Untidar Terima Kunjungan Studi Tiru dari Universitas Lambung Mangkurat, Perkuat Kolaborasi Antar Perguruan Tinggi

Universitas Tidar menerima kunjungan studi tiru dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dalam rangka penguatan kerjasama kelembagaan antar perguruan tinggi. Kegiatan yang berlangsung, Kamis (10/07) di Ruang Rapat Rektorat, Kampus Tuguran ini difokuskan pada diskusi pengelolaan kerja sama dalam dan luar negeri serta menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Anugerah Kerjasama DIKTI SAINTEK.

Acara dibuka dengan sambutan dari Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerja Sama, Untidar, Prof. Dr. Suyitno, S.T., M.Sc., IPM., yang menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan silaturahmi pimpinan serta staf dari ULM. 

“Merupakan suatu kehormatan bagi kami dapat menerima kunjungan dari ULM. Meskipun secara geografis cukup jauh, kunjungan ini menunjukkan semangat kolaborasi yang kuat di antara perguruan tinggi negeri di Indonesia,” ujar Prof. Suyitno.

Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Dr. Ir. Yusuf Azis, M.Sc., Wakil Rektor Bidang Kerjasama, Humas, dan Sistem Informasi ULM. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk saling bertukar pengalaman dan praktik baik dalam pengelolaan kerja sama serta mempererat hubungan kelembagaan antara ULM dan Untidar.

Sebagai simbol persahabatan dan semangat kerja sama, kedua belah pihak melakukan pertukaran cinderamata yang disaksikan oleh pimpinan dan kepala biro dari kedua universitas. 

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan dan staf ULMt, antara lain Dr. Ir. Yusuf Azis, M.Sc. (Wakil Rektor IV), Dr. Ir. Arief RM Akbar, M.Si., IPU. (Wakil Rektor II), Muhammad Ilyas, S.T., M.T. (Plt. Kabiro PKH), serta tim kerja sama ULM yang terdiri dari koordinator, sub koordinator, sekretaris, dan staf.

Dari Untidar, hadir Dr. Astuty, M.Pd. (Plt. Wakil Rektor II), Drs. Giri Atmoko, M.Si. (Kabiro AKK), dan Sulistyaningrum, S.E. (Kabiro PKU). Kehadiran para pimpinan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi antar perguruan tinggi.

Kegiatan dilanjutkan dengan paparan materi dari Ketua Tim Kerja Sama Untidar, Ibu Laila Alfizanna, S.S., MDCC, yang mempresentasikan strategi, kebijakan, serta capaian kerja sama yang telah dan sedang dilaksanakan oleh Untidar. Paparan ini disambut antusias oleh peserta dari ULM dan diikuti dengan sesi diskusi serta tanya jawab yang membahas berbagai aspek pengelolaan kerjasama kelembagaan, termasuk kerja sama internasional, hibah, dan penguatan branding institusi melalui kolaborasi strategis.

Kunjungan ini juga menjadi bagian dari pelaksanaan Anugerah Kerjasama DIKTI SAINTEK, yang bertujuan memberikan apresiasi terhadap unit kerja maupun individu yang menunjukkan kontribusi aktif dan inovatif dalam memperluas jaringan kerjasama institusi.

Penulis: Suryanti

Editor : Humas Untidar

Untidar Tandatangani Kerjasama, Dukung Program Pemerintah Kabupaten Magelang

Universitas Tidar (Untidar) melangsungkan penandatangan Kesepakatan Bersama dan Perjanjian Kerjasama dalam rangka dukung program pemerintah Kabupaten Magelang, terkait program pemberian beasiswa kepada pemuda berprestasi Kabupaten Magelang yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi, Kamis (9/7). Bertempat di Pendopo drh. Soepardi  Kompleks Sekretariat Daerah Kabupaten Magelang, Bupati Magelang dan Rektor Untidar menandatangani Kesepakatan Bersama tentang kerjasama di bidang Pemerintahan, Pembangunan, Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kepada Masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, menyampaikan kerjasama ini menjadi awalan dan landasan dalam merealisasi visi misinya dalam mendorong pemuda Kabupaten Magelang untuk mencapai pendidikan tinggi, yang muaranya sebagai upaya mensejahterakan kehidupan keluarga.

Masih menurutnya, beasiswa akan diberikan kepada pemuda berprestasi yang berdomisili di Kabupaten Magelang dan sudah diterima di Perguruan Tinggi baik negeri maupun swasta. Beasiswa akan diterimakan sejumlah lima juta rupiah pada tiap semester. “Kelak saya menargetkan akan memberi beasiswa kepada 1000 mahasiswa setiap tahunnya.” Imbuhnya.

