Prof. Dr. Izza Mafruhah, S.E., M.Si. Dilantik Sebagai Dekan Fakultas Ekonomi, Optimis Bangun Fakultas yang Unggul

Prof. Dr. Izza Mafruhah, S.E., M.Si. resmi dilantik oleh Rektor Universitas Tidar sebagai Dekan Fakultas Ekonomi periode 2024-2027, Senin (23/12) di GKU dr. H. R. Suparsono.

Guru besar di Bidang Ekonomi dari Universitas Sebelas Maret (UNS) ini menyampaikan komitmennya untuk Untidar sebagai institusi yang sedang berkembang pesat dan didukung tenaga pendidik muda menjadi harapan agar kedepannya kampus ini dapat lebih maju dengan terciptanya berbagai program studi unggul serta fakultas yang berdaya.

Prof. Dr. Izza Mafruhah, S.E., M.Si. beserta Suami. Foto : Abid Ayasi/Magang Humas.

“Komitmen saya kedepannya berhubungan dengan akademik, yaitu bersama dalam mengembangkan Fakultas Ekonomi. Pengembangan ini dimulai dari prodi-prodinya yang unggul sehingga tercipta pula fakultas yang unggul. Lalu berkaitan dengan SDM, harapannya di Fakultas Ekonomi untuk berkembang dengan cepat, yaitu dengan membina tenaga pendidik untuk mencapai gelar tertinggi sehingga jabatan fungsionalnya akan lebih baik,” tuturnya.

Dosen asal Payaman, Kabupaten Magelang ini juga memiliki harapan dalam jangka tiga tahun kedepan, nantinya akan ada lektor kepala maupun guru besar. Tentunya, hal ini akan mendorong kesejahteraan yang lebih baik serta tenaga pendidik yang lebih berkompeten.

“Selain itu, kami juga akan mendorong mahasiswa untuk unggul bukan hanya di lingkup regional tetapi bisa mencapai ranah nasional maupun internasional,” pungkasnya dalam sesi wawancara pasca kegiatan pelantikan.

Dalam sambutannya, Rektor Untidar, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si., mengucapkan selamat kepada para Bapak/Ibu dosen yang telah dilantik dan dipercaya untuk mengemban jabatan dan tugas tambahan, tidak lupa juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak/Ibu dosen yang telah menyelesaikan tugas dan jabatan yang telah diemban sebelumnya.

Pengambilan sumpah jabatan. Foto : Abid Ayasi/Magang Humas.

“Momen menyampaikan sumpah jabatan bukanlah sekadar omongan belaka, melainkan sebuah pakta integritas yang menjadi warna perjalanan kita kedepannya dalam menghadapi tanggung jawab,  terutama 3 poin posisi yang terdiri dari posisi pimpinan utama, akademik dan sumber daya manusia. Harapannya, di posisi akademik, kita terus berorientasi pada perbaikan akreditasi dan memperbanyak publikasi, serta perbaikan maupun peningkatan nilai sumber daya manusia sehingga keterpercayaan lembaga kita semakin meningkat,” ujar Rektor.

Lebih lanjut, Rektor berharap kinerja para dosen kedepannya semakin meningkat sehingga fokus pada peningkatan sumber daya manusia, perbaikan sistem informasi, dan akreditasi program studi maupun institusi menjadi lebih terukur dengan diterapkannya nilai-nilai Untidar yang tangguh, integratif, dedikatif, dan responsif sehingga jalinan kerja sama akan menjiwai satu sama lain.

Foto bersama Rektor dan Ketua DWP Untidar bersama Prof. Dr. Hadi Sasana, M.Si. beserta istri dalam sesi penyerahan kenang-kenangan. Foto : Angger/Magang Humas.

Rektor dan Ketua DWP memberikan kenang-kenangan kepada Prof. Dr. Hadi Sasana, M.Si. Dekan Fakultas Ekonomi Periode 2020-2024 beserta istri sebagai bentuk ucapan terima kasih atas dedikasi dan kontribusi selama mengabdi di Untidar khususnya Fakultas Ekonomi.

Pada kesempatan ini dilaksanakan pelantikan 22 pejabat fakultas (Dekan, Ketua Jurusan, Sekretaris Jurusan, Koordinator Program Studi, Kepala Laboratorium), 1 pejabat Unit Penunjang Akademik (Kepala), dan 2 pejabat Fungsional resmi dilantik.

