Universitas Tidar Gelar Pembekalan Peningkatan Kinerja bagi Pegawai Unit Kebersihan

MAGELANG – Universitas Tidar (Untidar) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga citra dan mutu pendidikan melalui peningkatan kualitas layanan pendukung. Hal ini diwujudkan dalam acara “Kegiatan Pembekalan Upaya Peningkatan Kinerja Pegawai Universitas Tidar Pada Unit Kebersihan” yang diselenggarakan di Gedung Laboratorium Rekayasa pada Sabtu, 4 Oktober 2025.

Kegiatan pembekalan yang dihadiri oleh Hisyam Taufik Hidayat sebagai narasumber dari Infomedia Solusi Humanika (ISH) beliau menekankan bahwa “kebersihan kampus adalah cerminan langsung dari mutu dan citra Universitas Tidar secara keseluruhan. Lingkungan yang bersih dan tertata diyakini dapat menciptakan suasana belajar, bekerja, dan berinteraksi yang nyaman bagi seluruh civitas akademika.”

Meskipun memiliki 2 area kampus dengan lokasi yang tidak berdekatan, Untidar mengakui adanya tantangan utama yang harus diatasi, seperti keterbatasan alat, belum optimalnya koordinasi, dan perlunya peningkatan kedisiplinan kerja petugas di lapangan.

Pembinaan ini bertujuan untuk mengatasi beberapa permasalahan umum, antara lain kurangnya disiplin, peralatan kerja yang belum memadai, serta komunikasi dan pembagian wilayah kerja yang belum seimbang.

Ada empat poin utama yang menjadi fokus pembinaan:

  1. Meningkatkan Etos Kerja: Membangun kesadaran akan pentingnya kebersihan sebagai bentuk dedikasi, bukan hanya sekadar tugas.
  2. Menciptakan Tim Solid: Menciptakan tim kerja yang solid, disiplin, bertanggung jawab, dan produktif.
  3. Inovasi dan Efisiensi: Mendorong pemakaian alat modern dan ramah lingkungan, serta mengadopsi sistem pelaporan berbasis digital dan program daur ulang sampah.
  4. Evaluasi dan Penghargaan: Menerapkan penilaian kinerja rutin dan pemberian apresiasi bagi petugas berprestasi untuk mendorong perbaikan berkelanjutan.

“Sebagai petugas kebersihan harus paham pentingnya pengelolaan area spesifik, baik itu area taman (penyiraman, pemangkasan) maupun area gedung (kebersihan ruang, koridor, dan toilet). Pungkasnya.

Melalui kegiatan tersebut seluruh peserta diajak untuk menegaskan kembali bahwa kebersihan adalah tanggung jawab bersama seluruh civitas akademika, dengan semangat kebersamaan, Untidar optimis dapat mewujudkan slogan: “Kampus Bersih, Cermin Kinerja Bersih.”

Penulis : M Misbachul Muhaimin

Workshop Pertolongan Pertama pada Kecelakaan di Laboratorium : Lab Terpadu Universitas Tidar Tegaskan Pentingnya Budaya K3

Magelang, 3 Desember 2025 — Universitas Tidar melalui UPA Taman Agroteknologi menyelenggarakan Workshop Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) di Laboratorium yang bertempat di Laboratorium Agronomi dan Fisiolagi Tanaman, Laboratorium Terpadu Untidar. Kegiatan ini diikuti oleh 75 peserta dari berbagai unit, termasuk dosen, tenaga kependidikan, pranata laboratorium pendidikan (PLP), serta mahasiswa aktif pengguna laboratorium.

Acara dibuka oleh Kepala UPA Taman Agroteknologi yang menyampaikan pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan laboratorium. Beliau menegaskan bahwa laboratorium merupakan area berisiko tinggi sehingga seluruh penggunanya wajib memahami prosedur keselamatan, termasuk penanganan P3K yang benar.

Dalam sambutannya, beliau turut meluruskan miskonsepsi yang masih sering terjadi terkait penanganan luka bakar, seperti penggunaan odol atau pasta gigi. Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut dapat memperparah kondisi dan meningkatkan risiko infeksi. Beliau kembali menekankan prosedur P3K yang tepat, antara lain mendinginkan luka dengan air mengalir selama 15–20 menit, tidak mengoleskan bahan yang tidak direkomendasikan, serta merujuk korban ke fasilitas kesehatan bila diperlukan.

Workshop ini bertujuan meningkatkan kemampuan peserta dalam merespons insiden darurat di laboratorium, memantapkan pemahaman teknis penanganan berbagai jenis kecelakaan, serta memperkuat safety culture di seluruh unit Universitas Tidar.

Panitia melaporkan bahwa sebanyak 75 peserta dari lintas profesi hadir dalam kegiatan ini. Kolaborasi berbagai unit ini diharapkan mampu memperkuat sinergi dalam pengendalian risiko laboratorium secara menyeluruh.

Pada sesi materi, hadir narasumber Dr. Ir. Widodo Hariyono, M.Kes. dari Cendekia Sains Utama. Beliau menyampaikan pentingnya penerapan K3 laboratorium secara konsisten, termasuk teknik evakuasi korban kecelakaan di laboratorium, persyaratan standar untuk kotak P3K, hingga strategi penanganan berbagai potensi bahaya yang dapat muncul di lingkungan laboratorium. Penjelasan narasumber memperkaya wawasan peserta mengenai praktik keselamatan yang tepat, efektif, dan sesuai standar K3.

Menutup sambutannya, Kepala UPA Taman Agroteknologi berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan serius, mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh, serta menjadi duta keselamatan di lingkungan kerja masing-masing. Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada narasumber, panitia, dan seluruh peserta atas partisipasi aktif dalam upaya penguatan keselamatan laboratorium di Universitas Tidar.

Penulis: Ahmadi, S.P.

 

Teknologi Pangan Untidar Siap Dinilai Asesor, Matangkan Persiapan Menjelang Visitasi

Magelang – Fakultas Pertanian Universitas Tidar tengah mempersiapkan visitasi akreditasi Program Studi Teknologi Pangan yang dijadwalkan berlangsung pada 5-6 Desember 2025. Persiapan tersebut dibahas melalui rapat koordinasi yang dipimpin oleh Dekan Fakultas Pertanian, Prof. Sutrisno Hadi Purnomo, S.Pt., M.Si., Ph.D., dan dihadiri oleh jajaran dosen, serta tenaga kependidikan, pada Rabu (3/12) di Ruang Trapesium Gedung Faperta, Kampus Sidotopo.

Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan menghadapi visitasi asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) untuk menentukan peringkat akreditasi Program Studi Teknologi Pangan. Visitasi akan menilai kelayakan program studi melalui asesmen lapangan yang mencakup dokumen kurikulum, aktivitas dosen, aktivitas mahasiswa, kelengkapan sarana prasarana laboratorium, hingga mutu tata kelola program studi.