Grengseng berharap Perguruan Tinggi nantinya menjadi rekan dalam menciptakan sumber daya manusia yang lebih berkualitas, kreatif, inovatif, serta berakhlak mulia dalam memajukan Kabupaten Magelang. “Harapannya pemuda Kabupaten Magelang dapat mencapai pendidikan tinggi dan menjadi promotor peningkatan  Sumber Daya Manusia Kabupaten Magelang,” tutupnya.

Di kesempatan yang sama, Rektor Untidar, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si., menyambut baik program ini. “Selaras dengan apa yang disampaikan pak Bupati,  semakin banyak ragam beasiswa yang diterima, akan menjadi kemudahan peserta didik dalam menuntut ilmu,” ungkapnya.

Sugiyarto juga menyebutkan bahwa ada mekanisme yang akan dipakai agar tidak ada seorang mahasiswa menerima beasiswa double. “Maksudnya, agar pemerataan pembiayaan bisa dirasakan oleh sebanyak-banyaknya mahasiswa, agar tujuan pemerataan pendidikan tinggi dapat segera tercapai.” lanjutnya.

Penandatanganan Kerjasama juga dilakukan oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Untidar, Prof. Dr. Parmin, S.Pd., M.Pd., dengan Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Magelang, Mulyanto, S.H., M.H., tentang Pemberian Beasiswa Bagi Pemuda Berprestasi Di Kabupaten Magelang.

Turut hadir  pula perwakilan Universitas Gajah Mada; Universitas Negeri Yogyakarta; Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta; Universitas Sebelas Maret; Universitas Diponegoro; Universitas Negeri Semarang; Universitas Tidar; Institut Seni Indonesia Yogyakarta; Institut Seni Indonesia Surakarta; UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta; UIN Salatiga; Polbangtan Yoma; STPMD “APMD”; Univeristas Muhammadiyah Magelang; STIEPARI yang pada kesempatan itu juga melakukan penandatangan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Magelang.

Pengangkatan Jabatan Kepala Biro Perencanaan, Keuangan, dan Umum serta Pelantikan 61 PNS di Lingkup Untidar Tahun 2025

Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si. melantik dan mengambil sumpah jabatan bagi 61 Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai tenaga pendidik di Lingkungan Universitas Tidar, serta mengangkat jabatan Ibu Sulistyaningrum, S.E. sebagai Kepala Biro Perencanaan, Keuangan, dan Umum, pada Selasa (8/7) di Gedung Kuliah Umum (GKU) Dr. H. Suparsono, Kampus Tuguran, Magelang.

Prosesi tersebut turut disaksikan oleh para Wakil Rektor dan juga Dekan dari masing-masing fakultas.

Melalui Pembacaan Kutipan Surat Keputusan Pengangkatan Jabatan, secara resmi memberhentikan dengan hormat jabatan sebagai Pranata Hubungan Ahli Madya dan memberikan penghargaan serta pengabdiannya selama memangku jabatan, dengan melantik dan mengangkat Ibu Sulistyaningrum, S.E., sebagai Kepala Biro Perencanaan, Keuangan, dan Umum.

“Saya berupaya untuk terus berinovasi melanjutkan program kerja yang sudah berjalan guna meningkatkan segala pelayanan kepada stakeholder, melalui banyaknya potensi yang masih dapat dikembangkan serta status BLU pada Untidar ini, harapannya Untidar terus maju, berkembang, dan bersama-sama kompak membangun dan berdedikasi kepada negeri” tutur Ibu Sulistyaningrum, S.E.

Dalam kesempatan tersebut Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si. juga melakukan prosesi Sumpah Jabatan Pengangkatan CPNS menjadi PNS yang diikuti secara bersamaan oleh 61 Pegawai Negeri Sipil dalam mengikrarkan sumpahnya.

Pelantikan tersebut memberikan nilai kesetiaan dan ketaatan sepenuhnya pada Pancasila, UUD 1945, Negara dan Pemerintah dengan mengikuti segala peraturan perundang-undangan yang berlaku serta melaksanakan tugas kedinasan dengan sebaik-baiknya kepada Anggota Baru PNS di lingkup Untidar dengan penuh rasa tanggungjawab.