Penulis: Dewi Puji Lestari, Ruth Erica Margaret

Editor: Humas Untidar

Tim Kerja Bidang Kerja Sama Untidar Kunjungi Airlangga Global Engagement

Dalam rangka memperluas wawasan dan pengetahuan terkait bidang kerja sama, utamanya kerja sama internasional, ketua tim beserta 2 orang staf unit kerja bidang kerja sama Universitas Tidar melaksanakan studi tiru ke Airlangga Global Engagement, Jumat (20/12). Tim Kerja Sama Untidar diterima oleh Dina Septiani, Ph.D (Kepala Bidang Airlangga Global Engagement). Turut hadir Aprilia Putri Pradana, S.I. Kom. (Kasie International Partnership and Promotion), ⁠Astria Okta Herdiani, S.I. Kom (Kasie Internasional Student Mobility), ⁠Hakim Zulkarnain, M.Kep (Koordinator International Research and Staff Mobility), Astri Dewayani, Ph.D (Koordinator Immigration and Internasional Grants), serta Lutfia NH, S.Sos (Staff for General Affairs).

Laila Alfizanna, S.S., MDCC (Ketua Tim Kerja Bidang Kerja Sama Untidar) menyampaikan, tujuan dari kedatangan tim kerja bidang kerja sama Untidar adalah memperluas wawasan dan pengetahuan terkait pengelolaan kerja sama. “Di Untidar, saat ini kerjasama dalam negeri maupun luar negeri dikelola oleh unit kerja bidang kerja sama, tentunya ruang lingkupnya belum seluas Airlangga Global Engagement,” jelasnya. Ia menambahkan ke depan unit kerja bidang kerja sama Untidar berupaya untuk memperluas jejaring dan meningkatkan kualitas dan kuantitas kerja sama baik dalam maupun luar negeri.

Kepala Bidang AGE menyampaikan Airlangga Global Engagement (AGE) adalah jembatan bagi institusi Internasional dan dalam negeri untuk menjalin kemitraan dengan Universitas Airlanggga. Bidang yang dikelola oleh AGE meliputi Global Partnership and Promotion, International Student and Mobility, Research and Staff Mobility, serta International Grants. Selama sesi sharing, Dina Septiani juga berbagi informasi, tips dan trik dalam mengelola kerja sama internasional agar efektif dan efisien. “Di masa-masa awal berdiri, tentunya AGE juga harus melewati banyak tantangan. Butuh keseriusan, konsistensi dan kreatifitas untuk mengembangkan AGE sesuai dengan visi dan misinya,” jelas Dina Septiani. “Jadi untuk tim kerja sama Untidar jangan berkecil hati, jangan takut untuk memulai, terus melangkah, saya yakin kedepan bidang kerja sama di Untidar akan bergerak maju,” tambahnya.

Selesai sharing session, diskusi dan tanya jawab, tim kerja bidang kerja sama Untidar berkesempatan untuk mengunjungi ruang kerja Airlangga Global Engagement, dan beberapa “corner” yang dikelola AGE diantaranya Aussie Banget Corner, dan American Corner.

UNTIDAR Jadi Tuan Rumah Pembahasan FIND4S: Kolaborasi Universitas di Indonesia dan Eropa

Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Pertanian, Universitas Tidar menggelar rapat keberlanjutan kerja sama proyek Enhancing Higher Education Capacity for Sustainable Data Driven Food Systems in INDonesia (FIND4S) pada Selasa (17/12) di Ruang Rapat Rektorat, Universitas Tidar.

Rapat konsorsium FIND4S diikuti oleh 7 universitas diantaranya Universitas Tidar, Universitas Diponegoro, Universitas Semarang, Universitas Nasional Karangturi, Universitas Muhammadiyah Semarang, Universitas 17 Agustus Semarang, dan Universitas PGRI Semarang.

Rapat ini menghasilkan dua keputusan strategis utama, yaitu penetapan delegasi dari setiap universitas untuk studi banding ke Eropa, serta penetapan pelaksanaan konferensi internasional pada bulan Oktober 2025 yang melibatkan seluruh anggota konsorsium termasuk 4 universitas dari Eropa, yaitu Katholieke Universiteit Leuven, University College Dublin, Universidade Católica Portuguesa, dan Hochschule Anhalt. Konferensi tersebut dirancang sebagai platform untuk berbagi hasil riset dan mempelajari pengalaman serta inovasi sistem pangan berkelanjutan.

