World AIDS Day 2025: UNTIDAR Bersama Dinas Kesehatan Kota Magelang Gelar Layanan Kesehatan dan VCT Gratis

Magelang – Universitas Tidar bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Magelang, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Magelang, serta sejumlah puskesmas menggelar kegiatan peringatan Hari AIDS Sedunia, Senin (1/12), di Gedung Kuliah Umum (GKU) dr. H. R. Suparsono. Kegiatan ini menghadirkan layanan cek kesehatan gratis, talkshow, serta pemeriksaan voluntary counseling and testing (VCT) bagi mahasiswa dan masyarakat umum sebagai upaya memperkuat kesadaran pencegahan HIV.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Magelang, Dr. Istikomah, menegaskan bahwa peringatan Hari AIDS Sedunia menjadi momentum penting untuk memperkuat pemahaman publik mengenai pencegahan HIV. “Mahasiswa adalah kelompok sasaran strategis. Jika kesadarannya tinggi, mereka dapat membantu memutus rantai penularan dan mendukung target End HIV 2030,” ujarnya. Ia juga menyampaikan bahwa hingga 2025 Kota Magelang mencatat lebih dari 234 kasus HIV, dengan sebagian besar ditemukan pada usia produktif. Sehingga, kondisi ini mendorong perlunya edukasi yang lebih intensif pada lingkungan kampus.

Sejalan dengan itu, Sekretaris KPA Kota Magelang, Budi Prayitno, menekankan pentingnya  edukasi berkelanjutan di lingkungan kampus, mengingat mahasiswa termasuk kelompok rentan. “Kolaborasi antara pemerintah daerah, puskesmas, dan perguruan tinggi menjadi kunci untuk memperluas jangkauan informasi sekaligus mengurangi stigma terhadap ODHA,” ungkapnya.

Pada kegiatan ini, peserta memperoleh pemeriksaan kesehatan gratis, termasuk cek gula darah dan tekanan darah, yang disediakan oleh tiga puskesmas: Puskesmas Jurangombo melayani 23 peserta, Puskesmas Magelang Utara 27 peserta, dan Puskesmas Magelang Tengah 26 peserta. Layanan VCT, disediakan oleh Puskesmas Kerkopan melayani 30 peserta, dan Puskesmas Magelang Selatan yang melayani 35 peserta.

Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh 15 Penjangkau Kalandara, 10 anggota Kelompok Dukungan Sebaya (KDS), serta 15 peserta donor darah, hal tersebut menunjukkan partisipasi luas dari berbagai pihak dalam peringatan Hari AIDS Sedunia 2025.

Kegiatan berlangsung ramai melalui layanan kesehatan, VCT, dan sesi edukasi yang melibatkan mahasiswa secara aktif. Sebagai mahasiswa, Badis berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin. “Setelah kegiatan ini, kami berharap mahasiswa semakin aware dan memahami bahwa HIV-AIDS bukan hanya isu medis, tetapi juga isu sosial yang harus diperhatikan bersama,” ujarnya. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, seluruh pihak berharap kampus dapat berkembang sebagai ruang edukasi yang inklusif dalam upaya menekan angka kasus HIV di Kota Magelang.

Penulis : Gita Puspita Rakhmawati
Editor : Humas Untidar

Universitas Tidar Terima Kunjungan Tim Riset Internasional dari Inggris dalam Penguatan Inklusivitas Penelitian

Magelang – Universitas Tidar melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menerima kunjungan tim riset internasional dari Coventry University dan University of Surrey (Inggris), serta kolaborator dari Universitas Negeri Malang, pada Senin (1/12) di Ruang Rapat Rektorat, Kampus Tuguran. Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda riset kolaboratif internasional yang didanai British Council.

Dari Universitas Tidar, kegiatan dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerja Sama, Prof. Dr. Suyitno, S.T., M.Sc. IPM; Ketua LPPM, Dra. Eny Boedi Orbawati, M.Si; Sekretaris LPPM, Dr. Ericka Darmawan, S.Si., S.Pd., M.Pd; Koordinator Pusat Penelitian, Arif Rahman Saleh, S.T., M.T; dan Dr. Rochmat Aldy Purnomo, S.E., M.Si.

Kegiatan ini dihadiri oleh tim peneliti dari Coventry University, Prof. Katherine Wimpenny, dan Prof. Sylvester Arnab; serta Dr. Richard Harisson dari University of Surrey. Selain itu, hadir pula perwakilan Universitas Negeri Malang, Dr. Muhibuddin Fadhli.

Dalam penjelasannya, Dr. Rochmat Aldy Purnomo menjelaskan bahwa terdapat dua skema penelitian yang tengah dikerjakan bersama mitra internasional. Penelitian pertama berfokus pada penguatan inklusivitas penelitian, khususnya akses bagi penyandang disabilitas, yang menjadi kolaborasi antara Coventry University, Universitas Tidar, dan Universitas Negeri Malang. 

Penelitian kedua berfokus pada pengembangan pusat riset (research hub) internasional, melibatkan University of Surrey, Universitas Negeri Malang, dan Universitas Tidar. 

“Harapannya dari dua penelitian ini, manfaatnya dapat menyebar ke seluruh fakultas di Untidar, karena tim riset melibatkan berbagai pusat studi seperti PSGE, PLD, dan SSC,” jelasnya.

Kegiatan hari pertama ini merupakan bagian dari rangkaian agenda riset internasional yang berlangsung 1-4 Desember 2025, dimulai dari courtesy meeting, diskusi awal program, hingga persiapan untuk workshop, konferensi, dan perkuliahan tamu yang akan berlangsung di berbagai kampus Untidar. Berdasarkan jadwal resmi kolaborasi tersebut, sesi di Untidar meliputi diskusi tentang penguatan riset, perencanaan program inklusif, serta pengembangan jejaring riset antarnegara. 

Dalam sambutannya, Prof. Suyitno menekankan fokus pengembangan kualitas akademik dan kemampuan kerja mahasiswa.

“Our focus now is to improve our quality, improve our student learning, and strengthen graduate employability. We also want to give opportunities for international mobility, as well as create an English-speaking campus environment.”

Dr. Dra. Eny Boedi Orbawati, M.Si, melanjutkan dan memberikan penekanan pada pentingnya kolaborasi riset internasional dan pengembangan pusat studi.

“We are very excited to welcome you here, and we hope that this collaboration can lead to international joint research, seminars, student mobility, and the development of study centers supported by both institutions.”

Dari University of Coventry, Prof. Katherine menyampaikan apresiasi atas kolaborasi riset yang terus menguat melalui proyek bersama.

“Thank you for the hospitality, and we’re very pleased to be working with your university as this further strengthens our research partnership.”

Melalui kerja sama berkelanjutan dengan para mitra internasional, Untidar berharap dapat memperluas jejaring, meningkatkan kualitas publikasi, dan menciptakan ekosistem penelitian yang semakin kuat dan berdaya saing global.

