Pelatihan Bahasa Isyarat, Langkah Awal Untidar Wujudkan Layanan Inklusivitas

Sentra Layanan Disabilitas (SLD) sebagai salah satu naungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Univeristas Tidar mengadakan kegiatan pelatihan bahasa isyarat bagi mahasiswa relawan, Rabu (4/10/2023) di Ruang 3.4.15 Fakultas Teknik. Pelatihan ini bekerja sama dengan Pusat Layanan Disabilitas Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Rektor Universitas Tidar, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si. mengapresiasi kegiatan ini. “Selamat kepada SLD sebagai salah sentra layanan yang eksis di UNTIDAR. Kegiatan ini adalah bukti bahwa UNTIDAR peduli kepada seluruh anggota masyarakat. Semoga SLD meluas, tidak hanya menjadi sentra layanan namun menjadi pusat studi dan layanan. Kepercayaan masyarakat terhadap Untidar semakin meningkat, oleh karena itu UNTIDAR bertanggung jawab untuk mengembangkan pelayanan bagi masyarakat luas,” tuturnya.

Foto : Haikal UNTIDAR TV

Kegiatan ini mengajarkan Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) dasar untuk para mahasiswa relawan. Pada sambutan pembukaan kegiatan, Kepala LPPM Untidar, Dr. Dra. Eny Boedi Orbawati, M.Si. berharap, melalui kegiatan ini para mahasiswa relawan semakin membantu dan dapat memberikan dampak kepada teman-teman disabilitas di UNTIDAR maupun masyarakat di lingkup Kota Magelang dan Kabupaten Magelang.

“Berdasarkan pendataan tim SLD, sekitar 10 mahasiswa Untidar mengalami gangguan pendengaran dan bicara. Penting bagi sesama teman mahasiswa untuk mempelajari dan mengetahui bahasa isyarat agar bisa berkomunikasi yang efektif. Dengan adanya relawan mahasiswa dari setiap fakultas, diharapkan UNTIDAR menjadi lingkungan kampus yang inklusif bagi teman-teman disabilitas” ucap Siti Afidatul Khatijah, S.E., M.Ak., Koordinator SLD LPPM Untidar.

Foto : Haikal UNTIDAR TV

Relawan yang mendaftar dalam program ini sebanyak 50 mahasiswa dari berbagai prodi di UNTIDAR. Narasumber yaitu Fikri Muhandis bersama Fasilitatornya Dwi Sri Lestari. Pelatihan dilaksanakan mulai pukul 09.00 – 14.00 Wib.

Dalam kesempatan ini, para relawan diajarkan BISINDO dasar, seperti huruf alfabet, perkenalan diri, kata sapa, dan warna. Pelatihan ini diharapkan memberikan pemahaman awal untuk memantik ketertarikan para relawan untuk mendalami bahasa isyarat.

Penulis : Tim LPPM

Editor : Isaka

Persiapkan PIMNAS, UNTIDAR Gelar Simulasi Persiapan Penilaian Kemajuan PKM

Universitas Tidar menggelar Pelatihan Simulasi Persiapan Penilaian Kemajuan Pelaksanaan (PKP2) Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) di Gedung dr.H.R. Suparsono, Jumat (29/9). Kegiatan diikuti oleh mahasiswa tim PKM dan dosen pendamping.

Sebanyak 21 tim PKM dari UNTIDAR mendapat bantuan dana dari Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Dirjen Belmawa), Kemendikbudristekdikti. Tim tersebut terdiri dari 19 tim PKM 8 Bidang (PKM-K, PKM-PM, PKM-KI, PKM-RE, dan PKM-RSH) dan 2 tim (PKM AI).

Foto : Kemahasiswaan UNTIDAR

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Prof. Parmin, S.Pd., M.Pd. dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan mahasiswa peserta PKM menghadapi Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS).

“Kegiatan ini tujuannya untuk persiapan Pimnas 21 tim dari UNTIDAR. Bagi 8 tim PKM 8 Bidang diarahkan untuk evaluasi laporan kemajuan, simulasi presentasi dan teknik presentasi persiapan PKP2. Sedangkan untuk 2 tim PKM AI mendapatkan masukan terkait poster dan laporan final. Masing-masing tim dikaji dan diberikan masukan langsung dari narasumber yang berkompeten,” tutur Prof. Parmin.

