Dokumentasi Bersama Peserta Bank Jateng Volleyball 2025

Sportivitas dan Semangat Olahraga, Untidar Resmi Buka Bank Jateng Volleyball 2025

Dokumentasi Bersama Peserta Bank Jateng Volleyball 2025
Magelang – Universitas Tidar (Untidar) memprakarsai kegiatan turnamen bola voli antar BEM Perguruan Tinggi se-Kedu Raya. Pembukaan event ini digelar pada Sabtu (13/9) di Gor Samapta Kota Magelang. Upacara pembukaan dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Untidar, Pimpinan Bank Jateng Koordinator Magelang, Ketua KONI kota Magelang, Ketua PBVSI kota Magelang, Kepala BAKK Untidar, dan segenap
official dari Perguruan Tinggi yang berlaga.

Turnamen ini diikuti oleh 13 tim dari Perguruan Tinggi se-Kedu Raya dan berlangsung selama dua hari, pada tanggal 13-14 September 2025. Kegiatan ini terselenggara melalui kerja sama antara Untidar dengan Bank Jateng Cabang Koordinator Magelang sebagai bentuk sinergi antara perguruan tinggi dengan mitra eksternal.

Prof. Dr. Parmin, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa kompetisi ini bukan sekadar ajang olahraga, melainkan sarana mempererat hubungan antar mahasiswa. “Untidar mempioniri kompetisi ini yang agendanya untuk mahasiswa, khususnya pengurus BEM. Tujuannya agar ada silaturahmi yang lebih kuat antar mahasiswa PT se-Kedu Raya, menyalurkan energi di lapangan, berprestasi, serta menjunjung sportivitas.” Jelasnya.

Dukungan juga disampaikan oleh pemimpin Bank Jateng Cabang Koordinator Magelang, Tri Nugroho, yang menilai kegiatan ini sebagai bentuk sinergi positif. “Kami dari Bank Jateng memberikan support karena Bank Jateng sudah bekerjasama secara institusi, sudah cukup lama sehingga apapun yang menjadi kegiatan Untidar, nanti sebagai pionir barangkali perguruan tinggi se wilayah Kedu Raya ini bisa membangun sinergi positif perguruan tinggi yang lain,” ungkapnya.

Salah satu peserta, Bagus Priyanto, merasa senang dan mengungkapkan rasa terima kasih serta apresiasi kepada Untidar sebagai tuan rumah. “Senang sekali, terutama saya berterima kasih kepada Universitas Tidar karena menyelenggarakan turnamen bola voli, sehingga kami bisa ikut berpartisipasi, karena biasanya voli sudah jarang di jaman sekarang.” Pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, Universitas Tidar berharap Bank Jateng Volleyball 2025 dapat menjadi agenda tahunan yang tidak hanya menumbuhkan semangat sportivitas, tetapi juga memperkuat jejaring antar mahasiswa dan perguruan tinggi se-Kedu Raya, sekaligus membangun citra positif generasi muda yang kompetitif dan berdaya saing.

Penulis: Aghna

Editor: Humas Untidar

Penguatan Ekosistem Jurnal Ilmiah: Universitas Tidar Laksanakan Pendampingan bagi Pengelola Jurnal di Kedu Raya

Pengelolaan jurnal ilmiah kini menjadi prioritas utama dalam memperkuat publikasi ilmiah dosen. Perguruan tinggi dengan banyak jurnal terakreditasi nasional dan internasional berpotensi besar dalam mendukung pengembangan karier akademik dosen dan tenaga kependidikan. Namun, masih banyak pengelola jurnal yang menghadapi tantangan dalam menerapkan tata kelola yang berkualitas, di mana jurnal yang baik harus memiliki manajemen yang sehat serta substansi artikel yang sesuai dengan kaidah ilmiah.

 

Universitas Tidar, melalui tim pengabdian masyarakat yang dipimpin oleh Prof. Dr. Parmin, M.Pd., yang juga sebagai Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, memberikan dukungan kepada pengelola jurnal ilmiah di perguruan tinggi se-Kedu Raya. Kegiatan pendampingan perdana ini dilaksanakan di Gedung Multimedia Kampus Untidar, Rabu (27/8). Para pengelola jurnal berkumpul untuk mendapatkan informasi penting mengenai kebijakan akreditasi. Rangkaian acara mencakup pembahasan mendalam mengenai instrumen penilaian akreditasi serta pendampingan langsung bagi jurnal yang akan diajukan untuk akreditasi atau akreditasi ulang.

 

Agista Sintia Dewi Adila, M.Pd., Koordinator Prodi Pendidikan IPA FKIP Untidar sekaligus anggota tim pengabdi menjelaskan bahwa dukungan dana dari LPPM Untidar memungkinkan  pelaksanaan program pendampingan ini. “Tentu ini akan berlanjut secara berkesinambungan, dengan monitoring hingga pendampingan terhadap tingkat keberhasilan jurnal dapat terbit di Sinta,” imbuhnya. 