Penulis: Aghna Nur Sabrina
Editor: Humas Untidar

Pentahelix Meraih Prestasi, Kota Magelang Kini Sejajar dengan Kampung Iklim Terbaik Indonesia

Jakarta – Pemerintah Kota Magelang akhirnya mendapatkan Penghargaan Program Kampung Iklim (Proklim) Lestari 2025. Penghargaan diberikan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI Dr. Hanif Faisol Nurofiq di Jakarta, Senin (1/12).

Perwakilan Pemerintah Kota Magelang mendapatkan 2 Penghargaan Proklim sekaligus yaitu Kampung Jambon Gesikan RW 4, Kelurahan Cacaban, Kecamatan Magelang Tengah mendapatkan Proklim Lestari dan Kelurahan Kemirirejo RW 3, Kecamatan Magelang Tengah mendapatkan Proklim Utama.Penghargaan yang di laksanakan di Hotel Grand Sahid, Jakarta ini di hadiri oleh Perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kota Magelang Djoko Purnomo dan Umi Nadiroh , Ketua Proklim RW 3 Kemirirejo Heru, Ketua Proklim RW 4 Jambon Gesikan Titin , dan Tim pendamping dari Universitas Tidar Suwandoko, Adhi Surya Perdana, Rizza Arge Winanta.

Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) menganugerahkan Program Komunitas untuk Iklim (ProKlim) 2025, inisiatif yang dijalankan oleh Deputi Pengendalian Perubahan Iklim dan Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon untuk membina komunitas berbasis tapak. Menurut Ir. Ary Sudijanto, M.S.E. dalam sambutannya melalui ProKlim, KLH/BPLH mendorong aksi adaptasi dan mitigasi di tingkat RW, dusun, desa, dan kelurahan membangun ketahanan iklim wilayah sekaligus mendorong gaya hidup rendah emisi gas rumah kaca.

Pada 2025, 1.327 lokasi mendaftar ProKlim melalui Sistem Registri Nasional–Pengendalian Perubahan Iklim (SRN-PPI) KLH/BPLH, tersebar di 33 provinsi, 163 kabupaten, dan 59 kota. Setelah penilaian, Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH Dr. Hanif Faisol Nurofiq menyerahkan penghargaan kepada 26 Trofi ProKlim Lestari dan 50 Trofi ProKlim Utama, serta memberikan Apresiasi Pembina ProKlim kepada 25 pemerintah daerah (4 provinsi, 12 kabupaten, 9 kota) dan Apresiasi Pendukung ProKlim kepada 9 pendukung (8 dunia usaha, 1 lembaga).

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Magelang melalui Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran Lingkungan dan Konservasi Sumber Daya Alam, Djoko Purnomo mengatakan, Proklim Lestari yang dicapai oleh Kampung Jambon Gesikan RW 4 Cacaban ini puncak pencapaian dalam Program Kampung Iklim (ProKlim) yang merupakan peringkat tertinggi. Lokasi ProKlim Lestari adalah lokasi ProKlim Utama yang telah berhasil mempertahankan dan mengembangkan kegiatannya, serta berperan sebagai pembina atau pendamping bagi minimal 10 lokasi ProKlim baru di sekitarnya. Untuk Proklim Utama di capai oleh Kelurahan Kemirirejo RW 3 yang merupakan kampung proklim yang memiliki nilai akhir ProKlim di atas 81%. Kemirirejo RW 3 memiliki kebijakan pendukung dan melakukan pembinaan secara konsisten selama minimal 2 tahun. “Harapan kedepannya agar Kampung Jambon Gesikan RW 4 Cacaban yang telah mendapatkan Predikat Lestari agar dapat mempertahankan dan Kelurahan Kemirirejo RW 3 yang telah mendapatkan Predikat Utama agar bisa mempertahankan ataupun menjadikan pelecut untuk bisa menjadi predikat Lestari di tahun-tahun berikutnya. Dan untuk 2 kampung ini DLH Kota Magelang perhargaan teresbut menjadi pijakan dan percontohan untuk kampung lainnya dalam upaya mitigasi terhadap perubahan iklim. ” kata Djoko.

Lebih lanjut, dari Universitas Tidar sebagai Tim Pendamping kepada Dinas Lingkungan Hidup Kota Magelang ini merupakan suatu kebanggaan dalam memberikan dukungan penuh melalui kegiatan Tri Darma Perguruan Tinggi kepada Masyarakat secara langsung melalui Kegiatan Pengabdian Pendampingan Upaya Adaptasi dan Mitigasi Bencana dalam Perubahan Iklim. Ketua Pusat Studi Environmental and Disaster Management Center (EDM CENTER) dan Tim Pengabdian Suwandoko, S.H., M.H menyampaikan “Proklim Lestari dan Proklim Utama ini merupakan hasil dari kerja keras dan kolaboratif dari berbagai pihak tentunya Kami selaku Tim Universitas Tidar bersyukur atas 2 penghargaan tersebut, kedepan kami selalu siap untuk berkolaborasi dengan pemerintah kota magelang ataupun seluruh masyarakat dalam upaya mitigasi terhadap perubahan iklim. ” kata Suwandoko.

Penulis: Dr. Adhi Surya Perdana, S.P., M.Sc.

Untidar Putus Mata Rantai Sampah Residu: Insinerator Sulap Limbah Jadi Material Konstruksi Berkelanjutan di Gunungpring

MUNTILAN – Universitas Tidar (Untidar) melaksanakan kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Tahun 2025 yang bertajuk “Insinerasi Sampah Plastik untuk Pembuatan Material Arsitektural di Bank Sampah Gunungpring”. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada (26/11) di Pendopo Dusun Karaharjan, Desa Gunungpring, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang.

Kegiatan transformatif ini bertujuan untuk mengatasi tantangan pengelolaan sampah residu limbah yang menumpuk dan sulit didaur ulang di tingkat desa, sekaligus membuka potensi ekonomi baru melalui inovasi. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 25 peserta yang mewakili sinergi akademisi dan komunitas, meliputi pengurus dan anggota bank sampah darlingsih, Kepala Desa Gunungpring, perwakilan perangkat desa, serta mahasiswa Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dari Untidar. Program PKM ini didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM) Kemendiktisaintek Tahun 2025. Adapun serangkaian kegiatan PKM ini sudah dimulai sejak bulan September dengan tahapan berupa kegiatan sosialisasi dan koordinasi persiapan kegiatan, pabrikasi alat, uji fungsi alat, serah terima alat, diskusi penggunaan alat, pendampingan, serta evaluasi.


Tim pengusul PKM yang terdiri dari para Dosen Fakultas Teknik Untidar, yaitu Ibu Nani Mulyaningsih, Bapak Arrizka Yanuar Adipradana, dan Bapak Sigit Mujiarto, secara komprehensif memberikan transfer pengetahuan dan teknologi kepada masyarakat. Ibu Nani Mulyaningsih, selaku ketua tim PKM menjelaskan bahwa alat insinerator yang menjadi fokus utama program ini memiliki dampak berlipat ganda.

“Alat insinerator yang kami hadirkan memiliki dampak berlipat ganda. Tidak hanya menyelesaikan persoalan sampah residu yang selama ini menumpuk dan tak terurai, tetapi juga menciptakan produk fungsional seperti paving block atau bata ringan yang bisa dipakai untuk pembangunan desa sendiri atau bahkan dijual. Kegiatan ini merupakan langkah nyata guna menuju Dusun Karaharjan yang mandiri secara ekonomi dan lestari secara lingkungan.” ungkapnya dengan penekanan pada kapabilitas alat tersebut dalam mengolah sisa limbah.