“Pelantikan ini memperjelas status PNS Dosen dan Tenaga Pendidik Untidar untuk memiliki tekad, value, dan memegang budaya Tidar dalam segala pengabdian serta menggunakan pakem yang ada untuk terus berinovasi dan bertansformasi dalam perkembangan zaman guna melahirkan sarjana yang mampu berkiprah dikancah internasional” ungkap beliau.

Setelah acara tersebut, terdapat penyerahan SK PNS secara simbolis dan juga penandatanganan pakta integritas serta berita acara. Kegiatan ditutup dengan pembacaan doa sebagai upaya mendarmabaktikan sumpah kepada bangsa, negara dan kemanusiaan.

 

Penulis: Maura Deaazaria Firdanisahara

Editor: Humas Untidar

Terjunkan 900 Mahasiswa KKN, Prof. Dr. Suyitno Tekankan Pentingnya Tanggung Jawab Moral dan Sikap Profesional

Untidar secara resmi menerjunkan 900 mahasiswa dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Periode Juli–Agustus 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di halaman depan Gedung Kuliah Umum (GKU) Dr. H. Suparsono pada Sabtu (5/7). Para peserta berasal dari 4 fakultas dan 11 program studi yang tergabung dalam 90 kelompok berbeda.

Wakil Rektor Bidang Akademik  dan Kerja sama, Prof. Dr. Suyitno, S.T., M.Sc., IPM., dalam sambutannya menekankan pentingnya tanggung jawab moral dan sikap profesional selama pelaksanaan KKN. “Teman-teman mahasiswa hadir di masyarakat tidak lagi membawa nama pribadi, tapi nama institusi. Maka jagalah diri secara utuh mulai dari raga, pikiran, dan hati. Hindari hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri maupun nama baik kampus,” tegasnya. Beliau juga berpesan agar mahasiswa mampu menjaga etika komunikasi. 

Plt. Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Dr. Eny Boedi Orbawati, M.Si., mempertegas terkait penyebaran lokasi KKN yang terbagi ke dalam 6 kabupaten, yakni Magelang, Temanggung, Wonosobo, Kebumen, Pemalang, dan Bantul, mencakup dari 18 kecamatan dan 52 desa yang ada. Kegiatan KKN Reguler ini dilaksanakan selama 1 bulan, mulai 5 Juli hingga 3 Agustus 2025.

“Mahasiswa sudah melalui tahapan persiapan mulai dari observasi, penyusunan proposal, hingga pengurusan administrasi ke lokasi. Ini bukan kegiatan yang tiba-tiba, melainkan sudah disiapkan dengan matang,” beliau menjelaskan. 

Beliau juga menegaskan bahwa selain program wajib seperti pendataan RTLH, mahasiswa didorong membuat program-program pilihan, kerja sama, dan kegiatan spontan yang relevan dengan kebutuhan lokal.  “Silakan kembangkan kreativitas, tapi tetap perhatikan kearifan lokal. Jaga nama baik Untidar dan bijak dalam bermedia sosial,” pesannya.

”Melalui adanya kegiatan KKN ini diharapkan mahasiswa dapat memiliki pandangan dalam menerapkan ilmu yang dimilikinya agar mampu bermanfaat dalam setiap lini masyarakat” ungkap Ibu Hani’ Rosyidah, S.Pd., M.Pd. selaku anggota pusat layanan KKN.


“Kami sebagai mahasiswa juga mempersiapkan berbagai program kerja yang membantu dalam peningkatan ekonomi serta peningkatan ketahanan pangan pada masyarakat desa” ujar Nadia dari kelompok 80 yang berlokasi di Dusun Pirikan, Secang.

Seperti penerjunan KKN sebelumnya, terdapat serangkaian kegiatan simbolik pengibaran bendera merah putih berukuran raksasa oleh UKM Mapala Sulfur dari lantai 3 Gedung Fakultas Teknik (FT), sebagai lambang semangat dan dedikasi mahasiswa untuk mengabdi di tengah masyarakat. Dilanjutkan dengan penyematan jas almamater kepada perwakilan mahasiswa sebagai tanda resmi pelepasan peserta KKN.

Usai prosesi pelepasan, mahasiswa langsung diberangkatkan ke lokasi pengabdian bersama Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) masing-masing. Kegiatan diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Rifki Hamdani, SST., M.Si.  sebagai bentuk harapan atas kelancaran dan keberkahan seluruh rangkaian pelaksanaan KKN Reguler 2025.