Prof. Sutrisno Hadi Purnomo, S.Pt., M.Si., Ph.D., menjelaskan bahwa rapat koordinasi dilakukan untuk menyatukan langkah antara fakultas, program studi, serta unit-unit pendukung di tingkat universitas. “Itu adalah terkait visitasi untuk akreditasi Program Studi Teknologi Pangan. Pada tanggal 5 sampai 6 Desember akan ada visitasi dari asesor, dan nanti mereka akan menilai apakah prodi ini layak mendapat akreditasi baik, baik sekali, atau unggul,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga memaparkan berbagai persiapan yang dilakukan, meliputi penyusunan instrumen akreditasi, penyempurnaan dokumen kurikulum, data dosen, data kegiatan penelitian dan pengabdian, serta dokumentasi prestasi mahasiswa. Selain itu, koordinasi dilakukan dengan unit-unit pendukung seperti kepala laboratorium, Unit Penunjang Akademik seperti UPA TIK, UPA Taman Agroteknologi, UPA Perpustakaan dan Career Center.

Sementara itu, rangkaian kegiatan visitasi pada 5 Desember akan dimulai pukul 08.00 WIB dengan agenda pembukaan bersama asesor, pimpinan universitas, dan pimpinan fakultas. Selanjutnya dilanjutkan dengan sesi konfirmasi program studi, konfirmasi dengan Gugus Jaminan Mutu, wawancara dosen, wawancara mahasiswa per-angkatan, konfirmasi dengan bagian TU, serta kunjungan langsung ke laboratorium terkait.

Terkait tantangan, Prof. Sutrisno menjelaskan bahwa Teknologi Pangan masih merupakan program studi baru sehingga belum memiliki lulusan, yang menjadi salah satu keterbatasan dalam penilaian. “Tantangannya karena Teknologi Pangan ini belum meluluskan alumni. Itu membuat kami belum bisa menunjukkan bukti kualitas lulusan kepada asesor,” jelasnya.

Meski demikian, ia tetap optimistis terhadap hasil yang akan dicapai. “Harapannya tentu bisa mendapatkan akreditasi terbaik. Kalau bisa unggul, tentu sangat kami syukuri. Namun minimal kami berharap mendapat peringkat baik sekali,” pungkasnya.

Dengan persiapan yang melibatkan berbagai pihak, Fakultas Pertanian berharap visitasi berjalan lancar dan menghasilkan penilaian yang dapat memperkuat kualitas Program Studi Teknologi Pangan di Universitas Tidar.

Penulis: Aghna Nur Shabrina

Editor: Humas Untidar

Pentahelix Meraih Prestasi, Kota Magelang Kini Sejajar dengan Kampung Iklim Terbaik Indonesia

Jakarta – Pemerintah Kota Magelang akhirnya mendapatkan Penghargaan Program Kampung Iklim (Proklim) Lestari 2025. Penghargaan diberikan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI Dr. Hanif Faisol Nurofiq di Jakarta, Senin (1/12).

Perwakilan Pemerintah Kota Magelang mendapatkan 2 Penghargaan Proklim sekaligus yaitu Kampung Jambon Gesikan RW 4, Kelurahan Cacaban, Kecamatan Magelang Tengah mendapatkan Proklim Lestari dan Kelurahan Kemirirejo RW 3, Kecamatan Magelang Tengah mendapatkan Proklim Utama.Penghargaan yang di laksanakan di Hotel Grand Sahid, Jakarta ini di hadiri oleh Perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kota Magelang Djoko Purnomo dan Umi Nadiroh , Ketua Proklim RW 3 Kemirirejo Heru, Ketua Proklim RW 4 Jambon Gesikan Titin , dan Tim pendamping dari Universitas Tidar Suwandoko, Adhi Surya Perdana, Rizza Arge Winanta.

Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) menganugerahkan Program Komunitas untuk Iklim (ProKlim) 2025, inisiatif yang dijalankan oleh Deputi Pengendalian Perubahan Iklim dan Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon untuk membina komunitas berbasis tapak. Menurut Ir. Ary Sudijanto, M.S.E. dalam sambutannya melalui ProKlim, KLH/BPLH mendorong aksi adaptasi dan mitigasi di tingkat RW, dusun, desa, dan kelurahan membangun ketahanan iklim wilayah sekaligus mendorong gaya hidup rendah emisi gas rumah kaca.

Pada 2025, 1.327 lokasi mendaftar ProKlim melalui Sistem Registri Nasional–Pengendalian Perubahan Iklim (SRN-PPI) KLH/BPLH, tersebar di 33 provinsi, 163 kabupaten, dan 59 kota. Setelah penilaian, Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH Dr. Hanif Faisol Nurofiq menyerahkan penghargaan kepada 26 Trofi ProKlim Lestari dan 50 Trofi ProKlim Utama, serta memberikan Apresiasi Pembina ProKlim kepada 25 pemerintah daerah (4 provinsi, 12 kabupaten, 9 kota) dan Apresiasi Pendukung ProKlim kepada 9 pendukung (8 dunia usaha, 1 lembaga).

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Magelang melalui Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran Lingkungan dan Konservasi Sumber Daya Alam, Djoko Purnomo mengatakan, Proklim Lestari yang dicapai oleh Kampung Jambon Gesikan RW 4 Cacaban ini puncak pencapaian dalam Program Kampung Iklim (ProKlim) yang merupakan peringkat tertinggi. Lokasi ProKlim Lestari adalah lokasi ProKlim Utama yang telah berhasil mempertahankan dan mengembangkan kegiatannya, serta berperan sebagai pembina atau pendamping bagi minimal 10 lokasi ProKlim baru di sekitarnya. Untuk Proklim Utama di capai oleh Kelurahan Kemirirejo RW 3 yang merupakan kampung proklim yang memiliki nilai akhir ProKlim di atas 81%. Kemirirejo RW 3 memiliki kebijakan pendukung dan melakukan pembinaan secara konsisten selama minimal 2 tahun. “Harapan kedepannya agar Kampung Jambon Gesikan RW 4 Cacaban yang telah mendapatkan Predikat Lestari agar dapat mempertahankan dan Kelurahan Kemirirejo RW 3 yang telah mendapatkan Predikat Utama agar bisa mempertahankan ataupun menjadikan pelecut untuk bisa menjadi predikat Lestari di tahun-tahun berikutnya. Dan untuk 2 kampung ini DLH Kota Magelang perhargaan teresbut menjadi pijakan dan percontohan untuk kampung lainnya dalam upaya mitigasi terhadap perubahan iklim. ” kata Djoko.