Rangkaian kegiatan pun dirancang intensif mencakup pengisian pre-test dan post-test untuk mengukur pemahaman masyarakat, pemaparan materi mendalam, hingga praktik langsung penerapan alat insinerator. Pelatihan ini dilaksanakan guna memastikan komunitas mitra mampu mengoperasikan dan merawat alat tersebut secara mandiri.

Kepala Desa Gunungpring, mewakili seluruh warga, menyampaikan apresiasi atas sinergi ini. “Atas nama desa, kami mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada Untidar. Kehadiran teknologi insinerator ini adalah kado luar biasa bagi Bank Sampah Darlingsih. Kami kini memiliki modal teknologi untuk mengubah masalah menjadi peluang. Semoga sinergi ini terus berlanjut demi mewujudkan Gunungpring yang bersih dan sejahtera,” ujarnya.

Kehadiran inovasi ini menegaskan peran strategis perguruan tinggi dalam merespons tantangan nyata di masyarakat. Melalui transfer teknologi insinerasi, Untidar tidak hanya menyelesaikan persoalan sisa limbah yang sulit diolah, tetapi juga menanamkan benih kewirausahaan dan pembangunan infrastruktur berkelanjutan, sehingga menjadikan Bank Sampah Darlingsih sebagai pilot project pengelolaan sampah residu yang inspiratif bagi desa-desa lain di Kabupaten Magelang.

Penulis: Fitria Noviastuti (FT Untidar)

Editor: Humas Untidar

Tingkatkan Sinergi dan Kualitas Pengelolaan Hukum, JDIH Unsoed Lakukan Kunjungan ke Universitas Tidar

 

Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) melalui Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) melakukan kunjungan ke Universitas Tidar (Untidar), Selasa (25/11). Kunjungan ini dipimpin oleh Kepala Biro Keuangan dan Umum Unsoed Nur Faiqoh, S.E., M.M, dan disambut oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan dan Umum Untidar Dr. Astuty, M.Pd.  beserta segenap jajaran Tim JDIH Untidar.

Dalam kesempatan ini, Kepala Biro Keuangan dan Umum Unsoed menyampaikan harapannya untuk meningkatkan sinergi dan kualitas pengelolaan hukum di Unsoed. “Kami berharap kunjungan ini dapat mempererat kerja sama dan meningkatkan kualitas pengelolaan hukum di Unsoed,” ujarnya.

Wakil Rektor Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan dan Umum Untidar, juga menyampaikan apresiasinya atas kunjungan JDIH Unsoed. “Kami sangat senang menerima kunjungan JDIH Unsoed dan berharap dapat meningkatkan kualitas pengelolaan hukum di Untidar,” katanya.

Kunjungan ini juga membahas tentang pengelolaan JDIH, termasuk integrasi data dan informasi hukum, serta pengembangan aplikasi JDIH mobile.

Setelah pertemuan, rombongan JDIH Unsoed dijamu dengan kunjungan eksklusif ke fasilitas JDIH Untidar, yang mencakup JDIH Corner, ruangan JDIH, dan ruang arsip. Mereka disambut dengan hangat oleh tim JDIH Untidar yang dengan antusias menjelaskan fungsi dan ragam kegiatan JDIH Untidar.

Dalam kunjungan tersebut, tim JDIH Untidar memaparkan peran strategis JDIH dalam meningkatkan kualitas pengelolaan hukum di Untidar. JDIH Corner Untidar yang modern dan interaktif menampilkan berbagai informasi dan dokumentasi tentang kegiatan JDIH, termasuk publikasi dokumen hukum.

Ruangan JDIH Untidar yang didesain sebagai ruang baca yang nyaman menjadi pusat kegiatan JDIH Untidar. Tim JDIH Untidar menjelaskan tentang sistem pengelolaan arsip dan dokumentasi hukum yang digunakan, yang memungkinkan akses cepat dan akurat terhadap informasi hukum.

Ruang arsip JDIH Untidar yang terorganisir dengan baik juga dikunjungi. Di sini tim JDIH Untidar menjelaskan tentang proses pengelolaan arsip dan dokumentasi hukum yang efektif.

Kunjungan JDIH Unsoed ke Untidar diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengelolaan hukum di Unsoed dan memperkuat kerja sama antara kedua Universitas.

Penulis: Yogi Prayogo, S.H., M.H.

Universitas Tidar Terima Kunjungan dari Universitas Musi Rawas, Bahas Proses Perubahan Status dari PTS ke PTN

Magelang – Universitas Musi Rawas, Sumatera Selatan, melakukan kunjungan ke Universitas Tidar dalam agenda studi proses perubahan status dari perguruan tinggi swasta ke perguruan tinggi negeri,  di Ruang Rapat Rektorat, Kampus Tuguran, Selasa (25/11).

Kegiatan dihadiri oleh Rektor Universitas Tidar, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si; Rektor Universitas Tidar Tahun 2007-2018, Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd; Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja sama, Drs. Giri Atmoko, M.Si; beserta jajarannya.

Sedangkan dari Universitas Musi Rawas, turut hadir Rektor Universitas Musi Rawas, Prof. Dr. Ir. Eddy Ibrahim, M.S., CP., IPU., ASEAN.Eng., APEC.Eng., ACPE; Wakil Rektor II, Dr. Wartono, S.P., M.Si; Direktur Pascasarjana, Dr. Ir. John Bimasri, M.Si; Asisten Ahli II Kabupaten Musi Rawas/Sekretaris Yayasan, H. Mukhlisin, S.H., M.H; dan Wakil Sekretaris YPPT-BSMR, Rehal Ikmal, S.H., M.Si.

Kegiatan dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pemutaran video profil Untidar dan Universitas Tidar Magelang (UTM), dilanjutkan dengan sambutan Rektor Universitas Tidar, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si., yang menyampaikan puji syukur serta ungkapan hormat kepada para tamu yang hadir.

“Pertama-tama saya ucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak dan Ibu dari Musi Rawas yang telah datang jauh-jauh menuju Magelang.” Ungkapnya

Beliau melanjutkan dengan penjelasan mengenai proses panjang transformasi Untidar dari perguruan tinggi swasta menjadi negeri, sekaligus membagikan pengalaman yang relevan bagi institusi lain yang sedang menempuh proses serupa

“Terkait niat untuk belajar mengenai proses perubahan status dari swasta ke negeri, kami tentu dengan senang hati akan berbagi informasi sesuai yang kami ketahui. Ada beberapa kunci penting yang kami pelajari dari proses itu, yaitu kekompakan tim, kesungguhan dalam berjuang, hubungan baik dengan para pemangku kepentingan, serta ikhtiar yang tidak berhenti,” tuturnya.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Ir. Eddy Ibrahim, M.S., CP., IPU., ASEAN.Eng., APEC.Eng. menyampaikan rasa syukur atas penerimaan yang hangat dari Universitas Tidar. Ia menjelaskan bahwa kunjungan ini menjadi momentum penting bagi Universitas Musi Rawas untuk belajar secara langsung mengenai proses dan tahapan menuju perubahan status dari PTS menjadi PTN. 