Penulis: Gita Puspita Rakhmawati

Editor: Maura Deaazaria Firdanisahara 

Untidar Jalin Kerja Sama dengan Pemkab. Purworejo, Dorong Pembangunan Daerah yang Inovatif dan Berkelanjutan

Universitas Tidar secara resmi menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Purworejo dalam upaya memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Penandatanganan kerja sama ini berlangsung, Jumat (4/7) di Ruang Arahiwang, Sekretariat Daerah Kabupaten Purworejo, dan dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah serta pimpinan Untidar.

Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Purworejo, Yuli Hastuti, S.H., didampingi Pj. Sekretaris Daerah Drs. R. Achmad Kurniawan Kadir, M.P.A., dan Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Drs. Bambang Susilo.

Dari pihak Untidar, hadir Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si.; Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerjasama, Prof. Dr. Suyitno, S.T., M.Sc., IPM., didampingi Tim Kerjasama.

Dalam sambutannya, Bupati Purworejo menyampaikan apresiasi atas komitmen semua pihak dalam menjalin kerja sama strategis ini. Ia menekankan pentingnya keterlibatan perguruan tinggi dalam seluruh sektor pembangunan guna memastikan terjadinya transformasi dan inovasi daerah.

“Kerja sama ini merupakan langkah nyata untuk mewujudkan sinergitas antara pemerintah daerah dan penyelenggara pendidikan tinggi. Kami berharap kolaborasi ini dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penguatan kegiatan pembangunan yang berkelanjutan,” ujar Yuli Hastuti.

Penandatanganan surat kerja sama Universitas Tidar dengan Pemerintah Kabupaten Purworejo

Bupati juga menyampaikan bahwa dukungan dari kalangan akademisi sangat diperlukan dalam memperkuat pelaksanaan program-program daerah yang telah ada, serta menciptakan berbagai inovasi dan kreativitas baru yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Semoga kerja sama ini menjadi momentum penting bagi kita semua dalam mewujudkan masyarakat Purworejo yang sehat, sejahtera, dan berdaya saing. Sinergitas yang dibangun hari ini kami harapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat, menuju Purworejo yang Berseri, Berdaya Saing, Sejahtera, dan Inovatif,” tutupnya.

Senada dengan Bupati Purworejo, Rektor Untidar menanggapi kerjasama ini sebagai langkah awal Untidar bisa menjadi mitra strategis dari Pemkab. Purworejo.

“Melalui kerja sama ini, Untidar menegaskan kembali komitmennya untuk menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun negeri dari daerah, sekaligus menjalankan peran aktif dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi secara lebih kontekstual dan berdampak,” ujarnya.

Foto bersama setelah penandatanganan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Purworejo

Dalam kesempatan yang sama, hadir pula Rektor Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman Semarang (UNDARIS), Direktur Pusat Rehabilitasi Yayasan Kristen Untuk Kesehatan Umum (YAKKUM), dan Direktor Soerojo Hospital yang pada kesempatan juga melakukan penandatangan kerjasama dengan Pemkab. Purworejo.

 

Penulis : Suryanti

Editor : Humas Untidar

Untidar Sukses Menjadi Tuan Rumah Pomprov Jateng 2025 Cabang Olahraga Karate

Untidar sukses menggelar Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi (Pomprov) Jawa Tengah (Jateng) cabang olahraga Karate pada Kamis (3/7). Sebanyak 140 atlet dari 32 perguruan tinggi di Jawa Tengah turut serta mengikuti ajang bergengsi ini guna memperebutkan 13 medali emas, 13 medali perak, dan 26 medali perunggu di GKU dr. H.R. Suparsono, Kampus Tuguran, Magelang.

Kejuaraan tersebut mempertandingkan 13 kategori kelas, dan semua pertandingan berlangsung sengit, memperlihatkan kemampuan dan semangat kompetitif para mahasiswa.

Pertandingan dilaksanakan selama 2 hari yaitu pada Rabu (2/7) untuk kelas kata perorangan putra, kata perorangan putri, kumite under 55 kg putra, kumite under 50 kg putri, kumite under 60 kg putra, kumite under 55 kg putri, serta kumite under 67 kg putra.

Pertandingan selanjutnya pada Kamis (3/7) melanjutkan enam kelas kumite lainnya yaitu kelas 75 kg putra, kumite under 61 kg putri, kumite under 84 kg putra, kumite under 68 kg putri, kumite over 84 kumite putra, serta kumite over 68 kg putra. Seluruh pertandingan yang dilangsungkan melalui sistem gugur dan eliminasi untuk dapat mencapai pemenang pada setiap kelas kejuaraan.