Menurutnya, pendampingan intensif diperlukan agar setiap tim tetap fokus dan maksimal dalam setiap tahapannya sehingga harapannya dapan lolos ke PIMNAS.

Prof. Dr. Ir. Amin Retnoningsih, dosen Universitas Negeri Semarang narasumber dalam kegiatan ini menyampaikan materi terkait kiat-kiat lolos PIMNAS. Ada 2 hal penting yang perlu diperhatikan untuk lolos pimnas yaitu seleksi administrasi dan substansi.

Foto : Kemahasiswaan UNTIDAR

“Ingat, 100% patuh pada pedoman, dibimbing dan didampingi dosen. Perhatikan laporan kemajuan, PPT dan teknik presentasi. Belajar dari pemenang terdahulu,” jelas Prof. Amin Retnoningsih.

Masing-masing tim PKM melakukan simulasi praktik presentasi berguna untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam presentasi, visualisasi presentasi, dan pelaporan kemajuan pelaksanaan PKM. Di akhir acara, presentasi tersebut dievaluasi dan dinilai oleh Prof. Amin Retnoningsih.

Penulis : Isaka

Editor : Humas UNTIDAR

UNTIDAR Job Fair 2023 Buka Peluang Karier untuk Para Jobseeker

Dua puluh perusahaan nasional dan multinasional berpartisipasi dalam UNTIDAR Job Fair 2023 di Gedung Kuliah Umum dr. H. R. Suparsono, Rabu (27/9). Kegiatan ini merupakan kerja sama Unit Pelaksana Akademik Pengembangan Karir dan Kewirausahaan (UPA PKK) UNTIDAR dengan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNTIDAR.

Wakil Walikota Magelang, K.H. Drs. M. Mansyur, M.Ag., menekankan pentingnya pendidikan sebagai kunci memenuhi kebutuhan tenaga kerja terampil. Tenaga kerja yang terdidik memiliki peran penting dalam menggerakkan sektor industri yang pada gilirannya akan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah.

“Pemerintah Kota Magelang senantiasa memfasilitasj dan berupaya menciptakan iklim usaha yang kondusif dan berpihak pada usaha swasta yang banyak menyerap tenaga kerja. Kami menyadari, sektor industri sangat berperan dalam membangun ekonomi daerah. Pembangunan ekonomi Kota Magelang pun sangat bergantung pada sektor industri. Sektor industri mampu menyerap tenaga kerja dan menciptakan nilai tambah pada setiap komoditi serta menjadikannya salah satu penentu pertumbuhan ekonomi,” ungkap K.H. Drs. M. Mansyur, M.Ag. dalam sambutannya.

Foto : Haikal UNTIDAR TV

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNTIDAR Prof. Parmin, M.Pd. menyampaikan, acara ini adalah bukti nyata keseriusan UNTIDAR untuk mempersiapkan lulusan yang memiliki keunggulan dan daya saing.

“Perguruan tinggi sekarang dituntut tanggung jawabnya. Bagaimana universitas tidak hanya menerima mahasiswa, memproses melalui kegiatan perkuliahan dan lain-lain. Lebih dari itu, kualitas perguruan tinggi juga ditentukan dari karier para lulusannya. Bahkan di kementerian itu sudah jelas, terpantau sistem,” jelas Prof. Parmin, M.Pd.

Foto : Haikal UNTIDAR TV

Ketua panitia UNTIDAR Job Fair 2023 Ikhwan Taufik, S.Pd., M.Eng. dalam laporannya menyebutkan, acara ini membantu calon pencari kerja melalui pameran karier, talkshow karier, hingga walk in interview untuk memfasilitasi pencarian pekerjaan langsung.

“Kami ingin menjembatani para pencari kerja yang sedang membutuhkan pekerjaan agar dapat terhubung dengan perusahaan atau dunia industri yang sedang mencari tenaga kerja. Jadi, akan ada simbiosis mutualisme yang saling menguntungkan antara pencari kerja dan dunia industri,” jelas Ikhwan Taufik, S.Pd., M.Eng.