“Kami merasa bersyukur bisa hadir dan diterima dengan sangat baik hari ini. Kami ingin banyak belajar tentang apa saja yang harus kami persiapkan, langkah-langkah yang harus dilakukan, serta peran pemerintah daerah dan yayasan dalam proses menuju penegerian. Kami berharap pertemuan ini menjadi awal yang baik bagi kami untuk menimba ilmu, memahami kebutuhan administratif, politis, dan teknis, agar kami dapat mempersiapkan Universitas Musi Rawas dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd., Rektor Universitas Tidar Tahun 2007-2018, menyampaikan apresiasi atas kedatangan rombongan Universitas Musi Rawas. Ia mengenang perjalanan panjang Untidar dari perguruan tinggi swasta hingga akhirnya berhasil dinegerikan, sebuah proses yang membutuhkan ketekunan, kekompakan, dan perjuangan kolektif selama bertahun-tahun. 

“Pengalaman kami saat masih swasta sangat tidak mudah. Jumlah mahasiswa sedikit, kondisi kampus pun penuh keterbatasan. Perjuangan penegerian dimulai sejak 2005, melalui banyak tantangan, hingga akhirnya terwujud berkat kerja keras semua pihak dan dukungan berbagai tokoh,” ujarnya. 

Universitas Tidar berharap kunjungan ini dapat menjadi langkah awal yang kuat dalam membangun kolaborasi berkelanjutan antara kedua perguruan tinggi, dan berharap Universitas Musi Rawas dapat memeroleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai langkah-langkah strategis, kebutuhan administratif, dukungan pemerintah daerah, hingga koordinasi lintas pemangku kepentingan yang diperlukan dalam proses perubahan status dari PTS menjadi PTN.

Penulis: Aghna Nur Shabrina

Editor: Humas Untidar

Universitas Terbuka Kunjungan ke Universitas Tidar, Bahas Pelaksanaan Ujian Akhir Semester

Magelang – Universitas Tidar menerima kunjungan studi dari Universitas Terbuka  bertempat di Ruang Rapat Rektorat, Kampus Tuguran, Senin (24/11). Kunjungan ini bertujuan memperkuat kolaborasi kelembagaan sekaligus membahas peluang kerjasama pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS).

Hadir perwakilan dari Universitas Tidar, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerja Sama, Prof. Dr. Suyitno, S.T., M.Sc., IPM., Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerjasama, Drs. Giri Atmoko, M.Si., Kepala Bagian Akademik, Wahyu Andriyanto, S.A.P., Ketua Tim Kerja Bidang Akademik, Amelia Putri Kartikasari, S.Sos., dan Ketua Tim Kerja Bidang Kerjasama, Laila Alfizanna, S.S., MDCC. Turut hadir pula Ketua Unit Pengelola Usaha (UPU), Jalu Aji Prakoso, S.E., M.Ec.Dev., beserta Sekretaris Unit Pengelola Usaha (UPU) Nina Agustyaningrum, S.Pd.Si., M.Pd.

Hadir dari Universitas Terbuka, Direktur UT Yogyakarta, Prof. Agus Santoso, M.Si., Manager Pembelajaran Umum, Suyatno, M.Si., Manager Registrasi dan Marketing, Dhimas Setyo Nugroho, M.Par., Tim MPU, Dwi Riyanti, Tim Registrasi dan Marketing, Evi Anggorowati, serta Tim Dokumentasi, Kasfi.

Dalam paparannya, Prof. Agus Santoso menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan langkah penjajakan kerjasama strategis, terutama terkait fasilitasi UAS bagi mahasiswa UT yang cukup besar di wilayah Magelang dan sekitarnya.

“Pertama saya mengucapkan terima kasih karena beberapa dari dosen Untidar telah membantu kami. Silaturahmi kami ini ingin menjajaki, memohon, berharap Untidar bisa membantu kami barangkali untuk pelaksanaan Ujian Akhir Semester mahasiswa kami, karena Magelang ini adalah urutan terbesar yang mahasiswanya kuliah di Universitas Terbuka,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Prof. Suyitno menyampaikan kesiapan Untidar untuk mendukung kerja sama lintas perguruan tinggi, terutama yang berdampak langsung pada layanan pendidikan masyarakat.

“Kami tentunya menyambut baik kedatangan bapak ibu semua. Di luar itu, saya secara prinsip sangat mendukung, dan berharap bisa terlaksana dengan baik,” tuturnya.

Diskusi berlangsung interaktif, mencakup pengelolaan ruang ujian, kebutuhan sarana prasarana, dan mekanisme koordinasi teknis. Melalui kunjungan ini, Universitas Tidar berharap dapat memperkuat kolaborasi dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan tinggi bagi masyarakat. 

 

Penulis : Aghna Nur Shabrina

Editor : Humas Untidar

Puncak Acara KMI Expo XVI 2025 Berlangsung Meriah, Puluhan Inovator Muda Raih Penghargaan Nasional

 

Magelang – Malam Puncak sekaligus Awarding Night KMI Expo XVI 2025 sukses diselenggarakan pada Jumat malam (21/11) di panggung utama, Kawasan Kampus Sidotopo, Universitas Tidar. Ajang penghargaan terbesar bagi wirausaha mahasiswa tingkat nasional ini menobatkan puluhan inovator muda dari berbagai kategori, sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan dampak usaha yang dikembangkan.

Acara puncak dihadiri oleh jajaran pimpinan perguruan tinggi, perwakilan pemerintah daerah, juri nasional, delegasi peserta KMI Expo, dosen, tenaga kependidikan, hingga masyarakat umum. Suasana semakin meriah dengan dukungan tata panggung megah dan penampilan hiburan yang mengisi rangkaian acara, dimulai dengan penampilan oleh Paduan Suara Mahasiswa Grandio Sonora Tidar (PSM GST) membawakan lagu Ahtoi Porosh dan Yamko Rambe Yamko.

Sebelum sesi awarding dimulai, acara diawali dengan laporan dari Ketua Pelaksana KMI Expo XVI 2025, Prof. Dr. Parmin, S.Pd., M.Pd., yang mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya KMI Expo di Untidar, “alhamdulillah kita semua bersyukur kegiatan KMI Expo XVI tahun 2025 di Universitas Tidar berjalan dengan sangat baik, sangat lancar.” Ungkapnya. Ia juga menyampaikan bahwa banyak pengunjung antusias terhadap kegiatan ini. “Hasil catatan dari among tamu penerima tamu, teman-teman Satpol PP menghitung pengunjungnya total 13.000.” Tambahnya.

Dilanjutkan sambutan dari Rektor Universitas Tidar, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si. menyampaikan rasa terima kasihnya terhadap seluruh elemen masyarakat. “Terima kasih atas kehadiran Bapak Ibu sekalian. Ini suatu event yang sungguh menjadi karunia, berkah bagi kami, terutama bagi Untidar karena memang kampus kami membawa misi untuk memajukan bidang kewirausahaan dan kebudayaan.” Jelasnya.