Koordinator proyek FIND4S Indonesia dari Universitas Diponegoro, Yoga Pratama, S.TP., M.Sc., Ph.D., menegaskan bahwa keputusan ini mencerminkan komitmen konsorsium dalam proyek ini serta meningkatkan kapasitas pendidikan maupun fasilitas laboratorium universitas di Indonesia yang tergabung dalam proyek.

“Tujuan adanya rapat koordinasi kali ini adalah membahas program-program kerja konsorsium yang akan berlangsung selama 3 tahun ke depan. Selain itu, dengan adanya program ini akan membantu dalam mengembangkan kapasitas dari universitas-universitas di Indonesia untuk mendapatkan bimbingan langsung dari universitas Eropa untuk membangun kapasitas dosen maupun tendik, serta peningkatan dari segi fasilitas laboratorium.” terang Yoga Pratama.

“Harapannya dalam kerja sama ini selain meningkatkan kompetensi secara substansi pendidikan, juga mewujudkan misi meningkatkan kapasitas internasionalisasi universitas agar dapat bersaing dan mampu bersanding dengan universitas-universitas yang sudah diakui internasional.” tambah Yoga dalam wawancaranya pasca kegiatan hari itu. 

 

Penulis: Dewi Puji Lestari

Editor: Ruth Erica Margaret

Keempat Kalinya, PPID Untidar Peroleh Status Badan Publik Informatif

Untuk kali keempat, Universitas Tidar mempertahankan status sebagai Badan Publik Informatif. Hal ini dikukuhkan dalam Malam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2024 yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi Pusat (KIP) di Jakarta, Selasa (17/12).

Penghargaan untuk Untidar langsung diterima oleh Rektor sekaligus sebagai Atasan PPID, Sugiyarto. Status Badan Publik Informatif ini menjelaskan bahwa pelayanan publik PPID Universitas Tidar telah telah memenuhi standar yang ditetapkan oleh KIP.

Malam penganugerahan itu sendiri selain dihadiri Komisioner KIP, juga dihadiri pejabat dari lingkungan pemerintahan setingkat Kementerian, BUMN, Pemerintah Provinsi, dan pimpinan Perguruan Tinggi yang memperoleh status sebagai Badan Publik Informatif.

Untuk diketahui, awal mengikuti pada tahun 2019, Untidar memperoleh status Kurang Informatif. Di tahun 2020, status Untidar naik menjadi cukup informatif. Kemudian sejak 2021 hingga 2024 ini, status Untidar menjadi Badan Publik Informatif.

Sugiyarto  menyampaikan apresiasi untuk pengelolaan PPID Untidar yang telah memberikan pelayanan informasi publik yang optimal sepanjang 4 tahun ini. “Kualitas ini harus terus dipertahankan. Dan bila perlu terus menciptakan inovasi pelayanan yang berorientasi kemudahan bagi pengguna,“ jelasnya. Untuk itu, pintanya, sinergi antar lini di PPID sejak dari atasan, hingga pelayanan helpdesknya  harus dikuatkan.

Dihubungi di tempat yang sama, Ketua Tim Kerja Bidang Humas Untidar, Danu Wiratmoko mengharapkan masyarakat dapat memanfaatkan fitur yang disediakan untuk mengakses semua informasi yang masuk dalam Daftar Informasi Publik, dan mengetahui informasi mana saja yang tidak dapat diakses sebab masih masuk dalam Daftar Informasi Publik yang dikecualikan. “Hingga tahun 2024 ini kami telah membuat banyak inovasi, seperti penggunaan barcoding untuk memintas informasi, pembuatan laman setingkat PPID pelaksana di fakultas, unit, dan lembaga, pembuatan skin khusus untuk disabiltas di semua laman untuk kesetaraan informasi, dan masih banyak lagi yang semuanya dipersembahkan untuk pelayanan informasi publik yang komprehensif,” pungkasnya.