Sementara itu, Untidar berhasil meraih tiga medali perunggu di kelas kumite under 67 kg putra, kumite under 68 kg putri, dan kumite over 68 kg putri. Mereka tampil gemilang dalam setiap pertandingan meskipun menghadapi keterbatasan dalam waktu persiapan serta memahami bahwa kemampuan lawan lawannya dalam kompetisi ini sangat epik dengan strategi masing-masing.

“Bangga karena dapat membawa pulang medali yang sepadan atas persiapan yang dilakukan mulai dari kesehatan, pola latihan, dan pola makanan karena pencapaian ini juga menjadi pelampiasan atas Pomprov tahun sebelumnya yang belum berhasil menghasilkan medali” ungkap Intan pemenang medali perunggu pada kelas under 68 kg putri.

Laga terakhir yaitu kelas kumite over 68 kg putri menyajikan duel Karmila dari Untidar yang menegangkan, hasil pertandingan menunjukkan bahwa Karmila akhirnya keluar sebagai pemenang setelah pertarungan yang ketat. “Turut senang atas pencapaian yang dimenangkan, karena menjadi pertandingan pertama yang diikuti, serta perlunya strategi dan ketenangan dalam menghadapi lawan” ujar Karmila

Setelah seluruh rangkaian pertandingan selesai, acara ditutup dengan awarding ceremony. Dengan berakhirnya Kegiatan Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi (Pomprov) Jawa Tengah 2025 cabang olahraga Karate, membuktikan bahwa Untidar mampu menjadi tuan rumah terselenggaranya kompetisi secara profesional serta mendukung potensi besar para atlet muda di Jawa Tengah.

Berikut adalah hasil dari perolehan kejuaraan:

No

Kejuaraan

Nama

Asal

1.

Kata Perorangan Putra

1.      Pratjna Hyangesa Putra

Universitas Negeri Semarang

2.      Haidar Abdurrahman Syauqi

Universitas Diponegoro

3.      Randy Ekanaya Juniar

Universitas Muhammadiyah Purwokerto

3.      Avestin Taulani Corieno Sumarta

Universitas Sebelas Maret

2.

Kata Perorangan Putri

1.      Arraya Aulia

Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman

2.      Nisa Maulina

Universitas Sebelas Maret

3.      Chivia Athaya Insyra Gunawan

Universitas Dian Nuswantoro

3.      Laila Nurul Humairoh

Universitas Islam Batik

3.

Kumite Under 55 kg Putra

1.      Rafi Anugrah Setyantoro

Universitas Negeri Semarang

2.      Levi Marino Jaya Permana

Universitas Muhammadiyah Semarang

3.      Muhammad Nabiell Irawan Putra

Universitas Dian Nuswantoro

3.      Martinus Albertus Ariwibowo Tokan

Universitas Katolik Soegijapranata

4.

Kumite Under 50 kg Putri

1.      Riva Agil Eliyanti

Universitas Muhammadiyah Purwokerto

2.      Hasna Hapsari

Universitas Terbuka Surakarta

3.      Aileen Nayla Bhanurasmi

Universitas Diponegoro

3.      Nabila Zhulfa Laila

Universitas Negeri Semarang

5.

Kumite Under 60 kg Putra

1.      Febrian Akbar Kharisma

Universitas Semarang

2.      Galang Rangga Barundi

Universitas Diponegoro

3.      Peter Silvester Ariwibowo Tokan

Universitas Katolik Soegijapranata

3.      Ahmad Ilham Abadi

Universitas Muhammadiyah Semarang

6.

Kumite Under 55 kg Putri

1.      Gabriella Arvita Kusuma Ayu

Universitas Dian Nuswantoro

2.      Aqmarina Nurin Izzati

Universitas Diponegoro

3.      Vaisa Yeshe Dakmema Tavimsa

Universitas Muhammadiyah Surakarta

3.      Aldona Daffa Nadaa Nabilah

Universitas Sebelas Maret

7.

Kumite Under 67 kg Putra

1.      Naufal Hasta Nugraha

Universitas Dian Nuswantoro

2.      Sauqi Abinata

Universitas Diponegoro

3.      Miftahul Abiddama

Universitas Tidar

3.      Alfarizi Ramadhan

Universitas Negeri Semarang

8.

Kumite Under 75 kg Putra

1.      Ermars Angga Aulya Alvin

Universitas Diponegoro

2.      Renditya Hikmal Aryantara

Universitas Dian Nuswantoro

3.      Rimba Argi Sakha

Universitas Sebelas Maret

3.      Fitran Amin Lailan

Universitas Jenderal Soedirman

9.