Sesi sambutan ditutup oleh Direktur Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Dr. Beny Bandanadjaja, S.T., M.T., yang menyatakan bahwa KMI Expo ini merupakan ajang untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam berwirausaha, “bentuk kewirausahaan adalah salah satu bentuk pendidikan yang perlu kita kembangkan dan perlu kita jalankan di dalam melaksanakan pendidikan tinggi. Oleh karena itu, tentunya kita perlu mempersiapkan lulusan-lulusan yang siap menjadi para wirausahawan,” tuturnya.

Ia juga mengucapkan apresiasinya terhadap Untidar sebagai tuan rumah,  “tentunya kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pak Rektor Universitas Tidar, Pak Wakil Rektor Universitas Tidar yang telah mempersiapkan acara yang luar biasa yang sangat meriah, 13 ribu itu bukan hal yang mudah,” ungkapnya.

 

Universitas Tidar meraih kemenangan pada 3 kategori lomba pada KMI Expo Tahun ini diantaranya Juara Harapan 2 pada kategori Lomba Stand Up Comedy; Juara 3 pada kategori Makanan dan Minuman (A) Tahapan Awal dengan inovasi “Es Herbalicious Inovasi Kuliner Es Krim Jamu Untuk Menjaga Tradisi Dan Kesehatan”  dan Juara 2 kategori Budidaya Tahapan bertumbuh dengan inovasi “SarwoMendho Circular Economy dalam Peternakan Domba dan Kambing Melalui Pemanfaatan Limbah  Menjadi Pupuk Organik dan Pakan Jangkrik”.

Pengumuman pemenang dilaksanakan secara bertahap berdasarkan kategori lomba. Berikut kategorinya:

Pemenang

Perguruan Tinggi

1. Lomba Stand Up Comedy

Juara 1

Universitas Tadulako

Juara 2

Universitas Yudharta Pasuruan

Juara 3

Universitas Hasanuddin

Juara Harapan 1

Universitas Muhammadiyah Malang

Juara Harapan 2

Universitas Tidar

Juara Harapan 3

Universitas Teuku Umar

2. Lomba Kirab Budaya

Juara 1

Universitas Gadjah Mada

Juara 2

Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta

Juara 3

Universitas Pendidikan Indonesia

Juara Harapan 1

Institut Seni Indonesia Surakarta

Juara Harapan 2

Universitas Jambi

Juara Harapan 3

Universitas Dian Nuswantoro

3. Lomba Stand Terbaik

Juara 1

Universitas Gadjah Mada

Juara 2

Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Juara 3

Universitas Brawijaya

Juara Harapan 1

Universitas Santo Borromeus

Juara Harapan 2

Universitas Negeri Malang

Juara Harapan 3

Universitas Palangka Raya

4. Kategori Bisnis Digital – Tahapan Awal

Juara 1

Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Inovasi : FounderHub Platform Edukasi Bisnis All in One Berbasis Personalized Learning Path

Juara 2

Universitas Dian Nuswantoro

Inovasi : Exantara Platform Digital Ekspor Berbasis SaaS Memberdayakan UMKM untuk Menembus Pasar Global

Juara 3

Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Inovasi : ZappOn SuperApp Layanan Transportasi Listrik Berbasis Mobile Untuk Mendukung Green Lifestyle

Juara Harapan 1

Politeknik Elektronika Negeri Surabaya

Inovasi : HAGE Portal Digital untuk Game Edukasi Kreativitas dan Komunitas Pecinta Game

Juara Harapan 2

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Inovasi : Platform Otomasi Marketing Peningkat Engagement Berbasis Sistem Cerdas

Juara Harapan 3

Universitas Sugeng Hartono

Inovasi : Catetify Aplikasi Mobile Revolusioner untuk Optimalisasi Pencatatan dan Manajemen UMKM Berbasis Artificial Intelligence Menggunakan Metode Optical Character Recognition

5. Kategori Budidaya – Tahapan Awal

Juara 1

Universitas Diponegoro

Inovasi : BiooVermix Pupuk Organik dan Pelet Nutrisi Tinggi Guna Meningkatkan Hasil Panen serta Daya Cerna Pakan Ikan Berbasis Cacing

Juara 2

Universitas Hasanuddin

Inovasi : TANAHMU Inovasi Pupuk Berbasis Limbah Cangkang Tiram Cangkang Telur dan Daun Gamal sebagai Solusi Rehabilitasi Lahan Sub Optimal dalam Upaya Peningkatan Produktivitas Pertanian

Juara 3

Universitas Negeri Yogyakarta

Inovasi : ChickenZ Telur Omega 3 berbasis Smart Farming untuk Kemandirian Pangan dan Regenerasi Peternak Gen Z Masa Depan

Juara Harapan 1

Universitas Negeri Semarang

Inovasi : mart Organic Fertilizer Berbasis Limbah Kotoran Ternak untuk Peningkatan Kualitas dan Nilai Jual Hasil Pertanian dalam Mendukung Ketahanan Pangan

Juara Harapan 2

Universitas Negeri Malang

Inovasi : Rekan Inovasi Suplemen High Protein berbasis Limbah Ikan Rucah dengan Kandungan Triptofan untuk Anti Kanibalisme dan Meningkatkan Hasil Panen Lobster

Juara Harapan 3

Universitas Muhammadiyah Jambi

Inovasi : CocoBaggie Pemanfaatan Limbah Ampas Tebu dan Sabut Kelapa sebagai Media Tanam Inovatif

6. Kategori Industri Kreatif, Seni, dan Budaya – Tahapan Awal

Juara 1

Universitas Tanjungpura

Inovasi : Needstrawble Inovasi Sedotan Edible Pertama dari Singkong dan Bunga Telang

Juara 2

Universitas Pendidikan Indonesia

Inovasi : RAW2WEAR Produk Fashion Berkelanjutan dengan Teknik Upcycle dan Seni pada Tekstil

Juara 3

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Inovasi : Produk Kit Batik Peningkat Kemampuan Motorik dan Kreativitas Berbasis Praktik

Juara Harapan 1

Universitas Pelita Harapan

Inovasi : Versa Memory

Juara Harapan 2

Institut Teknologi Sawit Indonesia

Inovasi : Inovasi pemanfaatan limbah pelepah kelapa sawit menjadi kemasan biodegradable berbasis Plantable Seed Paper

Juara Harapan 3

Universitas PGRI Semarang

Inovasi : Batik Matur

7. Kategori Jasa, Pariwisata, dan Perdagangan – Tahapan Awal

Juara 1

Universitas Pendidikan Indonesia

Inovasi : Titik Santai Eco Cafe Mahasiswa

Juara 2

Universitas Negeri Makassar

Inovasi : Chaospace Jasa Penyediaan Stress Out and Sharing Room untuk Pelajar Mahasiswa dan Pekerja di Mamminasata

Juara 3

Universitas Muhammadiyah Surakarta

Inovasi : Sobat Ceria Program Stimulasi Tumbuh Kembang yang Inklusif berbasis Mindfulness dan Family Co Creation