Selain stand perusahaan, UNTIDAR Job Fair 2023 juga menyediakan stand Unit Layanan Bimbingan Konseling (ULBK) UNTIDAR. Stand ini diperuntukkan bagi para pengunjung yang ingin berkonsultasi terkait karier dengan para konselor profesional.

Penulis : Isaka

Editor : Humas UNTIDAR

Perkuat Kerja Sama, Unnes dan UNTIDAR Tanda Tangani Nota Kesepahaman

Universitas Tidar (UNTIDAR) dan Universitas Negeri Semarang (Unnes) melaksanakan Penandatangan Nota Kesepahaman. Acara berlangsung di Ruang Vicon Gedung H Lantai 4 Universitas Negeri Semarang pada Selasa, 27 September 2023.

Penandatangan dilakukan oleh Rektor UNTIDAR, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si., dan Rektor Unnes Prof. Dr. S Martono, M.Si., dengan didampingi oleh para Wakil Rektor dari kedua belah pihak. Beberapa pejabat UNTIDAR turut hadir, diantaranya Kepala Biro Umum dan Keuangan, Kepala Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran, Sub Koordinator Perencanaan dan Penganggaran serta Ketua Tim Kerja Sama.

Acara Penandatangan Nota Kesepahaman juga dihadiri para pejabat Universitas Negeri Semarang, diantaranya Direktur Sistem Informasi dan Humas, Direktur Perencanaan dan Keuangan, Direktur Umum dan Sumber Daya Manusia, Direktur Akademik, Kemahasiswaan dan Konservasi, serta perwakilan Kasubdit, Kasie dan staf Unnes.

Foto : Dok. Unnes

“Sebagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang sudah berstatus Badan Hukum (PTNBH), Unnes mendapatkan tugas untuk mendampingi PTN Satuan Kerja (Satker). Unnes memilih UNTIDAR karena faktor kedekatan,” jelas Rektor Unnes, Prof. Martono. Ia menambahkan bahwa di tahun 2024, proposal pendampingan akan diajukan ke Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

“Yang pasti kerja sama antara UNTIDAR dan Unnes tidak hanya sebatas kerjasama antar SDM, tapi membuka kemungkinan untuk sharing sarana. Semua dioptimalkan untuk kepentingan Unnes, UNTIDAR dan pendidikan,” imbuhnya.

Rektor UNTIDAR, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si. menyampaikan apresiasinya atas kedekatan antara Unnes dan UNTIDAR. “Kerja Sama terdekat tentunya pendampingan revitalisasi UNTIDAR untuk bertransformasi menjadi Badan Layanan Umum, targetnya di akhir 2023.

“Adapun pendampingan akan dilakukan mulai 2024. Tak hanya itu, Unnes juga akan menjadi pendamping terkait branding UNTIDAR, pendamping dalam pembukaan prodi Olahraga, dan pendamping dalam pengembangan sistem di UPT TIK UNTIDAR,” ujar Prof. Sugiyarto saat ditemui, Rabu (27/09).

Foto : Dok. Unnes

“Sesuai slogan Unnes sebagai universitas konservasi, kami juga mengharapkan adanya kerja sama antara Unnes dan UNTIDAR dalam pengembangan bidang kebudayaan, terutama budaya Jawa, mengingat posisi Candi Borobudur yang merupakan salah satu keajaiban dunia berada di wilayah Jawa Tengah.

Acara Penandatangan Nota Kesepahaman antara UNTIDAR dan Unnes diakhiri dengan foto bersama dan saling tukar cinderamata.

Penulis : Tri Endah Kusumaningrum

UKM Pelita UNTIDAR Kenalkan Budidaya Maggot di Desa Kenalan Borobudur

Unit Kegiatan Mahasiswa Penalaran Ilmiah dan Kreativitas Mahasiswa (UKM Pelita) Universitas Tidar menyelenggarakan kegiatan pengabdian di Desa Kenalan, Borobudur, Kabupaten Magelang dengan menggelar sosialisasi Budidaya Maggot.