Kumite Under 61 kg Putri

1.      Luvena Milano Setiyaka

Universitas Diponegoro

2.      Fitri Anggraeni

Universitas Muhammadiyah Purwokerto

3.      Aulia Fakhril Ummah

Universitas Sebelas Maret

3.      Dinda Karisanisa Salsabila

UIN Salatiga

5.      Monna Dewi Kusuma

Universitas Jenderal Soedirman

10.

Kumite Under 84 kg Putra

1.      Muhammad Fakhri Aufa Rohman

Universitas Dian Nuswantoro

2.      Ardi Irianto Nurcahyo

Universitas Jenderal Soedirman

3.      Muhammad Alief Nurman Hakim

Universitas Diponegoro

3.      Faiz Tsabitul Haq

UIN Raden Mas Said Surakarta

11.

Kumite Under 68 kg Putri

1.      Faradilla Syahrani Nurfitri

Universitas Dian Nuswantoro

2.      Amelia Amanda

Universitas Muhammadiyah Purwokerto

3.       Sarah Fenita Siagian

Universitas Jenderal

4.      Intan Sulha Agustina

Universitas Tidar

12.

Kumite Over 84 kg Putra

1.      Muhammad Wafi Rohman

Universitas Dian Nuswantoro

2.       Dzaky Al Jabar Setya Alauddin

Universitas Diponegoro

3.      Alif Nur Hakim

Universitas Pancasakti Tegal

4.      Naufal Marzuqa

Politeknik Negeri Cilacap

13.

Kumite Over 68 kg Putri

1.      Afa Cinta Elodia

Universitas Dian Nuswantoro

2.      Desta Aranda Alif

Universitas Muhammadiyah Purwokerto

3.      Karmila Nuralifah Kadir

Universitas Tidar

4.      Zaskiyah

Universitas Negeri Semarang

 

Penulis: Maura Deaazaria Firdanisahara

Editor: Gita Puspita Rakhmawati

Untidar Tuan Rumah Pomprov: 140 Karateka se-Jateng Siap Tanding

Untidar (2/7) – Universitas Tidar (Untidar) dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi (Pomprov) Jawa Tengah 2025 untuk cabang olahraga Karate. Kegiatan ini resmi dibuka oleh Rektor Untidar, Rabu pagi (2/7) di GKU dr. H.R. Suparsono, Kampus Tuguran, Magelang.

Ketua Panitia, Faiz Listyanda, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Pomprov Jawa Tengah 2025 berlangsung sejak tanggal 23 Juni hingga 10 Juli 2025, dengan 9 perguruan tinggi menjadi tuan rumah untuk berbagai cabang olahraga. Khusus untuk cabang Karate, pertandingan dipusatkan di Universitas Tidar.

Rangkaian kegiatan diawali dengan technical meeting pada Selasa (1/7), kemudian dilanjutkan pertandingan yang berlangsung selama dua hari, 2 – 3 Juli 2025.

“Setelah proses registrasi dan penimbangan peserta, tercatat 140 atlet Karate dari 32 perguruan tinggi di Jawa Tengah siap bertanding memperebutkan 13 medali emas, 13 medali perak, dan 26 medali perunggu,” jelas Faiz.

Dalam kesempatan ini, Sekretaris Umum Forki Jawa Tengah, Bayu Eka Ferdian, menyampaikan bahwa Pomprov ini sekaligus menjadi ajang seleksi resmi menuju Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) 2025 yang akan digelar pada Oktober mendatang.

“Terima kasih atas dukungan dan fasilitas dari Untidar. Pomprov ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa Jawa Tengah untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya sebelum berlaga di tingkat nasional. Mari kita jaga sportivitas dan soliditas antar kampus,” ungkapnya.

Rektor Universitas Tidar, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Untidar sebagai tuan rumah cabang Karate dalam Pomprov Jawa Tengah 2025.

“Kegiatan ini adalah momentum membangun semangat kebersamaan, persahabatan, serta memperkuat sportivitas di kalangan mahasiswa Jawa Tengah. Jangan sekadar mengejar kemenangan, tapi niatkan untuk sehat lahir batin dan menjaga integritas,” tuturnya.

Ia juga menambahkan, Pomprov 2025 ini diharapkan menjadi langkah awal bagi Untidar untuk terus aktif dalam kegiatan olahraga kemahasiswaan dan menjadi cikal bakal lahirnya event-event olahraga mahasiswa yang lebih besar di masa mendatang.