Lebih lanjut, dari Universitas Tidar sebagai Tim Pendamping kepada Dinas Lingkungan Hidup Kota Magelang ini merupakan suatu kebanggaan dalam memberikan dukungan penuh melalui kegiatan Tri Darma Perguruan Tinggi kepada Masyarakat secara langsung melalui Kegiatan Pengabdian Pendampingan Upaya Adaptasi dan Mitigasi Bencana dalam Perubahan Iklim. Ketua Pusat Studi Environmental and Disaster Management Center (EDM CENTER) dan Tim Pengabdian Suwandoko, S.H., M.H menyampaikan “Proklim Lestari dan Proklim Utama ini merupakan hasil dari kerja keras dan kolaboratif dari berbagai pihak tentunya Kami selaku Tim Universitas Tidar bersyukur atas 2 penghargaan tersebut, kedepan kami selalu siap untuk berkolaborasi dengan pemerintah kota magelang ataupun seluruh masyarakat dalam upaya mitigasi terhadap perubahan iklim. ” kata Suwandoko.

Penulis: Dr. Adhi Surya Perdana, S.P., M.Sc.

Tingkatkan Sinergi dan Kualitas Pengelolaan Hukum, JDIH Unsoed Lakukan Kunjungan ke Universitas Tidar

 

Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) melalui Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) melakukan kunjungan ke Universitas Tidar (Untidar), Selasa (25/11). Kunjungan ini dipimpin oleh Kepala Biro Keuangan dan Umum Unsoed Nur Faiqoh, S.E., M.M, dan disambut oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan dan Umum Untidar Dr. Astuty, M.Pd.  beserta segenap jajaran Tim JDIH Untidar.

Dalam kesempatan ini, Kepala Biro Keuangan dan Umum Unsoed menyampaikan harapannya untuk meningkatkan sinergi dan kualitas pengelolaan hukum di Unsoed. “Kami berharap kunjungan ini dapat mempererat kerja sama dan meningkatkan kualitas pengelolaan hukum di Unsoed,” ujarnya.

Wakil Rektor Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan dan Umum Untidar, juga menyampaikan apresiasinya atas kunjungan JDIH Unsoed. “Kami sangat senang menerima kunjungan JDIH Unsoed dan berharap dapat meningkatkan kualitas pengelolaan hukum di Untidar,” katanya.

Kunjungan ini juga membahas tentang pengelolaan JDIH, termasuk integrasi data dan informasi hukum, serta pengembangan aplikasi JDIH mobile.

Setelah pertemuan, rombongan JDIH Unsoed dijamu dengan kunjungan eksklusif ke fasilitas JDIH Untidar, yang mencakup JDIH Corner, ruangan JDIH, dan ruang arsip. Mereka disambut dengan hangat oleh tim JDIH Untidar yang dengan antusias menjelaskan fungsi dan ragam kegiatan JDIH Untidar.

Dalam kunjungan tersebut, tim JDIH Untidar memaparkan peran strategis JDIH dalam meningkatkan kualitas pengelolaan hukum di Untidar. JDIH Corner Untidar yang modern dan interaktif menampilkan berbagai informasi dan dokumentasi tentang kegiatan JDIH, termasuk publikasi dokumen hukum.

Ruangan JDIH Untidar yang didesain sebagai ruang baca yang nyaman menjadi pusat kegiatan JDIH Untidar. Tim JDIH Untidar menjelaskan tentang sistem pengelolaan arsip dan dokumentasi hukum yang digunakan, yang memungkinkan akses cepat dan akurat terhadap informasi hukum.

Ruang arsip JDIH Untidar yang terorganisir dengan baik juga dikunjungi. Di sini tim JDIH Untidar menjelaskan tentang proses pengelolaan arsip dan dokumentasi hukum yang efektif.

Kunjungan JDIH Unsoed ke Untidar diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengelolaan hukum di Unsoed dan memperkuat kerja sama antara kedua Universitas.

Penulis: Yogi Prayogo, S.H., M.H.

Universitas Tidar Terima Kunjungan dari Universitas Musi Rawas, Bahas Proses Perubahan Status dari PTS ke PTN

Magelang – Universitas Musi Rawas, Sumatera Selatan, melakukan kunjungan ke Universitas Tidar dalam agenda studi proses perubahan status dari perguruan tinggi swasta ke perguruan tinggi negeri,  di Ruang Rapat Rektorat, Kampus Tuguran, Selasa (25/11).

Kegiatan dihadiri oleh Rektor Universitas Tidar, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si; Rektor Universitas Tidar Tahun 2007-2018, Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd; Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja sama, Drs. Giri Atmoko, M.Si; beserta jajarannya.

Sedangkan dari Universitas Musi Rawas, turut hadir Rektor Universitas Musi Rawas, Prof. Dr. Ir. Eddy Ibrahim, M.S., CP., IPU., ASEAN.Eng., APEC.Eng., ACPE; Wakil Rektor II, Dr. Wartono, S.P., M.Si; Direktur Pascasarjana, Dr. Ir. John Bimasri, M.Si; Asisten Ahli II Kabupaten Musi Rawas/Sekretaris Yayasan, H. Mukhlisin, S.H., M.H; dan Wakil Sekretaris YPPT-BSMR, Rehal Ikmal, S.H., M.Si.

Kegiatan dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pemutaran video profil Untidar dan Universitas Tidar Magelang (UTM), dilanjutkan dengan sambutan Rektor Universitas Tidar, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si., yang menyampaikan puji syukur serta ungkapan hormat kepada para tamu yang hadir.

“Pertama-tama saya ucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak dan Ibu dari Musi Rawas yang telah datang jauh-jauh menuju Magelang.” Ungkapnya

Beliau melanjutkan dengan penjelasan mengenai proses panjang transformasi Untidar dari perguruan tinggi swasta menjadi negeri, sekaligus membagikan pengalaman yang relevan bagi institusi lain yang sedang menempuh proses serupa

“Terkait niat untuk belajar mengenai proses perubahan status dari swasta ke negeri, kami tentu dengan senang hati akan berbagi informasi sesuai yang kami ketahui. Ada beberapa kunci penting yang kami pelajari dari proses itu, yaitu kekompakan tim, kesungguhan dalam berjuang, hubungan baik dengan para pemangku kepentingan, serta ikhtiar yang tidak berhenti,” tuturnya.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Ir. Eddy Ibrahim, M.S., CP., IPU., ASEAN.Eng., APEC.Eng. menyampaikan rasa syukur atas penerimaan yang hangat dari Universitas Tidar. Ia menjelaskan bahwa kunjungan ini menjadi momentum penting bagi Universitas Musi Rawas untuk belajar secara langsung mengenai proses dan tahapan menuju perubahan status dari PTS menjadi PTN. 