Penulis dan Editor : Humas Untidar

 

Rayakan HUT Ke-5, GenBI Untidar Perkuat Solidaritas dan Semangat Bersama

Generasi Baru Indonesia (GenBI), komunitas penerima beasiswa Bank Indonesia yang bergerak dalam bidang pendidikan, lingkungan, kesehatan, sosial, dan kewirausahaan, merayakan hari jadi ke-5 tahun yang jatuh pada tanggal 11 September 2024. Perayaan ini menjadi momen mempererat solidaritas dan memperkuat komitmen GenBI dalam memberikan kontribusi positif bagi bangsa Indonesia. Mengusung tema “Unity in Harmony”, acara perayaan GenBI Untidar 2024 “GenBI Untidar’s Anniversary Navigating Unity in Synergy” yang dilaksanakan pada Sabtu (14/12) di Museum BPK RI Magelang, berlangsung dengan meriah.

Perayaan ini dihadiri oleh anggota GenBI Untidar dan beberapa tamu undangan lainnya. Acara berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme dari seluruh peserta. Acara dimulai dengan sambutan dari Ketua Panitia, Ketua GenBI Untidar, dan Pembina GenBI dilanjutkan dengan pemutaran Video Memories momen penting perjalanan GenBI yang berhasil memberikan sentuhan emosional bagi para peserta.

Pemotongan tumpeng menjadi simbolik rasa syukur atas pencapaian yang telah diraih selama ini. Pemotongan tumpeng diawali oleh pembacaan doa oleh panitia dan harapan dari Ketua Genbi 2024, Muhamad Aji Maulana menyampaikan harapannya pada perayaan ulang tahun GenBI Untidar ke-5 dapat terus memberikan kontribusi untuk Untidar.

“Saya berharap GenBI dapat memberikan kontribusi terbaik, selalu menebarkan kebermanfaatan, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran, kebersamaan, serta tanggung jawab. Harapan kedua, semoga kedepannya hubungan antara kita sebagai GenBI’rs tidak putus hanya pada saat berada di dunia kampus saja,” tuturnya.

Selama acara berlangsung, peserta juga menikmati berbagai penampilan seni, seperti special performance dari divisi Mikat GenBI Untidar, penampilan tari, dan penampilan musik dari guest star Thenanan Band yang menjadi salah satu puncak acara. Untuk menjaga semangat selama acara berlangsung, juga dilakukan sesi ice breaking dan interaksi serta pembagian doorprize untuk peserta.

Morris Wilantara selaku ketua panitia acara menyampaikan harapannya untuk anggota GenBI Untidar agar bisa lebih erat lagi.

“Harapannya, adanya perayaan GenBI Untidar hari ini dapat semakin memperkuat rasa kebersamaan antar anggota GenBI Untidar. Selain itu, untuk anggota yang tergabung dalam GenBI semoga selalu memberikan dampak positif untuk organisasi dan membangun semangat yang lebih besar lagi dalam setiap program kerja yang kami jalankan nantinya,” ujarnya.

Dipenghujung acara, GenBI Untidar mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini. Keberhasilan acara ini diharapkan dapat terus memotivasi seluruh anggota untuk berkarya dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Penulis: Ruth Erica Margaret

Editor: Kerin Maulia Dewi

Untidar Borong 3 Penghargaan di Ajang Anugerah Diktisaintek 2024

Universitas Tidar memborong 3 penghargaan di ajang Anugerah Diktisaintek 2024 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Jumat (13/12). Ajang tahunan ini merupakan bentuk apresiasi kepada para pemangku kepentingan dari perguruan tinggi, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti), mitra dari dunia usaha dunia industri, kementerian atau lembaga, media, dan jurnalis atas pencapaian kinerja, dukungan, dan kontribusi dalam transformasi pendidikan tinggi.

Penghargaan yang dicapai Untidar tersebut terdiri dari Gold Winner sub kategori Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi untuk Fakultas Teknik, Bronze Winner sub kategori Siaran Pers untuk Bidang Kehumasan, dan Bronze Winner sub kategori Perguruan Tinggi dengan Kerjasama Pemerintah/LSM Terbaik untuk Bidang Kerjasama.

Penerimaan penghargaan untuk Untidar diwakili oleh Dekan Fakultas Teknik, Gito Sugiyanto, didampingi Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerjasama, Giri Atmoko.