Pembukaan Pomprov 2025 cabang Karate ditandai secara simbolis dengan pemukulan gong oleh Rektor Untidar, didampingi Ketua FORKI Kota Magelang, unsur pimpinan Untidar, serta para tamu undangan. Suasana pembukaan berlangsung meriah, diwarnai antusiasme para atlet dan kontingen dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Tengah.

Penulis : Gita Puspita Rakhmawati

Editor : Tim Humas Untidar

Untidar Laksanakan Seleksi Mandiri Ujian Tertulis (SMUT) 2025

Universitas Tidar (Untidar) melaksanakan Seleksi Mandiri Ujian Tertulis (SMUT) 2025 sebagai salah satu jalur masuk bagi calon mahasiswa. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari. Hari pertama dimulai pada Sabtu (14/06) di dua titik lokasi ujian, yaitu di Kampus Tuguran dan Kampus Sidotopo, dilanjutkan hari kedua di hari Minggu (15/06). Setiap hari diselenggarakan 3 sesi ujian, dengan durasi masing-masing sesi selama 90 menit.

Pengecekan Kartu Peserta dan Berkas Oleh Pengawas SMUT.

Tahun ini tercatat ada kenaikan minat peserta mengikuti ujian SMUT Untidar sebesar 11,6%. Tahun 2024 peserta berjumlah 1.662, sedang peserta tahun ini sebanyak 1.930 peserta. Sementara total peserta Seleksi Mandiri dari semua jalur yang diselenggarakan oleh Untidar tahun ini meningkat 10,4% dari tahun lalu. 2024 peserta Seleksi berjumlah 3.044 peserta, sedang tahun ini menjadi 3.167 peserta.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerja Sama Beserta Koordinator Pelaksana SMUT sedang Melakukan Monitoring Jalannya Ujian.

Berdasarkan data yang disampaikan oleh Cahyo Wibi Yogiswara, S.T., M.Eng., selaku koordiantor pelaksana SMUT 2025, peminatan jalur SMUT berdasarkan program studi paling banyak dipilih oleh peserta adalah program studi Manajemen, Ilmu Komunikasi, Hukum, Ilmu Administrasi Negara, dan Pariwisata. Ia menambahkan, melalui pelaksanaan SMUT ini, Untidar berkomitmen untuk memberikan akses pendidikan yang lebih luas dan fleksibel serta menjaring calon mahasiswa dengan potensi akademik yang baik tetapi belum mendapatkan kesempatan untuk mengenyam pendidikan tinggi.

Di kesempatan yang sama, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerja Sama, Prof. Dr. Suyitno, S.T., M.Sc., IPM mengungkapkan, jalur SMUT menjadi alternatif untuk memberikan pendidikan tinggi bagi calon mahasiswa yang belum berhasil di jalur nasional, dan berharap ke depannya Untidar dapat semakin luas dalam menjaring calon mahasiswa dari berbagai daerah serta mendukung generasi muda dengan masa depan yang cerah.

“Ke depannya Untidar terus meningkatkan diri dalam memberikan pendidikan sebagai bekal kepada calon mahasiswa baru supaya dapat mendapatkan pendidikan yang layak dengan harapan generasi muda memiliki masa depan yang lebih baik ke depannya,” pungkas Prof. Suyitno.

 

Penulis : Ruth Erica Margaret, Dewi Puji Lestari

Editor : Humas Untidar

Donny Yoesgiantoro: “Transparansi adalah Kunci Membangun Kepercayaan Publik”

Universitas Tidar terus menunjukkan komitmennya dalam membangun tata kelola kampus yang transparan dan akuntabel. Hal ini ditandai dengan digelarnya kegiatan Sosialisasi dan Monitoring Keterbukaan Informasi Publik oleh Komisi Informasi Pusat Republik Indonesia, Jumat (13/06) di Ruang Rapat Fakultas Teknik, Gedung Teknik Sipil Lantai 3, Kampus Tuguran.

Ketua Komisi Informasi Pusat, Dr. Ir. Donny Yoesgiantoro, M.M., M.P.A., hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan tersebut. Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa keterbukaan informasi bukan sekadar kewajiban hukum, tetapi juga fondasi penting dalam mewujudkan tata kelola universitas yang baik (Good University Governance).

“Jika ingin publik memiliki keterpercayaan yang tinggi, maka mulailah dengan transparansi,” tegas Donny.