“Kami ingin mengajak warga Desa Kenalan bisa mengelola sampah organik untuk dimanfaatkan dalam program budidaya maggot, sampah bisa dikelola dan warga bisa panen maggot untuk pakan ternak,” jelas Verjunnea Ali Choiriyan, Ketua Panitia Pelita Mengabdi, Selasa (26/9).

Kegiatan Pelita Mengabdi bertema “Peran mahasiswa dalam memanfaatkan limbah organik di Desa Kenalan melalui Budidaya Maggot ” diselenggarakan pada tanggal 23 September 2023 di Aula Balai Desa Kenalan.

“Kegiatan ini dihadiri 35 warga yang merupakan pengurus bank sampah, pemilik usaha slondok, serta warga yang memiliki hewan peliharaan ternak dan unggas,” tambahnya.

Tri Puji Rahayu, S.Pt., M.P., Pembina UKM Pelita sekaligus Dosen Prodi Peternakan Fakultas Pertanian, UNTIDAR memberikan materi pemanfaatan sampah organik untuk budidaya maggot.

“Budidaya maggot sebenarnya tidak sulit namun butuh ketelatenan dan konsisten untuk menjalankannya. Siklusnya berputar dari telur menetas menjadi baby maggot/larva, kemudian maggot dewasa, pre pupa, pupa, dan lalat BSF (Black Soldier Fly). Sumber pakan bisa menggunakan sampah organik dapur, kotoran hewan/ayam yang mudah di dapat di sekitar Desa Kenalan,” papar Tri Puji.

Foto : Dok UKM Pelita

Maggot merupakan pakan ternak dengan protein tinggi yang baik digunakan untuk ternak unggas. Hasil maggot bisa dimanfaatkan warga yang juga berprofesi sebagai peternak untuk mengurangi biaya pakan ternak atau bisa juga dijual ke peternak unggas diluar desa.

Selain budidaya maggot, Syaiful Khusnul dari UKM Pelita mengajak diskusi warga terkait pengelolaan sampah yang selama ini diterapkan di Desa Kenalan.

Warga diajak mulai mengenal jenis-jenis sampah, cara untuk mengatasinya, dan mengevaluasi/menyimpulkan apakah cara yang selama ini dilakukan cukup efektif untuk mengatasi sampah. Warga juga diberi penjelasan mengenai sampah, jenis, cara efektif mengatasi, serta gambaran perbandingan sampah dan pengelolaannya antara di Indonesia vs di luar (di Singapura).

Kepala Desa Kenalan, Agus Waluyo berharap sosialisasi ini dapat mengajak warganya lebih bijak dalam mengelola sampah.

“Mari mulai mengelola sampah baik yang organik dengan budidaya maggot salah satunya dan mulai mengelola sampah anorganik menjadi berbagai macam kerajinan,” tuturnya.

Agus juga menghimbau bahwa pengelolaan sampah ini tidak bisa dikerjakan hanya per individu saja namun setiap warga harus berkerja bersama-sama. Jika sampah bisa dikelola tentunya lingkungan menjadi bersih, nyaman dan sehat.

Foto : Dok UKM Pelita

Kegiatan Pelita Mengabdi merupakan Pelita Mengabdi ini merupakan proker tahunan dari Divisi Hibah, UKM dimana bertujuan memberikan kesempatan mahasiswa untuk terjun langsung membantu dan meningkatkan keswadayaan masyarakat serta memberikan wawasan yang luas kepada masyarakat awam. Untuk agenda kali ini, Pelita Mengabdi mengambil tema mengatasi masalah pencemaran sampah dengan implementasi budidaya maggot di Desa Kenalan.

Penulis : UKM Pelita UNTIDAR

Editor : Humas UNTIDAR

Modul Nusantara Kenalkan Mahasiswa PMM Tentang Budaya di Sekitar UNTIDAR

Setelah berkunjung ke Candi Borobudur dan sekitarnya, 31 peserta Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) di Universitas Tidar melanjutkan kunjungan budaya ke Candi Prambanan, Pasar Beringharjo dan Maliboro, Daerah Istimewa Yogyakarta pada 23 September 2023.