Dihubungi di tempat terpisah, Rektor Untidar, Sugiyarto menyampaikan apresiasi kepada segenap sivitas Fakultas Teknik, tim Humas, dan tim Kerjasama. Ia menyebutkan, sebagai PTN BLU yang belum genap setahun, ternyata Untidar dapat bersaing dengan PTN BLU lain yang notabene lebih mapan. “Semoga prestasi ini dapat ditingkatkan, minimal dapat dipertahankan ke depannya. Moment ini semoga dapat diikuti oleh Lembaga dan unit lain di lingkungan Untidar untuk bersaing sehat sekaligus bahu membahu meningkatkan kualitas pelayanan kepada seluruh stake holder.” Jelasnya.

Sugiyarto menambahkan, bahwa penghargaan ini bukan menjadi tujuan utama. Namun, yang lebih penting adalah bagaimana implementasi pelayanan yang optimal, dalam upaya mewujudkan visi dan misi Untidar.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Satryo Soemantri Brodjonegoro menyampaikan apresiasi kepada para penerima penghargaan atas capaian kinerja dan kontribusinya dalam mendukung kebijakan kementerian.

“Saya sampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak dan Ibu yang akan menerima penghargaan hari ini. Penghargaan ini adalah komitmen kami untuk mengapresiasi kerja keras Bapak/Ibu sekalian dalam mewujudkan transformasi dan reformasi pendidikan tinggi,” ujar Satryo.

Satryo mengingatkan bahwa kolaborasi dan sinergi bersama antara pemerintah, perguruan tinggi, dan seluruh pemangku kepentingan merupakan kunci keberhasilan untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, serta memperkuat ekosistem riset dan inovasi Indonesia yang maju dan berdaya saing.

Satryo juga mengajak seluruh pihak untuk memperkuat kerja sama dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi, riset, dan inovasi yang inklusif dan berkelanjutan.

“Penghargaan yang diberikan hari ini bukan sekadar pengakuan, tetapi juga dorongan untuk terus melangkah lebih jauh demi mewujudkan pendidikan tinggi Indonesia yang lebih maju dan berdaya saing tinggi,” pungkas Satryo.

Penulis dan Editor : Humas Untidar

 

Sambut Sukacita dan Damai Natal, Keluarga UKMK Universitas Tidar Sampaikan Kasih dan Harapan Melalui Perayaan Natal 2024

Natal adalah momen penuh sukacita, damai, dan pengharapan yang dirayakan umat Kristiani setiap tahunnya untuk memperingati kelahiran Tuhan Yesus Kristus. Mengusung tema “Hope, Peace, & Joy in Our God”, Keluarga Unit Kegiatan Mahasiswa Kristiani (UKMK) Universitas Tidar mengadakan Perayaan Natal 2024 pada Sabtu (7/12) di Gedung Kuliah Umum (GKU) dr. H. R. Suparsono Universitas Tidar. Perayaan dimulai dengan ibadah yang dipimpin oleh Pendeta Andreas Kurniawan, yang menyampaikan khotbah dari Roma 15:13. Dalam khotbahnya, Pendeta Andreas menekankan bahwa pengharapan sejati ada di dalam Tuhan Yesus Kristus yang mengalahkan kematian dan membawa sukacita serta kehidupan yang penuh rasa syukur.

Penyalaan lilin simbolis juga dilakukan oleh perwakilan mahasiswa dan pembina, melambangkan harapan, damai, dan kasih yang memancar di hati setiap umat Kristiani. Acara ini turut dimeriahkan oleh berbagai penampilan mahasiswa UKMK, seperti nyanyian, tarian, dan permainan interaktif yang melibatkan seluruh peserta. Dua pembawa acara yang penuh semangat memandu jalannya kegiatan, menciptakan suasana hangat dan menyenangkan di tengah-tengah keluarga besar UKMK. Dalam sambutannya, Wahyu Andriyanto, S.A., Kepala Bagian Akademik Universitas Tidar yang mewakili Rektor Universitas Tidar, menyampaikan pentingnya menjadikan perayaan ini sebagai momen untuk menciptakan suasana sukacita dan damai di lingkungan akademik. “Perbedaan bukanlah hambatan, tetapi kekayaan yang harus kita syukuri. Melalui Natal ini, mari kita menjadi teladan bagi civitas akademika Universitas Tidar,” ujarnya.