 

Kegiatan ini dihadiri oleh pengelola jurnal dari 16 perguruan tinggi di wilayah Kedu Raya, di antaranya: Universitas Tidar, Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara Magelang, Akademi Kesehatan Soedjono Magelang, Akper Alkautsar Temanggung, IAI An-Nawawi Purworejo, IAINU Kebumen, INISNU Temanggung, Institut Teknologi Bisnis dan Kesehatan Bhakti Putra Bangsa Indonesia, Politeknik Muhammadiyah Magelang, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Rajawali Purworejo, STAI Syubbanul Wathon, Stikes Bethesda Yakkum Kampus Temanggung, STMIK Bina Patria, Universitas Muhammadiyah Gombong, Akatirta, dan Universitas Muhammadiyah Magelang.

Prof. Parmin menyebutkan pengabdian ini menjadi wujud nyata dari komitmen Untidar bersama dengan perguruan tinggi se-Kedu Raya dalam mengembangkan kapasitas sumberdaya melalui penguatan ekosistem publikasi ilmiah. “Melalui kegiatan pendampingan tersebut, diharapkan mampu berdampak langsung bagi peserta yang hadir agar mampu mendesiminasikan secara lebih luas di masing-masing perguruan tinggi,” pungkasnya.



Penulis dan Editor: Humas Untidar

Wujudkan Tri Dharma, Dosen Untidar Bersama Disporapar Kota Magelang Gelar Pelatihan Bos Muda

Wujudkan Tri Dharma, Dosen Untidar Bersama Disporapar Kota Magelang Gelar Pelatihan Bos Muda

 

Wujudkan Tri Dharma, Dosen Untidar Bersama Disporapar Kota Magelang Gelar Pelatihan Bos Muda

 

Magelang – Dosen Universitas Tidar menunjukkan peran aktifnya dalam mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kolaborasi dengan Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Magelang, dalam Pelatihan Bos Muda Batch II yang digelar pada Selasa (26/8) di Mangkujo (Magelang Kuda & Joglo), Bandongan.

 

Kegiatan ini melibatkan 35 peserta dengan rentang umur 16 sampai dengan 29 tahun. Kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan, dilanjutkan materi kewirausahaan, pendampingan penyusunan ide bisnis, serta praktik menyusun Business Model Canvas (BMC).

 

Dosen S1 Agribisnis sekaligus Ketua Panitia, Adhi Surya Perdana, S.P., M.Sc., menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. “Sebagai dosen, kami memiliki rutinitas Tri Dharma. Kegiatan ini menjadi wujud pengabdian dengan bersinergi bersama Disporapar dan terjun langsung mendampingi pemuda Kota Magelang,” ungkapnya.

 

Sebagai trainer, Budi Hartono, S.E., M.Sc., dosen Prodi S1 Manajemen menekankan pentingnya proses dalam membangun usaha. “Membuat bisnis tidak hanya membuat bisnis langsung, tapi setidaknya mereka melakukan survei dulu, observasi, membuat ide yang berbeda, menganalisis, barulah akhirnya mendirikan bisnis tersebut,” jelasnya.

 

Dari pihak Disporapar, Yulis Hindarwati, S.Sos., menegaskan bahwa pendampingan dosen Untidar memberi nilai lebih. “Sinergi ini mendorong pemuda tidak hanya mencari kerja, tapi juga mampu menciptakan lapangan kerja,” katanya.

 

Dwi, salah satu peserta, turut menyampaikan kesan dan harapan yang positif terhadap kegiatan ini. “Kesannya seru, dan harapannya semoga tetap konsisten dan acaranya makin seru-seru.” Ungkap Dwi.

 

Melalui kegiatan ini, Untidar berharap kontribusi dosen dalam program-program serupa dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak pemuda Magelang yang tumbuh menjadi wirausahawan muda kreatif dan berdaya saing.

 

Penulis : Aghna Nur Sabrina

Gandeng PERMADANI Kota Magelang, Untidar Gelar Pelatihan Pembawa Acara Berbahasa Jawa Bagi Mahasiswa

Mengejawantahkan visinya sebagai Kampus Wirausaha dan Berbudaya, Untidar menggandeng DPD Persaudaraan Masyarakat Budaya Nasional Indonesian (Permadani) Kota Magelang, menggelar Pelatihan Pembawa Acara Berbahasa Jawa bagi Mahasiswa Untidar. Pembukaan pawiyatan (pelatihan) dilakukan di Laboratorium Rekayasa, Kampus Sidotopo, Jumat (22/08).

Hadir dalam pembukaan, Rektor Untidar, Prof. Dr. Sugiyarto, Msi., Ketua Bidang Organisasi DPP Permadani, Antonius Suparyatun, Ketua DPD Permadani Kota Magelang, Susilo Anggoro, SE., Paranpara DPP Pusat Permadani, Ir. H. Wiyoto, dan beberapa pengurus Permadani Kota Magelang.