“Salah satu mata kuliah yang harus ditempuh mahasiswa PMM adalah Modul Nusantara (MN). Mahasiswa diajak berkunjung ke berbagai situs budaya di sekitar perguruan tinggi untuk memahami kebhinekaan, inspirasi, refleksi, dan kontribusi sosial,” jelas Ayunda Putri Nilasari, S.Pd., M.Si, Dosen MN PMM UNTIDAR saat ditemui, Senin (25/9).

Tidak hanya mengunjungi situs budaya, mahasiswa juga mencoba kuliner khas, berinteraksi dengan masyarakat sekitar dan juga berdiskusi mengenai pengalaman budaya yang mereka dapatkan.

“Outputnya mahasiswa mengetahui terkait tentang budaya selain itu juga kebhinekaan baik agama, sejarah serta kuliner yang ada di Magelang dan sekitarnya,” tambahnya.

Sinta Ria, mahasiswa asal Universitas Jambi menikmati agenda Modul Nusantara dari UNTIDAR tiap minggunya.

“Pengalaman berkunjung ke Candi Prambanan sangat seru. Berbeda dengan Candi Borobudur kemarin, kunjungan kali ini kita bisa menjelajah sampai ke dalam candi dan melihat detail ukiran dan patung yang ada,” ujarnya.

Senada dengan Sinta, Serli Adra asal Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Sulawesi Tenggara mendapatkan jawaban atas mitos Roro Jonggrang dan Bandung Bondowoso yang selama ini berkembang mengenai Candi Prambanan.

Foto : Haikal UNTIDAR TV

Tour guide menjelaskan yaitu candi ini dibuat pada zaman Mataram kuno. Dibangun berpuluh-puluh tahun dan melibatkan banyak pekerja. Hasilnya terciptalah kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia ini,” tambahnya.

Perjalanan PMM UNTIDAR berlanjut ke area Pasar Beringharjo dan Malioboro. Disinilah peserta melihat dan berinteraksi langsung dengan para pedagang dan masyarakat sekitar. Mencicipi aneka kuliner dan berbelanja merchandise khas Yogyakarta.

Kunjungan selanjutnya diagendakan kembali ke wilayah Borobudur, yaitu di Kampung Dolanan, melihat pembuatan batik dan gerabah. Selain berkunjung peserta PMM UNTIDAR juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi mengenai pengalaman yang telah mereka dapatkan.

Foto : Tim PMM UNTIDAR

Pada akhir kegiatan peserta PMM diharuskan membuat modul yang berisi hasil pengamatan dan evaluasi kegiatan yang selama ini dilakukan pada mata kuliah modul nusantara.

 

Penulis :

  1. Uut Sihombing, Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal
  2. Sari Octavia Sagala, Universitas Negeri Medan

Editor :

Haikal dan Humas UNTIDAR

LAZIS JATENG dan UKM IQSAN UNTIDAR Gelar Toko Sedekah di Desa Mangli, Kaliangkrik, Magelang

Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Al-Ihsan Jawa Tengah (Lazis Jateng) berkolaborasi dengan UKM IQSAN (Unit Kegiatan Mahasiswa Ilmu Al qur’an dan Seni Rebana) Universitas Tidar mengadakan acara Toko Sedekah di Desa Mangli, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah pada Jum’at, 22 September 2023.

Toko Sedekah menyediakan 250 paket sembako bersubsidi. Paket terdiri dari beras, gula pasir, minyak, senilai Rp 50.000,00 (lima puluh ribu rupiah). Warga bisa mendapatkannya dengan hanya membayar separuhnya, yaitu Rp25.000,00 (dua puluh lima ribu rupiah). Setiap kartu keluarga mendapatkan satu kupon pembelian paket sembako murah.

Dok : UKM Iqsan

Manajer Lazis Jateng, Cabang Magelang, Fajar Setiawan berharap Program Toko Sedekah dapat bermanfaat dan menjadi sarana edukasi kepada masyarakat untuk senang bersedekah.