Ketua Pelaksana, Remundaria Sinaga, mengungkapkan harapannya agar perayaan Natal ini menjadi pengingat bagi mahasiswa untuk tetap menaruh harapan, damai, dan cinta kasih kepada Tuhan di tengah kesibukan sebagai mahasiswa. Sementara itu, Ketua UKMK, Presidentael, menambahkan bahwa Natal adalah waktu untuk merayakan ulang tahun Tuhan Yesus sekaligus momen untuk memperbaharui semangat dan harapan baru. Sebagai penutup, Indira Indira Swasti Gama Bhakti, S.H., M.H., yang merupakan pembina UKMK, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh panitia dan peserta yang telah berkontribusi dalam menciptakan perayaan yang penuh makna ini. “Melalui acara ini, kita semua diingatkan untuk terus memancarkan kasih dan sukacita di tengah kita semua,” tuturnya.

Perayaan Natal 2024 Universitas Tidar tidak hanya menjadi ajang perayaan keagamaan, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan dan memperkuat nilai-nilai cinta kasih di antara sesama. Natal kali ini menjadi pengingat bahwa di dalam Tuhan, selalu ada harapan, damai, dan sukacita yang abadi.

 

Penulis : Ruth Erica Margaret

Wisuda Untidar ke-68 : Rektor Apresiasi Ardi, Putra Pekerja Migran Jadi Wisudawan Terbaik

Universitas Tidar menggelar Wisuda Magister, Sarjana dan Ahli Madya ke-68, Sabtu (30/11) di Gedung dr. H. R. Suparsono. Rektor, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si. mengapresiasi prestasi Muhammad Ardi Amirul sebagai Wisudawan Terbaik pada wisuda periode ini.

“Pastinya tidak mudah berjuang sampai titik ini, dimana jauh dari Ibu yang saat ini bekerja di negeri seberang. Namun, Ardi bisa membuktikan perjuangan ibu demi membiayai putranya tidak sia-sia dan bisa mempersembahkan gelar wisudawan terbaik,” ujarnya.

Muhammad Ardi Amirul dari Prodi S1 Pendidikan IPA, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) mendapat predikat wisudawan terbaik dengan IPK 3,95 dan masa tempuh perkuliahan dalam 3 Tahun 10 Bulan 15 Hari.

Ardi selama ini tinggal dengan Simbah Sakdiyah sejak Ibunya mulai bekerja di Malaysia saat usianya 8 bulan hingga saat ini. Pertemuan Ardi dengan Ibunya disaat usianya 10 dan 14 tahun. Saat ini Ardi dan Ibunya bertukar kabar melalui chat atau video call.

Putra alm. Bapak Sihit dan Ibu Siti Jariyah ini mengaku tidak menyangka bisa mendapatkan predikat ini dan sengaja tidak memberi tahu keluarganya sampai menjelang hari-H pelaksanaan prosesi Wisuda agar “surprise”.

“Ketika diberitahu pihak kampus menjadi Wisudawan Terbaik jelas kaget, tidak menyangka dan juga bersyukur. Biar menjadi kejutan Simbah dan keluarga, saya tidak memberitahu kabar ini sebelumnya sebelum acara wisuda,” jelas wisudawan asal Kebumen, Jawa Tengah ini.

Menurutnya, sesungguhnya semua mahasiswa bisa mendapatkan nilai maksimal dengan memahami Rencana pembelajaran semester (RPS) yang disampaikan dosen mata kuliah pada awal perkuliahan.

“Dosen akan menerangkan rencana perkuliahan dan juga bobot nilai. Dari sini kita bisa memaksimalkan fokus pada kegiatan perkuliahan dengan bobot nilai yang tinggi atau utama namun juga tidak menganggap remeh yang lainnya,” tambahnya.

Alumni SMA Negeri 1 Rowokele Kebumen ini merupakan penerima bantuan pendidikan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-Kuliah) dari Kementerian. Selain itu, Ardi juga terlibat dalam beberapa penelitian bersama dengan dosennya.

Harapan Ardi semoga prestasi ini merupakan jalan awal dalam meraih impiannya menjadi pengajar di kemudian hari. Namun, satu hal yang selalu Ardi pegang teguh adalah sukses saja tidak berarti jika tidak bermanfaat bagi orang lain.