Dalam sambutannya, Susilo Anggoro menyebutkan kegiatan ini diikuti oleh 50 mahasiswa Untidar yang dijaring melalui pendaftaran secara daring.

“Pawiyatan akan berlangsung sebanyak 11 kali pertemuan. 10 kali berisi materi, dan pertemuan kesebelas nantinya akan menjadi hari untuk menggelar karya,” imbuhnya.

Susilo menambahkan, pawiyatan yang digelar Permadani sebenarnya 46 kali pertemuan, namun untuk kelas mahasiswa dipadatkan menjadi 11 kali pertemuan.

Di kesempatan yang sama, Prof. Sugiyarto menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi manifestasi visi Untidar sekaligus menguatkan karakter lokal yang perlu dijaga kelestariannya.

“Saya berharap kegiatan pelatihan seperti ini akan dapat terus terlaksana. Tidak hanya berhenti pada bergada (angkatan) pertama ini saja. Kelak, setelah mahasiswa diharapkan kelas dosen dan tenaga pendidikan bisa menyusul,” ungkapnya.

Pembukaan pelatihan pembawa acara ini dilaksanakan keseluruhannya dikemas dalam bahasa jawa, Baik dari pembawa acara hingga sambutan-sambutannya. Bahkan seluruh pengurus Permadani hadir dalam busana jawa lengkap. Yang istimewa, dalam acara tersebut, Sus Anggoro berkesempatan menembangkan tembang Mijil Wigaringtyas laras slendro patet 9. Sementara tak kalah serunya, Prof. Sugiyarto pun membalas dengan tembang Pangkur Kala Tidar laras pelog patet 6.

Penulis dan Editor : Humas Untidar

“Semarak Kemerdekaan UNTIDAR 2025” Pererat Kebersamaan Lewat Lomba dan Kreativitas

Kemeriahan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80 di Universitas Tidar tidak berhenti pada Upacara Bendera dan Peragaan Busana Adat Nusantara. Tim Protokol kembali melanjutkan rangkaian kegiatan bertajuk “Semarak Kemerdekaan Untidar 2025”, Selasa (19/8) di selasar Gedung Fakultas Teknik 3, Kampus Tuguran.

“Kegiatan ini selain sebagai usaha kita menyemarakkan HUT RI ke-80 sekaligus sebagai upaya kita mengimplementasikan visi dan misi Untidar.  Kegiatan ini juga bertujuan mempererat silaturahmi dan kerja sama antar unit dan Lembaga,” ujar Dr. Astuty, M.Pd., Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan dan Umum dalam Sambutannya.

Kegiatan ini melibatkan perwakilan unit-unit kerja di lingkungan Untidar, dan mencakup berbagai perlombaan yang memadukan unsur kebugaran, kreativitas, dan kekompakan. Acara dimulai dengan lomba senam sehat, dilanjutkan dengan lomba memasak dan menghias nasi goreng, serta pemilihan suporter terbaik dari masing-masing unit.

Ketua Tim Kerja Bidang Hukum, Reformasi Birokrasi, dan Protokol, sekaligus Ketua Panitia kegiatan, Yogi Prayogo, S.H., M.H., menyampaikan apresiasinya terhadap semangat dan partisipasi seluruh peserta.

“Kegiatan ini disiapkan sejak satu bulan sebelumnya, mulai dari konsep, anggaran, hingga peserta. Perlombaan ini bagian dari upaya menyemarakkan HUT RI ke-80, sekaligus mengangkat budaya dan memperkuat kebersamaan di kampus,” ungkap Yogi.

Salah satu momen menarik dalam lomba memasak adalah keberhasilan dari Tim Kerja Bidang Humas dan Kerja Sama, yakni Ginanjar Pramuditya, S.Pd., dan Masngadun Nashih, yang berhasil meraih juara pertama dalam lomba memasak dan menghias nasi goreng. Salah satu yang membuat berbeda dengan tim lain yaitu penyajian disajikan dengan telur gulung serta hiasan angsa dari tomat.

“Rasanya happy sekali, tidak menyangka. Terus berusaha, jangan menyerah, karena sekeras apapun, kita tetap juaranya,” ungkap mereka usai pengumuman pemenang.

Kedua lomba tersebut diikuti oleh 23 kontingen peserta dari berbagai bidang dan unit di Untidar. Masing-masing lomba tersebut diambil 4 juara, yakni Juara 1, Juara 2, Juara 3, dan Juara Favorit dengan Dewan juri dari Persatuan Senam untuk lomba Senam Sehat Untidar, dan Dharmawanita untuk Lomba Nasi Goreng.

Pada perlombaan Senam Sehat Untidar, Juara 1 diraih oleh Fakultas Teknik, Juara 2 oleh Biro Akademik dan Kemahasiswaan (BAKK), Juara 3 oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), serta juara Favorit yang diraih oleh Biro Perencanaan dan Keuangan (BPKU).