“Kami merasa bersyukur bisa hadir dan diterima dengan sangat baik hari ini. Kami ingin banyak belajar tentang apa saja yang harus kami persiapkan, langkah-langkah yang harus dilakukan, serta peran pemerintah daerah dan yayasan dalam proses menuju penegerian. Kami berharap pertemuan ini menjadi awal yang baik bagi kami untuk menimba ilmu, memahami kebutuhan administratif, politis, dan teknis, agar kami dapat mempersiapkan Universitas Musi Rawas dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd., Rektor Universitas Tidar Tahun 2007-2018, menyampaikan apresiasi atas kedatangan rombongan Universitas Musi Rawas. Ia mengenang perjalanan panjang Untidar dari perguruan tinggi swasta hingga akhirnya berhasil dinegerikan, sebuah proses yang membutuhkan ketekunan, kekompakan, dan perjuangan kolektif selama bertahun-tahun. 

“Pengalaman kami saat masih swasta sangat tidak mudah. Jumlah mahasiswa sedikit, kondisi kampus pun penuh keterbatasan. Perjuangan penegerian dimulai sejak 2005, melalui banyak tantangan, hingga akhirnya terwujud berkat kerja keras semua pihak dan dukungan berbagai tokoh,” ujarnya. 

Universitas Tidar berharap kunjungan ini dapat menjadi langkah awal yang kuat dalam membangun kolaborasi berkelanjutan antara kedua perguruan tinggi, dan berharap Universitas Musi Rawas dapat memeroleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai langkah-langkah strategis, kebutuhan administratif, dukungan pemerintah daerah, hingga koordinasi lintas pemangku kepentingan yang diperlukan dalam proses perubahan status dari PTS menjadi PTN.

Penulis: Aghna Nur Shabrina

Editor: Humas Untidar

Puncak Acara KMI Expo XVI 2025 Berlangsung Meriah, Puluhan Inovator Muda Raih Penghargaan Nasional

 

Magelang – Malam Puncak sekaligus Awarding Night KMI Expo XVI 2025 sukses diselenggarakan pada Jumat malam (21/11) di panggung utama, Kawasan Kampus Sidotopo, Universitas Tidar. Ajang penghargaan terbesar bagi wirausaha mahasiswa tingkat nasional ini menobatkan puluhan inovator muda dari berbagai kategori, sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan dampak usaha yang dikembangkan.

Acara puncak dihadiri oleh jajaran pimpinan perguruan tinggi, perwakilan pemerintah daerah, juri nasional, delegasi peserta KMI Expo, dosen, tenaga kependidikan, hingga masyarakat umum. Suasana semakin meriah dengan dukungan tata panggung megah dan penampilan hiburan yang mengisi rangkaian acara, dimulai dengan penampilan oleh Paduan Suara Mahasiswa Grandio Sonora Tidar (PSM GST) membawakan lagu Ahtoi Porosh dan Yamko Rambe Yamko.

Sebelum sesi awarding dimulai, acara diawali dengan laporan dari Ketua Pelaksana KMI Expo XVI 2025, Prof. Dr. Parmin, S.Pd., M.Pd., yang mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya KMI Expo di Untidar, “alhamdulillah kita semua bersyukur kegiatan KMI Expo XVI tahun 2025 di Universitas Tidar berjalan dengan sangat baik, sangat lancar.” Ungkapnya. Ia juga menyampaikan bahwa banyak pengunjung antusias terhadap kegiatan ini. “Hasil catatan dari among tamu penerima tamu, teman-teman Satpol PP menghitung pengunjungnya total 13.000.” Tambahnya.

Dilanjutkan sambutan dari Rektor Universitas Tidar, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si. menyampaikan rasa terima kasihnya terhadap seluruh elemen masyarakat. “Terima kasih atas kehadiran Bapak Ibu sekalian. Ini suatu event yang sungguh menjadi karunia, berkah bagi kami, terutama bagi Untidar karena memang kampus kami membawa misi untuk memajukan bidang kewirausahaan dan kebudayaan.” Jelasnya.

Sesi sambutan ditutup oleh Direktur Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Dr. Beny Bandanadjaja, S.T., M.T., yang menyatakan bahwa KMI Expo ini merupakan ajang untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam berwirausaha, “bentuk kewirausahaan adalah salah satu bentuk pendidikan yang perlu kita kembangkan dan perlu kita jalankan di dalam melaksanakan pendidikan tinggi. Oleh karena itu, tentunya kita perlu mempersiapkan lulusan-lulusan yang siap menjadi para wirausahawan,” tuturnya.

Ia juga mengucapkan apresiasinya terhadap Untidar sebagai tuan rumah,  “tentunya kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pak Rektor Universitas Tidar, Pak Wakil Rektor Universitas Tidar yang telah mempersiapkan acara yang luar biasa yang sangat meriah, 13 ribu itu bukan hal yang mudah,” ungkapnya.

 

Universitas Tidar meraih kemenangan pada 3 kategori lomba pada KMI Expo Tahun ini diantaranya Juara Harapan 2 pada kategori Lomba Stand Up Comedy; Juara 3 pada kategori Makanan dan Minuman (A) Tahapan Awal dengan inovasi “Es Herbalicious Inovasi Kuliner Es Krim Jamu Untuk Menjaga Tradisi Dan Kesehatan”  dan Juara 2 kategori Budidaya Tahapan bertumbuh dengan inovasi “SarwoMendho Circular Economy dalam Peternakan Domba dan Kambing Melalui Pemanfaatan Limbah  Menjadi Pupuk Organik dan Pakan Jangkrik”.

Pengumuman pemenang dilaksanakan secara bertahap berdasarkan kategori lomba. Berikut kategorinya:

Pemenang

Perguruan Tinggi

1. Lomba Stand Up Comedy

Juara 1

Universitas Tadulako

Juara 2

Universitas Yudharta Pasuruan

Juara 3

Universitas Hasanuddin

Juara Harapan 1

Universitas Muhammadiyah Malang

Juara Harapan 2

Universitas Tidar

Juara Harapan 3

Universitas Teuku Umar

2. Lomba Kirab Budaya

Juara 1

Universitas Gadjah Mada

Juara 2

Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta

Juara 3

Universitas Pendidikan Indonesia

Juara Harapan 1

Institut Seni Indonesia Surakarta

Juara Harapan 2

Universitas Jambi

Juara Harapan 3

Universitas Dian Nuswantoro

3. Lomba Stand Terbaik

Juara 1

Universitas Gadjah Mada

Juara 2

Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Juara 3

Universitas Brawijaya

Juara Harapan 1

Universitas Santo Borromeus

Juara Harapan 2

Universitas Negeri Malang

Juara Harapan 3

Universitas Palangka Raya

4. Kategori Bisnis Digital – Tahapan Awal

Juara 1

Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Inovasi : FounderHub Platform Edukasi Bisnis All in One Berbasis Personalized Learning Path