Juara Harapan 1

Universitas Negeri Yogyakarta

Inovasi : MAKE BATIK Sustainable Milineris Batik dari Limbah Kertas Semen

Juara Harapan 2

Universitas Hasyim Asy’ari Tebuireng Jombang

Inovasi : K Box Inovasi Media Pembelajaran STEAM Ramah Lingkungan dengan Jasa Edukasi Hands On dan Terintegrasi Kurikulum Nasional

Juara Harapan 3

Universitas Pendidikan Ganesha

Inovasi : Dewata Dirt Bike

8. Kategori Manufaktur dan Teknologi Terapan – Tahapan Awal

Juara 1

Universitas Sam Ratulangi

Inovasi : Lumans Bliss Teh Calming Mood Warisan Sulawesi Utara

Juara 2

Universitas Palangka Raya c

Inovasi : Inovasi Parfum Roll On EDP Minyak Atsiri Berbasis Kayu Putih Serai Wangi Gaharu dan Bibit Parfum Ekstrak Tumbuhan untuk Efek Aroma Terapi yang Mendukung Kesehatan Pernapasan dan Relaksasi

Juara 3

Universitas Jambi

Inovasi : Ecopil Inovasi Sabun Cuci Piring Ramah Lingkungan Berbasis Limbah Sabut Pinang Lerak Dan Eco Enzyme

Juara Harapan 1

Universitas Ciputra Surabaya

Inovasi : Radja Geni sebagai Inovasi Teknologi Manufaktur Briket Pipih Berkelanjutan dari Limbah Tongkol Jagung dan Sekam Padi untuk Pemberdayaan Petani Lokal

Juara Harapan 2

Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Inovasi : PACE Papuan Essence

Juara Harapan 3

Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Inovasi : Transformasi Limbah Sandblasting Dan  Tempurung Kelapa Menjadi Media  Fungsional Dalam Penangkapan Karbon

9. Kategori Makanan dan Minuman (A) – Tahapan Awal

Juara 1

Universitas Ahmad Dahlan

Inovasi : BEKAMIE Inovasi Mie Instan Sehat Berbahan Dasar Bekatul Padi Sebagai Sumber Serat Dan Free Gluten

Juara 2

Universitas Hasanuddin

Inovasi : BROTEM Alternatif Camilan Sehat Brownies  Berbasis Tempe dan Oat  dengan Pemanis Alami dari Phoenix Dactylifera

Juara 3

Universitas Tidar

Inovasi : Es Herbalicious Inovasi Kuliner Es Krim Jamu Untuk Menjaga Tradisi Dan Kesehatan

Juara Harapan 1

STIKES Pelita Ibu

Inovasi : BonKelor Kendari Inovasi Pangan Lokal Berbasis Cakalang  Katsuwonus pelamis dan Kelor Moringa oleifera untuk Pencegahan Stunting dan Penggerak Ekonomi Pesisir Sulawesi Tenggara

Juara Harapan 2

Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi

Inovasi : Choco Deles Cokelat Premium Berjiwa Budaya

Juara Harapan 3

Universitas Internasional Semen Indonesia

Inovasi : Inovasi Bisnis Makanan DEMEN PASTA Berbahan Dasar Ampas Tahu Berprotein Tinggi Sebagai Bentuk Pemanfaatan Hasil Samping Industri Tahu

10. Kategori Makanan dan Minuman (B) – Tahapan Awal

Juara 1

Universitas Negeri Semarang

Inovasi : Fortizinc Beras Tak Perlu Di Cuci Berzat Gizi Tinggi Untuk Mencegah Stunting

Juara 2

Universitas Mataram

Inovasi : TuChips Transformasi Produk Tradisional Jaje Tujak Guna Memperpanjang Umur Simpan sebagai Oleh Oleh dan Peluang Ekonomi Kreatif Mahasiswa

Juara 3

Universitas La Tansa Mashiro

Inovasi : Kukis Gembili Anti Obesitas  sebagai Pangan Fungsional Inovatif

Juara Harapan 1

Universitas Ngudi Waluyo

Inovasi : MELGALANGA Inovasi Marshmallow Rempah Kombinasi  Campuran Jahe  Kencur dan Madu Sebagai Pelega Tenggorokan

Juara Harapan 2

Universitas Teknokrat Indonesia

Inovasi : Pineboost Minuman Probiotik Ekstrak Kulit Nanas

Juara Harapan 3

Universitas Muhammadiyah Tangerang

Inovasi : Barley Healthy Coffee Inovasi Kopi Rempah Sehat dengan Kemasan Drip Bag Praktis

11. Kategori Bisnis Digital – Tahapan Bertumbuh

Juara 1

Universitas Amikom Yogyakarta

Inovasi : SkillUpKids Startup Edutech AI untuk Memaksimalkan Potensi Anak Indonesia

Juara 2

Universitas Airlangga

Inovasi : Bisnis GC Gamingstore Platform Top Up Game Online Terintegrasi yang Mendukung Para Gamers Untuk Menjadi Pro Player Pada Kejuaraan ESports Tingkat Nasional maupun Internasional

Juara 3

Politeknik Negeri Banyuwangi

Inovasi : DENTAL DIARY Smart Medical Record System Berbasis Natural Language Processing dan WhatsApp Automation Untuk Klinik Gigi Modern

Juara Harapan 1

Universitas Negeri Jakarta

Inovasi : Study Fashion Aplikasi Kursus Rancang Busana Berbasis Virtual Reality Untuk Meningkatkan Kualitas Busana Para Wirausahawan

Juara Harapan 2

Universitas Muria Kudus

Inovasi : NUTRIDEL Nutrisi Delivery Platform Digital Penyedia Makanan Sehat

Juara Harapan 3

Universitas Jenderal Soedirman

Inovasi : Ricocapital Sebagai Inovasi Edukasi Kripto Dalam Mendorong Ekosistem Cryptocurrency Yang Berkelanjutan

12. Kategori Budidaya – Tahapan Bertumbuh

Juara 1

Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Inovasi : VertiCrab Budidaya Pembesaran Kepiting Bakau Berkualitas Guna Meningkatkan Nilai Jual Kepiting Bakau Menggunakan Budidaya Kepiting Vertikal Dilengkapi Teknologi Pengendalian Air

Juara 2

Universitas Tidar

Inovasi : SarwoMendho Circular Economy dalam Peternakan Domba dan Kambing Melalui Pemanfaatan Limbah  Menjadi Pupuk Organik dan Pakan Jangkrik

Juara 3

Universitas Muhammadiyah Bone

Inovasi : Inovasi GroCoco Grow with Coconut Sawdust Substrate

Juara Harapan 1

Universitas Trunojoyo

Inovasi : SEEDMART Bibit dan Tanaman Cabai Urban Farming Solusi Ketahanan Pangan Rumah Tangga

Juara Harapan 2

Universitas Muhammadiyah Malang

Inovasi : Embik Eco Green Farm An Integrated Disability Friendly Business with Impactful Product Innovation

Juara Harapan 3

Universitas Terbuka

Inovasi : Inovasi Kampus Berdampak Dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan Melalui Peternakan Ayam Kampung Yang Terintegrasi Berbasis Komunitas Desa