Sementara itu, Juara 1 Lomba Memasak dan Menghias Nasi Goreng diraih oleh Tim Humas dan Kerjasama, Juara 2 oleh Tim Unit Pengembangan Akademik (UPA) Perpustakaan, Juara 3 oleh Tim Sekretariat Rektor, serta Juara Harapan oleh Tim Hukum, Reformasi, Birokrasi, dan Protokol.

Antusiasme peserta dan dukungan dari penonton menambah kemeriahan acara. Semangat sportivitas dan kebersamaan terasa kuat, menjadikan kegiatan ini lebih dari sekadar lomba—melainkan ajang silaturahmi antarunit kerja di lingkungan UNTIDAR.

Melalui Semarak Kemerdekaan Untidar 2025, universitas berharap kegiatan semacam ini dapat menjadi sarana untuk memperkuat solidaritas, menumbuhkan semangat kebangsaan, dan mempererat hubungan antaranggota sivitas akademika dalam suasana penuh kegembiraan dan nasionalisme.

Penulis : Yasmin, Aghna

Editor : Humas Untidar

38 Anggota DWP Untidar Resmi Dilantik: Siap Jalankan Program Pendidikan, Ekonomi, dan Sosial Budaya

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Tidar resmi dilantik oleh Ketua DWP Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui zoom meeting, bertempat di Gedung Kuliah Umum (GKU) dr. H.R. Suparsono, Kampus Tuguran, Rabu (20/08). Pelantikan ini menjadi momen penting karena untuk pertama kalinya DWP Untidar memiliki kepengurusan resmi di tingkat universitas dengan masa bakti 2024–2029.

Sebanyak 38 pengurus DWP Untidar mengikuti prosesi pelantikan bersama DWP dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Prosesi ini sekaligus menandai legalitas dan pengakuan resmi atas keberadaan organisasi tersebut di lingkungan Untidar.

Ketua DWP Untidar, Ibu Sri Tuwasti, menyampaikan bahwa pelantikan ini menjadi momen awal bagi pengurus untuk lebih terarah dalam menjalankan program.

“Dengan adanya pengukuhan ini, kepengurusan DWP Untidar telah sah dan resmi. Kami siap melaksanakan berbagai program yang sudah direncanakan bersama, meliputi bidang pendidikan, ekonomi, dan sosial budaya,” ungkapnya.

Program DWP Untidar nantinya mencakup kegiatan di bidang pendidikan seperti bantuan untuk putra-putri yatim/piatu pegawai Untidar serta seminar parenting. Di bidang ekonomi, DWP berencana mengadakan bazar bulanan dengan produk dari anggota. Sementara bidang sosial budaya diisi dengan kegiatan santunan anak yatim, nasi Jumat berkah di Masjid Kampus Sidotopo dan Tuguran, serta kegiatan seni seperti hadroh, paduan suara, dan karawitan.

Ibu Sri Tuwasti menegaskan pentingnya sinergi seluruh pengurus dalam menjalankan program.

“Saya sangat berharap kita semua dapat menjalin kerjasama, saling mendukung, dan melaksanakan program yang telah direncanakan bersama agar DWP Untidar benar-benar mampu memberikan manfaat nyata. Tidak hanya bagi anggota dan keluarganya, tetapi juga bagi masyarakat sekitar serta mendukung tujuan pembangunan bangsa menuju kesejahteraan dan pendidikan yang berkeadilan,” tutupnya.

Penulis : Aghna Nur Shabrina

Meriah! Peserta Upacara HUT Kemerdekaan RI ke-80 di Untidar Kenakan Pakaian Adat

Universitas Tidar menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Minggu (17/8) di halaman Gedung Kuliah Umum (GKU) dr. H.R. Suparsono, Kampus Tuguran. Upacara yang berlangsung khidmat ini menjadi wujud nyata refleksi kemerdekaan sekaligus perayaan keberagaman budaya Indonesia.

Rektor, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas jalannya upacara yang dinilai berhasil menggabungkan nilai-nilai nasionalisme dengan inovasi budaya dalam suasana yang tetap penuh makna.

“Saya bersyukur dan sangat mengapresiasi ide-ide bagus dari protokoler dan panitia. Upacara tetap berlangsung khidmat, tetapi ada inovasi yang justru bermanfaat untuk membangun kebersamaan sekaligus mencerminkan keindonesiaan kita,” ujarnya.

Salah satu bentuk inovasi tersebut adalah peragaan busana adat (catwalk) oleh peserta terpilih yang mengenakan pakaian tradisional dari berbagai daerah. Kegiatan ini menjadi simbol persatuan dalam keberagaman yang hidup di lingkungan kampus Untidar.