Juara 2

Universitas Dian Nuswantoro

Inovasi : Exantara Platform Digital Ekspor Berbasis SaaS Memberdayakan UMKM untuk Menembus Pasar Global

Juara 3

Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Inovasi : ZappOn SuperApp Layanan Transportasi Listrik Berbasis Mobile Untuk Mendukung Green Lifestyle

Juara Harapan 1

Politeknik Elektronika Negeri Surabaya

Inovasi : HAGE Portal Digital untuk Game Edukasi Kreativitas dan Komunitas Pecinta Game

Juara Harapan 2

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Inovasi : Platform Otomasi Marketing Peningkat Engagement Berbasis Sistem Cerdas

Juara Harapan 3

Universitas Sugeng Hartono

Inovasi : Catetify Aplikasi Mobile Revolusioner untuk Optimalisasi Pencatatan dan Manajemen UMKM Berbasis Artificial Intelligence Menggunakan Metode Optical Character Recognition

5. Kategori Budidaya – Tahapan Awal

Juara 1

Universitas Diponegoro

Inovasi : BiooVermix Pupuk Organik dan Pelet Nutrisi Tinggi Guna Meningkatkan Hasil Panen serta Daya Cerna Pakan Ikan Berbasis Cacing

Juara 2

Universitas Hasanuddin

Inovasi : TANAHMU Inovasi Pupuk Berbasis Limbah Cangkang Tiram Cangkang Telur dan Daun Gamal sebagai Solusi Rehabilitasi Lahan Sub Optimal dalam Upaya Peningkatan Produktivitas Pertanian

Juara 3

Universitas Negeri Yogyakarta

Inovasi : ChickenZ Telur Omega 3 berbasis Smart Farming untuk Kemandirian Pangan dan Regenerasi Peternak Gen Z Masa Depan

Juara Harapan 1

Universitas Negeri Semarang

Inovasi : mart Organic Fertilizer Berbasis Limbah Kotoran Ternak untuk Peningkatan Kualitas dan Nilai Jual Hasil Pertanian dalam Mendukung Ketahanan Pangan

Juara Harapan 2

Universitas Negeri Malang

Inovasi : Rekan Inovasi Suplemen High Protein berbasis Limbah Ikan Rucah dengan Kandungan Triptofan untuk Anti Kanibalisme dan Meningkatkan Hasil Panen Lobster

Juara Harapan 3

Universitas Muhammadiyah Jambi

Inovasi : CocoBaggie Pemanfaatan Limbah Ampas Tebu dan Sabut Kelapa sebagai Media Tanam Inovatif

6. Kategori Industri Kreatif, Seni, dan Budaya – Tahapan Awal

Juara 1

Universitas Tanjungpura

Inovasi : Needstrawble Inovasi Sedotan Edible Pertama dari Singkong dan Bunga Telang

Juara 2

Universitas Pendidikan Indonesia

Inovasi : RAW2WEAR Produk Fashion Berkelanjutan dengan Teknik Upcycle dan Seni pada Tekstil

Juara 3

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Inovasi : Produk Kit Batik Peningkat Kemampuan Motorik dan Kreativitas Berbasis Praktik

Juara Harapan 1

Universitas Pelita Harapan

Inovasi : Versa Memory

Juara Harapan 2

Institut Teknologi Sawit Indonesia

Inovasi : Inovasi pemanfaatan limbah pelepah kelapa sawit menjadi kemasan biodegradable berbasis Plantable Seed Paper

Juara Harapan 3

Universitas PGRI Semarang

Inovasi : Batik Matur

7. Kategori Jasa, Pariwisata, dan Perdagangan – Tahapan Awal

Juara 1

Universitas Pendidikan Indonesia

Inovasi : Titik Santai Eco Cafe Mahasiswa

Juara 2

Universitas Negeri Makassar

Inovasi : Chaospace Jasa Penyediaan Stress Out and Sharing Room untuk Pelajar Mahasiswa dan Pekerja di Mamminasata

Juara 3

Universitas Muhammadiyah Surakarta

Inovasi : Sobat Ceria Program Stimulasi Tumbuh Kembang yang Inklusif berbasis Mindfulness dan Family Co Creation

Juara Harapan 1

Universitas Negeri Yogyakarta

Inovasi : MAKE BATIK Sustainable Milineris Batik dari Limbah Kertas Semen

Juara Harapan 2

Universitas Hasyim Asy’ari Tebuireng Jombang

Inovasi : K Box Inovasi Media Pembelajaran STEAM Ramah Lingkungan dengan Jasa Edukasi Hands On dan Terintegrasi Kurikulum Nasional

Juara Harapan 3

Universitas Pendidikan Ganesha

Inovasi : Dewata Dirt Bike

8. Kategori Manufaktur dan Teknologi Terapan – Tahapan Awal

Juara 1

Universitas Sam Ratulangi

Inovasi : Lumans Bliss Teh Calming Mood Warisan Sulawesi Utara

Juara 2

Universitas Palangka Raya c

Inovasi : Inovasi Parfum Roll On EDP Minyak Atsiri Berbasis Kayu Putih Serai Wangi Gaharu dan Bibit Parfum Ekstrak Tumbuhan untuk Efek Aroma Terapi yang Mendukung Kesehatan Pernapasan dan Relaksasi

Juara 3

Universitas Jambi

Inovasi : Ecopil Inovasi Sabun Cuci Piring Ramah Lingkungan Berbasis Limbah Sabut Pinang Lerak Dan Eco Enzyme

Juara Harapan 1

Universitas Ciputra Surabaya

Inovasi : Radja Geni sebagai Inovasi Teknologi Manufaktur Briket Pipih Berkelanjutan dari Limbah Tongkol Jagung dan Sekam Padi untuk Pemberdayaan Petani Lokal

Juara Harapan 2

Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Inovasi : PACE Papuan Essence

Juara Harapan 3

Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Inovasi : Transformasi Limbah Sandblasting Dan  Tempurung Kelapa Menjadi Media  Fungsional Dalam Penangkapan Karbon

9. Kategori Makanan dan Minuman (A) – Tahapan Awal

Juara 1

Universitas Ahmad Dahlan

Inovasi : BEKAMIE Inovasi Mie Instan Sehat Berbahan Dasar Bekatul Padi Sebagai Sumber Serat Dan Free Gluten

Juara 2

Universitas Hasanuddin

Inovasi : BROTEM Alternatif Camilan Sehat Brownies  Berbasis Tempe dan Oat  dengan Pemanis Alami dari Phoenix Dactylifera