“Semoga Toko Sedekah bisa  membantu warga Desa Mangli dan harapannya juga menambah masyarakat yang ingin bersedekah baik bersama Lazis atau cara lainnya. Terima kasih juga kepada UKM Iqsan atas kerjasamanya,” kata Fajar Setiawan.

Dalam acara tersebut Kepala Desa Mangli ikut menyerahkan santunan yatim untuk anak yatim warga desa mangli.

Dok : UKM Iqsan

Selain paket sembako bersubsidi, dalam kegiatan Toko Sedekah ada juga layanan Warung 1000 Berkah. Warga bisa mendapat kudapan (snack) dan makan berat dengan cara mengambil sendiri secukupnya dengan membayar Rp1.000,00 (seribu rupiah) saja. Selain itu juga ada layanan cek kesehatan, potong rambut gratis, pakaian layak pakai, dan ruqyah syar’iyah.

Penulis : Muhammad Kholisudin

Editor : Humas UNTIDAR

Kunjungan ke Malaysia, UNTIDAR Gagas Kolaborasi Strategis

Lima dosen Universitas Tidar melakukan kunjungan strategis ke Universiti Malaya, Universiti Kebangsaan Malaysia,  dan Kedutaan Besar Republik Indonesia Kuala Lumpur Malaysia. Kunjungan tersebut dalam rangka peningkatan kualitas pengajaran melalui patok duga pengelolaan pengajaran ke universitas bereputasi di luar negeri, Senin-Kamis (5-7/9).

Kelima dosen tersebut di antaranya Plt. Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan dan Umum Dr. Astuty, M.Pd., Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Dr. Sri Mulyani, M.Si., Dekan Fakultas Ekonomi Prof. Dr. Hadi Sasana, S.E., M.Si., dan Dosen Teknologi Rekayasa Perancangan Manufaktur Ir. Nurhadi, S.T., M.T., IPM., dan Dosen Peternakan Dody Houston Billhaq, S.Pt., M.Sc.

Foto : Dody Houston Billhaq

Dua universitas yang dikunjungi merupakan universitas kelas dunia. Menurut QS World University Ranking 2024, Universiti Malaya menempati peringkat ke-65 dunia, sementara Universiti Kebangsaan Malaysia menempati peringkat ke-159 dunia. Perwakilan UNTIDAR berkesempatan meninjau langsung kegiatan proses pengajaran, manajemen kelas, fasilitas penunjang pembelajaran, dan laboratorium di kedua universitas tersebut.

“Besar harapan kami bahwa Universitas Tidar dapat terus berkembang dengan standar universitas dunia,” kata Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tidar Dr. Sri Mulyani, M.Si.

Baca juga : Kunjungi Borobudur, Mahasiswa PMM3 Untidar Perdalam Pengetahuan Budaya Nusantara

Dalam kegiatan diskusi bersama Universiti Malaya dan Universiti Kebangsaan Malaya, terdapat pembahasan dukungan implementasi lanjutan program pre-doctoral untuk dosen Universitas Tidar. Program ini bertujuan mendorong percepatan peningkatan kualitas dosen dengan studi lanjut jenjang S3 di universitas bereputasi dunia.

International Office Relation Official Universiti Malaya, Salifah Hasanah Ahmad Bedawi menyatakan bagaimana kewirausahaan juga bisa menjadi bidang kolaborasi antaruniversitas. “Universiti Malaya and Universitas Tidar shared the importance of entrepreneurship amongst the students and graduates so it is definitely one of the areas of collaboration that we can pursue,” katanya.

Foto : Dody Houston Billhaq

Diskusi juga membahas perihal Program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM) dengan Universiti Malaya melalui Long Term Mobility Program. Selain itu, diskusi ini juga membuka kesempatan bagi UNTIDAR untuk bergabung dalam forum ekonomi internasional, yakni Malaysia-Indonesia International Conference on Economics, Management and Accounting (MIICEMA).

Dalam kunjungan ke Universiti Kebangsaan Malaysia, Nur Haiqal Rawlins Una Abdullah selaku Chief Assistant Registrar menyampaikan, “I believe the meeting was fruitful to all the delegates and some form of partnerships/collaboration will materialize soon,” pungkasnya.