13. Kategori Industri Kreatif, Seni, dan Budaya – Tahapan Bertumbuh

Juara 1

Universitas Gadjah Mada

Inovasi : CV. Mandira Heritage Group Sebagai Perusahaan Penyedia Inovasi Media Edukasi Warisan Budaya Berbasis Teknologi Digital

Juara 2

Universitas Jambi

Inovasi : Moladambi Eksistensi Budaya melalui Permainan Interaktif Sebagai Pengembangan Industri Kreatif

Juara 3

Universitas Udayana

Inovasi : PRASI Produk Suvenir Khas Bali Berbahan Dasar Daun Lontar

Juara Harapan 1

Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Inovasi : Refashioned Soluvia Ecostra Desain Fashion Kreatif Dengan Dukungan Augmented Reality

Juara Harapan 2

Universitas Riau

Inovasi : Wastra Project Pengembangan Budaya Melayu Melalui Wastra Nusantara Pada Tas Multifungsi Kemeja Dan Rok Tenun Dengan Dukungan Sumber Daya Lokal

Juara Harapan 3

Universitas Siliwangi

Inovasi : Tasik CraftCO Sustainable Fashion Etnis Kolaborasi Mendong dan Batik Khas Tasikmalaya

14. Kategori Jasa, Pariwisata, dan Perdagangan – Tahapan Bertumbuh

Juara 1

Universitas Diponegoro

Inovasi : MAKAIRA Street Coffee yang Berkelana Menebar Kebahagiaan di Setiap Sudut Jalan

Juara 2

Universitas Sam Ratulangi

Inovasi : The Condimentum Candle Gel Lilin Custom Berbahan Rempah Sulut

Juara 3

Universitas Sumatera Utara

Inovasi : Mobilized Fully Automated Photobooth untuk Optimalisasi Engagement dan Branding Industri MICE melalui Dokumentasi Interaktif Berbasis Digital

Juara Harapan 1

Universitas Agung Podomoro

Inovasi : Tiny Financiers Buku Literasi Finansial dan Dongeng Edukatif untuk Cerdas Kelola Uang Sejak Dini

Juara Harapan 2

Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Inovasi : Artamotion Layanan Pelatihan Animasi dan Ilustrasi Digital

Juara Harapan 3

Universitas Lambung Mangkurat

Inovasi : HYPERFIT Jasa Kelas Kebugaran Digital Training Course Consultant Fitness

15. Kategori Manufaktur dan Teknologi Terapan – Tahapan Bertumbuh

Juara 1

Universitas PGRI Semarang

Inovasi : AQUABOAT REBORN

Juara 2

Universitas Musamus Merauke

Inovasi : ECO PAVING BLOCK GENERASI KEDUA

Juara 3

Universitas Negeri Makassar

Inovasi : AUTO CLEAN Solusi Inovatif Untuk Perawatan Kendaraan Secara Mandiri Pada Masyarakat

Juara Harapan 1

Institut Pertanian Bogor

Inovasi : Polytree Rekayasa Produksi Biopolybag Biodegradable sebagai Solusi Pertanian Berkelanjutan

Juara Harapan 2

Universitas Mataram

Inovasi : Radiant Sea Inovasi Body Lotion dari Ekstrak Rumput Laut Padina sp Untuk Menjaga Kulit Tetap Kulit Sehat Lembab  dan Bernutrisi

Juara Harapan 3

Universitas Sebelas Maret

Inovasi : Tani Solution  Produsen Inovasi Semi Mekanisasi Alat Pertanian

16. Kategori Makanan dan Minuman – Tahapan Bertumbuh

Juara 1

Universitas Muhammadiyah Semarang

Inovasi : Valdian Cake Gluten Free dan Low Calory Berbahan Mocaf dan Stevia  Solusi Sehat Pecinta Cake

Juara 2

Universitas Palangka Raya

Inovasi : Brownchips Bawang Dayak Inovasi Olahan Bawang Dayak Eleutherine SP Dengan Kombinasi Tepung Ubi Manggala Khas Kalimantan Tengah

Juara 3

Institut Informatika Dan Bisnis Darmajaya

Inovasi : Inslove

Juara Harapan 1

Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI

Inovasi : Bun And Bean Varian Inovatif Dengan Ecofactpack Penuh Fakta Dan Cinta Bumi

Juara Harapan 2

Sekolah Tinggi Teknologi Terpadu Nurul Fikri

Inovasi : Inovasi Camilan Makaroni Macwish Dengan Cita Rasa Nusantara Untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Juara Harapan 3

Institut Teknologi Kalimantan

Inovasi : SANDAY

 

Perayaan kemenangan ditutupan dengan penampilan tamu spesial oleh OM Janema sebagai penutup acara KMI Expo XVI yang berlokasi di Kampus Sidotopo Untidar, Magelang.

Penulis: Aghna Nur Shabrina
Editor: Hardina Suryanti

Stand Universitas Tidar Tampilkan Empat Produk Unggulan pada KMI Expo 2025

Magelang – Universitas Tidar (Untidar) menampilkan empat inovasi wirausaha unggulan mahasiswa dalam Stand (Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia) KMI Expo 2025 sejak Senin lalu (19/11). Sebagai tuan rumah, Untidar menghadirkan karya dari berbagai bidang mulai dari jasa kreatif, kuliner berbasis rempah, peternakan inovatif, hingga industri game developer, yang mencerminkan keberagaman ide dan kemampuan kewirausahaan mahasiswa.

Salah satu program yang ditampilkan adalah Jasa Aerial Fotografi, yang menyediakan layanan foto dan video menggunakan drone serta kamera profesional dengan harga fleksibel sesuai kebutuhan. Dengan omzet mencapai Rp6 juta, target pasar mereka kini meluas dari wisatawan menjadi instansi, UMKM, komunitas wisata, pelajar, dan masyarakat umum.
Inovasi kuliner juga hadir melalui Es Herbalicious, yaitu es krim berbahan dasar rempah lokal dengan varian kunyit asam dan beras kencur, dengan omzet antara Rp300.000 hingga Rp1,2 juta. Namun, dalam menjalankannya, terdapat satu tantangan terbesar bagi tim, yaitu pendistribusian produk yang mudah mencair.

Selain itu, tim dari mahasiswa Untidar juga memperkenalkan gim horor berjudul Nusantara: Pasar Bubrah, sebuah gim digital yang terinspirasi dari kawasan Gunung Merapi pos 3 Pasar Bubrah. Dipasarkan melalui Steam dan itch.io dengan harga 10 dolar AS, gim ini mulai menghasilkan pendapatan dari donasi. Dengan dukungan pendanaan Rp10.900.000, pengembangan kini mencapai tahap quality control, setelah sebelumnya melalui riset dan validasi konsep. Gim ini menargetkan pemain usia 15–31 tahun yang aktif bermain gim di berbagai platform digital.
Produk dengan skala terbesar di stand Untidar ditunjukkan oleh Tim SarwoMendho yang masuk kedalam kategori Budidaya (Tahapan Bertumbuh) dengan menerapkan peternakan berbasis circular economy. Usaha ini mencatat omzet sebesar Rp620.277.500, berawal dari hanya 8 ekor ternak, kini populasi meningkat menjadi 62 ekor setelah menerapkan konsep circular economy.