Juara 3

Universitas Tidar

Inovasi : Es Herbalicious Inovasi Kuliner Es Krim Jamu Untuk Menjaga Tradisi Dan Kesehatan

Juara Harapan 1

STIKES Pelita Ibu

Inovasi : BonKelor Kendari Inovasi Pangan Lokal Berbasis Cakalang  Katsuwonus pelamis dan Kelor Moringa oleifera untuk Pencegahan Stunting dan Penggerak Ekonomi Pesisir Sulawesi Tenggara

Juara Harapan 2

Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi

Inovasi : Choco Deles Cokelat Premium Berjiwa Budaya

Juara Harapan 3

Universitas Internasional Semen Indonesia

Inovasi : Inovasi Bisnis Makanan DEMEN PASTA Berbahan Dasar Ampas Tahu Berprotein Tinggi Sebagai Bentuk Pemanfaatan Hasil Samping Industri Tahu

10. Kategori Makanan dan Minuman (B) – Tahapan Awal

Juara 1

Universitas Negeri Semarang

Inovasi : Fortizinc Beras Tak Perlu Di Cuci Berzat Gizi Tinggi Untuk Mencegah Stunting

Juara 2

Universitas Mataram

Inovasi : TuChips Transformasi Produk Tradisional Jaje Tujak Guna Memperpanjang Umur Simpan sebagai Oleh Oleh dan Peluang Ekonomi Kreatif Mahasiswa

Juara 3

Universitas La Tansa Mashiro

Inovasi : Kukis Gembili Anti Obesitas  sebagai Pangan Fungsional Inovatif

Juara Harapan 1

Universitas Ngudi Waluyo

Inovasi : MELGALANGA Inovasi Marshmallow Rempah Kombinasi  Campuran Jahe  Kencur dan Madu Sebagai Pelega Tenggorokan

Juara Harapan 2

Universitas Teknokrat Indonesia

Inovasi : Pineboost Minuman Probiotik Ekstrak Kulit Nanas

Juara Harapan 3

Universitas Muhammadiyah Tangerang

Inovasi : Barley Healthy Coffee Inovasi Kopi Rempah Sehat dengan Kemasan Drip Bag Praktis

11. Kategori Bisnis Digital – Tahapan Bertumbuh

Juara 1

Universitas Amikom Yogyakarta

Inovasi : SkillUpKids Startup Edutech AI untuk Memaksimalkan Potensi Anak Indonesia

Juara 2

Universitas Airlangga

Inovasi : Bisnis GC Gamingstore Platform Top Up Game Online Terintegrasi yang Mendukung Para Gamers Untuk Menjadi Pro Player Pada Kejuaraan ESports Tingkat Nasional maupun Internasional

Juara 3

Politeknik Negeri Banyuwangi

Inovasi : DENTAL DIARY Smart Medical Record System Berbasis Natural Language Processing dan WhatsApp Automation Untuk Klinik Gigi Modern

Juara Harapan 1

Universitas Negeri Jakarta

Inovasi : Study Fashion Aplikasi Kursus Rancang Busana Berbasis Virtual Reality Untuk Meningkatkan Kualitas Busana Para Wirausahawan

Juara Harapan 2

Universitas Muria Kudus

Inovasi : NUTRIDEL Nutrisi Delivery Platform Digital Penyedia Makanan Sehat

Juara Harapan 3

Universitas Jenderal Soedirman

Inovasi : Ricocapital Sebagai Inovasi Edukasi Kripto Dalam Mendorong Ekosistem Cryptocurrency Yang Berkelanjutan

12. Kategori Budidaya – Tahapan Bertumbuh

Juara 1

Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Inovasi : VertiCrab Budidaya Pembesaran Kepiting Bakau Berkualitas Guna Meningkatkan Nilai Jual Kepiting Bakau Menggunakan Budidaya Kepiting Vertikal Dilengkapi Teknologi Pengendalian Air

Juara 2

Universitas Tidar

Inovasi : SarwoMendho Circular Economy dalam Peternakan Domba dan Kambing Melalui Pemanfaatan Limbah  Menjadi Pupuk Organik dan Pakan Jangkrik

Juara 3

Universitas Muhammadiyah Bone

Inovasi : Inovasi GroCoco Grow with Coconut Sawdust Substrate

Juara Harapan 1

Universitas Trunojoyo

Inovasi : SEEDMART Bibit dan Tanaman Cabai Urban Farming Solusi Ketahanan Pangan Rumah Tangga

Juara Harapan 2

Universitas Muhammadiyah Malang

Inovasi : Embik Eco Green Farm An Integrated Disability Friendly Business with Impactful Product Innovation

Juara Harapan 3

Universitas Terbuka

Inovasi : Inovasi Kampus Berdampak Dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan Melalui Peternakan Ayam Kampung Yang Terintegrasi Berbasis Komunitas Desa

13. Kategori Industri Kreatif, Seni, dan Budaya – Tahapan Bertumbuh

Juara 1

Universitas Gadjah Mada

Inovasi : CV. Mandira Heritage Group Sebagai Perusahaan Penyedia Inovasi Media Edukasi Warisan Budaya Berbasis Teknologi Digital

Juara 2

Universitas Jambi

Inovasi : Moladambi Eksistensi Budaya melalui Permainan Interaktif Sebagai Pengembangan Industri Kreatif

Juara 3

Universitas Udayana

Inovasi : PRASI Produk Suvenir Khas Bali Berbahan Dasar Daun Lontar

Juara Harapan 1

Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Inovasi : Refashioned Soluvia Ecostra Desain Fashion Kreatif Dengan Dukungan Augmented Reality

Juara Harapan 2

Universitas Riau

Inovasi : Wastra Project Pengembangan Budaya Melayu Melalui Wastra Nusantara Pada Tas Multifungsi Kemeja Dan Rok Tenun Dengan Dukungan Sumber Daya Lokal

Juara Harapan 3

Universitas Siliwangi

Inovasi : Tasik CraftCO Sustainable Fashion Etnis Kolaborasi Mendong dan Batik Khas Tasikmalaya

14. Kategori Jasa, Pariwisata, dan Perdagangan – Tahapan Bertumbuh

Juara 1

Universitas Diponegoro

Inovasi : MAKAIRA Street Coffee yang Berkelana Menebar Kebahagiaan di Setiap Sudut Jalan

Juara 2

Universitas Sam Ratulangi

Inovasi : The Condimentum Candle Gel Lilin Custom Berbahan Rempah Sulut

Juara 3

Universitas Sumatera Utara

Inovasi : Mobilized Fully Automated Photobooth untuk Optimalisasi Engagement dan Branding Industri MICE melalui Dokumentasi Interaktif Berbasis Digital