Sementara itu, kunjungan ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur juga mendorong inisiatif kerja sama kegiatan kemahasiswaan bersama UNTIDAR. Kegiatan tersebut di antaranya program magang di KBRI Kuala Lumpur dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) internasional di Sekolah Indonesia Malaysia dan Sanggar Belajar Malaysia.

Penulis : Hardina

Editor : Isaka

UNTIDAR Delegasi Summer School di Rusia

Implementasi Kerja Sama Universitas Tidar (UNTIDAR) dengan Tula State University (TSU) yaitu dengan berlangsungnya kegiatan  Summer School of Russian and Russian Culture. Tiga dosen berangkat ke Moscow, Rusia mengikuti kegiatan tersebut pada Senin-Sabtu (11-16/09) diantaranya Dwi Novianto, S.Pd., M.Eng. (Fakultas Teknik); Kenyo Kharisma Kurniasari, S.S., M.I.T.M. (Fakultas Ekonomi) dan  Muh. Azril, S.S.T.Pi., M.Sc. (Fakultas Pertanian). Mereka bertujuan kegiatan ini dapat menjadi bentuk keterbukaan Rusia danuntuk memperkuat kerjasama dengan Indonesia khususnya antar perguruan tinggi.

Foto : Dok. Tula State University

Pada Juli 2022 Tula State University diwakili oleh Vyacheslav A. Arlyapov (Slava) dan Tatiana V. Kozlova (Tanya) telah hadir ke Universitas Tidar untuk melaksanakan tur kampus dan tur laboratorium. Giliran UNTIDAR diundang berkegiatan, dimulai dengan mengikuti kelas Russian language, History and Culture class disana.

Disampaikan oleh Prof. Labadze Olesya Evgenievna selaku Vice-Rector for International and Project Activities bahwa, “Indonesia adalah mitra strategis bagi Rusia dalam Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara, terutama dalam mengembangkan hubungan perdagangan dan budaya. Dan dari sudut pandang ini, delegasi dosen dari Universitas Tidar ke Tula State University diharapkan untuk menjadi implementasi kedua negara dalam mengembangkan kerjasama ilmiah dan pendidikan serta mobilitas akademik antar universitas”, katanya.

Foto : Dok. Tula State University

Delegasi UNTIDAR juga sempat berdiskusi mengenai Kerjasama riset dosen dan kegiatan mahasiswa kedepannya, dilanjutkan mengunjungi fasilitas riset di TSU, mempresentasikan profil Universitas Tidar juga kultur dan budaya Indonesia serta ekskursi ke pusat kota dan museum kota Moscow, Rusia.

Perjalanan tidak hanya berhenti di TSU, kunjungan dilakukan ke Patrice Lumumba Peoples’ Friendship University of Russia (RUDN University). Perwakilan UNTIDAR menjajaki RUDN dalam rangka inisiasi kerja sama. Kedatangan UNTIDAR disambut baik oleh pihak RUDN. Dalam kesempatan itu Prof. Inna Andronova (Dean of the Faculty of Economics of the RUDN University, & Head of Department of International Economic Relations) mengatakan bahwa, “Pihak RUDN senang menerima kunjungan balasan dari Universitas Tidar di Moscow. Kami harap dua universitas dapat berkolaborasi lebih banyak di masa mendatang, terutama dalam bidang penelitian dosen dan kegiatan antar mahasiswa’, tuturnya.

Pihak RUDN laiinya yang hadir dalam pertemuan itu diantaranya Balashova Svetlana (Head of the Department of Economic and Mathematical Modeling); dan Andrey Berezin (Lecturer at Department of Economic and Mathematical Modeling).

Foto : Dok. Tula State University

Kehadiran UNTIDAR ke Rusia juga diketahui oleh Pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia yang bertempat di Moskow, dalam pertemuan singkat itu disampaikan “Semoga hubungan baik yang dijalin oleh Universitas Tidar dengan Tula State University dan RUDN University dapat membuka jalan untuk penelitian bersama dan kerjasama lain dalam berbagai macam bidang keilmuan”, tutur Berlian Helmy, Wakil Duta Besar RI.