Menurutnya, kampus memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang harus mampu memberi contoh dalam praktik keterbukaan informasi. Ia juga menekankan pentingnya peran PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi) dalam menjamin ketersediaan informasi yang akurat dan terkini bagi masyarakat.

“Kampus bukan hanya pusat ilmu, tapi juga agen informasi, agen perubahan, dan agen kritis,” tambah Donny.

Selain meningkatkan kepercayaan publik, keterbukaan informasi juga disebut sebagai strategi efektif dalam mencegah praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) di lingkungan kampus.

Rektor Untidar, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si., dalam sambutannya menyambut baik kegiatan ini. Ia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang sosialisasi, tetapi juga membawa dampak nyata dalam peningkatan pengelolaan informasi publik di UNTIDAR.

“Kami berharap kegiatan ini memberikan pencerahan dan pemahaman yang lebih dalam mengenai pentingnya keterbukaan informasi di kampus,” ujarnya.

Narasumber kedua, Siti Ajijah, Staf Ahli Komisi Informasi Pusat, turut memperkuat urgensi keterbukaan informasi dalam konteks perguruan tinggi. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa hak atas informasi merupakan amanat konstitusi, sebagaimana tertuang dalam Pasal 28F UUD 1945, yang menjamin hak setiap warga negara untuk memperoleh, menyimpan, dan menyampaikan informasi.

“Keterbukaan informasi adalah salah satu fondasi untuk menciptakan pemerintahan yang baik dan partisipatif,” ungkapnya.

Ia juga menekankan perlunya optimalisasi tata kelola layanan informasi publik agar perguruan tinggi semakin responsif dan profesional dalam menjawab kebutuhan informasi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Untidar berharap dapat memperkuat peran aktif seluruh pemangku kepentingan kampus dalam menjaga transparansi, meningkatkan akses informasi publik, serta membangun kepercayaan yang lebih kuat antara institusi pendidikan dan masyarakat luas.

Penulis : Imel

Editor : Humas Untidar

Untidar Terima Kunjungan UPU Universitas Palangkaraya, Diskusi Pengelolaan Unit Usaha BLU

Universitas Tidar (Untidar) terima kunjungan dari Unit Pengelola Usaha (UPU) Universitas Palangkaraya dalam rangka Diskusi Pengelolaan Unit Usaha BLU. Diskusi berlangsung di  Ruang UPU (LR.2.04) Laboratorium Rekayasa dan Sains Terapan, Kampus Sidotopo, Universitas Tidar pada Kamis (12/6). Kegiatan ini berlangsung sekaligus menjadi forum berbagi pengalaman dan strategi dalam pengelolaan unit usaha bagi perguruan tinggi yang telah berstatus Badan Layanan Umum (BLU).

Plt. Ka. BPKU merangkap Kepala Bagian Umum, Sulistyaningrum, S.E., menyampaikan Untidar mengalami peralihan status Satker ke BLU pada tahun 2024. 

“Terima kasih atas kunjungan UPU Universitas Palangkaraya ke Untidar. Melalui kegiatan ini, kita hidupkan forum diskusi bersama mengenai pengelolaan dan pengadministrasian unit usaha yang menjadi bagian penting dalam transformasi Untidar sebagai BLU,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Ketua Unit Pengelola Usaha (UPU) Jalu Aji Prakoso, S.E., M.Ec.Dev., menjelaskan mengenai struktur fakultas dan program studi di Untidar, serta posisi UPU yang menjadi bagian strategis dalam mendukung pendapatan universitas melalui dana dari BBKBLU.

“Sejak beralih dari Satker menjadi BLU pada tahun 2024, UPU sudah direncanakan dan pada tahun 2025 di bawah koordinasi Wakil Rektor II dengan tugas pokok dan fungsi untuk fokus pada pengelolaan unit-unit usaha kampus serta mengembangkan sumber pendapatan non-akademik, di luar UKT (Uang Kuliah Tunggal),” ungkap Jalu.

Selama sesi diskusi, pihak UPU Universitas Palangkaraya menyampaikan kesan positif mereka terhadap sistem pengadministrasian Untidar yang dinilai masih manual namun terstruktur rapi dan ada keseriusan dalam pengelolaan unit usaha. 

Menutup kegiatan, Jalu menyampaikan bahwa UPU Untidar masih dalam tahap belajar dan berproses. Harapannya kedepan melalui forum diskusi seperti ini kedepannya lebih banyak kolaborasi dalam bertukar pikiran terutama dalam sistematika pengadministrasian.