Dalam peragaan tersebut, peserta terbaik diberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi. Penilaian dilakukan oleh dewan juri dari Dharma Wanita Persatuan (DWP) Untidar, termasuk di antaranya Ibu Rektor, Sri Tuwasti yang menjelaskan bahwa keserasian busana dan keluwesan menjadi poin utama dalam penilaian.

“Penilaian didasarkan pada keserasian busana adat dari atas hingga bawah, serta keluwesan dalam menampilkan diri. Dari 15 peserta yang terpilih, aspek inilah yang menjadi dasar untuk menentukan juara,” jelasnya.

Lebih lanjut, Prof. Sugiyarto menyampaikan harapan agar tradisi semacam ini dapat terus dikembangkan di tahun-tahun mendatang.

“Kebaruan harus selalu dibangun, supaya tidak stagnan. Namun yang terpenting, nilai khidmat dan makna peringatan kemerdekaan tetap terjaga sebagai wujud syukur atas nikmat kemerdekaan bangsa,” tegasnya.

Dalam kesempatan ini, Rektor juga berkesempatan memberikan penghargaan kepada 36 pegawai Untidar yang terdiri dari 13 Penerima Penghargaan Karya Satya Bhakti Non PNS dan 23 Penerima Penghargaan Karya Satya PNS. Serta pemberian kenang-kenangan kepada 3 pegawai yang pensiun/Purna Bakti.

Upacara peringatan HUT ke-80 RI ini menjadi salah satu wujud komitmen Utidar dalam membangun semangat kebangsaan, mempererat kebersamaan sivitas akademika, serta merawat nilai-nilai keindonesiaan dalam bingkai kebhinekaan.

Penulis : Aghna

Editor : Humas Untidar

DAFTAR PENERIMA TANDA KEHORMATAN UNTUK PENYEMATAN HUT KE-80 REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2025     
  PENERIMA TANDA KEHORMATAN SATYALANCANA KARYA SATYA BAGI PEGAWAI NEGERI SIPIL TAHUN 2025      
NO NO URUT SK Nama   NIP Jabatan    Unit Kerja Tanda Kehormatan yang Dianugerahkan
1 122 Drs. Didik Sinung Haryadi, M.M.   196701121994011001 Analis Pengelolaan Keuangan APBN Ahli Madya   BPKU Satyalancana Karya Satya XXX Tahun
2 1967 Dr. Lilia Indriani, S.Pd., M.Pd.   198111282015042002 Lektor   FKIP Satyalancana Karya Satya X Tahun
3 1968 Ali Imron, M.Hum.   198501142015041001 Lektor   FKIP Satyalancana Karya Satya X Tahun
4 1969 Winda Candra Hantari, S.S., M.A.   198609162015042003 Lektor   FKIP Satyalancana Karya Satya X Tahun
5 2140 Nuwun Priyono, S.E., M.Ak., Akt., CA.   198010232015041001 Lektor   FE Satyalancana Karya Satya X Tahun
6 2141 Catur Pramono, S.T., M.Eng.   198407282015041001 Lektor   FT Satyalancana Karya Satya X Tahun
7 2142 Xander Salahudin, S.T., M.Eng.   198501222015041001 Lektor   FT Satyalancana Karya Satya X Tahun
8 2143 Sholihul Hakim, S.H., M.H.   198602172015041002 Lektor   FISIPOL Satyalancana Karya Satya X Tahun
9 2144 Wahyu Prabowo, S.H., M.H.   198706102015041003 Lektor   FISIPOL Satyalancana Karya Satya X Tahun
10 2233 Anisa Dewi Prajanti, S.Kom., M.T.   198912172015032001 Kepala Subbagian Umum    FT Satyalancana Karya Satya X Tahun
11 2246 Hatma Izza Perdana, S.Pd.   198905252015041002 Analis Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Muda   BPKU Satyalancana Karya Satya X Tahun
12 2258 Danar Sandi Kusuma, S.Pd.   198805312015041002 Analis Pengelolaan Keuangan APBN Ahli Muda   BPKU Satyalancana Karya Satya X Tahun
13 2437 Annisa Novita Sari, S.Pi., M.Si.   198611082015042003 Lektor   FAPERTA Satyalancana Karya Satya X Tahun
14 2622 Hendra Tri Setyawan, S.E., M.E.   198312092015041001 Analis Anggaran Ahli Muda   BPKU Satyalancana Karya Satya X Tahun
15 2727 Setyo Wigati, S.H.   196710032014092002 Pengadministrasi Perkantoran/ Pengadministrasi Umum   FE Satyalancana Karya Satya X Tahun
16 2728 Yogi Prayogo, S.H., M.H.   198804142015041002 Penelaah Teknis Kebijakan/Analis Organisasi dan Tata Laksana    BPKU Satyalancana Karya Satya X Tahun
17 2729 Ratri Dian Hestuningrum, S.E.   199003142014042001 Pengolah Data dan Informasi   BPKU Satyalancana Karya Satya X Tahun
18 3086 Andi Setiawan, S.E.   198907082015041003 Penelaah Teknis Kebijakan/Bendahara Penerimaan   BPKU Satyalancana Karya Satya X Tahun
19 3145 Kurniawan Pambudi, A.Md.   198903212014041001 Pranata Sumber Daya Manusia Aparatur Mahir   BPKU Satyalancana Karya Satya X Tahun
20 3220 Yohanes Tomi Yoga Pratomo, A.Md.   198805152015041002 Pengolah Data dan Informasi/Pengelola Gaji   BPKU Satyalancana Karya Satya X Tahun
21 3357 Dr. Emma Dwi Ratnasari, S.E., M.Si.   198509052015042002 Lektor   FE Satyalancana Karya Satya X Tahun
22 3395 Edi Purwanto   197912282014091002 Pengadministrasi Perkantoran/ Pengadministrasi Umum   FE Satyalancana Karya Satya X Tahun
23 3549 Shodiqun   197205092014091001 Pengadministrasi Perkantoran/ Pengadministrasi Umum   BPKU Satyalancana Karya Satya X Tahun
DAFTAR PENERIMA TANDA KEHORMATAN UNTUK PENYEMATAN HUT KE-80 REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2025 
                 