Dalam kesempatan ini UNTIDAR memiliki harapan meningkatkan capaian indikator kinerja utama dengan kerjasama dan kolaborasi dengan berbagai universitas di dunia. Salah satunya dengan berkegiatan dengan universitas luar negeri yang masuk kedalam kategori QS100 by subject. Ini juga disampaikan oleh Kenyo Kharisma Kurniasari, S.S., M.I.T.M. yang menjadi salah satu delegasi ke rusia. “Tujuan utama dari kunjungan kami sebagai dosen untuk berkegiatan di Tula State University, Tula, dan RUDN University, Moscow, adalah untuk mempererat hubungan Universitas Tidar dengan kedua universitas di Rusia tersebut pada bidang pendidikan, ilmu pengetahuan, dan budaya. Hal ini dilaksanakan sebagai upaya dalam menjalankan komitmen Universitas kami untuk meningkatkan kualitas pendidikan bertaraf internasional”’ ucapnya.

Penulis : Hardina Suryani

Editor : Humas UNTIDAR

FKIP UNTIDAR Gelar Orientasi Mahasiswa PPG Dalam Jabatan Tahun 2023

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tidar melaksanakan orientasi mahasiswa kepada 60 mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Kategori 1 Tahun 2023 secara online, Senin (18/9).

“Terima kasih atas kepercayaannya untuk memilih UNTIDAR, walau baru pertama kali dalam penyelenggaraannya kami mohon keseriusan kepada kedua belah pihak baik dari mahasiswa maupun pengajar agar kegiatan ini membuahkan hasil yang baik,”kata Rektor dalam sambutannya.

Foto : Tim PPG FKIP

Rektor menekankan kesempatan ini harus dimanfaatkan mahasiswa PPG yang juga berprofesi sebagai Guru sebagai ajang belajar, karena belajar itu seumur hidup.

“Tujuannya tidak sekedar sertifikat pendidik namun juga kemampuan guru professional yang bisa mendidik anak-anak bangsa dengan kualitas yang baik,” ujarnya.

Dekan FKIP, Dr. Ahmad Muhlisin, M.Pd. mengingatkan pentingnya penyesuaian dengan metode pembelajaran dan komunikasi khususnya dengan Tim PPG FKIP UNTIDAR.

“Pelaksanaan PPG Daljab di UNTIDAR akan dilaksanakan secara daring. Ada 2 hal penting yang perlu dicermati yaitu Learning Management System (LMS) dan perkuliahan melalui aplikasi zoom meeting,” jelasnya.

Foto : Tim PPG FKIP

Whatsapp grup yang telah disediakan diharapkan dapat menjadi media komunikasi jika dalam pelaksanaanya nanti terdapat kendala. Semua kebutuhan perkuliahan terkait jadwal, materi tugas, nilai dll akan diunggah di LMS.

Mahasiswa PPG Daljab Kategori 1 Tahun 2023 di FKIP UNTIDAR terdiri dari 30 mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan 30 mahasiswa program studi Pendidikan IPA.

Masa orientasi dan perkuliahan dimulai 18 September – 28 November 2023. Sedangkan untuk Uji Kompetensi Mahasiswa PPG (UKMPPG) dijadwalkan 30 November – 10 Desember 2023.

Baca Juga : Rangkul 200 Mitra Dudi

Dalam situs resmi PPG Kemdikbud dijelaskan bahwa Program PPG Daljab merupakan program pendidikan untuk mempersiapkan lulusan S-1 Kependidikan dan S-1/D-IV Non Kependidikan yang memiliki bakat dan minat menjadi guru agar menguasai kompetensi guru secara utuh sesuai dengan Standar Pendidikan Guru.

Program sertifikasi guru saat ini terbagi menjadi 2 yaitu PPG Daljab dan PPG Prajabatan. PPG Daljab diperuntukkan bagi guru-guru dalam jabatan yang diangkat sampai dengan tahun 2015 dengan syarat-syarat yang berlaku. Pembiayaan PPG Daljab dibiayai oleh Pemerintah.

Penulis dan Editor : Humas UNTIDAR