Juara Harapan 1

Universitas Agung Podomoro

Inovasi : Tiny Financiers Buku Literasi Finansial dan Dongeng Edukatif untuk Cerdas Kelola Uang Sejak Dini

Juara Harapan 2

Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Inovasi : Artamotion Layanan Pelatihan Animasi dan Ilustrasi Digital

Juara Harapan 3

Universitas Lambung Mangkurat

Inovasi : HYPERFIT Jasa Kelas Kebugaran Digital Training Course Consultant Fitness

15. Kategori Manufaktur dan Teknologi Terapan – Tahapan Bertumbuh

Juara 1

Universitas PGRI Semarang

Inovasi : AQUABOAT REBORN

Juara 2

Universitas Musamus Merauke

Inovasi : ECO PAVING BLOCK GENERASI KEDUA

Juara 3

Universitas Negeri Makassar

Inovasi : AUTO CLEAN Solusi Inovatif Untuk Perawatan Kendaraan Secara Mandiri Pada Masyarakat

Juara Harapan 1

Institut Pertanian Bogor

Inovasi : Polytree Rekayasa Produksi Biopolybag Biodegradable sebagai Solusi Pertanian Berkelanjutan

Juara Harapan 2

Universitas Mataram

Inovasi : Radiant Sea Inovasi Body Lotion dari Ekstrak Rumput Laut Padina sp Untuk Menjaga Kulit Tetap Kulit Sehat Lembab  dan Bernutrisi

Juara Harapan 3

Universitas Sebelas Maret

Inovasi : Tani Solution  Produsen Inovasi Semi Mekanisasi Alat Pertanian

16. Kategori Makanan dan Minuman – Tahapan Bertumbuh

Juara 1

Universitas Muhammadiyah Semarang

Inovasi : Valdian Cake Gluten Free dan Low Calory Berbahan Mocaf dan Stevia  Solusi Sehat Pecinta Cake

Juara 2

Universitas Palangka Raya

Inovasi : Brownchips Bawang Dayak Inovasi Olahan Bawang Dayak Eleutherine SP Dengan Kombinasi Tepung Ubi Manggala Khas Kalimantan Tengah

Juara 3

Institut Informatika Dan Bisnis Darmajaya

Inovasi : Inslove

Juara Harapan 1

Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI

Inovasi : Bun And Bean Varian Inovatif Dengan Ecofactpack Penuh Fakta Dan Cinta Bumi

Juara Harapan 2

Sekolah Tinggi Teknologi Terpadu Nurul Fikri

Inovasi : Inovasi Camilan Makaroni Macwish Dengan Cita Rasa Nusantara Untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Juara Harapan 3

Institut Teknologi Kalimantan

Inovasi : SANDAY

 

Perayaan kemenangan ditutupan dengan penampilan tamu spesial oleh OM Janema sebagai penutup acara KMI Expo XVI yang berlokasi di Kampus Sidotopo Untidar, Magelang.

Penulis: Aghna Nur Shabrina
Editor: Hardina Suryanti

Untidar Gelar Soft Opening Meriah, KMI Expo XVI 2025 Resmi Dimulai

Magelang – Universitas Tidar (Untidar) secara resmi membuka gelaran KMI Expo XVI 2025 melalui prosesi soft opening dan pemotongan pita yang dipimpin langsung oleh Rektor Untidar, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si., pada Rabu (19/11) di Kawasan Kampus Sidotopo. Pembukaan ini menjadi penanda dimulainya rangkaian pameran kewirausahaan mahasiswa terbesar di Indonesia tersebut.

Prosesi berlangsung meriah dan disaksikan oleh peserta KMI Expo dari berbagai perguruan tinggi, termasuk Tim Belmawa sejumlah 15 orang, juri sejumlah 32 orang, panitia, serta masyarakat umum. 

Turut hadir juga Wali Kota Magelang, H. Damar Prasetyono yang memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan nasional ini serta mendorong sinergi pengembangan wirausaha muda di Kota Magelang.

Prof. Dr. Parmin, S.Pd., M.Pd., Ketua Panitia KMI Expo, menegaskan bahwa KMI Expo 2025 tidak hanya menjadi ajang nasional bagi mahasiswa, tetapi juga ruang kolaborasi besar antara kampus dan masyarakat Magelang. “Makanya event KMI ini event kita bersama, kolaborasi masyarakat, pemerintah, dan warga Kota Magelang,” ujarnya. 

KMI Expo XVI hari pertama menghadirkan beragam kegiatan mulai dari pameran Expo Kewirausahaan, EKKN, pameran UMKM, hingga Gelar Karya Kampus Berdampak,yang menyajikan hasil inovasi produk, dan karya kreatif mahasiswa dari seluruh Indonesia. Kegiatan ini juga melibatkan penilaian stand oleh tim Belmawa Kemendiktisaintek. 

Pada sesi pagi, acara diawali dengan lomba mewarnai tingkat TK se-Kota Magelang, lomba menggambar tingkat SD se-Kota Magelang, serta penampilan seni dari Magelang Pantomime.

Selain pameran, hari pertama juga dimeriahkan dengan Festival Band Pelajar SMA/SMK se-Kedu Raya, Sarasehan pendamping dan pengelola KMI Expo 2025, serta kompetisi Stand Up Comedy antar peserta KMI.

Pada sesi Festival Band, SMS#5 dari SMA Negeri 2 Kebumen, berhasil meraih juara pertama Festival Band Pelajar. Vokalis band, Albertus Kia Bolen, mengungkapkan rasa harunya saat diumumkan sebagai pemenang. “Saya terharu karena tadi ada sedikit miss, jadi gak expect bisa juara satu. Untuk kesannya, keren banget, panggungnya bagus.” Ungkapnya.

Antusiasme juga datang dari pengunjung umum. Nisa Azzahra, salah satu penonton hari pertama, memberikan kesan positifnya. “Buat hari pertama ini seru banget, banyak banget stand-stand dari kampus seluruh Indonesia, dan bagus-bagus semua.”

Sebagai penutup rangkaian kegiatan hari pertama, panggung utama KMI Expo XVI 2025 akan dihibur oleh penampilan spesial dari Lapiezt Legiet yang akan menutup malam dengan suguhan musik energik sebagai bentuk apresiasi bagi seluruh peserta dan pengunjung.

Melalui penyelenggaraan KMI Expo XVI 2025, Universitas Tidar berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang bertumbuh bagi para mahasiswa wirausaha untuk saling belajar, berjejaring, dan memperkuat ekosistem kewirausahaan nasional, terutama di wilayah Magelang dan Kedu Raya.