  PENERIMA TANDA KEHORMATAN SATYALANCANA KARYABHAKTI BAGI PEGAWAI NON PEGAWAI NEGERI SIPIL  UNIVERSITAS TIDAR TAHUN 2025
 
NO NO URUT SK Nama   NIK Jabatan    Unit Kerja Tanda Kehormatan yang Dianugerahkan
1 1 Pranata Indra Utama, S.Kom 1806/UN57/KP.06.08/2025      001 19881219 201409 0 K004 Pengolah Data dan Informasi Penata, III/c BAKK Satyalancana Karya Bhakti X Tahun
2 2 Lili Ekariyanti, S.Sos. 1806/UN57/KP.06.08/2025      002 19881112 201508 0 K045 Pengadministrasi Perkantoran (Serketaris WR 3) Penata Muda Tk. I, III/b BAKK Satyalancana Karya Bhakti X Tahun
3 3 Iwan Setyawan, S.E. 1806/UN57/KP.06.08/2025      003 19830604 201411 0 K013 Pengadministrasi Perkantoran  Penata, III/c BPKU Satyalancana Karya Bhakti X Tahun
4 4 Rasyid Wicaksono Hadi, S.Pd. 1806/UN57/KP.06.08/2025      004 19910725 201505 0 K039 Pengadministrasi Perkantoran Penata Muda Tk. I, III/b BPKU Satyalancana Karya Bhakti X Tahun
5 5 Kuni Farikhah, S.Ak. 1806/UN57/KP.06.08/2025      005 19920320 201503 0 K017 Pengadministrasi Perkantoran  Penata Muda Tk. I, III/b BPKU Satyalancana Karya Bhakti X Tahun
6 6 Wuri Sekar Arum, S.E. 1806/UN57/KP.06.08/2025      006 19880623 201503 0 K018 Pengadministrasi Perkantoran Penata, III/c FE Satyalancana Karya Bhakti X Tahun
7 7 Vitria Puspitasari, S.I.P. 1806/UN57/KP.06.08/2025      007 19880530 201505 0 K038 Pengadministrasi Perkantoran Penata, III/c FE Satyalancana Karya Bhakti X Tahun
8 8 Erni Budiati, A.Md. 1806/UN57/KP.06.08/2025      008 19801009 201410 0 C174 Pengadministrasi Perkantoran Penata Muda, III/a FKIP Satyalancana Karya Bhakti X Tahun
9 9 Fibra Budyasoko Kusumo Nugroho, S.T. 1806/UN57/KP.06.08/2025      009 19850227 201410 5 K012 Teknisi Laboratorium Penata, III/c FKIP Satyalancana Karya Bhakti X Tahun
10 10 Yosuana Dewi Cenderawasih, S.Sos. 1806/UN57/KP.06.08/2025      010 19750721 201411 3 K014 Pengadministrasi Perkantoran Penata, III/c FAPERTA Satyalancana Karya Bhakti X Tahun
11 11 Hadana Fasih Kamala, S.Kom. 1806/UN57/KP.06.08/2025      011 19901109 201503 0 K021 Pengolah Data dan Informasi (Sistem Informasi) Penata, III/c UPA TIK Satyalancana Karya Bhakti X Tahun
12 12 Rohmania Putri Nurlaili, S.Kom. 1806/UN57/KP.06.08/2025      012 19920316 201505 0 K041 Pengolah Data dan Informasi (Umum) Penata Muda Tk. I, III/b UPA TIK Satyalancana Karya Bhakti X Tahun
13 13 Muhammad Indra, S.Kom. 1806/UN57/KP.06.08/2025      013 19920711 201505 0 K040 Pengolah Data dan Informasi (Sistem Informasi) Penata Muda Tk. I, III/b UPA TIK Satyalancana Karya Bhakti X Tahun

