deaazaria Firdanisahara

Editor: Humas Untidar

Kunjungan Edukasi SMKN Nusawungu Cilacap, Berikan Motivasi Masuk PTN

Universitas Tidar menerima kunjungan edukasi dari SMK N Nusawungu, Cilacap, Rabu (28/01) di GKU dr. H.R. Suparsono, Kampus Tuguran. Rombongan terdiri dari 94 siswa kelas XI, termasuk guru pendamping sebanyak 6 orang dari Konsentrasi Teknik Otomotif.

“Selamat datang di Magelang, di kampus Untidar. Manfaatkanlah kesempatan ini sebaik-baiknya untuk memperoleh informasi tentang bagaimana masuk ke Perguruan Tinggi khususnya Untidar,” tutur Kepala Bagian Akademik, Wahyu Andriyanti, S.A.P saat memberikan Sambutan.

Kajur Teknik Otomotif SMKN Nusawungu, Cilacap, Heru Widiantoro, S.Pd., juga menyampaikan terima kasih atas diterimanya kunjungan edukasi ini dengan baik.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Untidar yang telah menerima kunjungan kami dengan sangat baik. Semoga melalui kegiatan ini, siswa-siswi kami semakin termotivasi untuk melanjutkan pendidikan setelah lulus nanti,” ungkapnya.

Pada kesempatan ini, Ketua Tim Kerja Bidang Humas, Danu Wiratmoko, A.Md. berkesempatan untuk menjadi Pemateri yang memaparkan informasi terkait profil Untidar serta informasi terkait Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB).

Pada sesi tanya jawab, Tim Humas memberikan merchandise bagi siswa-siswa yang berani bertanya. Kegiatan ditutup dengan foto bersama.

Melalui kunjungan ini, diharapkan para siswa semakin siap merencanakan pendidikan tinggi dan menjadikan Untidar sebagai salah satu pilihan untuk melanjutkan studi.

Penulis : Aghna

Editor : Humas Untidar

Tekan Angka Stunting, Mahasiswa KKN Untidar Aktif Sosialisasi dan Inovasi Pangan Berbahan Kelor di Tidar Selatan

MAGELANG, 22 Januari 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Tidar (Untidar) Kelurahan Tidar Selatan menunjukkan kepedulian nyata terhadap kesehatan masyarakat melalui kegiatan sosialisasi pencegahan stunting. Kegiatan yang menyasar ibu-ibu di wilayah RW 7, RW 8, dan RW 9 ini diselenggarakan di SDN Tidar 3, Trunan, Kelurahan Tidar Selatan, Kota Magelang, Rabu (21/1).

Dalam pelaksanaannya, tim KKN Untidar menggandeng tenaga ahli dari Puskesmas Magelang Selatan, Dwi Nuraeni, A.Md. G., sebagai pemateri utama. Edukasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai bahaya, dampak jangka panjang, serta langkah-langkah konkret dalam mencegah stunting pada anak.

“Sangat penting adanya edukasi seperti ini agar para ibu dapat melakukan langkah pencegahan sedini mungkin sebelum stunting terjadi pada anak. Pemenuhan gizi yang tepat adalah kunci utama,” ujar Dwi Nuraeni di hadapan para peserta.

Kepala RW IX Kelurahan Tidar Selatan, Hana, turut memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif mahasiswa ini. Menurutnya, kesadaran kolektif warga mengenai kesehatan balita perlu terus ditingkatkan. “Kegiatan ini sangat penting dilakukan sebagai upaya kepedulian mengenai bahaya stunting. Kami berharap warga semakin teredukasi sehingga angka stunting, khususnya di lingkungan Tidar Selatan, dapat diminimalkan,” ungkapnya.

Tak hanya memberikan teori, tim KKN Untidar juga memperkenalkan solusi praktis melalui inovasi pengolahan makanan bergizi yang mudah dibuat di rumah. Para mahasiswa membagikan brosur berisi panduan mengolah makanan inovatif kaya nutrisi.

Puncak acara ditandai dengan demonstrasi dan pembagian sampel produk inovasi berupa nugget daun kelor dan puding daun kelor. Pemilihan daun kelor didasarkan pada kandungan nutrisinya yang sangat tinggi, namun seringkali belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat sebagai pendamping makanan anak.