Penulis: Aghna Nur Shabrina

Editor: Humas Untidar

Belmawa Kemendiktisaintek Jelajah 3 Desa Mitra PPK Ormawa Untidar

Magelang – Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, bersama Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemendiktisaintek melakukan visitasi terhadap pelaksanaan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Universitas Tidar  di Ruang Rapat Rektorat Kampus Tuguran, dan di tiga desa mitra PPK Ormawa, Sabtu (1/11).

Sebelum tim reviewer melakukan kunjungan lapangan ke tiga lokasi mitra desa PPK Ormawa Untidar, dilakukan pemaparan hasil pelaksanaan program di Ruang Rapat Rektorat. Visitasi ini dihadiri oleh dua reviewer Belmawa, Ery Hidayat, S.T., M.T. dan Intishar, S.T., serta didampingi oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. Parmin, S.Pd., M.Pd., Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama, serta staf kemahasiswaan Untidar.

Dalam sambutannya, Prof. Parmin menegaskan posisi Untidar sebagai kampus yang berkomitmen terhadap pemberdayaan mahasiswa dan masyarakat. “Kampus ini punya keyword atau kata kunci, kalau dalam visi, Untidar adalah kampus kewirausahaan dan kampus kebudayaan. Sedangkan tagline bidang kemahasiswaan adalah Untidar Kampus Ormawa Pemberdaya. Jadi memang PPK Ormawa di Untidar ini sudah langganan hasilnya maksimal, banyak yang meraih penghargaan,” ujarnya.

Kunjungan lapangan diawali di Desa Sidorejo, Kecamatan Bandongan, yang merupakan lokasi kegiatan PPK Ormawa oleh Himpunan Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (HIMA PBSI). Program bertema ‘Optimalisasi Rumah Sampah Digital sebagai Upaya Berkelanjutan Ekologi melalui RESIK (Recycling Edukasi Sampah Inovatif dan Kreatif)’ ini mengajak masyarakat untuk mengelola sampah secara lebih kreatif dan efisien melalui pendekatan digital. 

Kunjungan dilanjutkan ke Desa Balesari, Kecamatan Windusari, tempat pelaksanaan Himpunan Mahasiswa Ekonomi Pembangunan (HIMEPA) dengan tema ‘Optimalisasi Komoditas Kopi Desa Balesari melalui Pendekatan Agroindustri dan Smart Society untuk Meningkatkan Profitabilitas Guna Menuju Desa Usaha Berkelanjutan.’ Melalui program ini, mahasiswa berupaya membantu petani kopi lokal untuk meningkatkan nilai tambah produk, mulai dari pelatihan pengolahan hingga pemasaran digital.

Lokasi terakhir yang dikunjungi adalah Desa Karangkajen, Kecamatan Secang, tempat Himpunan Mahasiswa Pendidikan Biologi (HIMAPBIO) mengembangkan inovasi pertanian melalui program ‘SIPAMA (Sistem Pengendali Hama) berbasis Teknologi Smartfarming dan Energi Surya Terbarukan dalam Meningkatkan Produktivitas Pertanian.’ Program ini membantu petani meningkatkan hasil panen dengan efisien sekaligus ramah lingkungan.

Salah satu penerima manfaat, Siswanto, Kepala Desa Balesari, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaannya dinilai berdampak positif bagi masyarakat. “PPK Ormawa ini tentunya sangat membantu kami ya, dan sangat berguna. Lalu tentunya banyak hal positifnya. Rakyat semakin melek teknologi dan bermindset industri, bukan lagi tani tradisional,” sebutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ery Hidayat, S.T., M.T., selaku reviewer juga menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan PPK Ormawa Untidar yang dinilai solid dan berdampak nyata. “PPK Ormawa di Untidar sudah berjalan sangat baik. Dukungan pimpinan kampus, dosen pembimbing, dan mahasiswa terlihat kompak. Ini bisa menjadi contoh ideal bagaimana kampus dan desa bisa tumbuh bersama,” ungkapnya.

Melalui kegiatan visitasi ini, Universitas Tidar menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran mahasiswa dalam pengabdian kepada masyarakat serta memperluas jejaring kolaborasi dengan desa mitra.

Penulis: Aghna Nur Shabrina

Editor: Danu Wiratmoko

Dukung Ketahanan Pangan, Dosen Untidar Terapkan Kincir Air Modern di Desa Bondowoso

Magelang – Universitas Tidar (Untidar) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Penerapan Kincir Air Modern untuk Efisiensi Energi Kelompok Tani di Desa Bondowoso” dan dilaksanakan pada (26/10) di Layar Sasiro, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang.

Kegiatan ini dipimpin oleh Ir. Arrizka Yanuar Adipradana, S.T., M.Eng., selaku Ketua Tim Pengusul Pengabdian Masyarakat sekaligus dosen Fakultas Teknik Untidar. Tim pelaksana terdiri dari dosen Fakultas Teknik dan mahasiswa MBKM, antara lain Raka Mahendra Sulistiyo S.T., M.Sc., D Jayus Nor Salim M.Kom., Sekar Kinasih, dan Isnaeni Bagaskoro.

Menurut Yanuar, kegiatan ini telah dimulai sejak beberapa bulan sebelumnya melalui proses perancangan dan pembuatan kincir air modern sebagai teknologi tepat guna. “Kami memfabrikasi kincir air modern, melakukan uji coba di lapangan, dan kini memberikan penyuluhan serta diskusi dengan kelompok tani mengenai penerapannya untuk mendukung ketahanan pangan,” jelasnya.

Sebanyak 20 anggota kelompok tani dari Desa Bondowoso mengikuti kegiatan ini. Selama kegiatan berlangsung, terdapat tiga sesi pemaparan materi seputar penerapan kincir air modern, digital marketing hasil pertanian, hingga perawatan kincir air modern.

Kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, program ini mendukung implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) Desa dan sejalan dengan program nasional Asta Cita Presiden RI, terutama dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia dan ketahanan pangan nasional.

“Harapannya, transfer teknologi tepat guna ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh kelompok tani agar produktivitas pertanian meningkat, terutama saat musim kemarau,” ungkap Yanuar.

Ketua Kelompok Tani Bondowoso, Agus Sunaryo, menyampaikan kesannya setelah mengikuti kegiatan tersebut. “Kegiatannya sangat membantu, bisa menambah pengetahuan tentang kincir air dan digital marketing. Jadi kami jadi lebih paham bagaimana teknologi ini bisa diterapkan di pertanian,” ungkapnya.

Ia juga berharap perguruan tinggi dapat terus hadir di tengah masyarakat. “Kami sebagai petani rata-rata sudah berusia di atas 40 tahun, jadi kami berharap pihak perguruan tinggi lebih proaktif lagi dalam mendampingi kami,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Universitas Tidar berharap dapat terus berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat melalui inovasi teknologi dan penerapan hasil penelitian, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal maupun nasional.

Penulis: Aghna Nur Shabrina