 

Juara Peragaan Busana Adat Nusantara  
     
Juara Putri  
1 Olivia Wardhani, S.T., M.Eng. Dosen Teknologi Informasi, Fakultas Teknik
2 Dzikrina Dian Cahyani, M.A. Dosen PBSI, FKIP
3 Lyna Lestari Indrayati, S.Farm., M.Farm. Dosen D3 Farmasi, Faperta
     
Juara Putra  
1 Muh Syaiful Bakhri, S.E., M.E. Dosen Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi
2 Dr. Natta Sanjaya, M.Si. Dosen Ilmu Administrasi Negara, Fisipol
3 Hardito Suryatno, S.E. Tendik BPKU 

 

Aksi Papermob Ribuan Mahasiswa Baru Untidar Angkat Tema Kearifan Lokal Magelang

Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2025 ditutup dengan agenda paper mob dan Expo Unit Kegiatan Mahasiswa, Selasa (12/08) di Wilayah Kampus Sidotopo, Universitas Tidar.

Mengusung semangat kearifan lokal dan kebudayaan Magelang, paper mob yang melibatkan 3.480 mahasiswa dari total 4.138 mahasiswa baru yang diterima di Untidar Tahun 2025 ini berhasil membuat 14 formasi yang memukau.

“Dimulai dengan formasi hitungan mundur dari angka 3, identitas Untidar seperti Kampus Kewirausahaan dan Kebudayaan serta ikon khas Magelang seperti Pakuning Jawa, Pohon Tabebuya dan Borobudur,” jelas Penanggung Jawab Kegiatan PKKMB Untidar tahun 2025, Mashud Syahroni, S.Pd., M.Pd..

Menurut Syahroni, kegiatan PKKMB Untidar 2025 yang dimulai pada Senin, 4 Agustus 2025 sampai hari penutupan ini melibatkan 35 panitia dosen dan tendik serta pendukung teknis sebanyak 400 mahasiswa.

Koordinator Sie Acara PKKMB Riyandra Gemal Vasha menambahkan masing-masing formasi paper mob ditampilkan dalam durasi maksimal 3 menit. Persiapan dilakukan secara intensif selama 4 hari, dengan latihan koordinasi satu jam sebelum tampil.

“Kami ingin tetap mengangkat budaya Magelang sebagai identitas kampus. Tema tahun ini juga terinspirasi dari kebudayaan Yunani Kuno dengan kombinasi warna coklat, kuning, putih, dan merah yang mendominasi formasi paper mob,” jelasnya.

Salah satu mahasiswa baru, Silvira Fatimah Sari dari Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, mengungkapkan antusiasmenya terhadap kegiatan ini.

“Kesannya seru dan menyenangkan. Saya mendapatkan banyak teman baru dan pengalaman baru yang belum pernah saya dapatkan di sekolah sebelumnya,” ujar Silvira.

Ia pun berharap agar kegiatan PKKMB terus berkembang menjadi lebih baik di tahun-tahun mendatang.

Selain paper mob mahasiswa baru juga dapat mengunjungi stand Expo UKM di Untidar serta menikmati hiburan yang telah dipersiapkan oleh panitia. Dengan semangat kolaboratif dan kekayaan budaya lokal, PKKMB UNTIDAR 2025 diharapkan tidak hanya menjadi ajang pengenalan kampus, tetapi juga menjadi momen berharga untuk menumbuhkan semangat kebersamaan, kreativitas, dan kecintaan terhadap budaya daerah.

Penulis : Aghna

Editor : Humas Untidar

Lakukan Kunjungan Kolaboratif, UPA PKK Untidar Sambangi TWB Jalin Silaturahim dan Kerjasama

Unit Penunjang Akademik Pengembangan Karir dan Kewirausahaan Universitas Tidar (UPA PKK Untidar) sambangi Lembaga Pengelolaan Taman Wisata Borobudur (TWB) pada Kamis (7/8).  Kunjungan tersebut dilakukan dengan tujuan menjalin silaturahim, sekaligus melanjutkan kerjasama di bidang pariwisata, magang, dan kewirausahaan untuk para mahasiswa Untidar.

Kunjungan yang dilaksanakan oleh Dra. Lucia Rita Indrawati, M.Si. beserta jajaran ini disambut baik oleh dua perwakilan dari Taman Wisata Borobudur, yakni Bapak Agus dan Bapak Arvi.

Lebih lanjut, kunjungan ini membahas seputar kolaborasi  antara Untidar dan TWB, seperti memperkuat kerjasama antar instansi pendidikan dan wisata, kerjasama antara universitas dan sektor pariwisata dalam peran penting pengembangan pendidikan di industri pariwisata, meningkatkan promosi, mengembangkan produk wisata yang beragam.