Mereka menyampaikan pesan, untuk selalu menjaga kekompakan tim, dan berkorban dalam menjalani setiap prosesnya. “KMI telah melalui proses yang panjang untuk sampai ke tahap itu maka dari itu sebelumnya harus menyiapkan mental, tenaga, mau berkorban waktu, dan semangat selalu. Yang terpenting selama menjalani proses yang panjang tersebut tetap jaga kekompakan tim.” Ungkap mereka.

Di tengah rangkaian kunjungan ke stand, Asisten Deputi Pengembangan Peran Wirausaha (PPW), Deputi Bidang Kewirausahaan, Kementerian Koperasi & UMKM RI, Ginda P. Siregar, turut memberikan apresiasi atas penyelenggaraan KMI Expo tahun ini.

“Saya mengucapkan selamat kepada Universitas Tidar yang telah berhasil melaksanakan KMI Expo, menariknya, karena disini tidak hanya melibatkan mahasiswa tapi saya melihat ada keterlibatan para UMKM didalam pelaksanaannya. Ini menarik daripada pelaksanaan expo sebelumnya. “ Ujarnya.

Ginda menjelaskan bahwa wirausaha adalah ketika seseorang berusaha dan memberikan dampak pada banyak orang. Ia mengharapkan akan lebih banyak wirausaha muda. “nantinya semakin banyak anak anak muda kita menjadi wirausaha” pungkasnya.

Melalui keikutsertaan pada KMI Expo 2025, Universitas Tidar berharap semakin banyak mahasiswa terdorong menjadi wirausahawan muda, memperluas jejaring usaha, serta meningkatkan daya saing melalui inovasi dan kolaborasi.

Ada pula kegiatan lain yang bersamaan dengan pelaksanaan KMI Expo Universitas Tidar hari ketiga, Lomba Tari Kreasi SMP se-Kota Magelang hingga Awarding EKKN 2025. Peraih Juara Stand Terbaik oleh Universitas Siliwangi. Sedangkan untuk peraih Juara 1 Lomba Tari Kreasi dimenangkan oleh SMP N 3 Kota Magelang.

Penulis : Aghna Nur Shabrina

Editor : Humas Untidar

Kirab Budaya Terbesar KMI Expo 2025: Ribuan Peserta Penuhi Kota Magelang

Magelang – Gelaran Kirab Budaya (Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia) KMI Expo XVI 2025, yang disebut sebagai salah satu kirab terbesar sepanjang penyelenggaraan KMI, pada Rabu (20/11) di kawasan Kampus Sidotopo, Universitas Tidar (Untidar).

Acara diawali dengan seremonial pembukaan dan dihadiri oleh Forkopimda Magelang, pimpinan perguruan tinggi, dosen dan tenaga kependidikan, juri nasional, tamu undangan, hingga masyarakat umum.

Pembukaan berlangsung meriah dengan diawali penampilan tari identitas “Jawis Kala Tidar” oleh UKM Bengkel Seni Untidar, diiringi langsung oleh karawitan yang dilantunkan Rektor Untidar, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si., selaku pencipta tarian tersebut. Suasana semakin khidmat sekaligus megah dengan hadirnya ribuan peserta dan penonton yang memenuhi area Sidotopo.

Ketua Pelaksana KMI Expo 2025, Prof. Dr. Parmin, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa penyelenggaraan tahun ini menjadi yang terbesar, karena digabung dengan beberapa acara yang lain seperti Expo dan Kompetisi Kewirausahaan Nasional (EKKN) dan Kedu Innovation Expo yang diselenggarakan internal Untidar. “KMI Expo tahun ini merupakan yang terbesar,” ungkapnya.

Rektor Untidar, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si., juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak.

“Saya mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada Belmawa, Kemendikti Saintek, yang telah memberikan kepercayaan kepada Untidar untuk menyelenggarakan KMI Expo ke-XVI. Terima kasih juga kepada jajaran Pemkot atas dukungan fasilitas dan kepada seluruh peserta KMI Expo,” tuturnya

Wali Kota Magelang, H. Damar Prasetyono, turut menyampaikan dalam sambutannya bahwa Ia mendukung pelaksanaan kegiatan ini. “Apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia, terutama Untidar sebagai kampus kebanggaan Kota Magelang. KMI Expo ini saya dukung gas pol, karena linier dengan visi Kota Magelang sebagai kota jasa dan perdagangan,” beliau juga menjelaskan bahwa KMI Expo ini diharapkan dapat menumbuhkan mindset pengusaha bagi anak muda.

“Bangsa maju itu minimal 10% penduduknya adalah pengusaha, dan melalui acara seperti ini, kita menumbuhkan mindset pengusaha di kalangan anak muda.” Lanjutnya.

Dari perwakilan Kementerian Dikti Saintek, Ketua Tim Kerja Kemahasiswaan Direktorat Belmawa, Sukino, S. Pd., M. A. P. turut menyampaikan sambutan pembuka.

“Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada Untidar yang telah berkenan menjadi tuan rumah KMI Expo tahun ini, serta kepada seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan,” diikuti dengan pemukulan gong yang dikomdo oleh Rektor Universitas Tidar sebagai tanda resmi dibukanya acara.

Usai pembukaan, acara dilanjutkan dengan Kirab KMI Expo 2025 yang diikuti ribuan peserta dari berbagai perguruan tinggi, dosen, tenaga kependidikan, serta masyarakat umum. Kirab menempuh rute sekitar 2 km, dari panggung Bundaran Sidotopo – RSJ – Jl. Ahmad Yani – Jl. Barito – Gerbang Selatan Untidar.

Kirab dimulai dari formasi pertama Fore riders Polres Magelang Kota; dilanjutkan oleh Drum Band Polbangtan; 3 Duta Untidar; Kirab Pimpinan PT dan Forkopimda;  Kirab FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Kota Magelang; Kirab Budaya Peserta KMI Expo; dan disusul oleh Kirab ORMAWA Untidar.

Kirab KMI yang berlangsung, menjadi salah satu puncak perhatian, menghadirkan parade peserta dari seluruh Indonesia dan menegaskan semangat kebersamaan, inovasi, serta keberagaman budaya dalam penyelenggaraan KMI Expo tahun ini.

Pada hari yang sama, sejumlah kegiatan digelar mulai dari kunjungan stand KMI & Kedu Innovation Expo, penilaian stand oleh Belmawa, pameran UMKM dan EKKN, hingga gelar karya kampus berdampak. Selain itu, terdapat sarasehan pimpinan perguruan tinggi, serta berbagai lomba seperti fotografi, videografi, dan stand up comedy.

Menariknya, agenda KMI Expo hari kedua turut dipadukan dengan event Galadarma yang menjadi penutup kemeriahan malam hari. Kehadiran Galadarma menjadikan seluruh rangkaian kegiatan semakin hidup dan memberikan ruang apresiasi bagi kreativitas mahasiswa.

 

Penulis : Aghna Nur Shabrina

Editor : Humas Untidar