“Tabur tuai itu nyata, barangkali segala bentuk kesuksesan dan keberhasilan kita merupakan bagian dari benih-benih kebaikan kita ke orang lain, dan berlaku juga sebaliknya,” pungkasnya.

Jumlah Wisudawan Terbanyak dan Juru Bahasa Isyarat

Wisuda ke-68 Untidar meluluskan 864 wisudawan dimana 352 wisudawan menyandang predikat cumlaude. Jumlah ini merupakan jumlah wisudawan terbanyak selama penyelenggaraan wisuda. Kegiatan ini dilaksanakan dalam 1 sesi pewisudaan serta disiarkan secara Live Streaming melalui Youtube Untidar.

Dalam kesempatan ini, terdapat 1 wisudawan termuda yaitu wisudawan pada Program Sarjana atas nama Ridwan Rahmanto dari Program Studi S1 Teknik Sipil dengan usia saat ini 20 tahun 1 bulan 18 hari.

Bekerja sama dengan Sentra Layanan Disabilitas menghadirkan 2 juru ahli bahasa isyarat yaitu Dian Bayu Putri dan Putri Perwira Sari. Video penerjemahan ditayangkan langsung selama sesi pewisudaan baik secara luring maupun daring.

Seperti pelaksanaan wisuda sebelumnya, Rektor memberikan penghargaan kepada 10 wisudawan berprestasi yaitu 5 wisudawan dengan prestasi akademik dan 5 wisudawan dengan prestasi non akademik. Wisudawan terbaik ini juga mendapat apresiasi dari Bank BNI dan Bank Jateng Kantor Cabang Magelang.

Pada penghujung acara, Ketua Ganidar (Keluarga Alumni Untidar) Ir. Hadi Susilo menyerahkan simbolis Kartu Ganidar kepada Wisudawan Terbaik sebagai perwakilan seluruh wisudawan.

Penulis dan Editor : Humas Untidar

Pembanguan Gedung Rektorat 8 Lantai: Dilaksanakan Akhir Tahun 2024 Hingga November 2025

Pembangunan Gedung Rektorat Unviersitas Tidar di Kampus Sidotopo akan dilaksanakan pada akhir 2024 hingga November 2025. Hal ini terungkap dalam Rapat Persiapan Pelaksanaan Konstruksi atau Pre Construction Meeting Paket Pekerjaan Pembangunan Universitas Tidar Tahap II yang dilaksanakan hari ini (28/11/2024) di Fakultas Pertanian. Rapat ini sebagai tindak lanjut Penandatanganan Kontrak Paket Pekerjaan bIdang Prasarana Strategis Kementerian PUPR, di hari Selasa (26/11/2024) yang dilaksanakan di ruang rapat C Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Jawa Tengah.

Hadir dalam rapat persiapan tersebut, Kepala BPPW Jawa Tengah beserta tim, Rektor dan Wakil Rektor Untidar, Tim Pengamanan Pembangunan Strategis Kejati Jawa Tengah, konsultan perencana, kontraktor pelaksana, dan konsultan supervisi pembangunan.

Kepala BPPW Jateng, Kuswara, menyebutkan pembangunan Rektorat ini adalah proyek Tahap II. Tahap I telah dilaksanakan tahun lalu, dan terwujud 2 gedung, yaitu Gedung Kuliah Bersama dan Gedung Fakultas Fisipol. Pembangunan ini, lanjutnya, dilakukan dalam rangka meningkatkan fungsi dan kualitas pendidikan sesuai amanat UU.

“Akan dibangun gedung Rektorat 8 lantai. 6 ke atas, dan 2 basement. Luasan gedungnya sekitar 12.322 meter persegi, di atas tanah seluas 7500 meter persegi. Jangka waktu pembangunannya selama 360 hari.” Imbuhnya.

Kuswara juga menambahkan bahwa setiap perlaksanaan proyek harus mengikuti azas 7T, yaitu  Tepat mutu, tepat waktu, tepat biaya, tepat manfaat, tertib administrasi, tanpa temuan, dan tanpa pengaduan. “Pelaksana harus memastikan pembangunan tahap II ini akan lebih baik daripada tahap I yang lalu.” Pesannya.