Tak hanya itu, pembahasan ini juga menyinggung terkait strategi peningkatan kualitas layanan dan fasilitas di destinasi wisata yang sebelumnya dinaungi oleh Taman Wisata Candi (TWC) yang kemudian beralih menjadi TWB.

Kunjungan ini juga mempertegas kelanjutan kerja sama antara UPA PKK Untidar dengan TWB yang sempat terputus beberapa waktu lalu. Oleh karena itu, Dra. Lucia Indrawati, M.Si. menegaakan, dalam pelaksanaan kedepannya cukup 1 pintu. Beliau juga berharap, kunjungan ini dapat memperlancar kerjasama di berbagai sektor.

“Harapannya, dalam pelaksanaan nanti cukup 1 pintu saja ya, agar tidak terjadi miss informasi. Kita juga turut berharap, kunjungan ini nantinya bisa memperlancar kolaborasi dan kerjasama di berbagai sektor,” pungkasnya.

 

Reporter : Erwin, UPA PKK Untidar

Penulis : Yasmin Fadhilah Nur Anisa

Rektor : Masjid 17 Jadi Simbol Ketauhidan dan Nasionalisme di Kampus Untidar

Rektor Universitas Tidar Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si., menyampaikan harapan besar terhadap pembangunan Masjid 17 sebagai pusat spiritual yang mencerminkan nilai keislaman dan nasionalisme di lingkungan kampus. Hal ini disampaikan dalam acara Peletakan Batu Pertama Masjid 17 yang digelar Kamis (07/08) di Kampus Sidotopo.

“Untuk semuanya, seluruh sivitas akademika, mangkeh saged lanjutaken kanthi istiqomah, membangun ketauhidan, akhlaqul karimah kita, agar bisa mewarnai ciri khas Untidar. Serta kita harus bisa terus merawat yang telah dimulai,” ujar Prof. Sugiyarto dalam sambutannya.

Menurutnya, pembangunan masjid ini tidak hanya menjadi proyek fisik, melainkan juga ruang simbolik untuk memperkuat karakter religius dan kebersamaan warga kampus. Nama Masjid 17 dipilih dengan makna filosofis yang dalam : angka 17 merepresentasikan hari kemerdekaan Indonesia, sekaligus jumlah rakaat salat wajib lima waktu.

“Maknanya, kita ingin membangun ruang spiritual yang juga mencerminkan jiwa nasionalis-religius, terutama bagi sivitas akademika Untidar,” lanjutnya.

Acara peletakan batu pertama diawali dengan kegiatan sema’an Al-Qur’an, tahlil, dan doa khotmil qur’an pada pagi hari. Dilanjutkan sore harinya dengan pembukaan resmi, sambutan Rektor, prosesi azan dari empat penjuru, iqamah, dan peletakan batu pertama. Prosesi azan dari empat arah menjadi simbol keterbukaan spiritual dari segala penjuru kampus.

Dalam kegiatan ini juga dilakukan pemotongan tumpeng oleh dan doa bersama.

Hadir dalam kegiatan ini sejumlah tokoh agama seperti Kiai Yahya, Kiai Nur Kholis, K.H. Arif Mafatichul Huda, Habib Fatah Zahir Al Attas, Gus Galih dan K.H. Mahfud Tamam, serta jajaran Pimpinan Untidar, Takmir Masjid serta perwakilan mahasiswa dari UKM Iqsan.

Masjid 17 dirancang memiliki tiga lantai, masing-masing dengan fungsi berbeda. Lantai satu menjadi ruang publik dan sosial, lantai dua difungsikan untuk ibadah, dan lantai tiga akan digunakan untuk ruang kuliah keagamaan dan mata kuliah Pancasila. Kawasan masjid juga akan dilengkapi fasilitas penunjang seperti area parkir, panggung terbuka, dan kafe sebagai ruang interaksi inklusif.

Ketua Tim Pembangunan Masjid 17, Prof. Dr. Ir. Gito Sugiyanto, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng., menyampaikan bahwa pembangunan dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama dimulai 1 Agustus 2025 dan ditargetkan selesai pada minggu ketiga Desember 2025. Tahap ini mencakup struktur utama, sebagian arsitektur, dan lahan parkir. Sementara tahap kedua akan berlangsung pada 2026 untuk proses penyelesaian akhir bangunan.

“Total anggaran sebesar Rp12,99 miliar, dengan pelaksana proyek PT Utama Sumber Mas dari Semarang dan PT Jiona Sejati dari Bandung,” jelas Prof. Gito.

Dengan pembangunan Masjid 17 ini, Untidar berharap hadirnya ruang ibadah yang tidak hanya menjadi pusat spiritual, tetapi juga ruang edukatif dan sosial yang inklusif bagi seluruh elemen kampus dan masyarakat sekitar.

Penulis : Aghna

Editor : Humas Untidar