Daun kelor dipilih sebagai bahan utama karena merupakan superfood dengan kandungan protein, kalsium, dan zat besi yang tinggi, serta sangat mudah dibudidayakan secara mandiri oleh masyarakat. Dalam upaya penanganan stunting, kelor berperan penting menyediakan asam amino esensial untuk pertumbuhan fisik serta vitamin A dan zat besi untuk memperkuat sistem imun dan mencegah anemia. Melalui inovasi olahan seperti nugget dan puding, daun kelor menjadi solusi praktis dan terjangkau untuk membantu mencegah kekurangan gizi sekaligus mendukung perkembangan kognitif anak secara optimal.

“Kami ingin menunjukkan bahwa makanan sehat tidak harus mahal. Dengan kreativitas, bahan lokal seperti daun kelor bisa diolah menjadi nugget dan puding yang disukai anak-anak namun tetap memiliki nilai gizi tinggi untuk mencegah stunting,” ujar perwakilan Tim KKN Untidar Tidar Selatan.

Melalui kegiatan yang berlangsung mulai pukul 14.00 hingga 16.00 WIB ini, diharapkan ibu-ibu di Kelurahan Tidar Selatan dapat mengimplementasikan ilmu serta resep inovatif yang telah dibagikan dalam pola makan harian keluarga, demi mewujudkan generasi masa depan yang lebih sehat dan bebas stunting.

Editor: Humas Untidar

Kunjungan Edukasi SMAN 1 Polanharjo ke Untidar

Untidar menerima kunjungan studi dari 350 siswa dan 18 guru SMA Negeri 1 Polanharjo, Klaten, Selasa (20/1) bertempat di GKU dr. H.R. Suparsono. Kegiatan merupakan upaya pengenalan dunia perguruan tinggi kepada peserta didik tingkat sekolah menengah atas.

“Melalui kunjungan ini, siswa dapat belajar dan mengetahui berbagai informasi tentang Untidar serta mendapatkan gambaran langsung mengenai pendidikan tinggi. Kami merasa berkesan karena kunjungan kami diterima dengan baik,” ujar Kepala Sekolah SMAN 1 Polanharjo, Suliman, S.Pd., M.Pd.

Wahyu Andriyanto, S.A.P., Kepala Bagian Akademik, Biro Akademik, Kemahasiswaan dan Kerjasama (BAKK) berharap kunjungan ini dapat menumbuhkan minat melanjutkan pendidikan ke Untidar nantinya.

“Harapan kami, melalui kegiatan ini mampu meningkatkan pemahaman siswa dalam mempersiapkan studi lanjut dan menumbuhkan minat siswa untuk bergabung menjadi bagian dari Untidar,” ungkapnya

Pada sesi pemaparan materi, disampaikan gambaran umum informasi terkait Kampus Untidar, termasuk cakupan wilayah mahasiswa yang saat ini telah menyebar di seluruh Pulau di Indonesia. Untidar juga menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kuantitas mahasiswa serta kualitas pendidikan. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan pemahaman akademik, pengembangan intelegensi, serta pembekalan kemampuan mahasiswa agar mampu menempuh pendidikan tinggi secara optimal.

Dalam rangka memberikan informasi yang lebih komprehensif, terdapat materi mengenai sosialisasi beasiswa di Untidar, sebagai salah satu peluang bagi calon mahasiswa dalam melanjutkan pendidikan tinggi. Selain itu, peserta juga mendapatkan informasi mengenai prestasi mahasiswa dan institusi Untidar, baik di tingkat nasional maupun regional, sebagai wujud capaian akademik dan nonakademik yang terus dikembangkan.

Suasana kegiatan semakin interaktif melalui sesi tanya jawab yang disertai pembagian doorprize, melibatkan siswa-siswi serta guru SMA N 1 Polanharjo.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, terdapat pertukaran plakat antara Untidar dan SMA N 1 Pulonharjo yang diwakili oleh Wahyu Andriyanto, S.A.P. dan Kepala Sekolah SMA N 1 Pulonharjo, sebagai simbol terjalinnya hubungan baik dan kerja sama antar lembaga pendidikan.

Melalui kegiatan kunjungan studi ini, Untidar berharap dapat memberikan kontribusi positif dalam membantu peserta didik SMA N 1 Pulonharjo mempersiapkan diri menghadapi jenjang pendidikan tinggi serta mengenal lebih dekat Untidar sebagai salah satu pilihan perguruan tinggi negeri.

Penulis : Maura Deaazaria Firdanisahara

Editor : Humas Untidar