Di kesempatan yang sama, Rektor Untidar, Sugiyarto, menyampaikan bahwa Untidar juga akan membentuk tim teknis yang bettugas memberi rekomendasi, masukan, dan antisipatif. Sugiyarto mengharapkan  tim ini dapat dilibatkan secara aktif sejak perencanaan, sebab merekalah yang akan menjadi penggunanya.

Sementara itu PPS Kejati Jawa Tengah menyampaikan bahwa Pengamanan yang dilakukan kejaksanaan yaitu pengamanan terhadap ancaman, gangguan, tantangan, dan hambatan dalam proses pelaksanaan yang meliputi personil, material, dan birokrasi birokrasi. “Meskipun sudah di bawah pengamanan kejaksanaan, jangan dikira akan aman untuk korupsi. Jangan kong kalikong.” Pesannya. Tim PPS menyebutkan bahwa konsultan konstruksi adalah perpanjangan PPK, maka dimohon serius untuk mengawasi di lapangan. Dia juga menghimbau agar kontraktor pelaksana, dalam hal ini PT. Abadi Prima Inti Karya, dapat melaksanakan pekerjaan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kegiatan rapat dilanjutkan dengan paparan dari kontraktor dan konsultan konstruksi, kemudian dibuka diskusi untuk semua peserta rapat, dan diakhiri dengan meninjau lokasi proyek.

Ketua Dewan Profesor UNS Harapkan Untidar Menjadi Pusat Riset Cassava

Prof. Drs. Suranto, M.Sc., Ph.D., Ketua Dewan Profesor, Universitas Sebelas Maret (UNS) mendukung Universitas Tidar menjadi pusat riset Cassava.

“Ada yang menyebutnya ubi kayu, singkong, ketela pohon, pohong, telo jendral namun secara umum bisa kita sebut cassava. Tanaman ini tumbuh subur di Magelang bahkan merupakan bahan makanan khas yaitu gethuk. Harapannya Untidar bisa jadi pusat pengembangan dan riset cassava kedepannya,” ungkapnya pada kegiatan Kunjungan Dewan profesor UNS ke Untidar, Selasa (26/11).  

Cassava mungkin dianggap “remeh” karena sudah umum dalam keseharian masyarakat Indonesia. Namun, tanaman ini potensial sebagai bahan makanan pokok.

“Kami Dewan Profesor UNS siap mendukung Untidar menjadi Center of Cassava Research dengan berbagai kegiatan bersama. Salah satu yang bisa diteliti yaitu bagaimana membuat tanaman ini tahan dari berbagai macam virus,” tambahnya.

Menyambut baik rencana ini, Rektor Untidar, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si., siap menyusun program-program penelitian bersama.

“Untidar sebenarnya sudah memulai penelitian bahkan mempunyai kebun singkong di  Bandongan Teaching Farm. Ide penelitian bersama strategis ini bisa segera dilaksanakan khususnya dari Untidar oleh Fakultas Pertanian,” kata Rektor.

Harapannya kegiatan penjajagan pengembangan keilmuan keragaman biodiversity cassava dalam bentuk penelitian bersama, pendekatan elektroforesis protein/mokular ini bisa membawa kebermanfaatan bagi Untidar-UNS.

“Walaupun hanya kunjungan yang sebentar, tetapi bisa menghasilkan ide – ide kerjasama antara Untidar dengan UNS kedepannya,” ucapnya.

Dalam kesempatan ini, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. Parmin, S.Pd., M.Pd. memaparkan profil Untidar di depan 19 profesor dan 5 tim pendamping dari UNS.

Kegiatan kunjungan dilakanakan di 2 tempat yaitu untuk sesi sharing session di Gedung dr. H. R. Suparsono, Kampus Tuguran dan berlanjut ke Laboratorium Terpadu, Kampus Sidotopo, Untidar.

Rombongan Dewan Profesor UNS mengunjungi laboratorium pengolahan kopi dan coklat, daging dan susu di Lab. Terpadu Untidar. Selain mendapatkan penjelasan mengenai alat laboratorium serta proses pengolahan, tamu dari UNS juga berkesempatan mencicipi kopi, gethuk dan ice cream bahkan mereka juga membeli produk untuk dijadikan oleh-oleh.

Penulis : Imel

Editor : Humas Untidar